4,9/5 · 1.200 ulasan · Pemula sampai lanjutan
Les Senam di Surabaya
Les senam privat Edubia di Surabaya melatih gerak yang terikat hitungan delapan dan musik, dari pemanasan sampai pendinginan. Sesi 60 menit di rumah mulai Rp152.600, dengan tingkat benturan yang disetel per peserta.
Senam privat di Surabaya: ringkasnya
Les senam privat Edubia di Surabaya melatih gerak yang terikat hitungan delapan dan musik, dari pemanasan sampai pendinginan. Sesi 60 menit di rumah mulai Rp152.600, dengan tingkat benturan yang disetel per peserta.
Konsultasi dan DaftarData Program
- Jenis senam
- Senam kebugaran, senam aerobik, senam irama, dan senam yang disusun untuk kelompok umur tertentu
- Format Sesi
- Privat, satu pelatih menemani satu peserta, di rumah atau di co-learning space Edubia
- Durasi sesi
- 60 menit untuk sesi rutin, 90 menit saat peserta mulai menyusun rangkaian sendiri
- Ritme latihan
- Dua sampai tiga sesi per pekan, dengan jarak antar sesi yang tidak terlalu jauh
- Biaya
- Mulai Rp152.600 per sesi 60 menit di rumah; tambah Rp15.000 per sesi bila memakai co-learning space Edubia
- Wilayah layanan
- 31 kecamatan Kota Surabaya dan 18 kecamatan Kabupaten Sidoarjo
- Alat latihan
- Alas antiselip, pita, bola, gada, simpai, dan tali; alat mana yang dipakai dibicarakan lebih dulu
- Tingkat
- Peserta yang belum pernah mengikuti hitungan sampai peserta yang sudah rutin senam
Tahap demi tahap
Perjalanan peserta les senam Edubia dari hitungan pertama
Jarak antar tahap di bawah dihitung dengan asumsi dua sesi per pekan ditambah pengulangan pendek di rumah. Peserta yang temponya berbeda tetap melewati urutan yang sama.
- 01Sesi 1 sampai 2
Pekan pertama, hitungan berdiri sendiri tanpa musik
Peserta menghitung sambil melangkah di tempat sampai hitungan kedelapan miliknya jatuh bersamaan dengan tepukan pelatih.
- 02Sesi 3 sampai 4
Pekan kedua, rangkaian pendek bertemu lagu bertempo pelan
Dua kelompok delapan hitungan dijalankan dengan musik, dan pelatih berhenti memberi aba-aba di pengulangan ketiga.
- 03Bulan pertama
Pekan keempat, tempo penuh dengan pilihan benturan
Peserta menjalankan rangkaian pada tempo lagu aslinya, memilih sendiri jalur berbenturan rendah atau tinggi di tiap bagian.
- 04Bulan kedua
Bulan kedua, napas stabil sepanjang rangkaian panjang
Rangkaian diperpanjang menjadi empat baris, dan peserta sanggup mengucapkan kalimat pendek di tengahnya tanpa terpotong.
- 05Bulan ketiga
Bulan ketiga, alat ringan masuk ke rangkaian
Simpai atau bola dipakai pada satu bagian rangkaian, lalu ditambah bagian berikutnya setelah jalur ayunnya rapi.
- 06Bulan keempat
Bulan keempat, peserta menulis rangkaiannya sendiri
Peserta menyusun empat baris rangkaian di lembar berkolom delapan, menghitung sisi tubuh, lalu menjalankannya bersama pelatih.
Cakupan
Yang peserta bawa pulang dari tiap sesi les senam
- Rangkaian tertulis per kelompok delapan hitungan · Urutan gerak dan sisi tubuh dicatat di lembar berkolom, sehingga latihan mandiri di sela sesi tidak menebak urutannya.
- Dua versi tiap gerak menurut tingkat benturan · Satu versi memakai lompatan kecil, satu versi menyisakan telapak di lantai, dan keduanya berjalan pada hitungan yang sama.
- Pola napas yang menempel pada ketukan · Peserta tahu di hitungan berapa napas ditarik dan di hitungan berapa diembuskan, jadi napas berhenti diserahkan pada perasaan.
- Daftar periksa sikap lutut dan punggung bawah · Enam titik koreksi yang bisa diperiksa sendiri di rumah, lengkap dengan cara memperbaikinya pada tempo pelan.
- Catatan tempo yang tercapai tiap pekan · Pelatih menuliskan tempo lagu yang sanggup diikuti utuh, sehingga kenaikan berikutnya diputuskan dari angka, tidak dari perasaan.
- Daftar alat yang benar-benar dipakai · Peserta tahu alat mana yang akan masuk di bulan berikutnya sebelum memutuskan membeli pita, simpai, atau gada sendiri.
- Pilihan tempat sesi di rumah atau di ruang belajar Edubia · Peserta yang ruang geraknya sempit dapat memindahkan sesi ke co-learning space Edubia dengan tambahan biaya per sesi yang ditulis terpisah.
- Jalur WhatsApp tim Edubia untuk mengatur ulang jadwal · Sesi yang bertabrakan dengan acara keluarga dipindah ke hari lain pada pekan yang sama lewat satu pesan.
Yang membedakan
Kelebihan kelas senam bersama Edubia
Pelatih menghitung bersama peserta di awal sesi
Dua rangkaian pertama dihitung keras berdua, lalu suara pelatih ditarik sementara tepukan tetap berjalan, sehingga peserta belajar menahan tempo sendiri.
Tingkat benturan disetel per peserta
Tiap gerak punya versi dengan satu kaki tetap menempel lantai dan versi yang memakai lompatan kecil, dan peserta boleh berpindah jalur tanpa keluar dari hitungan yang sama.
Rangkaian ditulis supaya bisa diulang tanpa pelatih
Peserta pulang membawa rangkaian dalam bentuk tertulis per kelompok delapan hitungan, jadi latihan mandiri di sela sesi tidak menebak-nebak urutan.
Sesi berjalan di rumah atau di co-learning space Edubia
Peserta yang ruang geraknya sempit di rumah bisa memindahkan sesi ke ruang belajar Edubia, dengan tambahan biaya per sesi yang ditulis terpisah.
Alat senam irama masuk setelah rangkaian dasar utuh
Pita, bola, gada, dan simpai baru diperkenalkan ketika rangkaian tanpa alat sudah bisa dijalankan penuh, sebab alat menuntut tangan tetap bergerak.
Pelatih bisa diganti tanpa biaya tambahan
Kalau cara memberi aba-aba dan gaya menghitungnya terasa sulit diikuti, peserta menyampaikannya ke tim Edubia dan penggantian pelatih diatur tanpa memungut biaya lagi.
Cocok untuk siapa
Peserta yang cocok mengambil les senam privat di Surabaya
Peserta yang cocok
- Peserta dewasa yang ingin senam kebugaran rutin tanpa harus masuk kelas berisi puluhan orang
- Peserta yang pernah mengikuti rekaman senam di rumah lalu berhenti karena selalu tertinggal hitungan
- Siswa SD dan SMP yang sedang menyiapkan penilaian senam irama di sekolah
- Peserta lanjut usia yang membutuhkan seluruh rangkaian dijalankan pada jalur berbenturan rendah
- Peserta hamil yang sudah mendapat izin tenaga kesehatan untuk berolahraga ringan
- Pengurus kegiatan warga yang ingin sanggup memimpin senam bersama di lingkungannya
Rekam Jejak
Capaian kelas senam sejauh ini
- 8 hitungan
- satuan dasar tiap rangkaian senam
- 60 menit
- durasi satu sesi les senam rutin
- 3 bagian
- urutan tetap yang tidak dibalik tiap sesi
- 49 kecamatan
- wilayah kerja pelatih senam Edubia di Jawa Timur
Susunan materi
Susunan materi les senam dan koreksi yang berulang di tiap tingkat
Sebelas pokok di bawah dijalankan berurutan, dan tiap pokok punya satu kesalahan khas yang hampir selalu muncul. Pelatih menanganinya dengan cara yang sama di semua peserta, karena penyebabnya memang satu.
- 1
Membaca kelompok delapan hitungan
Sesi 1 sampai 2Yang dibahas. Mengenali kapan satu kelompok hitungan berakhir dan kelompok berikutnya dimulai, lewat langkah di tempat, tepukan, lalu musik.
Jebakan umum. Peserta menghitung dengan tempo yang lebih pelan daripada lagu, sehingga hitungan kedelapan miliknya jatuh ketika lagu sudah masuk hitungan pertama.
Cara tutor. Pelatih menghitung keras bersama peserta selama dua rangkaian, lalu berhenti bersuara sambil tetap menepuk, sehingga peserta menahan tempo tanpa dituntun suara.
- 2
Pemanasan yang menaikkan suhu tubuh
Wajib tiap sesiYang dibahas. Gerak besar berkecepatan rendah yang menaikkan suhu otot dan denyut secara bertahap sebelum tempo utama masuk.
Jebakan umum. Sesi dibuka dengan peregangan tahan lama pada otot yang masih dingin, dan peserta justru merasa kaku setelah pemanasan selesai.
Cara tutor. Peregangan dinamis diletakkan di depan, peregangan tahan lama disimpan untuk penutup, dan alasannya dijelaskan sambil gerakannya dipraktikkan.
- 3
Bagian inti dan pengaturan tempo
Inti sesiYang dibahas. Rangkaian utama yang diulang, dengan tempo yang naik dan turun menurut kesanggupan peserta menahan bentuk gerak.
Jebakan umum. Tempo dinaikkan sebelum bentuk gerak stabil, dan peserta mengorbankan sikap badan demi mengejar ketukan.
Cara tutor. Kenaikan tempo diberi syarat tetap: bentuk gerak bertahan utuh selama tiga rangkaian berturut-turut baru boleh dipercepat.
- 4
Pendinginan dan peregangan penutup
Wajib tiap sesiYang dibahas. Penurunan tempo bertahap, pengaturan napas, lalu peregangan tahan lama pada otot yang baru bekerja.
Jebakan umum. Sesi dihentikan mendadak begitu lagu terakhir habis, dan peserta langsung duduk atau berbaring di lantai.
Cara tutor. Waktu tetap disisakan di ujung sesi untuk berjalan pelan lalu meregang, dan bagian itu tidak dipotong meski sesi dimulai terlambat.
- 5
Benturan rendah dan benturan tinggi
PenyesuaianYang dibahas. Beda antara gerak yang selalu menyisakan satu telapak di lantai dengan gerak yang melibatkan kedua kaki meninggalkan lantai.
Jebakan umum. Benturan rendah disamakan dengan latihan ringan, dan intensitas ikut turun begitu lompatan dihilangkan.
Cara tutor. Intensitas dijaga lewat jangkauan langkah, ketinggian ayunan lengan, dan panjang rangkaian, sehingga versi tanpa lompatan tetap terasa berat.
- 6
Napas yang dipasang pada hitungan
Sesi 2 sampai 4Yang dibahas. Menaruh tarikan dan embusan napas di ketukan tertentu supaya napas tidak ditahan ketika gerak mengeras.
Jebakan umum. Peserta menahan napas tiap kali gerak berganti arah, lalu mengejar kekurangannya dengan tarikan pendek beruntun.
Cara tutor. Pola napas dipasang pada hitungan tetap, misalnya menarik di hitungan satu sampai empat dan mengembuskan di lima sampai delapan.
- 7
Sikap lutut pada gerak berulang
Koreksi rutinYang dibahas. Arah tempurung lutut terhadap ujung kaki ketika menekuk, mendarat, dan berputar.
Jebakan umum. Lutut jatuh ke dalam saat mendarat sementara ujung kaki menghadap keluar, dan gerak itu diulang puluhan kali dalam satu lagu.
Cara tutor. Satu gerak diperlambat sampai peserta bisa melihat sendiri arah lututnya, lalu dipasang isyarat pendek yang dipakai sepanjang sesi.
- 8
Sikap punggung bawah saat lengan bekerja
Koreksi rutinYang dibahas. Posisi panggul dan tulang rusuk ketika lengan diangkat melewati kepala atau diayun jauh ke belakang.
Jebakan umum. Punggung bawah melengkung berlebihan tiap kali lengan naik, dan rasa pegal baru muncul sehari sesudah sesi.
Cara tutor. Ketinggian ayunan lengan diturunkan lebih dulu, lalu dikembalikan setelah panggul sanggup dipertahankan netral sepanjang rangkaian.
- 9
Menyusun rangkaian sendiri
Tingkat lanjutYang dibahas. Merangkai gerak dasar menjadi rangkaian utuh yang jatuh pas di bagian lagu, termasuk cara mengulang dan menyambungnya.
Jebakan umum. Rangkaian disusun dari gerak yang disukai tanpa menghitung sisi tubuh, sehingga kaki kanan bekerja jauh lebih sering daripada kiri.
Cara tutor. Rangkaian ditulis lebih dulu di lembar berkolom delapan, sisi tubuh dihitung ulang, baru rangkaiannya dicoba dengan musik.
- 10
Alat ringan senam irama
Senam iramaYang dibahas. Pita, bola, gada, simpai, dan tali dipakai sebagai kelanjutan gerak tangan, dengan aturan pegangan serta jalur ayun masing-masing.
Jebakan umum. Alat diperlakukan sebagai benda hias yang dipegang, sehingga tangan berhenti bergerak justru ketika alat harus mengalir.
Cara tutor. Alat diberikan setelah rangkaian tanpa alat berjalan utuh, dan tiap alat dilatih terpisah sebelum digabung ke rangkaian.
- 11
Penyesuaian untuk kelompok tertentu
Kelompok khususYang dibahas. Versi pengganti tiap gerak untuk peserta yang sedang hamil, peserta lanjut usia, dan peserta dengan keluhan lutut.
Jebakan umum. Peserta memaksakan versi umum karena menganggap versi pengganti berarti tertinggal dari kelas.
Cara tutor. Versi pengganti sudah disiapkan sejak rangkaian ditulis, jadi peserta memilih jalurnya sendiri tanpa keluar dari hitungan yang sama.
Fleksibel
Senam yang menyesuaikan jadwal anak
Tutor senam datang ke rumah, co-learning space, atau online. Rencana belajar disusun dari kebutuhan anak.
Les senam Surabaya untuk peserta yang bergerak mengikuti hitungan
Senam yang diajarkan di program ini adalah senam yang berjalan mengikuti hitungan dan musik: senam kebugaran, senam aerobik, senam irama, sampai senam yang disusun untuk kelompok umur tertentu. Ciri utamanya satu. Hitungan terus berjalan, dan tubuh yang menyusul harus menyesuaikan diri tanpa menghentikan iramanya.
Karena itu yang benar-benar dilatih di kelas senam adalah kemampuan menjaga bentuk gerak sementara ketukan tidak berhenti menunggu. Peserta baru biasanya sanggup meniru gerakan bila diperagakan pelan. Kesulitannya muncul begitu musik dinyalakan: tangan tertinggal setengah ketukan, kaki mendarat di hitungan yang salah, dan badan ikut kaku karena sibuk mengejar.
Pelatih senam Edubia menangani jarak itu sejak sesi pertama. Peserta di Gubeng, Rungkut, maupun Waru memulai dari hitungan pelan tanpa musik, lalu tempo dinaikkan bertahap sampai gerakan dan ketukan bertemu di titik yang sama. Cara bertahap itulah yang membedakan sesi privat dari mengikuti rekaman senam sendirian di ruang tamu.
Hitungan delapan yang dipakai pelatih senam di tiap sesi
Hampir seluruh rangkaian senam berirama disusun dalam kelompok delapan ketukan. Satu kelompok berisi delapan hitungan, dan pergantian gerak diletakkan tepat di hitungan pertama kelompok berikutnya. Peserta yang belum bisa membaca pengelompokan ini akan selalu berganti gerak setengah ketukan terlambat, dan seluruh rangkaian ikut bergeser sampai lagu habis.
Latihan awalnya sederhana dan tidak menuntut alat apa pun. Peserta menghitung keras satu sampai delapan sambil melangkah di tempat, lalu hitungan itu dipindahkan ke tepukan tangan, kemudian ke musik. Begitu peserta bisa menebak kapan hitungan pertama datang tanpa bersuara, gerak baru dimasukkan.
Kemampuan itu yang membuat peserta sanggup masuk kelas senam bersama di lapangan kelurahan Wonokromo atau di acara bebas kendaraan tanpa merasa tertinggal. Pelatih Edubia melatihnya lebih dulu di rumah peserta, sehingga saat berdiri di antara puluhan orang di Sukolilo, letak hitungan pertama sudah dikenali.
Sesi pertama di rumah peserta tidak langsung memutar lagu. Pelatih memeriksa enam hal yang menentukan bentuk rangkaian selama satu bulan ke depan, dan seluruhnya diperiksa lewat gerak sederhana yang bisa dilakukan siapa pun. Hasilnya dicatat, lalu dipakai memilih tempo pembuka dan versi gerak yang aman untuk peserta.
Rincian
Yang diperiksa pelatih senam pada sesi perkenalan
Ruang gerak yang tersedia di rumah
Panjang dua langkah ke samping dan dua langkah ke depan sudah cukup untuk rangkaian dasar, dan ukuran ruang inilah yang menentukan seberapa lebar gerak boleh dibuka.
Alas lantai dan alas kaki
Keramik licin, karpet tebal, dan lantai kayu memberi gigitan yang berbeda pada telapak, dan pilihan sepatu ikut menentukan gerak berputar boleh masuk atau ditunda.
Kesanggupan mengikuti tempo pelan
Peserta melangkah di tempat selama dua menit sambil menghitung, dan pelatih mencatat pada hitungan keberapa langkahnya mulai melenceng dari ketukan.
Riwayat nyeri lutut dan punggung bawah
Keluhan yang pernah muncul dicatat apa adanya, dan gerak yang berhubungan dengan keluhan itu diganti versinya sejak rangkaian pertama disusun.
Napas saat gerak dipercepat
Pelatih menaikkan tempo selama satu rangkaian pendek lalu mendengarkan napas peserta, sebab napas yang tersengal lebih cepat daripada kaki adalah penanda tempo pembuka terlalu tinggi.
Jenis musik yang enak diikuti peserta
Ketukan lagu dangdut, lagu anak, dan lagu berirama cepat terasa berbeda di badan, dan peserta yang menyukai ketukannya akan lebih tahan mengulang rangkaian.
Urutan sesi les senam yang tidak boleh dibalik
Satu sesi senam selalu berjalan dalam tiga bagian berurutan: pemanasan, bagian inti, lalu pendinginan beserta peregangan. Urutan itu bukan kebiasaan turun-temurun. Tiap bagian menyiapkan tubuh untuk bagian sesudahnya, dan membalik urutannya membuat bagian berikutnya dikerjakan tubuh yang belum siap.
Pemanasan bertugas menaikkan suhu otot dan menaikkan denyut secara bertahap. Otot yang suhunya sudah naik memanjang lebih mudah dan merespons perintah lebih cepat, sehingga gerak cepat di bagian inti tidak dikerjakan jaringan yang masih dingin. Karena itu pemanasan memakai gerak besar berkecepatan rendah, dan peregangan tahan lama justru dihindari di sini.
Pendinginan bekerja ke arah sebaliknya. Denyut yang tinggi diturunkan pelan-pelan lewat jalan di tempat dan ayunan lengan yang mengecil, baru setelah itu peregangan tahan lama dikerjakan pada otot yang sudah hangat. Berhenti mendadak lalu duduk begitu lagu terakhir habis membuat peserta merasa pusing dan menyisakan kaku yang baru terasa keesokan harinya.
Benturan rendah dan benturan tinggi dalam kelas senam privat
Gerak senam berirama terbagi dua menurut apa yang terjadi pada kaki. Gerak berbenturan rendah selalu menyisakan satu telapak menempel lantai, jadi berat badan berpindah tanpa jatuh dari ketinggian. Gerak berbenturan tinggi memakai saat kedua kaki meninggalkan lantai, dan tubuh menerima kembali berat itu sekaligus ketika mendarat.
Salah paham yang sering muncul: benturan rendah dianggap sama dengan latihan ringan. Peserta yang diminta menghilangkan lompatan lalu ikut mengecilkan langkah dan menurunkan ayunan lengan, dan sesi berubah jadi jalan santai selama empat puluh menit. Padahal yang perlu diturunkan hanya benturannya.
Cara menurunkan benturan tanpa menurunkan intensitas ada tiga: perlebar jangkauan langkah ke samping dan ke depan, naikkan ayunan lengan sampai setinggi bahu, dan perpanjang rangkaian sebelum jeda. Ketiganya menahan denyut tetap tinggi sementara lutut dan pergelangan kaki menerima beban yang jauh lebih kecil. Peserta lanjut usia dan peserta berkeluhan lutut memakai jalur ini sepanjang program.
Poin penting
Alasan kelas senam privat lebih cepat diikuti daripada kelas massal
Tiap butir di bawah berlaku untuk sesi senam yang berjalan di alamat peserta di Surabaya.
Aba-aba diberikan sebelum gerak berganti
Di kelas besar aba-aba jatuh bersamaan dengan gerakannya, jadi peserta baru selalu setengah ketukan terlambat. Pelatih privat memberi aba-aba satu hitungan lebih awal sampai peserta tidak memerlukannya lagi.
Rangkaian dipotong sampai bagian yang tersendat
Bagian yang gagal diulang terpisah sampai delapan hitungannya rapi, tanpa memaksa peserta mengulang seluruh lagu hanya untuk sampai ke potongan yang bermasalah.
Cermin diganti mata pelatih
Peserta di rumah jarang punya cermin selebar dinding studio, jadi koreksi arah lutut dan tinggi panggul disampaikan lisan pada hitungan yang tepat.
Musik dipilih menurut ketukan yang terbaca peserta
Lagu dengan ketukan tegas dipakai selama peserta masih membangun rasa hitungan, dan lagu berketukan halus baru masuk setelah rangkaian melekat.
Napas yang tetap teratur saat tempo sesi senam naik
Ketika tempo naik, hal pertama yang biasanya rusak adalah napas. Peserta menahan napas tanpa sadar tiap kali gerak berganti arah, lalu mengejar kekurangannya dengan tarikan pendek beruntun. Napas yang dikejar membuat bahu terangkat, dan bahu yang terangkat menarik punggung atas ikut kaku, sehingga ayunan lengan kehilangan jangkauan.
Jalan keluarnya memasang napas pada hitungan supaya perasaan berhenti menjadi penentunya. Pola sederhana yang dipakai sejak sesi kedua: menarik napas sepanjang hitungan satu sampai empat, mengembuskan sepanjang lima sampai delapan. Peserta yang sudah terbiasa boleh memakai pola dua hitungan masuk dan dua hitungan keluar saat rangkaian bertempo cepat.
Pelatih memeriksanya dengan cara yang mudah ditiru sendiri di rumah. Peserta diminta menyebut satu kalimat pendek di tengah rangkaian. Kalau kalimat itu keluar utuh, temponya masih sanggup diikuti. Kalau kalimat terpotong dua kali, tempo diturunkan satu tingkat dan dinaikkan lagi pada sesi berikutnya.
Gerak senam diulang puluhan kali dalam satu lagu, dan pengulangan itulah yang mengubah sikap kecil yang keliru menjadi keluhan. Enam koreksi di bawah adalah yang berulang di sesi peserta dewasa maupun peserta usia sekolah, dan semuanya berpusat di dua tempat: lutut dan punggung bawah.
Yang perlu diketahui
Koreksi sikap yang sering diulang pelatih senam Edubia
Lutut jatuh ke dalam saat mendarat
Tempurung lutut bergerak ke arah jempol kaki sementara ujung kaki menghadap keluar. Koreksinya menyamakan arah keduanya lebih dulu pada gerak pelan, baru temponya dinaikkan.
Mendarat dengan lutut terkunci lurus
Tungkai yang kaku memindahkan seluruh benturan ke sendi. Koreksinya membiasakan lutut menekuk sedikit tepat saat telapak menyentuh lantai.
Tumit tidak pernah menyentuh lantai
Berjinjit sepanjang lagu memberatkan betis dan telapak. Koreksinya menurunkan tumit di tiap hitungan genap sampai peserta tidak memikirkannya lagi.
Punggung bawah melengkung saat lengan naik
Panggul ikut terdorong ke depan setiap lengan melewati kepala. Koreksinya menurunkan ketinggian ayunan lebih dulu, lalu dikembalikan setelah panggul bisa dipertahankan.
Badan berputar dari pinggang, kaki tertinggal
Putaran yang tidak diikuti kaki memelintir lutut yang sedang menahan berat. Koreksinya memindahkan berat ke kaki lain lebih dulu, baru badan berputar.
Menyusun rangkaian senam sendiri bersama tutor
Peserta yang sudah menjalankan rangkaian bawaan dengan rapi biasanya sampai di pertanyaan berikutnya: bagaimana membuat rangkaian sendiri. Ini bagian yang jarang diajarkan di kelas bersama, sebab kelas bersama memang memakai satu rangkaian untuk semua orang. Di sesi privat bagian ini masuk sekitar bulan ketiga.
Alat bantunya selembar kertas bergaris delapan kolom. Satu baris mewakili satu kelompok delapan hitungan, dan tiap kolom diisi nama gerak beserta sisi tubuh yang bekerja. Rangkaian empat baris sudah cukup panjang untuk satu bagian lagu. Menuliskannya lebih dulu mencegah kesalahan yang muncul saat rangkaian disusun sambil menari: sisi kanan bekerja jauh lebih sering daripada sisi kiri.
Setelah rangkaian ditulis, pelatih dan peserta menjalankannya tanpa musik untuk memeriksa sambungan antar baris. Sambungan yang memaksa kaki menumpu dua kali berturut-turut pada kaki yang sama biasanya terasa tersendat, dan gerak penyambungnya diganti di tempat. Baru sesudah itu rangkaian dicoba dengan lagu yang dipilih peserta.
Senam irama memakai alat ringan sebagai kelanjutan gerak tangan, sehingga alat bergerak karena tubuh bergerak. Peserta yang memperlakukan alat sebagai benda yang dipegang akan menghentikan tangannya sendiri, dan alat langsung terlihat menggantung. Lima alat di bawah punya aturan pegangan dan jalur ayun masing-masing.
Ringkasnya
Alat ringan yang dipakai di kelas senam irama
Pita, alat yang menunjukkan jeda sekecil apa pun
Ujung pita hanya membentuk pola bila tangan bergerak tanpa henti, jadi tangan yang berhenti setengah ketukan langsung terbaca dari ekor pita yang jatuh.
Simpai, alat yang menuntut jarak dan arah tetap
Lingkaran besar memaksa peserta memberi ruang di sekeliling badan, dan putarannya hanya rapi kalau bidang putar dijaga sama sepanjang rangkaian.
Bola, alat yang tidak boleh digenggam
Bola ditahan di telapak terbuka, sehingga peserta belajar memindahkan benda memakai gerak lengan dan badan, tanpa mengandalkan jari mencengkeram.
Gada, alat yang memisahkan kerja dua tangan
Sepasang gada menuntut kanan dan kiri mengerjakan pola yang berbeda pada hitungan yang sama, dan alat inilah yang biasanya terasa berat bagi pemula.
Tali, alat yang menyatukan hitungan kaki dan tangan
Putaran tali menetapkan kapan lompatan kecil harus terjadi, sehingga kaki dipaksa tunduk pada hitungan yang sedang dipegang tangan.
Memilih alat pertama untuk peserta baru
Simpai dan bola lazim dipakai lebih dulu karena jalur ayunnya lebar dan kesalahannya mudah dilihat, sementara gada dan pita menunggu rangkaian dasar utuh.
Penyesuaian sesi senam untuk peserta hamil dan peserta lanjut usia
Sebelum bagian ini dibaca lebih jauh, satu hal perlu diletakkan di depan. Peserta yang sedang hamil, peserta yang berusia lanjut, peserta dengan keluhan lutut atau punggung, dan peserta yang sedang dalam pengobatan sebaiknya berbicara dengan dokter atau tenaga kesehatan yang menanganinya sebelum sesi pertama dijadwalkan. Pelatih senam menyusun gerak, dan keputusan boleh atau belum boleh berolahraga berada di tangan tenaga kesehatan.
Setelah izin itu ada, penyesuaiannya bersifat teknis dan dikerjakan sejak rangkaian ditulis. Untuk peserta hamil, gerak yang mengharuskan berbaring telentang lama, gerak melompat, dan gerak memutar badan tajam diganti dengan langkah menyamping, ayunan lengan, dan gerak keseimbangan yang berpegangan pada sandaran kursi. Jangkauan gerak dikecilkan seiring perubahan titik berat badan.
Untuk peserta lanjut usia, seluruh rangkaian dijalankan pada jalur berbenturan rendah, dan tiap gerak berputar diberi titik pegangan. Untuk peserta berkeluhan lutut, gerak menekuk dalam dan mendarat dari ketinggian dicoret, digantikan langkah lebar dan gerak lengan yang lebih panjang. Ketiganya tetap memakai hitungan yang sama, sehingga peserta mengikuti lagu yang sama dengan orang di sebelahnya.
Biaya les senam Surabaya dan yang termasuk di dalam angka itu
Sesi senam privat 60 menit di rumah peserta mulai Rp152.600 per sesi. Angka itu berlaku untuk satu pelatih menemani satu peserta, dan sudah menghitung kedatangan pelatih ke alamat peserta di Surabaya. Ritme yang lazim diambil dua sampai tiga sesi per pekan, sebab rangkaian senam perlu diulang dalam jarak berdekatan supaya hitungannya melekat.
Sesi 90 menit dipakai ketika peserta mulai menyusun rangkaian sendiri, sebab menulis rangkaian lalu mencocokkannya dengan lagu memakan waktu lebih panjang daripada mengulang rangkaian yang sudah jadi. Untuk peserta dewasa, sesi sepanjang itu berada di kisaran Rp303.800 per sesi. Peserta boleh berpindah antara dua panjang sesi selama program berjalan.
Berlatih di co-learning space Edubia menambah Rp15.000 per sesi di atas tarif program, dan tambahan itu ditulis terpisah supaya nominal programnya tetap terbaca apa adanya. Sesi di rumah tidak memungut tambahan tersebut. Alat seperti pita atau simpai dibicarakan lebih dulu dengan tim Edubia, sehingga peserta tahu alat mana yang benar-benar dipakai sebelum memutuskan membeli.
Sesi senam berjalan di alamat peserta, jadi jarak tempuh pelatih menentukan jam berapa sesi bisa dimulai. Pengelompokan di bawah dipakai tim penjadwal ketika mencocokkan pelatih dengan alamat baru, dan peserta boleh menyebut jam yang diinginkan lebih dulu supaya pencocokannya berangkat dari sana.
Detail
Wilayah pelatih senam Edubia di Surabaya dan kota tetangganya
Surabaya Timur, sesi pagi sebelum jam kerja
Gubeng, Sukolilo, Mulyorejo, Rungkut, Tenggilis Mejoyo, dan Gunung Anyar banyak mengambil sesi pukul enam pagi, saat jalan menuju kampus dan perkantoran belum padat.
Surabaya Selatan, sesi sore selepas sekolah
Wonocolo, Jambangan, Gayungan, Wiyung, dan Dukuh Pakis banyak diisi peserta usia sekolah yang menyiapkan penilaian senam irama, jadi sesinya jatuh pada sore hari.
Surabaya Pusat dan Utara, sesi malam
Tegalsari, Genteng, Bubutan, Simokerto, Kenjeran, dan Tambaksari lebih sering memakai jam malam, sebab ruang gerak di rumah baru longgar setelah kegiatan keluarga selesai.
Surabaya Barat, sesi akhir pekan
Lakarsantri, Sambikerep, Tandes, Benowo, Pakal, dan Sukomanunggal banyak mengambil sesi Sabtu dan Minggu pagi, dengan durasi 90 menit karena harinya lebih lapang.
Sidoarjo utara, sesi di luar jam padat
Waru, Gedangan, Buduran, dan Sedati dijangkau pelatih yang berpangkal di Surabaya selatan, dan jam sesinya diatur di luar jam padat jalur utama.
Sidoarjo tengah dan selatan
Sidoarjo, Candi, Sukodono, Wonoayu, Krian, Tulangan, dan Tanggulangin dilayani pelatih yang berdomisili di sekitarnya, sehingga sesi pagi tetap mungkin dijalankan.
Jadwal sesi senam yang menyesuaikan jam bangun peserta
Senam berirama punya sifat yang membedakannya dari banyak les lain: jamnya menempel pada ritme harian peserta. Peserta yang terbiasa bangun pukul setengah lima memilih sesi pagi, dan tubuhnya memang sudah hangat pada jam itu. Peserta yang bekerja bergilir memilih sesi siang atau malam, dan pemanasannya dibuat lebih panjang karena tubuh baru bangun.
Tim Edubia membuka pelayanan tujuh hari sepekan dari pagi pukul tujuh sampai pukul sembilan malam, jadi hampir seluruh pilihan jam itu bisa ditampung. Yang perlu disepakati sejak awal justru jaraknya: dua sesi yang menempel di hari berurutan memberi hasil yang berbeda daripada dua sesi berjarak tiga hari, dan pelatih akan menyarankan jarak yang sesuai dengan usia serta riwayat keluhan peserta.
Bila satu jadwal tabrakan dengan acara keluarga atau tugas kantor, sesinya dipindahkan ke hari lain pada pekan yang sama supaya rangkaian tidak menganggur terlalu lama. Peserta usia sekolah biasanya menaruh sesinya sesudah jam pelajaran, dan orang tua ikut menentukan jam pulang yang aman untuk pelatih datang.
Memulai les senam privat di Surabaya pekan ini
Langkah pertamanya pendek. Sebutkan usia peserta, alamat kecamatan, keluhan lutut atau punggung bila ada, dan jam yang realistis dipertahankan tiap pekan. Empat keterangan itu sudah cukup bagi tim Edubia untuk mencocokkan pelatih yang jam kerjanya bertemu dengan jam peserta, sekaligus memilih tempo pembuka yang aman.
Sesi perkenalan berjalan seperti sesi biasa, hanya saja porsi pemeriksaan di depan lebih panjang. Peserta akan langsung menjalani satu rangkaian pendek pada tempo pelan, sehingga sejak hari pertama ada yang bisa dilatih ulang sendiri di rumah. Rangkaian itu ditulis dan ditinggalkan untuk peserta.
Bila cara pelatih memberi aba-aba ternyata sulit diikuti, sampaikan saja apa adanya. Pelatih bisa diganti tanpa biaya tambahan, dan rangkaian yang sudah berjalan diteruskan pelatih berikutnya memakai catatan tempo yang sama. Peserta di Surabaya maupun Sidoarjo memakai jalur yang sama untuk itu.
Pembagian menit di bawah dipakai untuk sesi 60 menit di rumah peserta. Panjang tiap bagian bergeser sedikit menurut kondisi peserta hari itu, sementara urutannya tetap. Bagian penutup tidak pernah dipotong walaupun sesi dimulai terlambat, sebab bagian itulah yang menentukan bagaimana tubuh terasa besok pagi.
Sorotan
Satu sesi les senam Edubia dari menit pertama sampai menit terakhir
Empat langkah sederhana, dari daftar sampai belajar bareng tutor pilihan.
-
Menit 1 sampai 5, memeriksa keadaan hari itu
Pelatih menanyakan tidur, keluhan baru, dan sisa pegal dari sesi sebelumnya, lalu memutuskan tempo pembuka dan versi gerak yang dipakai hari itu.
-
Menit 5 sampai 15, pemanasan berkecepatan rendah
Langkah di tempat, ayunan lengan, dan putaran sendi besar dijalankan dengan hitungan pelan sampai napas mulai terasa berat tanpa tersengal.
-
Menit 15 sampai 25, mengulang rangkaian pekan lalu
Rangkaian yang sudah dipelajari dijalankan tanpa musik lebih dulu, lalu dengan musik pada tempo sedang, sehingga peserta memastikan urutannya masih melekat.
-
Menit 25 sampai 45, bagian inti dan gerak baru
Satu sampai dua kelompok delapan hitungan yang baru dimasukkan, diulang terpisah, lalu disambung ke rangkaian lama dan dijalankan pada tempo penuh.
-
Menit 45 sampai 55, menurunkan tempo secara bertahap
Gerak dipertahankan tetapi jangkauannya dikecilkan setiap dua kelompok hitungan, sampai peserta berjalan di tempat dengan napas yang sudah teratur kembali.
-
Menit 55 sampai 60, peregangan penutup dan catatan
Peregangan tahan lama dikerjakan pada tungkai, panggul, dan punggung, lalu pelatih menuliskan tempo yang tercapai dan rangkaian yang akan diulang di rumah.
Program Terkait
Les senam sering dipasangkan dengan program berikut
Tanya jawab
Apa saja yang perlu diketahui soal les senam di Surabaya?
Senam jenis apa yang diajarkan di program les senam Surabaya ini?
Senam yang berjalan mengikuti hitungan dan musik: senam kebugaran, senam aerobik, senam irama beserta alat ringannya, dan senam yang disusun untuk kelompok umur tertentu. Program ini tidak membahas senam artistik yang memakai alat besar dan gerak akrobatik.
Berapa biaya les senam privat di Surabaya?
Sesi 60 menit di rumah peserta mulai Rp152.600 per sesi untuk satu pelatih menemani satu peserta. Sesi 90 menit untuk peserta dewasa berada di kisaran Rp303.800 per sesi. Berlatih di co-learning space Edubia menambah Rp15.000 per sesi di atas tarif program.
Kenapa hitungan delapan terus disebut sepanjang kelas senam?
Karena rangkaian senam berirama disusun dalam kelompok delapan ketukan, dan pergantian gerak diletakkan tepat di hitungan pertama kelompok berikutnya. Peserta yang belum bisa membaca pengelompokan itu akan berganti gerak setengah ketukan terlambat, dan seluruh rangkaian bergeser sampai lagu habis.
Saya selalu tertinggal begitu musik dinyalakan. Apakah masih bisa ikut?
Bisa, dan justru itu keadaan yang sering ditemui pelatih pada sesi pertama. Sesi dibuka tanpa musik, hitungan dipindahkan ke tepukan tangan, lalu musik masuk pada tempo pelan. Tempo dinaikkan hanya setelah bentuk gerak bertahan utuh tiga rangkaian berturut-turut.
Bolehkah pemanasan dipersingkat kalau sesi terlanjur dimulai terlambat?
Yang dipendekkan bagian intinya, tidak pemanasan atau pendinginannya. Pemanasan menaikkan suhu otot supaya gerak cepat tidak dikerjakan jaringan yang masih dingin, sementara pendinginan menurunkan denyut secara bertahap. Memotong keduanya memindahkan risikonya ke tubuh peserta.
Apa beda benturan rendah dan benturan tinggi dalam senam?
Gerak berbenturan rendah selalu menyisakan satu telapak menempel lantai, sedangkan gerak berbenturan tinggi memakai saat kedua kaki meninggalkan lantai. Menurunkan benturan tidak berarti menurunkan intensitas: jangkauan langkah diperlebar, ayunan lengan dinaikkan, dan rangkaian diperpanjang sebelum jeda.
Lutut saya nyeri setelah beberapa kali senam. Apa yang biasanya jadi sebabnya?
Dua sikap yang sering ditemukan: tempurung lutut jatuh ke dalam saat mendarat sementara ujung kaki menghadap keluar, dan tungkai yang terkunci lurus ketika telapak menyentuh lantai. Keduanya diulang puluhan kali dalam satu lagu. Nyeri yang menetap perlu diperiksakan ke tenaga kesehatan lebih dulu sebelum sesi dilanjutkan.
Saya sedang hamil. Apakah boleh mengikuti sesi senam ini?
Keputusan boleh atau belum boleh berolahraga berada di tangan dokter atau bidan yang menangani kehamilan Anda, jadi bicarakan lebih dulu dengan mereka. Setelah izin itu ada, pelatih mengganti gerak melompat, gerak memutar tajam, dan posisi berbaring telentang lama dengan langkah menyamping serta gerak keseimbangan berpegangan.
Ibu saya berusia tujuh puluh tahun. Adakah versi rangkaian yang cocok?
Ada. Seluruh rangkaian dijalankan pada jalur berbenturan rendah, tiap gerak berputar diberi titik pegangan berupa sandaran kursi, dan tempo lagunya dipilih yang ketukannya tegas. Sebelum sesi pertama, sebaiknya kondisi jantung dan sendi dipastikan dulu ke tenaga kesehatan yang biasa memeriksa beliau.
Perlukah peserta menyiapkan pita atau simpai sendiri sebelum mulai?
Tidak perlu di awal. Bulan pertama dan kedua berjalan tanpa alat karena rangkaian dasar harus utuh lebih dulu. Alat mana yang akan dipakai dibicarakan dengan tim Edubia menjelang bulan ketiga, sehingga peserta tahu ukuran dan jenisnya sebelum memutuskan membeli.
Ruang tamu saya sempit. Apakah sesi senam tetap bisa berjalan di rumah?
Ruang selebar dua langkah ke samping dan dua langkah ke depan sudah cukup untuk rangkaian dasar, dan pelatih menyesuaikan lebar gerak dengan ukuran itu. Bila ruangnya lebih sempit lagi, sesi bisa dipindahkan ke co-learning space Edubia dengan tambahan biaya per sesi.
Rumah saya di Sidoarjo. Apakah pelatih senam tetap berangkat ke alamat itu?
Berangkat. Waru, Gedangan, Buduran, dan Sedati dilayani pelatih yang berpangkal di Surabaya selatan, sementara Sidoarjo, Candi, Sukodono, Krian, Wonoayu, dan Tanggulangin dilayani pelatih yang berdomisili di sekitarnya. Jam sesinya diatur di luar jam padat jalur utama.
Setelah berapa pekan satu rangkaian senam bisa dijalankan tanpa dituntun hitungan?
Dengan dua sesi per pekan, rangkaian dua kelompok delapan hitungan biasanya berjalan tanpa aba-aba pada pekan kedua. Rangkaian empat baris pada tempo lagu aslinya lazimnya tercapai di bulan kedua. Peserta yang mengulang sepuluh menit di rumah tiap hari mencapainya lebih cepat.
Bagaimana kalau cara pelatih memberi aba-aba sulit saya ikuti?
Sampaikan apa adanya ke tim Edubia. Pelatih bisa diganti tanpa biaya tambahan, dan rangkaian yang sudah berjalan diteruskan pelatih berikutnya memakai catatan tempo yang sama, sehingga peserta tidak mengulang dari hitungan pertama.
Bisakah sesi senam dijalankan online tanpa pelatih datang ke rumah?
Bisa, dengan syarat kamera diletakkan cukup jauh sehingga seluruh badan terlihat dari ujung kaki sampai kepala. Koreksi arah lutut dan tinggi panggul memerlukan pandangan penuh. Peserta yang baru mengenal hitungan tetap disarankan mengambil beberapa sesi tatap muka lebih dulu.
Apakah anak SD bisa masuk kelas senam irama ini?
Bisa, dan sebagian peserta usia sekolah datang karena penilaian senam irama di sekolahnya. Rangkaiannya dipotong lebih pendek, aba-aba diberi lebih sering, dan alat ringan diperkenalkan lebih cepat karena anak umumnya lebih tertarik memegang simpai atau pita.
Langkah Pertama
Kuasai senam bersama tutor Surabaya
Konsultasi dulu tanpa biaya. Tutor senam di Surabaya menyesuaikan dengan jadwal Anda.
- 2.500+ tutor terverifikasi
- 1.200+ siswa didampingi
- 4,9/5 rating ulasan