Lompat ke konten utama

4,9/5 · 1.200 ulasan · Semua Tingkat

Les Skateboard di Surabaya

Les skateboard privat Edubia di Surabaya mengajarkan berdiri, mendorong, berbelok, sampai ollie dalam sesi 90 menit bersama satu pelatih. Latihan dimulai di permukaan datar dekat rumah, lalu pindah ke taman papan luncur saat dasarnya rapi.

4,9/5 1.200 ulasan
2.500+ tutor terverifikasi
1.200+ siswa didampingi
1-on-1 satu tutor satu siswa
Les Skateboard di Surabaya

Les Skateboard di Surabaya, apa saja?

Les skateboard privat Edubia di Surabaya mengajarkan berdiri, mendorong, berbelok, sampai ollie dalam sesi 90 menit bersama satu pelatih. Latihan dimulai di permukaan datar dekat rumah, lalu pindah ke taman papan luncur saat dasarnya rapi.

Konsultasi dan Daftar

Sekilas Program

Lembaga penyelenggara
Edubia, les privat personal yang tutornya datang ke alamat peserta di Surabaya dan kota tetangganya.
Format Sesi
Privat satu pelatih satu peserta, 90 menit per sesi, digelar di luar ruang.
Ritme yang disarankan
Delapan sesi sebulan, dua kali sepekan, ditambah satu hari cadangan untuk hujan.
Biaya per sesi
Mulai Rp168.400 untuk peserta usia sekolah dasar; sampai Rp298.100 untuk peserta dewasa pada ritme yang sama.
Isi kurikulum
Kuda-kuda, mendorong, meluncur, berhenti dengan telapak, carve, tic-tac, ollie di tempat, lalu ollie sambil meluncur.
Tingkat peserta
Belum pernah naik papan sampai yang sudah meluncur lancar dan sedang mengejar ollie yang bersih.
Usia peserta
Tujuh tahun ke atas, termasuk orang dewasa yang memulai dari nol.
Tempat latihan
Permukaan datar di dekat alamat peserta untuk tahap awal, lalu taman papan luncur atau lantai panjang untuk tahap lanjutan.
Perlengkapan
Papan latihan dan set pelindung disiapkan peserta; kondisi papan dan kelengkapan pelindung diperiksa pelatih sebelum sesi dimulai.
Tutor pengampu
Pelatih papan luncur yang lolos seleksi berkas, wawancara, dan uji praktik di lapangan sebelum menerima peserta.
Penggantian pelatih
Pelatih bisa diganti tanpa biaya tambahan bila cara mengajarnya tidak cocok dengan peserta.
Wilayah layanan
Seluruh 31 kecamatan Kota Surabaya, ditambah Sidoarjo lewat penjadwalan terpisah.
Jam sesi
Pagi sebelum permukaan memanas atau sore menjelang petang, disepakati saat penjadwalan.
Bahasa pengantar
Bahasa Indonesia, dengan nama trik tetap memakai istilah aslinya supaya peserta mengenalinya di video latihan.

Kelebihan les ini

Nilai lebih paket les skateboard ini

Unggulan utama

Papan latihan mengikuti tinggi dan ukuran sepatu peserta

Lebar dek dipilih dari ukuran sepatu, sebab telapak yang menggantung di luar tepi papan akan menggeser papan tiap kali berat badan berpindah.

Set pelindung lengkap wajib di tiap sesi

Helm, pelindung lutut, pelindung siku, dan pelindung pergelangan tangan disiapkan peserta, dan pelatih memeriksa kelengkapannya sebelum peserta naik ke papan.

Satu pelatih menemani satu peserta sepanjang sesi

Tiap percobaan terlihat utuh dari garis samping, jadi koreksi datang di percobaan berikutnya, masih di sesi yang sama.

Catatan percobaan dikirim ke orang tua sesudah sesi

Isinya apa yang dilatih, berapa percobaan yang mendekati benar, dan apa yang boleh diulang di rumah tanpa pengawasan pelatih.

Pelatih bisa diganti tanpa biaya tambahan

Cara mengajar yang tidak nyambung dengan peserta adalah alasan yang sah untuk meminta pelatih lain, dan permintaan itu diproses tanpa syarat berbelit.

Perbandingan

Kenapa satu tutor skateboard untuk satu siswa lebih unggul?

Pilihan terbaik

Les Skateboard Privat Edubia

Ke rumah di Surabaya

  • Perhatian tutor saat belajar skateboard : Penuh, satu untuk satu
  • Materi skateboard disesuaikan level siswa
  • Belajar skateboard di tempat Anda, Surabaya
  • Perbaikan langsung saat gerakan salah
  • Latihan mandiri skateboard yang terarah
  • Assessment kebutuhan skateboard di awal

Bimbel Skateboard Grup

  • Perhatian tutor saat belajar skateboard : Terbagi ke banyak siswa
  • Materi skateboard disesuaikan level siswa
  • Belajar skateboard di tempat Anda, Surabaya
  • Perbaikan langsung saat gerakan salah : Menunggu giliran
  • Latihan mandiri skateboard yang terarah : Seragam
  • Assessment kebutuhan skateboard di awal

Belajar Skateboard Sendiri

  • Perhatian tutor saat belajar skateboard : Tanpa pendamping
  • Materi skateboard disesuaikan level siswa
  • Belajar skateboard di tempat Anda, Surabaya
  • Perbaikan langsung saat gerakan salah : Tak ada yang mengoreksi
  • Latihan mandiri skateboard yang terarah : Cari sendiri
  • Assessment kebutuhan skateboard di awal

Kenapa Edubia

Kenapa keluarga Surabaya memilih les skateboard di Edubia?

Yang sudah kami siapkan begitu keluarga memutuskan mulai les skateboard.

Perkembangan skateboard dicatat tiap sesi

Sesudah pertemuan wali menerima catatan singkat: materi yang dibahas, sejauh mana latihannya berjalan, dan sasaran pertemuan berikutnya.

Tutor skateboard terverifikasi

Berkas, wawancara, dan uji praktik dilalui setiap pelatih skateboard sebelum ia mendampingi peserta di Surabaya.

Garansi ganti tutor

Kalau cara mengajarnya belum cocok, tutor skateboard diganti tanpa biaya tambahan.

Kecocokan program

Peserta seperti apa yang terbantu program ini

Peserta yang cocok

  • Anak tujuh tahun ke atas yang sudah bisa berlari dan melompat dengan seimbang.
  • Remaja yang sudah punya papan dan ingin ollie tanpa cedera pergelangan berulang.
  • Orang dewasa yang memulai dari nol dan ingin tempo latihan yang bisa dikendalikan sendiri.
  • Keluarga yang lebih tenang bila sesi awal berjalan di depan rumah sebelum pindah ke lantai umum.
  • Peserta yang pernah mencoba sendiri lalu berhenti karena tak tahu sebab kegagalannya.
  • Peserta yang butuh dua sesi tetap tiap pekan di jam yang sudah dikunci.

Susunan materi

Susunan materi les skateboard privat Edubia

Sembilan pokok di bawah disusun menurut apa yang dituntut dari kaki belakang, sebab kaki itulah yang berkali-kali berganti tugas sepanjang program: mendorong permukaan, menyeret untuk berhenti, lalu menghentak ekor. Tiap pokok memuat jebakan yang berulang di peserta Surabaya dan cara pelatih menanganinya di sesi berikutnya.

  1. 1

    Menemukan sisi regular atau goofy

    Sesi 1

    Yang dibahas. Dua uji cepat tanpa papan untuk menentukan kaki depan peserta, lalu pengujiannya di atas papan yang ditahan pelatih.

    Jebakan umum. Peserta meniru sisi yang dipakai temannya atau yang dipakai pemain di video, lalu bertahun-tahun berlatih di sisi yang bukan sisi alaminya.

    Cara tutor. Pelatih menguji dua kali di hari yang berbeda sebelum menetapkan, karena hasil uji dorong bisa berubah bila peserta sudah menduga apa yang diukur.

  2. 2

    Naik dan turun papan tanpa pegangan

    Sesi 1 sampai 2

    Yang dibahas. Menaruh kaki depan tepat di atas baut, memindahkan berat badan, lalu turun ke arah samping papan.

    Jebakan umum. Tubuh mencari pegangan ke tembok atau ke tangan pelatih, sehingga berat badan tak pernah benar-benar berpindah ke papan dan papan terus bergoyang.

    Cara tutor. Papan ditahan kaki pelatih pada sepuluh ulangan pertama, lalu ditahan setengah, lalu dilepas, sehingga peserta tak sadar kapan pegangannya hilang.

  3. 3

    Mendorong dengan kaki belakang

    Sesi 2 sampai 3

    Yang dibahas. Kaki depan menahan, kaki belakang mendorong permukaan tiga kali, lalu naik ke ekor sambil telapak depan berputar menyilang papan.

    Jebakan umum. Peserta mendorong dengan kaki depan sementara kaki belakang bertahan di papan. Kebiasaan ini terasa nyaman dan menyulitkan seluruh trik sesudahnya.

    Cara tutor. Pelatih menandai posisi kaki depan dengan lakban di dek pada sesi pertama, sehingga kaki yang salah langsung terasa keluar dari tanda.

  4. 4

    Menyeret telapak untuk berhenti

    Sesi 3 sampai 4

    Yang dibahas. Kaki belakang turun ke permukaan dan menyeret dengan tekanan bertahap sampai papan pelan, lalu berhenti tanpa melompat.

    Jebakan umum. Peserta menurunkan kaki terlalu cepat dan terlalu keras, sehingga papan berhenti mendadak sementara badan terus meluncur ke depan.

    Cara tutor. Latihan dimulai dari kecepatan berjalan kaki di lantai yang sedikit menanjak, supaya papan melambat sendiri dan tekanan telapak bisa dirasakan bertahap.

  5. 5

    Carve dan penyetelan truck

    Sesi 4 sampai 5

    Yang dibahas. Berbelok dengan memindahkan berat ke tumit lalu ke jari kaki, ditambah cara mengendurkan dan mengencangkan mur tengah truck.

    Jebakan umum. Peserta memutar bahu untuk berbelok dan papan justru meluncur lurus, sebab yang membelokkan papan adalah tekanan telapak di tepi dek.

    Cara tutor. Pelatih menaruh dua botol air sebagai penanda dan meminta peserta melewatinya berkelok, sehingga koreksi datang dari lintasan yang terlihat sendiri.

  6. 6

    Tic-tac dan mengangkat hidung papan

    Sesi 5 sampai 6

    Yang dibahas. Menekan ekor sedikit sampai hidung papan terangkat, memutarnya kiri dan kanan bergantian, dan memakainya untuk bergerak maju tanpa mendorong.

    Jebakan umum. Peserta menekan ekor terlalu dalam sehingga papan berdiri tegak dan ekornya terkunci di permukaan, lalu peserta turun ke belakang.

    Cara tutor. Ketinggian hidung papan dibatasi setinggi satu kepalan tangan lebih dulu, dan baru dinaikkan sesudah gerakan kiri kanan lancar sepuluh ulangan.

  7. 7

    Ollie di tempat

    Sesi 7 sampai 10

    Yang dibahas. Hentakan ekor, geseran telapak depan ke arah hidung, lipatan lutut, dan pendaratan di atas kedua baut, dilatih terpisah lalu disambung.

    Jebakan umum. Hentakan dan geseran dikerjakan bersamaan sehingga papan naik miring, atau geseran terlambat sehingga papan naik lalu tertinggal di belakang peserta.

    Cara tutor. Pelatih menonton dari garis samping dan menyebut satu bagian saja tiap percobaan, karena selisih waktu antar-gerakan mustahil terlihat dari depan.

  8. 8

    Ollie sambil meluncur

    Sesi 11 ke atas

    Yang dibahas. Menyambung ollie dengan kecepatan tetap, mendarat sambil terus meluncur, lalu melewati penanda rendah di lantai.

    Jebakan umum. Peserta memperlambat papan tepat sebelum menghentak karena tubuhnya waspada, dan papan yang melambat justru menyulitkan pendaratan.

    Cara tutor. Ollie pertama dilatih melewati garis kapur, bukan melewati benda, supaya rasa waspada turun dan kecepatan bertahan sampai hentakan.

  9. 9

    Membaca papan sendiri

    Sepanjang program

    Yang dibahas. Membersihkan bantalan roda, mengukur keausan grip tape, mengenali dek yang mulai berubah lengkungnya, dan menyetel truck sesuai berat badan.

    Jebakan umum. Peserta menyalahkan kemampuannya sendiri saat papan berperilaku aneh, padahal penyebabnya bantalan berpasir atau mur tengah yang terlalu kencang.

    Cara tutor. Sepuluh menit terakhir tiap sesi kelima dipakai memeriksa papan bersama, sehingga peserta pulang membawa kemampuan merawat papannya sendiri.

Capaian Kami

Angka yang menjelaskan bentuk program ini

90 menit
panjang satu sesi les skateboard
8 sesi
ritme sebulan yang dipakai kebanyakan peserta
31 kecamatan
wilayah Kota Surabaya yang dijangkau pelatih
7 tahun
usia peserta termuda yang diterima program ini

Yang peserta terima

Isi paket les skateboard privat di Surabaya

  • Penentuan ukuran papan sebelum peserta membeli · Pelatih menghitung lebar dek dari tinggi badan dan ukuran sepatu peserta, lalu menyebutkan ukuran yang cocok sebelum papan dibeli.
  • Pemeriksaan pelindung sebelum meluncur · Helm, lutut, siku, dan pergelangan tangan milik peserta diperiksa pelatih tiap sesi, dari kepasan ukuran sampai tali pengikat yang mulai kendur.
  • Pemeriksaan dan penyetelan papan pribadi · Papan milik peserta dibongkar, bantalannya dibersihkan, dan mur tengah truck disetel sesuai berat badan pemiliknya.
  • Salinan rekaman latihan untuk diulang di rumah · Video pendek dari sisi samping dikirim sesudah sesi, sehingga peserta bisa memutar ulang gerakannya tanpa pelatih.
  • Ringkasan tertulis untuk orang tua · Berisi apa yang dilatih, berapa percobaan yang mendekati benar, dan gerakan mana yang aman diulang tanpa pengawasan.
  • Survei titik latihan di sekitar alamat · Pelatih mengukur panjang dan kerataan permukaan sebelum sesi pertama, lalu mengusulkan alternatif bila halaman rumah kurang panjang.
  • Penjadwalan ulang ketika hujan turun · Sesi digeser ke hari cadangan dalam bulan yang sama tanpa biaya tambahan, karena papan basah merusak dek dan bantalan roda.
  • Pendampingan memilih papan pertama · Sesudah sesi keempat, pelatih menemani peserta memilih lebar dek, kekerasan roda, dan setelan truck yang cocok dengan gaya berdirinya.

Perjalanan peserta

Dari sesi asesmen sampai ollie yang bergerak

Tenggat di bawah adalah rentang yang lazim untuk peserta yang berlatih dua kali sepekan, dan sengaja ditulis sebagai rentang. Papan luncur berjalan dengan kecepatan berbeda di tiap orang, dan rentang ini disusun dari peserta yang sudah menjalaninya di Surabaya.

  1. 01

    Sesi asesmen dan pemetaan kuda-kuda

    Pekan 1

    Sisi regular atau goofy ditetapkan, papan dan pelindung dicocokkan ukurannya, dan titik latihan di sekitar alamat peserta disurvei.

  2. 02

    Meluncur lima meter tanpa dipegang

    Pekan 1 sampai 2

    Peserta mendorong, naik, dan meluncur sampai papan berhenti sendiri, dengan bahu yang sudah berhenti mencari keseimbangan.

  3. 03

    Berhenti sendiri di titik yang ditentukan

    Pekan 2 sampai 3

    Peserta mampu menghentikan papan dengan telapak di depan penanda, dan sejak titik ini keberaniannya biasanya naik cepat.

  4. 04

    Berkelok melewati dua penanda

    Pekan 3 sampai 4

    Carve lancar ke dua arah dan peserta mulai merasakan bedanya truck kencang dengan truck kendur pada papannya sendiri.

  5. 05

    Pindah ke lantai yang lebih panjang

    Pekan 5

    Latihan berpindah dari depan rumah ke taman papan luncur atau lapangan halus, karena tahap berikutnya menuntut jarak luncur yang stabil.

  6. 06

    Ollie pertama yang bersih di tempat

    Pekan 6 sampai 10

    Papan naik lurus dan mendarat di atas kedua baut. Rentangnya lebar karena bagian ini menuntut ratusan percobaan pada hampir semua peserta.

  7. 07

    Ollie bergerak dan turun dari tepi rendah

    Bulan 3 ke atas

    Peserta menyambung ollie dengan kecepatan tetap, melewati garis kapur, lalu turun dari trotoar rendah tanpa kehilangan papan.

Apa yang dipelajari di les skateboard privat Surabaya?

Papan luncur punya satu ciri yang menentukan seluruh cara mengajarkannya: kaki peserta tidak terikat ke papan. Papan bisa lepas, berputar sendiri, dan meluncur menjauh kapan saja. Seluruh gerakan yang dipelajari sesudahnya tumbuh dari kenyataan itu. Peserta belajar menahan papan lewat berat badannya, menggeser papan lewat gesekan telapak sepatu, dan mengangkat papan lewat hentakan ekor. Tangan tidak pernah ikut campur.

Di les privat Edubia, pelatih memulai dari cara berdiri yang membuat papan berhenti bergoyang di bawah kaki, lalu mendorong, meluncur, berbelok dengan memiringkan papan, berhenti dengan menyeret telapak, dan akhirnya ollie. Satu pelatih menemani satu peserta selama 90 menit, jadi urutan itu boleh dipercepat atau ditahan mengikuti apa yang benar-benar terjadi di sesi hari itu. Anak Anda tidak menunggu giliran, dan setiap percobaan terlihat pelatih dari awal sampai selesai.

Sesi digelar di Surabaya, di permukaan datar terdekat dari alamat peserta, dan berpindah ke taman papan luncur begitu dasarnya sudah rapi. Perpindahan tempat itu bagian dari kurikulum, karena bentuk lantai menentukan trik apa yang mungkin dilatih hari itu.

Banyak peserta datang membawa papan hadiah ulang tahun yang setelannya belum pernah disentuh siapa pun. Papan yang trucknya terlalu kencang membuat belokan terasa mustahil, dan roda dengan bantalan seret membuat peserta mengira dorongannya kurang bertenaga. Karena itu sesi pertama di kelas privat Edubia selalu dibuka dengan membalik papan dan menjelaskan enam bagian di bawah ini. Peserta yang memahami bagian-bagian ini berhenti menyalahkan dirinya sendiri saat papan berperilaku aneh, dan mulai bertanya bagian mana yang perlu disetel.

Ringkasnya

Bagian papan yang pelatih kenalkan lebih dulu di kelas

Dek dan lengkung permukaannya

Papan tersusun dari tujuh lapis kayu maple yang dipres sampai melengkung ke atas di kedua sisi panjangnya. Lengkung itu yang membuat telapak merasakan letak tepi papan tanpa perlu menunduk melihat kaki.

Ekor dan hidung papan

Kedua ujung papan menekuk ke atas dengan sudut yang sedikit berbeda. Ekor dipakai menghentak permukaan, hidung menghadap arah luncur. Peserta yang berdiri terbalik akan merasa ollie-nya selalu gagal tanpa tahu sebabnya.

Truck dan kekencangan mur tengahnya

Dua penyangga logam di bawah papan menentukan seberapa tajam papan berbelok. Kami mengendurkannya untuk peserta yang sedang belajar carve, lalu mengencangkannya kembali untuk peserta yang kakinya masih goyah.

Roda keras dibanding roda lunak

Roda lunak meredam paving dan aspal berdebu di jalan perumahan Rungkut atau Wiyung. Roda keras meluncur lebih ringan di lantai halus taman papan luncur. Satu pilihan ini mengubah rasa papan sejak dorongan pertama.

Bantalan di dalam tiap roda

Delapan bantalan kecil menentukan berapa lama papan terus meluncur sesudah satu dorongan. Bantalan berpasir membuat papan berhenti terlalu cepat, dan peserta menyimpulkan kakinya lemah padahal masalahnya di dalam roda.

Lapisan kasar di atas dek

Grip tape memberi gesekan antara sol sepatu dan papan. Sepatu bersol datar menempel jauh lebih baik daripada sol bergerigi, dan lapisan yang sudah licin membuat telapak depan tergelincir tepat saat ollie mulai naik.

Kuda-kuda regular dan goofy ditemukan di menit awal kelas

Sebelum papan menyentuh permukaan, pelatih perlu tahu kaki mana yang berdiri di depan. Peserta yang menaruh kaki kiri di depan disebut regular, yang menaruh kaki kanan di depan disebut goofy. Keduanya sama sahnya, dan tidak ada yang lebih unggul. Yang salah hanyalah memaksakan sisi yang bukan sisi alami peserta, karena seluruh trik sesudahnya dibangun di atas pilihan itu.

Cara menemukannya sederhana dan tidak melibatkan papan sama sekali. Pelatih meminta peserta berdiri tegak lalu mendorongnya pelan dari belakang; kaki yang otomatis melangkah menahan badan biasanya kaki belakang di atas papan. Uji kedua memakai lantai licin: peserta berlari kecil lalu meluncur dengan kaus kaki, dan kaki yang berada di depan saat meluncur itulah kaki depannya.

Ada satu kebiasaan yang dicatat sejak hari pertama, yaitu mendorong dengan kaki depan sementara kaki belakang bertahan di papan. Kebiasaan ini nyaman di awal dan menyulitkan di kemudian hari, karena posisi kaki saat mendorong berbeda jauh dari posisi kaki saat ollie. Memperbaikinya di pekan pertama menghabiskan satu sesi. Memperbaikinya sesudah setahun menghabiskan berbulan-bulan.

Ollie dipecah pelatih jadi empat gerakan terpisah

Ollie adalah lompatan tempat papan ikut naik tanpa disentuh tangan, dan hampir semua trik lanjutan adalah ollie yang dimodifikasi. Karena itu ia dilatih lebih lama daripada trik mana pun dalam program ini, dan dipecah menjadi empat gerakan yang dilatih sendiri-sendiri sebelum disambung.

Gerakan pertama adalah hentakan: kaki belakang memukul ekor ke permukaan sampai berbunyi, sementara kaki depan menunggu di tengah papan. Gerakan kedua adalah geseran: telapak kaki depan menyapu naik ke arah hidung papan, dan gesekan sol dengan grip tape itulah yang menarik papan ikut naik. Gerakan ketiga adalah lipatan lutut, karena papan hanya bisa naik setinggi kaki yang mengangkatnya. Gerakan keempat adalah pendaratan di atas kedua baut, sebab mendarat di tengah dek membuat papan patah dan mendarat di ekor membuat papan terlempar ke depan.

Kegagalan ollie hampir selalu bisa dibaca dari satu hal: mana di antara empat gerakan itu yang datang terlalu cepat. Hentakan yang datang bersamaan dengan geseran menghasilkan papan yang miring. Geseran yang terlambat setengah detik menghasilkan papan yang naik lalu tertinggal di belakang. Pelatih menonton dari samping, bukan dari depan, karena selisih waktu itu hanya terlihat dari garis samping.

Berapa banyak percobaan sampai satu trik jadi? Pelatih menjawabnya apa adanya

Ini bagian yang jarang ditulis di halaman kursus, dan justru bagian yang perlu Anda ketahui lebih dulu sebelum mendaftarkan anak. Satu trik papan luncur biasanya menuntut puluhan sampai ratusan percobaan sebelum jadi, dan ollie yang stabil kerap memakan waktu berminggu-minggu bagi peserta yang berlatih dua kali sepekan. Angka itu bukan tanda anak Anda lambat. Begitulah cabang ini bekerja untuk semua orang, termasuk untuk pelatih yang mengajarnya.

Konsekuensinya jujur dan perlu disebut di awal: ada sesi yang berakhir tanpa hasil yang bisa difoto. Peserta pulang dengan papan yang sama, trik yang sama, dan lutut yang lebih lelah. Sesi semacam itu tetap bergerak maju, hanya saja kemajuannya berada di tempat yang tidak terlihat kamera, yaitu di ketepatan waktu antar-gerakan.

Karena itu program ini tidak menjanjikan trik tertentu di sesi tertentu. Yang dijanjikan adalah cara kerja yang membuat percobaan berikutnya lebih baik daripada percobaan sebelumnya, dan pelatih yang mampu menjelaskan mengapa percobaan yang barusan gagal. Peserta yang tahu sebab kegagalannya akan mengulang dengan sabar; peserta yang tidak tahu akan berhenti di pekan ketiga.

Lebih dekat

Cara pelatih menandai kemajuan yang belum terlihat mata

Lima cara yang dipakai pelatih Edubia supaya sesi tanpa trik baru tetap terasa bergerak.

Unggulan utama

Hitungan percobaan tiap sesi

Pelatih mencatat berapa kali sebuah gerakan dicoba dan berapa yang mendekati benar. Angka yang naik dari 3 dari 40 menjadi 11 dari 40 adalah kemajuan nyata, sekalipun triknya belum jadi.

Rekaman pendek dari sisi samping

Video sepuluh detik diputar pelan bersama peserta di tempat. Sudut samping memperlihatkan selisih waktu antara hentakan ekor dan geseran telapak, yang mustahil dirasakan sendiri oleh peserta.

Tanda bagian tubuh yang telat

Pelatih menyebut satu bagian saja tiap percobaan: lutut, bahu, atau telapak depan. Memberi tiga koreksi sekaligus membuat peserta melupakan ketiganya, dan itu pelajaran yang sudah berulang di lapangan.

Ukuran tinggi papan antar-pekan

Tinggi hidung papan saat ollie diukur kasar terhadap tepi trotoar atau botol air. Ukuran yang naik satu jari dalam dua pekan adalah bukti gerakan yang membaik.

Kabar singkat ke orang tua sesudah sesi

Sesudah sesi berakhir, pelatih mengirim ringkasan berisi apa yang dilatih, apa yang berubah, dan apa yang perlu diulang di rumah tanpa pengawasan. Orang tua karena itu tak perlu menebak isi 90 menit tadi.

Tempat latihan yang dipilih pelatih menurut tahap peserta

Papan luncur menuntut permukaan yang panjangnya cukup untuk satu dorongan penuh dan berhenti tanpa terburu-buru. Untuk tahap satu sampai empat, lahan parkir yang sepi di pagi hari, jalan lingkungan buntu, atau halaman rumah yang cukup panjang sudah memadai. Di banyak alamat Sukolilo, Gubeng, dan Tenggilis Mejoyo, sesi pertama justru digelar di depan rumah peserta sendiri.

Ada batas jujurnya, dan sebaiknya Anda mengetahuinya sejak awal. Halaman rumah biasanya terlalu pendek untuk melatih ollie sambil meluncur, karena gerakan itu menuntut kecepatan yang stabil selama beberapa meter sebelum dan sesudah hentakan. Lahan parkir bergaris dan berpolisi tidur juga menghentikan carve di tengah jalan. Paving berlubang, yang lazim di gang perumahan, membuat roda menyangkut dan melempar peserta ke depan.

Karena itu mulai tahap kelima pelatih mengarahkan sesi ke taman papan luncur atau lapangan berlantai halus, tempat peserta bisa meluncur lurus panjang, mencoba turun dari tepi rendah, dan berlatih ollie sambil bergerak. Perpindahan ini dibicarakan lebih dulu dengan orang tua, termasuk soal jarak tempuh dan jam yang lengang.

Jatuh di papan luncur punya bentuk yang khas, dan pencegahannya diturunkan dari bentuk itu. Karena kaki tidak terikat, papan biasanya meluncur menjauh lebih dulu sementara tubuh mendarat sendirian tanpa apa pun yang meredam. Refleks pertama hampir semua orang adalah menahan badan dengan telapak tangan terbuka, dan di situlah sebagian besar cedera cabang ini lahir. Sesi awal karena itu diisi latihan mendarat yang benar sebelum kecepatan ditambah, dan set pelindung lengkap adalah syarat masuk sesi di Edubia, tanpa pengecualian.

Catatan penting

Cedera khas papan luncur dan cara pelatih menurunkan risikonya

Pergelangan tangan yang menahan seluruh badan

Cedera di sini muncul lebih sering daripada di bagian tubuh mana pun. Pelindung pergelangan tangan berbilah keras mengalihkan benturan dari sendi ke lengan bawah, dan peserta dilatih mendarat dengan lengan bawah lebih dulu.

Pergelangan kaki saat papan lepas mendadak

Terjadi ketika satu kaki masih di papan sementara papan bergerak sendiri. Latihan turun dari papan ke arah samping, bukan ke arah luncur, menurunkan kejadian ini secara nyata.

Lutut yang mendarat di luar papan

Pelindung lutut membuat peserta berani menjatuhkan diri dengan sengaja saat sebuah percobaan sudah jelas gagal. Kemampuan membatalkan percobaan lebih awal itu sendiri sebuah keterampilan.

Tulang kering yang terpukul ekor papan

Ollie yang gagal kerap membuat papan berputar dan ujungnya mengenai tulang kering. Sepatu bertutup tinggi dan celana panjang mengurangi lecetnya, dan hentakan yang terarah mengurangi kejadiannya.

Kepala di permukaan keras

Jarang terjadi, berat akibatnya. Helm dipakai sepanjang sesi termasuk saat peserta hanya berdiri diam di papan, karena jatuh ke belakang justru banyak terjadi pada kecepatan rendah.

Biaya les skateboard privat per sesi di Surabaya

Biaya program ini mulai Rp168.400 per sesi untuk peserta usia sekolah dasar, dengan sesi 90 menit dan ritme delapan sesi sebulan. Peserta dewasa yang memulai dari nol berada di angka lain, sampai Rp298.100 per sesi pada ritme yang sama. Selisihnya mengikuti jenjang peserta, panjang sesi, dan seberapa sering sesi digelar dalam sebulan, dan angkanya dihitung dengan cara yang sama untuk seluruh program privat Edubia.

Tarif itu menghitung pendampingan pelatih di titik latihan, pemeriksaan papan sebelum meluncur, dan penyusunan tahapan latihan per peserta. Papan latihan berukuran sesuai tinggi peserta serta set pelindung lengkap disiapkan peserta, dan papan yang sudah dimiliki diperiksa serta disetel ulang di sesi pertama. Belajar di co-learning space partner menambah Rp15.000 per sesi, meski untuk cabang ini ruang tertutup jarang dipakai karena papan menuntut lantai panjang.

Yang tidak masuk hitungan: papan, set pelindung, sepatu, dan biaya masuk taman papan luncur bila lokasinya menerapkan tiket. Ukuran papan dan pelindung dibicarakan terbuka sebelum sesi pertama, sedangkan tiket taman papan luncur dibahas menjelang sesi kelima, yaitu ketika latihan mulai berpindah dari depan rumah ke lantai yang lebih panjang.

Jadwal sesi les papan luncur dan pengaruh hujan

Papan luncur adalah cabang luar ruang yang perlengkapannya sendiri tidak tahan air. Dek tersusun dari lapisan kayu maple yang direkatkan; air yang meresap membuat lapisan itu mengembang dan lengkungnya berubah selamanya. Bantalan di dalam roda juga berkarat sesudah sekali saja menembus genangan, lalu papan berhenti meluncur lancar. Karena itu sesi tidak dilanjutkan di permukaan basah, sekalipun hujannya sudah berhenti dan peserta merasa sanggup.

Ritme yang lazim dipakai adalah dua sesi sepekan, masing-masing 90 menit. Panjang itu dipilih karena satu trik menuntut banyak pengulangan, dan sesi yang lebih pendek sering berakhir tepat ketika kaki peserta baru mulai mengenali gerakannya. Jam sesi disepakati saat penjadwalan, umumnya pagi sebelum permukaan memanas atau sore menjelang petang.

Bila hujan turun sebelum sesi, pelatih mengabari lewat pesan dan sesi digeser ke hari pengganti dalam bulan yang sama tanpa biaya tambahan. Musim hujan Surabaya membuat penggeseran semacam ini biasa, jadi jadwal disusun sejak awal dengan satu hari cadangan tiap pekan.

Siapa yang biasanya mengambil les skateboard privat ini

Peserta les skateboard di Surabaya didominasi anak usia sekolah dasar dan remaja sekolah menengah. Anak usia tujuh sampai sepuluh tahun biasanya masuk karena melihat teman sekolah membawa papan, dan mereka cepat berani sekaligus cepat bosan bila sesi berubah menjadi ceramah. Remaja umumnya datang membawa target yang sudah jelas dari video yang mereka tonton, dan pekerjaan pelatih justru menurunkan target itu ke urutan yang masuk akal.

Kelompok ketiga adalah orang dewasa yang memulai dari nol, sebagian di usia tiga puluhan, sebagian menemani anaknya lalu ikut belajar. Mereka biasanya lebih hati-hati, lebih tekun mengulang satu gerakan, dan lebih cepat memahami penjelasan teknis soal setelan truck. Yang perlu diperhatikan pada kelompok ini adalah lutut dan pergelangan, jadi porsi pemanasan diperpanjang dan penambahan kecepatan dilakukan lebih bertahap.

Peserta perempuan mengambil porsi yang terus bertambah di kelas privat, dan format satu pelatih satu peserta membuat mereka tidak perlu berbagi lantai dengan kelompok yang sudah lebih dulu bisa. Bagi banyak keluarga, itulah alasan memilih privat daripada bergabung ke komunitas terbuka lebih dulu.

Papan dan pelindung: ukuran yang perlu disiapkan sebelum kelas

Papan latihan dan set pelindung berisi helm, pelindung lutut, pelindung siku, serta pelindung pergelangan tangan disiapkan peserta sebelum sesi pertama. Pelatih Edubia memeriksa kondisi papan dan kelengkapan pelindung sebelum meluncur, dan sesi berjalan ketika keempat pelindung sudah terpasang. Ukurannya ditentukan dari tinggi badan serta lingkar kepala peserta yang didata saat pendaftaran, jadi angkanya disebutkan lebih dulu sebelum keluarga membeli.

Ukuran papan mengikuti tubuh peserta, dan yang menentukan terutama lebar deknya. Acuan lazimnya, papan dewasa berada di kisaran delapan inci sementara papan anak lebih sempit; penentu akhirnya ukuran sepatu, sebab telapak yang menggantung keluar dari tepi dek akan menggeser papan tiap kali peserta memindahkan berat badan. Papan yang terlalu lebar untuk kaki kecil membuat ollie terasa berat, dan peserta menyimpulkan dirinya kurang kuat padahal papannya yang tidak cocok.

Peserta yang belum punya papan sebaiknya membicarakan ukurannya lebih dulu, sebab belanja pertama sering meleset di lebar dek. Pelatih menemani memilih dengan alasan yang bisa dijelaskan, termasuk kekerasan roda dan setelan truck yang cocok untuk berat badan peserta, lalu menyetel ulang papan itu di sesi pertama.

Kecamatan yang dijangkau pelatih papan luncur Edubia

Pelatih berangkat ke titik latihan yang disepakati, dan sebagian besar peserta memilih titik yang berjarak beberapa menit dari rumahnya sendiri. Di Surabaya bagian timur, sesi rutin berjalan di Sukolilo, Mulyorejo, Rungkut, Gunung Anyar, Tenggilis Mejoyo, dan Gubeng. Di sisi selatan, permintaan datang dari Wonocolo, Jambangan, Gayungan, Wiyung, dan Dukuh Pakis.

Bagian pusat dan utara juga terlayani, mulai Tegalsari, Genteng, Bubutan, Simokerto, sampai Tambaksari, Kenjeran, dan Bulak. Sisi barat mencakup Lakarsantri, Sambikerep, Tandes, Sukomanunggal, Benowo, dan Pakal. Seluruh 31 kecamatan Kota Surabaya masuk wilayah layanan, dan kecamatan yang belum disebut di sini tetap bisa dijadwalkan.

Keluarga di Sidoarjo dilayani lewat penjadwalan terpisah, terutama dari Waru, Gedangan, Buduran, Sedati, dan Taman yang berbatasan langsung dengan kota. Jarak tempuh pelatih dibicarakan saat penjadwalan supaya jam sesi tidak bergeser oleh lalu lintas sore.

Enam tahap di bawah adalah tulang belakang program, dan tiap tahap menambah satu pekerjaan baru untuk kaki. Pelatih menaikkan peserta ke tahap berikutnya ketika tahap sebelumnya sudah bisa diulang tiga kali berturut-turut tanpa perlu dipikirkan, dan jadwal mengikuti kesiapan itu. Sebagian peserta melewati tahap satu sampai tiga dalam dua sesi, sebagian lain butuh enam sesi, dan keduanya normal.

Detail

Urutan sesi les papan luncur dari dorongan pertama ke ollie

Empat langkah sederhana, dari daftar sampai belajar bareng tutor pilihan.

  1. Berdiri diam di atas papan yang ditahan

    Papan ditahan pelatih dengan kaki, peserta naik dan turun berulang sampai tubuhnya berhenti mencari pegangan. Tahap ini singkat tetapi menentukan, karena tubuh yang masih kaget saat papan bergerak akan mengunci lutut di tahap berikutnya.

  2. Dorongan pertama sepanjang lima meter

    Kaki depan menahan di atas baut depan, kaki belakang mendorong permukaan lalu naik ke ekor. Yang diukur di sini urutannya: dorong, naik, lalu putar telapak depan menyilang papan. Jaraknya menyusul sendiri.

  3. Meluncur lurus dengan tubuh yang tenang

    Peserta meluncur tanpa mendorong sampai papan berhenti sendiri. Di tahap ini pelatih memperbaiki letak bahu dan pinggul, karena badan yang mengarah keluar dari papan membuat papan ikut membelok tanpa diminta.

  4. Berhenti dengan menyeret telapak

    Kaki belakang turun dan menyeret permukaan sampai papan pelan. Kemampuan berhenti sendiri menaikkan keberanian peserta lebih cepat daripada tambahan latihan keseimbangan mana pun.

  5. Belokan dengan memiringkan papan

    Berat badan digeser ke tumit lalu ke jari kaki, dan papan membelok tanpa kaki meninggalkan dek. Latihan carve berpasangan dengan penyetelan truck, jadi pelatih mengendurkan mur tengah pada sesi yang sama.

  6. Hentakan ekor pertama di tempat

    Papan diam, kaki belakang menghentak ekor ke permukaan, hidung papan terangkat. Gerakan ini diulang puluhan kali sebelum kaki depan ikut bekerja, karena telinga peserta perlu mengenali bunyi hentakan yang benar.

Pendaftaran dibuat pendek supaya sesi pertama bisa berjalan di pekan yang sama. Lima langkah di bawah adalah alurnya, dan seluruhnya dikerjakan tim Edubia bersama Anda lewat pesan singkat.

Selengkapnya

Cara mendaftar les skateboard privat di Surabaya

Empat langkah sederhana, dari daftar sampai belajar bareng tutor pilihan.

  1. Kirim kebutuhan lewat formulir atau pesan

    Sebutkan usia peserta, alamat kecamatan, dan apakah peserta sudah pernah naik papan. Tiga keterangan itu sudah cukup untuk menyusun rencana sesi pertama.

  2. Bicara singkat soal kondisi peserta

    Tim menanyakan tinggi badan, ukuran sepatu, dan riwayat cedera bila ada. Data ini yang menentukan lebar dek dan ukuran pelindung yang perlu disiapkan peserta.

  3. Survei permukaan sebelum sesi pertama

    Pelatih memeriksa panjang dan kerataan permukaan di dekat rumah peserta, lalu mengusulkan titik alternatif bila halaman rumah terlalu pendek untuk tahap awal.

  4. Sesi asesmen 90 menit

    Sesi pertama dipakai menemukan kuda-kuda alami peserta dan mengukur seberapa cepat tubuhnya menerima papan yang bergerak. Hasilnya jadi dasar susunan materi delapan sesi berikutnya.

  5. Jadwal tetap dan hari cadangan ditetapkan

    Dua sesi sepekan dikunci berikut satu hari cadangan untuk hujan. Bila cara mengajar pelatih terasa tidak cocok, pelatih bisa diganti tanpa biaya tambahan.

Program Terkait

Setelah les skateboard, peserta biasanya melanjutkan ke sini

Tanya jawab

Masih ragu soal les skateboard? Ini jawabannya

Umur berapa anak boleh mulai les skateboard?

Edubia menerima peserta mulai tujuh tahun, dan umur hanyalah salah satu ukuran. Anak perlu sudah bisa berlari, melompat, dan berdiri di satu kaki selama beberapa detik, sebab ketiganya yang dipakai tubuhnya saat papan mulai bergerak. Anak yang belum sampai di sana biasanya kami sarankan menunggu beberapa bulan.

Anak saya belum punya papan. Apakah tetap bisa ikut sesi pertama?

Papan dan set pelindung disiapkan keluarga lebih dulu, jadi sesi pertama dijadwalkan sesudah keduanya siap. Sebelum membeli, pelatih menanyakan tinggi badan, ukuran sepatu, dan lingkar kepala peserta, lalu menyebutkan lebar dek serta ukuran pelindung yang cocok. Cara itu menahan belanja pertama supaya tidak meleset, dan papan yang sudah terbeli tetap diperiksa serta disetel ulang di sesi pertama.

Berapa biaya les skateboard privat di Surabaya per sesi?

Mulai Rp168.400 per sesi untuk peserta usia sekolah dasar dengan sesi 90 menit dan ritme delapan sesi sebulan. Peserta dewasa berada di angka lebih tinggi, sampai Rp298.100 per sesi pada ritme yang sama. Papan latihan dan set pelindung disiapkan peserta, dan harganya berada di luar tarif itu.

Sesi digelar di mana kalau rumah kami tidak punya halaman datar?

Pelatih menyurvei sekitar alamat sebelum sesi pertama dan mengusulkan titik terdekat yang cukup panjang, misalnya lahan parkir yang sepi pada pagi hari, jalan lingkungan buntu, atau lapangan berlantai halus. Bila tidak ada yang memadai, sesi diarahkan ke taman papan luncur sejak awal.

Berapa lama sampai anak bisa ollie?

Untuk peserta yang berlatih dua kali sepekan, ollie yang bersih di tempat umumnya jatuh di pekan keenam sampai kesepuluh, dan sebagian peserta membutuhkan lebih lama. Trik ini menuntut ratusan percobaan pada hampir semua orang, jadi kami menyampaikan rentang jujur daripada satu tanggal yang enak dibaca.

Apakah skateboard aman untuk anak sekolah dasar?

Risikonya nyata dan bisa ditekan. Cedera khas cabang ini ada di pergelangan tangan, pergelangan kaki, dan lutut, karena papan meluncur menjauh sementara tubuh mendarat sendiri. Set pelindung lengkap adalah syarat masuk sesi, dan latihan mendarat diberikan sebelum kecepatan ditambah.

Perlengkapan pelindung apa saja yang wajib dipakai peserta?

Helm, pelindung lutut, pelindung siku, dan pelindung pergelangan tangan, dipakai sepanjang sesi termasuk saat peserta hanya berdiri diam di papan. Jatuh ke belakang justru banyak terjadi pada kecepatan rendah, jadi tidak ada tahap yang dianggap cukup aman untuk melepasnya.

Bagaimana kalau anak takut naik papan di sesi pertama?

Itu lazim dan sudah diperhitungkan. Sesi pertama dimulai dengan papan yang ditahan kaki pelatih, sehingga peserta naik turun berkali-kali tanpa papan bergerak. Pegangan dilepas bertahap tanpa diumumkan, dan sebagian besar peserta sudah meluncur pendek sebelum sesi asesmen berakhir.

Sesi dibatalkan kalau hujan turun?

Sesi digeser, tidak hangus. Dek papan tersusun dari lapisan kayu maple yang melengkung permanen bila menyerap air, dan bantalan roda berkarat sesudah sekali menembus genangan. Karena itu jadwal disusun sejak awal dengan satu hari cadangan tiap pekan, dan penggeseran tidak menambah biaya.

Bisakah orang dewasa yang belum pernah naik papan ikut program ini?

Bisa, dan kelompok ini terus bertambah di Surabaya. Peserta dewasa biasanya lebih tekun mengulang satu gerakan dan lebih cepat memahami penjelasan teknis soal setelan truck. Porsi pemanasan diperpanjang dan penambahan kecepatan dibuat lebih bertahap demi lutut serta pergelangan.

Bagaimana kalau cara mengajar pelatih tidak cocok dengan peserta?

Kabari tim Edubia lewat WhatsApp, lalu pelatih bisa diganti tanpa biaya tambahan. Kecocokan cara bicara sangat menentukan di cabang yang penuh percobaan gagal, jadi permintaan pindah pelatih kami perlakukan sebagai masukan yang wajar.

Berapa kali sepekan sesi sebaiknya dijalankan?

Dua kali sepekan dengan sesi 90 menit adalah ritme yang dipakai kebanyakan peserta. Jarak dua sampai tiga hari antar-sesi memberi waktu otot kaki pulih sekaligus menahan gerakan agar belum hilang dari ingatan tubuh. Satu sesi sepekan tetap bisa berjalan, dengan kemajuan yang lebih landai.

Apakah anak perempuan banyak yang ikut les skateboard?

Porsinya terus bertambah di kelas privat Edubia. Format satu pelatih satu peserta membuat peserta perempuan tidak perlu berbagi lantai dengan kelompok yang sudah lebih dulu bisa, dan bagi banyak keluarga itulah alasan memilih privat sebelum bergabung ke komunitas terbuka.

Apakah peserta dari Sidoarjo bisa mengambil program ini?

Bisa, lewat penjadwalan terpisah. Sebagian besar permintaan datang dari Waru, Gedangan, Buduran, Sedati, dan Taman yang berbatasan langsung dengan Surabaya. Jarak tempuh pelatih dibicarakan saat penjadwalan supaya jam sesi tidak bergeser oleh lalu lintas sore.

Bagaimana cara mendaftar dan kapan sesi pertama bisa mulai?

Kirim usia peserta, alamat kecamatan, dan keterangan apakah peserta pernah naik papan lewat formulir pendaftaran atau WhatsApp. Tim menghubungi kembali untuk menanyakan tinggi badan serta ukuran sepatu, lalu menyurvei titik latihan. Sesi asesmen umumnya bisa berjalan di pekan yang sama.

Mari Mulai

Waktunya serius dengan les skateboard

Kebutuhan dipetakan dulu, biaya per sesi dibicarakan terbuka, baru les skateboard berjalan.