Lompat ke konten utama

4,9/5 · 1.200 ulasan · Semua Tingkat

Kursus Bass di Surabaya

Kursus bass privat di Surabaya, satu tutor untuk satu peserta, di rumah atau daring. Materinya berjalan dari nada akar sampai membaca chord chart, dengan latihan metronom tiap pertemuan. Biaya mulai Rp186.500 per sesi, durasi 60 atau 90 menit.

4,9/5 1.200 ulasan
2.500+ tutor terverifikasi
1.200+ peserta didampingi
1-on-1 satu tutor satu peserta
Kursus Bass di Surabaya

Bass privat di Surabaya: ringkasnya

Kursus bass privat di Surabaya, satu tutor untuk satu peserta, di rumah atau daring. Materinya berjalan dari nada akar sampai membaca chord chart, dengan latihan metronom tiap pertemuan. Biaya mulai Rp186.500 per sesi, durasi 60 atau 90 menit.

Konsultasi dan Daftar

Rincian Layanan

Format sesi
Satu tutor menemani satu peserta, 60 atau 90 menit tiap pertemuan
Pekerjaan yang dilatih
Nada akar, menempel pada drum, peredaman senar, pemilihan nada, walking bass, slap, isian, pembacaan chord chart
Teknik tangan kanan
Petikan dua jari, pick, slap dan pop, serta peredaman dengan ibu jari mengambang
Alat peserta
Bass empat atau lima senar, penguat suara kecil atau penguat kuping, kabel, dan alat penala
Tempat belajar
Rumah peserta di seluruh kecamatan Kota Surabaya, wilayah utara Kabupaten Sidoarjo, co-learning space Edubia, atau sesi daring
Jadwal
Terbuka tiap hari sepanjang pekan, dari jam tujuh pagi sampai jam sembilan malam
Biaya
Mulai Rp186.500 per sesi, tambah Rp15.000 per sesi bila belajar di co-learning space Edubia
Penggantian tutor
Tutor bisa diganti tanpa biaya tambahan, dan catatan latihan ikut berpindah ke penggantinya

Peserta yang cocok

Siapa yang Diuntungkan Kelas Bass Privat Edubia

Tanda kelas ini pas dimulai sekarang

  • Pemain yang sudah bisa mengikuti tab dari internet dan belum tahu alasan tiap nada dipilih
  • Pengisi kelompok musik ibadah di Surabaya yang menerima chord chart baru setiap pekan
  • Mahasiswa kelompok musik kampus di Sukolilo, Gubeng, dan Wonocolo yang bersiap tampil di acara jurusan
  • Pemain orkes melayu di Waru, Taman, dan Krian yang ingin barisan nada koplonya lebih bersih dan tahan lama
  • Pemain gitar yang diminta mengisi bass dan perlu mengubah cara berpikirnya dari melodi ke penopang lagu
  • Pekerja yang berhenti bermain bertahun-tahun dan ingin membangun kembali ketepatan tempo serta kelenturan jari

Bandingkan

Menimbang cara belajar bass di Surabaya

Fitur Pilihan terbaik Les Bass Privat Edubia Di tempat pilihan Anda, Surabaya Bimbel Bass Grup Belajar Bass Sendiri
Perhatian tutor saat belajar bass Penuh, satu untuk satu Terbagi ke banyak peserta Tanpa pendamping
Materi bass disesuaikan level peserta
Belajar bass di tempat Anda, Surabaya
Perkembangan dipantau tiap sesi Sesekali
Tahap dinaikkan saat peserta siap Ikut tempo kelas Tergantung sendiri
Koreksi langsung begitu langkahnya meleset Menunggu giliran Tak ada yang mengoreksi

Sebelum sesi pertama

Perangkat dan Kebiasaan yang Disiapkan Peserta Kelas Bass

Bass empat senar yang senarnya masih hidup

Senar berkarat sulit ditala dan bunyinya tumpul. Sepasang senar baru berkisar Rp150.000 dan cukup dipakai beberapa bulan untuk latihan harian di rumah.

Penguat suara kecil atau penguat kuping

Bass yang dimainkan tanpa penguat menyembunyikan dengungan senar. Penguat 10 sampai 25 watt sudah memadai untuk kamar, dan penguat kuping menolong peserta yang tinggal di kos.

Kabel yang sambungannya kencang

Kabel longgar menimbulkan bunyi putus nyambung yang sering disangka kerusakan bass. Satu kabel cadangan sepanjang tiga meter menghemat banyak waktu sesi.

Alat penala dan metronom

Keduanya tersedia sebagai aplikasi ponsel gratis. Penala jepit di kepala bass lebih bisa diandalkan di ruangan yang ramai, misalnya rumah yang menghadap jalan besar.

Baterai 9 volt cadangan untuk bass aktif

Bass berpreamp aktif mendadak melemah dan berdengung ketika baterainya habis. Satu baterai cadangan di tas alat menyelamatkan sesi latihan dan menyelamatkan panggung.

Tali bass dan kursi tanpa sandaran lengan

Peserta berlatih duduk dan berdiri bergantian, sebab tinggi bass berubah di antara keduanya dan penjarian tangan kiri ikut menyesuaikan diri.

Sudut ruangan selebar dua meter

Ruang untuk berdiri sambil menggerakkan lengan kanan dengan bebas. Kamar berukuran sedang sudah cukup asal ada satu sisi yang lapang dari lemari.

Daftar lagu yang ingin dimainkan

Dikirim ke tutor sebelum pertemuan pertama. Rangkaian latihan disusun dari lagu itu, jadi teknik baru selalu punya tempat pemakaian yang jelas sejak hari pertama.

Waktu berlatih dua puluh menit setiap hari

Ketepatan tempo dan kelenturan jari tumbuh dari latihan pendek yang berulang, dan latihan tiga jam sekali sepekan kalah jauh hasilnya. Jamnya disepakati bersama tutor di pertemuan pembuka.

Pekerjaan di dalam lagu

Susunan Materi Bass dari Nada Akar sampai Chord Chart

Orang menilai pemain bass dari pekerjaannya di dalam lagu, jadi materi kelas ini disusun menurut pekerjaan itu. Urutannya berjalan dari yang menopang lagu menuju yang menghias, sebab hiasan yang dipasang di atas dasar goyah selalu terdengar berantakan.

  1. 1

    Nada akar dan pola satu nada per ketukan

    Babak pertama

    Yang dibahas. Menemukan nada akar tiap akor di papan nada, memainkan satu nada per ketukan sepanjang lagu, mengenali pergantian akor dari pendengaran, serta menjaga kerasnya tiap petikan tetap rata.

    Jebakan umum. Semua petikan dimainkan dengan tenaga yang sama persis dari awal sampai akhir. Lagu berjalan datar, penyanyi kehilangan penanda perpindahan bagian, dan pendengar tak merasakan beda antara bait dan reff.

    Cara tutor. Tutor meminta peserta memainkan satu lagu penuh dengan nada akar saja, lalu bersama-sama menandai birama yang perlu dipetik lebih tegas untuk menandai pergantian bagian.

  2. 2

    Menempel pada permainan drum

    Babak penopang

    Yang dibahas. Mendengar bass drum dan snare sebagai dua penanda berbeda, meletakkan petikan tepat di atas ketukan, berlatih dengan metronom yang hanya berbunyi di ketukan dua dan empat, serta bertahan ketika drum bermain isian.

    Jebakan umum. Latihan selalu dilakukan sambil mengikuti gitaris yang temponya sendiri naik turun. Peserta merasa rapi di ruang latihan, lalu terdengar meleset begitu bermain dengan pemain drum yang stabil.

    Cara tutor. Metronom disetel berbunyi di ketukan genap saja sehingga peserta wajib memelihara tempo sendiri, lalu tempo dinaikkan dan diturunkan bergantian untuk menguji kestabilannya.

  3. 3

    Peredaman senar dan kebersihan bunyi

    Babak yang jarang disadari

    Yang dibahas. Meredam senar yang sedang tak dipakai dengan ibu jari mengambang serta jari kiri, memotong bunyi tepat pada akhir nada, dan membedakan diam yang disengaja dari bunyi yang tertinggal.

    Jebakan umum. Senar yang tak dimainkan ikut bergetar dan berdengung. Di kamar latihan dengungan itu tersamar, lalu muncul terang di rekaman ponsel dan di tata suara ruangan besar sebagai gemuruh yang mengaburkan lagu.

    Cara tutor. Peserta merekam permainannya dengan ponsel di dekat penguat suara, lalu mendengarkannya bersama tutor sambil menghitung berapa kali dengungan muncul dalam satu menit.

  4. 4

    Petikan jari, pick, dan pilihan bunyinya

    Babak tangan kanan

    Yang dibahas. Petikan bergantian telunjuk dan jari tengah, tumpuan jari pada senar di atasnya, pemakaian pick beserta sudut dan ketebalannya, serta akibat memindahkan titik petik ke arah leher atau ke arah penambat senar.

    Jebakan umum. Peserta memakai satu cara untuk semua lagu. Lagu rock bergitar tebal jadi kurang menonjol karena dipetik lembut, sementara lagu ibadah yang seharusnya bulat terdengar keras dan tajam karena dipetik dengan pick tebal.

    Cara tutor. Satu bagian lagu yang sama dimainkan tiga kali dalam satu sesi: dua jari dekat leher, dua jari dekat penambat senar, lalu memakai pick. Peserta yang memilih sendiri bunyi mana yang cocok.

  5. 5

    Memilih nada di luar akar

    Babak penyusun

    Yang dibahas. Deret nada mayor dan minor di papan, arpeggio akor, nada kelima dan ketiga, nada penghubung setengah laras, serta alasan musikal di balik tiap pilihan nada.

    Jebakan umum. Nada tambahan dipilih karena terasa enak di jari, tanpa memperhatikan akor yang sedang berjalan. Bass dan gitar bertabrakan di nada yang saling menolak, dan lagunya terdengar keruh tanpa ada yang tahu sebabnya.

    Cara tutor. Tutor meminta peserta menyebutkan nama akor yang sedang berjalan sambil terus bermain, sehingga tiap pilihan nada punya alasan yang bisa diucapkan dengan lantang.

  6. 6

    Walking bass dan gerak berjalan

    Jaz, blues, lagu ibadah

    Yang dibahas. Menyusun empat nada dalam satu birama, menyasar nada akar akor berikutnya, memakai nada kromatis sebagai penghubung, dan menjaga gerak tetap mengalir tanpa berhenti di tempat.

    Jebakan umum. Nada kromatis ditaburkan sepanjang birama. Barisan nadanya terdengar bergerak terus, namun tak pernah mendarat di nada akor berikutnya, dan pendengar kehilangan rasa arah lagu.

    Cara tutor. Peserta berlatih menuliskan nada terakhir tiap birama lebih dulu, yaitu nada satu laras sebelum akor berikutnya, baru mengisi tiga nada sisanya.

  7. 7

    Slap dan pop

    Funk dan pop modern

    Yang dibahas. Memukul senar dengan tulang ibu jari di ujung leher, menarik senar dengan telunjuk, mengatur putaran pergelangan tangan, meredam senar lain saat memukul, serta menyusun pola berulang yang rapi.

    Jebakan umum. Pukulan datang dari siku dengan pergelangan tangan kaku. Bunyinya tumpul, tenaga terbuang, dan lengan pegal sesudah lima menit sehingga latihan berhenti sebelum polanya sempat terbentuk.

    Cara tutor. Tutor melatih gerak memutar pergelangan tangan tanpa memegang bass lebih dulu, lalu memakai tempo lambat sampai bunyi pukulan terdengar nyaring pada tiap pengulangan.

  8. 8

    Isian, transisi, dan dinamika

    Babak penghias

    Yang dibahas. Menyusun isian menjelang pergantian bagian, memilih tempat yang tepat untuk isian, mengubah kerasnya petikan antarbagian, serta memakai ruang kosong sebagai penanda.

    Jebakan umum. Isian dipasang tiap empat birama karena mengasyikkan dimainkan. Penanda bagian kehilangan artinya, pemain drum bingung menentukan titik masuk, dan penyanyi kehilangan pijakan.

    Cara tutor. Peserta diberi jatah isian terbatas dalam satu lagu, misalnya tiga kali, sehingga ia terpaksa memilih tempat yang benar-benar berguna.

  9. 9

    Chord chart, pindah nada dasar, dan bermain bersama

    Kemandirian panggung

    Yang dibahas. Membaca chord chart dan angka derajat akor, memindahkan nada dasar dengan cepat, menandai struktur lagu di kertas, mengatur bunyi penguat suara, serta menyiapkan diri untuk rekaman dan pentas.

    Jebakan umum. Seluruh lagu dihafal dari rekaman aslinya. Ketika penyanyi meminta nada dasar diturunkan dua laras sepuluh menit sebelum naik panggung, peserta kehilangan pijakan dan harus menghafal ulang dari nol.

    Cara tutor. Tutor melatih peserta menuliskan lagu dalam angka derajat akor, lalu memainkannya di tiga nada dasar berbeda pada sesi yang sama sampai perpindahannya terasa biasa.

Fleksibel

3 format kelas bass di Edubia

Tutor bass datang ke tempat pilihan Anda di Surabaya atau via online. Rencana belajar disusun dari kebutuhan Anda.

Dari lagu pertama

Enam Tahap Kelas Bass sampai Sanggup Mengisi Kelompok Musik

Metronom dan rekaman ponsel jadi wasit di kelas ini. Tiap tahap di bawah membawa capaian yang bisa didengar ulang kapan pun peserta meragukan kemajuannya sendiri.

  1. 01

    Memainkan satu lagu penuh dengan nada akar

    Pertemuan 1 sampai 4

    Satu lagu berdurasi tiga menit dimainkan dari awal sampai akhir tanpa berhenti. Tandanya sudah lewat: peserta mendarat bersamaan dengan rekaman iringan, tanpa tertinggal setengah ketukan di tiap pergantian akor.

  2. 02

    Bermain rapi bersama metronom ketukan genap

    Pertemuan 5 sampai 9

    Metronom hanya berbunyi di ketukan dua dan empat, sehingga tempo dipelihara peserta sendiri. Dinyatakan lewat kalau bunyi metronom masih jatuh bersamaan dengan petikan peserta sampai birama terakhir.

  3. 03

    Menyusun barisan nada sendiri untuk satu lagu

    Pertemuan 10 sampai 15

    Peserta membuat barisan nadanya sendiri di atas rangkaian akor yang diberikan tutor. Ukurannya terletak pada alasan: ia sanggup menyebutkan kenapa tiap nada dipilih, mulai dari akar, kelima, sampai nada penghubung.

  4. 04

    Menyetel bunyi sendiri dan bertahan di volume kelompok

    Pertemuan 16 sampai 20

    Peserta memutar sendiri kenop penguat suara sampai bassnya terdengar di antara gitar dan drum. Tanda berhasilnya sederhana: pemain lain sanggup menyebutkan nada yang sedang ia mainkan, sejelas mereka merasakan getarannya.

  5. 05

    Membawakan satu pola slap tanpa lengan pegal

    Pertemuan 21 sampai 26

    Pola slap sepanjang dua birama dimainkan berulang selama satu menit penuh. Ukurannya: bunyi pukulan tetap nyaring pada pengulangan terakhir dan pergelangan tangan masih terasa lentur.

  6. 06

    Mengisi kelompok musik dengan chord chart di tangan

    Pertemuan 27 dan seterusnya

    Peserta bermain di ibadah, acara kampus, atau kafe sambil membaca chord chart. Ujian sesungguhnya datang saat penyanyi meminta nada dasar dipindah di tempat, dan peserta menjalankannya tanpa menghentikan lagu.

Yang membedakan

Kenapa memilih les bass Edubia

Setelan penguat suara peserta diperiksa tiap sesi

Penguat berukuran kecil, kabel, dan alat penala ditebus peserta sebelum pertemuan pertama, lalu tutor memeriksa setelan ketiganya di awal sesi. Bunyi yang dikoreksi jadi bunyi yang benar-benar keluar dari senar, tanpa menebak dari getaran senar telanjang.

Batas tempo dicatat pada setiap pertemuan

Ketepatan waktu petikan adalah pekerjaan sehari-hari pemain bass. Angka tempo saat pola masih terdengar rapi ditulis di lembar peserta, jadi kemajuannya terbaca sebagai angka dan bagian yang goyah gampang ditemukan tanpa perdebatan.

Latihan berjalan di atas rekaman iringan lengkap

Peserta bermain bersama rekaman drum, gitar, dan vokal, sehingga ruang bunyinya sudah terisi seperti keadaan sungguhan. Telinganya terbiasa mencari tempat sempit yang memang disediakan untuk bass, persis pekerjaan yang ia hadapi di kelompok musik.

Lagu pilihan peserta jadi bahan latihan teknik

Daftar lagu ibadah, lagu pop, koplo, atau funk yang ingin dibawakan dipakai sebagai bahan kerja. Walking, slap, dan peredaman senar diperkenalkan lewat bagian lagu yang memang menuntutnya, jadi teknik baru selalu punya tempat pemakaian yang jelas.

Tutor bisa diganti tanpa biaya tambahan

Sebagian tutor kuat di jalur ibadah dan pop, sebagian lagi di funk, jaz, dan koplo. Bila arah pelatihannya terasa meleset dari kebutuhan, penggantian diatur tanpa syarat dan catatan latihan ikut berpindah, jadi peserta melanjutkan dari titik ia berhenti.

Sesi malam dan akhir pekan tersedia

Sebagian besar peserta bass adalah pekerja dan pengisi kelompok musik yang berlatih di luar jam kantor. Sesi malam pada hari kerja serta pagi dan sore pada akhir pekan dibuka sepanjang tahun, termasuk pada pekan menjelang acara.

Angka bicara

4,9 /5

nilai dari 1.200 ulasan peserta yang sudah menjalani

Daftar Sekarang

Kursus Bass Privat Surabaya dengan Tutor Datang ke Rumah

Kelas bass Edubia berjalan di sudut latihan milik peserta sendiri, satu tutor menemani satu orang, dengan pilihan durasi 60 atau 90 menit. Penguat suara kecil, kabel, alat penala, dan metronom dipenuhi peserta sendiri, terpisah dari tarif, dan tutor memeriksa setelannya sebelum latihan pertama dimulai. Biayanya berangkat dari Rp186.500 per sesi, dan angka itu sama untuk rumah di Gubeng, Rungkut, maupun sisi Waru.

Materinya disusun mengikuti pekerjaan bass di dalam lagu. Peserta memulai dari nada akar dan cara menempel pada permainan drum, lalu masuk ke peredaman senar, pemilihan nada di luar akar, walking bass, slap, isian menjelang pergantian bagian, sampai membaca chord chart dan memindahkan nada dasar di tempat. Jadwalnya terbuka tiap hari sepanjang pekan, dari jam tujuh pagi sampai jam sembilan malam, dan sesi malam pada hari kerja termasuk yang cepat penuh.

Dua Pekerjaan yang Dijalankan Bass pada Saat Bersamaan

Bass mengurus dua hal sekaligus, dan di situlah letak sulitnya. Yang pertama soal nada: telinga pendengar menentukan sebuah akor dari nada terendah yang ia dengar. Gitaris boleh memainkan bentuk akor C, kalau bass menahan nada E di bawahnya, rasa akor itu berubah dan lagunya terdengar bergerak ke arah lain. Yang kedua soal waktu: petikan yang datang sedikit terlambat membuat satu ruangan terasa berat, walau nadanya benar semua.

Kenapa dua pekerjaan itu jarang disadari pemula? Soalnya keduanya baru terdengar ketika alat lain ikut bermain. Sendirian di kamar, nada apa pun terasa wajar dan tempo apa pun terasa enak. Begitu drum, gitar, dan penyanyi masuk, tempat bass jadi sempit dan tepat: ia berdiri di atas bass drum, di bawah akor gitar, dan di belakang penyanyi. Kelas privat memakai rekaman iringan sejak pertemuan awal supaya ruang sempit itu terasa dari hari pertama.

Garis besar

Empat Cara Tangan Kanan Memperlakukan Senar Bass

Petikan dua jari

Telunjuk dan jari tengah bergantian, dengan jari yang selesai memetik bersandar di senar atasnya. Makin dekat ke leher bunyinya makin bulat, makin dekat ke penambat senar makin tegas.

Pick

Hentakannya lebih tajam dan kerasnya antarnada lebih rata, cocok untuk lagu rock dan pop bergitar tebal. Ketebalan 0,88 sampai 1,14 mm biasanya nyaman untuk senar bass.

Slap dan pop: tulang ibu jari memukul senar di ujung leher

Tulang ibu jari memukul senar di ujung leher, telunjuk menarik senar tipis sampai membentur fret. Tenaganya datang dari putaran pergelangan tangan, sedangkan siku hanya menemani.

Peredaman

Ibu jari mengambang menutup senar di bawah, jari kiri menutup senar di atas. Separuh pekerjaan tangan kanan sebenarnya mendiamkan senar yang sedang tak dipakai.

Memilih Antara Jari dan Pick untuk Lagu yang Sedang Dipegang

Perdebatan jari lawan pick sering diperlakukan seperti soal aliran, padahal jawabannya mengikuti lagu yang sedang dipegang. Lagu ibadah dan pop lembut umumnya minta bunyi bulat dengan ujung nada yang tak terlalu tajam, dan petikan dua jari dekat leher memberikannya. Lagu rock dengan gitar bergain tebal minta hentakan yang bisa menembus, dan pick menyediakannya tanpa peserta harus memetik sekuat tenaga.

Koplo punya tuntutan lain lagi: nadanya banyak, pendek, dan berjalan cepat, jadi petikan dua jari yang ringan biasanya lebih tahan lama daripada pick yang menuntut pergelangan bekerja keras sepanjang malam. Funk minta ujung nada yang tegas dan diam yang rapi, dan di situ slap masuk. Di kelas privat, ketiganya diperkenalkan pada peserta yang sama, sebab pemain yang punya tiga pilihan bunyi jauh lebih mudah dipakai kelompok musik mana pun.

Bass Empat Senar dan Bass Lima Senar

Bass empat senar tetap pilihan awal yang masuk akal, sebab hampir seluruh lagu populer dan lagu ibadah bisa dimainkan penuh dengannya, dan lehernya ramping sehingga tangan pemula cepat menemukan bentuknya. Senar kelima menambah wilayah nada ke bawah. Gunanya terasa pada lagu bernada dasar rendah, dan pada saat peserta ingin menjangkau nada bawah tanpa memindahkan tangan jauh-jauh.

Harganya ada dua. Pertama, senar B yang menganggur ikut bergetar setiap kali senar lain dipetik, jadi peredaman wajib rapi lebih dulu. Kedua, bass lima senar berharga murah sering memasang senar B yang lembek, dan bunyinya jadi kabur justru di wilayah nada bawah, tempat senar itu seharusnya berguna. Saran tutor biasanya sama: kuasai empat senar sampai peredamannya bersih, lalu pindah ke lima senar ketika daftar lagu memang memintanya.

Cara Bass Menempel pada Permainan Drum

Pemain bass sering diminta mengikuti drum tanpa pernah dijelaskan bagian mana yang diikuti. Ada dua penanda yang berbeda tugasnya. Bass drum menunjukkan tempat petikan mendarat, dan snare di ketukan dua serta empat menunjukkan di mana lagu berpijak. Hi-hat menyediakan hitungan kecil di antaranya, dan hitungan kecil itulah yang membuat petikan terasa tepat atau terasa geser sedikit.

Yang menolong di ruang latihan: sepakati siapa yang memegang tempo sebelum lagu dimulai. Ketika drum mulai berlari di bagian ramai, pemain bass yang ikut berlari akan menyeret seluruh kelompok. Peserta dilatih bertahan di snare, membiarkan isian drum lewat, lalu bertemu lagi di ketukan pertama birama berikutnya. Latihan ini terdengar teknis, dan efeknya langsung terasa: kelompok musik yang bassnya tenang selalu terdengar lebih rapi daripada yang bassnya ikut panik.

Metronom di Ketukan Dua dan Empat

Metronom yang berbunyi di tiap ketukan gampang diikuti, dan justru karena itu ia kurang menguji. Kelas ini memindahkan bunyinya ke ketukan dua dan empat saja, sehingga peserta memelihara ketukan satu dan tiga sendirian. Begitu temponya meleset sedikit, bunyi metronom terdengar seolah bergeser, dan kesalahan yang tadinya samar berubah jadi terang.

Ada satu tanda yang dicari tutor: ketika petikan peserta benar-benar jatuh bersamaan dengan bunyi metronom, bunyi metronomnya seakan menghilang di balik nada bass. Peserta yang pernah mendengarnya sekali biasanya langsung tahu rasanya. Cara menaikkan tempo pun dibuat pelan: naik empat ketukan per menit setiap kali satu pola bertahan rapi selama satu menit. Angkanya kecil, dan sesudah delapan pekan bedanya terdengar jelas di rekaman.

Uraian

Yang Membedakan Kelas Bass Privat Edubia

Lima butir di bawah lahir dari pengamatan tutor atas pemain bass yang mandek di tingkat yang sama selama bertahun-tahun.

Bermain di atas lagu utuh

Latihan berjalan bersama rekaman drum, gitar, dan vokal, sehingga peserta terbiasa menempatkan bass di ruang bunyi yang sudah terisi penuh.

Batas tempo dicatat tiap sesi

Angka tempo saat pola masih rapi ditulis di lembar peserta, dan angka itu jadi patokan latihan pekan berikutnya.

Isian diberi jatah

Peserta dibatasi jumlah isian per lagu, sehingga ia belajar memilih tempat yang benar-benar berguna bagi lagunya.

Latihan pindah nada dasar

Satu lagu dimainkan di tiga nada dasar berbeda dalam satu sesi, kesiapan yang rutin diminta di ibadah dan acara.

Penyetelan bunyi dikerjakan peserta

Kenop penguat suara diputar peserta sendiri sambil tutor mendengarkan dari seberang ruangan, sampai ia hafal akibat tiap putaran.

Rincian

Empat Kebiasaan yang Menahan Kemajuan Pemain Bass

Berlatih tanpa metronom sama sekali

Bagian sulit melambat sendiri sementara bagian mudah melaju. Temponya bergelombang, dan pemain lain kehilangan pijakan.

Menghafal tab tanpa mengenal akor

Peserta lancar pada lagu yang dihafal lalu berhenti total ketika nada dasarnya diturunkan menjelang naik panggung.

Mengisi terlalu banyak nada

Ruang bunyi penuh sehingga penyanyi dan gitaris kehilangan tempat. Lagu terdengar ramai tanpa ada bagian yang menonjol.

Melewatkan peredaman senar

Senar yang tak dimainkan ikut berdengung. Di rekaman, dengungan itu menutupi pola nada yang sudah dilatih berminggu-minggu.

Membaca Chord Chart dan Berpindah Nada Dasar di Tempat

Di panggung ibadah maupun acara, bacaan yang beredar hampir selalu berupa chord chart: nama akor di atas garis birama, ditambah tanda struktur seperti bait, reff, dan bagian sisipan. Pemain bass yang terbiasa membacanya bisa masuk ke lagu yang belum pernah ia dengar, sebab ia tahu akor mana yang datang berikutnya walau melodinya asing.

Satu langkah lagi membuatnya jauh lebih tenang: menuliskan lagu dalam angka derajat akor. Akor pertama diberi angka satu, dan akor lain menyusul menurut jaraknya. Dengan cara ini, permintaan menurunkan nada dasar dua laras sepuluh menit sebelum naik panggung berhenti jadi masalah, sebab angkanya tak berubah dan yang berubah hanya titik awalnya di papan nada. Peserta kelas ini berlatih memainkan satu lagu di tiga nada dasar berbeda dalam satu sesi sampai perpindahan itu terasa biasa saja.

Sorotan

Lima Groove yang Sering Diminta Panggung Jawa Timur

Pop dan lagu ibadah

Nada akar dan kelima, nada panjang yang menahan, serta disiplin menahan diri supaya penyanyi punya ruang. Sulitnya justru pada kesederhanaannya.

Dangdut koplo

Barisan nada yang berlari dan hampir tak berhenti, menjawab pukulan kendang, dengan nada pendek dan bersih. Stamina tangan kanan jadi ujian utamanya.

Funk

Hitungan enam belas, nada mati sebagai pengisi, ujung nada yang tegas, dan slap yang muncul di tempat terpilih. Diam sama pentingnya dengan bunyi.

Jaz dan blues

Walking bass empat nada per birama yang menyasar akor berikutnya, dengan nada kromatis sebagai penghubung pada ketukan terakhir.

Rock

Delapan-an rata memakai pick, tenaga yang tak turun sampai lagu selesai, dan peredaman rapi supaya gitar bergain tebal tetap terdengar bersih.

Penguat Suara dan Setelan yang Masuk Akal di Rumah

Untuk latihan di rumah, penguat 10 sampai 25 watt sudah cukup keras. Titik awal setelan yang aman: semua kenop nada di posisi tengah, gain secukupnya sampai lampu tanda tak menyala terus, lalu volume dinaikkan pelan. Dari titik itu peserta memutar satu kenop dalam satu waktu sambil mendengarkan akibatnya, sebab memutar tiga kenop sekaligus membuat sebabnya mustahil dilacak.

Godaan yang sering muncul: menaikkan bass sampai mentok dan memangkas nada tengah karena terdengar gagah sendirian. Di dalam kelompok musik, setelan itu justru membuat bass hilang, sebab nada tengah antara 250 dan 800 Hz yang membuatnya terdengar lewat pengeras suara kecil dan lewat rekaman ponsel. Menaruh penguat di atas kursi juga menolong, sebab telinga akhirnya menerima nada tengahnya secara langsung, sementara getaran yang menjalar di lantai berkurang.

Latihan Bass di Rumah yang Berdempetan

Nada rendah bergerak lewat lantai dan dinding, jadi yang sampai ke rumah sebelah umumnya getarannya, dan getaran itu tetap terasa walau volumenya sedang saja. Tiga langkah biasanya cukup: menaruh penguat suara di atas alas karet supaya getarannya berhenti di situ, memakai penguat kuping selepas jam sembilan malam, dan menjadwalkan latihan pola berulang pada sore hari saat suara jalanan sedang ramai.

Peserta yang tinggal di kos sekitar Sukolilo, Mulyorejo, dan Wonocolo hampir selalu memilih penguat kuping sebagai perangkat pertama, dan itu keputusan yang tepat. Untuk pekan menjelang acara, ketika latihan memang perlu bunyi keras dan ruang yang lapang, peserta bisa pindah ke co-learning space Edubia di Tambaksari maupun Wonocolo dengan tambahan Rp15.000 tiap kedatangan. Kedua ruang itu berperedam, jadi latihan panjang tak mengusik siapa pun.

Bass Pertama, Pemeriksaan Sebelum Membeli, dan Perawatannya

Pemeriksaan sebelum membeli cukup tiga hal, dan ketiganya bisa dikerjakan di toko dalam dua puluh menit. Pertama, leher bass dilihat dari ujung kepala untuk memastikan ia tak melengkung berlebihan. Kedua, tiap nada dibunyikan di sepanjang fret untuk mencari bunyi berdenting yang menandakan fret tak rata. Ketiga, kedua pikap dinyalakan bergantian untuk memastikan keduanya bekerja dan tak berdesis.

Toko alat musik di Surabaya banyak berkumpul di sekitar Klampis dan Kejawan Gebang di Sukolilo, serta di sisi Anjasmoro di Sawahan, dan tutor bersedia menemani peserta ke sana. Sesudah alatnya ada, perawatannya ringan: lap senar sesudah bermain, sebab udara Surabaya yang lembap dan keringat tangan mempercepat karat, lalu periksa lengkung leher tiap pergantian musim ketika kamar berpindah dari panas ke ruangan ber-AC.

Yang perlu diketahui

Lima Rupa Peserta yang Mengisi Kelas Bass Edubia

01

Pemain kelompok musik ibadah

Peserta yang menerima chord chart baru setiap pekan dan perlu memindahkan nada dasar lagu di tempat sesuai permintaan penyanyi.

02

Mahasiswa kelompok musik kampus

Peserta dari kampus di Sukolilo, Gubeng, dan Wonocolo yang bersiap tampil di acara jurusan dan perlu tempo yang rapat bersama pemain drum.

03

Pemain gitar yang beralih ke bass

Peserta yang perlu mengubah cara berpikirnya dari melodi ke penopang lagu, dengan latihan berjatah nada di beberapa sesi awal.

04

Pengisi orkes melayu

Peserta dari Waru, Taman, dan Krian yang mengejar barisan nada koplo yang bersih dan tahan sepanjang belasan lagu berturut-turut.

05

Pekerja yang bermain lagi

Pekerja yang menyimpan bassnya sejak masa sekolah dan kini kembali berlatih pada malam hari sesudah jam kantor.

Wilayah yang Dijangkau Tutor Bass Edubia

Jangkauan tutor bass Edubia menutup seluruh kecamatan Kota Surabaya. Permintaannya padat di Gubeng, Sukolilo, Tegalsari, Wonokromo, dan Tambaksari, wilayah yang penuh kos mahasiswa serta tempat pertunjukan kecil. Rungkut, Tenggilis Mejoyo, dan Gunung Anyar lebih banyak mengambil sesi malam pada hari kerja, sebab jalur MERR memudahkan tutor sampai ke sana sesudah jam pulang kantor.

Sisi selatan terlayani lewat Waru, Taman, Gedangan, dan Buduran. Peserta di wilayah itu biasanya memilih sesi yang dimulai sesudah jam tujuh malam supaya tutor melewati koridor Ahmad Yani di luar puncak kepadatan. Rumah di Lakarsantri, Sambikerep, Benowo, dan Pakal kebagian slot akhir pekan karena waktu tempuhnya panjang, dan slot itu justru cocok bagi peserta yang menyiapkan acara.

Rincian Biaya Kursus Bass dan Cakupan Sesinya

Tarif satu sesi berangkat dari Rp186.500. Termasuk di dalamnya kedatangan tutor, pemakaian penguat suara kecil, metronom, alat penala, serta lembar chord chart yang disiapkan mengikuti lagu peserta sendiri. Belajar di co-learning space Edubia menambah Rp15.000 tiap kedatangan, dan peminatnya kebanyakan peserta yang ingin berlatih pada volume keras.

Belanja di luar sesi umumnya jatuh pada senar dan kabel. Sepasang senar berkisar Rp150.000 dan bertahan beberapa bulan untuk latihan harian, sementara penguat kuping dijual mulai ratusan ribu. Pembayaran berjalan per pertemuan, jadi frekuensinya boleh dipadatkan menjelang pentas lalu dikendurkan lagi sesudahnya. Peserta yang tutornya terasa kurang cocok bisa meminta penggantian tanpa biaya tambahan, dan catatan latihannya ikut berpindah.

Ukuran yang Dipakai Tutor Menilai Kemajuan Peserta

Tiga angka dicatat pada setiap pertemuan. Pertama, batas tempo ketika pola latihan masih dimainkan tanpa nada yang meleset. Kedua, jumlah birama yang sanggup dimainkan tanpa berhenti pada lagu yang sedang dikerjakan. Ketiga, jumlah dengungan senar yang terdengar dalam rekaman satu menit.

Ketiganya masuk lembar catatan peserta dan ditimbang ulang tiap empat pertemuan. Rekaman satu lagu utuh disimpan sebulan sekali, lalu diperdengarkan lagi pada pertemuan kedelapan berikutnya. Peserta dewasa yang merasa dirinya jalan di tempat umumnya berubah pandangan sesudah mendengar dua rekaman itu berurutan, sebab telinga mengingat kesalahan jauh lebih tajam daripada ia mengingat kemajuan.

Poin penting

Empat Langkah Memulai Kursus Bass di Surabaya

Empat langkah sederhana, dari daftar sampai belajar bareng tutor pilihan.

  1. 1Hubungi Edubia lewat WhatsApp

    Sebutkan wilayah tempat tinggal, alat yang sudah dimiliki, pengalaman bermain sejauh ini, dan jam latihan yang biasanya lowong.

  2. 2Kirim daftar lagu yang ingin dibawakan

    Lagu ibadah, lagu pop, koplo, atau funk sama-sama berguna. Rangkaian latihan teknik disusun dari lagu itu, jadi teknik barunya langsung terpakai.

  3. 3Pilih tutor beserta durasi sesi

    Beberapa nama tutor dikirimkan lengkap dengan riwayat panggung masing-masing, lalu peserta menetapkan durasi 60 atau 90 menit beserta harinya.

  4. 4Jalani sesi pertama sambil bermain

    Tutor memeriksa penyetelan bass, membetulkan posisi tangan, lalu memandu peserta memainkan satu lagu dengan nada akar dari awal sampai akhir.

Tanya jawab

Berapa biaya dan bagaimana jadwal les bass?

Berapa biaya kursus bass privat di Surabaya?

Satu sesi berangkat dari Rp186.500, dan angka itu memuat kedatangan tutor ke rumah beserta lembar chord chart yang disusun mengikuti lagu peserta. Bass, penguat suara kecil, kabel, alat penala, dan metronom ditebus peserta sendiri dan tak dihitung dalam tarif itu. Tarifnya sama untuk rumah di Tegalsari maupun di sisi Gedangan. Belajar di co-learning space Edubia menambah Rp15.000 tiap kedatangan. Pembayaran berjalan per pertemuan, jadi frekuensinya boleh dipadatkan menjelang acara lalu dikendurkan lagi sesudahnya.

Apakah peserta harus punya bass sendiri?

Ya, sebab kelenturan jari tumbuh dari latihan pendek yang berulang tiap hari di antara dua sesi, dan itu menuntut alat yang tersedia di rumah. Bass pelajar baru umumnya berkisar Rp1.500.000 sampai Rp3.000.000, sementara pasar barang bekas di Surabaya sering menyimpan alat layak di bawah angka itu. Tutor bersedia menemani memeriksa leher, fret, dan pikap sebelum peserta membayar, dan pemeriksaan semacam itu biasanya cukup dua puluh menit di toko.

Sebaiknya mulai dari bass empat senar atau lima senar?

Mulailah dari empat senar. Hampir seluruh lagu pop, rock, dan lagu ibadah yang beredar di Surabaya bisa dimainkan penuh dengan empat senar, dan lehernya lebih ramping sehingga tangan pemula cepat terbiasa. Senar kelima berguna ketika peserta membawakan lagu bernada dasar rendah atau ingin menjangkau nada bawah tanpa berpindah posisi. Dua konsekuensinya: senar B ikut berdengung selama peredaman belum rapi, dan bass lima senar berharga murah sering punya senar B yang lembek.

Penguat suara seperti apa yang perlu disiapkan di rumah?

Untuk latihan harian, penguat 10 sampai 25 watt sudah cukup keras dan justru lebih mudah diatur. Yang penting ada kenop bass, tengah, dan treble supaya peserta belajar mendengar akibat tiap putaran. Penghuni kos dan rumah berdempetan lebih terbantu penguat kuping. Untuk mengisi ibadah atau acara, bass biasanya masuk ke tata suara lewat kotak DI, jadi penguat besar belum perlu dibeli pada tahun pertama.

Berapa lama satu sesi dan berapa kali dalam sepekan?

Tersedia 60 menit dan 90 menit. Sesi 60 menit cocok bagi peserta yang berlatih rutin di rumah dan datang untuk dikoreksi, sementara 90 menit dipilih peserta yang menggarap repertoar pentas, sebab memainkan satu lagu penuh bersama rekaman iringan memakan waktu. Ritme yang lazim: satu sesi sepekan ditambah latihan dua puluh menit tiap hari. Dengan ritme itu peserta umumnya sanggup mengisi lagu sederhana sesudah delapan sampai dua belas pertemuan.

Apakah bass lebih gampang dipelajari daripada gitar?

Nada pertamanya memang lebih cepat keluar, sebab satu nada dimainkan satu jari dan tak ada bentuk akor yang harus dihafal lebih dulu. Kesulitannya berpindah tempat. Pemain bass dinilai dari ketepatan waktu petikannya dan dari pemilihan nada yang menopang lagu, dan keduanya menuntut telinga terlatih. Banyak orang sanggup membunyikan sebuah lagu di bass dalam sepekan, lalu perlu berbulan-bulan sampai permainannya enak diikuti pemain lain.

Bisakah belajar bass tanpa bisa membaca not balok?

Bisa. Kelas ini memakai chord chart dan angka derajat akor sebagai bacaan utama, sebab itulah yang benar-benar beredar di ibadah, acara, dan sesi rekaman di Surabaya. Not balok diperkenalkan bagi peserta yang menyiapkan ujian musik berjenjang atau bergabung dengan kelompok yang memakai partitur, misalnya orkestra sekolah. Peserta yang berminat boleh meminta materi pembacaan ritme sejak pertemuan awal, dan tutor menyelipkannya di sepuluh menit pembuka.

Apakah latihan bass mengganggu tetangga di rumah yang berdempetan?

Nada rendah merambat lewat lantai dan dinding lebih jauh daripada bunyi alat lain, jadi keluhan tetangga biasanya lahir dari getaran yang menjalar, bahkan ketika volumenya terasa sedang saja. Tiga hal menolong: memakai penguat kuping saat malam, meletakkan penguat suara di atas alas karet supaya getarannya tak turun ke lantai, dan memilih jam latihan sebelum jam sembilan malam. Peserta di kos sekitar Sukolilo dan Mulyorejo banyak menempuh jalan pertama.

Saya sudah main gitar, apakah materinya bisa dipercepat?

Sebagian bisa, sebab pengetahuan akor dan letak nada di papan sudah tersedia. Bagian yang justru memakan waktu adalah kebiasaan mengisi terlalu banyak nada, warisan cara berpikir gitaris. Tutor biasanya memakai latihan berjatah: satu lagu penuh hanya dengan nada akar, lalu satu lagu dengan tambahan nada kelima saja. Latihan itu terdengar sederhana di atas kertas dan hampir selalu terasa berat pada percobaan pertama.

Apakah kelas ini mengajarkan slap?

Ya, dan letaknya sesudah peredaman senar dikuasai. Urutan itu disengaja: slap tanpa peredaman menghasilkan dengungan yang menutupi pola pukulannya sendiri. Peserta yang datang khusus untuk slap tetap dilayani, dengan tutor menyelipkan latihan peredaman sebagai bagian dari pola slap, jadi ia berlatih dua hal dalam satu gerakan. Pukulan yang benar datang dari putaran pergelangan tangan, dan itu sebabnya lengan tak cepat pegal.

Apakah tutor mengajarkan groove dangdut koplo?

Ya. Tutor yang biasa mengisi orkes melayu di Waru, Taman, dan Krian mengajarkan barisan nada koplo apa adanya: gerak yang hampir tak pernah berhenti, nada pendek dan bersih, serta cara menjawab pukulan kendang tanpa saling menutupi. Bagian yang berat di sini adalah stamina tangan kanan, sebab lagunya berjalan cepat dan satu panggung hajatan bisa berisi belasan lagu berturut-turut. Latihannya karena itu memakai patokan waktu, misalnya satu pola dijaga rapi selama dua menit penuh.

Bisakah sesi bass berjalan daring?

Bisa, dengan satu kamera mengarah ke kedua tangan peserta. Karena sambungan selalu menyisakan jeda, tutor dan peserta bermain bergiliran, dan rekaman iringan diputar dari perangkat peserta sendiri supaya temponya tetap utuh. Sesi daring bekerja baik untuk pembacaan chord chart, pemilihan nada, dan pemeriksaan pekerjaan rumah. Penyetelan bunyi penguat suara memang lebih enak diperiksa ketika tutor duduk di ruangan yang sama.

Apakah tutor membantu menyiapkan ibadah, pentas, atau rekaman?

Ya. Tutor membantu menyusun daftar lagu, menandai struktur tiap lagu di kertas, menyiapkan pemindahan nada dasar yang biasa diminta penyanyi, dan menjalankan latihan penuh dengan urutan seperti hari acara. Untuk rekaman, peserta dilatih bermain bersama ketukan panduan lalu mengulang bagian tertentu tanpa kehilangan tempo, sebab pekerjaan studio hampir seluruhnya berupa pengulangan pendek yang harus tetap sama rasanya.

Bagaimana kalau tutornya terasa kurang cocok?

Kabari Edubia lewat WhatsApp, lalu tutor diganti tanpa biaya tambahan dan tanpa syarat berbelit. Catatan latihan berupa batas tempo yang sudah rapi, daftar lagu berjalan, dan teknik yang sudah dikuasai diserahkan kepada penggantinya, jadi peserta melanjutkan dari titik ia berhenti. Ketidakcocokan arah biasanya soal repertoar: sebagian tutor kuat di jalur ibadah dan pop, sebagian lagi di funk, jaz, dan koplo.

Kecamatan mana saja yang dijangkau tutor bass?

Ketiga puluh satu kecamatan Kota Surabaya masuk jangkauan. Permintaan padat datang dari Gubeng, Sukolilo, Tegalsari, Wonokromo, dan Tambaksari, wilayah yang penuh kos mahasiswa serta tempat pertunjukan kecil. Rungkut, Tenggilis Mejoyo, dan Mulyorejo banyak mengambil sesi malam pada hari kerja. Di sisi selatan, Waru, Taman, Gedangan, dan Buduran terlayani rutin. Rumah di Lakarsantri, Benowo, Sambikerep, dan Pakal biasanya kebagian slot akhir pekan karena waktu tempuhnya panjang.

Saatnya Bertindak

Mulai les bass sekarang

2.500+ tutor terverifikasi siap mendampingi di Surabaya. Mulai dari konsultasi kebutuhan belajar Anda, tanpa komitmen.