Lompat ke konten utama

4,9/5 · 1.200 ulasan · Semua Tingkat

Les Melukis di Surabaya

Les melukis privat di Surabaya untuk anak dan dewasa: tutor seniman datang ke rumah atau mengajar online, materi urut dari pensil, cat air, akrilik, sampai cat minyak, plus pendampingan portofolio DKV. Biaya mulai Rp97.300 per sesi 90 menit.

Les Melukis di Surabaya
4,9/5 1.200 ulasan
2.500+ tutor terseleksi
1-on-1 perhatian penuh satu siswa
Ke rumah Surabaya, co-learning, atau online
Ganti tutor kapan saja bila perlu
Assessment dipetakan di awal

Inti dari Les Melukis di Surabaya

Les melukis privat di Surabaya untuk anak dan dewasa: tutor seniman datang ke rumah atau mengajar online, materi urut dari pensil, cat air, akrilik, sampai cat minyak, plus pendampingan portofolio DKV. Biaya mulai Rp97.300 per sesi 90 menit.

Konsultasi dan Daftar

Detail Program

Format
Privat satu tutor satu peserta
Peserta
Anak usia 5 tahun ke atas, remaja, dan dewasa
Medium
Pensil, cat air, akrilik, cat minyak, media campuran
Durasi
90 menit per sesi sebagai standar
Lokasi
Rumah peserta, co-learning space Edubia, atau online
Jadwal
Tujuh hari sepekan, pukul 07.00 hingga 21.00
Biaya
Mulai Rp97.300 per sesi
Ganti tutor
Tanpa biaya bila kurang cocok
Peralatan dan bahan
Disiapkan peserta, di luar tarif sesi

Kurikulum

Susunan Materi dari Sketsa sampai Portofolio

Sepuluh kelompok materi ini dijalani berurutan oleh pemula; peserta berpengalaman masuk di titik yang sesuai hasil asesmen sesi pertama.

  1. 1

    Garis, Bentuk, dan Proporsi

    Sesi awal

    Yang dibahas. Garis lurus dan lengkung yang stabil, bentuk dasar kubus bola silinder, mengukur proporsi dengan pensil sebagai alat banding.

    Jebakan umum. Pemula menggambar apa yang diingat kepala; jadinya simbol datar yang tak mirip objek di depannya.

    Cara tutor. Latihan menggambar objek nyata di rumah, dari cangkir sampai sepatu, sambil membiasakan mengukur sebelum menggores.

  2. 2

    Arsir dan Gelap Terang

    Sesi awal

    Yang dibahas. Gradasi pensil 8B sampai 2H, arah arsir mengikuti bentuk, bayangan inti dan bayangan jatuh.

    Jebakan umum. Arsir bolak-balik satu arah membuat benda bulat terlihat datar.

    Cara tutor. Latihan menggambar bola dan telur di bawah satu lampu; objek murah yang bisa diulang kapan saja.

  3. 3

    Komposisi dan Perspektif

    Semua medium

    Yang dibahas. Rule of thirds, arah gerak mata pembaca karya, perspektif satu dan dua titik hilang.

    Jebakan umum. Objek utama diletakkan tepat di tengah bidang sehingga karya terasa kaku.

    Cara tutor. Membedah komposisi lukisan pelukis kenamaan, lalu menirukan susunannya dengan objek pilihan sendiri.

  4. 4

    Roda Warna dan Pencampuran

    Mulai medium basah

    Yang dibahas. Warna primer sekunder tersier, komplementer untuk meredam, suhu warna hangat dan dingin, palet terbatas enam pigmen.

    Jebakan umum. Tiga warna primer tercampur tanpa rencana; warnanya keruh dan mati.

    Cara tutor. Tugas membuat bagan campuran sendiri, karena bagan buatan tangan lebih menempel di ingatan daripada bagan yang dilihat.

  5. 5

    Teknik Cat Air

    Medium kedua

    Yang dibahas. Flat wash, graded wash, wet on wet, wet on dry, lifting, dan layering.

    Jebakan umum. Air terlalu banyak di kertas tipis; warna mengembang liar dan kertas bergelombang.

    Cara tutor. Kontrol rasio air dan pigmen dilatih di kertas 300 gsm sebelum masuk ke objek sungguhan.

  6. 6

    Teknik Akrilik

    Kanvas pertama

    Yang dibahas. Blocking in, layering dari gelap ke terang, dry brush, dan impasto dengan pisau palet.

    Jebakan umum. Cat mengering di palet dalam hitungan menit kalau lupa disemprot air.

    Cara tutor. Kerja per bagian dengan palet yang dijaga basah, plus target satu kanvas utuh selesai di tahap ini.

  7. 7

    Teknik Cat Minyak

    Tahap lanjut

    Yang dibahas. Aturan fat over lean, glazing, alla prima, dan blending basah.

    Jebakan umum. Lapisan bawah lebih berminyak daripada lapisan atas; catnya retak berbulan-bulan kemudian.

    Cara tutor. Urutan lapisan diajarkan sejak kanvas minyak pertama, dengan takaran pengencer yang dicatat tiap sesi.

  8. 8

    Potret dan Figur

    Peminatan

    Yang dibahas. Proporsi wajah, letak mata hidung bibir, dan gestur tubuh singkat.

    Jebakan umum. Mata digambar terlalu tinggi di kepala; kebiasaan menggambar simbol yang terbawa dari masa kecil.

    Cara tutor. Pengukuran wajah dengan garis banding, memakai model dari foto keluarga sendiri supaya latihan terasa dekat.

  9. 9

    Still Life dan Pemandangan

    Peminatan

    Yang dibahas. Penataan benda, pencahayaan satu arah, perspektif atmosfer untuk kesan jarak, dan refleksi air.

    Jebakan umum. Semua bagian digarap sama detail sehingga karya kehilangan pusat perhatian.

    Cara tutor. Satu titik fokus disepakati sebelum kuas menyentuh kanvas; bagian lain sengaja dilonggarkan.

  10. 10

    Persiapan Portofolio

    Kelas 11 dan 12

    Yang dibahas. Kurasi 8 sampai 12 karya, rentang kemampuan, dokumentasi proses, penyesuaian ke templat resmi SNPMB.

    Jebakan umum. Portofolio berisi karya sejenis semua, jadi penilai tak melihat rentang kemampuan.

    Cara tutor. Karya disusun berpasangan antara observasi dan gagasan, dengan jadwal mundur dari tanggal unggah seleksi.

Cakupan

Yang Peserta Dapatkan di Program Ini

Rencana belajar personal

Disusun dari asesmen sesi pertama, mengikuti usia, pengalaman, dan tujuan peserta.

Koreksi langsung di depan karya

Cara memegang kuas, takaran air, dan urutan campuran dibetulkan saat kejadian.

Rekomendasi merek dan ukuran per medium

Rekomendasi merek dan ukuran per medium, dari kelas pelajar sampai kelas seniman.

Latihan mandiri antar sesi

Tugas kecil yang terukur supaya kemajuan berjalan terus di luar hari les.

Dokumentasi kemajuan

Karya difoto tiap tahap, jadi perkembangan dari pekan ke pekan bisa dijajarkan.

Teori yang langsung terpakai

Teori warna, komposisi, dan perspektif diajarkan menempel pada karya yang sedang dikerjakan.

Jadwal luwes tujuh hari

Sesi pagi sampai malam, disepakati langsung dengan tutor dan bisa digeser bila perlu.

Penggantian tutor tanpa biaya

Kalau cara mengajarnya kurang cocok, Edubia mencarikan pengganti tanpa tambahan apa pun.

Fleksibel

3 format kelas melukis di Edubia

Tutor kelas melukis datang ke rumah, co-learning space, atau online. Rencana belajar disusun dari kebutuhan anak.

Ke rumah
Tutor datang, orang tua bisa memantau
Co-learning
2 titik partner di Surabaya
Online
Sesi berbagi layar dua arah, terjadwal seperti sesi tatap muka

Kenapa Edubia

Kenapa memilih les melukis Edubia

Tutor seniman aktif

Pengajarnya pelukis dan lulusan seni rupa yang masih berkarya, jadi contoh yang diberikan datang dari praktik sungguhan.

Kurikulum empat medium

Pensil, cat air, akrilik, dan cat minyak diajarkan berurutan; tiap tahap menambah satu kesulitan baru saja.

Koreksi di titik kejadian

Kesalahan takaran air atau campuran warna dibetulkan saat itu juga, sebelum sempat jadi kebiasaan.

Daftar alat sesuai anggaran

Tutor menyusun belanjaan per medium mulai kelas pelajar, jadi modal awal bisa di bawah Rp150.000.

Jadwal mengikuti keluarga

Sesi tersedia tujuh hari sepekan dari pagi sampai malam, disepakati langsung dengan tutor.

Tutor bisa diganti

Kecocokan gaya mengajar itu soal rasa; kalau belum pas, Edubia mencarikan pengganti tanpa biaya tambahan.

Perjalanan Belajar

Dari Sesi Pertama sampai Karya Utuh

Gambaran umum untuk pemula dewasa dengan satu sesi per pekan; anak dan peserta berpengalaman bergerak dengan kecepatannya sendiri.

  1. 01

    Sesi 1: asesmen dan daftar alat

    Pekan 1

    Tutor melihat kemampuan awal, menyepakati tujuan, lalu menyusun daftar belanja alat sesuai anggaran.

  2. 02

    Sesi 2 sampai 6: pensil

    Bulan 1 sampai 2

    Garis, bentuk, proporsi, dan arsir gelap terang sampai benda di depan mata tergambar wajar.

  3. 03

    Sesi 7 sampai 12: cat air

    Bulan 2 sampai 3

    Kontrol air, wash, dan layering, ditutup satu karya cat air ukuran A4 yang selesai penuh.

  4. 04

    Sesi 13 sampai 20: akrilik

    Bulan 4 sampai 5

    Kanvas pertama dari sketsa sampai lapisan akhir, termasuk teori warna yang dipraktikkan langsung di palet.

  5. 05

    Sesi 21 ke atas: peminatan

    Bulan 6 ke atas

    Cat minyak, potret, pemandangan, atau persiapan portofolio, mengikuti arah yang dipilih peserta.

  6. 06

    Berkelanjutan: karya mandiri

    Sepanjang program

    Peserta melukis sendiri di antara sesi dan membawa karyanya untuk dibedah bersama tutor.

Kecocokan

Program Ini Cocok untuk Siapa

Cocok bila Anda

  • Anak usia 5 tahun ke atas yang senang corat-coret dan butuh kegiatan terarah
  • Dewasa pemula yang ingin mulai melukis dari nol dengan urutan yang jelas
  • Pelukis otodidak yang merasa berhenti berkembang dan butuh diagnosis teknik
  • Siswa SMA yang menyiapkan portofolio seleksi DKV atau seni rupa
  • Keluarga yang mencari kegiatan tenang di rumah sebagai pengganti waktu layar

Pengalaman Nyata

Kata wali setelah beberapa sesi les melukis

Cerita di bawah berasal dari catatan peserta Edubia. Nama disamarkan menjadi nama panggilan dan inisial.

“Dami menulis permintaan yang luas saat mendaftar: kemampuan melukisnya ingin naik secara menyeluruh. Tutornya memecah itu menjadi bagian yang bisa dikerjakan bergantian, dari sketsa dan proporsi, gelap terang, sampai pencampuran warna di atas palet. Tiap pertemuan di Wiyung berhenti pada satu karya yang selesai, sehingga perkembangannya bisa dijajarkan dan dilihat apa adanya.”

Dami D. Peserta les melukis di Wiyung

Les Melukis di Surabaya dengan Guru Privat

Les melukis Surabaya dari Edubia adalah program privat satu tutor satu peserta: guru seni datang ke rumah Anda di kecamatan mana pun di Kota Surabaya, atau mengajar lewat layar bagi yang lebih nyaman online. Biayanya mulai Rp97.300 per sesi berdurasi 90 menit. Pesertanya beragam, dari anak lima tahun yang baru belajar memegang kuas, pekerja kantoran yang ingin kegiatan menenangkan sesudah jam kerja, sampai siswa SMA yang menyiapkan portofolio seleksi DKV.

Materinya berjalan urut: sketsa pensil dulu, lalu cat air, lalu akrilik, dan cat minyak di urutan akhir. Urutan itu ada alasannya, dan halaman ini menjelaskannya satu per satu, lengkap dengan perkiraan biaya alat tiap medium supaya Anda bisa menghitung modal sebelum memutuskan.

Kenapa Melukis Perlu Pendamping di Sebelah Kanvas

Banyak orang mencoba belajar melukis dari video, lalu berhenti di bulan kedua. Kenapa? Soalnya video hanya memperlihatkan tangan orang lain. Saat warna di palet Anda berubah keruh atau kertas cat air Anda melengkung, video yang sama diputar ulang pun jawabannya tetap tak muncul, karena masalahnya ada di takaran air Anda, di tekanan kuas Anda, di urutan campuran Anda.

Tutor yang duduk di sebelah kanvas melihat semua itu secara langsung. Ia bisa menghentikan Anda tepat sebelum campuran ketiga membuat warna mati, menunjukkan cara memutar kuas supaya ujungnya tetap runcing, dan menyesuaikan latihan berikutnya dengan kesalahan yang barusan terjadi. Koreksi semacam ini yang membuat peserta les privat berkembang dalam hitungan minggu, sementara belajar sendirian sering berputar di kesalahan yang sama berbulan-bulan.

Tutor melukis Edubia adalah seniman dan lulusan seni rupa yang masih aktif berkarya. Mereka mengajar di seluruh Surabaya, dari Rungkut sampai Sambikerep, membawa referensi dan contoh tahapan karya sesuai materi hari itu.

Urutan Medium dari Pensil sampai Cat Minyak

Kurikulum melukis Edubia menyusun mediumnya berurutan, dan urutan ini dipakai hampir semua pendidikan seni rupa formal: pensil dulu, lalu cat air, lalu akrilik, dan cat minyak di ujung. Logikanya sederhana. Tiap medium menambah satu variabel baru, jadi peserta hanya berhadapan dengan satu kesulitan baru di tiap tahap.

Pensil melatih mata dan tangan tanpa urusan warna sama sekali: proporsi, garis, dan gelap terang. Cat air menambahkan variabel air dan transparansi, sementara perlengkapannya tetap ringkas dan murah. Akrilik menambahkan cat yang pekat dan menutup, dengan sifat cepat kering yang memudahkan koreksi: salah tinggal ditimpa sesudah sepuluh menit. Cat minyak datang di urutan akhir karena variabelnya lengkap sekaligus: kering berhari-hari, perlu minyak pengencer, dan menuntut disiplin urutan lapisan.

Peserta yang sudah pernah melukis boleh masuk langsung ke medium yang diincar. Sesi pertama berjalan sebagai asesmen, dan dari situ tutor menentukan titik mulai yang jujur terhadap kemampuan hari ini.

Yang perlu diketahui

Empat Medium dalam Kurikulum Les Melukis

Tiap medium punya karakter, teknik inti, dan tanda kesiapan untuk pindah ke tahap berikutnya.

Pensil dan Sketsa

Tahap pembuka untuk semua peserta baru. Materinya garis lurus dan lengkung, bentuk dasar, proporsi objek, lalu arsir gelap terang memakai pensil 8B sampai 2H. Peserta dinyatakan siap pindah medium begitu mampu menggambar benda di depannya dengan proporsi wajar dan gradasi yang halus.

Cat Air

Medium transparan yang bekerja dari warna terang ke gelap. Tekniknya flat wash, graded wash, wet on wet, wet on dry, sampai lifting. Bagian yang dilatih berulang justru kontrol air, karena kertas yang terlalu basah membuat warna mengembang ke arah yang tak direncanakan.

Cat Akrilik

Cat pekat berbasis air yang kering dalam belasan menit. Cocok untuk kanvas pertama: kesalahan tinggal ditimpa, dan gayanya bisa tipis menyerupai cat air atau tebal bertekstur lewat teknik impasto. Di tahap ini peserta mulai menyelesaikan lukisan utuh dari sketsa sampai lapisan akhir.

Cat Minyak

Medium klasik dengan waktu kering berhari-hari, jadi gradasi halus dan teknik glazing bisa dikerjakan pelan. Tutor mengajarkan aturan fat over lean, lapisan makin berminyak di atas, supaya cat tidak retak saat menua. Disarankan untuk remaja dan dewasa karena memakai bahan pengencer.

Teori Warna di Atas Palet

Teori warna di kelas Edubia diajarkan langsung sambil mencampur, karena roda warna baru terasa berguna saat pigmen sungguhan bertemu di palet. Tiga pegangan praktis diberikan sejak awal. Pertama, gelap terang lebih menentukan daripada warna: lukisan dengan campuran warna seadanya masih terbaca bagus kalau gelap terangnya benar, jadi latihan monokrom selalu datang lebih dulu.

Kedua, warna komplementer dipakai untuk meredam. Hijau yang terlalu menyala diturunkan dengan sedikit merah, dan cara ini menghasilkan bayangan yang lebih hidup dibanding menambahkan hitam. Ketiga, warna keruh hampir selalu lahir dari tiga warna primer yang tercampur tanpa rencana, biasanya karena kuas jarang dibilas.

Untuk pemula, tutor menyarankan palet terbatas: dua kuning, dua merah, dan dua biru dalam versi hangat serta dingin, ditambah putih. Enam pigmen itu cukup untuk mencampur hampir semua warna yang dibutuhkan, dan peserta jadi hafal perilaku tiap pigmen jauh lebih cepat dibanding memakai set dua puluh empat warna.

Les Melukis Anak: Motorik Halus Dulu

Untuk anak usia 5 sampai 12 tahun, melukis pada dasarnya latihan motorik halus dalam bentuk kegiatan yang menyenangkan. Menggenggam kuas, mengatur tekanan, mewarnai sampai tepi bidang: semuanya melatih otot jari dan koordinasi mata tangan yang sama dengan yang dipakai untuk menulis rapi di sekolah.

Karena itu kurikulum anak disusun berbeda dari dewasa. Sesinya dipecah jadi beberapa aktivitas pendek yang berganti tiap 15 sampai 20 menit, menyesuaikan rentang fokus anak. Medianya dipilih yang aman dan mudah dibersihkan: pensil warna, krayon, cat air, dan akrilik berlabel non toxic. Temanya dekat dengan dunia anak, dari hewan sampai kendaraan, supaya anak merasa sedang bermain sementara tangannya terus terlatih.

Satu kebiasaan yang dipegang tutor Edubia: pujian diarahkan ke proses, ke keberanian mencoba warna baru dan ketekunan menyelesaikan bidang, sehingga anak menikmati kegiatannya tanpa takut karyanya dinilai.

Les Melukis Dewasa: Melatih Cara Melihat

Peserta dewasa datang dengan motorik yang sudah matang, jadi hambatannya berbeda: cara melihat. Orang dewasa terbiasa menggambar simbol dari ingatan. Mata digambar seperti bentuk daun dengan bola di tengah, padahal mata yang dilihat dari samping bentuknya lain sama sekali. Latihan observasi membongkar kebiasaan ini, misalnya menggambar objek dari foto yang dibalik, atau menggambar ruang kosong di sekitar benda.

Arah belajarnya pun ditentukan peserta sendiri. Ada yang mengejar lukisan pemandangan untuk dinding ruang tamu, ada yang ingin potret keluarga dengan cat minyak, ada juga yang datang untuk menikmati sembilan puluh menit yang tenang di tengah pekan. Semuanya sah, dan tutor menyusun materi mengikuti tujuan itu.

Bagi yang sudah lama melukis otodidak lalu merasa berhenti berkembang, sesi awal biasanya diisi diagnosis: tutor melihat karya lama, menemukan pola kesalahannya, lalu menyusun latihan penyeimbang. Banyak persoalan menahun, seperti warna yang selalu keruh, selesai dalam beberapa sesi begitu penyebabnya ketemu.

Portofolio untuk Seleksi DKV dan Seni Rupa

Siswa SMA yang membidik prodi seni punya kebutuhan yang jelas batas waktunya. Aturan seleksi nasional SNBP dan SNBT mewajibkan pendaftar prodi seni rupa, desain, dan kriya mengunggah portofolio karya memakai templat resmi SNPMB, dan portofolio di luar templat bisa gugur di penilaian. Di Surabaya sendiri tujuannya banyak: Desain Komunikasi Visual, Desain Produk, dan Desain Interior di Despro ITS di Sukolilo, lalu Seni Rupa dan DKV Unesa di kampus Lidah Wetan, Lakarsantri, serta DKV Universitas Kristen Petra di Siwalankerto, Wonocolo, untuk jalur kampus swasta.

Tutor Edubia mendampingi murid menyusun 8 sampai 12 karya yang memperlihatkan rentang kemampuan: karya observasi seperti still life dan potret, karya bertema yang menunjukkan gagasan, plus dokumentasi proses dari sketsa awal sampai karya jadi. Waktu idealnya 4 sampai 6 bulan, jadi kelas 11 semester dua adalah saat mulai yang longgar.

Beberapa kampus menambahkan tes menggambar pada jalur mandirinya. Bentuk dan jadwalnya berubah tiap tahun, jadi rinciannya selalu dicek ke pengumuman resmi kampus tahun berjalan, dan tutor ikut memantau perubahan itu bersama muridnya.

Modal alat sering dikira mahal, padahal ia naik bertahap mengikuti medium. Kisaran di bawah diambil dari harga wajar kelas pelajar di pasaran daring dan toko alat gambar per pertengahan 2026; merek premium bisa berkali lipat di atasnya.

Ringkasnya

Biaya Alat Lukis per Medium

Unggulan utama

Pensil dan sketsa: di bawah Rp150.000

Pensil grafit 2B sampai 8B sekitar Rp5.000 sampai Rp15.000 per batang, buku sketsa A4 Rp25.000 sampai Rp60.000, penghapus biasa dan penghapus lentur Rp10.000 sampai Rp30.000. Modal awalnya ringan, dan alat ini tetap terpakai sampai tahap cat minyak.

Cat air: sekitar Rp150.000 sampai Rp300.000

Set 12 warna kelas pelajar Rp50.000 sampai Rp150.000, blok kertas khusus cat air 300 gsm Rp60.000 sampai Rp120.000, dua kuas bulat ukuran kecil dan sedang Rp30.000 sampai Rp60.000. Kertasnya yang menentukan: kertas HVS biasa langsung bergelombang kena air.

Akrilik: sekitar Rp200.000 sampai Rp350.000

Set 12 tube kelas pelajar Rp70.000 sampai Rp150.000, kanvas 30x40 cm Rp20.000 sampai Rp40.000, set kuas sintetis Rp30.000 sampai Rp60.000. Palet bisa memakai piring bekas dan gelas air dari dapur, jadi tambahan di luar itu nyaris nol.

Cat minyak: sekitar Rp300.000 sampai Rp500.000

Set cat Rp100.000 sampai Rp250.000, minyak linseed Rp30.000 sampai Rp60.000, cairan pembersih kuas Rp30.000 sampai Rp60.000, kuas bulu kaku Rp50.000 sampai Rp100.000, ditambah kanvas. Dibeli sekali di awal, sebab satu set tube bertahan berbulan-bulan pemakaian.

Galeri untuk Melihat Lukisan Asli

Belajar melukis makin cepat kalau peserta rajin melihat karya asli. Goresan, tekstur, dan ukuran sebuah lukisan terasa penuh hanya saat dilihat langsung, dan Surabaya punya beberapa ruang untuk itu. Galeri Merah Putih di kompleks Balai Pemuda, Jalan Gubernur Suryo di Genteng, rutin menggelar pameran seni rupa dan bisa dimasuki tanpa biaya. Kompleks yang sama menjadi rumah Dewan Kesenian Surabaya dan komunitas Bengkel Muda Surabaya.

Di kawasan kota lama, Kecamatan Pabean Cantian, galeri seni House of Sampoerna di Jalan Taman Sampoerna memajang pameran bergilir di sisi kafenya. Sementara di barat kota, Orasis Art Space di Jalan HR Muhammad aktif memutar pameran lukisan dan diskusi seni.

Tutor Edubia kerap memberi tugas ringan di sela sesi: datangi satu pameran, pilih satu lukisan, lalu ceritakan kenapa lukisan itu berhasil. Latihan mengamati semacam ini melatih selera, dan selera itulah yang kelak membedakan karya yang rapi dari karya yang hidup.

Biaya Les Melukis di Surabaya

Tarif les melukis Edubia mulai Rp97.300 per sesi untuk sesi standar 90 menit, satu tutor satu peserta, tutor datang ke rumah Anda di seluruh area layanan. Alat dan bahan memakai milik peserta, dan di sesi awal tutor menyusunkan daftar belanja sesuai medium serta anggaran, jadi Anda terhindar dari membeli set mahal yang belum diperlukan.

Yang lebih suka belajar di luar rumah bisa memakai co-learning space Edubia dengan tambahan Rp15.000 per sesi. Durasi di luar 90 menit dan kebutuhan khusus lain dihitung saat pendaftaran, dan angkanya bisa Anda coba sendiri lewat kalkulator biaya di situs ini sebelum menghubungi siapa pun.

Area Layanan dan Jam Sesi

Tutor melukis Edubia melayani seluruh 31 kecamatan Kota Surabaya: Gubeng, Tambaksari, dan Mulyorejo di timur; Wiyung, Sambikerep, dan Lakarsantri di barat; Wonokromo, Wonocolo, dan Gayungan di selatan; sampai Kenjeran dan Bulak di utara. Kantor Edubia berada di Jalan Cimanuk, Tegalsari, dan wilayah tetangga di Kabupaten Sidoarjo ikut terlayani, termasuk Waru, Gedangan, Sedati, Taman, dan Buduran.

Sesi bisa dijadwalkan tujuh hari sepekan; yang pagi mulai pukul 07.00, yang malam berakhir pukul 21.00. Anak sekolah biasanya mengambil sore, pekerja memilih malam atau akhir pekan, dan penggeseran jadwal karena keperluan mendadak diselesaikan lewat kesepakatan langsung dengan tutor.

Prosesnya pendek, dan sesi pertama biasanya berjalan dalam hitungan hari sesudah Anda menghubungi.

Detail

Cara Mulai dalam Empat Langkah

Empat langkah sederhana, dari daftar sampai belajar bareng tutor pilihan.

  1. 1Hubungi Edubia

    Kirim pesan lewat WhatsApp resmi atau isi <a href="/daftar">formulir pendaftaran</a> di situs ini.

  2. 2Ceritakan profil peserta

    Usia, pengalaman melukis, medium yang diincar, tujuan belajar, plus kecamatan tempat tinggal supaya pencarian tutor tepat wilayah.

  3. 3Tim mencarikan tutor

    Edubia mencocokkan tutor seni yang sesuai profil dan wilayahnya dekat dari rumah Anda, lalu jadwal disepakati bersama.

  4. 4Sesi pertama sebagai asesmen

    Tutor melihat kemampuan awal, menetapkan titik mulai di kurikulum, dan menyusun daftar alat yang perlu dibeli lebih dulu.

Tanya jawab

Apa saja yang perlu diketahui soal les melukis di Surabaya?

Berapa biaya les melukis privat di Surabaya?

Tarif Edubia mulai Rp97.300 per sesi berdurasi 90 menit, format privat satu tutor satu peserta, tutor datang ke rumah Anda. Kalau memilih belajar di co-learning space Edubia, ada tambahan Rp15.000 per sesi. Alat dan bahan memakai milik peserta sendiri. Untuk menghitung total sesuai jadwal dan durasi pilihan Anda, situs ini menyediakan kalkulator biaya yang bisa dicoba sebelum mendaftar.

Anak umur berapa sudah bisa ikut les melukis?

Mulai 5 tahun. Di usia itu genggaman anak pada kuas dan pensil umumnya sudah cukup stabil untuk mengikuti arahan sederhana. Sesi anak dipecah jadi aktivitas pendek yang berganti tiap 15 sampai 20 menit menyesuaikan rentang fokusnya, dan medianya dipilih yang aman: pensil warna, krayon, cat air, serta akrilik berlabel non toxic. Kalau anak Anda belum genap 5 tahun dan sudah gemar corat-coret, ceritakan saat mendaftar; tutor bisa menilai kesiapannya di sesi pertama.

Belum pernah menggambar sama sekali, bisa langsung ikut?

Bisa, dan kurikulumnya memang dirancang dari nol. Semua pemula memulai dari pensil: garis, bentuk, proporsi, dan gelap terang. Tahap ini berjalan tanpa urusan warna, jadi beban belajarnya ringan dan alatnya murah. Begitu benda di depan mata sudah tergambar wajar, baru masuk cat air, lalu akrilik, lalu cat minyak. Peserta tanpa pengalaman biasanya menyelesaikan karya cat air pertamanya dalam dua sampai tiga bulan dengan satu sesi per pekan.

Alat dan bahan lukis siapa yang menyediakan?

Peserta memakai alatnya sendiri, dan itu disengaja: alat yang sama dipakai latihan mandiri di antara sesi, jadi kemajuan terus berjalan di luar jam les. Anda tak perlu membeli apa pun sebelum mulai. Di sesi pertama tutor menilai kebutuhan, lalu menyusun daftar belanja sesuai medium dan anggaran, lengkap dengan rekomendasi merek kelas pelajar. Untuk tahap pensil, modalnya bisa di bawah Rp150.000.

Berapa modal awal untuk alat melukis?

Bergantung mediumnya. Paket pensil dan sketsa bisa lengkap di bawah Rp150.000. Cat air berikut kertas 300 gsm dan kuasnya sekitar Rp150.000 sampai Rp300.000. Akrilik dengan kanvas dan set kuas sekitar Rp200.000 sampai Rp350.000, sedangkan cat minyak berikut pengencer dan pembersihnya sekitar Rp300.000 sampai Rp500.000. Angka ini kisaran kelas pelajar di pasaran, dan belinya pun bertahap mengikuti kurikulum, jadi pengeluarannya tersebar berbulan-bulan.

Berapa lama sampai bisa menyelesaikan lukisan utuh?

Untuk pemula dewasa dengan satu sesi per pekan, karya cat air utuh pertama biasanya lahir di bulan kedua sampai ketiga, dan kanvas akrilik pertama di bulan keempat sampai kelima. Anak bergerak dengan iramanya sendiri, dan peserta yang rajin latihan mandiri di antara sesi hampir selalu lebih cepat dari perkiraan ini. Tutor memotret karya tiap tahap, jadi Anda bisa menjajarkan foto pekan pertama dengan pekan kedua belas dan melihat sendiri jaraknya.

Apakah les ini membantu persiapan masuk DKV atau seni rupa?

Ya, dan ini salah satu peminatan yang dilayani tutor Edubia. Pendaftar prodi seni rupa, desain, dan kriya lewat SNBP maupun SNBT wajib mengunggah portofolio memakai templat resmi SNPMB, dan portofolio di luar templat bisa gugur di penilaian. Tutor mendampingi murid menyusun 8 sampai 12 karya yang memperlihatkan rentang kemampuan, dari still life sampai karya bertema, berikut dokumentasi prosesnya. Tujuan yang sering dikejar murid Surabaya: DKV dan Desain Produk di Despro ITS Sukolilo, Seni Rupa dan DKV Unesa di Lidah Wetan, serta DKV Universitas Kristen Petra di Wonocolo.

Les melukis online memangnya efektif?

Efektif untuk sebagian besar materi, dengan penyesuaian teknis. Kamera diarahkan ke kertas dan palet, tutor melihat goresan Anda secara langsung dan mencontohkan dari studionya. Materi teori warna, sketsa, dan komposisi berjalan lancar di format ini. Untuk tahap awal medium basah, tatap muka memang lebih nyaman karena takaran air susah dinilai lewat kamera. Pola campuran juga lazim dipakai: tatap muka saat masuk medium baru, online untuk sesi lanjutannya.

Kakak beradik boleh belajar bersama satu tutor?

Boleh, dan untuk melukis format berdua cukup nyaman karena masing-masing bekerja di kertasnya sendiri sementara tutor berpindah memberi arahan. Tarifnya dihitung saat pendaftaran menyesuaikan jumlah peserta dan kebutuhan sesinya. Satu pertimbangan: kalau jarak usianya jauh, misalnya 6 dan 13 tahun, sesi terpisah biasanya lebih efektif karena materi dan ritme keduanya berbeda.

Kapan saja sesi bisa dijadwalkan?

Tujuh hari sepekan. Sesi pagi mulai pukul 07.00 dan sesi malam berakhir pukul 21.00, jadi anak sekolah bisa mengambil sore, sementara pekerja bisa memilih malam atau akhir pekan. Jadwal disepakati langsung dengan tutor saat perkenalan, dan penggeseran karena keperluan mendadak diselesaikan lewat kesepakatan berdua.

Kalau cara mengajar tutornya kurang cocok, bagaimana?

Sampaikan saja ke Edubia, dan tim akan mencarikan tutor pengganti tanpa biaya tambahan. Kecocokan gaya mengajar memang wajar butuh pencarian, apalagi di kelas seni yang urusan selera ikut menentukan. Catatan kemajuan peserta ikut berpindah ke tutor baru, jadi belajarnya menyambung tanpa mengulang dari awal.

Umur 40 baru mau belajar melukis, apa masih bisa?

Tentu bisa. Motorik halus orang dewasa sudah matang sepenuhnya, jadi secara fisik justru siap. Yang perlu dilatih adalah cara melihat, karena orang dewasa terbiasa menggambar simbol dari ingatan, dan latihan observasi membereskannya dalam beberapa pekan. Kelas dewasa Edubia memang dirancang untuk pemula usia berapa pun, termasuk yang baru mulai sesudah pensiun. Kecepatan belajarnya pun kerap mengejutkan, sebab orang dewasa memahami instruksi teknik jauh lebih cepat daripada anak.

Apa bedanya les menggambar dengan les melukis?

Menggambar bekerja dengan garis dan gelap terang; alat utamanya pensil, arang, atau tinta. Melukis menambahkan lapisan warna basah: cat air, akrilik, atau minyak, dengan segala urusan pencampuran dan tekniknya. Kurikulum Edubia memuat keduanya berurutan, sebab kemampuan menggambar yang rapi membuat lukisan jauh lebih terkendali. Jadi peserta les melukis otomatis melewati tahap menggambar dulu, dan yang hanya ingin belajar sketsa pensil pun boleh berhenti puas di tahap itu.

Cat minyak aman untuk anak-anak?

Cat minyak tradisional memakai pengencer berbau tajam yang perlu ruangan berventilasi, jadi Edubia menyarankannya untuk usia remaja ke atas. Anak-anak tetap punya jalur warna yang aman: cat air dan akrilik berlabel non toxic, keduanya berbasis air dan mudah dibersihkan dari tangan maupun meja. Kalau anak Anda penasaran dengan efek khas cat minyak, ada juga cat minyak yang larut air sebagai pilihan di usia SMP ke atas, dan tutor bisa memandu pemakaiannya.

Di mana bisa melihat pameran lukisan di Surabaya?

Tiga tempat yang gampang dijangkau: Galeri Merah Putih di kompleks Balai Pemuda, Jalan Gubernur Suryo di Genteng, yang rutin menggelar pameran dan bisa dimasuki tanpa biaya; galeri seni House of Sampoerna di Jalan Taman Sampoerna di kawasan kota lama; dan Orasis Art Space di Jalan HR Muhammad di barat kota. Tutor kerap menjadikan kunjungan pameran sebagai tugas ringan antar sesi, karena melihat lukisan asli melatih mata dengan cara yang layar mana pun belum bisa menggantikannya.

Mulai Sekarang

Jadwalkan sesi melukis pertama Anda

Kebutuhan dipetakan dulu, biaya per sesi dibicarakan terbuka, baru les melukis berjalan.