4,9/5 · 1.200 ulasan · Semua Tingkat
Les Anggar di Surabaya
Les anggar Edubia menempatkan satu murid dengan satu pelatih di lintasan lurus, dari kuda-kuda en garde sampai memilih floret, epee, atau sabre. Sesi 90 menit, pelatih datang ke rumah di Surabaya, perlengkapan latihan disiapkan peserta.
Kenalan dulu dengan Les Anggar di Surabaya
Les anggar Edubia menempatkan satu murid dengan satu pelatih di lintasan lurus, dari kuda-kuda en garde sampai memilih floret, epee, atau sabre. Sesi 90 menit, pelatih datang ke rumah di Surabaya, perlengkapan latihan disiapkan peserta.
Konsultasi dan DaftarYang Perlu Diketahui
- Nama program
- Les anggar privat Edubia, wilayah Surabaya
- Bentuk belajar
- Satu murid ditemani satu pelatih, di rumah atau di ruang belajar mitra
- Pelatih anggar
- Berlatar pemain floret, epee, atau sabre; dicarikan Edubia sesuai usia peserta dan senjata yang ingin didalami
- Biaya per sesi
- Mulai Rp171.500 untuk jenjang sekolah dasar, Rp190.400 jenjang sekolah menengah pertama, Rp209.300 jenjang sekolah menengah atas
- Durasi sesi
- 90 menit, terbagi pemanasan, kerja kaki, kerja bilah, latihan jarak, dan latih tanding
- Jumlah peserta
- 1 orang per sesi
- Materi latihan
- Kuda-kuda en garde, maju mundur, lunge, jarak bertarung, tipuan, tangkisan dan balasan, aturan prioritas, serta sistem penilaian elektronik
- Senjata yang dipelajari
- Floret, epee, dan sabre; satu senjata didalami sesudah bulan pertama
- Perlengkapan
- Masker, jaket, pelindung dada, sarung tangan, bilah latihan, kotak penilaian, dan kabel badan disiapkan peserta; rinciannya disepakati sebelum sesi pertama
- Jadwal
- 1 sampai 2 sesi tiap pekan, sore hari kerja atau pagi akhir pekan
- Tempat latihan
- Jalur lurus 6 sampai 8 meter di rumah, atau ruang belajar mitra di Tambaksari dan Wonocolo dengan tambahan Rp15.000 per sesi
- Wilayah layanan
- 31 kecamatan Surabaya, ditambah Waru, Gedangan, Sedati, dan Buduran di Sidoarjo
- Jenjang peserta
- Anak mulai usia 8 tahun, remaja, serta orang dewasa pemula
- Penggantian pelatih
- Tutor bisa diganti tanpa biaya tambahan bila kecocokannya kurang sesudah beberapa sesi
Yang termasuk
Yang sudah termasuk dalam biaya les anggar per sesi
- Sesi 90 menit satu murid satu pelatih · Seluruh waktu dipakai satu murid, dari pemanasan sampai catatan penutup.
- Ukuran masker, jaket, dan pelindung dada · Diukur pelatih pada sesi pembuka, lalu perlengkapannya disiapkan peserta menurut catatan itu.
- Panduan memilih bilah latihan berujung tumpul · Panjang bilah menyesuaikan tinggi badan; anak memakai bilah pendek yang lebih ringan.
- Pemakaian kotak penilaian dan kabel badan · Dipakai pada sesi berlampu memakai perangkat yang disiapkan peserta, termasuk latihan memasang serta memeriksa sambungannya.
- Perjalanan pelatih ke alamat rumah · Sudah tertanam di tarif per sesi untuk alamat di dalam wilayah layanan Surabaya.
- Pengukuran ruang latihan di rumah · Panjang jalur, permukaan lantai, dan tinggi langit-langit diperiksa pada sesi pembuka.
- Catatan sesi lewat WhatsApp · Dikirim pada hari yang sama, berisi kemajuan, bagian yang diulang, dan latihan mandiri.
- Hak mengganti tutor tanpa biaya tambahan · Berlaku kapan pun kecocokan gaya melatih dirasa kurang, tanpa memotong sisa sesi.
Perjalanan latihan
Dari sesi pengukuran sampai kelas anggar lanjutan
Kecepatan tiap murid berbeda, dan patokan di bawah diambil dari ritme dua sesi tiap pekan. Murid yang berlatih sekali sepekan bergeser mundur kira-kira setengah tahap.
- 01
Sesi pembuka: pengukuran dan pengenalan alat
Pekan pertamaTinggi badan, panjang lengan, dan tangan dominan dicatat. Masker dipasangkan, tiga senjata diperkenalkan, dan panjang ruang latihan di rumah diukur.
- 02
Bulan pertama: kuda-kuda dan langkah
4 sampai 8 sesiSebagian besar waktu jatuh ke kerja kaki tanpa bilah. Murid berlatih maju mundur mengikuti ketukan dan mulai mengenal lunge pendek.
- 03
Bulan kedua dan ketiga: bilah dan jarak
8 sampai 24 sesiTangkisan, balasan, dan tipuan masuk. Murid berlatih berpasangan dengan pelatih, dan jarak mulai diatur tanpa melihat kaki lawan.
- 04
Bulan keempat sampai keenam: memilih satu senjata
Pilihan senjataPelatih mengusulkan floret, epee, atau sabre berdasarkan catatan sesi. Latihan menyempit ke aturan senjata itu, termasuk sasaran sahnya.
- 05
Bulan ketujuh sampai kedua belas: sesi berlampu
Penilaian elektronikKotak penilaian dipakai rutin. Murid terbiasa memasang kabel badan sendiri dan membaca keputusan dari nyala lampu berikut urutan geraknya.
- 06
Sesudah satu tahun: kelas anggar lanjutan
LanjutanPorsi latih tanding bertambah, catatan pelatih membahas kebiasaan lawan, dan murid yang berminat mulai disiapkan untuk pertandingan antarklub.
Fleksibel
3 format kelas anggar di Edubia
Sesi anggar berjalan di lapangan yang disepakati di Surabaya, dengan porsi latihan penunjang yang bisa dikerjakan di rumah peserta.
Cara kami bekerja
Apa yang kami pastikan sebelum menugaskan tutor anggar?
Ringkasan singkat sebelum Anda menanyakan jadwal dan biaya les anggar.
Perkembangan anggar dicatat tiap sesi
Sesudah pertemuan wali menerima catatan singkat: materi yang dibahas, sejauh mana latihannya berjalan, dan sasaran pertemuan berikutnya.
Satu tutor untuk satu siswa
Seluruh jam sesi anggar tertuju pada satu orang, jadi pertanyaan sekecil apa pun terjawab saat itu juga.
Garansi ganti tutor
Kalau cara mengajarnya belum cocok, tutor anggar diganti tanpa biaya tambahan.
Kecocokan
Sebelum mengambil kelas anggar privat
Peserta yang cocok
- Anak mulai usia delapan tahun yang sudah sanggup mengikuti hitungan pelatih selama satu menit penuh.
- Remaja yang mencari olahraga menantang dengan benturan rendah dan porsi berpikir yang besar.
- Orang dewasa pemula yang ingin bergerak teratur tanpa beban benturan pada lutut dan bahu.
- Murid yang rumahnya punya jalur lurus sepanjang 6 meter atau lebih, di carport, teras, maupun koridor.
- Peserta yang sudah pernah mencoba anggar di sekolah dan ingin memperdalam satu senjata.
- Murid klub yang butuh sesi tambahan berlampu untuk menyiapkan pertandingan antarklub.
Kekuatan program
Yang membuat les anggar kami beda
Ukuran perlengkapan anggar dicek di sesi pembuka
Masker, jaket, sarung tangan, dan bilah latihan disiapkan peserta, dan pelatih mengukur badan murid lebih dulu supaya belanjanya tepat sekali jalan.
Masker diperiksa sebelum bilah diangkat
Jaring, tali belakang, dan kepala bilah dicek berdua dengan murid. Pemeriksaan ini masuk daftar pelajaran, dan murid ikut mengerjakannya.
Sesi 90 menit dengan porsi kaki yang tetap
Kerja kaki mendapat 20 menit di tiap sesi, sekalipun murid meminta lebih banyak latih tanding. Porsi itu yang menahan kemandekan di bulan ketiga.
Lintasan dadakan di carport atau lorong rumah
Anggar butuh ruang memanjang, dan 6 sampai 8 meter lurus sudah cukup. Pelatih mengukurnya di sesi pembuka sebelum jadwal pekanan disepakati.
Tutor bisa diganti kapan saja
Kecocokan gaya melatih menentukan betah tidaknya murid. Bila kurang klop, penggantinya dicarikan dan catatan latihan lama diteruskan.
Catatan latihan dikirim pada hari yang sama
Isinya bagian yang membaik, bagian yang diulang pekan depan, dan pekerjaan rumah tanpa alat berupa latihan langkah lima menit.
Bukti kepercayaan
4,9 /5
nilai dari 1.200 ulasan wali yang sudah menjalani
- 1-on-1
- satu tutor satu siswa
- 2.500+
- tutor terverifikasi
- 1.200+
- siswa didampingi
Kenapa privat
Cara belajar anggar mana yang cocok untuk Anda di Surabaya?
Les Anggar Privat Edubia
Ke rumah di Surabaya
- Perhatian tutor saat belajar anggar : Penuh, satu untuk satu
- Materi anggar disesuaikan level siswa
- Belajar anggar di tempat Anda, Surabaya
- Latihan mandiri anggar yang terarah
- Jadwal menyesuaikan rutinitas di Surabaya
- Tutor anggar bisa diganti tanpa ribet
Bimbel Anggar Grup
- Perhatian tutor saat belajar anggar : Terbagi ke banyak siswa
- Materi anggar disesuaikan level siswa
- Belajar anggar di tempat Anda, Surabaya
- Latihan mandiri anggar yang terarah : Seragam
- Jadwal menyesuaikan rutinitas di Surabaya : Kelas terjadwal
- Tutor anggar bisa diganti tanpa ribet
Belajar Anggar Sendiri
- Perhatian tutor saat belajar anggar : Tanpa pendamping
- Materi anggar disesuaikan level siswa
- Belajar anggar di tempat Anda, Surabaya
- Latihan mandiri anggar yang terarah : Cari sendiri
- Jadwal menyesuaikan rutinitas di Surabaya
- Tutor anggar bisa diganti tanpa ribet
Susunan Materi
Susunan materi les anggar dari sesi pembuka sampai sesi berlampu
Urutan di bawah dipakai pelatih Edubia sebagai patokan, lalu digeser mengikuti tinggi badan, panjang lengan, dan senjata yang akhirnya dipilih murid. Tiap bagian menyebut jebakan yang khas dan cara pelatih menanganinya di lintasan.
- 1
Kuda-kuda en garde
Bulan pertamaYang dibahas. Kaki membentuk sudut siku, lutut menekuk, punggung tegak, dan berat badan terbagi rata di kedua kaki.
Jebakan umum. Pemula menegakkan lutut supaya terasa nyaman, lalu kehilangan setengah detik setiap kali perlu bergerak.
Cara tutor. Pelatih menahan hitungan sepuluh detik di kuda-kuda, lalu meminta murid berangkat maju tanpa mengangkat badan lebih dulu.
- 2
Maju dan mundur
Bulan pertamaYang dibahas. Langkah pendek yang menjaga jarak kedua kaki tetap sama, dengan tumit belakang yang tidak pernah menempel penuh.
Jebakan umum. Kaki belakang menyusul terlalu jauh sehingga kuda-kuda menyempit, dan lunge sesudahnya menjadi pendek.
Cara tutor. Latihan mengikuti ketukan, dengan garis lakban di lantai sebagai penanda lebar langkah yang benar.
- 3
Lunge dan pemulihan
Bulan pertamaYang dibahas. Dorongan kaki belakang, lengan yang lurus lebih dulu, lalu kembali ke kuda-kuda dalam satu hitungan.
Jebakan umum. Murid meluruskan kaki depan lebih dulu, badan terjatuh ke depan, dan pemulihannya lambat.
Cara tutor. Urutannya dipecah tiga: lengan, kaki, kembali. Tiap bagian dihitung terpisah sebelum disambung menjadi satu gerakan.
- 4
Jarak bertarung
Bulan keduaYang dibahas. Mengenali jangkauan sendiri dan jangkauan lawan, lalu menjaga selisih satu langkah dari batas itu.
Jebakan umum. Pemain memandang bilah lawan dan lupa membaca kakinya, padahal jarak berubah karena kaki.
Cara tutor. Latihan bayangan berpasangan tanpa menyentuh bilah, dengan pelatih yang mengubah tempo tanpa aba-aba.
- 5
Tangkisan dan balasan
Bulan keduaYang dibahas. Mendorong bilah lawan keluar sasaran, lalu membalas pada hitungan yang sama.
Jebakan umum. Tangkisannya terlalu lebar, sasaran sendiri jadi terbuka, dan balasannya datang terlambat.
Cara tutor. Pelatih membatasi gerak tangkisan memakai sasaran kecil, lalu menghitung jeda antara tangkisan dan balasan.
- 6
Tipuan
Bulan ketigaYang dibahas. Gerakan yang sengaja dibuat menyerupai serangan supaya lawan menangkis ke arah yang keliru.
Jebakan umum. Tipuan dibuat terlalu cepat, lawan tidak sempat bereaksi, dan tipuannya kehilangan gunanya.
Cara tutor. Tempo tipuan dilatih pada dua kecepatan: lambat untuk memancing, cepat untuk menutup serangan.
- 7
Aturan prioritas serangan
Floret dan sabreYang dibahas. Siapa yang berhak atas angka ketika dua lampu menyala hampir bersamaan di floret dan sabre.
Jebakan umum. Murid mengira lampu yang menyala lebih dulu selalu menang, padahal wasit membaca urutan gerak.
Cara tutor. Latih tanding dihentikan tiap kejadian, dan murid menjelaskan urutannya sendiri sebelum pelatih memberi keputusan.
- 8
Permainan epee tanpa prioritas
EpeeYang dibahas. Seluruh tubuh sah, sentuhan serentak memberi angka untuk kedua pemain, dan sasaran terdekat adalah tangan.
Jebakan umum. Peserta menyerang badan dari jarak jauh, lalu tangannya tersentuh lebih dulu di tengah jalan.
Cara tutor. Latihan sasaran pergelangan, ditambah kebiasaan mundur satu langkah sesudah menyerang.
- 9
Sistem penilaian elektronik
Sesi berlampuYang dibahas. Kabel badan, gulungan kabel, kotak penilaian, dan cara warna lampu membedakan sentuhan sah dari yang di luar sasaran.
Jebakan umum. Kabel yang longgar membuat lampu diam, lalu murid mengira gerakannya yang salah.
Cara tutor. Pemasangan dan pengecekan kabel dijadikan rutinitas pembuka sebelum sesi berlampu dimulai.
Les anggar privat Edubia, dari kuda-kuda sampai latih tanding
Anggar adalah olahraga bela diri bersenjata yang dimainkan di lintasan lurus sepanjang 14 meter dengan lebar 1,5 meter. Dua pemain berhadapan di garis yang sama, maju dan mundur, lalu berusaha menyentuhkan ujung bilah ke bagian tubuh yang sah menurut senjata yang mereka pakai. Setiap sentuhan tercatat oleh sistem penilaian elektronik, dan wasit memutuskan dengan membaca nyala lampu berikut urutan gerakan yang mendahuluinya.
Program les anggar Edubia menempatkan satu murid dengan satu pelatih di lintasan itu. Pelatih datang ke rumah, sementara masker, jaket, sarung tangan, bilah latihan, dan kotak penilaian disiapkan peserta dan berada di luar tarif sesi; daftar barangnya dibicarakan bersama tim Edubia sebelum sesi pertama dijadwalkan. Sesi pembuka dipakai untuk mengukur tinggi badan, panjang lengan, dan menentukan tangan dominan, sebab ketiganya memutuskan ukuran alat serta sisi kuda-kuda.
Sesudah itu latihan berjalan dalam pola yang tetap: pemanasan, kerja kaki, kerja bilah, lalu latih tanding pendek yang dijeda pembahasan. Murid di Gubeng, Sukolilo, dan Wonokromo umumnya berlatih di carport atau lorong rumah yang dikosongkan sebentar, sedangkan yang ruangnya sempit memilih ruang belajar mitra Edubia.
Anggar memakai tiga senjata, dan tiap senjata melahirkan permainan yang berbeda. Aturan sasarannya berbeda, cara angka dihitung berbeda, dan watak pemain yang nyaman memakainya pun berbeda. Pelatih Edubia memperkenalkan ketiganya pada bulan pertama, lalu mengarahkan murid ke satu senjata yang cocok dengan tubuh serta tabiat mainnya.
Sorotan
Tiga senjata anggar yang dipelajari murid kelas privat
Floret, sasaran badan dan aturan prioritas
Sasaran sah hanya badan, dari bahu sampai pangkal paha, dan cuma ujung bilah yang menghasilkan angka. Ada aturan prioritas serangan yang menentukan siapa berhak atas angka ketika dua lampu menyala hampir bersamaan. Floret melatih ketelitian ujung bilah serta kesabaran menunggu giliran menyerang.
Epee, seluruh tubuh sah tanpa prioritas
Setiap bagian tubuh memberi angka, termasuk pergelangan, paha, dan punggung kaki. Aturan prioritas tidak berlaku di sini, sehingga siapa yang lebih dulu menyentuh mendapat angka, dan sentuhan yang terjadi serentak memberi angka untuk kedua pemain sekaligus. Epee nyaman bagi murid yang tenang dan senang mengatur jarak.
Sabre, pinggang ke atas dan sisi bilah ikut sah
Sasarannya seluruh tubuh dari pinggang ke atas, kepala dan lengan termasuk di dalamnya. Selain ujung, sisi bilah juga dihitung, sehingga serangan datang lebih cepat daripada dua senjata lain. Sabre memakai aturan prioritas dan menuntut kaki yang ringan serta keputusan singkat.
Memilih satu senjata sesudah bulan pertama
Murid berpostur tinggi yang sabar sering nyaman di epee, sedangkan yang lincah dan cepat bosan biasanya menikmati sabre. Floret dipakai banyak klub sebagai pintu masuk sebab aturannya melatih urutan gerak yang tertib. Pelatih mencatat kecenderungan itu selama empat sesi awal.
Prioritas serangan, bagian yang pelatih uraikan pelan-pelan
Aturan prioritas serangan adalah hal yang membingungkan pemula floret dan sabre. Dua lampu bisa menyala hampir bersamaan, sementara hanya satu pemain yang menerima angka. Wasit menentukannya dengan membaca urutan gerak: siapa yang lebih dulu meluruskan lengan sambil bergerak maju memegang prioritas, dan lawan wajib menangkis dulu untuk merebutnya.
Di kelas privat, pelatih memecah aturan itu menjadi tiga pertanyaan yang diucapkan keras-keras setiap kali latih tanding dihentikan. Siapa yang mulai, apakah serangan itu tertangkis, dan siapa yang membalas sesudah tangkisan. Murid diminta menjawab sendiri sebelum pelatih memberi keputusan, dan cara itu lebih cepat menempel daripada penjelasan panjang di awal sesi.
Epee tidak memakai aturan tersebut, dan di situ letak kesulitannya yang lain. Tanpa prioritas, murid mudah tergoda menyerang lebih dulu tanpa melindungi tangan. Pelatih menahan kebiasaan itu lewat latihan sentuhan ke pergelangan lawan, gerakan kecil yang mengajarkan bahwa jarak lebih menentukan daripada kecepatan.
Kerja kaki di kelas anggar pemula dan alasan pelatih menahan tempo
Anggar terlihat seperti permainan tangan, dan justru kaki yang menentukan hasilnya. Kuda-kuda en garde menempatkan lutut menekuk, punggung tegak, dan berat badan terbagi rata di kedua kaki, sehingga pemain sanggup berangkat maju atau mundur tanpa jeda. Dari sana lahir tiga gerakan pokok: maju, mundur, dan lunge, yaitu dorongan panjang yang membawa ujung bilah sampai ke sasaran.
Murid yang menganggap kerja kaki membosankan biasanya berhenti berkembang di bulan ketiga. Tangannya makin cepat, sementara ia selalu berada di jarak yang keliru, sehingga serangannya kurang panjang atau justru terlalu dekat. Gejalanya khas: ia unggul saat lawan diam di tempat, lalu kehilangan angka begitu lawan mulai mundur teratur.
Karena itu pelatih Edubia menahan tempo pada dua bulan pertama. Porsi kaki tidak pernah dipotong, sekalipun murid meminta lebih banyak latih tanding. Ukurannya sederhana dan bisa dilihat orang tua yang menonton dari teras: lutut tidak naik turun saat maju mundur, dan pemulihan sesudah lunge kembali ke kuda-kuda dalam satu hitungan.
Jarak bertarung yang dilatih di tiap sesi anggar
Jarak adalah bahasa kedua dalam anggar. Pemain yang menguasainya sanggup berdiri sedikit di luar jangkauan lawan, membiarkan serangan datang, lalu membalas ketika lawan kehilangan keseimbangan. Latihannya dilakukan berpasangan: pelatih maju mundur dengan tempo yang berubah-ubah, murid diminta menjaga selisih langkah yang sama tanpa melihat kaki lawan.
Di atas jarak berdiri dua percakapan yang membuat anggar menarik. Yang pertama tipuan, yaitu gerakan yang sengaja dibuat menyerupai serangan supaya lawan menangkis ke arah yang keliru. Yang kedua tangkisan dan balasan, pasangan gerak ketika bilah lawan didorong keluar sasaran lalu dibalas pada hitungan yang sama.
Keduanya berjalan dua arah. Lawan yang sudah membaca tipuan akan menunggu, dan murid harus mengubah rencananya di tengah gerakan. Pelatih melatihnya lewat permainan kecil: tiga tipuan berturut-turut, lalu satu serangan sungguhan pada waktu yang tidak diberi aba-aba. Murid yang terbiasa membaca kebiasaan lawan lebih cepat matang begitu masuk latih tanding.
Yang perlu diketahui
Yang didapat murid di kelas anggar privat Edubia
Kelas privat membuat satu setengah jam latihan benar-benar dipakai satu murid, tanpa antre giliran memegang bilah atau menunggu barisan bergerak.
Daftar perlengkapan anggar disusun pelatih
Masker, jaket, sarung tangan, dan bilah latihan disiapkan peserta, dan pelatih menuliskan ukuran serta spesifikasinya lebih dulu supaya belanjanya tidak meleset.
Kotak penilaian dipakai saat latih tanding
Sesi berlampu memakai kotak penilaian dan kabel badan yang pengadaannya dibicarakan lebih dulu, sehingga murid terbiasa membaca nyala lampu sejak awal.
Ukuran alat menyesuaikan tubuh murid
Panjang bilah dan ukuran sarung tangan dicocokkan dengan tinggi badan serta lebar telapak, terutama untuk peserta usia sekolah dasar.
Catatan sesi dikirim ke orang tua
Tiap sesi ditutup catatan singkat berisi bagian yang membaik dan bagian yang diulang, dikirim lewat WhatsApp pada hari yang sama.
Tutor bisa diganti tanpa biaya tambahan
Kalau gaya melatih terasa kurang cocok sesudah beberapa sesi, murid boleh meminta pengganti dan sisa sesi berjalan seperti biasa.
Jadwal mengikuti kegiatan sekolah
Sesi bisa digeser ke pagi akhir pekan bagi murid yang sore harinya sudah terisi kegiatan sekolah atau ekstrakurikuler lain.
Perlengkapan anggar yang disiapkan peserta sebelum sesi pertama
Perlengkapan anggar terbagi dua: yang menempel di badan dan yang menghubungkan pemain ke sistem penilaian. Kelompok pertama berisi masker berjaring logam, jaket berbahan tebal, pelindung dada, sarung tangan untuk tangan yang memegang bilah, celana selutut, dan kaus kaki tinggi. Kelompok kedua berisi kabel badan, gulungan kabel, serta kotak penilaian yang menyalakan lampu ketika sentuhan sah terjadi.
Pada floret dan sabre ada satu lapis tambahan berupa rompi logam yang disebut lame. Rompi itu menghantarkan listrik dan menandai batas sasaran, sehingga lampu hanya menyala ketika ujung bilah mengenai bidang yang benar.
Seluruh barang di atas disiapkan peserta, dan pelatih membantu menyusun urutannya supaya pengeluaran tiga sampai enam bulan pertama bisa dicicil. Yang biasanya dibeli lebih dulu adalah sarung tangan, sebab ia menempel di tangan dan cepat berbau bila dipakai bergantian. Sepatu menyusul kemudian, dipilih yang solnya rata serta tidak licin. Masker dan bilah sendiri umumnya dibeli sesudah murid mantap pada satu senjata, kira-kira setengah tahun sesudah sesi pembuka.
Daftar perlengkapan anggar tetap sama dari pekan ke pekan, dan tiap barang punya alasannya sendiri. Seluruhnya disiapkan peserta, lalu diperiksa pelatih sebelum sesi dimulai, termasuk pada sesi di Rungkut dan Lakarsantri.
Ringkasnya
Perlengkapan yang perlu tersedia di rumah tiap sesi anggar
Masker berjaring logam
Menutup wajah dan kepala, ditopang tali belakang yang bisa dikencangkan. Masker diperiksa sebelum dipakai, dan yang jaringnya penyok ditarik dari pemakaian.
Jaket dan pelindung dada
Jaket berbahan tebal menutup badan sampai pangkal paha. Pelindung dada dipakai peserta perempuan dan pemula, dipasang di balik jaket.
Sarung tangan untuk tangan bersenjata
Hanya satu tangan yang bersarung. Bagian pergelangannya panjang supaya celah antara lengan jaket dan telapak tertutup rapat.
Bilah latihan berujung tumpul
Ujungnya berkepala datar dan berlapis, dibuat melengkung saat menyentuh sasaran sehingga tekanan terbagi. Bilah yang bengkok permanen diluruskan atau diganti.
Kotak penilaian dan kabel badan
Kotak kecil bertenaga baterai yang menyalakan lampu ketika rangkaian tersambung. Kabelnya dicek sebelum sesi sebab sambungan yang longgar membuat lampu diam.
Keamanan latihan dan pemeriksaan masker sebelum sesi dimulai
Anggar termasuk olahraga dengan catatan cedera yang rendah, dan alasannya terletak pada perlengkapannya. Bilah latihan berujung tumpul dan dirancang melengkung ketika menyentuh badan, jaket menahan tekanan, dan masker menutup seluruh wajah. Aturan pertandingan pun menolak menghitung sentuhan di luar sasaran, sehingga tidak ada dorongan untuk mengenai bagian yang kurang terlindung.
Karena itu pemeriksaan alat menjadi bagian pelajaran, dan murid ikut melakukannya. Sebelum sarung tangan dipakai, murid diajak melihat tiga hal: jaring masker yang harus rapat tanpa penyok, tali belakang masker yang harus kencang, dan kepala bilah yang harus utuh berlapis.
Ada dua aturan yang berlaku di semua sesi Edubia. Pertama, bilah tidak pernah diangkat sebelum kedua orang memakai masker. Kedua, latih tanding berhenti seketika ketika ada barang yang terlepas, termasuk tali sepatu. Orang tua yang ingin menonton dari dekat diminta berdiri di sisi lintasan, di luar jangkauan lunge.
Berapa panjang ruang yang dibutuhkan untuk sesi anggar di rumah?
Anggar menuntut ruang yang memanjang, sementara lebarnya cukup sekitar dua meter. Lintasan resmi berukuran 14 meter kali 1,5 meter, sedangkan latihan di rumah sudah berjalan baik pada jalur lurus sepanjang 6 sampai 8 meter. Bentuk itu lebih mudah ditemukan daripada dugaan banyak orang: carport, garasi yang mobilnya dikeluarkan sebentar, teras samping, atau ruang keluarga yang mejanya digeser ke dinding.
Tiga hal diperiksa pelatih pada sesi pembuka. Permukaan lantai sebaiknya rata dan tidak licin, sebab lunge berhenti mendadak dan sol sepatu perlu menahan. Tinggi langit-langit menjadi perhatian khusus bagi murid sabre, yang bilahnya kerap terangkat di atas kepala. Sudut ruangan dikosongkan sejauh satu langkah mundur penuh supaya pemulihan tidak terhambat.
Rumah bertingkat di Mulyorejo dan Gunung Anyar sering memakai koridor lantai dasar, sedangkan rumah di kawasan padat seperti Sawahan lebih nyaman memakai halaman belakang. Kalau ruang lurus yang tersedia kurang panjang, sesi dapat dipindah ke ruang belajar mitra Edubia di Tambaksari atau Wonocolo dengan tambahan Rp15.000 per sesi, sesudah panjang ruangnya diukur lebih dulu.
Pelatih anggar berangkat ke alamat murid dengan kendaraan sendiri, sehingga jangkauan ditentukan waktu tempuh. Lima kelompok wilayah di bawah adalah tempat sesi anggar Edubia rutin berjalan.
Detail
Wilayah les anggar yang dijangkau pelatih Edubia
Timur kota
Gubeng, Sukolilo, Mulyorejo, Rungkut, dan Tenggilis Mejoyo. Rumah di kawasan ini banyak yang punya carport memanjang, bentuk yang cocok untuk latihan kaki.
Pusat dan selatan kota
Tegalsari, Genteng, Wonokromo, Gayungan, Jambangan, dan Dukuh Pakis. Sebagian murid di sini memilih sesi pagi akhir pekan sebab jalanan sore hari padat.
Barat kota
Lakarsantri, Sambikerep, Wiyung, Tandes, dan Benowo. Perumahan berhalaman belakang di kawasan ini sering dipakai sebagai lintasan dadakan.
Utara kota
Kenjeran, Tambaksari, Bulak, Semampir, dan Krembangan. Ruang belajar mitra Edubia di Tambaksari menjadi pilihan bagi rumah yang jalur lurusnya pendek.
Sidoarjo utara
Waru, Gedangan, Sedati, Buduran, dan Taman. Waktu tempuh dari sisi selatan Surabaya masih wajar, dan jadwal sore hari tetap terbuka.
Biaya les anggar per sesi di Surabaya
Biaya les anggar Edubia dihitung per sesi 90 menit, dan tarifnya mengikuti jenjang peserta. Murid jenjang sekolah dasar mulai Rp171.500 per sesi. Jenjang sekolah menengah pertama berada di Rp190.400 per sesi, sedangkan jenjang sekolah menengah atas di Rp209.300 per sesi. Angka itu sudah mencakup perjalanan pelatih ke alamat rumah di Surabaya, dan perlengkapan latihan berada di luarnya.
Satu hal membedakan anggar dari kebanyakan program les: daftar perlengkapannya panjang dan harganya tidak kecil. Masker, jaket, dua bilah, kotak penilaian, serta gulungan kabel disiapkan peserta, dan pengadaannya dibicarakan bersama tim Edubia sebelum sesi pertama. Pelatih membantu memilih ukuran serta menyusun urutan belanja supaya biayanya tersebar dari bulan ke bulan.
Kalau sesi dipindah ke ruang belajar mitra Edubia, ada tambahan Rp15.000 per sesi untuk pemakaian ruang. Latihan di rumah sendiri bebas dari tambahan itu. Jumlah sesi per bulan serta cara pembayaran dibahas lewat WhatsApp sebelum jadwal pekanan disepakati.
Jadwal latihan anggar dan cara menggeser sesi
Jadwal anggar di Edubia disusun pekanan, umumnya satu sampai dua sesi tiap pekan. Murid usia sekolah biasanya mengambil sore hari kerja atau pagi akhir pekan, sedangkan peserta dewasa lebih banyak memilih malam. Satu sesi tetap 90 menit, dan jarak antar sesi sebaiknya tidak lewat dari lima hari supaya kerja kaki tidak kembali kaku.
Penggeseran jadwal punya satu tuntutan khas yang lahir dari alatnya. Pelatih perlu memuat masker, jaket, bilah, serta kotak penilaian ke kendaraan sebelum berangkat, dan pengaturan ulang yang disampaikan sehari sebelumnya memberi waktu untuk itu. Pemberitahuan mendadak di hari yang sama tetap ditampung, dengan catatan pelatih mungkin sudah dalam perjalanan menuju alamat lain.
Musim hujan menambah satu pertimbangan lagi. Jaket dan sarung tangan yang basah perlu dikeringkan sebelum dipakai peserta berikutnya, jadi sesi pada hari berhujan deras kadang digeser satu jam. Perubahan semacam itu disampaikan lewat WhatsApp, dan sesi yang batal karena cuaca dijadwalkan ulang tanpa hangus.
Catatan penting
Cara Edubia memilihkan pelatih anggar untuk tiap murid
Peserta tidak memilih pelatih sendiri. Kami mencocokkan empat hal berikut lebih dulu, baru nama pelatihnya dikirim kepada orang tua atau kepada peserta dewasa.
Senjata yang dikuasai pelatih
Pelatih sabre dan pelatih epee melatih dengan tekanan yang berbeda, jadi kami mencocokkan senjata yang ingin didalami dengan latar bermain pelatihnya.
Pengalaman melatih usia peserta
Melatih anak sembilan tahun menuntut kesabaran memecah gerakan menjadi hitungan pendek, sedangkan peserta dewasa lebih cepat menerima penjelasan teknis.
Wilayah dan waktu tempuh
Pelatih yang berdomisili dekat menekan risiko keterlambatan, terutama untuk sesi sore hari di jalur padat Surabaya bagian tengah.
Pengalaman menyetel kotak penilaian
Pelatih yang terbiasa menyetel kotak penilaian dan memeriksa kabel badan sanggup langsung menjalankan sesi berlampu, dan itu berarti banyak bagi murid yang menyiapkan pertandingan.
Hak mengganti tutor
Kalau kecocokannya kurang sesudah beberapa sesi, tutor bisa diganti tanpa biaya tambahan, dan catatan latihan lama diteruskan kepada pelatih baru.
Kelas anggar untuk orang dewasa yang baru memulai
Sebagian peserta anggar Edubia baru memegang bilah pada usia tiga puluhan atau empat puluhan. Anggar cukup ramah untuk itu sebab beban benturannya rendah dan tempo latihannya diatur pelatih. Yang biasanya perlu penyesuaian adalah pergelangan tangan yang kaku sesudah bertahun-tahun bekerja di depan papan ketik, serta pinggul yang belum terbiasa menahan kuda-kuda menekuk.
Untuk peserta dewasa, pelatih memendekkan lunge pada bulan pertama dan menambah porsi pelemasan. Latih tanding tetap ada sejak awal, dengan set pendek serta jeda yang lebih panjang. Banyak yang menikmati bagian membaca lawan, sebab di situ anggar terasa seperti catur yang dijalankan memakai kaki.
Jadwal malam pada hari kerja adalah pilihan yang lazim di kawasan Tegalsari dan Wonocolo, sedangkan sesi pagi akhir pekan terbuka bagi Anda yang jam kerjanya panjang. Kalau ruang di rumah terbatas, pelatih mengukur dulu lalu menawarkan pemakaian ruang belajar mitra.
Kelas anggar anak dan remaja yang perlu diketahui orang tua
Usia delapan tahun adalah titik masuk yang lazim untuk anggar, dan kesiapan anak Anda lebih menentukan daripada angka usianya. Ia siap ketika sudah sanggup menahan kuda-kuda selama satu menit dan mengikuti hitungan pelatih tanpa kehilangan perhatian. Sebelum itu, latihan biasanya diisi permainan langkah serta keseimbangan tanpa bilah.
Perlengkapan untuk anak berukuran lebih kecil, dan pelatih menunjukkan ukuran masker anak beserta bilah pendek yang cocok sebelum keluarga membelinya. Bobot bilah latihan anak sekitar setengah bilah dewasa, sehingga pergelangan tangannya tidak cepat lelah. Orang tua yang menonton diminta berdiri di sisi lintasan, kira-kira dua langkah di luar jangkauan lunge.
Untuk remaja, latihan bergerak lebih cepat menuju aturan prioritas dan latih tanding penuh. Banyak murid seusia itu mulai tertarik pada pertandingan antarklub, dan pelatih menyiapkannya lewat sesi berlampu yang meniru tekanan pertandingan sungguhan. Catatan tiap sesi dikirim ke orang tua pada hari yang sama, berisi bagian yang membaik dan pekerjaan rumah tanpa alat, misalnya latihan langkah lima menit di lorong rumah.
Kelas lanjutan dan jalur pertandingan pelajar
Sesudah kira-kira satu tahun berlatih tetap, murid biasanya sudah memegang satu senjata, memahami aturan prioritas, dan sanggup menjaga jarak melawan lawan yang bergerak. Di titik itu isi kelas lanjutan bergeser: porsi latih tanding bertambah, catatan pelatih mulai membahas kebiasaan lawan, dan latihan kaki berpindah ke pola yang lebih panjang.
Pertandingan pelajar di Indonesia berjalan bertingkat, dari pertandingan antarklub, lalu ajang pelajar tingkat kota dan provinsi. Pendaftarannya ditempuh lewat klub atau sekolah, sedangkan pelatih Edubia menyiapkan sisi latihannya: sesi berlampu, simulasi set sampai lima angka, dan kebiasaan memeriksa alat sebelum naik lintasan.
Murid yang belum berniat bertanding tetap punya tempat di kelas lanjutan. Sebagian melanjutkan sebab menikmati kebugarannya, sebagian lagi sebab senang membaca permainan lawan. Pelatih menyesuaikan porsi latihan mengikuti tujuan yang disepakati di awal, dan tujuan itu boleh berubah kapan saja.
Panjang sesi baku Edubia untuk anggar adalah 90 menit. Durasi itu dipilih karena kerja kaki menuntut pemanasan yang tidak boleh dipotong, sementara latih tanding baru berguna sesudah bilah terasa ringan di tangan. Berikut urutan yang dipakai pelatih pada sesi reguler.
Poin penting
Urutan satu sesi latihan anggar 90 menit
Empat langkah sederhana, dari daftar sampai belajar bareng tutor pilihan.
-
Pemanasan dan pelemasan pergelangan, 10 menit
Lari kecil di tempat, putaran bahu, lalu pelemasan pergelangan tangan. Bagian pergelangan diberi porsi khusus sebab hampir semua gerakan bilah berangkat dari sana.
-
Kerja kaki tanpa bilah, 20 menit
Kuda-kuda en garde, maju mundur, dan lunge dijalankan tanpa memegang senjata supaya murid merasakan berat badannya sendiri. Pelatih menghitung ketukan dan membetulkan lutut yang jatuh ke dalam.
-
Kerja bilah berpasangan, 20 menit
Pelatih memegang bilah sebagai sasaran hidup, murid melatih lengan lurus, tangkisan, dan balasan. Porsi inilah yang membuat gerakan berubah menjadi otomatis.
-
Latihan jarak dan tipuan, 15 menit
Murid berlatih membaca kapan lawan masuk jangkauan, memancing tangkisan dengan tipuan, lalu memindahkan ujung bilah ke sisi yang terbuka.
-
Latih tanding pendek, 20 menit
Set singkat sampai lima angka, dijeda tiap kali ada keputusan yang perlu dibahas. Di sinilah aturan prioritas diuji dalam keadaan sesungguhnya.
-
Pendinginan dan catatan sesi, 5 menit
Peregangan ringan, lalu pelatih menulis catatan singkat berisi bagian yang membaik, bagian yang diulang pekan depan, dan pekerjaan rumah tanpa alat.
Pendaftaran berjalan lewat formulir daring, dan sesi pembuka selalu dipakai untuk mengukur badan serta ruang latihan di rumah.
Lebih dekat
Cara mendaftar les anggar dan isi sesi pertama
Empat langkah sederhana, dari daftar sampai belajar bareng tutor pilihan.
-
Isi formulir pendaftaran
Sebutkan usia peserta, kecamatan tempat tinggal, dan hari yang biasanya kosong. Kalau sudah punya senjata pilihan, tulis juga; kalau belum, bagian itu boleh dilewati.
-
Obrolan singkat lewat WhatsApp
Tim Edubia menanyakan tinggi badan, tangan yang dominan, serta ada tidaknya riwayat cedera lutut atau bahu. Tiga hal itu menentukan pelatih yang dicarikan.
-
Pelatih dicarikan dan jadwal disepakati
Kami memilihkan pelatih yang jam terbangnya cocok dengan usia peserta dan yang waktu tempuhnya masuk akal, lalu jadwal pekanan disepakati bersama.
-
Sesi pengukuran dan pengenalan alat
Sesi pembuka berisi pengukuran, pemasangan masker, pengenalan tiga senjata, dan pengecekan panjang ruang di rumah. Latih tanding belum masuk pada sesi ini.
-
Catatan sesi dan penyesuaian
Sesudah tiga sampai empat sesi, pelatih mengusulkan satu senjata untuk didalami. Kalau gaya melatihnya kurang cocok, tutor bisa diganti tanpa biaya tambahan.
Program Terkait
Peserta les anggar juga menanyakan program ini
Tanya jawab
Sebelum daftar les anggar, apa yang perlu ditanyakan?
Mulai Sekarang
Waktunya serius dengan les anggar
Satu langkah kecil: konsultasi kebutuhan anggar. Sisanya biar kami yang siapkan.
4,9/5 · 1.200 ulasan wali di Surabaya