4,9/5 · 1.200 ulasan · Dewasa dan Profesional
Les Supply Chain dan Distribusi di Surabaya
Les supply chain dan distribusi Edubia di Surabaya melatih cara menakar persediaan, menetapkan titik pesan ulang, menata gudang, dan menyusun rute pengiriman. Sesi privat 90 menit, dan bahan hitungnya catatan penjualan serta kartu stok Anda sendiri.
Kenalan dulu dengan Les Supply Chain dan Distribusi di Surabaya
Les supply chain dan distribusi Edubia di Surabaya melatih cara menakar persediaan, menetapkan titik pesan ulang, menata gudang, dan menyusun rute pengiriman. Sesi privat 90 menit, dan bahan hitungnya catatan penjualan serta kartu stok Anda sendiri.
Konsultasi dan DaftarSekilas Program
- Lembaga penyelenggara
- Edubia, les privat personal di Surabaya dan kota tetangganya
- Bentuk kelas
- Privat, satu tutor untuk satu peserta, tanpa rombongan
- Durasi sesi
- 90 menit per pertemuan, ritme dasar 4 sesi per bulan
- Biaya
- Mulai Rp303.800 per sesi 90 menit; sesi 120 menit sampai Rp374.600
- Pokok bahasan
- Persediaan, titik pesan ulang, waktu tunggu pemasok, peramalan permintaan, tata gudang, hitung fisik, rute pengiriman, biaya simpan
- Bahan hitung
- Catatan penjualan, kartu stok, dan daftar pemasok milik peserta sendiri
- Tutor pengampu
- Pendamping yang terbiasa mengurus persediaan dan pengiriman barang; penggantian tutor terbuka tanpa biaya tambahan
- Tempat belajar
- Kantor gudang, rumah, co-learning space Edubia, atau online
- Wilayah layanan
- Asemrowo, Tandes, Benowo, Rungkut, Gubeng, sampai Waru dan Gedangan
- Jadwal
- Ditentukan peserta, termasuk jam malam sesudah gudang tutup
- Peserta
- Pemilik usaha dagang, staf gudang, dan pekerja yang berpindah ke bagian logistik
- Sesi pertama
- Pemetaan barang dan pemasok sebelum hitungan apa pun dimulai
Perjalanan Kelas
Perjalanan sesi les dari pemetaan sampai pemantauan
Ritme dasar 4 sesi per bulan membuat satu pokok besar tuntas tiap bulan. Peserta yang mengejar satu masalah tertentu boleh memadatkan, dan urutan di bawah bergeser mengikuti keadaan gudang Anda.
- 01
Pertemuan pertama: membaca catatan yang sudah ada
Pekan 1Tutor membuka catatan penjualan, kartu stok, dan daftar pemasok Anda. Tidak ada hitungan rumit di pertemuan ini; yang dicari adalah gambaran barang apa yang menahan uang.
- 02
Bulan pertama: menetapkan titik pesan ulang
Bulan 1Pemakaian harian dan waktu tunggu dihitung untuk kelompok barang bernilai besar, lalu angkanya ditulis di kartu stok supaya bisa dipakai petugas.
- 03
Bulan kedua: merapikan gudang dan catatan
Bulan 2Penempatan barang disusun ulang menurut jarak jalan petugas, giliran hitung fisik disepakati, dan bentuk kartu stok dirapikan.
- 04
Bulan ketiga: menyusun ramalan pertama
Bulan 3Ramalan bulan berikutnya ditulis sebelum bulan berjalan, disimpan, lalu dibandingkan dengan penjualan nyata pada sesi sesudahnya.
- 05
Bulan keempat: menata rute dan muatan
Bulan 4Daftar tujuan sepekan dipakai menyusun rute baru, dan biaya kirim per unit dihitung sebelum serta sesudah penataan.
- 06
Bulan kelima: memantau ukuran sendiri
Bulan 5Peserta menghitung lima ukuran kinerjanya tanpa dituntun, dan tutor berpindah peran menjadi pemeriksa angka serta teman berdiskusi.
Susunan Materi
Susunan materi les rantai pasok dan distribusi
Tiga belas pokok di bawah menjadi daftar bahan, dan pertemuan pertama menentukan dari mana kelas Anda mulai. Tiap pokok membawa jebakan yang berulang di usaha dagang, berikut cara tutor menanganinya.
- 1
Persediaan sebagai modal yang berhenti
Pertemuan awalYang dibahas. Menghitung nilai rupiah yang tertahan di gudang, memisahkan barang cepat keluar dari barang mengendap, dan membaca umur tiap kelompok barang.
Jebakan umum. Persediaan dianggap kekayaan karena tercatat sebagai aset, sehingga gudang penuh terasa aman padahal uang untuk membayar pemasok justru menipis.
Cara tutor. Tutor menghitung ulang stok Anda dalam rupiah, lalu menaruhnya berdampingan dengan tagihan yang jatuh tempo bulan itu.
- 2
Titik pesan ulang tiap barang
Hitungan intiYang dibahas. Pemakaian harian rata-rata, waktu tunggu pemasok dalam hari, dan angka sisa stok yang menjadi tanda untuk memesan.
Jebakan umum. Pesanan baru dibuat saat rak kosong, sehingga penjualan hilang sepanjang barang masih dalam perjalanan.
Cara tutor. Angka titik pesan ulang ditulis di kartu stok tiap barang supaya petugas gudang bisa bertindak tanpa menunggu keputusan pemilik.
- 3
Persediaan pengaman
Hitungan intiYang dibahas. Menakar cadangan penutup keterlambatan pemasok dan lonjakan permintaan, dihitung terpisah untuk tiap kelompok barang.
Jebakan umum. Cadangan disamakan untuk semua barang, padahal barang bertanggal dan barang lambat laku menuntut perlakuan berbeda.
Cara tutor. Tutor memakai catatan keterlambatan yang benar-benar terjadi di usaha Anda, lalu menetapkan cadangan berbeda untuk tiap kelompok.
- 4
Waktu tunggu pemasok dan sebarannya
PemasokYang dibahas. Mencatat tanggal pesan dan tanggal barang tiba, menghitung selisihnya, lalu melihat rentang antara pengiriman yang cepat dan yang telat.
Jebakan umum. Pemasok dinilai dari rata-rata waktu kirimnya saja, sehingga pemasok yang kadang 4 hari dan kadang 18 hari terbaca sama dengan pemasok yang selalu 11 hari.
Cara tutor. Tabel waktu tunggu tiap pemasok disusun bersama Anda, lalu tutor menunjukkan berapa tambahan cadangan yang ditagih oleh pemasok yang tidak menentu.
- 5
Peramalan permintaan dari data sendiri
PeramalanYang dibahas. Rata-rata bergerak, rata-rata berbobot, dan cara membaca perubahan arah penjualan dari catatan Anda sendiri.
Jebakan umum. Ramalan disusun dari perasaan pasar, sehingga bulan yang ramai terasa akan berulang tanpa satu pun dasar angka.
Cara tutor. Ramalan ditulis lebih dulu, disimpan, lalu dibandingkan dengan penjualan sebenarnya pada sesi bulan berikutnya.
- 6
Pola musiman dan besarnya ramalan meleset
PeramalanYang dibahas. Menarik pola bulanan dari penjualan tahun sebelumnya, menghitung selisih ramalan terhadap kenyataan, dan mengenali arah selisih yang berulang.
Jebakan umum. Meleset dianggap kegagalan, sehingga peramalan ditinggalkan sama sekali padahal yang dituju adalah melesetnya mengecil.
Cara tutor. Selisih tiap bulan dicatat dalam satu lembar, lalu tutor menunjukkan arah berat sebelahnya supaya bisa dikoreksi bulan berikutnya.
- 7
Efek cambuk di jalur pemesanan
LanjutanYang dibahas. Cara ayunan pesanan membesar tiap naik satu tingkat, sebab-sebabnya, dan bentuk peredamnya di usaha berukuran kecil.
Jebakan umum. Lonjakan pesanan dibaca sebagai pertumbuhan pasar, sehingga stok ditambah tepat sebelum permintaan mereda.
Cara tutor. Rekap penjualan mingguan disusun dalam bentuk sederhana yang bisa dibagikan kepada pemasok utama.
- 8
Tata letak gudang
GudangYang dibahas. Penempatan barang cepat keluar dekat pintu, pengelompokan barang sejenis, lebar gang antar-rak, dan tinggi tumpukan yang aman.
Jebakan umum. Rak diisi menurut urutan kedatangan barang, sehingga petugas berjalan bolak-balik untuk pesanan yang sama tiap hari.
Cara tutor. Tutor menghitung jarak jalan petugas untuk sepuluh pesanan terakhir, lalu menyusun ulang penempatan barang berdasarkan angka itu.
- 9
Pencatatan masuk keluar barang
GudangYang dibahas. Bentuk kartu stok, siapa yang mencatat, kapan dicatat, dan cara menelusuri selisih sebelum angkanya diperbaiki.
Jebakan umum. Selisih ditimpa hasil hitung fisik tanpa dicari sebabnya, sehingga kesalahan yang sama berulang pada bulan berikutnya.
Cara tutor. Tiap selisih dicatat berikut dugaan sebabnya, dan sepuluh selisih terakhir dibahas pada sesi bulanan.
- 10
Hitung fisik berkala
GudangYang dibahas. Pilihan antara hitung menyeluruh dan hitung bergilir, penyusunan giliran, dan cara menghitung tanpa menghentikan penjualan sehari penuh.
Jebakan umum. Hitung menyeluruh dijadwalkan setahun sekali, sehingga selisih baru ketahuan sebelas bulan sesudah kejadiannya.
Cara tutor. Sesi les diletakkan sesudah pekan hitung supaya angka yang dibahas masih segar, dan giliran hitung disusun ulang bersama tutor.
- 11
Biaya simpan dan biaya pesan
BiayaYang dibahas. Menyusun daftar biaya menyimpan per bulan, biaya mengurus satu pesanan, dan cara menimbang keduanya untuk menetapkan ukuran pesanan.
Jebakan umum. Harga borongan dikejar tanpa menghitung biaya menyimpan, sehingga potongan harganya habis dimakan sewa gudang dan barang yang lewat tanggal.
Cara tutor. Tutor menghitung biaya simpan per dus per bulan untuk usaha Anda, lalu memakainya menguji tawaran borongan yang sedang Anda pertimbangkan.
- 12
Rute pengiriman dan muatan kendaraan
DistribusiYang dibahas. Pengelompokan tujuan, urutan pemberhentian, penataan muatan menurut urutan turun, dan perhitungan biaya kirim per unit.
Jebakan umum. Kiriman kecil diberangkatkan seketika demi layanan cepat, sehingga biaya per unit membengkak tanpa terlihat di laporan mana pun.
Cara tutor. Daftar tujuan sepekan terakhir dipakai menyusun ulang rute, lalu biaya sebelum dan sesudahnya dihitung berdampingan.
- 13
Ukuran kinerja rantai pasok
PenilaianYang dibahas. Ketepatan pengiriman, perputaran persediaan, ketersediaan barang saat diminta, umur persediaan, dan ketepatan catatan terhadap fisik.
Jebakan umum. Semua ukuran dikejar sekaligus, sehingga perputaran dinaikkan sampai rak sering kosong justru saat pembeli datang.
Cara tutor. Dua ukuran dipilih sebagai sasaran utama tiap tiga bulan, dan sisanya dipantau sekadar supaya tidak memburuk.
Pilihan belajar
Kenapa les privat supply chain dan distribusi lebih efektif di Surabaya?
Les Supply Chain dan Distribusi Privat Edubia
Di tempat pilihan Anda, Surabaya
- Perhatian tutor saat belajar supply chain dan distribusi : Penuh, satu untuk satu
- Materi supply chain dan distribusi disesuaikan level peserta
- Bahan dipilih dari perkakas yang sudah dipakai peserta
- Tutor supply chain dan distribusi bisa diganti tanpa ribet
- Assessment kebutuhan supply chain dan distribusi di awal
- Koreksi langsung saat langkah kerja meleset
Bimbel Supply Chain dan Distribusi Grup
- Perhatian tutor saat belajar supply chain dan distribusi : Terbagi ke banyak peserta
- Materi supply chain dan distribusi disesuaikan level peserta
- Bahan dipilih dari perkakas yang sudah dipakai peserta : Umum
- Tutor supply chain dan distribusi bisa diganti tanpa ribet
- Assessment kebutuhan supply chain dan distribusi di awal
- Koreksi langsung saat langkah kerja meleset : Menunggu giliran
Belajar Supply Chain dan Distribusi Sendiri
- Perhatian tutor saat belajar supply chain dan distribusi : Tanpa pendamping
- Materi supply chain dan distribusi disesuaikan level peserta
- Bahan dipilih dari perkakas yang sudah dipakai peserta : Tergantung sendiri
- Tutor supply chain dan distribusi bisa diganti tanpa ribet
- Assessment kebutuhan supply chain dan distribusi di awal
- Koreksi langsung saat langkah kerja meleset : Tak ada yang memeriksa
Fleksibel
Pilih format les supply chain dan distribusi yang cocok dengan rutinitas Anda
Tutor supply chain dan distribusi datang ke tempat pilihan Anda di Surabaya atau via online. Rencana belajar disusun dari kebutuhan Anda.
Pembeda kami
Nilai lebih paket les supply chain dan distribusi ini
Hitungan berangkat dari data gudang Anda
Tutor membuka catatan penjualan, kartu stok, dan daftar pemasok milik peserta, lalu menghitungnya sampai angkanya bisa dipakai memutuskan pesanan berikutnya.
Sesi menyesuaikan pekan hitung fisik
Pertemuan digeser menjauhi hari hitung gudang dan diletakkan sesudahnya, ketika selisih kartu stok masih segar di ingatan petugas.
Tutor datang ke tempat barang berada
Kantor gudang di Asemrowo, ruko di Rungkut, atau rumah di Gubeng. Peserta yang sedang di luar kota melanjutkan sesi lewat pertemuan online.
Sesi dibuka dari pesanan pekan sebelumnya
Pertemuan dimulai dengan menimbang pesanan yang Anda buat sejak sesi terakhir, sehingga hitungan yang dipelajari langsung diuji pada barang yang benar-benar dibeli.
Biaya sesi terbuka sejak percakapan pertama
Tarif per sesi, tambahan biaya ruang belajar, dan ritme bulanan disebutkan di awal supaya Anda bisa menghitung anggaran sebelum mendaftar.
Cakupan Kelas
Yang tercakup dalam paket les rantai pasok
- Sesi 90 menit di tempat yang Anda tentukan Kantor gudang, rumah, co-learning space Edubia, atau online. Tarif sesi berlaku sama untuk tiap kecamatan yang dijangkau di dalam kota.
- Pemetaan barang dan pemasok pada pertemuan awal Tutor membaca catatan penjualan, kartu stok, dan daftar pemasok Anda sebelum satu rumus pun ditulis di papan.
- Catatan tindak lanjut sesudah tiap pertemuan Satu halaman berisi angka yang disepakati dan pekerjaan yang dibawa peserta ke gudang, dipakai sebagai pembuka pertemuan berikutnya.
- Latihan hitung memakai lembar kerja biasa Seluruh rumus dijalankan di perangkat yang sudah Anda punya, sehingga tidak ada perkakas baru yang harus dipelajari lebih dulu.
- Penyusunan giliran hitung bersama petugas gudang Pembagian barang ke dalam giliran mingguan disusun langsung dengan orang yang nanti menjalankannya, supaya jadwalnya bertahan sesudah kelas selesai.
- Pendampingan menulis ramalan sebelum bulan berjalan Peserta menulis perkiraan penjualan lebih dulu, menyimpannya, lalu membandingkannya dengan angka nyata pada sesi bulan berikutnya bersama tutor.
- Peninjauan rute dengan daftar tujuan sepekan Alamat pengiriman tujuh hari terakhir dipakai menata ulang pengelompokan, urutan berhenti, dan susunan muatan kendaraan Anda.
- Pemantauan lima angka kinerja tiap bulan Ketepatan pengiriman, perputaran persediaan, ketersediaan barang, umur stok, dan ketepatan catatan dicatat berdampingan sejak sesi awal.
- Hak mengganti pendamping saat kelas berjalan Berlaku tanpa tambahan tarif bila tutor yang datang kurang cocok dengan barang yang Anda tangani. Peserta cukup menyebutkan jenis barangnya kembali.
Poin utama
Apa yang kami pastikan sebelum menugaskan tutor supply chain dan distribusi?
Yang sudah kami siapkan begitu Anda memutuskan mulai belajar supply chain dan distribusi.
Tutor supply chain dan distribusi datang ke tempat pilihan Anda
Toko, kantor, kafe, co-learning space partner di Surabaya, atau sesi online: pilih yang searah dengan hari kerja Anda.
Rating tutor Edubia 4,9 dari 1.200 ulasan
Angka itu dihitung dari ulasan peserta yang sudah menjalani sesi bersama tutor Edubia.
Garansi ganti tutor
Kalau cara mengajarnya belum cocok, tutor supply chain dan distribusi diganti tanpa biaya tambahan.
Kecocokan
Peserta yang cocok dengan kelas rantai pasok ini
Peserta yang cocok
- Pemilik usaha dagang yang modalnya tertahan di stok sementara barang laris justru kosong
- Staf gudang yang baru diminta memutuskan jumlah dan waktu pemesanan
- Pekerja yang berpindah dari penjualan atau keuangan ke bagian logistik
- Pengelola distributor kecil dengan armada dua sampai lima kendaraan
- Pemilik toko daring yang barangnya berangkat ke luar pulau lewat pelabuhan
- Peserta yang sudah menyimpan catatan penjualan enam bulan ke belakang
Apa yang dipelajari di les supply chain dan distribusi
Barang yang menumpuk di gudang adalah uang yang sudah keluar dan belum kembali. Selama dus itu diam di rak, ia menagih sewa tempat, listrik, tenaga penjaga, dan bunga atas modal yang terpakai membelinya. Rak yang kosong saat pembeli datang menagih hal lain: penjualan yang sudah di depan mata menguap, dan pembeli itu belum tentu kembali pekan berikutnya. Setiap keputusan pemesanan duduk di antara dua kerugian tersebut.
Kelas privat ini melatih cara menakar jarak antara keduanya memakai angka yang sudah Anda punya. Catatan penjualan tiga bulan terakhir, kartu stok yang tergantung di rak, dan daftar pemasok berikut tanggal kirimnya sudah cukup untuk memulai hitungan pertama.
Surabaya menajamkan penakaran itu. Kota ini pintu keluar masuk barang bagi wilayah timur Indonesia, dan pergudangan menyebar di pinggiran seperti Asemrowo, Tandes, dan Benowo, lalu menyeberang ke Waru serta Gedangan. Kiriman ke luar pulau menunggu keberangkatan kapal, sehingga waktu tunggu pembeli jauh mengikuti tanggal berlayar, sementara jarak tempuh berpengaruh lebih kecil.
Tutor Edubia datang ke tempat barang itu berada. Sesi berjalan di ruang kantor gudang Anda, di rumah, di co-learning space Edubia, atau online ketika Anda sedang di luar kota.
Enam pokok di bawah dipelajari berurutan, dan tiap pokok memakai angka usaha Anda sebagai contohnya. Tutor memulai dari persediaan karena di situlah uang mengendap, lalu bergerak ke keputusan pemesanan, peramalan, gudang, dan pengiriman. Peserta yang sudah rapi pada satu pokok boleh melompat, dan urutannya disusun ulang pada pertemuan awal sesudah tutor membaca catatan Anda.
Uraian
Enam pokok bahasan di kelas privat rantai pasok
Persediaan sebagai modal yang diam
Menghitung berapa rupiah tertahan di rak bulan ini, memisahkan barang cepat keluar dari barang yang mengendap, lalu menimbang mana yang layak ditahan.
Tanda kapan pesanan berikutnya dibuat
Menetapkan sisa stok yang menjadi aba-aba untuk memesan lagi, dihitung dari pemakaian harian dikalikan waktu tunggu pemasok.
Persediaan pengaman yang wajar
Menakar cadangan penutup keterlambatan pemasok dan lonjakan permintaan, tanpa membuat gudang penuh oleh barang menganggur.
Perkiraan permintaan dari catatan penjualan
Membaca penjualan beberapa bulan ke belakang, mengenali pola musiman Jawa Timur, dan mengukur seberapa jauh perkiraan meleset.
Tata gudang dan hitung fisik
Menempatkan barang cepat keluar dekat pintu, merapikan kartu stok, dan menyusun giliran hitung fisik yang tidak menghentikan penjualan.
Rute pengiriman dan muatan
Mengelompokkan tujuan yang berdekatan, mengurutkan pemberhentian, dan menata muatan supaya bongkar tidak mengacak isi bak.
Cara tutor menghitung biaya persediaan bersama Anda
Biaya menyimpan barang jarang muncul sebagai satu baris di catatan keuangan, sehingga ia mudah terlewat. Padahal ia nyata: sewa gudang per meter persegi, listrik pendingin, tenaga yang menjaga dan menghitung, susut karena lembap dan hewan pengerat, serta bunga atas uang yang terkunci di barang. Sesi pertama tentang biaya dipakai menyusun daftar itu untuk usaha Anda, lalu membaginya ke tiap dus supaya kelihatan berapa mahal satu barang duduk sebulan.
Di seberangnya berdiri biaya memesan. Tiap pesanan menghabiskan waktu mengurus, biaya kirim masuk, dan waktu memeriksa barang datang. Dua biaya ini bergerak berlawanan arah. Memesan banyak sekaligus menurunkan biaya memesan sambil menaikkan biaya menyimpan, sementara memesan sedikit tetapi sering melakukan kebalikannya. Tutor melatih Anda menimbang keduanya untuk barang yang benar-benar Anda jual, dimulai dari sepuluh barang bernilai besar di catatan penjualan.
Dua biaya lain sering luput sepenuhnya: barang rusak dan barang lewat tanggal. Tumpukan yang terlalu tinggi memecahkan kemasan bawah, penanganan kasar saat bongkar menyobek karton, dan barang bertanggal yang terdorong ke belakang rak berakhir dibuang. Ketiganya dicatat sebagai kerugian di akhir tahun, padahal sebabnya keputusan pemesanan berbulan-bulan sebelumnya.
Sesi ditutup oleh satu lembar hitung sederhana yang Anda bawa pulang: berapa rupiah tertahan di gudang bulan ini, dan berapa yang sebenarnya sudah cukup.
Rincian
Yang Anda dapat dari les privat rantai pasok Edubia
Setiap butir di bawah lahir dari catatan gudang peserta sendiri.
Lembar hitung titik pesan ulang
Satu lembar berisi pemakaian harian, waktu tunggu, dan angka pemesanan ulang untuk tiap barang yang Anda tangani.
Kartu stok yang bisa dipercaya
Bentuk pencatatan masuk keluar yang sanggup dijalankan petugas gudang setiap hari, lengkap dengan cara menelusuri selisih.
Giliran hitung fisik yang tidak menutup toko
Jadwal hitung bergilir per kelompok barang, dengan barang yang sering selisih masuk giliran lebih rapat.
Tabel waktu tunggu tiap pemasok
Rekap tanggal pesan dan tanggal tiba selama beberapa bulan, dipakai menakar cadangan yang wajar untuk tiap pemasok.
Lima ukuran kinerja yang dipantau bulanan
Ketepatan pengiriman, perputaran persediaan, ketersediaan barang, umur stok, dan ketepatan catatan terhadap fisik.
Rencana rute untuk armada kecil
Pengelompokan tujuan dan urutan pemberhentian yang bisa dibaca sopir tanpa penjelasan panjang tiap pagi.
Titik pesan ulang dan persediaan pengaman di kelas
Kesalahan yang berulang di banyak usaha dagang bentuknya sederhana: pesanan baru dibuat ketika rak sudah kosong. Padahal barang butuh waktu untuk sampai, dan selama menunggu itulah penjualan hilang. Titik pesan ulang menjawabnya dengan satu angka per barang, yaitu sisa stok yang menjadi tanda untuk memesan lagi.
Hitungannya berangkat dari pemakaian harian rata-rata, diambil dari catatan penjualan beberapa bulan ke belakang, lalu dikalikan waktu tunggu pemasok dalam hari. Barang yang keluar 20 dus sehari dari pemasok yang mengirim dalam 7 hari sudah menagih 140 dus tersisa saat pesanan dibuat. Angka itu belum menutup apa pun yang meleset.
Persediaan pengaman menutup sisanya. Ia cadangan untuk dua hal yang tidak bisa dipesan: permintaan yang tiba-tiba ramai dan pemasok yang telat. Semakin sering pemasok meleset dari janjinya, semakin tebal cadangan yang masuk akal. Cadangan terlalu tebal mengunci uang, sedangkan cadangan terlalu tipis mengosongkan rak. Tutor melatih Anda memilih titik yang wajar untuk tiap barang memakai catatan keterlambatan yang benar-benar terjadi di usaha Anda.
Sesudah angkanya jadi, langkah berikutnya ringan. Titik pesan ulang ditulis di kartu stok tiap barang, dan petugas gudang boleh memesan tanpa menunggu rapat. Keputusan yang tadinya menumpuk di meja pemilik berpindah ke angka yang bisa dibaca siapa saja.
Kemajuan di rantai pasok kelihatan dari angka, dan angka itu ditarik dari catatan yang sudah Anda simpan. Tutor menetapkan lima ukuran pada pertemuan awal, mencatat posisinya hari itu, lalu memeriksanya kembali tiap bulan bersama Anda. Ukuran yang bergerak ke arah yang keliru dibahas lebih dulu daripada yang sudah baik, sebab di situlah pelajaran berikutnya berada.
Sorotan
Ukuran yang dipakai tutor menilai kemajuan peserta
Ketepatan pengiriman ke pelanggan
Berapa bagian dari pesanan yang sampai pada tanggal yang dijanjikan dengan isi lengkap.
Perputaran persediaan setahun
Berapa kali stok habis dan terisi ulang dalam setahun. Angka rendah menandakan uang mengendap di rak.
Ketersediaan barang saat diminta
Berapa bagian dari permintaan yang bisa dilayani langsung dari stok tanpa membuat pembeli menunggu.
Umur persediaan di gudang
Berapa hari rata-rata satu dus duduk di rak sebelum keluar. Barang bertanggal dipantau terpisah.
Ketepatan catatan terhadap fisik
Selisih antara kartu stok dan hasil hitung fisik, dihitung per barang supaya sebabnya bisa ditelusuri.
Peramalan permintaan yang dilatih tiap sesi
Ramalan permintaan sering dianggap tebak-tebakan, padahal bahannya sudah tersimpan di mesin kasir dan buku penjualan Anda. Latihannya berangkat dari yang sederhana: rata-rata penjualan beberapa bulan terakhir, lalu rata-rata yang memberi bobot lebih besar kepada bulan terbaru supaya perubahan pasar cepat terbaca.
Sesudah itu masuk pola musiman. Penjualan di Jawa Timur bergerak mengikuti kalender yang bisa ditebak: bulan puasa dan Lebaran, tahun ajaran baru, akhir tahun, serta musim hujan yang mengubah barang apa yang dicari orang. Pola itu ditarik dari penjualan tahun-tahun sebelumnya di usaha Anda sendiri, sehingga angkanya berpijak pada pembeli Anda.
Bagian yang jarang diajarkan justru yang menentukan: ramalan selalu meleset, dan yang bisa dikelola adalah besarnya meleset. Selisih antara ramalan dan penjualan nyata dicatat tiap bulan, lalu dirata-ratakan. Kalau selisihnya selalu condong ke satu arah, ramalan Anda berat sebelah. Condong ke atas melahirkan tumpukan, sedangkan condong ke bawah melahirkan rak kosong dan pesanan darurat yang biaya kirimnya mahal.
Tutor menutup pokok ini dengan satu kebiasaan murah: ramalan bulan depan ditulis sebelum bulan berjalan, disimpan, lalu dibandingkan dengan penjualan sebenarnya pada sesi bulan berikutnya. Tiga bulan menjalankannya sudah cukup untuk melihat sebesar apa Anda biasa meleset.
Efek cambuk yang dibahas tutor di sesi lanjutan
Ada gejala yang muncul di hampir semua jalur pemesanan berlapis, dan namanya efek cambuk. Bentuknya begini: pembeli akhir menaikkan pembelian sedikit saja, pengecer memesan lebih banyak daripada kenaikan itu karena takut kehabisan, distributor menambah lagi untuk cadangannya sendiri, dan pabrik di ujung melihat lonjakan yang jauh melampaui kenaikan aslinya. Ayunan itu membesar tiap kali naik satu tingkat.
Penyebabnya bisa disebut satu per satu. Pesanan dikirim dalam jumlah besar sekali waktu demi menghemat biaya kirim, sehingga pemasok membaca permintaan sebagai lonjakan yang tersendat, padahal penjualan di toko berjalan rata. Promosi yang muncul mendadak menarik pembelian bulan depan ke bulan ini, lalu meninggalkan bulan depan yang sepi. Lalu tiap tingkat menebak permintaan tingkat di bawahnya, sebab angka penjualan sebenarnya tidak pernah dibagikan ke atas.
Peredamnya dilatih pada sesi lanjutan. Angka penjualan nyata dibagikan kepada pemasok utama dalam bentuk sederhana, misalnya rekap mingguan satu halaman. Pesanan dipecah lebih kecil dan lebih sering ketika biaya kirimnya memungkinkan. Rencana promosi diberitahukan lebih awal supaya pemasok berhenti membaca lonjakannya sebagai perubahan permanen.
Bagi pemilik usaha di Surabaya yang memesan dari pabrik di kota lain, perubahan kecil ini sering menurunkan jumlah pesanan darurat, dan pesanan darurat itulah yang biaya kirimnya berlipat.
Waktu belajar orang yang mengurus barang jarang rapi. Ada pekan hitung fisik, ada hari kiriman besar datang, ada akhir bulan saat tagihan menumpuk. Jadwal sesi disusun mengikuti irama itu, dan peserta boleh menggeser pertemuan selama memberi tahu sehari sebelumnya. Empat pilihan tempat di bawah boleh dicampur dalam satu bulan yang sama.
Yang perlu diketahui
Tempat dan jadwal sesi les di Surabaya
Kantor gudang tempat barang berada
Pilihan peserta yang ingin tutor melihat langsung susunan rak, jalur bongkar, dan kartu stok yang dipakai sehari-hari.
Rumah di Surabaya dan sekitarnya
Tutor datang ke rumah di kecamatan seperti Gubeng, Rungkut, dan Wonokromo, sampai menyeberang ke Waru serta Gedangan.
Co-learning space Edubia
Dua ruang belajar di Tambaksari dan Wonocolo, dengan tambahan Rp15.000 per sesi di luar tarif kelas.
Sesi online saat Anda di luar kota
Berkas penjualan dibuka bersama di layar, dan hitungannya berjalan sama seperti pertemuan tatap muka.
Sesi les yang memakai gudang Anda di Rungkut atau Waru
Gudang mengajarkan hal yang tidak muncul di lembar kerja. Tutor yang duduk di kantor gudang bisa melihat kenapa satu barang selalu selisih saat dihitung, kenapa petugas berjalan jauh untuk mengambil barang yang keluar tiap hari, dan kenapa kiriman sore selalu terlambat berangkat.
Tata letak dibahas sebagai pekerjaan, dengan aturan yang sederhana. Barang cepat keluar didekatkan ke pintu supaya jarak jalan petugas pendek. Barang berat ditaruh di rak bawah. Barang sejenis dikumpulkan supaya pengambilan berhenti berpindah-pindah sisi. Gang antar-rak dijaga cukup lebar untuk troli penuh, sebab gang sempit melahirkan kemasan sobek.
Pencatatan dibahas berikutnya. Tiap barang masuk dan keluar dicatat pada hari yang sama, berikut nama orang yang mencatatnya. Selisih antara kartu stok dan barang di rak ditelusuri sebabnya sebelum angkanya diperbaiki, sebab menimpa angka begitu saja membuat sebabnya berulang bulan depan.
Hitung fisik dijadwalkan ulang bersama tutor. Menghitung seluruh gudang sekaligus menghentikan penjualan sehari penuh, sehingga banyak usaha memilih hitung bergilir: sebagian barang dihitung tiap pekan, dan barang yang sering selisih masuk giliran lebih rapat. Sesi les sengaja tidak diletakkan pada hari hitung fisik, dan justru ditaruh sesudahnya supaya angka yang dibahas masih segar di ingatan petugas.
Pengiriman terlihat seperti urusan sopir sampai biayanya dihitung per barang. Sesi tentang distribusi memakai daftar tujuan Anda sepekan terakhir, jarak kasar antar-titik, dan kapasitas kendaraan yang tersedia. Empat pekerjaan di bawah dilatih berurutan, dan hasilnya satu rencana rute yang bisa dibaca sopir tanpa penjelasan panjang.
Ringkasnya
Rute pengiriman yang disusun bersama tutor
Mengelompokkan tujuan yang berdekatan
Alamat di Rungkut dan Tenggilis Mejoyo digabung pada hari yang sama, sementara Benowo dan Pakal masuk hari lain.
Mengurutkan pemberhentian dalam satu rit
Urutan disusun supaya kendaraan berhenti mengulang arah yang sudah dilewati, dengan jam padat Surabaya ikut dihitung.
Menata muatan menurut urutan turun
Muatan yang turun lebih dulu diletakkan dekat pintu bak, dan beratnya disebar supaya kendaraan tetap stabil.
Menimbang penggabungan kiriman kecil
Biaya tetap tiap perjalanan terbagi ke lebih sedikit barang, sehingga kiriman kecil yang sering terasa mahal per unit.
Biaya les privat supply chain per sesi
Satu sesi les privat supply chain dan distribusi mulai Rp303.800 untuk pertemuan 90 menit di tempat Anda, dengan ritme dasar 4 sesi per bulan. Panjang 90 menit dipilih karena satu putaran hitungan persediaan jarang selesai lebih cepat: membaca catatan penjualan, menghitung pemakaian harian, lalu menetapkan titik pesan ulang untuk sekelompok barang menuntut waktu duduk yang utuh.
Peserta yang ingin memadatkan pembahasan boleh mengambil sesi 120 menit, dan tarifnya naik sampai Rp374.600 per sesi. Angka itu berlaku untuk pertemuan di rumah, di kantor gudang, atau di tempat lain yang Anda tentukan di dalam kota. Belajar di co-learning space Edubia menambah Rp15.000 per sesi, dihitung terpisah dari tarif kelas.
Perbandingan biaya untuk durasi dan ritme lain bisa Anda hitung sendiri lewat kalkulator biaya sebelum menghubungi tim. Penggantian tutor terbuka tanpa biaya tambahan bila pendamping yang datang kurang mengenal jenis barang Anda, dan pokok yang sedang dikerjakan diteruskan oleh penggantinya.
Pendaftaran serta pemilihan jadwal berjalan lewat halaman pendaftaran Edubia, dan tim menghubungi Anda kembali untuk memastikan alamat gudang serta jam yang cocok.
Siapa yang cocok mengambil kelas rantai pasok ini?
Tiga bentuk peserta berulang di kelas ini, dan ketiganya datang membawa pertanyaan berbeda.
Pemilik usaha dagang biasanya datang dengan keluhan yang mirip: uang habis di stok sementara barang yang laku justru kosong. Gudangnya penuh oleh barang yang bergerak pelan, dibeli karena harga borongan terasa murah waktu itu. Untuk peserta ini, pertemuan awal dipakai memisahkan barang yang benar-benar menghasilkan dari barang yang menahan modal.
Staf gudang yang baru naik jabatan datang dengan pertanyaan lain. Ia sudah paham fisik barang, tetapi keputusan berapa yang dipesan dan kapan baru saja diserahkan kepadanya. Sesi untuk peserta ini bertumpu pada hitungan titik pesan ulang, catatan waktu tunggu pemasok, dan cara menyusun alasan pemesanan supaya bisa dijelaskan dalam rapat.
Kelompok ketiga adalah pekerja yang berpindah dari penjualan atau keuangan ke bagian logistik. Istilah bagian barunya terasa asing, dan angka yang diminta berbeda dari angka yang biasa ia susun. Kelas dimulai dari kosakata kerja sehari-hari, lalu naik ke hitungan, supaya rapat bagian berhenti terasa berbahasa lain.
Peserta yang mengurus barang milik perusahaan lain dan peserta yang mengurus barang sendiri duduk di kelas yang sama, dengan angka yang berbeda.
Pendaftaran umumnya selesai dalam 1 sampai 5 hari kerja, dan sesi pertama bisa berjalan pada pekan yang sama. Sebelum tutor datang, tim Edubia menanyakan tiga hal: jenis barang yang Anda tangani, berapa pemasok yang aktif, dan siapa yang hari ini memutuskan pemesanan. Ketiga jawaban itu menentukan pendamping mana yang dicocokkan dan dari pokok mana kelas Anda dimulai.
Poin penting
Langkah mendaftar les rantai pasok di Surabaya
Empat langkah sederhana, dari daftar sampai belajar bareng tutor pilihan.
-
Kirim gambaran usaha dan barangnya
Sebutkan jenis barang, jumlah pemasok aktif, dan tempat gudang berada. Keterangan singkat sudah cukup pada tahap ini.
-
Pilih jadwal dan tempat sesi
Tentukan hari, jam, dan tempat: kantor gudang, rumah, co-learning space Edubia, atau online. Sebutkan pekan hitung fisik supaya sesi tidak berbenturan.
-
Terima pendamping yang dicocokkan Edubia
Tim memilihkan tutor yang terbiasa dengan barang sejenis. Peserta tidak perlu menyeleksi sendiri satu per satu.
-
Jalani sesi pemetaan barang dan pemasok
Sembilan puluh menit pertama dipakai membaca catatan penjualan, kartu stok, dan daftar pemasok Anda tanpa hitungan rumit.
-
Sepakati ritme sesi berikutnya
Ritme dasar 4 sesi per bulan. Peserta yang mengejar satu masalah tertentu boleh memadatkan menjadi dua pertemuan tiap pekan.
Program Terkait
Les supply chain dan distribusi sering dipasangkan dengan program berikut
Tanya jawab
Masih ragu soal les supply chain dan distribusi? Ini jawabannya
Saatnya Bertindak
Jadwalkan sesi supply chain dan distribusi pertama Anda
Tutor supply chain dan distribusi bisa diganti kalau belum cocok. Konsultasinya gratis, keputusannya tetap di tangan Anda.
4,9/5 · 1.200 ulasan peserta di Surabaya