4,9/5 · 1.200 ulasan · Semua Tingkat
Les Kecapi di Surabaya
Les kecapi Edubia Surabaya melatih alat dawai petik lewat sesi privat 60 menit di rumah: menyetem senar, memetik dengan ujung jari, meredam dawai yang berdering, lalu membaca notasi angka. Terbuka untuk anak, remaja, dan orang dewasa.
Inti dari Les Kecapi di Surabaya
Les kecapi Edubia Surabaya melatih alat dawai petik lewat sesi privat 60 menit di rumah: menyetem senar, memetik dengan ujung jari, meredam dawai yang berdering, lalu membaca notasi angka. Terbuka untuk anak, remaja, dan orang dewasa.
Konsultasi dan DaftarRincian Layanan
- Lembaga penyelenggara
- Edubia, layanan les privat personal di Surabaya dengan area layanan sampai Sidoarjo
- Bentuk program
- Privat satu tutor satu peserta, di rumah peserta, di co-learning space Edubia, atau lewat sesi online
- Alat yang dipakai
- Kecapi milik peserta, disiapkan sendiri di luar tarif sesi; ukuran dan kelengkapannya dibicarakan bersama tim sebelum pembelian
- Materi yang dipelajari
- Pengenalan bagian alat, posisi duduk, penyeteman, petikan dasar, meredam senar, notasi angka, pengenalan laras, dan repertoar lagu daerah
- Tutor pengampu
- Tutor musik terverifikasi yang biasa mengajar alat dawai petik, dipilihkan tim sesuai usia dan tujuan peserta
- Durasi sesi
- 60 menit, dengan lima menit awal dipakai menyetem alat bersama peserta
- Jadwal
- Satu sampai dua sesi per pekan, jam dipilih keluarga, layanan buka dari pagi sampai malam tiap hari
- Jumlah peserta
- Satu peserta per sesi
- Biaya
- Mulai Rp128.300 per sesi di rumah; belajar di co-learning space Edubia menambah Rp15.000 per sesi per orang
- Tempat belajar
- Rumah peserta, co-learning space Edubia di Tambaksari dan Wonocolo, atau sesi online
- Wilayah les
- 31 kecamatan Kota Surabaya dan 18 kecamatan Kabupaten Sidoarjo
- Peserta yang dilayani
- Anak yang ikut kesenian sekolah, remaja peminat musik daerah, dan orang dewasa yang mulai atau kembali menekuni
- Penggantian tutor
- Tutor bisa diganti tanpa biaya tambahan, dan catatan belajar peserta ikut berpindah ke tutor baru
Sekilas Angka
Angka yang menyertai les kecapi di Surabaya
- 60 menit
- Panjang satu sesi les kecapi privat
- 31
- Kecamatan Kota Surabaya yang dijangkau tutor
- 18
- Kecamatan Kabupaten Sidoarjo di area layanan
- 2
- Ruang belajar Edubia di Surabaya
Kenapa Edubia
Bagaimana Edubia menjaga mutu les kecapi?
Tiga hal yang sering ditanyakan wali sebelum sesi kecapi pertama di Surabaya.
Garansi ganti tutor
Kalau cara mengajarnya belum cocok, tutor kecapi diganti tanpa biaya tambahan.
Rating tutor Edubia 4,9 dari 1.200 ulasan
Angka itu dihitung dari ulasan wali dan siswa yang sudah menjalani sesi bersama tutor Edubia.
Biaya les kecapi disepakati di awal
Nominal per sesi dibicarakan terbuka sebelum pertemuan pertama, tanpa tambahan di tengah jalan.
Fleksibel
Kelas kecapi di tempat yang nyaman untuk anak
Tutor kecapi datang ke rumah, co-learning space, atau online. Rencana belajar disusun dari kebutuhan anak.
Yang didapat peserta
Isi paket les kecapi privat Edubia
- Sesi 60 menit satu tutor satu peserta · Seluruh waktu sesi dipakai untuk satu peserta, termasuk pemeriksaan posisi tangan yang menuntut tutor melihat dari beberapa arah.
- Pemeriksaan alat di sesi awal · Tutor memeriksa senar, pemutar, dan lubang suara kecapi yang sudah ada di rumah, lalu menyebut bagian mana yang perlu diganti.
- Latihan menyetem sampai mandiri · Peserta dilatih menyetem sendiri sampai sanggup mengerjakannya tanpa panduan, syarat agar latihan harian di rumah berguna.
- Lembar notasi angka per lagu · Tiap lagu yang dikerjakan disertai lembar notasi angka lengkap dengan tanda pola berulang, siap dipakai berlatih sendiri.
- Tugas harian sepuluh menit · Tugas pendek yang muat di sela jadwal sekolah atau jam kerja, disertai satu hal yang jelas untuk diperiksa sendiri.
- Catatan tertulis sesudah tiap sesi · Tutor menandai apa yang membaik, apa yang diulang, dan bagian mana yang akan dibuka pada pertemuan berikutnya.
- Penggeseran jadwal saat berbenturan · Sesi bisa dipindah saat ada pentas sekolah, pekan ujian, atau lembur kantor, sepanjang dikabarkan lebih dulu.
- Hak pindah tutor tanpa tambahan biaya · Kalau cara mengajarnya kurang cocok, peserta berhak meminta tutor lain dan catatan belajarnya ikut berpindah.
Kesesuaian program
Peserta yang cocok dan yang sebaiknya menunggu
Peserta yang cocok
- Anak kelas tiga sekolah dasar ke atas yang jarinya sudah cukup kuat menekan dan melepas senar.
- Anggota kesenian sekolah yang punya tenggat pentas dan perlu satu lagu siap dalam hitungan pekan.
- Remaja yang tertarik musik daerah sesudah mendengarnya di acara sekolah atau di unggahan pendek.
- Orang dewasa yang mulai dari nol, termasuk yang belum pernah memegang alat musik apa pun.
- Peserta yang pernah belajar semasa sekolah lalu berhenti, dan ingin membangun ulang kebiasaan bermainnya.
- Keluarga di Surabaya atau Sidoarjo yang lebih memilih tutor datang ke rumah daripada mengantar peserta ke tempat kursus.
Tahapan belajar
Perjalanan tiga bulan pertama di les kecapi
Rentang di bawah menggambarkan peserta yang berlatih dua kali sepekan bersama tutor dan menyisihkan sepuluh menit sehari di rumah. Peserta dengan jadwal yang lebih longgar bergerak lebih pelan, dan itu tak jadi soal.
- 01
Pekan pertama: alat dan posisi
Pekan 1Peserta menyebut bagian alat tanpa dibantu, duduk pada tinggi permukaan yang benar, dan membunyikan senar satu per satu dengan bunyi bersih.
- 02
Pekan kedua sampai keempat: petikan rata
Pekan 2 sampai 4Kekuatan petikan mulai seragam, senar bisa diredam tepat waktu, dan peserta menyetem alatnya sendiri dengan panduan singkat dari tutor.
- 03
Bulan kedua: membaca notasi angka
Bulan 2Satu baris melodi pendek dibaca langsung dari notasi angka tanpa dihafal lebih dulu, dan peserta bisa menunjuk bagian mana yang berulang.
- 04
Akhir bulan kedua: dua tangan menyatu
Bulan 2 sampai 3Pola iringan sederhana berjalan bersamaan dengan melodi pada tempo lambat, lalu tempo dinaikkan sedikit demi sedikit tiap sesi.
- 05
Bulan ketiga: satu lagu utuh
Bulan 3Satu lagu daerah pendek dimainkan dari awal sampai akhir, cukup rapi untuk dibawakan di depan keluarga atau di kelas kesenian sekolah.
Susunan Materi
Materi les kecapi dari sesi pertama sampai lagu utuh
Enam tahap di bawah dijalani berurutan, dan tiap peserta bergerak pada kecepatan sendiri. Kolom jebakan mencatat kekeliruan yang berulang di tahap itu, dan kolom pendampingan menyebut cara tutor menanganinya.
- 1
Mengenal badan alat dan letak duduk
Sesi 1Yang dibahas. Nama tiap bagian alat, arah senar dari nada rendah ke tinggi, tinggi permukaan tumpuan, jarak badan ke senar, dan sudut pergelangan yang nyaman.
Jebakan umum. Peserta buru-buru memetik sebelum posisinya benar, lalu terbiasa membungkuk. Kebiasaan itu sulit diubah sesudah berjalan beberapa bulan.
Cara tutor. Tutor menahan sesi pertama pada penataan posisi, memotretnya bersama peserta, lalu memeriksanya ulang di tiga sesi berikutnya.
- 2
Penyeteman senar
Sesi 1 sampai 3Yang dibahas. Nada acuan, arah putaran pemutar, perbandingan senar bertetangga, dan tanda senar yang sudah waktunya diganti.
Jebakan umum. Pemutar diputar terlalu jauh dalam sekali gerak, melewati nada sasaran, dan senar putus di tengah sesi.
Cara tutor. Tutor melatih putaran seperempat lalu berhenti mendengarkan, dan meminta peserta menyediakan senar cadangan sejak sesi awal.
- 3
Petikan dasar dan keseragaman bunyi
Sesi 2 sampai 6Yang dibahas. Sentuhan ujung jari, sentuhan kuku, kekuatan petikan yang rata, dan cara meredam senar yang masih berdering.
Jebakan umum. Senar pertama dipetik keras lalu tenaganya melemah, sehingga satu baris nada terdengar naik turun tanpa alasan musikal.
Cara tutor. Latihan delapan petikan berturut-turut pada satu senar, dengan peserta yang menilai sendiri kesamaan bunyinya sebelum tutor berkomentar.
- 4
Notasi angka dan pola lagu
Sesi 4 ke atasYang dibahas. Angka nada, tanda wilayah nada, nilai ketukan, penandaan bagian yang berulang, dan penghitungan baris tiap kalimat lagu.
Jebakan umum. Peserta berpindah ke hafalan gerak jari, lalu berhenti total begitu satu bagian terlupa di tengah lagu.
Cara tutor. Tutor meminta peserta menyebut bentuk lagunya dengan kata sendiri sebelum memainkannya, sehingga bagian yang hilang bisa dibangun ulang.
- 5
Dua tangan dan pengenalan laras
Sesi 6 ke atasYang dibahas. Pembagian melodi dan iringan, latihan terpisah, penggabungan pada tempo lambat, serta pengenalan laras yang dipakai repertoarnya.
Jebakan umum. Dua pola digabung sebelum masing-masing lancar, dan keduanya jadi berantakan sekaligus.
Cara tutor. Tutor mengunci satu tangan pada pola pendek yang sudah otomatis, baru menambahkan tangan lainnya, lalu menaikkan tempo bertahap.
- 6
Repertoar dan bermain bersama
Sesi 10 ke atasYang dibahas. Lagu daerah utuh, cara mengiringi suara penyanyi, cara mengisi jeda saat bermain bersama alat lain, dan penyiapan bagian untuk tampil.
Jebakan umum. Peserta yang selalu berlatih sendirian kehilangan denyut begitu ada pemain lain di ruangan.
Cara tutor. Tutor mengambil bagian pasangannya di sesi latihan, lalu menaikkan tuntutannya sampai peserta sanggup mengikuti tanpa dipandu.
Kenapa privat
Tiga jalan belajar kecapi, mana yang cocok untuk Anda?
| Fitur | Pilihan terbaik Les Kecapi Privat Edubia Ke rumah di Surabaya | Bimbel Kecapi Grup | Belajar Kecapi Sendiri |
|---|---|---|---|
| Perhatian tutor saat belajar kecapi | Penuh, satu untuk satu | Terbagi ke banyak siswa | Tanpa pendamping |
| Materi kecapi disesuaikan level siswa | |||
| Tahap dinaikkan saat peserta siap | Ikut tempo kelas | Tergantung sendiri | |
| Tutor kecapi bisa diganti tanpa ribet | |||
| Assessment kebutuhan kecapi di awal | |||
| Perkembangan dipantau tiap sesi | Sesekali |
Pembeda kami
Yang membuat les kecapi kami beda
Panduan memilih kecapi sebelum membeli
Tim menyebutkan ukuran alat yang wajar bagi pemula berikut bagian yang perlu diperiksa, sehingga kecapi yang keluarga siapkan cocok sejak pembelian pertama.
Penyeteman dikerjakan bersama
Peserta ikut memutar pemutar senar sejak sesi pertama. Kemampuan menyetem sendiri itulah yang membuat latihan harian di rumah tetap memakai nada yang benar.
Sesi 60 menit yang tertata
Lima menit penyeteman, latihan petikan, lalu satu bagian lagu dikerjakan sampai rapi. Susunan yang sama diulang tiap pekan supaya peserta tahu apa yang akan terjadi.
Jadwal mengikuti ritme keluarga
Jam sesi dipilih keluarga dan bisa digeser saat ada pentas sekolah atau lembur kantor, asal dikabarkan lebih dulu supaya tutor sempat mengatur rutenya.
Tutor bisa diganti tanpa biaya tambahan
Kecocokan cara mengajar menentukan kemajuan di pelajaran musik. Permintaan pindah tutor diproses tanpa tambahan biaya, dan catatan belajar peserta ikut berpindah.
Catatan kemajuan tiap pekan
Rekaman pendek dan catatan tutor menandai apa yang membaik dan apa yang diulang, sehingga keluarga melihat perkembangan tanpa perlu hadir di tiap sesi.
Apa yang dipelajari di les kecapi Surabaya
Kecapi adalah alat dawai petik. Senarnya direntang di atas kotak kayu berongga, dan bunyi lahir ketika ujung jari melepas senar lalu getarannya diteruskan ke kotak itu. Kotak resonansi inilah yang membesarkan bunyi, sehingga petikan yang sama terdengar berlainan pada alat yang kayunya berbeda tebal.
Di les kecapi Edubia, satu tutor mendampingi satu peserta di rumah, di co-learning space Edubia, atau lewat sesi online. Sesi 60 menit dibuka dengan penyeteman, dilanjutkan latihan petikan, lalu ditutup dengan satu bagian lagu yang dikerjakan sampai rapi. Peserta di Gubeng, Rungkut, sampai Waru mengikuti alur yang sama.
Materi disusun dari kondisi tangan peserta hari itu. Anak kelas empat yang jarinya masih kecil menerima jarak petik yang lebih rapat, sementara peserta dewasa yang telapaknya lebar berlatih pada rentang yang lebih longgar sejak awal.
Sesi pertama dipakai untuk mengenali alatnya sebelum satu lagu pun dimainkan. Tutor menunjuk tiap bagian, menyebut namanya, lalu meminta peserta menunjuk ulang. Cara ini memangkas waktu di sesi berikutnya: tutor cukup menyebut nama bagiannya, dan peserta sudah tahu ke mana tangannya bergerak.
Ringkasnya
Bagian alat yang dikenalkan tutor di sesi pertama
Senar yang direntang
Deretan dawai dengan ketegangan berbeda. Senar yang lebih tegang berbunyi lebih tinggi, dan hubungan sederhana itu jadi dasar seluruh penyeteman yang dipelajari kemudian.
Kotak resonansi
Badan kayu berongga di bawah senar. Ia mengubah getaran kecil jadi bunyi yang terdengar sampai ujung ruangan, jadi lubang suaranya tak boleh tertutup kain atau lengan peserta.
Pemutar senar
Pasak tempat ujung senar dililit. Diputar sedikit demi sedikit untuk menaikkan atau menurunkan nada, dan gerakan besar di sini yang biasanya membuat senar putus.
Permukaan tumpuan
Meja rendah, kursi panjang, atau lantai beralas. Tingginya menentukan sudut siku dan pergelangan, dan itu yang memisahkan latihan yang nyaman dari latihan yang cepat pegal.
Ujung jari dan kuku
Dua permukaan pemetik yang menghasilkan warna bunyi berbeda. Tutor menunjukkan keduanya di sesi awal supaya peserta punya pilihan sejak dini.
Sarung penyimpan
Pembungkus kain atau tas berlapis busa. Ia menahan debu, benturan ringan, dan perubahan lembap saat alat dipindah antar-ruangan.
Posisi duduk yang dirapikan tutor sebelum petikan pertama
Kelelahan pemula hampir selalu lahir dari letak alat dan tinggi permukaan tumpuannya. Kecapi yang ditaruh terlalu rendah memaksa punggung membungkuk, dan bahu yang naik menahan berat lengan sepanjang sesi. Kecapi yang terlalu tinggi membuat pergelangan menekuk tajam ke atas, dan jari kehilangan kebebasan bergerak.
Tutor menata tiga hal di menit pertama: tinggi permukaan tempat alat diletakkan, jarak badan peserta ke senar, dan sudut pergelangan tangan. Patokannya sederhana. Lengan atas menggantung santai di sisi badan, siku terbuka lebih lebar daripada saat menulis di meja belajar, dan pergelangan tetap lurus sejajar punggung tangan.
Rumah di Surabaya jarang punya meja setinggi ruang latihan musik. Tutor karena itu terbiasa memakai apa yang ada: meja tamu diberi ganjal buku, kursi kayu ditukar kursi kecil, atau alat diletakkan di lantai beralas karpet tipis. Sesudah susunan itu ketemu, peserta diminta memotretnya dengan ponsel supaya latihan mandiri esok hari memakai posisi yang sama.
Teknik petik dasar yang dilatih sepanjang kelas privat
Petikan yang baik dimulai dari sentuhan yang seragam. Pemula biasanya memetik senar pertama dengan tenaga besar lalu melemah di senar berikutnya, sehingga satu baris nada terdengar naik turun tanpa alasan musikal. Tutor melatihnya dengan cara sederhana: satu senar dipetik delapan kali berturut-turut sambil peserta menilai sendiri apakah kedelapan bunyi itu sama besarnya.
Pilihan permukaan pemetik datang sesudah itu. Daging ujung jari memberi bunyi yang bulat dan hangat, enak dipakai saat kecapi mengiringi suara penyanyi. Kuku memberi bunyi yang lebih terang dan tegas, berguna ketika melodi harus terdengar jelas di antara alat lain. Tutor melatih keduanya, lalu menunjukkan kapan tiap warna bunyi dipakai.
Meredam senar adalah pekerjaan yang jarang terpikirkan pemula. Senar yang sudah dipetik terus berdering, dan deringan yang menumpuk membuat lagu terdengar keruh. Latihannya memakai sisi telapak atau jari yang sedang menganggur untuk menyentuh senar tepat pada saat nada berikutnya dibunyikan.
Lebih dekat
Cara tutor membagi tugas dua tangan
Dua tangan mengerjakan pekerjaan yang berlainan, dan bagian inilah yang butuh waktu.
Tangan pemegang melodi
Satu tangan menjalankan jalur nada utama. Ia bergerak mengikuti bentuk lagu, dan jarak lompatan antar-nadanya yang menentukan berat ringannya sebuah bagian.
Tangan pemegang iringan
Tangan lainnya memegang pola yang berulang dan tenang. Tugasnya menjaga denyut supaya melodi punya patokan waktu yang stabil.
Latihan terpisah lebih dulu
Tiap tangan dilatih sendiri sampai jalan tanpa dipikirkan. Menggabungkan dua pola yang sama-sama belum matang biasanya membuat keduanya berantakan sekaligus.
Penggabungan pada tempo lambat
Dua tangan disatukan pada tempo yang jauh lebih lambat daripada aslinya, lalu dinaikkan bertahap. Tutor memakai hitungan suara atau penanda ketukan supaya kenaikannya terukur.
Laras dan tangga nada yang dipakai di materi les
Musik daerah memakai laras, yaitu susunan nada yang jarak antar-nadanya berlainan dari tangga nada do re mi yang dikenal di pelajaran musik sekolah. Nama laras yang lazim terdengar di kelas antara lain pelog dan salendro. Perbedaannya nyata di telinga: satu lagu yang sama terasa berlainan rasanya saat dimainkan pada laras yang berbeda.
Laras menentukan cara alat disetem, jadi tutor menetapkan larasnya lebih dulu sebelum senar disentuh. Peserta yang sudah terbiasa dengan tuts piano atau not balok biasanya butuh beberapa sesi untuk melepaskan kebiasaan lama, dan itu wajar.
Materi diberikan pada tingkat yang langsung terpakai. Peserta diminta mengenali bunyinya, menyebut nama larasnya, dan tahu alat perlu disetem seperti apa untuk lagu yang sedang dipelajari. Pembahasan teori yang lebih dalam menyusul kalau peserta memintanya.
Kecapi jarang berdiri sendirian di tradisi asalnya, dan tiap peran menuntut kebiasaan bermain yang berlainan. Peserta yang hanya berlatih sendiri di kamar biasanya kaget saat pertama kali harus mengikuti orang lain. Karena itu ketiga peran di bawah dilatih bergantian, dengan tutor mengambil bagian pasangannya.
Catatan penting
Peran kecapi dalam sajian yang dibahas tutor
Mengiringi suara penyanyi
Kecapi mundur selangkah dan memberi ruang. Volumenya diturunkan, pola iringannya disederhanakan, dan pemain berlatih menunggu penyanyi menyelesaikan barisnya sebelum masuk ke baris berikutnya.
Berpasangan dengan alat lain
Saat kecapi dimainkan bersama alat tiup, tugasnya menjaga denyut dan mengisi jeda. Peserta berlatih mendengarkan pasangannya sambil tetap menjalankan bagiannya sendiri.
Bermain sendirian
Tanpa pasangan, kecapi memegang melodi dan iringan sekaligus. Bagian ini menuntut dua tangan bekerja mandiri, dan biasanya jadi sasaran peserta yang ingin tampil di acara keluarga atau pentas sekolah.
Membaca notasi angka bersama tutor privat
Musik daerah lazim ditulis dengan notasi angka. Nada dilambangkan angka 1 sampai 7, titik di atas atau di bawah angka menandai wilayah nadanya, dan garis di bawah angka memendekkan nilai ketukannya. Sistem ini cepat dipelajari, dan anak kelas tiga umumnya sudah membacanya dalam beberapa sesi.
Masalah muncul pada tahap berikutnya. Banyak peserta berpindah ke hafalan gerak jari lalu meninggalkan bacaannya sama sekali. Hafalan itu terasa cepat, dan ia rapuh: begitu satu bagian terlupa di tengah lagu, jari kehilangan arah dan permainan berhenti total.
Tutor menutup celah itu dengan mengajarkan pola. Peserta diminta menandai bagian yang berulang, menghitung berapa baris tiap kalimat lagu, dan menyebut di mana melodinya naik dan di mana ia turun. Dengan pemahaman itu, bagian yang terlupa bisa dibangun ulang dari bentuk lagunya, dan latihan berikutnya jadi jauh lebih singkat.
Perawatan alat yang diajarkan tutor kecapi
Senar adalah bagian yang aus lebih dulu. Ia meregang, kehilangan kecerahan bunyi, lalu suatu saat putus, biasanya justru ketika sedang disetem naik. Tutor menunjukkan cara melilit senar baru pada pemutar, menyisakan lilitan secukupnya, dan menaikkan nadanya bertahap supaya senar sempat menyesuaikan diri. Peserta pemula disarankan menyimpan satu set senar cadangan di rumah.
Kayu menuntut perhatian yang berlainan. Udara Surabaya yang lembap membuat kayu menyerap uap air, sementara ruangan dingin dan kering menariknya keluar lagi. Perpindahan bolak-balik inilah yang menggeser nada dan, dalam jangka panjang, membuat sambungan kayu mengendur.
Penyimpanannya sederhana. Alat dijauhkan dari jendela yang kena matahari langsung dan dari embusan pendingin ruangan. Sarung kain atau tas berlapis busa dipakai tiap kali alat dipindah antar-ruangan, dan itu pula yang menahan debu masuk ke lubang suara. Peserta di kawasan dekat pantai seperti Bulak dan Kenjeran perlu memeriksa bagian logamnya lebih sering, sebab udara asin mempercepat karat.
Tutor kecapi berangkat ke rumah peserta di seluruh Kota Surabaya dan sebagian Kabupaten Sidoarjo. Satu hal diselesaikan lebih dulu saat pendaftaran: apakah kecapi sudah ada di rumah, atau tutor yang membawanya. Alat berbadan kayu merepotkan kalau harus diangkut naik motor tiap sesi, jadi kesepakatannya dicatat sejak awal dan jadi bahan pertimbangan saat tim mencocokkan tutor.
Inti bahasan
Wilayah Surabaya yang dijangkau tutor kecapi
Kawasan timur kota
Gubeng, Sukolilo, Mulyorejo, Rungkut, Tenggilis Mejoyo, dan Gunung Anyar. Rumah di kawasan ini banyak yang punya ruang keluarga cukup lapang untuk meletakkan alat di lantai beralas.
Pusat kota dan sisi selatan
Genteng, Tegalsari, Bubutan, Wonokromo, Wonocolo, Gayungan, dan Jambangan. Sesi sore di kawasan ini biasanya digeser ke atas jam tujuh malam supaya tutor melewati jam padat lalu lintas.
Sisi barat dan utara
Lakarsantri, Sambikerep, Tandes, Sukomanunggal, Benowo, Pakal, Krembangan, dan Semampir. Jadwal di kawasan ini lebih lapang di akhir pekan, dan banyak peserta memilih sesi pagi.
Tetangga di Sidoarjo
Waru, Gedangan, Sedati, Taman, dan Buduran terlayani seperti wilayah kota. Peserta di Krian atau Candi umumnya memilih sesi online untuk latihan pekanan, lalu sesi di rumah untuk pemeriksaan posisi tangan.
Biaya les kecapi Surabaya per sesi
Biaya les kecapi mulai Rp128.300 per sesi 60 menit untuk peserta jenjang sekolah dasar, dengan tutor datang ke rumah di Kota Surabaya. Angka itu sudah menghitung perjalanan tutor beserta alat yang dibawanya, jadi tak ada biaya transport terpisah di luar tarif sesi.
Tarifnya bergerak mengikuti jenjang peserta dan panjang sesi. Peserta dewasa yang mengambil sesi 60 menit berada di kisaran Rp222.800 per sesi. Sesi online lebih ringan sebab tutor tak menempuh perjalanan, dan pilihan itu sering diambil peserta yang jarak tempuhnya panjang. Perkiraan menurut jenjang, durasi, dan jumlah sesi bisa Anda hitung sendiri lewat kalkulator biaya Edubia.
Belajar di co-learning space Edubia menambah Rp15.000 per sesi per orang. Dua ruangnya berada di Tambaksari dan Wonocolo, dan sebagian peserta memilihnya justru karena ruangan itu jauh dari kebisingan rumah, sehingga telinga lebih mudah menangkap selisih halus saat menyetem. Alamat dan fasilitasnya ada di halaman lokasi belajar.
Cara daftar les kecapi dan menyiapkan sesi pertama
Pendaftaran dibuka lewat halaman pendaftaran Edubia atau lewat WhatsApp. Tim menanyakan empat hal: usia peserta, pengalaman bermain alat musik sebelumnya, ketersediaan kecapi di rumah, dan jendela waktu yang benar-benar kosong tiap pekan.
Jawaban ketiga yang biasanya menentukan bentuk sesi pertama. Kalau alat sudah ada di rumah, tutor memeriksa kondisinya lebih dulu: senar yang berkarat, pemutar yang selip, atau lubang suara yang tertutup debu. Kalau alat belum ada, tim memberi gambaran ukuran serta kisaran harga yang wajar bagi pemula, lalu keluarga mengadakan kecapinya sendiri sebelum pertemuan pembuka, terpisah dari tarif les.
Sesudah itu jadwal dikunci. Sesi bisa berjalan sekali atau dua kali sepekan, di jam yang dipilih keluarga sepanjang layanan Edubia buka, dari pagi sampai malam tiap hari. Kalau Anda masih menimbang, satu sesi percobaan bisa diminta lebih dulu sebelum memutuskan melanjutkan.
Penggantian tutor kecapi dan alasan yang wajar
Kecocokan tutor di pelajaran musik bekerja berlainan daripada di pelajaran sekolah. Peserta menghabiskan satu jam berdua, memperbaiki gerakan tangan yang keliru berulang kali, dan menerima koreksi yang kadang terasa personal. Kalau nada bicaranya tak cocok, kemajuan berhenti walaupun materinya benar.
Karena itu tutor bisa diganti tanpa biaya tambahan, dan permintaannya tak perlu dijelaskan panjang lebar. Cukup Anda sampaikan ke tim lewat WhatsApp, lalu pencarian pengganti berjalan dengan catatan yang sudah ada: laras yang sedang dipelajari, lagu yang sedang dikerjakan, dan susunan duduk yang sudah cocok bagi peserta. Tutor baru karena itu tak memulai dari nol.
Hal yang sama berlaku untuk jadwal. Sesi yang bentrok dengan latihan pentas sekolah atau lembur kantor bisa digeser, asal dikabarkan lebih dulu supaya tutor sempat mengatur rute berikutnya. Alat yang perlu dibawa membuat pemberitahuan mendadak lebih merepotkan daripada les yang cukup menenteng buku.
Kelas kecapi untuk anak, remaja, dan orang dewasa
Anak yang masuk kesenian sekolah biasanya datang membawa tenggat: ada pentas, ada lomba antar-sekolah, ada satu lagu yang harus siap. Sesinya dipecah pendek dan berganti-ganti supaya perhatiannya terjaga, dan tutor menyisipkan permainan tebak nada di antara latihan petikan. Anak di bawah lima tahun umumnya diminta menunggu, sebab jarinya belum sanggup menahan ketegangan senar dalam waktu lama.
Remaja umumnya datang membawa rasa penasaran sendiri, sering sesudah mendengar kecapi di unggahan pendek atau di acara sekolah. Mereka lebih tahan berlatih lama dan ingin cepat sampai ke lagu utuh. Tutor menyeimbangkannya dengan menyelipkan latihan dasar di dalam lagu yang mereka inginkan.
Peserta dewasa terbagi dua. Ada yang mulai dari nol sesudah bertahun-tahun menunda, ada pula yang pernah belajar semasa sekolah lalu berhenti. Kelompok kedua sering kaget karena jarinya masih ingat sebagian gerakan sementara telinganya perlu dilatih ulang dari awal. Keduanya berjalan pada tempo yang mereka tentukan sendiri. Rumpun kelas musik lain bisa ditengok di katalog program Edubia.
Alat berdawai berubah nada sendiri. Senar meregang perlahan sesudah dipetik berjam-jam, dan kayu memuai atau menyusut mengikuti lembap ruangan. Udara Surabaya yang panas dan lembap, ditambah kebiasaan menyalakan pendingin ruangan menjelang sore, membuat satu alat bisa bergeser nada dua kali dalam sehari. Karena itu penyeteman dikerjakan ulang di awal tiap sesi, dengan peserta ikut memegang pemutarnya sejak pertemuan pertama.
Detail
Urutan penyeteman di lima menit awal tiap sesi les
Empat langkah sederhana, dari daftar sampai belajar bareng tutor pilihan.
-
Dengarkan nada acuan lebih dulu
Tutor membunyikan nada patokan dari garputala, aplikasi penala di ponsel, atau senar alat yang dibawanya. Peserta menyimak sekali sampai bunyinya melekat di telinga sebelum menyentuh pemutar.
-
Putar pemutar sedikit demi sedikit
Seperempat putaran atau kurang, lalu petik dan dengarkan lagi. Putaran besar melewati nada sasaran, memaksa senar bekerja dua kali, dan di situlah senar biasanya putus.
-
Cocokkan bunyi dengan telinga
Layar penala menolong pemula pada pekan pertama. Sesudah itu tutor menutup layarnya sesekali supaya telinga peserta yang jadi penentu, sebab telinga itulah alat yang selalu terbawa ke mana pun.
-
Bandingkan senar bertetangga
Sesudah satu senar duduk, bunyinya dibandingkan dengan senar di sebelahnya. Menyetem satu per satu tanpa membandingkan membuat tiap senar terdengar benar sendiri-sendiri sementara alatnya keliru secara keseluruhan.
-
Ulangi singkat di tengah sesi
Senar yang baru dipasang masih terus meregang sepanjang pekan pertama. Tutor menyetem ulang secara singkat di pertengahan sesi supaya sisa latihan memakai nada yang benar.
Kemajuan bermain kecapi ditentukan oleh apa yang terjadi di enam hari di antara dua sesi. Tutor karena itu meninggalkan tugas yang muat dalam sepuluh sampai lima belas menit, panjang yang masih sanggup dijalani anak sekolah maupun peserta dewasa yang pulang kerja lewat kepadatan Wonokromo dan Tegalsari.
Selengkapnya
Latihan di rumah antara dua jadwal les
Empat langkah sederhana, dari daftar sampai belajar bareng tutor pilihan.
-
Melatih gerak jari tanpa alat
Gerak jari dijalankan di permukaan meja atau di paha, mengikuti urutan yang sama seperti di senar. Cara ini membangun ingatan gerak saat alat sedang tak terjangkau, di kelas, di kendaraan, atau di rumah kerabat.
-
Petikan lambat lima menit
Satu pola dipetik pada tempo yang amat lambat sambil memeriksa kesamaan tenaga tiap petikan. Lima menit sehari memberi hasil yang lebih terlihat daripada satu jam sekaligus di akhir pekan.
-
Menyanyikan melodinya lebih dulu
Sebelum dimainkan, melodinya disenandungkan. Peserta yang sanggup menyanyikan satu baris hampir selalu memainkannya lebih rapi begitu kembali ke senar.
-
Rekaman singkat tiap pekan
Satu rekaman ponsel berdurasi setengah menit dikirim ke tutor. Tutor mendengarkan lalu menandai satu hal untuk diperbaiki, sehingga sesi berikutnya langsung masuk ke bagian yang perlu.
-
Catatan tanggal penyeteman
Peserta mencatat kapan senar terakhir disetem dan senar mana yang cepat turun. Catatan kecil itu yang nantinya menunjukkan senar mana sudah waktunya diganti.
Program Terkait
Kalau les kecapi belum pas, mulai dari sini
Tanya jawab
Sebelum daftar les kecapi, apa yang perlu ditanyakan?
Berapa biaya les kecapi di Surabaya per sesi?
Biaya mulai Rp128.300 per sesi 60 menit untuk peserta jenjang sekolah dasar dengan tutor datang ke rumah di Kota Surabaya, dan naik mengikuti jenjang serta durasi yang dipilih. Peserta dewasa dengan sesi 60 menit berada di kisaran Rp222.800 per sesi. Angka itu sudah mencakup perjalanan tutor ke alamat Anda, jadi tak ada biaya transport terpisah; kecapi dan senar cadangannya menjadi tanggungan peserta. Belajar di co-learning space Edubia menambah Rp15.000 per sesi per orang. Rinciannya dihitung ulang saat pendaftaran, mengikuti jenjang peserta, panjang sesi, jumlah sesi per bulan, dan cara belajar yang dipilih.
Perlukah punya kecapi sendiri sebelum sesi pertama?
Ya, kecapinya milik peserta, dan harga alat itu berdiri di luar tarif les. Sebelum keluarga memutuskan membeli, tim memberi gambaran ukuran alat yang wajar bagi pemula dan hal yang perlu diperiksa saat melihat alat: senar yang lengkap, pemutar yang tak selip, kayu yang tak retak, dan lubang suara yang bersih. Kalau alatnya belum siap ketika jadwal disusun, sesi pertama ditunda sampai kecapi ada di rumah, sebab latihan petikan menuntut senar yang disentuh peserta sendiri sejak menit awal.
Apakah anak kelas dua sekolah dasar sudah bisa ikut?
Bisa, dengan penyesuaian. Anak di rentang usia itu tangannya masih kecil, jadi tutor memilih pola dengan jarak petik yang rapat dan memecah latihan menjadi beberapa potongan pendek dalam satu sesi. Yang lebih menentukan biasanya daya tahan perhatian, dan itu berbeda dari satu anak ke anak lain. Tutor memeriksanya di sesi pertama lalu menyesuaikan panjang tiap potongan latihan. Anak di bawah lima tahun umumnya diminta menunggu, sebab jarinya belum sanggup menahan ketegangan senar dalam waktu lama tanpa membuat tangannya tegang.
Kenapa alat harus disetem lagi setiap sesi?
Karena senar dan kayu terus bergerak. Senar meregang perlahan sesudah dipetik, dan kayu memuai atau menyusut mengikuti suhu serta lembap ruangan. Udara Surabaya yang lembap, ditambah kebiasaan menyalakan pendingin ruangan menjelang sore, membuat satu alat bisa bergeser nada dua kali dalam sehari. Penyeteman karena itu dikerjakan di lima menit awal tiap sesi. Peserta ikut mengerjakannya sejak pertemuan pertama, sebab latihan harian di rumah hanya berguna kalau alatnya berbunyi pada nada yang benar.
Berapa lama sampai bisa memainkan satu lagu utuh?
Peserta yang berlatih dua kali sepekan bersama tutor dan menyisihkan sepuluh menit sehari di rumah umumnya sampai ke satu lagu daerah pendek yang utuh di sekitar bulan ketiga. Rentang itu bergerak mengikuti usia, pengalaman musik sebelumnya, dan kerutinan latihan hariannya. Sebelum sampai ke sana ada patokan yang lebih cepat terasa: bunyi petikan yang bersih di pekan pertama, kekuatan petikan yang rata di pekan keempat, dan satu baris melodi yang dibaca langsung dari notasi angka di bulan kedua.
Apa bedanya memetik dengan ujung jari dan dengan kuku?
Warna bunyinya berbeda. Daging ujung jari menghasilkan bunyi yang bulat dan hangat, enak dipakai ketika kecapi mengiringi suara penyanyi karena ia tak menutupi suara orang. Kuku menghasilkan bunyi yang lebih terang dan tegas, berguna ketika melodi harus terdengar jelas di antara alat lain. Tutor melatih keduanya sejak bulan pertama supaya peserta punya pilihan, lalu menunjukkan kapan tiap warna bunyi dipakai. Panjang kuku ikut dibicarakan, sebab kuku yang terlalu panjang menyangkut di senar sementara yang terlalu pendek tak menyentuhnya sama sekali.
Laras apa yang dipakai di kelas kecapi Edubia?
Laras adalah susunan nada yang jarak antar-nadanya berlainan dari tangga nada do re mi yang dikenal di pelajaran musik sekolah. Nama laras yang lazim terdengar di kelas antara lain pelog dan salendro. Laras yang dipakai ditentukan oleh lagu yang sedang dipelajari, dan tutor menetapkannya lebih dulu sebelum senar disetem. Peserta diminta mengenali bunyinya, menyebut namanya, dan tahu alat perlu disetem seperti apa. Pembahasan teori yang lebih dalam menyusul kalau peserta sendiri yang memintanya.
Bisakah sesi kecapi berjalan online?
Bisa, dan sebagian peserta memilih campuran keduanya. Sesi online berjalan baik untuk memeriksa bacaan notasi, membahas pola lagu, dan mendengarkan kemajuan petikan. Yang menuntut kehadiran langsung adalah pemeriksaan posisi tangan dan sudut pergelangan, sebab keduanya perlu dilihat dari beberapa arah. Peserta di Krian, Tanggulangin, atau Wonoayu yang jarak tempuhnya panjang sering mengambil sesi online untuk latihan pekanan, lalu menjadwalkan sesi di rumah sebulan sekali. Untuk sesi online, alat peserta perlu sudah ada di rumah.
Wilayah mana saja yang didatangi tutor kecapi?
Tutor berangkat ke rumah peserta di 31 kecamatan Kota Surabaya, dari Gubeng, Sukolilo, dan Mulyorejo di sisi timur sampai Lakarsantri, Benowo, dan Pakal di sisi barat. Wilayah Kabupaten Sidoarjo yang berbatasan juga terlayani, termasuk Waru, Gedangan, Sedati, Taman, dan Buduran. Jam sesi disesuaikan dengan kepadatan lalu lintas tiap kawasan: sesi sore di sekitar Wonokromo dan Tegalsari biasanya digeser ke atas jam tujuh malam, sementara kawasan barat lebih lapang pada pagi akhir pekan.
Bagaimana kalau tutornya kurang cocok dengan peserta?
Sampaikan ke tim lewat WhatsApp, dan tutor bisa diganti tanpa biaya tambahan bagi Anda. Alasannya tak perlu dijelaskan panjang lebar. Kecocokan di pelajaran musik memang bekerja berlainan daripada di pelajaran sekolah, sebab peserta menghabiskan satu jam berdua sambil menerima koreksi gerakan tangan berulang kali. Saat pencarian pengganti berjalan, catatan yang sudah ada ikut berpindah: laras yang sedang dipelajari, lagu yang sedang dikerjakan, dan susunan duduk yang sudah cocok bagi peserta. Dengan begitu tutor baru tak memulai dari nol.
Apa yang bisa dilatih di rumah kalau kecapinya sedang tak ada?
Gerak jari bisa dilatih di permukaan datar. Peserta meletakkan tangan di meja atau di paha, lalu menjalankan urutan jari yang sama seperti di senar, lengkap dengan hitungan ketukannya. Latihan tanpa bunyi ini membangun ingatan gerak, dan ia menolong saat alat tertinggal di rumah kerabat atau sedang dibawa untuk penggantian senar. Cara kedua adalah menyanyikan melodinya. Peserta yang sanggup menyenandungkan satu baris hampir selalu memainkannya lebih rapi begitu kembali ke alat.
Berapa sering senar kecapi perlu diganti?
Bergantung pada seberapa sering alat dipakai dan seberapa lembap tempat penyimpanannya. Tandanya bisa didengar dan dilihat: bunyi kehilangan kecerahan, nada cepat turun sesudah disetem, dan permukaan senar terasa kasar atau berubah warna. Peserta yang berlatih tiap hari umumnya mengganti lebih cepat daripada yang berlatih dua kali sepekan. Tutor menunjukkan cara melilit senar baru pada pemutar dan menaikkan nadanya bertahap. Peserta di kawasan dekat pantai seperti Bulak dan Kenjeran perlu memeriksa lebih sering, sebab udara asin mempercepat karat pada bagian logam.
Bagaimana cara mendaftar les kecapi di Edubia?
Pendaftaran dibuka lewat halaman daftar Edubia atau lewat WhatsApp. Tim menanyakan usia peserta, pengalaman bermain alat musik sebelumnya, ketersediaan kecapi di rumah, dan jendela waktu yang benar-benar kosong tiap pekan. Sesudah itu tim mencarikan tutor yang cocok, lalu jadwal dikunci bersama keluarga. Sesi bisa berjalan sekali atau dua kali sepekan, di jam yang dipilih keluarga sepanjang layanan Edubia buka, dari pagi sampai malam tiap hari. Peserta yang masih ragu bisa meminta satu sesi percobaan lebih dulu.
Apakah peserta bisa memilih sendiri lagu yang dipelajari?
Bisa, dan tutor biasanya menyambutnya. Lagu yang dipilih sendiri membuat latihan harian jauh lebih mudah dijalani. Yang dikerjakan tutor adalah memeriksa apakah lagu itu terjangkau pada tahap peserta hari ini, lalu menyusun jalannya: bagian mana yang dikerjakan lebih dulu, bagian mana yang disederhanakan sementara, dan latihan dasar apa yang diselipkan di dalamnya. Kalau lagunya masih jauh di atas kemampuan sekarang, tutor menjadikannya sasaran beberapa bulan ke depan lalu memilih lagu antara yang memakai pola serupa.
Berapa lama satu sesi dan bisakah diperpanjang?
Sesi baku berjalan 60 menit, dengan lima menit awal dipakai menyetem dan sisanya dibagi antara latihan petikan dan pengerjaan lagu. Sebagian peserta dewasa meminta sesi yang lebih panjang supaya satu bagian lagu tuntas dalam satu pertemuan, dan itu bisa diatur saat pendaftaran karena panjang sesi ikut menentukan biayanya. Untuk anak sekolah dasar, 60 menit umumnya sudah pas: perhatian mulai menurun sesudah itu, dan latihan yang dipaksa lebih panjang justru menurunkan mutu petikannya.
Mulai dari Konsultasi
Langkah pertama Anda di kelas kecapi dimulai di sini
Ceritakan target kecapi Anda, kami carikan tutor yang pas di Surabaya. Tanpa komitmen di awal.