4,9/5 · 1.200 ulasan · TOPIK I dan TOPIK II
Les Tes TOPIK di Surabaya
Les tes TOPIK Edubia menyiapkan peserta yang sudah bisa berbahasa Korea untuk mengubah kemampuannya menjadi skor resmi. Sesi privat 90 menit di Surabaya, mulai Rp242.500 per sesi, dibuka satu tes diagnostik penentu jenjang sasaran.
Ringkasan tes TOPIK privat di Surabaya
Les tes TOPIK Edubia menyiapkan peserta yang sudah bisa berbahasa Korea untuk mengubah kemampuannya menjadi skor resmi. Sesi privat 90 menit di Surabaya, mulai Rp242.500 per sesi, dibuka satu tes diagnostik penentu jenjang sasaran.
Konsultasi dan DaftarSpesifikasi Les
- Lembaga penyelenggara
- Edubia, layanan les privat berkantor di Tegalsari, Surabaya
- Materi yang dipelajari
- Strategi bagian mendengarkan, membaca, dan menulis TOPIK, kosakata serta pola tata bahasa khas ujian, pengaturan waktu, dan analisis kesalahan
- Tutor pengampu
- Tutor berpengalaman mendampingi persiapan ujian kemahiran bahasa Korea, ditempatkan tim sesudah hasil diagnostik masuk
- Format Sesi
- Privat, satu tutor menemani satu peserta, di rumah atau daring
- Durasi sesi
- 90 menit per pertemuan
- Ritme jadwal
- 8 sesi per bulan, naik menjadi dua kali sepekan pada delapan pekan terakhir
- Biaya
- Mulai Rp242.500 per sesi, sampai Rp298.100 per sesi untuk peserta yang sudah bekerja
- Tempat belajar
- Rumah peserta, co-learning space Edubia di Tambaksari atau Wonocolo dengan tambahan Rp15.000 per sesi, atau daring
- Wilayah les
- 31 kecamatan Surabaya, ditambah wilayah Sidoarjo seperti Waru, Gedangan, Buduran, dan Sedati
- Jenjang sasaran
- TOPIK I untuk jenjang 1 dan 2, TOPIK II untuk jenjang 3 sampai 6
- Peserta per sesi
- 1 orang
- Penggantian tutor
- Tutor bisa diganti tanpa biaya tambahan bila cara mengajarnya dirasa kurang cocok
- Peralatan dan bahan
- Disiapkan peserta, di luar tarif sesi
Tahap demi tahap
Perjalanan persiapan sampai hari ujian TOPIK
Tahapan di bawah diukur mundur dari tanggal ujian yang sudah diumumkan penyelenggara, jadi panjang tiap tahap menyesuaikan sisa waktu peserta saat mendaftar les.
- 01Pekan pertama
Pengukuran posisi awal
Satu latihan utuh berformat ujian dikerjakan dengan waktu berjalan, lalu dibaca bersama pada hari yang sama. Dari sini keluar jenjang sasaran dan jumlah pekan yang masuk akal.
- 02Pekan 2 sampai 5
Pembenahan bagian yang tertinggal
Porsi jam yang lebih lebar diberikan ke bagian dengan skor latihan yang masih rendah. Peserta belum mengerjakan latihan penuh setiap pekan pada tahap ini.
- 03Pekan 6 sampai 8
Penggabungan tiga bagian
Bagian yang sudah dilatih terpisah mulai dikerjakan berurutan dalam satu duduk, supaya peserta merasakan kelelahan yang sebenarnya terjadi di ruang ujian.
- 04Delapan pekan terakhir
Kenaikan ritme sesi
Pertemuan bertambah menjadi dua kali sepekan, dan tiap pekan ditutup satu latihan bagian utuh yang dibahas tuntas di pertemuan berikutnya.
- 05Tiga pekan terakhir
Latihan pada jam ujian
Latihan penuh dipindahkan ke hari dan jam yang menyerupai jadwal ujian, termasuk jeda antarbagian, supaya tubuh peserta terbiasa dengan ritmenya.
- 06Pekan penutup
Pemeriksaan berkas dan jalur berangkat
Kartu peserta, tanda pengenal, jalur menuju lokasi ujian, dan jam berangkat diperiksa. Materi baru berhenti masuk pada tahap ini.
Susunan materi
Susunan materi les tes TOPIK dan jebakan yang berulang
Urutan di bawah mengikuti bentuk lembar soal, dan tiap barisnya dibuka setelah hasil diagnostik menunjukkan bagian mana yang menahan skor total. Peserta yang sudah kuat di satu baris melewatinya dan porsi jamnya dipindahkan ke baris yang lain.
- 1
Memilih ujian yang diambil
Sesi pembukaYang dibahas. Perbedaan cakupan TOPIK I dan TOPIK II, cara membaca syarat jenjang dari dokumen pihak tujuan, dan tenggat pendaftaran yang perlu ditandai lebih dulu.
Jebakan umum. Peserta mengira jenjang bisa dipilih saat mendaftar, padahal yang dipilih adalah ujiannya dan jenjang mengikuti skor total.
Cara tutor. Tutor membuka dokumen syarat milik peserta di sesi pertama, mencatat jenjang yang diminta berikut tenggatnya, lalu mencocokkannya dengan skor diagnostik hari itu.
- 2
Percakapan pendek di bagian mendengarkan
TOPIK I dan IIYang dibahas. Nomor pembuka yang memakai pertukaran dua penutur, penanda tempat dan peran, serta pilihan jawaban yang berbeda tipis satu sama lain.
Jebakan umum. Peserta menunggu sampai kalimat terakhir untuk memutuskan, sehingga jeda menuju nomor berikutnya terpakai untuk berpikir dan nomor sesudahnya ikut hilang.
Cara tutor. Rekaman dihentikan di tengah, peserta menyebut dugaannya, baru rekaman dilanjutkan. Kebiasaan memutuskan lebih awal dibangun sebelum latihan penuh dimulai.
- 3
Wacana panjang di bagian mendengarkan
Terutama TOPIK IIYang dibahas. Ceramah, wawancara, dan pengumuman panjang, berikut pertanyaan yang menuntut simpulan atas sikap penutur.
Jebakan umum. Satu kalimat yang tidak tertangkap membuat peserta berhenti mendengar dan kehilangan seluruh sisa rekaman, dan kerugiannya melebar jauh dari satu nomor.
Cara tutor. Latihan memakai rekaman yang sengaja disela suara lain, sehingga peserta terbiasa melanjutkan dari kalimat berikutnya tanpa panik.
- 4
Teks pendek dan tanda baca ujian
TOPIK I dan IIYang dibahas. Iklan, papan petunjuk, dan pengumuman singkat yang menuntut pengenalan cepat atas satu kata pemikul makna.
Jebakan umum. Peserta membacanya seperti membaca teks panjang, padahal nomor semacam ini dirancang untuk selesai dalam hitungan detik.
Cara tutor. Latihan dikerjakan berkelompok nomor dengan batas waktu yang sengaja diperketat, supaya peserta merasakan kecepatan yang memang diminta bentuk soal ini.
- 5
Teks panjang dan urutan gagasan
Terutama TOPIK IIYang dibahas. Artikel, tulisan pendapat, dan nomor yang meminta peserta menyusun potongan paragraf menjadi urutan yang benar.
Jebakan umum. Peserta mencari jawaban dengan membaca ulang dari awal tiap kali ragu, dan dua kali membaca ulang sudah cukup untuk menghabiskan sisa waktu bagian ini.
Cara tutor. Tutor melatih penandaan di lembar soal: satu tanda untuk kalimat pokok tiap paragraf, satu tanda untuk kata sambung yang membalik arah.
- 6
Melengkapi kalimat pada bagian menulis
TOPIK II sajaYang dibahas. Nomor rumpang di dalam teks pendek, yang menuntut kalimat pelengkap sesuai konteks dan ragam bahasa teksnya.
Jebakan umum. Peserta menulis kalimat yang benar secara tata bahasa tetapi tidak menyambung dengan kalimat sebelum dan sesudahnya.
Cara tutor. Latihan dimulai dari membaca kalimat pengapit dengan suara, sebab telinga lebih cepat menangkap sambungan yang janggal daripada mata.
- 7
Karangan panjang bagian menulis
TOPIK II sajaYang dibahas. Penyusunan tulisan dari pokok yang diberikan, pembagian paragraf, kata sambung antargagasan, dan pemilihan ragam tulis formal.
Jebakan umum. Peserta menulis persis seperti ia berbicara sehari-hari, sehingga nilai ragamnya jatuh walaupun gagasannya jelas dan lengkap.
Cara tutor. Dua putaran menulis dipakai: naskah pertama dengan waktu berjalan, naskah kedua ditulis ulang sesudah penandaan per kategori. Keduanya disimpan berdampingan.
- 8
Kosakata dan pola khas lembar soal
Sepanjang programYang dibahas. Kata dan akhiran yang lebih sering muncul di bahan ujian daripada di obrolan harian, disusun dari kesalahan peserta sendiri.
Jebakan umum. Daftar kata disalin dari sumber orang lain, sehingga isinya penuh kata yang sudah dikuasai dan miskin kata yang benar-benar menjatuhkan nomor.
Cara tutor. Daftar dibangun peserta dari lembar jawaban miliknya, dicatat bersama kalimat asalnya, dan sepuluh butir teratasnya jadi latihan pembuka pertemuan berikutnya.
- 9
Pengaturan waktu dan lembar jawaban
Tiga pekan terakhirYang dibahas. Pembagian menit per kelompok nomor, cara menandai nomor yang ditunda, dan pemindahan jawaban ke lembar jawaban tanpa bergeser baris.
Jebakan umum. Peserta menunda pemindahan jawaban sampai menit terakhir, lalu satu baris yang meleset menggeser belasan nomor sekaligus.
Cara tutor. Latihan penuh selalu memakai lembar jawaban terpisah, dan pemindahannya dilakukan per kelompok nomor supaya menit terakhir tetap longgar.
Standar layanan
Kenapa peserta Surabaya memilih les tes TOPIK di Edubia?
Ringkasan singkat sebelum Anda menanyakan jadwal dan biaya les tes TOPIK.
Rating tutor Edubia 4,9 dari 1.200 ulasan
Angka itu dihitung dari ulasan peserta yang sudah menjalani sesi bersama tutor Edubia.
Sesi tes TOPIK di tempat pilihan Anda
Tutor datang ke alamat pilihan Anda di Surabaya, ke co-learning space partner, atau mengajar online.
Perkembangan tes TOPIK dicatat tiap sesi
Sesudah pertemuan Anda menerima catatan singkat: materi yang dibahas, sejauh mana latihannya berjalan, dan sasaran pertemuan berikutnya.
Fleksibel
Sesi tes TOPIK yang mengikuti agenda Anda
Tutor tes TOPIK datang ke tempat pilihan Anda di Surabaya atau via online. Rencana belajar disusun dari kebutuhan Anda.
Cakupan
Yang Anda dapat di les tes TOPIK Edubia
Sesi diagnostik berformat ujian
Latihan utuh dengan waktu berjalan pada pertemuan awal, dibaca bersama tutor lengkap dengan perkiraan jarak menuju jenjang sasaran.
Rencana pekanan tertulis
Urutan materi, ritme latihan mandiri, dan tanggal peninjauan berikutnya, disimpan peserta dan tutor dalam bentuk yang sama.
Pembahasan lembar jawaban nomor demi nomor
Jam pertemuan dipakai membahas latihan yang sudah dikerjakan peserta, termasuk nomor yang kebetulan benar karena tebakan.
Golongan kesalahan yang dihitung tiap pekan
Lima golongan penyebab jawaban salah dicatat cacahnya, sehingga perubahan kemajuan terbaca sebagai angka yang bisa dibandingkan pekan demi pekan.
Daftar kosakata ujian milik sendiri
Disusun dari kesalahan peserta, dicatat bersama kalimat asalnya, dan diuji ulang dengan jeda yang melebar.
Dua putaran latihan menulis
Untuk peserta TOPIK II: naskah pertama dengan waktu berjalan, naskah kedua ditulis ulang sesudah penandaan per kategori.
Latihan penuh pada jam ujian
Menjelang tanggal ujian, latihan dipindahkan ke hari dan jam yang menyerupai jadwal sebenarnya, berikut jeda antarbagiannya.
Pilihan tempat yang bisa berubah
Sesi di rumah, di co-learning space, atau daring, dan peserta boleh berpindah di tengah program tanpa mengulang diagnostik.
Peninjauan tiap empat sesi
Skor latihan dan cacah golongan kesalahan dibandingkan dengan pertemuan sebelumnya, lalu rencana pekanan disesuaikan.
Hak mengganti tutor
Bila cara mengajar dirasa kurang cocok, tutor bisa diganti tanpa biaya tambahan dan rencana yang sudah berjalan tetap dipakai.
Kelebihan les ini
Kenapa memilih les tes TOPIK Edubia
Diagnostik sebelum sesi pertama
Kelas dibuka dengan satu latihan berformat ujian yang dikerjakan dengan waktu berjalan, supaya jarak menuju jenjang sasaran terukur sejak hari pertama.
Latihan penuh lalu pembahasan tuntas
Latihan dikerjakan di luar sesi dengan penghitung waktu menyala, dan jam bersama tutor dipakai membahas lembar jawabannya nomor demi nomor.
Catatan kesalahan yang bergolong
Tiap jawaban salah dimasukkan ke salah satu dari lima golongan, dan cacah tiap golongan dibandingkan dari pekan ke pekan sebagai penentu isi sesi berikutnya.
Sesi malam dan akhir pekan
Jam pertemuan mengikuti jadwal kerja atau jadwal sekolah peserta, termasuk sesi sesudah jam kantor dan sesi Sabtu pagi.
Tutor ditempatkan tim
Penempatan dilakukan sesudah hasil diagnostik terbaca, dan tutor bisa diganti tanpa biaya tambahan bila cara mengajarnya dirasa kurang cocok.
Rencana mundur dari tanggal ujian
Kalender persiapan disusun dari tanggal yang sudah ditetapkan penyelenggara, lengkap dengan titik saat ritme sesi dinaikkan.
Struktur tes
Bagian ujian TOPIK dan strategi tiap bagiannya
TOPIK terbagi menjadi dua ujian, dan bagian yang dikerjakan berbeda di antara keduanya. Jumlah nomor, panjang waktu, dan ambang skor tiap jenjang ditetapkan penyelenggara serta bisa berubah, jadi angkanya diperiksa langsung di pengumuman resmi saat pendaftaran dibuka.
Mendengarkan TOPIK I
Percakapan pendek dan pengumuman sederhana yang dekat dengan keperluan sehari-hari, dengan pilihan jawaban yang berbeda tipis.
Strategi kami. Pilihan dibaca lebih dulu di jeda antarnomor, dugaan disusun dari separuh pertama rekaman, dan nomor yang terlewat ditandai untuk dinilai ulang di akhir bagian.
Membaca TOPIK I
Papan petunjuk, iklan, dan teks pendek yang menuntut pengenalan cepat atas satu kata pemikul makna.
Strategi kami. Nomor dikerjakan berkelompok dengan batas waktu yang diperketat, supaya peserta terbiasa menutup nomor ringan dalam hitungan detik dan menabung menit untuk nomor berat.
Mendengarkan TOPIK II
Wawancara, ceramah, dan pembicaraan panjang, berikut pertanyaan yang menuntut simpulan atas sikap dan maksud penutur.
Strategi kami. Catatan tiga sampai lima huruf per nomor dipakai supaya tangan tidak mengejar seluruh kalimat, dan latihan memakai rekaman yang disela suara lain untuk melatih daya lanjut.
Menulis TOPIK II
Melengkapi kalimat yang dirumpangkan di dalam teks pendek, dan menyusun karangan lebih panjang dari pokok yang diberikan.
Strategi kami. Dua putaran menulis: naskah pertama dengan waktu berjalan, naskah kedua ditulis ulang sesudah tutor menandai akhiran kata kerja, kata sambung, pilihan ragam, dan urutan paragraf.
Membaca TOPIK II
Artikel, tulisan pendapat, dan nomor yang meminta peserta menyusun potongan paragraf menjadi urutan yang benar.
Strategi kami. Penandaan tetap di lembar soal: satu tanda untuk kalimat pokok tiap paragraf, satu tanda untuk kata sambung yang membalik arah, lalu nomor mahal ditunda dan didatangi ulang.
Cocok untuk siapa
Peserta yang cocok mengambil les tes TOPIK
Peserta yang cocok
- Sudah bisa membaca dan memahami kalimat bahasa Korea, dan kini perlu mengubah kemampuan itu menjadi skor resmi.
- Punya tanggal ujian atau tenggat berkas yang sudah pasti, sehingga rencana bisa disusun mundur dari tanggal itu.
- Pernah mengikuti TOPIK dan ingin naik jenjang dengan memperbaiki bagian yang menahan skor totalnya.
- Bekerja atau kuliah dengan jam padat, dan memerlukan pertemuan yang jamnya menyesuaikan, termasuk malam dan akhir pekan.
- Bersedia mengerjakan latihan di luar sesi, sebab jam pertemuan dipakai untuk pembahasan.
- Membutuhkan bagian menulis TOPIK II dinilai dan ditandai per kategori oleh orang yang membacanya dengan teliti.
Perbandingan
Kenapa satu tutor tes TOPIK untuk satu peserta lebih unggul?
| Fitur | Pilihan terbaik Les Tes TOPIK Privat Edubia Di tempat pilihan Anda, Surabaya | Bimbel Tes TOPIK Grup | Belajar Tes TOPIK Sendiri |
|---|---|---|---|
| Perhatian tutor saat belajar tes TOPIK | Penuh, satu untuk satu | Terbagi ke banyak peserta | Tanpa pendamping |
| Materi tes TOPIK disesuaikan level peserta | |||
| Assessment kebutuhan tes TOPIK di awal | |||
| Perkembangan dipantau tiap sesi | Sesekali | ||
| Selaras kurikulum sekolah di Surabaya | Umum | ||
| Tutor tes TOPIK bisa diganti tanpa ribet |
Dua kemampuan berbeda yang dipisahkan les tes TOPIK
Orang yang lancar mengobrol dalam bahasa Korea belum tentu keluar dari ruang ujian dengan jenjang yang diinginkannya. Sebaliknya, peserta yang tata bahasanya rapi di atas kertas bisa kehilangan banyak nomor di bagian mendengarkan, sebab rekaman berjalan sendiri dan tidak menunggu siapa pun. Keduanya keterampilan yang berlainan: memakai bahasa untuk hidup sehari-hari, dan memakai bahasa di ruang ujian dengan waktu yang dihitung.
Les tes TOPIK di Edubia bekerja pada keterampilan yang kedua. Kemampuan berbahasa Korea Anda diperlakukan sebagai posisi awal, sesuatu yang sudah ada dan sedang diukur, dan yang dilatih adalah cara memakainya di kondisi ujian. Peserta yang masih perlu mengenal bahasa Korea dari awal diarahkan ke program bahasa lebih dulu, supaya jam persiapan tidak habis untuk pekerjaan yang seharusnya tuntas sebelum tanggal ujian.
Bedanya terasa sejak pertemuan pertama. Latihan berjalan sampai Anda bisa menerangkan sendiri kenapa satu pilihan salah dan kenapa pilihan lain benar, sebab pola kesalahan itulah yang berulang di lembar jawaban berikutnya. Peserta yang hanya menghitung berapa nomor betul biasanya mengulang kesalahan yang sama tiga latihan kemudian tanpa menyadarinya.
Sesi diagnostik yang membuka kelas persiapan
Persiapan yang dimulai dari titik yang salah membuang berbulan-bulan. Peserta yang sebenarnya sudah siap mengambil TOPIK II bisa berbulan-bulan mengulang latihan TOPIK I, dan peserta yang belum siap bisa memaksakan latihan yang terlalu berat lalu kehilangan kepercayaan diri sebelum tanggal ujian tiba.
Karena itu kelas dibuka dengan satu latihan utuh berformat TOPIK, dikerjakan dengan waktu berjalan, di tingkat yang terdekat dengan kemampuan peserta hari itu. Yang dicatat tutor melampaui cacah jawaban benar. Ia mencatat menit keberapa peserta mulai tertinggal di bagian membaca, berapa nomor yang ditinggalkan kosong di akhir, dan berapa jawaban benar yang sebenarnya hasil tebakan.
Hasilnya dibaca dalam tiga lapis. Lapis pertama, bagian mana yang menahan skor total. Lapis kedua, penghambatnya kosakata yang belum dikenal atau kecepatan membaca. Lapis ketiga, jarak antara skor latihan hari itu dan jenjang yang dituju, diterjemahkan menjadi jumlah pekan persiapan yang masuk akal. Dari tiga lapis itu tutor menyusun urutan materi, dan urutan itu ditinjau ulang tiap empat sesi.
Bagian mendengarkan punya satu sifat yang tidak dimiliki bagian lain: rekamannya jalan terus. Peserta yang berhenti memikirkan satu kata yang tidak dikenal akan kehilangan dua nomor berikutnya, karena telinganya tertinggal di kalimat yang sudah lewat. Latihan di sesi les diarahkan ke enam kebiasaan berikut, dan tiap kebiasaan dilatih terpisah sebelum digabungkan dalam satu latihan penuh.
Selengkapnya
Bagian mendengarkan dan cara tutor melatihnya
Menangkap maksud sebelum kata terakhir
Peserta berlatih menyimpulkan arah pembicaraan dari separuh pertama rekaman, lalu memeriksanya di separuh kedua. Kebiasaan ini menyelamatkan nomor yang kosakatanya baru muncul di akhir kalimat.
Membaca pilihan sebelum rekaman mulai
Jeda antarnomor dipakai untuk memindai empat pilihan jawaban. Peserta jadi tahu apa yang perlu didengar, dan telinganya berhenti mencatat semua hal sekaligus.
Mencatat pendek sambil mendengar
Tutor melatih catatan tiga sampai lima huruf per nomor: siapa yang bicara, di mana, dan apa yang diminta. Catatan panjang justru membuat peserta berhenti mendengar.
Bertahan sesudah satu kalimat terlewat
Satu kalimat yang hilang bukan alasan meninggalkan satu nomor. Peserta dilatih melanjutkan dari kalimat berikutnya dan menandai nomor itu untuk dinilai ulang di akhir bagian.
Membedakan dua penutur yang bergantian
Percakapan dua arah sering menjebak lewat pertukaran peran. Latihan memakai rekaman yang sengaja dipotong untuk memastikan peserta tahu kalimat mana milik siapa.
Mengenali penanda perubahan arah
Kata sambung yang membalik maksud pembicaraan dilatih sebagai daftar dengar, sehingga peserta segera waspada ketika penutur mengubah pendiriannya di tengah kalimat.
Di bagian membaca, kesulitan peserta Surabaya jarang berupa teks yang tidak terpahami. Yang lebih sering terjadi, teksnya terpahami tetapi terlalu lambat, sehingga nomor penutup ditinggalkan kosong padahal nomor penutup justru termasuk yang ringan dikerjakan. Enam kebiasaan di bawah dilatih dengan penghitung waktu menyala di meja, supaya peserta merasakan sendiri harga satu menit yang terpakai berlebih.
Inti bahasan
Bagian membaca dan pengaturan waktu tiap sesi
Menemukan kalimat pemikul jawaban
Tiap teks biasanya menyimpan jawabannya di satu atau dua kalimat saja. Peserta berlatih menemukannya lebih dulu, lalu membaca sekitarnya untuk memastikan.
Membaca pertanyaan sebelum teksnya
Urutan ini memangkas waktu membaca ulang. Peserta masuk ke teks sudah tahu apa yang dicari, sehingga matanya berhenti di tempat yang tepat.
Mengenali bentuk soal yang berulang
Beberapa bentuk pertanyaan muncul lagi dari satu latihan ke latihan berikutnya. Tutor mengumpulkannya jadi daftar bentuk, dan tiap bentuk punya langkah bakunya sendiri.
Menyisihkan nomor yang mahal waktunya
Nomor yang menuntut lebih dari dua menit ditandai lalu ditinggalkan sementara. Kebiasaan menandai ini dilatih supaya tangan bergerak otomatis tanpa merusak konsentrasi.
Menandai kata yang membalik arti
Kata sangkalan dan kata sambung berlawanan sering mengubah jawaban yang tampak benar. Peserta melingkarinya di lembar soal sebagai kebiasaan tetap.
Menyisakan menit untuk nomor penutup
Latihan dirancang supaya peserta selalu tiba di nomor terakhir dengan waktu tersisa, sebab nomor akhir yang kosong menghukum skor total lebih berat daripada satu jawaban salah.
Bagian menulis TOPIK II yang dibahas bersama tutor
Bagian menulis hanya ada di TOPIK II, dan ia menuntut hal yang berbeda dari dua bagian lainnya. Di bagian pilihan ganda peserta memilih; di bagian ini peserta memproduksi. Pekerjaannya terbagi antara melengkapi kalimat yang sengaja dirumpangkan dan menyusun karangan yang lebih panjang dari pokok yang diberikan. Susunan tugas dan bobotnya ditetapkan penyelenggara dan bisa berubah, jadi periksa pengumuman resmi terbaru sebelum mendaftar ujian.
Yang menjatuhkan peserta Indonesia biasanya ragam bahasanya. Ragam tulis formal berbeda dari ragam obrolan sehari-hari, dan peserta yang menulis persis seperti ia berbicara kehilangan nilai walaupun gagasannya jelas. Bedanya dilatih sebagai kebiasaan tangan sampai bentuknya keluar sendiri, sehingga hafalan aturan berhenti jadi sandaran satu-satunya.
Mekanisme latihannya berjalan dua putaran. Putaran pertama, peserta menulis dengan waktu berjalan, tanpa membuka catatan. Tutor menandai hasilnya per kategori: akhiran kata kerja, kata sambung antargagasan, pilihan ragam, dan urutan paragraf. Putaran kedua, peserta menulis ulang karangan yang sama sesudah melihat penandaan itu. Naskah pertama dan kedua disimpan berdampingan, sehingga peserta melihat kategori mana yang benar-benar berubah dan kategori mana yang masih kembali di karangan berikutnya.
Garis besar
Daftar kosakata ujian yang disusun tiap peserta les
Kosakata yang keluar di ujian tidak selalu kosakata yang dipakai di percakapan harian.
Diambil dari kesalahan sendiri
Kata yang masuk daftar hanya kata yang benar-benar membuat peserta kehilangan nomor. Daftar yang disalin dari buku orang lain hampir selalu berisi kata yang sudah dikuasai.
Dicatat bersama kalimat asalnya
Tiap kata dituliskan kembali dengan kalimat tempat ia muncul di lembar soal. Kalimat itu yang membuat peserta ingat, sebab kata tanpa kalimat cepat lepas.
Dipilah menurut bagian ujian
Kata yang muncul di rekaman dan kata yang muncul di teks tulis disimpan terpisah, karena keduanya menuntut kecepatan pengenalan yang berbeda.
Diuji ulang dengan jeda melebar
Kata yang sudah benar tiga kali berturut-turut pindah ke jeda yang lebih panjang, sehingga waktu ulangan tidak habis untuk kata yang sudah aman.
Ditambah pola tata bahasa berpasangan
Beberapa akhiran hanya muncul berpasangan dengan bentuk tertentu. Pasangan itu dicatat sebagai satu butir supaya peserta mengenalinya utuh saat membaca cepat.
Dipakai sebagai bahan sesi berikutnya
Sepuluh butir teratas dari daftar dipakai tutor menyusun latihan pembuka pertemuan berikutnya, jadi daftar itu punya akibat langsung pada isi kelas.
Analisis kesalahan sebagai inti metode les privat
Bagian ini yang membedakan pendampingan privat dari belajar sendiri memakai buku latihan. Satu tutor menemani satu peserta, sehingga seluruh jam pertemuan bisa dipakai membahas lembar jawaban milik peserta itu saja, nomor demi nomor, tanpa menunggu giliran.
Tiap jawaban salah dimasukkan ke salah satu dari lima golongan: salah membaca perintah soal, kosakata yang belum dikenal, pola tata bahasa yang belum dikuasai, kehabisan waktu, dan tebakan. Golongan terakhir sering diabaikan peserta, padahal ia penting. Jawaban benar hasil menebak adalah nomor yang belum aman, dan menghitungnya sebagai keberhasilan membuat gambaran kesiapan jadi terlalu cerah.
Cacah tiap golongan dicatat dari pekan ke pekan. Peserta yang golongan kehabisan waktunya menyusut tetapi golongan kosakatanya tetap tebal mendapat rencana yang berbeda dari peserta yang keadaannya terbalik. Rencana itu terbaca sebagai daftar pekerjaan yang ringkas, dan peserta tahu persis apa yang sedang dikejar pada pekan berjalan. Tanpa penggolongan semacam ini, persiapan mudah berubah jadi kegiatan mengerjakan soal sebanyak-banyaknya sambil berharap angkanya naik sendiri.
Menimbang jenjang sasaran sebelum kelas dimulai
TOPIK dikerjakan sebagai satu dari dua ujian. Peserta mendaftar untuk TOPIK I atau TOPIK II, dan jenjang yang tercetak di sertifikat ditentukan skor total yang diperoleh, tidak dipilih di awal. TOPIK I mencakup jenjang 1 dan 2; TOPIK II mencakup jenjang 3 sampai 6. Ambang skor tiap jenjang ditetapkan penyelenggara dan bisa berubah, jadi angkanya diperiksa langsung di pengumuman resmi saat pendaftaran dibuka.
Jenjang yang perlu dikejar ditetapkan pihak yang meminta, sementara ujiannya sendiri diam soal itu. Kampus tujuan menuliskan syaratnya di panduan penerimaan, penyelenggara beasiswa menuliskannya di pengumuman seleksi, dan perusahaan menuliskannya di persyaratan lowongan. Langkah pertama peserta karena itu sederhana: buka dokumen resmi pihak tujuan, catat jenjang yang diminta berikut tenggatnya, lalu bawa catatan itu ke sesi diagnostik.
Satu hal lagi patut diperiksa sejak awal. Ujian bahasa Korea untuk jalur penempatan kerja tertentu diselenggarakan terpisah dari TOPIK reguler, dengan pendaftaran dan bentuk soal sendiri. Pastikan lebih dulu ujian mana yang diminta pihak tujuan, sebab menyiapkan ujian yang keliru berarti kehilangan satu musim pendaftaran penuh.
Rincian
Kondisi peserta yang mengambil kelas persiapan ini
Pelajar SMA yang menyiapkan kuliah
Sesi biasanya jatuh sore atau akhir pekan, di sela jadwal sekolah dan kegiatan lain. Rencana persiapannya disusun mundur dari tenggat pendaftaran kampus tujuan.
Mahasiswa yang mengejar pertukaran pelajar
Peserta dari kampus di Sukolilo, Mulyorejo, dan Gubeng sering datang dengan tenggat seleksi internal yang lebih dekat daripada tanggal ujian, sehingga latihannya dipadatkan.
Pekerja yang belajar di sela jam kerja
Sesi malam sesudah pulang kantor dan sesi Sabtu pagi adalah dua pilihan yang lazim diambil. Latihan mandiri dipecah jadi potongan pendek yang muat di jam istirahat.
Peserta yang mengulang setelah hasil pertama
Sertifikat lama dan lembar hasil dibaca lebih dulu di sesi diagnostik, sebab pola kehilangan nilai pada percobaan sebelumnya adalah bahan yang langsung terpakai.
Pendaftar beasiswa dengan tenggat berkas
Tanggal ujian, tanggal keluar hasil, dan tanggal penutupan berkas disusun berurutan lebih dulu supaya sertifikat tidak terbit sesudah pendaftaran ditutup.
Karyawan yang diminta melampirkan skor
Sebagian perusahaan meminta jenjang tertentu untuk penempatan atau kenaikan tanggung jawab. Sasarannya diambil dari surat permintaan itu, lalu diterjemahkan jadi rencana pekanan.
Biaya les tes TOPIK dan susunan sesinya
Biaya les tes TOPIK mulai Rp242.500 per sesi untuk sesi 90 menit dengan ritme delapan sesi per bulan, tutor datang ke alamat peserta di Surabaya. Untuk peserta yang sudah bekerja, tarifnya sampai Rp298.100 per sesi pada susunan yang sama. Panjang 90 menit dipilih karena satu bagian ujian bisa dikerjakan penuh dengan waktu berjalan lalu dibahas di pertemuan yang sama, selagi ingatan peserta atas pilihan yang tadi diambilnya masih segar.
Angkanya sudah mencakup kedatangan tutor ke alamat peserta, jadi tidak ada tambahan transport yang dihitung terpisah. Kalau Anda memilih belajar di co-learning space Edubia, ada tambahan Rp15.000 per sesi untuk pemakaian ruang. Sesi daring tersedia tanpa tambahan itu, dan untuk persiapan ujian ia bekerja wajar: yang dibahas adalah lembar jawaban dan rekaman latihan, dua hal yang sama jelasnya dilihat berdua lewat layar bersama.
Biaya pendaftaran ujian TOPIK sendiri dibayarkan langsung ke penyelenggara dan terpisah dari biaya les. Besarnya dan cara membayarnya diumumkan penyelenggara tiap kali pendaftaran dibuka.
Tempat belajar dipilih peserta sesuai jarak dan jam kerjanya, dan pilihan itu boleh berubah di tengah program. Peserta yang mulai dengan sesi tatap muka lalu masuk pekan sibuk kerap memindahkan dua sesi ke daring, kemudian kembali tatap muka menjelang tanggal ujian.
Sorotan
Jangkauan tutor privat dan pilihan tempat belajar
Sesi di rumah peserta
Tutor datang ke alamat peserta di kecamatan seperti Gubeng, Rungkut, Wonokromo, Tegalsari, Sukolilo, Tambaksari, Dukuh Pakis, dan Gayungan, juga ke Waru, Gedangan, Buduran, dan Sedati di wilayah Sidoarjo.
Sesi di co-learning space
Dua ruang belajar Edubia berada di Tambaksari dan Wonocolo, dengan tambahan Rp15.000 per sesi. Pilihan ini biasa diambil peserta yang rumahnya ramai pada jam latihan mendengarkan.
Sesi daring dengan lembar bersama
Lembar jawaban latihan dibaca berdua di layar, dan potongan rekaman diputar ulang di titik yang persis. Peserta di Lakarsantri dan Benowo sering memilih ini untuk sesi hari kerja.
Perpindahan jadwal antarwilayah
Peserta yang berpindah kos atau tempat kerja selama masa persiapan cukup memberi tahu tim, dan penempatan tutor disesuaikan tanpa mengulang sesi diagnostik dari awal.
Jadwal les yang mengetat menjelang tanggal ujian
Tanggal TOPIK ditetapkan penyelenggara, dan pendaftarannya dibuka lalu ditutup pada rentang yang sudah ditentukan jauh hari. Kalender persiapan karena itu bukan milik peserta; ia disusun mundur dari tanggal yang sudah ada di pengumuman resmi. Peserta di Surabaya juga perlu memperhitungkan lokasi ujian yang ditetapkan penyelenggara, sebab tempatnya menentukan berapa lama perjalanan pada pagi ujian dan jam berapa peserta harus berangkat.
Susunan yang lazim dipakai berjalan begini. Sekitar dua belas pekan sebelum tanggal ujian, sesi berjalan sekali sepekan dan porsi jam yang lebih lebar diberikan ke bagian yang skor latihannya masih tertinggal. Delapan pekan sebelum tanggal ujian, ritmenya naik menjadi dua kali sepekan, dan tiap pekan ditutup satu latihan bagian utuh dengan waktu berjalan.
Tiga pekan terakhir berubah sifatnya. Materi baru berhenti masuk, dan yang dikerjakan adalah latihan penuh pada hari serta jam yang menyerupai jadwal ujian sebenarnya, termasuk jeda antarbagiannya. Pekan penutup dipakai untuk hal-hal kecil yang sering menggagalkan pagi ujian: berkas peserta, jalur menuju lokasi, dan jam tidur yang digeser bertahap supaya peserta tidak menghadapi bagian mendengarkan dalam keadaan mengantuk.
Mengerjakan latihan tanpa membahasnya tidak menaikkan skor. Ia hanya memindahkan kesalahan yang sama ke lembar berikutnya, dan peserta merasa sudah bekerja keras padahal angkanya berhenti di tempat yang sama selama sebulan. Karena itu waktu peserta dibagi tegas: latihan dikerjakan di luar sesi dengan waktu berjalan, dan sesi bersama tutor dipakai untuk membahas lembar jawaban yang sudah jadi. Lima langkah berikut adalah putaran yang diulang tiap pekan.
Uraian
Ritme latihan di antara dua jadwal sesi
Empat langkah sederhana, dari daftar sampai belajar bareng tutor pilihan.
-
1Kerjakan satu bagian utuh dengan waktu berjalan
Penghitung waktu dinyalakan sejak nomor pertama. Latihan yang dikerjakan santai memberi angka yang menyenangkan dan menipu, sebab kondisinya tidak menyerupai ruang ujian.
-
2Cocokkan jawaban tanpa membuka pembahasan
Yang ditandai dulu hanya benar dan salah. Membuka pembahasan terlalu cepat membuat peserta merasa mengerti padahal ia baru saja membaca alasan orang lain.
-
3Tulis sendiri alasan tiap jawaban salah
Satu kalimat per nomor sudah cukup. Kalimat itu ditulis peserta, bukan didiktekan tutor, sebab alasan yang disusun sendiri jauh lebih sulit dilupakan.
-
4Bawa lembarnya ke pertemuan berikutnya
Tutor membuka sesi dari lembar itu. Nomor yang alasannya keliru dibahas lebih dulu, sebab kesalahan menilai diri sendiri lebih mahal daripada kesalahan menjawab.
-
5Ulangi nomor yang sama sepekan kemudian
Nomor yang pernah salah dikerjakan ulang setelah jeda, tanpa melihat catatan. Kalau masih salah, penyebabnya bukan kelalaian dan materinya kembali masuk rencana sesi.
Lima langkah di bawah adalah jalan dari pertanyaan pertama sampai pertemuan pertama. Peserta yang tanggal ujiannya sudah dekat sebaiknya menyebutkan tanggal itu sejak pesan pertama, supaya penyusunan jadwalnya didahulukan.
Poin penting
Cara daftar les tes TOPIK di Edubia
Empat langkah sederhana, dari daftar sampai belajar bareng tutor pilihan.
-
1Sampaikan sasaran dan tenggat lewat WhatsApp
Sebutkan jenjang yang diminta pihak tujuan, tanggal ujian yang dibidik, dan wilayah tempat Anda tinggal. Tiga hal itu sudah cukup untuk menyusun perkiraan ritme dan biaya.
-
2Ikuti sesi diagnostik berformat ujian
Satu latihan utuh dikerjakan dengan waktu berjalan. Hasilnya dibaca bersama pada hari yang sama, lengkap dengan perkiraan jarak menuju jenjang sasaran.
-
3Terima penempatan tutor dari tim Edubia
Tim menempatkan tutor yang pernah mendampingi peserta pada jenjang serupa, dengan jam yang cocok dengan jadwal Anda. Peserta tidak perlu menyeleksi sendiri.
-
4Mulai pertemuan pertama dengan rencana tertulis
Sesi pembuka berisi urutan materi, ritme latihan mandiri, dan tanggal peninjauan berikutnya. Rencana itu disimpan peserta dan tutor dalam bentuk yang sama.
-
5Tinjau kemajuan tiap empat sesi
Skor latihan dan cacah tiap golongan kesalahan dibandingkan dengan pertemuan sebelumnya. Kalau kecocokan mengajar dirasa kurang, tutor bisa diganti tanpa biaya tambahan.
Program Terkait
Peserta les tes TOPIK juga menanyakan program ini
Tanya jawab
Apa saja yang ditanyakan peserta les tes TOPIK di Surabaya?
Apa bedanya les tes TOPIK dengan les bahasa Korea biasa?
Les bahasa Korea mengajarkan bahasanya dari awal: aksara, bunyi, kosakata, dan tata bahasa dasar. Les tes TOPIK memperlakukan kemampuan itu sebagai posisi awal, lalu melatih cara memakainya di kondisi ujian: menangkap maksud rekaman yang berjalan sendiri, menyaring teks panjang dengan waktu terbatas, dan menulis di bawah tekanan jam.
Saya belum pernah ikut TOPIK. Sebaiknya mengambil TOPIK I atau TOPIK II?
Jawabannya keluar dari sesi diagnostik, sebab perkiraan di awal jarang jatuh tepat. Peserta mengerjakan satu latihan utuh dengan waktu berjalan, dan hasilnya menunjukkan ujian mana yang masuk akal diambil pada tanggal terdekat. TOPIK I mencakup jenjang 1 dan 2, sedangkan TOPIK II mencakup jenjang 3 sampai 6.
Berapa biaya les tes TOPIK di Edubia?
Mulai Rp242.500 per sesi untuk pertemuan 90 menit dengan ritme delapan sesi per bulan dan tutor datang ke alamat peserta di Surabaya. Untuk peserta yang sudah bekerja, tarifnya sampai Rp298.100 per sesi pada susunan yang sama. Belajar di co-learning space menambah Rp15.000 per sesi untuk pemakaian ruang.
Kenapa satu sesi 90 menit dan bukan 60 menit?
Karena satu bagian ujian perlu dikerjakan penuh dengan waktu berjalan lalu dibahas di pertemuan yang sama. Kalau pembahasannya ditunda ke pertemuan berikutnya, peserta sudah lupa kenapa tadi ia memilih jawaban itu, dan justru alasan memilih itulah yang dicari dalam analisis kesalahan.
Berapa lama sebaiknya persiapan dimulai sebelum tanggal ujian?
Susunan yang lazim dipakai berjalan sekitar dua belas pekan: lima pekan pertama membenahi bagian yang skor latihannya tertinggal, tiga pekan berikutnya menggabungkan bagian, lalu delapan pekan terakhir berjalan dua kali sepekan. Peserta dengan sisa waktu lebih pendek tetap bisa mulai, dengan porsi materi yang dipersempit ke bagian yang pengaruhnya besar pada skor total.
Saya tinggal di Rungkut. Apakah sesi tatap muka bisa berjalan di sana?
Bisa. Tutor mendatangi alamat peserta di seluruh kecamatan Surabaya, termasuk Rungkut, Gubeng, Sukolilo, Wonokromo, Tegalsari, dan Tambaksari, juga wilayah Sidoarjo seperti Waru, Gedangan, Buduran, dan Sedati. Kedatangan tutor sudah termasuk dalam tarif per sesi.
Bisakah sesi dilakukan daring?
Bisa, dan untuk persiapan ujian ia bekerja wajar. Yang dibahas di sesi adalah lembar jawaban latihan dan potongan rekaman, dua hal yang sama jelasnya dilihat berdua lewat layar bersama. Banyak peserta memakai sesi daring pada hari kerja, lalu kembali tatap muka menjelang tanggal ujian.
Kalau cara mengajar tutornya kurang cocok, apakah bisa diganti?
Bisa. Sampaikan keberatannya ke tim Edubia, dan tutor bisa diganti tanpa biaya tambahan. Rencana pekanan yang sudah berjalan tetap dipakai, jadi peserta tidak perlu mengulang sesi diagnostik atau menyusun ulang urutan materi dari awal.
Apakah Edubia mengurus pendaftaran ujian TOPIK saya?
Pendaftaran ujian dilakukan peserta sendiri lewat kanal resmi penyelenggara, dan biayanya dibayarkan langsung ke sana, terpisah dari biaya les. Yang dikerjakan tutor adalah mengingatkan tenggat pendaftaran, memeriksa kesiapan berkas, dan menyusun kalender persiapan mundur dari tanggal ujian.
Apakah bagian menulis ikut dilatih dan dinilai?
Ikut, untuk peserta yang menuju TOPIK II, sebab bagian menulis memang hanya ada di sana. Latihannya berjalan dua putaran: naskah pertama ditulis dengan waktu berjalan, lalu tutor menandai per kategori, dan naskah kedua ditulis ulang. Keduanya disimpan berdampingan supaya perubahannya terlihat.
Saya bekerja sampai malam. Adakah jadwal sesi yang muat?
Ada. Sesi sesudah jam kantor dan sesi Sabtu pagi adalah dua pilihan yang lazim diambil peserta pekerja. Jam pertemuan disepakati sebelum sesi pertama, dan latihan mandiri dipecah jadi potongan pendek yang bisa dikerjakan di jam istirahat tanpa merusak ritme pekanan.
Bahan latihannya diambil dari mana?
Dari kumpulan soal berformat TOPIK yang bentuknya menyerupai lembar ujian, ditambah daftar kosakata dan pola tata bahasa yang disusun dari kesalahan peserta sendiri. Bahan yang tidak berguna disingkirkan cepat: kalau satu kelompok soal sudah tiga kali dikerjakan tanpa kesalahan, porsinya dipindahkan ke bagian lain.
Jenjang berapa yang saya butuhkan untuk kuliah atau bekerja di Korea?
Syaratnya ditetapkan pihak yang meminta, sementara ujiannya sendiri tidak menentukan jenjang mana yang Anda perlukan. Kampus menuliskannya di panduan penerimaan, penyelenggara beasiswa di pengumuman seleksi, dan perusahaan di persyaratan lowongan. Bawa dokumen resmi itu ke sesi diagnostik, dan tutor akan mencocokkan jenjang yang diminta dengan posisi Anda hari itu.
Bagaimana kalau satu sesi bentrok dengan lembur atau tugas kampus?
Beri tahu tim Edubia sebelum jam pertemuan, dan sesi dipindahkan ke slot lain pada pekan yang sama supaya ritme latihan tidak terputus. Menjelang tanggal ujian, pemindahan diusahakan tetap jatuh di hari yang berdekatan, sebab jarak antarpertemuan yang melebar memperlambat pembahasan lembar jawaban.
Bagaimana cara memulai pertemuan pertama?
Kirim pesan lewat WhatsApp dengan tiga keterangan: jenjang yang diminta pihak tujuan, tanggal ujian yang dibidik, dan wilayah tempat Anda tinggal. Tim menyusun perkiraan ritme dan biaya, menjadwalkan sesi diagnostik, lalu menempatkan tutor sesudah hasil diagnostik terbaca.
Siap Bergabung
Jadwalkan sesi tes TOPIK pertama Anda
2.500+ tutor terverifikasi siap mendampingi di Surabaya. Mulai dari konsultasi kebutuhan belajar Anda, tanpa komitmen.