Lompat ke konten utama

4,9/5 · 1.200 ulasan · Remaja dan Dewasa

Les Polo Air di Surabaya

Les polo air Edubia di Surabaya melatih tendangan kocok telur, penguasaan bola satu tangan, sampai bentuk serangan di kolam dalam. Satu sesi berjalan 90 menit bersama satu pelatih, dan peserta wajib sudah bisa berenang lebih dulu.

Les Polo Air di Surabaya

Polo Air privat di Surabaya: ringkasnya

Les polo air Edubia di Surabaya melatih tendangan kocok telur, penguasaan bola satu tangan, sampai bentuk serangan di kolam dalam. Satu sesi berjalan 90 menit bersama satu pelatih, dan peserta wajib sudah bisa berenang lebih dulu.

Konsultasi dan Daftar

Spesifikasi Les

Lembaga penyelenggara
Edubia, layanan les privat personal berbasis di Surabaya
Bentuk latihan
Privat di kolam, satu pelatih mendampingi satu peserta
Prasyarat peserta
Sudah bisa berenang dan tenang di air yang kakinya tidak menapak dasar
Cakupan latihan
Tendangan kocok telur, penguasaan bola satu tangan, operan kering, tembakan, posisi pemain, dan aturan pelanggaran
Pelatih pengampu
Berlatar renang kompetitif atau polo air, lolos wawancara dan uji praktik Edubia
Durasi sesi
90 menit, sudah memuat pemanasan darat dan pendinginan
Ritme latihan
4 sesi per bulan; 8 sesi untuk peserta yang menyiapkan seleksi tim
Biaya per sesi
Mulai Rp209.300 sampai Rp303.800, mengikuti jenjang peserta
Di luar biaya sesi
Tiket masuk kolam, dibayar peserta langsung di loket
Tempat latihan
Kolam berkedalaman memadai yang disepakati; sesi kering di rumah atau co-learning space Edubia
Wilayah layanan
31 kecamatan Kota Surabaya dan 18 kecamatan Kabupaten Sidoarjo
Perlengkapan dari pelatih
Bola sesuai kelompok peserta, topi berpelindung telinga, dan karet elastis pemanasan
Penggantian pelatih
Tanpa biaya tambahan bila cara mengajarnya belum cocok sesudah dua sesi
Jam layanan
Setiap hari pukul 07.00 sampai 21.00 WIB, menyesuaikan slot kolam
4,9/5 1.200 ulasan
2.500+ tutor terverifikasi
1-on-1 privat sepenuhnya
Ke rumah Surabaya, co-learning, atau online
Ganti tutor tanpa biaya tambahan
Assessment mulai dari kebutuhan

Tahap demi tahap

Perjalanan peserta les polo air dihitung per sesi

Tahapan di bawah dihitung per sesi, sebab ketersediaan kolam membuat hitungan bulan menyesatkan bagi cabang ini. Peserta yang mengambil dua sesi sepekan tiba di tiap tahap kira-kira dua kali lebih awal.

  1. 01

    Pemetaan kemampuan di air

    Sesi 1

    Pelatih menilai jarak renang, ketenangan di titik terdalam, dan pegangan awal pada bola. Hasilnya menentukan topik mana yang bisa dilewati.

  2. 02

    Bertahan satu menit tanpa pegangan

    Sesi 4

    Peserta menahan badannya di tempat selama satu menit penuh dengan kedua tangan berada di atas permukaan air.

  3. 03

    Operan kering berpasangan

    Sesi 8

    Bola berpindah bolak-balik sejauh lima sampai tujuh meter tanpa jatuh ke air, dan peserta menangkapnya dalam posisi siap melempar.

  4. 04

    Garis air turun ke dada saat melempar

    Sesi 12

    Badan naik cukup tinggi sebelum bola dilepas, dan bola sampai ke gawang dengan arah yang bisa diulang.

  5. 05

    Permainan kecil dengan pemain penghalang

    Sesi 16

    Peserta menjalankan operan dan tembakan sambil dijaga, serta mengenali kapan pelanggaran ringan lebih menguntungkan.

  6. 06

    Siap masuk latihan tim

    Sesi 24

    Peserta memahami tugas tiap posisi, mengikuti tempo latihan klub, dan sanggup menjalani sesi penuh tanpa kehabisan tenaga di paruh kedua.

Susunan materi

Susunan materi les polo air dan salah kaprah yang menyertainya

Urutan di bawah adalah patokan, dan patokannya disesuaikan sesudah pelatih melihat berapa lama peserta sanggup bertahan di titik terdalam kolam tanpa pegangan. Peserta yang datang dari klub renang biasanya melewati dua topik pertama; peserta yang berenang untuk kebugaran hampir selalu memulai dari topik pembuka. Kolom miskonsepsi memuat kekeliruan yang benar-benar berulang di sesi awal.

  1. 1

    Ketenangan di air dalam

    Sesi 1

    Yang dibahas. Bertahan di tempat, mengatur napas, dan berpindah posisi tanpa pegangan di titik terdalam kolam.

    Jebakan umum. Peserta menahan napas begitu kepala hampir tenggelam, sehingga badannya justru berat dan turun lebih cepat.

    Cara tutor. Pelatih meminta peserta berbicara dengan suara normal sambil bertahan di tempat. Kalimat yang terputus-putus menandakan napasnya belum teratur.

  2. 2

    Naik dan bertahan dengan tendangan kocok telur

    Sesi 1 sampai 4

    Yang dibahas. Putaran berlawanan kedua tungkai, ketinggian badan yang tetap, dan menahan bola di atas kepala.

    Jebakan umum. Kedua kaki berputar ke arah yang sama, sehingga badan berputar di tempat tanpa terangkat sedikit pun.

    Cara tutor. Latihan dimulai sambil duduk di tepi kolam sampai arah putaran terasa berbeda di kiri dan kanan, baru dipindahkan ke air.

  3. 3

    Memegang dan mengangkat bola

    Sesi 2 sampai 5

    Yang dibahas. Membuka jari, menahan bola dengan pergelangan, dan mengangkatnya dari permukaan air ke posisi siap lempar.

    Jebakan umum. Bola diremas dengan telapak rapat, dan pegangan seperti itu langsung lepas begitu tangan basah.

    Cara tutor. Peserta mengangkat bola berulang kali dari permukaan sambil bertahan di tempat, sehingga pergelangan menguat tanpa latihan beban terpisah.

  4. 4

    Operan kering dan tangkapan

    Sesi 4 sampai 8

    Yang dibahas. Melempar setinggi bahu penerima, meredam bola dengan telapak yang mundur, lalu langsung membawanya ke belakang telinga.

    Jebakan umum. Peserta menangkap bola lalu berhenti mengatur pegangan, dan jeda itu menghapus keunggulan yang baru saja dibuat operan cepat.

    Cara tutor. Latihan berpasangan dengan hitungan: bola wajib berpindah sebelum hitungan kedua, dan jaraknya dinaikkan sesudah nol bola jatuh ke air.

  5. 5

    Melepas bola di puncak naiknya badan

    Sesi 6 sampai 10

    Yang dibahas. Naik dengan dorongan tendangan, memutar pinggul, dan melepas bola dengan lecutan pergelangan.

    Jebakan umum. Bola dilepas saat badan sudah mulai turun, sehingga tenaganya hilang dan arahnya melayang di atas mistar.

    Cara tutor. Pelatih menghitung mundur tiga ketukan supaya lemparan jatuh tepat di puncak naiknya badan, lalu hitungan itu dilepas sesudah peserta merasakan sendiri titiknya.

  6. 6

    Pergerakan tanpa bola

    Sesi 8 ke atas

    Yang dibahas. Memotong ke arah gawang, menarik pemain bertahan menjauh, dan memilih waktu berangkat supaya operan datang di depan badan.

    Jebakan umum. Peserta berenang ke ruang kosong terlalu cepat, tiba di sana sebelum pengumpan siap, lalu kehilangan tempo.

    Cara tutor. Latihan dua lawan satu di separuh kolam, dengan pengumpan diberi aba-aba lebih dulu supaya peserta terbiasa menunggu setengah detik.

  7. 7

    Aturan pelanggaran dan permainan timpang

    Berjalan terus

    Yang dibahas. Beda pelanggaran ringan dan berat, akibat pengeluaran sementara, serta cara bermain saat unggul atau kurang jumlah.

    Jebakan umum. Pemain baru mengira semua kontak di bawah air terlarang, lalu berhenti bergerak setiap kali disentuh lawan.

    Cara tutor. Aturan dibahas pada sesi kering dengan rekaman pertandingan, sehingga peserta melihat sendiri kontak mana yang dibiarkan wasit.

Cakupan

Yang peserta terima di tiap paket les polo air

Sesi 90 menit bersama satu pelatih

Pemanasan darat, pemanasan air, materi inti, permainan kecil, dan pendinginan sudah terhitung di dalamnya.

Pencarian slot kolam oleh tim Edubia

Tim menawarkan kolam berkedalaman memadai yang terdekat, berikut hari dan jam yang benar-benar tersedia.

Bola dan topi latihan dari pelatih

Bola dipilih sesuai kelompok peserta, dan topi berpelindung telinga disediakan supaya latihan kontak aman dijalani.

Catatan hasil pemetaan sesi pertama

Jarak renang, ketenangan di air dalam, dan pegangan awal pada bola dicatat sebagai titik mulai yang disepakati.

Ringkasan singkat sesudah tiap sesi

Berisi satu hal yang membaik dan satu hal yang dikerjakan pekan depan, dikirim lewat WhatsApp.

Latihan penguatan bahu di setiap pemanasan

Karet elastis dan beban tubuh untuk otot penstabil belikat, dijalankan sebelum lemparan pertama dilepas.

Sesi kering ketika kolam tutup

Pembahasan aturan, tinjauan rekaman, dan penguatan fisik di rumah peserta atau di co-learning space Edubia.

Hak mengganti pelatih sesudah dua sesi

Berlaku bila cara mengajarnya belum cocok, tanpa biaya tambahan, dan slot kolam yang sudah dipesan tetap dipakai.

Cocok untuk siapa

Peserta yang cocok mengambil les polo air di Surabaya

Peserta yang cocok

  • Perenang klub jenjang SMP atau SMA yang ingin mencoba cabang beregu di air
  • Pelajar yang sudah nyaman di kolam dalam dan mengincar seleksi tim sekolah
  • Orang dewasa yang rutin berenang dan mencari latihan menuntut keputusan cepat
  • Peserta yang pernah bermain polo air lalu berhenti dan ingin membangun ulang tendangannya
  • Penjaga gawang pemula yang butuh latihan mengapung terpisah dari pemain lapangan
  • Peserta yang sanggup menyesuaikan jam latihan dengan slot kolam yang tersedia

Pilihan belajar

Cara belajar polo air mana yang cocok untuk Anda di Surabaya?

Pilihan terbaik

Les Polo Air Privat Edubia

Di titik latihan yang disepakati, Surabaya

  • Perhatian tutor saat belajar polo air : Penuh, satu untuk satu
  • Materi polo air disesuaikan level peserta
  • Pelatih polo air menemui peserta di titik latihan
  • Perkembangan dipantau tiap sesi
  • Perbaikan langsung saat gerakan salah
  • Jadwal menyesuaikan rutinitas di Surabaya

Bimbel Polo Air Grup

  • Perhatian tutor saat belajar polo air : Terbagi ke banyak peserta
  • Materi polo air disesuaikan level peserta
  • Pelatih polo air menemui peserta di titik latihan
  • Perkembangan dipantau tiap sesi : Sesekali
  • Perbaikan langsung saat gerakan salah : Menunggu giliran
  • Jadwal menyesuaikan rutinitas di Surabaya : Kelas terjadwal

Belajar Polo Air Sendiri

  • Perhatian tutor saat belajar polo air : Tanpa pendamping
  • Materi polo air disesuaikan level peserta
  • Pelatih polo air menemui peserta di titik latihan
  • Perkembangan dipantau tiap sesi
  • Perbaikan langsung saat gerakan salah : Tak ada yang mengoreksi
  • Jadwal menyesuaikan rutinitas di Surabaya

Keunggulan kelas ini

Keunggulan les polo air di Surabaya

Pelatih yang terbiasa bekerja di air dalam

Pengampunya berlatar renang kompetitif atau polo air, dan lolos wawancara serta uji praktik di kolam sebelum menerima peserta.

Kontak fisik dikenalkan bertahap

Mula-mula hanya tangan yang menahan lengan, lalu tekanan ringan di bahu, baru situasi permainan kecil. Topi berpelindung telinga dipakai sejak latihan kontak pertama.

Kolam yang layak dipakai dicarikan lebih dulu

Peserta tidak perlu menelepon satu per satu pengelola kolam. Tim menyaring kedalaman, panjang lintasan, dan jam kosongnya sekaligus.

Satu sasaran teknis per sesi

Materi inti dibatasi satu hal supaya pengulangannya cukup banyak. Sasaran berikutnya dibuka sesudah yang sekarang bertahan di dua sesi berturut-turut.

Penguatan bahu sebelum lemparan pertama

Otot penstabil belikat dikuatkan dengan karet elastis sebelum bola pertama dilempar, sehingga sendi yang dipakai berenang sekaligus melempar tidak bekerja dalam keadaan dingin.

Penggantian pelatih tanpa biaya tambahan

Berlaku bila cara mengajarnya belum cocok sesudah dua sesi, dan slot kolam yang sudah dipesan tetap dipakai.

Fleksibel

Cara sesi polo air berjalan di Surabaya

Pelatih polo air menemui peserta di titik latihan yang disepakati di Surabaya, dan jadwalnya mengikuti ketersediaan tempat itu.

Di titik latihan
Pelatih menemui peserta di tempat yang disepakati
Mengikuti slot
Jam sesi menyesuaikan ketersediaan tempatnya
Sesi teori
Porsi teori dan pembahasan rekaman bisa berjalan terpisah

Prasyarat sebelum sesi les polo air pertama

Polo air berlangsung di air yang dalamnya melewati tinggi badan pemain. Sepanjang permainan tak seorang pun menapak dasar kolam, termasuk penjaga gawang. Karena itu satu syarat berdiri di depan seluruh materi: peserta sudah bisa berenang dan tetap tenang saat kakinya tidak menyentuh apa pun.

Pelatih Edubia memeriksanya di sesi pertama lewat tiga hal sederhana. Peserta berenang menyeberangi kolam tanpa berhenti, bertahan di tempat selama satu menit di titik terdalam, lalu mengambil bola yang dilempar beberapa meter di depannya. Yang dinilai pelatih adalah napas yang tetap teratur dan bahu yang tidak menegang, sementara kecepatan renangnya tidak ikut dihitung.

Kalau ketiganya belum terlewati, pelatih menyampaikannya terus terang di hari yang sama. Belajar berenang adalah program tersendiri di Edubia, dan menumpuknya ke dalam sesi polo air hanya membuat peserta lelah tanpa memahami apa pun. Sebaliknya, peserta yang sudah rutin berenang di kolam Surabaya biasanya langsung masuk ke materi tendangan pada sesi yang sama.

Usia sendiri jarang menjadi penentu. Pelajar SMP yang sudah dua tahun ikut klub renang kerap lebih siap daripada orang dewasa yang baru setahun mengenal kolam. Yang menentukan adalah jam air, yaitu berapa lama seseorang terbiasa berada di kedalaman tanpa pegangan.

Enam kemampuan di bawah dilatih bergantian, tanpa urutan yang kaku. Satu sesi biasanya menyentuh tiga sampai empat di antaranya, dan porsi waktu yang lebih panjang jatuh ke bagian yang masih menahan peserta hari itu. Pelatih mencatat porsinya sesudah sesi supaya pekan berikutnya tidak mengulang latihan yang sama tanpa alasan.

Detail

Yang dilatih pelatih polo air di tiap sesi

Tendangan kocok telur

Kedua tungkai berputar bergantian ke arah berlawanan sehingga badan terangkat merata tanpa naik turun. Inilah yang membebaskan kedua tangan untuk memegang bola.

Penguasaan bola satu tangan

Bola polo air bertekstur supaya tetap terpegang dalam keadaan basah. Peserta belajar mengangkatnya dari permukaan, menahannya di atas kepala, dan melindunginya dari jangkauan lawan.

Operan kering

Bola berpindah tanpa menyentuh permukaan air. Operan yang jatuh ke air memaksa penerima mengangkatnya lebih dulu, dan setengah detik itu cukup bagi pemain bertahan untuk menutup ruang.

Melempar tanpa tumpuan kaki

Tenaga datang dari dorongan tungkai dan putaran badan. Lengan mengerjakan bagian terakhir saja, sebab tidak ada lantai yang bisa dijadikan tolakan.

Membaca bentuk serangan

Peserta mengenali tugas pemain tengah, sayap, dan pemain luar, lalu berlatih bergerak tanpa bola untuk membuka ruang tembak rekan setim.

Pelanggaran sebagai pilihan

Pelanggaran ringan, pelanggaran berat yang membuat pemain keluar sementara, dan cara bermain saat jumlah pemain timpang. Bagian ini yang jarang dipahami penonton.

Tendangan kocok telur dalam kelas polo air privat

Tendangan kocok telur adalah keterampilan yang membedakan polo air dari seluruh cabang air lain. Kedua tungkai berputar bergantian ke arah berlawanan, mirip gerakan pengocok telur, sehingga air terdorong terus-menerus ke bawah. Hasilnya badan terangkat pada ketinggian yang tetap, dan kedua tangan bebas dipakai.

Latihannya dimulai di darat. Peserta duduk di tepi kolam dan memutar pergelangan kaki sampai arah putarannya benar-benar berlawanan antara kiri dan kanan. Banyak orang memulai dengan dua kaki berputar searah, dan gerakan itu hanya memutar badan di tempat tanpa mengangkatnya.

Tahap berikutnya masuk ke air sambil berpegangan dinding kolam, lalu melepas pegangan dengan kedua tangan tetap di permukaan. Sesudah itu satu tangan diangkat, kemudian dua tangan, dan terakhir dua tangan sambil menahan bola.

Bagian yang cepat lelah adalah pinggul dan sisi dalam paha, sebab keduanya bekerja tanpa jeda. Pergelangan kaki yang kaku membuat tendangan ini terasa jauh lebih berat, jadi pelatih menyisipkan peregangan pergelangan di setiap pemanasan. Peserta yang jarang berenang gaya dada umumnya butuh waktu lebih lama, karena pola putaran pinggulnya belum terbentuk.

Soal berapa lama sampai terasa wajar, jawabannya berbeda per orang. Bertahan satu menit dengan kepala di atas permukaan umumnya datang dalam beberapa sesi. Naik cukup tinggi sampai garis air turun ke dada, yaitu posisi yang dibutuhkan untuk melempar keras, menuntut latihan berbulan-bulan yang dijalani konsisten.

Menguasai bola satu tangan di sesi les polo air

Bola polo air dibuat bertekstur supaya tetap terpegang ketika tangan dan bola sama-sama basah. Permukaannya berbintik dan bahan penutupnya menyerap sedikit air, sehingga ia tidak licin seperti bola karet biasa. Ukurannya pun berbeda untuk kelompok putra, putri, dan pemain usia muda, jadi pelatih membawa ukuran yang cocok dengan peserta.

Cara memegangnya tidak dengan meremas. Jari dibuka lebar, bola bertumpu pada ujung jari dan pangkal telapak, lalu pergelangan menahannya dari bawah. Peserta bertelapak kecil sering merasa hal ini mustahil di sesi pertama. Yang membereskannya adalah kekuatan pergelangan, dan itu dilatih dengan mengangkat bola berulang kali dari permukaan air.

Mengangkat bola punya urutannya sendiri. Telapak masuk ke bawah bola, air ikut terangkat sesaat, lalu pergelangan menutup dan bola naik ke posisi siap lempar di belakang telinga. Gerakan ini terlihat sepele sampai peserta mencobanya sambil menendang kocok telur, sebab dua hal harus berjalan sekaligus.

Membawa bola dilakukan sambil berenang dengan kepala tegak, dan bola tidak disentuh tangan sama sekali. Ia dibiarkan naik pada riak kecil yang terbentuk di antara kedua lengan, sementara peserta mengatur temponya supaya bola tidak tertinggal atau justru tersundul dada. Di sesi awal, jarak lima meter sudah cukup panjang untuk melatih ini.

Operan kering dan tangkapan siap lempar dalam latihan privat

Operan yang benar di polo air tidak pernah menyentuh air. Istilahnya operan kering, dan tuntutannya jelas: bola sampai ke tangan penerima pada ketinggian bahu atau sedikit di atasnya, dengan laju yang masih bisa diredam.

Alasannya soal waktu. Bola yang jatuh ke permukaan menuntut penerima mengangkatnya dulu dari air. Prosesnya sekitar setengah detik, dan setengah detik itu dipakai pemain bertahan untuk menutup jarak sambil mengangkat tangannya. Ruang tembak yang tadinya terbuka menutup sebelum bola sempat naik.

Menerima bola juga punya bentuknya sendiri. Tangan penerima disiapkan lebih dulu di atas air, jari terbuka menghadap pengumpan, dan telapak mundur sedikit saat bola menyentuhnya supaya benturannya teredam. Begitu bola menempel, ia langsung dibawa ke belakang telinga. Peserta yang menangkap lalu berhenti sejenak untuk mengatur pegangan kehilangan tempo, dan tempo itulah yang menentukan apakah tembakan sempat dilepas.

Ada satu pengecualian yang sengaja dilatih terpisah. Operan menuju pemain tengah di depan gawang justru dijatuhkan ke air, tepat di depan tangannya, supaya ia bisa berbalik sambil menguasai bola dengan punggung menghadap lawan. Peserta perlu menguasai keduanya, sebab memilih salah satunya di saat yang keliru membuang serangan yang sudah tersusun rapi.

Menembak di polo air dilakukan dari tubuh yang tidak bertumpu pada apa pun. Tidak ada lantai untuk menolak, jadi tenaga datang dari dorongan tendangan kocok telur yang tiba-tiba dikuatkan, disusul putaran pinggul dan badan. Lengan mengerjakan bagian terakhir saja.

Ketiga bentuk di bawah dilatih berurutan, dan yang berikutnya dibuka sesudah yang sebelumnya bisa diulang beberapa kali dengan arah yang sama. Ketiganya menuntut kekuatan tungkai lebih daripada kekuatan lengan, dan itulah sebabnya latihan tendangan tidak pernah dianggap selesai.

Catatan penting

Tiga tembakan yang dilatih pelatih polo air Edubia

01

Tembakan bertenaga dari posisi tegak

Peserta naik setinggi yang ia sanggupi sampai garis air turun ke dada, bola ditarik ke belakang telinga, badan berputar, lalu bola dilepas dengan lecutan pergelangan. Kekeliruan yang berulang di sesi awal adalah menembak sambil badan sudah mulai turun.

02

Tembakan cepat langsung dari tangkapan

Bola dilepas tanpa menarik lengan sampai penuh, sering langsung sesudah menerima operan. Tenaganya lebih kecil, tetapi penjaga gawang punya waktu jauh lebih pendek untuk membaca arahnya.

03

Tembakan sambil dijaga lawan

Satu tangan lawan menempel di lengan atau bahu dan badan peserta ditarik turun. Yang dilatih adalah menciptakan ruang sesaat: mengubah sudut badan, memakai tangan bebas untuk menahan jarak, lalu melepas bola sebelum ruang itu tertutup lagi.

Polo air dimainkan enam pemain lapangan dan satu penjaga gawang di tiap tim. Dalam les privat peserta memang belum bermain penuh, tetapi mengenali tugas tiap posisi tetap wajib. Tanpa itu, latihan bergerak tanpa bola terasa tidak masuk akal, dan peserta yang kelak bergabung ke tim akan kebingungan pada latihan pertamanya.

Selengkapnya

Posisi pemain yang dikenalkan pelatih di kelas polo air

Pemain tengah di depan gawang

Berada di area terdekat dengan gawang sambil membelakanginya, menerima bola dalam tekanan dari belakang, lalu berputar untuk menembak atau membagi. Posisi ini menuntut tendangan yang kuat dan punggung yang tahan ditekan.

Pemain sayap

Menempati sudut dekat garis gawang dengan sudut tembak yang sempit. Tugas utamanya menarik pemain bertahan ke tepi supaya area tengah terbuka bagi rekannya.

Pemain luar

Bermain jauh dari gawang, mengatur peredaran bola, dan melepas tembakan jarak jauh ketika pertahanan lawan merapat ke tengah.

Pemain penerobos

Berenang cepat memotong ke arah gawang dari sisi luar untuk menerima operan dalam gerakan. Perpindahan tempo dari lambat ke cepat adalah inti perannya.

Penjaga gawang

Teknik mengapungnya berbeda sendiri: lebih lebar dan lebih meledak, dipakai mengangkat badan sampai pinggang keluar dari air dengan kedua lengan terbentang.

Pemain bertahan

Menjaga satu lawan dari jarak dekat, membaca arah bola, dan memilih kapan melakukan pelanggaran ringan untuk memutus serangan yang sedang tersusun.

Pelanggaran dan pemain keluar sementara di kelas polo air

Bagian polo air yang kerap salah dibaca penonton adalah pelanggarannya. Kontak fisik di bawah permukaan berlangsung terus-menerus, dan sebagian besar darinya memang bagian dari permainan. Yang memisahkan sah dari tidak sah adalah apa yang dilakukan terhadap pemain yang sedang menguasai bola.

Pelanggaran ringan menghasilkan lemparan bebas. Permainan berjalan lagi hampir seketika, dan tim yang melakukannya kerap sengaja memilih itu untuk memutus tempo serangan lawan. Peserta belajar mengenali kapan pelanggaran ringan menguntungkan dan kapan ia justru memberi lawan posisi yang lebih baik.

Pelanggaran berat berbuah hukuman yang lebih mahal. Pelakunya keluar dari daerah permainan selama jangka waktu yang ditetapkan aturan yang berlaku, dan timnya bermain kurang satu orang sampai waktu itu habis, bola berpindah, atau gol tercipta. Keadaan timpang inilah yang menentukan banyak pertandingan.

Karena itu dua keadaan dilatih terpisah. Saat unggul jumlah, bola diputar cepat mengelilingi pertahanan supaya penjaga gawang terlambat menggeser, lalu tembakan dilepas dari sisi yang ditinggalkan. Saat kurang jumlah, pemain bertahan merapat, tangan diangkat menutup jalur operan, dan sasarannya bertahan sampai rekannya kembali masuk.

Peserta les privat memang belum bermain penuh. Yang dibentuk adalah kebiasaannya: tangan terangkat saat menjaga, badan menghadap bola, dan tidak menarik pemain yang sedang tidak memegang bola.

Menjaga bahu dan pinggul selama program les polo air

Cedera yang lazim di polo air terpusat di bahu. Sendi itu dipakai dua kali: sepanjang berenang dan setiap kali melempar. Keduanya gerakan di atas kepala, dan keduanya berulang ratusan kali dalam satu latihan panjang. Keluhannya muncul pelan, berupa nyeri tumpul sesudah sesi, lalu berubah menjadi nyeri saat mengangkat lengan.

Pencegahannya tidak rumit. Bahu dipanaskan sebelum lemparan pertama, jumlah lemparan keras dinaikkan bertahap, dan otot penstabil di sekitar tulang belikat dilatih di darat dengan karet elastis. Pelatih Edubia menaruh latihan itu di lima menit pertama sesi, sebab bila ditaruh di akhir ia selalu terpotong waktu.

Pinggul dan sisi dalam paha menanggung beban dari tendangan kocok telur. Nyerinya berbeda rasanya, seperti tertarik saat kaki dilebarkan. Peserta yang menambah durasi latihan tendangan terlalu cepat cenderung mengalaminya, jadi penambahan porsi dilakukan pelan dan dicatat per sesi.

Leher dan punggung bawah juga menuntut perhatian. Berenang dengan kepala tegak menuntut leher tetap terangkat, dan itu melelahkan bagi peserta yang belum terbiasa. Pelatih membatasi jaraknya di sesi awal, lalu menambahnya sesudah otot leher menyesuaikan diri.

Kalau ada keluhan yang menetap lebih dari beberapa hari, sesi dialihkan ke latihan darat dan penanganannya diserahkan ke tenaga medis. Memaksakan bahu yang sedang nyeri justru memperpanjang jeda latihan.

Perlengkapan polo air berbeda dari perlengkapan renang biasa, dan sebagian benda justru dilepas karena berbahaya di dalam permainan. Daftar di bawah memisahkan dengan jelas mana yang dibawa pelatih dan mana yang disiapkan peserta sendiri, supaya tidak ada yang tertahan di pintu kolam.

Inti bahasan

Perlengkapan polo air yang disiapkan peserta tiap sesi

Unggulan utama

Topi berpelindung telinga

Dibawa pelatih. Topi polo air memiliki cangkang keras di bagian telinga untuk menahan benturan bola dan tangan. Nomor serta warnanya membedakan tim dan penjaga gawang.

Bola sesuai kelompok peserta

Dibawa pelatih. Ukuran bola berbeda untuk kelompok putra, putri, dan usia muda, sehingga pegangan peserta terbentuk pada ukuran yang benar sejak awal.

Kacamata renang untuk pemanasan

Dibawa peserta, lalu dilepas begitu latihan bola dimulai. Kacamata bisa tertarik atau terlepas saat kontak, dan itu berbahaya bagi mata.

Pakaian renang berpotongan ketat

Disiapkan peserta. Potongan longgar mudah ditarik lawan dan menghambat gerakan, jadi pilihan ketat diambil demi keamanan dan kebebasan bergerak.

Karet elastis untuk bahu

Dibawa pelatih. Dipakai pada pemanasan darat untuk menguatkan otot penstabil belikat sebelum lemparan pertama dilepas.

Biaya les polo air di Surabaya dan yang termasuk di dalamnya

Biaya les polo air Edubia mulai Rp209.300 per sesi untuk peserta jenjang SMA dengan sesi 90 menit dan ritme sepekan sekali. Untuk peserta dewasa, angkanya naik sampai Rp303.800 per sesi pada panjang sesi yang sama. Selisih itu mengikuti tarif dasar per jenjang, dan tarif tersebut berlaku sama di seluruh katalog Edubia.

Yang termasuk di dalamnya: waktu pelatih selama 90 menit di kolam, perjalanan pelatih menuju kolam yang disepakati, bola dan topi latihan, serta karet elastis untuk pemanasan bahu.

Yang berada di luar angka itu cuma satu, dan sengaja dipisah supaya jelas, yaitu tiket masuk kolam. Pengelola kolam menagihnya per orang untuk tiap kunjungan, tarifnya berbeda antar kolam di Surabaya, dan Edubia tidak menaikkan apa pun di atasnya. Peserta membayarnya langsung di loket, sama seperti ketika ia berenang sendiri.

Ada satu tambahan yang berlaku hanya bila dipakai. Sesi kering, yaitu pembahasan aturan, tinjauan rekaman, dan penguatan bahu tanpa masuk air, bisa digelar di co-learning space Edubia dengan tambahan Rp15.000 per sesi. Kalau sesi kering itu dijalankan di rumah peserta, tambahan tersebut tidak ada.

Jadwal sesi mengikuti slot kolam yang tersedia di Surabaya

Kolam yang cukup panjang dan cukup dalam untuk polo air jumlahnya terbatas di Surabaya, dan hampir semuanya berbagi jadwal dengan pengguna lain: klub renang, pelajaran renang sekolah, serta jam berenang umum. Kenyataan itu menentukan cara les ini disusun, jadi lebih baik disampaikan di awal.

Urutannya terbalik dibanding les yang lain. Jadwal tidak ditetapkan lebih dulu untuk kemudian dicarikan tempat. Slot kolam dicari lebih dulu, baru jam les mengikutinya. Karena itu sesi polo air kerap jatuh pada jam yang tidak lazim untuk les: pagi sekali sebelum jam berenang umum ramai, atau menjelang malam sesudah klub selesai berlatih.

Tim Edubia mengurus pencocokan itu bersama peserta sebelum sesi pertama berjalan, dan pilihan kolamnya diambil dari yang terdekat dengan rumah peserta supaya perjalanan pulang tidak melelahkan sesudah 90 menit di air. Kalau slot yang cocok belum tersedia pada pekan tersebut, sesi digeser, dan sesi yang tergeser tidak hangus.

Ritme yang lazim adalah sepekan sekali. Peserta yang mengejar seleksi tim bisa mengambil dua sesi sepekan, tetapi itu menuntut dua slot kolam, dan ketersediaannya diperiksa dulu sebelum disepakati. Menjanjikan dua sesi tanpa memeriksa kolam hanya memindahkan kekecewaannya ke bulan berikutnya.

Wilayah yang dijangkau pelatih polo air Edubia

Pelatih polo air Edubia mendatangi kolam yang sudah disepakati, jadi yang menentukan jangkauan lebih banyak letak kolamnya daripada letak rumah peserta. Keduanya tetap ditimbang bersama ketika tim menyusun pilihan.

Peserta dari Sukolilo, Mulyorejo, dan Gubeng umumnya diarahkan ke kolam di sisi timur kota, sebab perjalanan dari Rungkut maupun Tenggilis Mejoyo pun masih masuk akal ke arah yang sama. Peserta dari Wonokromo, Wonocolo, dan Jambangan mendapat pilihan di sisi selatan. Dari Tandes, Sukomanunggal, dan Lakarsantri, arah barat lebih hemat waktu daripada menyeberang ke pusat kota.

Wilayah utara seperti Kenjeran, Bulak, Semampir, dan Tambaksari dilayani dengan catatan jam. Ruas menuju Kenjeran padat pada sore hari, jadi sesi di sana lebih sering diambil pagi. Genteng, Tegalsari, Bubutan, dan Sawahan di pusat kota fleksibel ke banyak arah sekaligus.

Sidoarjo ikut dilayani. Peserta dari Waru, Gedangan, Buduran, dan Sedati kerap memilih kolam di batas kota karena jaraknya lebih pendek daripada masuk ke tengah Surabaya. Dari Taman, Sukodono, dan Krian, tim biasanya menawarkan slot akhir pekan supaya perjalanan tidak bertabrakan dengan jam kerja maupun jam sekolah.

Sesi kering di rumah atau co-learning space Edubia

Tidak setiap pekan kolam tersedia. Libur pengelola, perbaikan saluran, dan lomba renang yang memakai seluruh lintasan adalah hal yang terjadi beberapa kali dalam setahun. Untuk pekan seperti itu Edubia menyediakan sesi kering, dan isinya tetap berbobot.

Sesi kering berjalan 90 menit yang sama, di rumah peserta atau di co-learning space Edubia. Isinya tiga hal. Pertama, penguatan bahu dan pinggul memakai karet elastis serta beban tubuh sendiri, yaitu latihan yang di kolam selalu terpotong waktu. Kedua, pembahasan aturan: jenis pelanggaran, akibatnya, dan cara membacanya dari rekaman pertandingan. Ketiga, tinjauan rekaman sesi peserta sendiri bila ada, dengan perhatian pada posisi siku ketika melempar dan tinggi badan ketika menerima bola.

Peserta yang mengambil sesi kering secara berkala umumnya lebih cepat memahami bentuk serangan, sebab pola pergerakan lebih mudah dilihat dari luar air daripada dirasakan dari dalamnya. Di co-learning space berlaku tambahan Rp15.000 per sesi, sementara di rumah peserta tidak ada tambahan.

Sesi kering tidak menggantikan waktu di air. Ia mengisi pekan yang kolamnya tutup, dan pelatih menyampaikan hal itu terus terang ketika menawarkannya.

Sembilan puluh menit terdengar panjang sampai isinya dihitung: berganti pakaian, pemanasan darat, pemanasan air, materi inti, permainan kecil, lalu pendinginan. Yang benar-benar tersisa untuk materi inti kira-kira sepertiganya. Karena itu pelatih menetapkan satu sasaran teknis per sesi dan menahan diri menambahkan yang kedua.

Lebih dekat

Susunan sesi les polo air 90 menit di kolam Surabaya

Empat langkah sederhana, dari daftar sampai belajar bareng tutor pilihan.

  1. Pemanasan darat, 10 menit

    Peregangan pergelangan kaki, pinggul, dan bahu. Bagian bahu tak pernah dilewati, sebab lemparan keras dari otot yang masih dingin adalah penyebab cedera yang bisa dihindari.

  2. Renang pembuka, 15 menit

    Berenang santai untuk menaikkan suhu tubuh, ditutup beberapa lintasan dengan kepala tegak supaya pandangan terbiasa tetap berada di atas permukaan.

  3. Tendangan kocok telur, 15 menit

    Bertahan di tempat dengan posisi tangan yang bertambah tinggi secara bertahap, ditutup menahan bola di atas kepala selama hitungan yang ditentukan pelatih.

  4. Materi inti, 25 menit

    Satu sasaran teknis per sesi: operan, tangkapan, tembakan, atau pergerakan tanpa bola. Pengulangannya banyak, dan jaraknya dinaikkan sedikit demi sedikit.

  5. Permainan kecil, 15 menit

    Situasi dua lawan satu atau tiga lawan dua di separuh kolam. Di sinilah materi tadi diuji ketika ada yang menghalangi, dan di sinilah pelanggaran mulai dikenalkan.

  6. Pendinginan dan catatan, 10 menit

    Renang pelan, peregangan bahu, lalu pelatih menyebutkan satu hal yang membaik dan satu hal yang dikerjakan pekan depan.

Pendaftaran polo air memuat satu langkah tambahan dibanding program lain, yaitu pengecekan kemampuan renang. Langkah itu ditaruh di depan supaya tidak ada peserta yang membayar paket penuh lalu menemukan dirinya belum siap masuk ke air dalam.

Garis besar

Langkah mendaftar les polo air di Edubia

Empat langkah sederhana, dari daftar sampai belajar bareng tutor pilihan.

  1. 1Kirim keterangan awal lewat WhatsApp

    Sebutkan usia peserta, berapa lama ia sudah rutin berenang, gaya yang dikuasai, dan wilayah tempat tinggalnya di Surabaya atau kota tetangganya.

  2. 2Tim mencarikan slot kolam

    Tim memeriksa kolam berkedalaman memadai yang terdekat, lalu menawarkan dua sampai tiga pilihan jam beserta hari yang benar-benar kosong.

  3. 3Sesi pemetaan di air

    Sesi pertama dipakai menilai jarak renang, ketenangan di titik terdalam, dan kemampuan awal bertahan di tempat. Hasilnya menentukan titik mulai materi.

  4. 4Rencana latihan disepakati

    Pelatih menyusun sasaran per bulan dan menyebutkan berapa sesi yang dibutuhkan sampai sasaran itu masuk akal ditagih.

  5. 5Sesi rutin berjalan

    Latihan berjalan mengikuti ritme yang disepakati. Catatan singkat dikirim sesudah tiap sesi, berisi satu hal yang membaik dan satu hal yang dikerjakan berikutnya.

  6. 6Pelatih diganti bila belum cocok

    Kalau cara mengajarnya belum cocok sesudah dua sesi di kolam, beri tahu tim Edubia. Penggantian pelatih tidak dikenai biaya tambahan, dan slot kolam yang sudah dipesan tetap dipakai.

Tanya jawab

Berapa biaya dan bagaimana jadwal les polo air?

Apakah peserta harus sudah bisa berenang sebelum ikut les polo air?

Ya, dan syarat itu tidak bisa ditawar. Polo air berlangsung di kolam yang dalamnya melewati tinggi badan pemain, dan tak seorang pun menapak dasar. Peserta perlu sanggup menyeberangi kolam tanpa berhenti serta tetap tenang ketika kakinya tidak menyentuh apa pun. Pelatih memeriksanya pada sesi pertama. Kalau ketiganya belum terlewati, Edubia menyampaikannya terus terang dan menyarankan belajar berenang lebih dulu lewat program yang terpisah.

Berapa biaya les polo air di Surabaya?

Mulai Rp209.300 per sesi untuk peserta jenjang SMA dengan sesi 90 menit dan ritme sepekan sekali, sampai Rp303.800 per sesi untuk peserta dewasa pada panjang sesi yang sama. Yang termasuk di dalamnya: waktu pelatih selama 90 menit di kolam, perjalanan pelatih menuju kolam yang disepakati, bola, topi latihan, dan karet elastis pemanasan. Tiket masuk kolam berada di luar itu dan dibayar peserta langsung di loket.

Siapa yang membayar tiket masuk kolam?

Peserta, dan dibayar langsung di loket kolam. Pengelola kolam menagih per orang untuk tiap kunjungan, tarifnya berbeda antar kolam di Surabaya, dan Edubia tidak menambahkan apa pun di atasnya. Pemisahan ini disengaja supaya biaya sesi tetap terbaca apa adanya. Kalau peserta sudah memegang kartu anggota atau langganan bulanan di sebuah kolam, latihan bisa diarahkan ke kolam itu sepanjang kedalamannya memadai.

Kolam mana yang dipakai untuk latihan?

Kolam ditentukan bersama sebelum sesi pertama berjalan. Syaratnya kedalaman yang melewati tinggi peserta di seluruh area latihan dan panjang lintasan yang cukup untuk berenang cepat. Tim Edubia menawarkan pilihan terdekat dengan rumah peserta, lalu memeriksa jam yang benar-benar kosong di kolam tersebut. Nama kolamnya disebut pada saat penawaran, sesudah ketersediaannya dipastikan, sehingga peserta tidak menerima janji yang belum tentu bisa ditepati.

Berapa lama sampai tendangan kocok telur terasa wajar?

Berbeda per orang, dan penentunya kelenturan pergelangan kaki serta jam air yang sudah dimiliki. Bertahan satu menit dengan kepala di atas permukaan umumnya datang dalam beberapa sesi. Naik cukup tinggi sampai garis air turun ke dada, posisi yang dibutuhkan untuk melempar keras, menuntut latihan berbulan-bulan. Peserta yang terbiasa berenang gaya dada biasanya lebih cepat, sebab pola putaran pinggulnya sudah terbentuk.

Apakah anak usia sekolah dasar boleh ikut?

Boleh, dengan syarat yang sama seperti peserta lain: sudah bisa berenang dan tenang di air dalam. Banyak anak yang rutin ikut klub renang sejak kelas empat sudah memenuhi keduanya. Untuk kelompok usia muda, pelatih memakai bola berukuran lebih kecil supaya telapak tangan sanggup menahannya, dan porsi latihan kontak dikurangi. Usia jarang menjadi penentu utama; jam air yang sudah dijalani lebih menentukan.

Bagaimana jadwal latihan ditentukan?

Slot kolam dicari lebih dulu, baru jam les mengikutinya. Kolam berukuran dan berkedalaman memadai di Surabaya jumlahnya terbatas, dan jadwalnya berbagi dengan klub renang, pelajaran sekolah, serta jam berenang umum. Karena itu sesi polo air kerap jatuh pagi sekali atau menjelang malam. Tim Edubia menyusun pencocokan tersebut bersama peserta sebelum sesi pertama berjalan, dan biasanya menawarkan dua sampai tiga pilihan jam.

Apa yang terjadi kalau kolam sedang tutup atau dipakai lomba?

Sesi digeser, dan sesi yang tergeser tidak hangus. Kalau penggeseran tidak memungkinkan pada pekan itu, Edubia menawarkan sesi kering berdurasi sama di rumah peserta atau di co-learning space: penguatan bahu dan pinggul, pembahasan aturan pelanggaran, serta tinjauan rekaman pertandingan. Di co-learning space berlaku tambahan Rp15.000 per sesi, sementara di rumah peserta tidak ada tambahan.

Perlengkapan apa yang harus disiapkan peserta sendiri?

Pakaian renang berpotongan ketat, handuk, dan kacamata renang untuk pemanasan. Kacamata dilepas begitu latihan bola dimulai, sebab benda itu bisa tertarik atau terlepas saat kontak dan berbahaya bagi mata. Bola, topi berpelindung telinga, serta karet elastis untuk pemanasan bahu dibawa pelatih. Peserta yang sudah punya topi sendiri boleh memakainya sepanjang pelindung telinganya masih utuh.

Apakah polo air aman untuk pemula mengingat ada kontak fisik?

Aman sepanjang urutannya dijaga. Di les privat tidak ada pertandingan penuh, jadi kontak dikenalkan bertahap: mula-mula sekadar tangan yang menahan lengan, lalu tekanan ringan pada bahu, baru situasi permainan kecil. Topi berpelindung telinga dipakai sejak latihan kontak pertama. Pelatih juga menjelaskan lebih dulu apa yang boleh dan apa yang dilarang aturan, sehingga peserta mengenal batasnya sebelum merasakannya.

Peserta dari luar pusat kota masih bisa ikut?

Bisa. Yang menentukan jangkauan lebih banyak letak kolamnya daripada letak rumah peserta, jadi tim mencarikan kolam yang searah. Peserta dari Sukolilo, Mulyorejo, dan Rungkut umumnya diarahkan ke sisi timur; dari Wonokromo dan Jambangan ke sisi selatan; dari Tandes dan Lakarsantri ke sisi barat. Sidoarjo ikut dilayani, dan peserta dari Waru, Gedangan, atau Sedati kerap memilih kolam di batas kota.

Bisakah peserta berlatih dua kali sepekan?

Bisa, dengan catatan dua slot kolam benar-benar tersedia. Ritme dua sesi sepekan cocok untuk peserta yang menyiapkan seleksi tim sekolah atau klub, sebab tendangan kocok telur memang menuntut pengulangan yang rapat. Sebelum disepakati, tim memeriksa ketersediaan kolam pada dua hari terpisah, dan jarak antar sesi diatur sekurangnya dua hari supaya bahu punya waktu pulih.

Bagaimana kalau cara mengajar pelatih ternyata belum cocok?

Beri tahu tim Edubia sesudah dua sesi berjalan. Penggantian pelatih tidak dikenai biaya tambahan, dan slot kolam yang sudah dipesan tetap dipakai sehingga jadwal latihan tidak ikut mundur. Kami meminta dua sesi karena sesi pertama habis untuk memetakan kemampuan di air, dan penilaian atas cara mengajar baru adil dibuat sesudah materi teknis benar-benar dimulai.

Apakah peserta langsung bisa bermain di pertandingan sesudah les?

Les privat menyiapkan kemampuan perorangan, sementara pertandingan menuntut tim yang utuh. Sesudah peserta menguasai tendangan, operan kering, tembakan dasar, dan aturan pelanggaran, ia siap mengikuti latihan klub atau tim sekolah tanpa tertinggal. Edubia membantu menyusun kemampuan itu berikut sasaran per bulan, sedangkan kesempatan bertanding datang dari klub atau sekolah tempat peserta bergabung.

Bagaimana cara mendaftar les polo air di Edubia?

Kirim keterangan awal lewat WhatsApp: usia peserta, berapa lama sudah rutin berenang, gaya yang dikuasai, dan wilayah tempat tinggal. Tim mencarikan slot kolam terdekat lalu menawarkan pilihan hari dan jam. Sesudah jadwal disepakati, sesi pertama dipakai memetakan kemampuan di air, dan rencana latihan disusun dari hasil pemetaan itu. Pendaftaran diselesaikan lewat halaman daftar Edubia.

Jadwalkan Sesi

Kuasai polo air bersama tutor Surabaya

Daftar hari ini, tutor polo air pilihan siap mengajar dalam 1 sampai 5 hari kerja.

4,9/5 · 1.200 ulasan peserta di Surabaya