Lompat ke konten utama

4,9/5 · 1.200 ulasan · Dewasa dan Profesional

Les Leadership di Surabaya

Les leadership Edubia di Surabaya mendudukkan satu tutor pendamping bersama satu pemimpin selama 90 menit, membahas keputusan yang sedang Anda hadapi pekan itu. Empat sesi sebulan di kantor Anda, Rp303.800 per sesi.

Les Leadership di Surabaya
4,9/5
1.200 ulasan
2.500+
tutor terverifikasi
1.200+
peserta didampingi
1-on-1
satu tutor satu peserta

Mengenal Les Leadership di Surabaya

Les leadership Edubia di Surabaya mendudukkan satu tutor pendamping bersama satu pemimpin selama 90 menit, membahas keputusan yang sedang Anda hadapi pekan itu. Empat sesi sebulan di kantor Anda, Rp303.800 per sesi.

Konsultasi dan Daftar

Spesifikasi Les

Lembaga penyelenggara
Edubia, layanan les privat personal di Surabaya dan kota tetangganya
Bentuk kelas
Privat, satu tutor pendamping untuk satu pemimpin
Tutor pengampu
Praktisi yang pernah memegang tim, cabang, atau organisasi
Biaya per sesi
Rp303.800 untuk sesi 90 menit di tempat peserta
Ritme sesi
4 sesi per bulan, sepekan sekali, total Rp1.215.000 per bulan
Pilihan sesi panjang
Rp374.600 untuk sesi 120 menit dua keputusan sekaligus
Isi kurikulum
Kesadaran diri, kepercayaan, arah tim, keputusan sulit, senioritas, penerus, menjaga diri
Jumlah peserta
1 orang per sesi
Jadwal
Malam hari kerja mulai pukul 18.30, atau Sabtu pagi sebelum kantor buka
Tempat sesi
Kantor peserta, rumah, co-learning space Edubia, atau online
Wilayah layanan
Kota Surabaya, 31 kecamatan; Kabupaten Sidoarjo, 18 kecamatan
Biaya ruang co-learning
Tambahan Rp15.000 per sesi di NextSpace Kenjeran atau Union Space Sidosermo
Kerahasiaan
Kesepakatan tertulis ditandatangani tutor sebelum sesi pertama
Penggantian tutor
Tanpa biaya tambahan bila cara kerjanya kurang cocok
Peralatan dan bahan
Disiapkan peserta, di luar tarif sesi
4,9/5 1.200 ulasan
2.500+ tutor terseleksi
1-on-1 privat sepenuhnya
Fleksibel rumah · kafe · co-learning · online
Ganti tutor kapan saja bila perlu
Assessment kebutuhan dulu

Fleksibel

Pilih format les leadership yang cocok dengan rutinitas Anda

Tutor leadership datang ke tempat pilihan Anda di Surabaya atau via online. Rencana belajar disusun dari kebutuhan Anda.

Cocok untuk siapa

Peserta yang cocok mengambil les leadership di Surabaya

Peserta yang cocok

  • Pemilik usaha yang timnya tumbuh melewati sepuluh orang, dan cara lama mulai berhenti bekerja
  • Kepala cabang yang menerima tim bentukan orang lain, dengan target yang datang dari pusat
  • Orang yang baru dipromosikan dan kini menilai pekerjaan bekas rekan seangkatan
  • Ketua organisasi atau komunitas yang anggotanya tak digaji
  • Atasan yang membawahi orang lebih ahli secara teknis daripada dirinya
  • Pemimpin yang mulai menghindari percakapan yang ia sendiri tahu perlu diadakan

Keunggulan kelas ini

Pembeda les leadership Edubia

Percakapan yang tak bisa Anda buka di kantor

Keraguan atas keputusan sendiri, kekesalan pada orang tertentu, dan rasa lelah yang tak pantas ditunjukkan ke bawahan. Semuanya boleh keluar utuh di sesi.

Pendamping dari luar garis komando Anda

Tutor berdiri di luar struktur kantor Anda: ia tak mengejar jabatan, tak kebagian anggaran, dan tak punya urusan dengan perkara yang Anda ceritakan. Penilaiannya karena itu tak perlu Anda saring seperti pendapat rekan sekantor.

Ruang yang aman untuk menyebut nama dan angka

Kesepakatan kerahasiaan tertulis berlaku sejak sebelum sesi pertama, jadi nama orang, angka penjualan, dan rencana yang belum diumumkan boleh disebut apa adanya.

Latihan yang berjalan di kantor sungguhan

Peserta mencoba satu perubahan kecil di antara sesi lalu melaporkan hasilnya. Rapat, percakapan, dan keputusan yang jadi bahan uji semuanya miliknya sendiri.

Umpan balik nyata masuk tiap pekan

Satu pertanyaan sempit dikirim ke satu orang, dan jawabannya dibawa kembali apa adanya. Empat pekan menghasilkan empat sudut pandang tentang cara Anda memimpin.

Catatan sesi menjadi milik peserta

Daftar pemicu, kalimat arah, dan hitungan keputusan tersimpan di tangan peserta. Edubia tak menyimpan salinannya dan tutor tak memakainya di kelas lain.

Cakupan

Yang Anda bawa pulang dari kelas leadership Edubia

  • Kesepakatan kerahasiaan tertulis Ditandatangani tutor pendamping sebelum sesi pertama, dan bisa Anda baca isinya lebih dulu.
  • Daftar pemicu pribadi Disusun dari tiga kejadian nyata dengan kata-kata peserta sendiri, sempit dan langsung dikenali saat kejadiannya berulang.
  • Satu kalimat arah yang sudah diuji Diuji ke dua anggota tim terpisah, lalu direvisi sampai keduanya menuliskan hal yang berdekatan.
  • Hitungan janji yang menggantung Diambil dari riwayat percakapan sepekan, lengkap dengan urutan mana yang ditutup lebih dulu.
  • Tiga kolom otoritas berisi nama nyata Panduan cara bicara untuk anggota tim yang lebih tua, lebih lama bekerja, atau lebih ahli daripada Anda.
  • Angka ketergantungan tim Berapa keputusan sepekan yang naik ke meja Anda dan berapa yang bisa selesai di bawah.
  • Catatan sesi milik peserta Disimpan Anda sendiri. Edubia tak menyimpan salinan, dan tutor tak memakainya di kelas lain.
  • Jalur penjadwalan ulang Pemberitahuan sehari sebelumnya memindahkan pertemuan ke hari lain di pekan itu, tanpa hangus.

Sebelum memutuskan

Apa yang kami pastikan sebelum menugaskan tutor leadership?

Ringkasan singkat sebelum Anda menanyakan jadwal dan biaya les leadership.

Garansi ganti tutor

Kalau cara mengajarnya belum cocok, tutor leadership diganti tanpa biaya tambahan.

Satu tutor untuk satu peserta

Seluruh jam sesi leadership tertuju pada satu orang, jadi pertanyaan sekecil apa pun terjawab saat itu juga.

Perkembangan leadership dicatat tiap sesi

Sesudah pertemuan Anda menerima catatan singkat: materi yang dibahas, sejauh mana latihannya berjalan, dan sasaran pertemuan berikutnya.

Tahap demi tahap

Perjalanan empat bulan les leadership bersama tutor pendamping

Tanggal di bawah adalah ritme yang umum diambil peserta dengan empat sesi sebulan. Peserta dengan dua sesi sebulan menempuh tahap yang sama dalam waktu dua kali lebih panjang, dan tugas pekanannya tetap berjalan.

  1. 01
    Mulai

    Pekan pertama: kesepakatan kerahasiaan dan sesi pemetaan

    Tutor meneken kesepakatan sebelum mendengar apa pun. Pertemuan perdana membongkar tiga peristiwa terbaru dan menamai pemicu yang berulang di baliknya.

  2. 02
    Bulan 1

    Bulan pertama: satu masukan nyata masuk tiap pekan

    Empat pertanyaan sempit dikirim ke empat orang berbeda. Sebagian jawabannya tak enak, dan justru itu yang jadi bahan sesi berikutnya.

  3. 03
    Bulan 2

    Bulan kedua: keputusan yang tergantung mulai ditutup

    Batas waktu menunggu ditetapkan untuk tiap keputusan yang menumpuk. Peserta biasanya menutup dua sampai empat perkara yang tertunda berbulan-bulan.

  4. 04
    Bulan 3

    Bulan ketiga: kalimat arah diuji ke anggota tim

    Dua orang menuliskan arah tim secara terpisah. Selisih dua kalimat itu menunjukkan berapa jauh arah Anda sampai.

  5. 05
    Bulan 4

    Bulan keempat: satu nama disiapkan mewakili Anda

    Satu orang dipilih memegang wilayah keputusan penuh selama dua pekan, dan peserta berlatih menahan diri ketika caranya berbeda.

  6. 06
    Lanjutan

    Sesudahnya: sesi berjarak dua pekan

    Sebagian peserta melanjutkan dengan ritme lebih longgar untuk perkara yang muncul kemudian, seperti pergantian struktur atau cabang baru.

Susunan materi

Susunan materi les leadership dan salah kaprah yang sering menyertainya

Pokok di bawah dijalankan berurutan, satu pokok satu sesi, sebab tiap pokok memakai hasil pokok sebelumnya. Yang bergeser adalah kedalamannya: peserta yang memimpin lima orang dan yang memimpin lima puluh orang berhenti di titik berbeda pada pokok yang sama.

  1. 1

    Memimpin dan mengelola sebagai dua pekerjaan terpisah

    Sesi 1

    Yang dibahas. Apa yang berubah ketika kewenangan berhenti jadi alat utama, dan ukuran sederhana untuk memeriksanya.

    Jebakan umum. Kepemimpinan dinilai dari kelancaran pekerjaan, sehingga tim yang patuh terbaca sebagai tim yang mengikuti.

    Cara tutor. Peserta menceritakan apa yang terjadi selama cuti terakhirnya, jam demi jam, termasuk berapa kali ia dihubungi.

  2. 2

    Kebiasaan kecil dan cara tim membacanya

    Sesi 2

    Yang dibahas. Lima kebiasaan harian yang jadi bahan penilaian orang, dari kejadian nyata peserta.

    Jebakan umum. Peserta membela maksudnya, sementara yang menentukan adalah apa yang sampai ke orang lain.

    Cara tutor. Tiap kebiasaan dipasangkan dengan tebakan tentang cara ia terbaca, lalu diuji lewat tugas pekanan.

  3. 3

    Pemicu pribadi dan jeda sebelum reaksi

    Sesi 2

    Yang dibahas. Menemukan pemicu yang sebenarnya, lalu memperpanjang jarak rangsangan ke kalimat pertama.

    Jebakan umum. Pemicu yang disebut peserta terdengar pantas, dan jarang cocok dengan kejadian yang sesungguhnya membuatnya meninggi.

    Cara tutor. Tutor menelusuri tiga kejadian terakhir peserta meninggikan suara, lalu mencari kesamaannya.

  4. 4

    Meminta umpan balik tentang diri sendiri

    Tugas tetap

    Yang dibahas. Menyusun pertanyaan yang sempit dan berwaktu, lalu aturan mencatat tanpa menjelaskan.

    Jebakan umum. Pertanyaan luas menghasilkan pujian sopan, lalu peserta menyimpulkan timnya tak punya keberatan.

    Cara tutor. Kalimat pertanyaannya ditulis di sesi, dikirim ke satu orang, dan jawabannya dibawa apa adanya.

  5. 5

    Janji kecil sebagai mekanisme kepercayaan

    Sesi 3

    Yang dibahas. Empat bentuk janji yang sering lepas tanpa terasa, berikut kalimat penutupnya.

    Jebakan umum. Kepercayaan dikira dibangun lewat kejadian besar, padahal ia tumpukan bukti yang tipis-tipis.

    Cara tutor. Riwayat percakapan sepekan terakhir diperiksa, lalu janji yang menggantung dihitung.

  6. 6

    Arah yang bisa diulang orang lain

    Sesi 4

    Yang dibahas. Menyusun satu kalimat arah dan memilih kejadian nyata di dalam tim sebagai bahannya.

    Jebakan umum. Arah disusun dari kata yang tak bisa dibantah siapa pun, sehingga ia berhenti mengarahkan.

    Cara tutor. Tiap kalimat arah wajib menyebut satu hal yang tim berhenti kerjakan, lalu diuji ke dua anggota tim.

  7. 7

    Keputusan dengan informasi yang belum lengkap

    Sesi 5

    Yang dibahas. Menetapkan batas waktu menunggu dan informasi yang benar-benar mengubah pilihan.

    Jebakan umum. Menunda disebut kehati-hatian, sementara biayanya tidak tercatat di laporan mana pun.

    Cara tutor. Peserta membawa satu keputusan yang tergantung dua pekan dan menutupnya sebelum sesi berakhir.

  8. 8

    Menanggung akibat dan mengakui yang keliru

    Sesi 5

    Yang dibahas. Susunan kalimat pengakuan yang pendek, dan kapan ia diucapkan supaya tak terbaca terpaksa.

    Jebakan umum. Maaf yang diulang berkali-kali menggeser beban ke ruangan, dan orang jadi sibuk menghibur Anda.

    Cara tutor. Empat kalimat pengakuan ditulis untuk kejadian nyata, lalu dipangkas sampai tersisa yang perlu.

  9. 9

    Memimpin yang lebih tua, lebih senior, dan lebih ahli

    Sesi 6

    Yang dibahas. Tiga bentuk otoritas, berikut cara bicara yang cocok untuk masing-masing.

    Jebakan umum. Ketiganya disamakan lalu ditangani dengan satu cara, biasanya cara yang berhasil di rekan seangkatan.

    Cara tutor. Nama nyata di tim peserta dimasukkan ke tiga kolom, dan satu nama boleh menempati dua kolom.

  10. 10

    Ewuh pakewuh dan diam yang dibaca sebagai persetujuan

    Sesi 7

    Yang dibahas. Cara meminta pendapat dari orang yang terbiasa diam, dan memisahkan orang dari keputusan.

    Jebakan umum. Keterbukaan dituntut di forum besar, lalu kesunyian di forum itu disimpulkan sebagai dukungan.

    Cara tutor. Peserta mencoba urutan bertanya terbalik di satu forum nyata, lalu melaporkan hasilnya.

  11. 11

    Penerus dan ukuran ketergantungan

    Sesi 8

    Yang dibahas. Tanda tim yang tersumbat di meja Anda, dan pekerjaan yang menumbuhkan orang.

    Jebakan umum. Rasa dibutuhkan dibaca sebagai bukti kepemimpinan yang kuat, padahal ia gejala antrean.

    Cara tutor. Selama sepekan tiap perkara yang naik ke meja peserta dicatat, lalu ditandai bila orang lain sanggup menyelesaikannya.

  12. 12

    Kelelahan memimpin dan cara berhenti sejenak

    Sesi penutup

    Yang dibahas. Tanda khas kelelahan memimpin, kesepian di posisi atas, dan jeda yang muat di kalender peserta.

    Jebakan umum. Kelelahan memimpin disamakan dengan lelah kerja biasa, lalu dijawab dengan menambah jam kerja.

    Cara tutor. Tutor memeriksa tiga percakapan yang peserta hindari bulan ini, sebab penghindaran datang lebih dulu.

Beda mengelola dan memimpin, dan kenapa kelas ini berdiri di sisi kedua

Mengelola berarti mengatur pekerjaan yang batasnya sudah jelas: siapa mengerjakan apa, kapan selesai, berapa biayanya. Memimpin berarti menentukan arah, lalu membuat orang bergerak ke arah itu tanpa diawasi. Dua pekerjaan ini kerap dipegang orang yang sama, dan tetap saja terpisah. Ada supervisor di Wonokromo yang jadwalnya rapi dan laporannya tepat waktu, sementara timnya berhenti bergerak begitu ia cuti tiga hari.

Ukurannya sederhana dan agak menyakitkan: apa yang terjadi di tim Anda ketika Anda tidak ada di ruangan. Jabatan memberi kewenangan, dan kewenangan menghasilkan kepatuhan yang berhenti persis di batas pengawasan. Yang berjalan tanpa pengawasan lahir dari penilaian orang terhadap Anda sebagai orang, dan penilaian itu sudah terbentuk jauh sebelum surat promosi turun.

Seseorang bisa amat cakap mengelola dan nol diikuti. Kelas leadership Edubia berdiri di sisi kedua: cara Anda terbaca oleh orang yang Anda pimpin, apa yang membentuk bacaan itu, dan bagian mana yang masih bisa Anda ubah.

Yang orang lain sudah lihat pada Anda sebelum sesi pertama dimulai

Saat sesi pertama digelar, tim Anda sudah memegang kesimpulan tentang Anda. Kesimpulan itu tersusun dari potongan kecil yang Anda sendiri jarang ingat, jauh dari visi yang Anda sampaikan di rapat besar: berapa lama pesan mereka menunggu balasan, dan apa yang Anda lakukan pada orang yang keliru di depan orang banyak.

Karena itu pekerjaan pertama tutor pendamping adalah membuat bacaan itu keluar. Peserta menceritakan tiga kejadian terakhir yang melibatkan orang, apa adanya, termasuk bagian yang tidak enak diceritakan. Dari situ tutor menyusun daftar kebiasaan yang mungkin terbaca berbeda dari maksud Anda.

Peserta di Gubeng yang mengira dirinya terbuka menemukan bahwa timnya membaca kebiasaannya menutup rapat lebih cepat sebagai tanda pembahasan selesai. Maksudnya menghemat waktu; yang sampai adalah pintu yang tertutup.

Perilaku besar jarang jadi bahan penilaian harian, sebab ia jarang terjadi. Yang dipakai orang menyimpulkan Anda justru kebiasaan yang berulang tiap hari dan tak pernah Anda perhatikan. Lima kebiasaan di bawah muncul berulang dalam catatan sesi peserta Edubia, dan kelimanya bisa diubah tanpa mengubah watak Anda.

Inti bahasan

Lima kebiasaan kecil yang dibaca tim di kelas leadership Surabaya

Wajah Anda saat menerima kabar buruk

Orang mengukur risiko melapor dari reaksi Anda di tiga detik pertama, jauh sebelum kalimat Anda selesai. Sekali reaksi itu tegang, laporan berikutnya datang terlambat.

Jeda tiga jam sebelum pesan dibalas

Anda sedang sibuk; yang mereka baca adalah urutan kepentingan. Balasan sebaris yang menyebut kapan Anda bisa menjawab penuh menutup salah baca ini.

Nada suara di hari yang padat

Suasana hati pemimpin berpindah ke ruangan tanpa satu kata diucapkan. Tim yang membaca Anda sedang tegang menahan kabar yang justru perlu Anda dengar.

Kalimat yang Anda ulang tanpa sadar

Frasa yang keluar tiap kali Anda tertekan akan dihafal tim dan ditirukan di belakang Anda. Mengetahuinya memberi Anda pilihan memakainya dengan sengaja.

Siapa yang Anda tanya lebih dulu

Urutan bertanya membentuk lingkaran dalam dan lingkaran luar. Orang di lingkaran luar berhenti menyiapkan pendapat karena tahu pendapatnya datang belakangan.

Kesadaran diri sebagai bahan mentah tiap sesi leadership

Kesadaran diri di kelas ini punya arti yang sempit dan bisa dikerjakan: mengetahui apa yang membuat Anda tersulut, dan bagaimana kondisi Anda berpindah ke orang lain. Keduanya diperiksa dari kejadian, tidak dari tes kepribadian.

Pemicu yang disebut peserta di awal biasanya versi yang pantas didengar, misalnya tidak suka pekerjaan asal jadi. Pemicu yang sebenarnya lebih sempit dan lebih memalukan: dibantah di depan orang lain, ditanya hal yang sudah dijawab kemarin, atau menerima laporan dari orang yang belum menyiapkan diri. Tutor menelusuri tiga kejadian terakhir Anda menaikkan nada suara, lalu mencari kesamaannya. Kesamaan itulah pemicunya.

Pemicu tetap ada seumur hidup, jadi yang dilatih adalah mengenali detik antara rangsangan dan reaksi lalu memperpanjang detik itu. Peserta di Rungkut memakai satu aturan sederhana: setiap kali dadanya panas di rapat, ia menulis satu kata di buku sebelum bicara. Menulis memakan empat detik, dan empat detik itu cukup mengubah kalimat yang keluar.

Pekerjaan rumah les leadership: satu umpan balik nyata tiap pekan

Anda tidak bisa menilai sendiri bagaimana Anda terbaca. Sumbernya hanya orang lain, dan mereka jarang menyerahkannya secara sukarela. Karena itu peserta les leadership Edubia membawa satu tugas tetap ke luar ruang sesi: meminta satu umpan balik nyata tiap pekan, dari satu orang, tentang satu kejadian.

Pertanyaan luas seperti ada masukan hampir selalu dijawab sudah bagus. Yang menghasilkan jawaban adalah pertanyaan sempit dan berwaktu, misalnya apa yang terjadi di rapat Selasa kemarin sehingga pendapatnya tertahan. Pertanyaan itu menyebut hari, kejadian, dan satu keadaan yang mungkin dialami lawan bicara, sehingga menjawabnya lebih murah daripada mengarang pujian.

Bagian tersulitnya datang sesudah jawaban itu keluar. Tugas Anda satu saja: mencatat. Menjelaskan latar belakang atau meluruskan salah paham akan menutup saluran itu dalam sekali percakapan, dan menutupnya jauh lebih mudah daripada membukanya lagi. Penjelasan boleh menunggu pekan berikutnya, dan biasanya tak lagi diperlukan.

Garis besar

Cara tutor leadership Edubia menjalankan sesi di kantor Anda

Sesi berjalan dari kejadian Anda pekan itu, di ruangan yang sudah kosong.

Kerahasiaan disepakati sebelum sesi pertama

Tutor menandatangani kesepakatan kerahasiaan sebelum mendengar satu nama pun, jadi nama orang, nama perusahaan, dan angka penjualan aman disebut.

Sesi 90 menit sesudah jam operasional

Ruang rapat kantor Anda yang sudah kosong jadi tempat yang biasa dipakai. Tutor datang setelah pukul 18.00 atau pada akhir pekan.

Bahan sesi datang dari meja Anda

Peserta membawa keputusan yang sedang tergantung pekan itu. Studi kasus perusahaan asing tak dipakai, sebab tim Anda punya nama dan riwayat sendiri.

Satu tutor pendamping untuk satu pemimpin

Isi percakapan menyentuh nama yang Anda temui tiap hari serta rencana yang belum keluar dari ruangan, jadi kursinya memang hanya dua.

Tutor dengan pengalaman memimpin sungguhan

Pendamping yang dicocokkan pernah memegang tim, cabang, atau organisasi, jadi ia mengenali biaya keputusan yang sedang Anda timbang.

Penggantian tutor tanpa biaya tambahan

Kecocokan cara bicara sangat menentukan di kelas seperti ini. Kalau setelah dua sesi terasa tidak nyambung, tutor bisa diganti tanpa biaya tambahan.

Kepercayaan tim tumbuh di antara sesi les leadership

Kepercayaan sering dibicarakan sebagai sifat bawaan, seolah ada orang yang memang dipercaya dan ada yang tidak. Di tempat kerja ia hasil, dan cara kerjanya bisa diperiksa. Kepercayaan adalah tumpukan bukti kecil: tiap janji kecil yang ditepati menambah satu lapis tipis, sehingga tumpukannya perlu waktu lama.

Runtuhnya jauh lebih cepat. Satu janji besar yang dilanggar membuat orang menafsir ulang seluruh riwayat sebelumnya, dan kebaikan yang dulu diterima apa adanya sekarang dibaca sebagai perhitungan. Itu sebabnya pemulihan menuntut deret bukti baru yang lebih panjang daripada deret sebelumnya; penjelasan hanya membuka kesempatan menumpuk lagi.

Karena tumpukan itu dibuat di luar ruang sesi, latihannya juga di luar. Yang dikerjakan di dalam sesi adalah menghitung janji yang menggantung, memilih mana yang ditutup lebih dulu, dan menyusun kalimat penutupnya.

Peserta biasanya yakin dirinya menepati janji, sebab yang diingat hanya janji besar. Empat bentuk di bawah nyaris tak terasa sebagai janji saat diucapkan, dan justru keempatnya yang dihitung orang. Tutor memeriksanya lewat riwayat percakapan sepekan terakhir, lalu menghitung berapa yang menggantung.

Uraian

Janji kecil yang sering lepas dan jadi bahan latihan tiap sesi

Janji waktu tanpa tanggal

Nanti saya kabari adalah janji tanpa batas. Gantinya: Kamis sore saya kabari. Kalau Kamis sore jawabannya belum ada, tetap kabari bahwa jawabannya belum ada. Justru kabar itu yang menumpuk bukti.

Janji balasan yang berhenti di tanda dibaca

Pesan yang terbaca dan tak dijawab terhitung jawaban, dan isinya urusan ini tidak penting. Balasan sebaris menutupnya dengan biaya sepuluh detik.

Janji hadir pada jadwal yang Anda minta sendiri

Jadwal yang Anda minta lalu Anda geser dua kali dibaca sebagai urutan kepentingan, dan orang yang digeser mencatatnya lebih teliti daripada dugaan Anda.

Janji menyimpan cerita yang dititipkan

Cerita yang bocor satu kali menutup saluran informasi Anda bertahun-tahun. Setelah itu yang sampai ke meja Anda tinggal versi yang aman didengar.

Arah tim: kalimat yang bertahan lebih lama daripada daftar target

Daftar target dihafal orang selama rapat berlangsung dan hilang di hari ketiga. Yang bertahan adalah kalimat yang bisa diulang orang lain ketika Anda tidak ada. Sebabnya jelas: orang menyimpan urutan sebab dan akibat lebih lama daripada deret angka, dan cerita menyediakan urutan itu lengkap dengan tokoh, halangan, dan pilihan yang diambil.

Bahan cerita yang bertenaga sudah ada di dalam tim Anda sendiri. Pelanggan yang ditolong pada jam tutup, kesalahan yang dibayar mahal tahun lalu, keputusan yang diambil ketika pilihannya sama-sama tidak enak. Cerita seperti itu menyebut nama orang yang masih duduk di ruangan yang sama, jadi ia dipercaya tanpa dibumbui.

Di sesi ini peserta menyusun satu kalimat arah, lalu diuji dengan syarat yang keras: kalimat itu harus menyebutkan satu hal yang tim berhenti kerjakan. Arah yang tidak menolak apa pun juga tidak mengarahkan apa pun. Kata seperti unggul, profesional, dan bertumbuh gugur di uji ini, sebab tak seorang pun bisa membantahnya.

Menguji arah tim sebelum sesi berikutnya di kelas leadership

Kalimat arah yang bagus di kertas belum tentu sampai ke orang. Uji yang dipakai peserta Edubia murah dan tidak enak: minta dua anggota tim menuliskan arah tim dalam satu kalimat, terpisah, tanpa saling melihat. Kalau dua kalimat itu berjauhan, arahnya belum sampai, seberapa pun sering Anda menyebutnya di rapat.

Perbaikannya jarang berupa rapat tambahan. Arah lebih melekat ketika muncul di tempat yang tidak diduga: saat Anda mengomentari pekerjaan, menolak permintaan, dan memilih di antara dua opsi yang sama-sama masuk akal. Pengulangan di dalam keputusan berbobot lebih berat daripada pengulangan di rapat mingguan.

Peserta yang memimpin cabang di Waru mencatat satu kalimat arah di kartu kecil dan menempelkannya di meja, sebagai pemeriksa setiap kali ia menandatangani sesuatu.

Keputusan sulit dan biayanya: latihan yang dipandu mentor

Keputusan yang mudah tidak pernah naik ke meja Anda; ia sudah selesai di bawah. Yang sampai ke meja Anda adalah keputusan yang datanya belum lengkap dan pilihannya sama-sama merugikan seseorang. Menunggu sampai datanya lengkap juga sebuah keputusan, dan biasanya yang termahal, sebab biayanya tidak tercatat di mana pun.

Kerangka yang dipakai di sesi ini pendek. Tetapkan berapa lama Anda boleh menunggu, lalu tetapkan informasi apa yang benar-benar akan mengubah pilihan. Kalau tambahan informasi itu tidak mengubah pilihan, ia berhenti jadi alasan menunda dan berubah jadi tempat bersembunyi.

Bagian yang jarang dilatih di mana pun adalah menanggung akibatnya di depan umum. Pemimpin yang membagi keputusan ke rapat lalu menyimpan tanggungannya sendiri dibaca sebagai orang yang meminjamkan namanya ketika aman saja. Pengakuan bahwa sebuah keputusan memang milik Anda diucapkan pada hari keputusan itu merugikan, lalu disimpan pada hari keputusan itu berhasil.

Sesi khusus: mengakui keputusan keliru tanpa kehilangan wibawa

Banyak peserta datang dengan dugaan bahwa mengakui kekeliruan menurunkan wibawa. Yang menurunkan wibawa justru pengakuan yang datang terlambat, sesudah semua orang di ruangan lebih dulu tahu, sehingga terbaca sebagai terpaksa.

Tiap keputusan sulit meninggalkan sisa yang tidak selesai di ruang rapat. Ada orang yang dirugikan oleh pilihan Anda dan tetap Anda temui besok pagi di koridor kantor. Sesi ini menyiapkan kalimat pertama untuk pertemuan itu, sebab kalimat pertama yang canggung biasanya menetap jadi jarak permanen.

Bentuk pengakuan yang bekerja itu pendek dan berurutan, dan peserta melatihnya memakai kejadian nyata dari kantornya sendiri. Empat langkah di bawah disusun bersama tutor pendamping, lalu dipangkas sampai tersisa yang perlu diucapkan.

Peserta menuliskan empat kalimat untuk satu keputusan yang benar-benar keliru, lalu membacanya keras-keras di depan tutor. Bagian itu mengejutkan sebagian besar orang: kalimat yang terdengar wajar di kertas kerap terdengar membela diri begitu diucapkan.

Sorotan

Susunan kalimat pengakuan yang dilatih di sesi kelima

Sebut keputusan itu dengan namanya

Tanpa kata pelunak seperti kurang optimal atau ada dinamika. Nama yang tepat menandakan Anda memang melihat perkaranya, dan tim berhenti menebak apakah Anda sadar.

Sebut apa yang kini terlihat dan dulu tidak

Bagian ini menjaga wibawa tanpa mengarang alasan. Keputusan yang keliru dengan informasi waktu itu berbeda dari keputusan ceroboh, dan bedanya perlu disebut.

Sebut langkah penggantinya berikut tanggal

Pengakuan tanpa langkah pengganti menyerahkan kekhawatiran ke ruangan lalu meninggalkannya. Tanggal yang disebut membuat pengakuan itu bisa ditagih.

Berhenti di situ dan biarkan hening sejenak

Permintaan maaf yang berpanjang-panjang memindahkan beban ke pendengar, dan mereka akhirnya sibuk menenangkan Anda sementara perbaikannya tertunda.

Memimpin orang yang lebih senior: bagian kelas yang jarang dibahas

Di banyak kantor Surabaya, promosi datang karena seseorang dinilai cakap secara teknis, dan orang yang kemudian ia pimpin sudah lebih dulu berada di sana. Keadaan ini amat umum dan hampir tak pernah masuk kurikulum pelatihan mana pun. Kelas ini memisahkannya jadi tiga bentuk, sebab tuntutannya berbeda.

Yang lebih tua membawa otoritas usia, dan di Jawa Timur otoritas itu nyata. Yang lebih senior membawa otoritas riwayat, lengkap dengan kalimat dulu waktu sistem ini belum ada. Yang lebih ahli membawa otoritas keahlian, dan Anda memang tak sanggup menilai pekerjaannya secara teknis.

Kesalahan yang berulang di sini adalah memakai satu cara untuk ketiganya, padahal langkahnya berbeda. Langkah pertamanya sama-sama berupa pengakuan: mengakui usianya, riwayatnya, atau keahliannya. Pengakuan yang keluar lebih dulu jauh lebih murah daripada yang dipaksa keluar sesudah bentrok.

Di sesi keenam, peserta menuliskan nama-nama nyata di timnya ke dalam tiga kolom. Nama yang sama boleh masuk dua kolom sekaligus, dan itu sering terjadi. Sesudah kolomnya terisi, tutor pendamping menyusun cara bicara yang berbeda untuk tiap kolom, memakai kejadian yang sedang berjalan di kantor peserta.

Poin penting

Tiga bentuk otoritas yang dipetakan tutor bersama peserta

01

Lebih tua daripada Anda

Tempat dan bentuk sapaan lebih menentukan daripada isi kalimatnya. Arahan yang sama diterima ketika disampaikan berdua di ruang tertutup, dan ditolak ketika disampaikan di depan banyak orang.

02

Lebih lama bekerja daripada Anda

Riwayatnya dipakai sebagai sumber. Tanyakan apa yang dulu pernah dicoba dan gagal sebelum rencana Anda diumumkan. Orang yang riwayatnya diakui jarang berdiri menghalangi.

03

Lebih ahli secara teknis daripada Anda

Berhenti berpura-pura menilai teknisnya. Pindahkan peran Anda ke pertanyaan tentang dampak ke pengguna, waktu yang dibutuhkan, dan bagian yang berisiko gagal lebih dulu.

Ewuh pakewuh di kantor Surabaya dan cara tutor menanganinya

Ewuh pakewuh adalah rasa tidak enak yang menahan orang menyampaikan hal yang perlu disampaikan. Memperlakukannya sebagai penyakit membuat pemimpin menuntut keterbukaan yang tak akan datang, lalu kecewa. Rasa itu bagian dari cara orang menjaga hubungan, dan hubungan itu yang membuat tim bertahan ketika keadaan berat.

Yang bisa dikerjakan bersifat teknis. Pisahkan orang dari keputusan di dalam kalimat Anda: keputusannya disebut di depan umum, orangnya ditemui berdua saja. Untuk meminta pendapat dari orang yang terbiasa diam, forum besar hampir selalu gagal; yang bekerja adalah bertanya lebih dulu secara pribadi, lalu meminta izin menyebut pendapatnya di forum atas namanya sendiri.

Cara lain yang murah: balik urutan bertanya, yang termuda masa kerjanya bicara lebih dulu sebelum pendapat senior menutup ruang. Diam juga belum berarti setuju. Cara memeriksanya adalah meminta orang mengulang keputusan dengan kalimatnya sendiri, lalu menyebut satu bagian yang menurutnya tersulit dijalankan.

Menumbuhkan pemimpin berikutnya di bagian akhir kurikulum kelas

Pemimpin yang tak tergantikan sebenarnya sedang gagal, dan kegagalannya baru terbaca ketika ia sakit atau cuti. Kalau tim berhenti bergerak selama Anda pergi sepekan, yang Anda bangun selama ini ketergantungan. Tandanya muncul lebih awal daripada dugaan orang: keputusan sepele naik ke meja Anda, orang menunggu persetujuan untuk perkara yang sudah jelas, dan tak seorang pun siap mewakili Anda di pertemuan penting.

Yang menumbuhkan orang adalah pekerjaan yang kelihatan, dan itu berbeda dari pekerjaan yang banyak. Orang tumbuh ketika ia berdiri di depan, mewakili Anda di tempat yang bertaruh nama, dan memutuskan sesuatu yang akibatnya nyata. Menambah beban tanpa menambah kewenangan hanya memperbanyak jam kerjanya.

Bagian tersulit bagi peserta adalah menahan diri ketika cara orang itu berbeda dari cara Anda, sementara hasilnya sama amannya. Tiap kali Anda mengambil alih di tengah jalan, orang itu mundur beberapa bulan dan ruangan belajar bahwa mencoba berujung diambil alih.

Ukuran ketergantungan yang dihitung bersama tutor pendamping

Kesan dibutuhkan terasa menyenangkan dan mudah keliru dibaca. Karena itu ketergantungan diukur dengan angka, dan perasaan ditinggalkan di luar hitungan. Selama satu pekan, peserta mencatat tiap keputusan yang naik ke mejanya, lalu menandai yang sebenarnya sanggup diambil orang lain tanpa risiko tambahan.

Hasil hitungan itu hampir selalu mengejutkan. Peserta yang memimpin dua puluh orang di Sukolilo menemukan sebelas dari empat belas keputusan pekan itu bisa selesai tanpa dirinya. Sebelas persetujuan berarti sebelas kali pekerjaan orang lain berhenti menunggu, dan waktu tunggu itu tak pernah tercatat sebagai biaya.

Dua ukuran lain dipakai sebagai penutup program: berapa lama tim berjalan wajar tanpa Anda, dan berapa banyak orang yang naik posisi dari dalam tim sendiri. Keduanya bergerak lambat, dan justru karena lambat ia sulit dipalsukan.

Kelelahan memimpin punya bentuk yang berbeda dari lelah kerja biasa. Yang habis adalah kesediaan menanggung, sebab jam tidur yang cukup tidak memulihkannya. Karena itu ia sering dijawab keliru dengan menambah jam kerja, dan jawaban itu memperdalamnya. Empat tanda di bawah muncul lebih dulu daripada rasa lelah yang disadari peserta.

Yang perlu diketahui

Tanda kelelahan memimpin yang diperiksa di sesi penutup

Percakapan yang perlu justru Anda hindari

Anda tahu satu percakapan sudah tertunda dua pekan, dan tiap hari ada alasan baru menundanya. Tutor memeriksa tiga percakapan yang dihindari peserta bulan itu, sebab penghindaran datang lebih awal daripada gejala lain.

Marah pada perkara kecil, tenang pada perkara besar

Urutan reaksi terbalik ketika daya tanggung menipis. Kesalahan ketik memicu nada tinggi, sementara kabar kehilangan pelanggan besar diterima datar.

Pesan dibaca dan menggantung berhari-hari

Berbeda dari sibuk, keadaan ini terasa seperti kehilangan minat membuka pesan. Tim membacanya sebagai jarak, lalu berhenti melapor.

Keputusan yang sudah jelas tetap Anda tunda

Datanya lengkap, pilihannya terang, dan berkasnya tetap di meja tiga pekan. Penundaan pada perkara yang jelas adalah tanda yang berbeda dari ragu pada perkara yang rumit.

Kesepian di posisi atas dan jeda yang muat di jadwal Anda

Kesepiannya datang dari perubahan hubungan pada hari Anda dipromosikan. Orang yang dulu jadi teman bicara sekarang melapor kepada Anda, sehingga ada hal yang tak lagi bisa diceritakan ke bawah maupun ke atas. Pemilik usaha mengalaminya lebih tajam, sebab di atasnya memang tak ada siapa-siapa.

Yang menolong biasanya satu orang di luar garis komando: sesama pemilik usaha di lingkaran pertemanan, teman seangkatan yang bekerja di perusahaan lain, atau pendamping yang terikat kesepakatan kerahasiaan. Syaratnya satu, yaitu ia tak punya kepentingan atas jabatan, anggaran, maupun perkara yang sedang Anda urus.

Berhenti sejenak untuk pemimpin jarang berarti cuti panjang, sebab cuti panjang justru menambah perkara yang menunggu di meja. Bentuk yang lebih masuk akal: satu hari dalam sebulan tanpa rapat, atau menyerahkan satu wilayah keputusan penuh ke orang lain selama dua pekan. Sesi penutup dipakai memilih bentuk yang muat di jadwal Anda.

Biaya les leadership per sesi di Surabaya dan yang termasuk di dalamnya

Biaya les leadership Edubia Rp303.800 per sesi untuk sesi 90 menit, dengan tutor pendamping datang ke tempat Anda. Ritme yang umum dipakai empat sesi sebulan, sehingga tagihan bulanannya Rp1.215.000. Nominal itu tidak berubah menurut jarak: alamat kantor di Krembangan dan di Sedati dihitung sama, berikut perjalanan tutornya.

Panjang 90 menit dipilih karena bentuk sesinya. Dua puluh menit pertama habis untuk menceritakan kejadian pekan itu berikut nama dan latarnya, dan cerita itu tak bisa dipangkas tanpa membuat sisa sesi menebak-nebak. Sesi 60 menit memaksa peserta melompat ke kesimpulan sebelum kejadiannya utuh.

Sesi 120 menit untuk membahas dua keputusan sekaligus berbiaya Rp374.600 per sesi. Bila sesi digelar di co-learning space Edubia, ada tambahan Rp15.000 per sesi untuk ruangnya, sehingga hitungannya menjadi Rp318.800. Program yang sepenuhnya online dihitung terpisah, sebab perjalanan tutor tak lagi masuk hitungan.

Jadwal sesi sesudah jam operasional dan cara mengaturnya ulang

Peserta kelas ini hampir semuanya memegang jadwal yang tak mereka kuasai sendiri. Karena itu jam sesi disusun di luar jam operasional: sesudah pukul 18.00 pada hari kerja, atau Sabtu pagi sebelum toko dan kantor cabang buka. Peserta yang memegang gerai ritel di Tegalsari biasanya memilih Senin malam, hari dengan kunjungan pelanggan yang cenderung sepi.

Rapat mendadak adalah kenyataan yang berulang, jadi penjadwalan ulang diperlakukan sebagai bagian normal layanan. Kabari tim Edubia sehari sebelumnya, dan sesi digeser ke slot lain di pekan yang sama tanpa hangus. Sesi yang batal di hari H tetap dihitung, sebab tutor sudah menempuh perjalanan ke alamat Anda.

Untuk peserta yang sering dinas ke luar kota, satu pertemuan bisa berpindah ke bentuk online dan tagihan bulanannya tetap, dengan bahan sesi yang sama: keputusan yang sedang tergantung dan orang-orang di sekelilingnya.

Kelas ini nyaris tak pernah berjalan di ruang kelas. Tempatnya mengikuti jadwal dan tingkat kerahasiaan yang Anda perlukan, dan sebagian besar peserta memakai lebih dari satu tempat bergantian sepanjang program. Lima bentuk di bawah yang berulang kali diminta.

Ringkasnya

Tempat sesi les leadership yang dipilih peserta di Surabaya

Unggulan utama

Ruang rapat kantor sesudah pukul 18.00

Pilihan yang mendominasi. Ruangan sudah kosong, dokumen yang perlu dibuka ada di tempatnya, dan peserta tak perlu berpindah sesudah hari yang panjang.

Rumah pada Sabtu pagi

Dipilih peserta yang kantornya berbagi dinding dengan ruang tim. Rumah di Mulyorejo dan Dukuh Pakis termasuk yang kerap dikunjungi tutor pada akhir pekan.

NextSpace Kenjeran di Tambaksari

Co-learning space Edubia untuk peserta yang memilih ruang netral di luar kantor sendiri. Ada tambahan Rp15.000 per sesi untuk pemakaian ruangnya.

Union Space Sidosermo di Wonocolo

Pilihan kedua untuk peserta di sisi selatan kota dan yang datang dari arah Sidoarjo. Tarif ruangnya sama, dan jadwal malamnya cenderung lebih longgar.

Sesi online saat dinas ke luar kota

Dipakai peserta yang jadwalnya berpindah mendadak. Satu pertemuan online di tengah paket tatap muka tak mengubah tagihan bulanan, dan catatan sesinya tetap sampai hari itu juga.

Kerahasiaan yang disepakati sebelum tutor mendengar apa pun

Kelas ini akan mandek kalau peserta menyamarkan ceritanya. Nama orang, nama perusahaan, angka penjualan, dan rencana yang belum diumumkan adalah bahan mentah yang membuat sesi berguna. Karena itu urutannya dibalik dari kelas keterampilan biasa: kesepakatan kerahasiaan tertulis ditandatangani tutor sebelum ia mendengar satu keterangan pun tentang tim Anda.

Isi kesepakatannya sederhana dan bisa Anda baca lebih dulu: tutor tidak menyebarkan apa pun yang didengar di dalam sesi, tidak memakai kasus Anda sebagai contoh di kelas lain, dan tidak menyimpan salinan catatan sesi. Catatannya disimpan peserta sendiri.

Peserta yang berada di industri yang sama dengan pekerjaan lama tutor berhak meminta pendamping lain sejak awal. Sampaikan saat konsultasi, dan tim Edubia mencarikan pendamping dari bidang berbeda.

Jarak dari pertanyaan pertama sampai sesi perdana biasanya kurang dari sepekan, dan sebagian besar waktu itu habis untuk mencocokkan tutor pendamping. Pencocokannya lebih ketat daripada kelas keterampilan biasa, sebab yang dibicarakan menyangkut orang yang Anda kenal dan keputusan yang belum diumumkan. Empat langkah di bawah berlaku untuk peserta di Surabaya maupun kota tetangganya.

Rincian

Empat langkah memulai les leadership di Surabaya

Empat langkah sederhana, dari daftar sampai belajar bareng tutor pilihan.

  1. 1Ceritakan posisi dan ukuran tim Anda

    Lewat WhatsApp atau formulir pendaftaran, sebutkan jabatan, jumlah orang yang Anda pimpin, dan satu hal yang berulang kali mengganjal. Tiga keterangan itu cukup untuk menentukan arah pencocokan.

  2. 2Terima usulan tutor pendamping

    Tim Edubia memilihkan pendamping yang latar memimpinnya sepadan dengan keadaan Anda: pemilik usaha dipasangkan dengan yang pernah memiliki usaha, kepala cabang dengan yang pernah memegang cabang.

  3. 3Tandatangani kesepakatan kerahasiaan, lalu sesi pemetaan

    Kesepakatan ditandatangani sebelum sesi pertama berjalan. Sesi pemetaan mengeluarkan tiga kejadian terakhir dan menyusun daftar pemicu pribadi Anda.

  4. 4Tetapkan jadwal mingguan lalu mulai tugas pekanannya

    Ritme yang biasa diambil empat sesi sebulan, sepekan sekali, sesudah jam operasional. Tugas pekanan berjalan sejak hari itu juga.

Tanya jawab

Berapa biaya dan bagaimana jadwal les leadership?

Apa beda kelas leadership ini dengan pelatihan manajemen biasa?

Pelatihan manajemen mengurus cara mengatur pekerjaan: urutan tugas, standar hasil, dan alat pemantauannya. Kelas leadership Edubia mengurus sisi lain: bagaimana orang yang Anda pimpin membaca Anda, dan kenapa mereka mau berjalan ke arah yang Anda tunjuk. Peserta yang jadwalnya sudah rapi pun bisa menemukan timnya berhenti bergerak begitu ia pergi.

Saya baru dipromosikan dan sekarang memimpin bekas rekan seangkatan. Apakah kelas ini cocok?

Cocok. Keadaan seperti itu kerap jadi pokok pertemuan pembuka. Kemarin Anda makan siang bersama mereka, hari ini Anda menilai pekerjaan mereka, dan sebagian mungkin ikut melamar posisi yang akhirnya Anda dapat. Sesi awal menyusun ulang kebiasaan lama yang kini bermakna berbeda, termasuk cara Anda muncul di grup obrolan tim.

Berapa biaya les leadership per sesi di Surabaya?

Satu pertemuan 90 menit dihitung Rp303.800, dan paket yang lazim diambil empat sesi sebulan sehingga totalnya Rp1.215.000. Pertemuan 120 menit untuk dua perkara sekaligus dihitung Rp374.600. Jarak tidak menggeser nominalnya, jadi kantor di Bubutan dan kantor di Buduran membayar angka yang sama. Memakai ruang co-learning space Edubia menambah Rp15.000 tiap pertemuan.

Bisakah sesi digelar di kantor saya sesudah jam operasional?

Bisa, dan bentuk itulah yang diambil kebanyakan peserta. Jam yang lazim mulai pukul 18.30, ketika ruang rapat sepi dan telepon berhenti berdering. Peserta yang memegang gerai memilih Sabtu pagi. Alamat yang rutin masuk buku jadwal tersebar dari Gubeng, Tegalsari, dan Wonokromo sampai kantor cabang di Waru dan Gedangan.

Apakah tutor menandatangani kesepakatan kerahasiaan?

Ya, dan urutannya sengaja dibalik dari kelas keterampilan biasa: berkasnya diteken di pertemuan perkenalan, sebelum satu keterangan pun tentang tim Anda keluar. Isinya tiga: isi pertemuan tak dibawa ke luar ruangan, perkara Anda tak jadi bahan ajar di tempat lain, dan Edubia tak memegang arsipnya.

Bagaimana kalau orang yang saya pimpin lebih tua dan lebih lama bekerja daripada saya?

Keadaan itu punya sesi tersendiri. Peserta memasukkan nama nyata di timnya ke tiga bentuk otoritas: usia, riwayat kerja, dan keahlian teknis. Tiap bentuk menuntut cara bicara berbeda, dan langkah pertamanya sama-sama pengakuan terbuka atas apa yang orang itu bawa. Latihannya memakai kejadian yang sedang berjalan di kantor Anda.

Apa pekerjaan rumah yang diberikan di antara sesi?

Satu tugas berjalan sepanjang program: memancing penilaian jujur tentang diri Anda dari orang di sekitar. Sasarannya satu orang, satu peristiwa yang bisa disebut harinya, dan satu pertanyaan yang cukup sempit untuk dijawab tanpa basa-basi, disusun bersama tutor. Tugas kedua berganti tiap pekan mengikuti perkara yang sedang Anda tangani.

Berapa lama sampai perubahannya terasa oleh tim saya?

Yang lebih dulu terasa adalah kebiasaan kecil: kecepatan membalas pesan, urutan bertanya di rapat, dan reaksi terhadap kabar buruk. Peserta mendengar tanggapan berbeda dari timnya di pekan ketiga sampai kelima. Perubahan yang lebih dalam, seperti arah yang bisa diulang orang lain dan kesiapan penerus, bergerak dalam hitungan bulan.

Bagaimana kalau saya sedang dinas ke luar kota saat jadwal sesi?

Ada dua jalan. Pertemuan dipindahkan ke bentuk online tanpa mengubah tagihan bulanan, atau jadwalnya bergeser ke hari lain dalam pekan yang sama asal kabarnya masuk sehari sebelumnya. Pembatalan di hari pelaksanaan tetap terhitung satu pertemuan, sebab tutor sudah berangkat ke alamat Anda.

Apakah kelas ini mengeluarkan sertifikat?

Edubia tak menerbitkan sertifikasi berlisensi untuk kelas ini, dan tak menjanjikannya. Bawaan pulangnya berbentuk berkas kerja: nama pemicu Anda sendiri, kalimat arah yang lolos uji ke dua anggota tim, tiga kolom otoritas berisi nama nyata, dan angka antrean di meja Anda. Bila syarat administrasi menuntut sertifikat resmi, sampaikan sejak konsultasi awal.

Alamat kantor di wilayah mana saja yang bisa disambangi tutor pendamping?

Kota Surabaya terjangkau seluruhnya, tiga puluh satu kecamatan tanpa kecuali, begitu pula delapan belas kecamatan Kabupaten Sidoarjo. Yang berulang muncul di buku jadwal: Sukolilo, Mulyorejo, Tambaksari, Sawahan, Dukuh Pakis, Gayungan, dan Lakarsantri, lalu Waru, Gedangan, Sedati, serta Krian di sisi selatan. Alamat di luar dua wilayah itu ditimbang lewat WhatsApp.

Bagaimana kalau cara kerja tutor ternyata kurang cocok dengan saya?

Kecocokan cara bicara menentukan hampir segalanya di kelas seperti ini, jadi peserta berhak meminta pendamping lain sesudah dua sesi. Tutor bisa diganti tanpa biaya tambahan, dan latarnya tak perlu diulang dari nol sebab catatan sesi ada di tangan Anda.

Apa saja yang dibawa ke pertemuan pembuka?

Tiga hal, dan ketiganya sudah ada di kepala Anda: satu perkara yang belum Anda putuskan sejak dua pekan terakhir, tiga peristiwa terbaru yang melibatkan anggota tim, dan daftar nama orang yang Anda pimpin berikut lama kerjanya. Dokumen perusahaan dan bahan presentasi tak diperlukan.

Bisakah dua orang dari satu perusahaan mengikuti kelas ini?

Bisa, dan tim Edubia menyusun dua jadwal terpisah. Isi percakapan menyangkut orang yang sama, dan keterbukaannya berkurang jauh bila keduanya duduk di ruangan yang sama. Untuk beberapa orang sekaligus di satu perusahaan, sampaikan lewat WhatsApp supaya penawarannya dihitung mengikuti jumlah peserta dan panjang program.

Haruskah saya menyebut nama orang dan nama perusahaan di dalam sesi?

Dianjurkan, dan kesepakatan kerahasiaan memang dibuat supaya itu aman. Cerita yang disamarkan memaksa tutor menebak, dan tebakan menghasilkan saran yang tak nyambung dengan orang yang sebenarnya. Bila pekerjaan lama tutor bersinggungan dengan bidang usaha Anda, mintalah pendamping dari sektor lain sejak konsultasi awal.

Saya ketua organisasi dan anggota saya tidak digaji. Apakah kelas ini masih relevan?

Justru di situ isinya terasa lebih tajam. Ketika gaji dan jenjang tak tersedia sebagai alat, yang tersisa hanya kesediaan orang mengikuti Anda, dan itu pokok bahasan kelas ini sejak sesi pertama. Peserta dari organisasi kemasyarakatan dan komunitas di Surabaya biasanya mengambil jadwal malam pada hari kerja.

Saatnya Bertindak

Temukan tutor leadership Anda hari ini

Konsultasi dulu tanpa biaya. Tutor leadership di Surabaya menyesuaikan dengan jadwal Anda.

4,9/5 · 1.200 ulasan peserta di Surabaya