Lompat ke konten utama

4,9/5 · 1.200 ulasan · Pemula sampai Lanjutan

Les Dance di Surabaya

Les dance Edubia di Surabaya adalah les privat tari yang dimulai dengan mengenali tubuh peserta sebelum gaya tarinya dipilih. Sesi 60 menit, dua kali sepekan, tutor datang ke rumah. Biaya mulai Rp112.900 per sesi.

4,9/5 1.200 ulasan
2.500+ tutor terverifikasi
1.200+ siswa didampingi
1-on-1 satu tutor satu siswa
Les Dance di Surabaya

Les Dance di Surabaya itu seperti apa?

Les dance Edubia di Surabaya adalah les privat tari yang dimulai dengan mengenali tubuh peserta sebelum gaya tarinya dipilih. Sesi 60 menit, dua kali sepekan, tutor datang ke rumah. Biaya mulai Rp112.900 per sesi.

Konsultasi dan Daftar

Rincian Layanan

Lembaga penyelenggara
Edubia, les privat personal di Kota Surabaya dengan area layanan sampai Kabupaten Sidoarjo
Format Sesi
Satu tutor untuk satu peserta, di rumah peserta atau di co-learning space Edubia
Durasi sesi
60 menit untuk sesi reguler, 90 menit untuk peserta yang sedang menyiapkan tampil
Ritme belajar
8 sesi per bulan sebagai ritme dasar, setara dua pertemuan tiap pekan
Cakupan pelajaran
Postur, titik berat badan, rentang gerak sendi, hitungan delapan, hafalan urutan gerak, pemanasan dan pendinginan
Pilihan gaya tari
Balet, tari tradisional Jawa Timur, tari jalanan, tari modern, tari berpasangan, dance kebugaran, tari kreasi anak, koreografi acara
Usia peserta
Mulai 5 tahun sampai peserta dewasa tanpa batas usia atas
Biaya
Mulai Rp112.900 per sesi untuk usia dini, Rp126.100 per sesi untuk anak SD, Rp218.700 per sesi untuk peserta dewasa
Tambahan ruang belajar
Rp15.000 per sesi bila sesi digelar di co-learning space Tambaksari atau Wonocolo
Tutor pendamping
Dipilihkan tim Edubia berdasarkan usia peserta, gaya yang dituju, dan jarak tempuh ke alamat sesi
Wilayah les
31 kecamatan Kota Surabaya dan 18 kecamatan Kabupaten Sidoarjo
Jam sesi
Rentang pukul 07.00 sampai 21.00, tujuh hari dalam sepekan, mengikuti slot yang disepakati
Perlengkapan peserta
Pakaian menyerap keringat, air minum, matras tipis bila perlu, dan alas kaki yang disebutkan tutor

Susunan Materi

Susunan materi kelas dance dasar Edubia

Sebelas pokok di bawah dikerjakan berurutan selama dua sampai tiga bulan pertama, dan isinya sama untuk semua peserta apa pun gaya yang kelak dipilih. Tiap pokok disertai kesalahan yang lazim muncul dan cara tutor menanganinya di rumah peserta.

  1. 1

    Kesadaran postur dan garis tubuh

    Sesi 1 sampai 3

    Yang dibahas. Berdiri dengan berat merata di kedua telapak, bahu turun, tulang belikat tidak menjepit, leher memanjang, dan panggul dalam posisi netral sebelum gerak apa pun ditambahkan.

    Jebakan umum. Pemula menahan napas untuk menjaga bentuk, sehingga bahu naik dan punggung bawah melengkung berlebihan tanpa ia sadari.

    Cara tutor. Tutor memakai dinding rumah sebagai penanda. Tumit, panggul, dan bahu menempel, lalu peserta melangkah maju satu langkah sambil mempertahankan rasa yang sama.

  2. 2

    Titik berat badan dan perpindahannya

    Berlaku di semua gaya

    Yang dibahas. Memindahkan berat dari dua kaki ke satu kaki, lalu ke telapak depan, tanpa tubuh ikut jatuh mengikuti arah perpindahan.

    Jebakan umum. Peserta memindahkan bahu lebih dulu daripada panggul, jadi tubuh terlihat terhuyung setiap kali ganti kaki.

    Cara tutor. Berjalan lambat delapan hitungan menyeberangi ruang. Tutor memberi aba-aba di tiap perpindahan supaya peserta merasakan urutan yang benar.

  3. 3

    Kekuatan inti tubuh

    Sesi 2 sampai 6

    Yang dibahas. Otot perut, pinggang, dan punggung bawah dilatih menahan tulang belakang saat lengan dan kaki bergerak ke arah berbeda.

    Jebakan umum. Peserta mengencangkan perut sampai napasnya tertahan, dan itu membuat sesi terasa berat di menit kesepuluh.

    Cara tutor. Latihan menahan posisi sambil menghitung dengan suara, sehingga menahan napas menjadi tak mungkin dilakukan.

  4. 4

    Rentang gerak sendi

    Diperiksa berkala

    Yang dibahas. Ukuran nyata seberapa jauh pinggul, bahu, lutut, dan pergelangan kaki bisa terbuka hari ini, dicatat sebagai titik awal.

    Jebakan umum. Peserta membandingkan rentangnya dengan video di internet, lalu memaksa bukaan yang belum sanggup ditopang ototnya.

    Cara tutor. Rentang diperiksa tiap dua pekan dan dinaikkan sedikit demi sedikit. Gerak yang menuntut bukaan besar ditunda sampai angkanya bergerak.

  5. 5

    Kelenturan yang aman

    Tiap sesi

    Yang dibahas. Peregangan bergerak sebelum sesi dan peregangan diam sesudahnya, dengan sasaran betis, paha belakang, pinggul, dan punggung bawah.

    Jebakan umum. Peregangan diam yang lama dikerjakan sebelum latihan, padahal otot yang terlalu lemas justru kurang siap menahan lompatan.

    Cara tutor. Urutan dibalik. Sebelum sesi dipakai gerak yang membuka sendi sambil bergerak, sementara tahanan 30 detik disimpan untuk penutup.

  6. 6

    Hitungan delapan

    Sesi 3 ke atas

    Yang dibahas. Mengenali kelompok delapan ketukan sebagai satuan dasar, lalu menyebut hitungan itu bersamaan dengan gerak.

    Jebakan umum. Peserta menghitung terlalu cepat saat gerakannya mudah dan melambat saat sulit, sehingga tempo mengikuti tingkat kesulitan.

    Cara tutor. Metronom atau tepukan tetap dipakai lebih dulu, baru musik dimasukkan setelah hitungannya stabil.

  7. 7

    Menempatkan gerak pada ketukan

    Sesi 5 ke atas

    Yang dibahas. Membedakan gerak yang jatuh tepat di ketukan, sedikit sebelum ketukan, dan di antara dua ketukan.

    Jebakan umum. Peserta hafal geraknya tapi selalu terlambat setengah ketukan, dan ia jarang menyadarinya tanpa melihat rekaman.

    Cara tutor. Tutor merekam rangkaian pendek lalu memutarnya dengan tempo diperlambat, sehingga selisih waktunya terlihat jelas.

  8. 8

    Menghafal urutan gerak

    Sesi 6 ke atas

    Yang dibahas. Menyimpan rangkaian dua sampai empat kelompok delapan, memanggilnya kembali tanpa aba-aba, dan menyambungnya menjadi satu bagian utuh.

    Jebakan umum. Rangkaian dihafal sebagai satu blok panjang, sehingga satu kesalahan di tengah membuat peserta mengulang dari awal.

    Cara tutor. Rangkaian dipotong menjadi bagian delapan hitungan yang diberi nama, lalu disambung dari belakang ke depan supaya bagian penutupnya menguat lebih dulu.

  9. 9

    Pemanasan dan pendinginan

    Wajib tiap sesi

    Yang dibahas. Susunan tetap: menaikkan suhu tubuh, membuka sendi sambil bergerak, latihan inti, menurunkan denyut nadi, lalu peregangan diam.

    Jebakan umum. Peserta yang berlatih sendiri di rumah melompat langsung ke bagian yang menyenangkan dan melewatkan dua bagian penjaganya.

    Cara tutor. Tutor menuliskan urutan pemanasan di catatan sesi supaya latihan mandiri di hari lain memakai susunan yang sama.

  10. 10

    Permukaan lantai dan alas kaki

    Diperiksa sesi 1

    Yang dibahas. Mengenali lantai yang terlalu licin, terlalu menahan, dan yang berada di tengah, serta memilih alas kaki yang sesuai gaya.

    Jebakan umum. Keramik mengilap dianggap aman karena rata, padahal telapak yang berkeringat kehilangan gesekan saat berputar.

    Cara tutor. Tutor menguji permukaan di sesi pertama dengan gerak berputar pelan, lalu menyarankan matras tipis atau memindahkan sesi ke ruang lain.

  11. 11

    Mengenali gaya yang cocok

    Akhir bulan pertama

    Yang dibahas. Menimbang rentang gerak, kenyamanan berkontak dengan lantai, selera pada gerak berpola baku atau gerak bebas, dan tujuan belajar.

    Jebakan umum. Gaya dipilih karena sedang ramai dibicarakan, lalu ditinggalkan di bulan kedua saat tuntutan geraknya terasa berbeda.

    Cara tutor. Tutor mengajukan dua atau tiga gaya berikut alasannya, dan peserta mencoba satu sesi contoh sebelum keputusannya dikunci.

Kecocokan

Peserta yang cocok mengambil les dance Edubia

Peserta yang cocok

  • Orang yang ingin menari tapi belum tahu gaya mana yang sesuai dengan tubuhnya
  • Anak usia lima tahun ke atas yang senang bergerak mengikuti musik
  • Pelajar yang diminta tampil di pentas sekolah dan punya tanggal yang jelas
  • Peserta dewasa yang mengejar kebugaran dengan cara yang tidak membosankan
  • Peserta yang pernah berhenti dari kelas rombongan karena temponya terlalu cepat
  • Keluarga yang lebih tenang kalau sesi berlangsung di rumah sendiri

Keunggulan kelas ini

Nilai lebih paket les dance ini

Unggulan utama

Sesi pertama untuk mengenali tubuh

Rentang gerak, keseimbangan, dan kesukaan musik diperiksa sebelum nama gaya disebut.

Tutor datang ke alamat peserta

Perjalanan tutor sudah masuk hitungan tarif, jadi jarak tak menambah biaya di kemudian hari.

Ruang latihan disepakati di awal

Satu ruang berlantai rata dan bebas perabot, diperiksa keamanannya sebelum gerak berputar diajarkan.

Rekaman pendek tiap pertemuan

Dua puluh sampai tiga puluh detik rekaman dipakai membandingkan gerak antar-pekan.

Dasar yang terpakai lintas gaya

Postur dan hitungan delapan tetap berguna saat peserta berpindah ke gaya lain.

Jalur Belajar

Jalur belajar peserta les dance dari sesi pertama

Gambaran berikut diambil dari ritme delapan sesi per bulan. Peserta yang memilih satu sesi sepekan berjalan di urutan yang sama dengan tenggat yang lebih panjang.

  1. 01
    Pekan 1

    Sesi pertama

    Rentang gerak, keseimbangan, dan kesukaan musik diperiksa. Tutor membacakan catatannya di akhir sesi dan menyebut dua gaya yang mungkin cocok.

  2. 02
    Pekan 1 sampai 3

    Sesi 2 sampai 6

    Postur, perpindahan berat badan, dan kekuatan pergelangan kaki dikerjakan. Peserta mulai bergerak dalam hitungan delapan tanpa tergesa.

  3. 03
    Akhir bulan pertama

    Sesi 7 dan 8

    Satu sesi contoh dari gaya yang diajukan tutor dijalankan, lalu gaya dipilih dan dicatat sebagai arah program berikutnya.

  4. 04
    Sesi 9 sampai 16

    Bulan kedua

    Rangkaian pendek dua kelompok delapan mulai dihafal. Rekaman pekanan dipakai membandingkan letak gerak terhadap ketukan.

  5. 05
    Sesi 17 sampai 24

    Bulan ketiga

    Rangkaian tumbuh menjadi satu lagu pendek yang utuh, dijalankan dari awal sampai musik berhenti tanpa aba-aba tutor.

  6. 06
    Sesi 25 ke atas

    Bulan keempat

    Kalau ada tanggal acara, latihan berpindah ke pengulangan penuh: posisi awal, arah pandang, dan cara masuk ke panggung sekolah.

Isi Paket

Yang Anda terima di paket les dance Edubia

  • Pemeriksaan tubuh di pertemuan pertama · Rentang gerak, keseimbangan, dan kesukaan musik diperiksa lalu ditulis sebagai catatan yang bisa Anda simpan.
  • Dua atau tiga usulan gaya · Usulan disertai alasannya, sehingga keputusan gaya berpijak pada tubuh peserta dan bukan pada tebakan.
  • Tutor yang dipilihkan tim · Edubia mencocokkan tutor dengan usia peserta, gaya yang dituju, dan jarak tempuh ke alamat sesi.
  • Sesi di rumah tanpa biaya jarak · Perjalanan tutor sudah termasuk dalam tarif per sesi, jadi alamat di ujung kota tak menambah tagihan.
  • Susunan sesi yang tetap · Pemanasan, latihan dasar, bagian inti, perekaman singkat, lalu pendinginan dengan peregangan diam.
  • Rekaman pendek tiap sesi · Dua puluh sampai tiga puluh detik rekaman disimpan di ponsel peserta untuk membandingkan kemajuan antar-pekan.
  • Catatan sesi untuk orang tua · Berisi bagian yang dikerjakan hari itu dan bagian yang perlu diulang sebelum pertemuan berikutnya.
  • Penyesuaian jadwal · Sesi bisa digeser ke hari lain pada pekan yang sama dengan pemberitahuan sehari sebelumnya lewat WhatsApp.

Fleksibel

Pilih format les dance yang cocok dengan rutinitas keluarga

Tutor dance datang ke rumah, co-learning space, atau online. Rencana belajar disusun dari kebutuhan anak.

Les dance privat untuk Anda yang belum memilih gaya

Sebagian orang datang ke les dance dengan nama gaya sudah siap di kepala. Sebagian lagi datang dengan kalimat yang lebih jujur: ingin bisa menari, tanpa tahu tari yang mana. Halaman ini ditulis untuk kelompok kedua.

Edubia memakai sesi pertama sebagai sesi pengenalan tubuh. Tutor memeriksa sejauh mana pinggul, bahu, dan pergelangan kaki peserta bergerak hari itu, seberapa nyaman tubuhnya menyentuh lantai, dan musik seperti apa yang membuat kakinya ikut bergerak sendiri. Dari catatan itu barulah dua atau tiga gaya diajukan sebagai pilihan.

Urutan ini menghemat waktu dan uang. Orang yang menyebut nama gaya lebih dulu sering berhenti di bulan kedua, sebab tuntutan geraknya berbeda jauh dari perkiraannya. Orang yang mengenali tubuhnya lebih dulu biasanya bertahan, sebab gaya yang dipilih memang muat untuk tubuh dan jadwal hariannya.

Enam sampai delapan sesi pertama karena itu berisi bahan yang sama untuk semua peserta: postur, perpindahan berat badan, hitungan delapan, dan cara menghafal urutan gerak. Bahan itu terpakai lagi seandainya Anda berpindah gaya di kemudian hari.

Enam hal berikut berlaku di gaya tari mana pun, dari tari tradisional Jawa Timur sampai tari kebugaran. Ia dilatih lebih dulu justru supaya keputusan gaya bisa ditunda sampai peserta punya rasa terhadap tubuhnya sendiri. Tutor mencatat kemajuan keenamnya di lembar sesi, dan lembar itu yang dibaca ulang saat gaya mulai dipilih.

Garis besar

Enam kemampuan tubuh yang dilatih di kelas dance dasar

Kesadaran postur

Merasakan bahu yang turun, leher yang memanjang, dan panggul yang netral tanpa harus melihat pantulan di cermin dinding.

Titik berat badan

Memindahkan berat dari dua kaki ke satu kaki tanpa tubuh ikut terhuyung. Inilah yang membuat langkah terbaca rapi dari kursi penonton.

Kekuatan inti: perut dan punggung bawah menahan tulang belakang

Otot perut dan punggung bawah yang cukup kuat menahan tulang belakang saat lengan bergerak ke arah yang berlawanan.

Rentang gerak sendi: ukuran nyata seberapa jauh pinggul

Ukuran nyata seberapa jauh pinggul, bahu, dan pergelangan kaki bisa terbuka hari ini, dicatat tanpa dipaksa melebihi batasnya.

Menghafal urutan gerak: menyimpan rangkaian delapan hitungan di ingatan tubuh

Menyimpan rangkaian delapan hitungan di ingatan tubuh, lalu memanggilnya kembali tanpa menghitung dengan suara keras.

Napas yang tidak tertahan

Bernapas selama gerak berlangsung. Pemula lazim menahan napas, dan itu yang membuat sesi terasa berat di menit kesepuluh.

Cara tutor dance memetakan gaya di sesi pertama

Sesi pertama berjalan santai dan tetap berisi. Tutor meminta peserta berjalan menyeberangi ruang, berdiri satu kaki selama beberapa detik, duduk lalu bangkit tanpa memakai tangan, dan mengikuti tepukan tangan sederhana. Empat hal kecil itu sudah memperlihatkan banyak.

Berjalan menunjukkan cara berat badan berpindah. Berdiri satu kaki menunjukkan kekuatan pergelangan kaki dan mata kaki. Bangkit tanpa tangan menunjukkan kekuatan paha dan inti tubuh. Mengikuti tepukan menunjukkan seberapa cepat telinga menemukan ketukan.

Tutor juga bertanya tiga hal yang tak berhubungan dengan otot: apakah peserta nyaman berbaring dan berguling di lantai, apakah ia lebih suka gerak yang bentuknya sudah ditentukan atau gerak yang boleh ia ubah sendiri, dan apakah tujuannya tampil di acara atau menjaga badan tetap bergerak.

Jawaban atas tiga pertanyaan itu menyempitkan pilihan jauh lebih cepat daripada daftar gaya yang panjang. Peserta yang tak nyaman berkontak dengan lantai, misalnya, akan lebih betah di gaya yang berdiri tegak.

Uraian

Gaya tari yang bisa dipilih bersama tutor Edubia

Delapan pilihan berikut tersedia lewat tutor Edubia di Surabaya.

Balet

Cocok untuk peserta yang betah mengulang bentuk yang sama sampai rapi dan menyukai aturan yang jelas.

Tari tradisional Jawa Timur

Pilihan peserta yang tertarik pada gerak berpola baku dan sering diminta tampil di acara sekolah.

Tari jalanan

Untuk peserta yang menyukai musik berketukan tegas dan tak keberatan tubuhnya bertumpu rendah.

Tari modern

Cocok bagi peserta yang ingin ruang menyusun geraknya sendiri sesudah dasarnya rapi.

Tari berpasangan

Untuk peserta yang belajar bersama pasangan atau saudara dan menikmati gerak yang saling menunggu.

Dance kebugaran

Pilihan peserta dewasa yang mengejar keringat dan napas panjang tanpa rencana tampil.

Tari kreasi anak

Untuk anak usia dini yang masih membangun koordinasi dan senang bergerak mengikuti cerita.

Koreografi acara

Untuk peserta yang punya satu tanggal tampil dan satu lagu yang sudah ditentukan panitia.

Hitungan delapan yang dipakai di tiap sesi les dance

Hampir semua ruang latihan tari di Indonesia menghitung dalam kelompok delapan. Tutor menyebut satu sampai delapan, lalu mengulang dari satu lagi. Satu kelompok itu disebut satu delapan, dan satu rangkaian pendek biasanya berisi dua sampai empat kelompok.

Kegunaannya sederhana. Delapan hitungan memberi peserta tempat berpegang saat musik terdengar rumit. Peserta yang tersesat di tengah lagu tinggal menunggu hitungan satu berikutnya, lalu masuk lagi tanpa perlu mengulang dari awal.

Di sesi awal tutor menghitung dengan suara keras sambil peserta bergerak. Sesudah beberapa pekan, hitungan itu dipindahkan ke dalam kepala peserta: tutor berhenti menghitung, musik tetap berjalan, dan peserta menjaga sendiri letak geraknya.

Peserta yang telinganya belum menemukan ketukan dibantu dengan tepukan tangan atau ketukan kaki di lantai. Cara ini terpakai untuk anak SD di Rungkut sampai peserta dewasa di Gubeng, sebab masalahnya sama: telinga perlu contoh yang tetap sebelum ia percaya pada dirinya sendiri.

Biaya les dance privat per sesi dan cara menghitungnya

Tarif Edubia berangkat dari empat hal: usia peserta, panjang sesi, jumlah sesi sebulan, dan tempat sesi berlangsung. Untuk anak usia dini pada sesi 60 menit dengan ritme delapan sesi sebulan dan tutor datang ke alamat peserta, biayanya Rp112.900 per sesi. Konfigurasi yang sama untuk anak SD berada di Rp126.100 per sesi, dan untuk peserta dewasa di Rp218.700 per sesi.

Angka itu berlaku untuk sesi yang berlangsung di rumah, dan perjalanan tutor menuju alamat Anda sudah duduk di dalamnya. Tak ada tambahan yang muncul belakangan karena jarak.

Sesi 90 menit dipakai peserta yang sedang menyiapkan tampil, sebab satu rangkaian utuh perlu diulang beberapa kali dalam satu pertemuan. Untuk anak SD, sesi 90 menit dengan ritme yang sama berada di Rp168.400 per sesi.

Kalau Anda memilih belajar di co-learning space Edubia, ada tambahan Rp15.000 per sesi di atas tarif program. Sesi di rumah tak menanggung tambahan itu.

Sesi dance yang aman selalu berbentuk sama: tubuh dinaikkan suhunya, sendi dibuka pelan, gerak inti dikerjakan, lalu tubuh diturunkan lagi. Bagian pertama dan terakhir sering dipangkas peserta yang berlatih sendiri di rumah, dan di situlah sebagian besar keluhan lutut serta punggung bawah bermula. Tutor Edubia menjaga keduanya tetap utuh, termasuk saat sesi tinggal 20 menit lagi.

Sorotan

Pemanasan dan pendinginan dalam sesi les dance

Menaikkan suhu tubuh

Lima sampai tujuh menit gerak ringan: berjalan di tempat, mengayun lengan, memutar bahu. Otot yang hangat lebih jarang tertarik.

Membuka sendi secara bergerak

Pergelangan kaki, lutut, pinggul, dan bahu dibuka sambil bergerak. Peregangan diam yang lama justru disimpan untuk bagian akhir.

Menguatkan pergelangan kaki

Berdiri di ujung telapak lalu turun perlahan, diulang beberapa set. Sendi ini yang menanggung hampir semua perpindahan berat.

Bagian inti sesi

Latihan teknik dan rangkaian gerak. Bagian ini berdurasi terpanjang, dan tutor memotongnya jadi potongan delapan hitungan.

Menurunkan denyut nadi

Tiga sampai lima menit gerak melambat sambil napas dipanjangkan, supaya tubuh tidak berhenti mendadak dari intensitas tinggi.

Peregangan diam di akhir

Betis, paha belakang, pinggul, dan punggung bawah ditahan masing-masing sekitar 30 detik. Bagian inilah yang mengurangi pegal esok harinya.

Menyiapkan ruang les dance di rumah: lantai dan alas kaki

Ruang yang dipakai tak perlu besar. Tutor Edubia menyepakati satu ruang berlantai rata seluas kira-kira tiga kali tiga meter, bebas dari meja rendah, kabel, dan pot. Ruang tamu yang perabotnya digeser ke tepi sudah cukup untuk sesi pertama sampai kesekian.

Permukaan lantainya yang perlu diperiksa. Keramik mengilap dan lantai kayu berlapis pernis licin saat telapak kaki berkeringat, dan gerak berputar di atasnya berisiko. Karpet berbulu tebal punya masalah sebaliknya: telapak tertahan, sementara lutut ikut terpuntir mengikuti badan yang tetap berputar.

Yang aman berada di tengah. Vinil, lantai kayu tanpa lapisan licin, atau matras latihan tipis memberi cukup gesekan tanpa mengunci telapak. Kalau di rumah tak ada permukaan semacam itu, tutor menyesuaikan latihan berputar dan memindahkannya ke sesi di co-learning space.

Alas kakinya menyesuaikan gaya. Sebagian latihan berjalan dengan kaki telanjang, sebagian meminta kaus kaki, sebagian lagi meminta sepatu bersol rata. Tutor menyebutkan yang dipakai sebelum sesi berikutnya supaya Anda tak membeli lebih dulu.

Pindah gaya di tengah program les dance

Berpindah gaya itu lazim, dan di Edubia ia tak dihitung sebagai kegagalan. Anak yang mulai dari tari kreasi kerap pindah ke tari tradisional saat sekolahnya menyiapkan pentas. Peserta dewasa yang mulai dari dance kebugaran kadang pindah ke tari berpasangan menjelang acara keluarga.

Yang tidak berubah adalah dasarnya. Postur, perpindahan berat badan, hitungan delapan, dan cara menghafal urutan gerak terpakai lagi seluruhnya. Peserta yang sudah menjalani dua bulan biasanya hanya butuh tiga sampai empat sesi untuk merasa nyaman di gaya barunya, sebab yang baru cuma bentuk geraknya.

Perpindahan diurus tim Edubia. Kalau tutor yang sekarang menguasai gaya yang dituju, jadwal berjalan seperti biasa. Kalau gaya itu di luar wilayahnya, tim mencarikan tutor lain dan jam sesinya tetap dipertahankan sebisa mungkin.

Satu hal yang perlu disepakati di awal: perpindahan sebaiknya menunggu sampai satu siklus sesi selesai dan rangkaian yang sedang dihafal sudah tuntas. Menghentikan hafalan di tengah jalan membuat peserta mengulang lebih banyak daripada perlunya.

Enam pertanyaan di bawah dipakai tutor Edubia saat mengajukan pilihan gaya. Ia sengaja berupa hal yang bisa Anda jawab sendiri sebelum sesi pertama, sebab jawaban yang jujur di sini menghemat dua sampai tiga bulan salah arah. Tak ada jawaban yang lebih benar daripada yang lain; keenamnya hanya menunjuk arah.

Poin penting

Tanda gaya tari yang cocok dengan tubuh dan jadwal Anda

Seberapa nyaman menyentuh lantai

Peserta yang betah berbaring, berguling, dan bertumpu rendah punya lebih banyak pilihan. Yang enggan lebih cocok di gaya yang bertahan tegak.

Suka aturan atau suka kebebasan

Sebagian orang tenang saat bentuk geraknya sudah ditentukan. Sebagian lain justru bosan dan butuh ruang menyusun sendiri.

Rentang gerak pinggul dan bahu

Sendi yang masih rapat bisa dilatih pelan, dan gaya yang menuntut bukaan besar sebaiknya menunggu sampai rentangnya bertambah.

Tujuan tampil atau menjaga badan

Peserta yang mengejar tanggal tampil butuh rangkaian utuh sejak awal. Yang mengejar kebugaran lebih diuntungkan gaya berulang.

Riwayat cedera yang pernah ada

Punggung bawah, lalu pergelangan kaki dan lutut yang pernah bermasalah menyempitkan pilihan gerak melompat dan berputar cepat.

Jam kosong yang benar-benar ada

Gaya yang menuntut hafalan panjang perlu ritme dua kali sepekan. Satu sesi sepekan lebih cocok untuk gaya berulang.

Usia mulai yang wajar di kelas dance Edubia

Anak usia lima sampai tujuh tahun sudah bisa mulai, dengan catatan sesinya berbentuk permainan gerak. Di usia itu tulang dan sendi masih tumbuh, jadi tutor menahan diri dari gerak berputar cepat, lompatan berulang, dan bukaan sendi yang dipaksa. Yang dikejar koordinasi, keseimbangan, dan kesanggupan mengikuti hitungan.

Usia delapan sampai dua belas tahun adalah rentang yang nyaman untuk hampir semua gaya. Anak sudah bisa menahan perhatian selama 60 menit, dan tubuhnya cukup kuat menerima latihan teknik.

Remaja bisa masuk ke gaya mana pun, termasuk yang menuntut kekuatan dan hafalan panjang. Yang perlu diperhatikan justru pertumbuhan tinggi badan yang cepat, sebab rasa terhadap letak tubuh sering berubah dalam hitungan bulan.

Peserta dewasa tak punya batas atas. Yang berubah adalah cara memulainya: pemanasan lebih panjang, penambahan beban lebih pelan, dan target diukur dari kenyamanan gerak sehari-hari. Peserta dewasa di Wonokromo dan Gedangan lazim mulai dari dua sesi sepekan selama sebulan sebelum ritmenya dinaikkan.

Yang perlu diketahui

Yang berubah saat les dance berjalan satu lawan satu

Enam hal berikut membedakan sesi privat dari kelas rombongan.

01

Koreksi datang seketika

Bahu yang terangkat, atau lutut yang jatuh ke arah dalam ditegur di hitungan itu juga, sebelum tubuh menghafalnya sebagai kebiasaan.

02

Tempo mengikuti peserta

Bagian yang sudah rapi dilewati cepat, bagian yang macet diulang sebanyak yang diperlukan tanpa membuat siapa pun menunggu.

03

Gerak disesuaikan tubuh

Lutut yang pernah cedera atau bahu yang rentangnya terbatas ditangani dengan versi gerak yang lain, sesuai batas tubuh peserta hari itu.

04

Lagu dipilih bersama

Musik yang dipakai berlatih diambil dari yang benar-benar disukai peserta, dan itu memperpanjang daya tahan berlatih.

05

Sesi berlangsung di rumah

Tak ada waktu terbuang di jalan, dan anak yang malu berlatih di depan orang banyak lebih cepat berani mencoba.

06

Catatan sesi terbuka

Tutor menuliskan apa yang dikerjakan dan apa yang perlu diulang, sehingga orang tua tahu isi tiap pertemuan.

Persiapan tampil di acara sekolah bersama tutor dance

Banyak peserta datang membawa satu tanggal: pentas sekolah, acara ulang tahun, atau resepsi keluarga. Tutor Edubia menghitung mundur dari tanggal itu, dan hitungan mundurnya biasanya terbagi tiga.

Sepertiga waktu pertama dipakai membangun dasar dan memilih gerak yang muat untuk kemampuan peserta hari itu. Sepertiga kedua dipakai menyusun rangkaian penuh dan menghafalnya potongan demi potongan. Sepertiga terakhir dipakai mengulang rangkaian utuh dengan musik, di ruang yang ukurannya mirip tempat acara.

Yang sering terlewat adalah latihan berdiri diam. Peserta yang hafal geraknya masih bisa kaku saat menunggu musik dimulai, jadi tutor melatih posisi awal, arah pandang, dan cara masuk ke panggung sekolah sebagai bagian tersendiri.

Edubia tak menjanjikan hasil lomba, dan tutor akan mengatakan terus terang kalau tanggalnya terlalu dekat untuk rangkaian yang diminta. Yang dipegang tutor adalah urutan kerjanya: gerak yang dipilih disesuaikan supaya peserta sanggup membawakannya utuh sampai musik berhenti.

Wilayah layanan tutor dance di Surabaya

Tutor dance Edubia mengajar di 31 kecamatan Kota Surabaya, dari Benowo dan Pakal di sisi barat sampai Mulyorejo dan Bulak di sisi timur. Permintaan terpadat datang dari Gubeng, Rungkut, Sukolilo, Tegalsari, dan Wonokromo, sehingga slot sore di lima kecamatan itu lebih cepat penuh.

Area layanan berlanjut ke 18 kecamatan Kabupaten Sidoarjo. Waru, Gedangan, Buduran, dan Sedati berada di jarak terdekat dari kantor Edubia, sementara Krian, Sukodono, dan Wonoayu tetap dilayani dengan jam berangkat yang dimajukan.

Kalau di rumah tak ada ruang yang cukup lapang, sesi bisa dipindahkan ke co-learning space Edubia di Tambaksari atau di Wonocolo. Keduanya berlantai rata dan cukup untuk gerak berpindah, dengan tambahan biaya ruang yang tertulis di bagian biaya.

Untuk peserta di luar kedua wilayah itu, sesi online tetap mungkin dijalankan, dengan catatan kamera diletakkan cukup jauh supaya seluruh tubuh terlihat oleh tutor.

Cedera yang lazim di kelas dance dan cara mencegahnya

Tiga tempat menanggung beban berat dalam tari: pergelangan kaki, lutut, dan punggung bawah. Hampir semua keluhan yang dibawa peserta ke tutor berasal dari salah satu di antaranya.

Pergelangan kaki bermasalah saat peserta mendarat dari lompatan dengan lutut yang terkunci lurus. Pencegahannya diajarkan sejak sesi awal: mendarat dengan ujung telapak lebih dulu, lalu lutut menekuk menyerap benturan.

Lutut bermasalah saat telapak kaki tertahan lantai sementara badan berputar. Karena itu permukaan lantai diperiksa sebelum gerak berputar diajarkan, dan latihan berputar ditunda kalau lantainya terlalu menahan.

Punggung bawah bermasalah saat peserta melengkungkan pinggang untuk mengejar bentuk yang belum sanggup dicapai pinggulnya. Tutor memotong gerak itu menjadi versi yang lebih kecil sampai rentang pinggulnya bertambah.

Kalau nyeri muncul di tengah sesi, latihan dihentikan hari itu juga dan tutor mencatatnya. Peserta yang membawa keluhan berulang diminta memeriksakan diri lebih dulu, dan sesi berikutnya disusun mengikuti batas yang disarankan pemeriksaan itu.

Daftar ini pendek dengan sengaja. Sebagian besar peserta bisa mulai dengan apa yang sudah ada di lemari, dan pembelian yang benar-benar perlu biasanya baru muncul sesudah gaya dipilih. Tutor menyebutkan kebutuhan baru satu pekan sebelumnya supaya Anda punya waktu mencari.

Detail

Perlengkapan yang disiapkan peserta les dance

Pakaian yang menyerap keringat

Kaus dan celana yang lentur mengikuti gerak. Bahan yang licin membuat tutor sulit melihat garis tubuh peserta.

Air minum di dekat ruang

Sesi 60 menit membuat peserta berkeringat cukup banyak. Botol diletakkan di tepi ruang, di luar jalur gerak.

Matras tipis bila perlu

Berguna untuk peregangan di lantai keras dan untuk peserta yang lantai rumahnya terlalu licin.

Alas kaki sesuai gaya

Kaki telanjang, kaus kaki, atau sepatu bersol rata. Tutor menyebutkan yang dipakai sebelum sesi berikutnya.

Ponsel untuk merekam

Satu rekaman pendek tiap sesi sudah cukup. Ia dipakai membandingkan gerak pekan ini dengan pekan lalu.

Pengikat rambut

Rambut yang jatuh ke wajah mengganggu arah pandang, dan arah pandang menentukan keseimbangan saat berputar.

Rekaman video sebagai alat koreksi di sesi les dance

Menari sambil menilai diri sendiri itu sulit. Peserta merasa lengannya sudah lurus padahal siku masih menekuk, atau merasa sudah tepat di hitungan padahal terlambat setengah ketukan. Cermin dinding membantu sebagian, dan ia berhenti membantu begitu peserta harus berputar membelakanginya.

Karena itu tutor Edubia merekam satu rangkaian pendek di setiap sesi, sekitar dua puluh sampai tiga puluh detik. Rekaman diputar bersama peserta, dihentikan di titik yang perlu diperbaiki, lalu diulang setelah perbaikan dikerjakan.

Rekaman itu juga berguna untuk orang tua yang ingin melihat kemajuan tanpa duduk di dalam ruang latihan sepanjang sesi. Perbandingan rekaman pekan pertama dan pekan kedelapan biasanya lebih meyakinkan daripada laporan tertulis mana pun.

Rekaman disimpan di ponsel peserta atau orang tuanya, dan tutor tak menyimpan salinannya. Kalau Anda memilih sesi berjalan tanpa perekaman, sampaikan di awal dan tutor mengganti alat koreksinya dengan aba-aba suara dan penanda posisi di lantai.

Mengganti tutor dance dan mengatur ulang jadwal sesi

Kecocokan cara mengajar sulit ditebak dari kertas. Ada anak yang lebih cepat mengerti lewat contoh gerak berulang, ada yang butuh penjelasan lisan lebih dulu. Kalau sesudah dua atau tiga pertemuan ritmenya terasa tak nyambung, tutor bisa diganti tanpa biaya tambahan, dan sesi yang sudah berjalan tetap dihitung sebagaimana adanya.

Penggantian tutor juga berlaku saat peserta berpindah gaya ke wilayah yang berada di luar penguasaan tutor sekarang. Tim Edubia mencarikan pengganti dan menjaga hari serta jam sesinya sebisa mungkin, supaya kebiasaan berlatih di rumah tak ikut goyah.

Jadwal sesi bisa digeser. Pemberitahuan sehari sebelumnya cukup untuk memindahkan sesi ke hari lain dalam pekan yang sama. Perubahan mendadak karena sakit atau acara sekolah diurus lewat WhatsApp, dan tim akan menawarkan slot pengganti terdekat.

Slot sesi dibuka pada rentang pukul 07.00 sampai 21.00, tujuh hari dalam sepekan. Slot sore hari kerja dan pagi akhir pekan terisi lebih cepat daripada slot lain, jadi peserta di Sukolilo dan Waru sering mengunci jamnya sebulan di muka.

Pendaftaran diurus tim Edubia lewat WhatsApp, dan hampir semuanya selesai dalam sehari. Formulirnya singkat. Yang menggerakkan proses justru tiga keterangan yang Anda kirim di awal: usia peserta, alamat sesi, dan rentang jam yang benar-benar kosong tiap pekan. Tiga keterangan itu yang dipakai tim mencocokkan tutor.

Rincian

Empat langkah mendaftar les dance privat

Empat langkah sederhana, dari daftar sampai belajar bareng tutor pilihan.

  1. 1Kirim keterangan awal

    Usia peserta, kecamatan tempat sesi berlangsung, rentang jam kosong, dan tujuan belajar. Sebutkan juga kalau ada riwayat cedera lutut atau pergelangan kaki.

  2. 2Tim mencocokkan tutor

    Edubia menugaskan tutor yang cara mengajarnya sesuai umur peserta, sekaligus yang jarak tempuhnya wajar dari alamat Anda.

  3. 3Sesi pengenalan tubuh

    Sesi pertama dipakai memeriksa rentang gerak, keseimbangan, dan kesukaan musik. Hasilnya dicatat dan dibacakan kepada Anda di akhir sesi.

  4. 4Gaya dipilih dan jadwal dikunci

    Dua atau tiga gaya diajukan tutor, Anda memilih satu, lalu hari dan jam sesi berikutnya dikunci untuk sebulan ke depan.

Sesi 60 menit terbagi lima bagian dengan panjang yang sudah tetap. Pembagian ini yang menjaga sesi tetap aman sekaligus produktif, dan ia dipakai untuk peserta anak maupun dewasa dengan porsi yang digeser sedikit. Sesi 90 menit memakai susunan yang sama, dengan bagian inti dan pengulangan yang lebih panjang.

Ringkasnya

Susunan satu sesi les dance 60 menit

Empat langkah sederhana, dari daftar sampai belajar bareng tutor pilihan.

  1. Menit 1 sampai 8

    Menghangatkan otot lebih dulu, lalu melonggarkan sendi sambil bergerak. Tutor sekaligus melihat kondisi peserta hari itu: kurang tidur, pegal, atau segar.

  2. Menit 9 sampai 20

    Latihan dasar: postur, perpindahan berat badan, keseimbangan satu kaki, dan penguatan pergelangan kaki.

  3. Menit 21 sampai 45

    Bagian inti. Gerak baru dipecah menjadi potongan delapan hitungan, diulang pelan, lalu dinaikkan ke tempo musik.

  4. Menit 46 sampai 54

    Menyambung potongan menjadi rangkaian dan merekamnya sekali dengan ponsel untuk dilihat bersama.

  5. Menit 55 sampai 60

    Pendinginan, peregangan diam, dan catatan singkat berisi bagian mana yang perlu diulang sebelum pertemuan berikutnya.

Tanya jawab

Bagaimana les dance berjalan sehari-hari?

Anak saya ingin les dance tapi belum tahu gaya apa. Mulai dari mana?

Mulai saja dari sesi pengenalan tubuh. Tutor Edubia memeriksa rentang gerak, keseimbangan, dan kesukaan musik anak di pertemuan pertama, lalu mengajukan dua atau tiga gaya yang masuk akal untuknya. Enam sampai delapan sesi awal berisi bahan yang sama untuk semua gaya, jadi keputusan gaya boleh ditunda tanpa waktu terbuang.

Berapa biaya les dance privat Edubia per sesi?

Untuk sesi 60 menit dengan ritme delapan sesi sebulan dan tutor datang ke rumah, biayanya Rp112.900 per sesi untuk usia dini, Rp126.100 per sesi untuk anak SD, dan Rp218.700 per sesi untuk peserta dewasa. Sesi 90 menit untuk anak SD berada di Rp168.400 per sesi. Belajar di co-learning space menambah Rp15.000 per sesi.

Rumah saya di Lakarsantri. Apakah tutor dance mau sampai ke sana?

Ya. Tutor dance Edubia mengajar di seluruh 31 kecamatan Kota Surabaya, termasuk Lakarsantri, Pakal, dan Benowo di sisi barat. Area layanan berlanjut ke 18 kecamatan Kabupaten Sidoarjo. Untuk kecamatan yang jaraknya jauh dari kantor, tim biasanya menawarkan slot yang jam berangkatnya dimajukan supaya sesi tetap mulai tepat waktu.

Apakah rumah saya perlu ruang khusus untuk les dance?

Tidak perlu ruang khusus. Yang dibutuhkan satu ruang berlantai rata seluas kira-kira tiga kali tiga meter, bebas dari meja rendah, kabel, dan pot. Ruang tamu yang perabotnya digeser ke tepi sudah memadai. Kalau di rumah tak ada ruang seluas itu, sesi bisa dipindahkan ke co-learning space Edubia di Tambaksari atau Wonocolo.

Usia berapa anak boleh mulai les dance?

Lima tahun sudah bisa, dengan catatan sesinya berbentuk permainan gerak dan tutor menahan diri dari lompatan berulang serta bukaan sendi yang dipaksa. Rentang delapan sampai dua belas tahun terhitung usia yang nyaman untuk hampir semua gaya, sebab perhatian anak sudah cukup panjang untuk sesi 60 menit penuh.

Saya sudah dewasa dan badan terasa kaku. Masih masuk akal ikut les dance?

Masuk akal. Rentang gerak orang dewasa memang lebih rapat, dan itu diperlakukan sebagai titik awal yang dicatat lalu digeser sedikit demi sedikit. Pemanasan dibuat lebih panjang, penambahan beban dijalankan lebih pelan, dan gerak yang menuntut bukaan besar ditunda sampai rentang pinggul dan bahu bertambah.

Dua sesi sepekan itu terlalu sering atau justru kurang?

Delapan sesi sebulan adalah ritme dasar yang dipakai sebagian besar peserta Edubia, dan ia cukup untuk membangun hafalan gerak tanpa membuat betis serta punggung bawah menagih istirahat panjang. Satu sesi sepekan tetap berjalan untuk gaya yang geraknya berulang, dengan catatan hafalan rangkaian panjang akan tumbuh lebih lambat.

Kalau di tengah jalan ingin pindah gaya, apakah harus mulai dari nol?

Tidak. Postur, perpindahan berat badan, hitungan delapan, dan cara menghafal urutan gerak terpakai lagi seluruhnya di gaya baru. Peserta yang sudah menjalani dua bulan biasanya butuh tiga sampai empat sesi untuk merasa nyaman, sebab yang berganti hanya bentuk geraknya. Perpindahan sebaiknya dilakukan sesudah satu rangkaian selesai dihafal.

Lantai keramik di rumah licin. Apakah aman untuk latihan dance?

Keramik mengilap berisiko saat telapak kaki mulai berkeringat, terutama pada gerak berputar. Tutor menguji permukaan di sesi pertama dengan putaran pelan. Kalau terlalu licin, latihan berputar ditunda dan diganti matras tipis, atau sesi dipindahkan ke co-learning space yang lantainya memang disiapkan untuk gerak berpindah.

Peserta sebaiknya memakai alas kaki seperti apa untuk les dance di rumah?

Bergantung gaya dan permukaan lantainya. Sebagian latihan berjalan dengan kaki telanjang, sebagian meminta kaus kaki, sebagian lagi meminta sepatu bersol rata. Tutor menyebutkan yang dipakai sepekan sebelum sesi berikutnya supaya Anda tak membeli lebih dulu dan tak salah beli.

Kalau tutornya kurang cocok dengan anak saya, bagaimana?

Sampaikan lewat WhatsApp sesudah dua atau tiga pertemuan. Tutor dapat diganti tanpa biaya tambahan, dan sesi yang sudah berjalan tetap dihitung sebagaimana adanya. Tim Edubia menjaga hari serta jam sesinya sebisa mungkin supaya kebiasaan berlatih di rumah tidak ikut goyah.

Anak saya diminta tampil bulan depan. Apakah les dance bisa mengejar itu?

Bisa dikejar dengan syarat gerak yang dipilih disesuaikan dengan kemampuan anak hari ini. Tutor menghitung mundur dari tanggal acara dan membaginya tiga: membangun dasar, menyusun rangkaian, lalu mengulang penuh dengan musik. Kalau tanggalnya terlalu dekat untuk rangkaian yang diminta, tutor mengatakannya terus terang di awal.

Apakah les dance bisa dilakukan online?

Bisa, dan ia dipakai peserta di luar wilayah layanan tatap muka atau saat peserta sedang bepergian. Syaratnya kamera diletakkan cukup jauh sehingga seluruh tubuh terlihat, ruangnya tetap berlantai rata dan bebas perabot, dan suara musik terdengar jelas di kedua sisi. Untuk pemula, sesi tatap muka tetap lebih cepat karena koreksi bisa ditunjukkan langsung.

Apa yang perlu disiapkan sebelum sesi pertama les dance?

Siapkan pakaian yang menyerap keringat dan lentur mengikuti gerak, air minum di tepi ruang, serta ruang berlantai rata yang perabotnya sudah digeser. Ikat rambut kalau panjang. Sampaikan juga riwayat cedera punggung bawah, pergelangan kaki, maupun lutut supaya tutor menyusun pemanasan yang sesuai sejak pertemuan pertama.

Saya ingin belajar untuk kebugaran tanpa niat tampil. Apakah tetap cocok?

Tetap cocok, dan arah programnya memang dibedakan. Peserta yang mengejar kebugaran diuntungkan gaya dengan gerak berulang, porsi bagian inti yang lebih panjang, dan target yang diukur dari napas serta kenyamanan gerak sehari-hari. Rangkaian utuh untuk tampil tetap ditawarkan kalau suatu saat Anda berubah pikiran.

Mari Mulai

Kuasai dance bersama tutor Surabaya

Cukup ceritakan kebutuhan Anda, kami rancang jalur belajar dance yang tepat sasaran.