Lompat ke konten utama

4,9/5 · 1.200 ulasan · Anak sampai dewasa

Les Judo Privat di Surabaya

Les judo privat Edubia di Surabaya berjalan satu pelatih satu murid di rumah: ukemi lebih dulu, lalu bantingan dan kerja bawah, sesi 90 menit mulai Rp97.300. Terbuka untuk anak usia SD sampai dewasa pemula, dari Gubeng sampai Rungkut dan Waru.

4,9/5 1.200 ulasan
2.500+ tutor terverifikasi
1.200+ siswa didampingi
1-on-1 satu tutor satu siswa
Les Judo Privat di Surabaya

Mengenal Les Judo Privat di Surabaya

Les judo privat Edubia di Surabaya berjalan satu pelatih satu murid di rumah: ukemi lebih dulu, lalu bantingan dan kerja bawah, sesi 90 menit mulai Rp97.300. Terbuka untuk anak usia SD sampai dewasa pemula, dari Gubeng sampai Rungkut dan Waru.

Konsultasi dan Daftar

Rincian Layanan

Peserta
Anak usia SD, remaja SMP dan SMA, dewasa pemula
Format latihan
Satu pelatih satu murid, tatap muka di rumah
Durasi sesi
90 menit, sudah termasuk pemanasan dan pendinginan
Ritme lazim pemula
2 sesi per pekan
Materi pembuka
Ukemi belakang, ukemi samping, dan gulingan depan
Perlengkapan awal
Kaus dan celana olahraga; judogi menyusul di bulan kedua
Ruang yang dibutuhkan
Lantai kosong sekitar 3 x 3 meter beralas matras
Biaya
Mulai Rp97.300 per sesi di rumah
Jam layanan
Tujuh hari sepekan, pagi 07.00 hingga malam 21.00 WIB
Wilayah
31 kecamatan Kota Surabaya dan wilayah utara Kabupaten Sidoarjo

Kecocokan Program

Judo Cocok untuk Siapa dan Kapan Sebaiknya Ditunda

Cocok untukmu kalau

  • Anak SD yang gampang minder saat pelajaran olahraga dan perlu terbiasa jatuh dengan aman
  • Remaja SMP atau SMA yang ingin bela diri kontak penuh dengan aturan yang tertib
  • Dewasa pemula yang ingin olahraga berkeringat tanpa pukulan ke wajah
  • Peserta bertubuh kecil yang tertarik memakai keseimbangan lawan untuk menggantikan selisih tenaga
  • Atlet muda yang menuju kejuaraan kelompok umur dan butuh perbaikan teknik satu per satu
  • Keluarga yang jam sorenya sempit dan lebih tenang kalau latihan berjalan di rumah

Fleksibel

Judo Privat yang menyesuaikan jadwal anak

Sesi judo privat berjalan di lapangan yang disepakati di Surabaya, dengan porsi latihan penunjang yang bisa dikerjakan di rumah peserta.

Yang membedakan

Yang membuat sesi judo privat terasa beda

Unggulan utama

Satu pelatih menemani satu murid

Pelatih berdiri satu langkah dari matras sepanjang sesi, jadi ukemi yang mulai melenceng dikoreksi di pengulangan berikutnya, sebelum kebiasaan itu menempel.

Ukemi diperiksa di tiap pertemuan

Dagu, telapak tangan, dan napas dicek ulang tiap sesi, termasuk pada murid yang sudah masuk kelompok sabuk berwarna dan sudah lancar melempar.

Pelatih datang ke rumahmu

Latihan berjalan di ruang keluarga atau garasi yang sudah dibersihkan, jadi anak tidak perlu menempuh jalanan Surabaya sore hari untuk sampai ke dojo.

Catatan latihan tiap pekan

Orang tua menerima ringkasan pendek: teknik yang bertambah, teknik yang masih macet, dan latihan mandiri 15 menit yang bisa dikerjakan di sela hari sekolah.

Pelatih pengganti bila gayanya kurang cocok

Anak yang sedang belajar jatuh butuh pelatih yang suaranya ia percaya. Kalau setelah beberapa sesi rasanya kurang klop, tim Edubia mencarikan pengganti tanpa biaya tambahan.

Perjalanan Latihan

Dari Sesi Pertama sampai Ujian Kenaikan Tingkat Judo

Gambaran ritme dua sesi per pekan untuk pemula. Kecepatannya bergerak menurut usia, kehadiran, dan porsi latihan mandiri di rumah.

  1. 01
    Ukemi

    Pekan 1 sampai 4

    Empat bentuk ukemi dari duduk sampai berdiri, sikap shizentai dan jigotai, cara memegang judogi, plus kebiasaan memberi hormat di awal dan akhir sesi.

  2. 02
    Keseimbangan

    Bulan 2

    Kuzushi delapan arah dan uchi-komi harian. Murid mulai merasakan momen ketika lawan kehilangan tumpuan, dan itu terasa jauh sebelum lemparan terjadi.

  3. 03
    Bantingan pertama

    Bulan 3 dan 4

    Bantingan pertama dituntaskan sampai partner mendarat, umumnya dari keluarga ashi-waza, lalu masuk ke randori ringan dengan batas teknik yang disepakati.

  4. 04
    Kerja bawah

    Bulan 5 dan 6

    Kerja bawah menjadi porsi tetap: menahan 20 detik, berpindah posisi tahanan, dan melepaskan diri sebelum hitungan wasit penuh.

  5. 05
    Ujian dan kejuaraan

    Bulan 7 sampai 12

    Simulasi ujian kenaikan tingkat, penyesuaian kondisi fisik, dan bagi yang berminat, persiapan kejuaraan kelompok umur lewat klub terdaftar.

Ujian Kenaikan Tingkat

Yang Dinilai Penguji Saat Ujian Sabuk Judo

Susunan ujian berbeda antar pengurus dan antar tingkat, dan bagian di bawah ini adalah bagian yang hampir selalu muncul. Pelatih Edubia memakainya sebagai daftar periksa saat menyusun materi.

1

Ukemi

Diuji ulang di tiap tingkat

Empat bentuk jatuh diperagakan dari posisi berdiri, dengan dagu tertarik, telapak memukul tepat waktu, dan napas terbuang saat mendarat.

Strategi kami. Peragakan pelan dan bersih. Penguji membaca kendali badan, dan kecepatan berlebih justru menyembunyikan bentuk yang benar.

2

Peragaan nage-waza

Bertambah tiap kyu

Sejumlah teknik lempar diperagakan lewat uchi-komi lalu dituntaskan jadi nage-komi, dengan penyebutan nama Jepangnya.

Strategi kami. Kuasai daftar teknik tingkatmu sampai hafal namanya, sebab penguji kerap menyebut nama teknik tanpa memberi contoh gerakannya.

3

Katame-waza

Mulai tingkat berwarna

Peragaan tahanan bawah beserta perpindahannya, ditambah cara melepaskan diri dari tahanan partner.

Strategi kami. Latih hitungan 20 detik sungguhan di rumah supaya tubuhmu mengenal panjangnya, dan atur napas sejak detik pertama.

4

Randori

Porsinya naik di tingkat atas

Latihan bebas singkat bersama partner yang ditunjuk, dinilai dari pemakaian teknik dan kendali diri saat tertekan.

Strategi kami. Pakai teknik yang sudah matang. Mencoba teknik baru di depan penguji biasanya berakhir dengan bentuk yang berantakan.

5

Istilah dan etiket

Sering menentukan di tingkat awal

Nama teknik dalam bahasa Jepang, aba-aba wasit, dan tata cara memberi hormat ke matras maupun ke partner.

Strategi kami. Hafalkan lima istilah baru tiap pekan lewat catatan pelatih, jangan menumpuknya di malam sebelum ujian.

6

Kesiapan dan kebersihan

Pemeriksaan awal

Judogi bersih dan utuh jahitannya, sabuk terikat benar, kuku tangan dan kaki terpotong, serta perhiasan dilepas.

Strategi kami. Siapkan judogi sehari sebelumnya. Bagian ini kelihatan sepele dan ia yang pertama dilihat penguji begitu kamu masuk matras.

Susunan Materi

Susunan Materi Les Judo dari Sabuk Putih sampai Sabuk Berwarna

Materi disusun bertingkat mengikuti tuntutan ujian kenaikan tingkat. Tiap butir menyebut apa yang dilatih, jebakan yang sering muncul, dan cara pelatih menanganinya di sesi privat.

  1. 1

    Ukemi belakang dan samping

    Sesi pertama

    Yang dibahas. Ushiro ukemi dan yoko ukemi dari posisi duduk, jongkok, lalu berdiri, dengan pukulan telapak dan pembuangan napas.

    Jebakan umum. Dagu terangkat saat panik, sehingga bagian belakang kepala ikut mendarat.

    Cara tutor. Pelatih menaruh satu tangan di belakang kepala pada pengulangan awal, lalu menariknya bertahap sampai murid menahan dagunya sendiri.

  2. 2

    Gulingan depan mae mawari ukemi

    Pekan 2 sampai 4

    Yang dibahas. Putaran menyerong lewat lengan dan bahu, berakhir dengan telapak memukul matras dan badan siap berdiri.

    Jebakan umum. Kepala ikut menunduk ke tengah sehingga tengkuk menanggung beban putaran.

    Cara tutor. Latihan dimulai dari posisi berlutut dengan tangan membentuk lingkaran lebar, dan pandangan diarahkan ke ketiak sendiri.

  3. 3

    Sikap berdiri dan pegangan

    Dasar wajib

    Yang dibahas. Shizentai sebagai sikap alami, jigotai sebagai sikap bertahan, ditambah kumi-kata yaitu cara memegang kerah dan lengan judogi.

    Jebakan umum. Bahu terangkat dan siku mengunci, membuat tenaga habis sebelum satu bantingan pun dicoba.

    Cara tutor. Pelatih memakai latihan tarik ulur pelan sambil menghitung napas, sampai murid merasakan beda antara memegang dan menggantung.

  4. 4

    Kuzushi delapan arah

    Penentu kualitas lemparan

    Yang dibahas. Happo no kuzushi, memecah keseimbangan lawan ke depan, belakang, samping, dan empat arah serong di antaranya.

    Jebakan umum. Murid menarik dengan lengan saja, sementara kakinya diam di tempat.

    Cara tutor. Langkah kaki dilatih terpisah lebih dulu tanpa partner, baru digabung dengan tarikan lengan pada tempo lambat.

  5. 5

    Ashi-waza, teknik kaki

    Keluarga pertama

    Yang dibahas. De-ashi-barai, ko-uchi-gari, o-uchi-gari, dan o-soto-gari, termasuk membaca saat berat badan lawan berpindah ke satu kaki.

    Jebakan umum. Sapuan dilakukan dengan ujung jari kaki dan mengenai tulang kering lawan.

    Cara tutor. Pelatih melatih sapuan memakai telapak kaki bagian dalam sambil memberi aba-aba hitungan langkah partner.

  6. 6

    Koshi-waza, teknik pinggul

    Sabuk kuning ke atas

    Yang dibahas. Uki-goshi, o-goshi, dan harai-goshi: memasukkan pinggul ke bawah titik berat lawan, lalu memutar.

    Jebakan umum. Punggung membungkuk dan lutut lurus, sehingga tulang belakang menanggung beban angkat.

    Cara tutor. Uchi-komi dilakukan di depan cermin atau direkam video pendek, dengan patokan lutut menekuk dan dada tetap tegak.

  7. 7

    Te-waza, teknik tangan

    Favorit peserta bertubuh kecil

    Yang dibahas. Ippon-seoi-nage dan tai-otoshi, dua teknik yang cocok untuk peserta bertubuh lebih kecil daripada lawannya.

    Jebakan umum. Siku terjepit di bawah ketiak lawan sehingga bahu tertarik ke arah yang salah.

    Cara tutor. Masuknya dipecah jadi tiga hitungan, dan hitungan kedua diulang khusus sampai posisi siku stabil.

  8. 8

    Osaekomi-waza, tahanan bawah

    Nilai penuh 20 detik

    Yang dibahas. Kesa-gatame, yoko-shiho-gatame, kami-shiho-gatame, dan tate-shiho-gatame, lengkap dengan cara berpindah antar posisi.

    Jebakan umum. Berat badan bertumpu di lutut sendiri, sehingga lawan gampang menggeser panggul dan lolos.

    Cara tutor. Pelatih memakai hitungan 20 detik sungguhan seperti di pertandingan, ditambah tugas melepaskan diri secara bergantian.

  9. 9

    Melepaskan diri dari tahanan

    Wajib sebelum randori

    Yang dibahas. Membuat ruang dengan siku, memutar panggul, dan mengembalikan posisi bertahan sebelum hitungan wasit penuh.

    Jebakan umum. Meronta memakai tenaga penuh di detik pertama, lalu kehabisan napas di detik kelima.

    Cara tutor. Latihan bernapas sambil tertahan, dengan pelatih menyebutkan detik demi detik supaya murid mengenal ritmenya.

  10. 10

    Shime-waza dan kansetsu-waza

    Remaja lanjut dan dewasa

    Yang dibahas. Cekikan lewat kerah judogi serta kuncian siku, dengan aturan aman: menepuk dua kali berarti berhenti seketika.

    Jebakan umum. Peserta menahan tepukan karena gengsi, dan itu berbahaya bagi keduanya.

    Cara tutor. Materi ini dibuka untuk peserta dewasa dan remaja lanjut, dengan tekanan yang dinaikkan pelan sambil pelatih memegang pergelangan.

  11. 11

    Randori terkendali

    Tiap sesi sesudah bulan kedua

    Yang dibahas. Latihan bebas dengan tempo dan batas teknik yang disepakati sebelum mulai, misalnya khusus ashi-waza atau khusus kerja bawah.

    Jebakan umum. Randori berubah jadi adu kuat sehingga teknik yang baru dipelajari justru menghilang.

    Cara tutor. Pelatih menetapkan satu tugas per ronde, misalnya cukup mencari kuzushi tanpa perlu menuntaskan lemparan.

  12. 12

    Kata sebagai pemeriksa bentuk

    Bahan ujian

    Yang dibahas. Rangkaian gerak baku yang memperlihatkan bentuk teknik dalam keadaan tenang, dipakai juga sebagai bahan ujian kenaikan tingkat.

    Jebakan umum. Dianggap sekadar hafalan gerak, sehingga jarak dan arah pandang diabaikan.

    Cara tutor. Tiap potongan kata dipasangkan dengan teknik yang sudah dipakai murid di randori, supaya terasa nyambung.

Isi Program

Yang Anda Dapat di Les Judo Privat Edubia

Pelatih datang ke rumah

Sesi berjalan di ruang latihan yang kamu siapkan sendiri, tanpa perlu menembus jalanan Surabaya di jam pulang kerja.

Sesi 90 menit yang utuh

Pemanasan, ukemi, uchi-komi, nage-komi, randori, dan pendinginan muat dalam satu pertemuan.

Program per tingkat sabuk

Daftar teknik yang sedang dikumpulkan untuk ujian berikutnya, ditulis terbuka supaya murid tahu posisinya.

Catatan latihan pekanan

Ringkasan pendek untuk orang tua: yang bertambah, yang masih macet, dan latihan mandiri 15 menit di rumah.

Pemeriksaan ruang dan keamanan

Ukuran area, ketebalan matras, dan jarak perabot diperiksa sebelum sesi pertama dimulai.

Panduan memilih judogi

Bantuan menentukan ukuran menurut tinggi badan serta jenis anyaman yang sesuai ritme latihanmu.

Simulasi ujian kenaikan tingkat

Latihan peragaan teknik dan istilah dalam format ujian, digelar beberapa pekan sebelum jadwal ujian.

Penyesuaian jadwal saat ujian sekolah

Sesi bisa direnggangkan pada pekan penilaian sekolah, lalu dirapatkan kembali sesudahnya.

Pelatih pengganti bila kurang cocok

Pergantian pelatih diatur tim Edubia tanpa biaya tambahan, dan catatan latihan ikut berpindah.

Timbang dulu

Menimbang cara belajar judo privat di Surabaya

Fitur Pilihan terbaik Les Judo Privat Privat Edubia Ke rumah di Surabaya Bimbel Judo Privat Grup Belajar Judo Privat Sendiri
Perhatian tutor saat belajar judo privat Penuh, satu untuk satu Terbagi ke banyak siswa Tanpa pendamping
Materi judo privat disesuaikan level siswa
Latihan mandiri judo privat yang terarah Seragam Cari sendiri
Jadwal menyesuaikan rutinitas di Surabaya Kelas terjadwal
Tahap dinaikkan saat peserta siap Ikut tempo kelas Tergantung sendiri
Perbaikan langsung saat gerakan salah Menunggu giliran Tak ada yang mengoreksi

Angka Nyata

Angka yang Dipakai Sehari-hari di Matras Judo

20 detik
Lama kuncian bawah yang bertahan sampai dinilai ippon oleh wasit
4 keluarga
Kelompok teknik bantingan yang dilatih bergiliran tiap tingkat
8 arah
Arah memecah keseimbangan lawan yang dilatih lewat happo no kuzushi
90 menit
Panjang satu sesi les judo privat Edubia di rumah murid
1955
Tahun PJSI berdiri sebagai induk olahraga judo di Indonesia

Les Judo Privat di Surabaya yang Dimulai dari Cara Jatuh

Yang dicari orang saat mengetik les judo Surabaya biasanya sederhana: tempat berlatih judo yang aman, dengan pelatih yang mengawasi tiap gerakan dari jarak satu langkah. Di Edubia latihannya berjalan satu pelatih untuk satu murid, di ruang keluarga rumahmu sendiri, sesi 90 menit, mulai Rp97.300 per sesi. Jangkauan pelatihnya menutup Gubeng, Rungkut, Sukolilo, Wiyung, sampai Waru dan Gedangan di sisi Kabupaten Sidoarjo.

Latihan judo dibuka dengan pelajaran jatuh. Namanya ukemi, dan ia diajarkan lebih dulu daripada satu bantingan pun. Kenapa begitu? Soalnya tiap teknik judo berujung di matras, dan murid yang sudah tenang ketika punggungnya menyentuh matras berani mencoba teknik apa saja. Rasa takut jatuh membuat badan kaku, dan badan kaku yang terlempar jauh lebih rawan cedera daripada badan yang tahu cara menerima benturan.

Judo sendiri lahir di Tokyo pada 1882 dari tangan Jigoro Kano, guru muda yang menyusun ulang teknik jujutsu supaya bisa dilatih dengan tenaga penuh tanpa melukai partner. Warisan itu yang membuat judo enak dipakai sebagai olahraga anak sampai hari ini: keras di tenaga, tertib di aturan.

Ukemi: Pelajaran Pertama Tiap Murid Judo Edubia

Ukemi berarti menerima badan. Ada empat bentuk yang dipakai sehari-hari di matras, dan pemula yang latihan dua kali sepekan biasanya sudah nyaman dengan keempatnya dalam empat sampai enam pekan.

  • Ushiro ukemi, jatuh ke belakang. Dagu ditarik ke dada supaya kepala tidak membentur matras, dua telapak tangan memukul matras di sudut sekitar 45 derajat dari badan, dan napas dibuang tepat saat telapak mendarat.
  • Yoko ukemi, jatuh ke samping. Satu tangan memukul, kaki atas menyilang untuk mengerem putaran badan, pandangan tetap tertuju ke ikat pinggang sendiri.
  • Mae mawari ukemi, gulingan ke depan. Badan berputar menyerong lewat lengan, bahu, lalu punggung, dan berakhir dengan pukulan telapak plus posisi siap berdiri lagi.
  • Mae ukemi, jatuh telungkup. Kedua lengan membentuk segitiga di depan dada, sehingga perut dan wajah berhenti beberapa sentimeter di atas matras.

Tiga hal yang selalu dicek pelatih: dagu, telapak, napas. Dagu yang terangkat membuat kepala ikut membentur. Telapak yang terlambat memindahkan seluruh benturan ke bahu. Napas yang tertahan bikin dada terasa sesak beberapa detik sesudah mendarat, dan detik-detik itulah yang biasanya membuat murid baru kapok.

Arti Ju dalam Judo: Yang Lentur Memenangkan Tarikan

Kata judo tersusun dari dua suku kata: ju yang berarti lentur atau luwes, dan do yang berarti jalan. Prinsipnya bekerja begini. Ketika lawan mendorong, kamu menarik searah dorongannya sampai ia kehilangan titik tumpu. Ketika lawan menarik, kamu ikut maju lebih cepat daripada tarikannya. Tenaga lawan diteruskan, dan badanmu tinggal menambahkan arah.

Jigoro Kano memadatkannya jadi dua kalimat yang sampai sekarang dipasang di dinding dojo mana pun: seiryoku zenyo, pakai tenaga seefisien mungkin, dan jita kyoei, maju bersama partner latihan. Kalimat kedua itu terasa nyata saat anak berlatih. Partner ada supaya kamu bisa belajar, dan kamu ada supaya ia bisa belajar. Anak yang paham hal ini berhenti memandang latihan sebagai adu menang.

Di atas matras, prinsip tadi terurai jadi tiga langkah yang diulang ribuan kali: kuzushi memecah keseimbangan, tsukuri memasukkan badan ke posisi lempar, kake menuntaskan lemparannya. Murid yang bantingannya terasa berat umumnya melompati langkah pertama, lalu mencoba mengangkat lawan pakai punggung. Judo yang rapi justru terasa ringan, sebab lawan sudah kehilangan tumpuan sebelum sempat diangkat.

Nage-waza: Empat Keluarga Bantingan dan Urutan Melatihnya

Nage-waza adalah teknik melempar dari posisi berdiri, dan Kodokan membaginya jadi empat keluarga menurut anggota badan yang memikul beban utama lemparannya.

  • Ashi-waza, kerja kaki. Isinya sapuan dan kaitan seperti de-ashi-barai, o-uchi-gari, ko-uchi-gari, dan o-soto-gari. Keluarga ini dilatih lebih dulu karena jatuhnya berlangsung dari ketinggian rendah dan mudah dikendalikan pemula.
  • Koshi-waza, kerja pinggul. Uki-goshi, o-goshi, dan harai-goshi menaruh pinggul di bawah titik berat lawan, lalu memutarnya lewat panggul.
  • Te-waza, kerja tangan dan lengan. Ippon-seoi-nage dan tai-otoshi menarik lawan melewati bahu atau melintasi kaki yang sudah dipasang sebagai penghalang.
  • Sutemi-waza, lemparan korban. Pelempar menjatuhkan badannya sendiri lebih dulu, seperti pada tomoe-nage. Keluarga ini menunggu sampai ukemi murid benar-benar tenang.

Urutan itu punya alasan teknis yang sederhana. Sapuan kaki menjatuhkan lawan dari ketinggian rendah, jadi murid punya waktu memakai ukemi yang baru ia pelajari. Lemparan pinggul mengangkat badan lebih tinggi, dan lemparan korban membawa dua badan turun bersamaan.

Katame-waza: Kerja Judo Sesudah Dua Badan Menyentuh Matras

Separuh judo hidup di lantai, dan bagian itu bernama katame-waza. Banyak yang menyebutnya kuncian secara umum, padahal isinya tiga kelompok yang aturannya berbeda jauh.

  • Osaekomi-waza, tahanan badan. Kesa-gatame, yoko-shiho-gatame, kami-shiho-gatame, dan tate-shiho-gatame menahan punggung lawan menempel di matras. Wasit menghitung waktunya, dan hitungan itu yang menentukan nilai.
  • Shime-waza, cekikan. Tekanan diarahkan ke leher lewat kerah judogi atau lengan, seperti pada okuri-eri-jime dan keluarga juji-jime. Peraturan IJF melarang cekikan yang memakai sabuk, memakai ujung bawah jaket, atau memakai jari saja.
  • Kansetsu-waza, kuncian sendi. Judo olahraga hanya mengizinkan kuncian pada siku, misalnya ude-hishigi-juji-gatame dan ude-garami. Lutut, bahu, jari, dan tulang belakang berada di luar aturan.

Kelompok kedua dan ketiga ditahan dulu untuk peserta usia muda, baik di latihan bebas maupun di pertandingan kelompok umur. Anak-anak berlatih penuh di osaekomi: menahan, membalik, dan melepaskan diri. Bagian itu sudah cukup melelahkan dan sudah cukup mengajarkan kesabaran.

Isi Satu Sesi 90 Menit Les Judo di Rumah

Satu sesi dipecah supaya tubuh naik panas secara bertahap, lalu turun lagi sebelum pelatih pulang. Susunannya kira-kira begini, dan pelatih menggeser porsinya menurut usia serta target murid.

  • 10 menit pemanasan: leher, bahu, pinggang, dan pergelangan. Bagian leher tidak pernah dilewati, sebab ia yang menanggung ukemi.
  • 10 menit ukemi: pengulangan empat bentuk jatuh, dari posisi duduk untuk murid baru, lalu jongkok, lalu berdiri.
  • 20 menit uchi-komi: masuk ke posisi lempar berulang-ulang tanpa menjatuhkan partner. Di sinilah kuzushi dan tsukuri dibentuk jadi refleks.
  • 15 menit nage-komi: lemparan dituntaskan sampai partner mendarat, dengan hitungan yang lebih sedikit dan pengawasan yang lebih rapat.
  • 20 menit randori atau newaza: latihan bebas dengan tempo yang disepakati sebelum mulai, kadang khusus di lantai.
  • 15 menit pendinginan dan ulasan: peregangan, minum, lalu dua atau tiga catatan pendek yang dibawa ke sesi berikutnya.

Sesi ditutup dengan rei, penghormatan singkat ke arah matras dan ke arah partner. Kebiasaan kecil itu yang membuat anak mengerti bahwa latihan punya pembuka dan penutup yang jelas.

Sabuk Judo: Sistem Kyu dan Dan yang Dipakai di Indonesia

Tingkatan judo terbagi dua babak. Babak pertama disebut kyu, dihitung mundur mendekati sabuk hitam, dan warnanya berjenjang dari putih, kuning, oranye, hijau, biru, lalu cokelat. Babak kedua disebut dan, dihitung maju sesudah sabuk hitam diraih, dan tingkat tinggi memakai panel merah putih sebelum akhirnya merah.

Dua hal yang perlu diketahui orang tua sebelum bertanya soal sabuk. Pertama, skema warna untuk peserta anak dan peserta dewasa berbeda di beberapa pengurus, jadi rincian tingkat dan warnanya dipastikan ke penguji dan ke pengurus provinsi PJSI tempat ujian digelar. Kedua, sabuk berpindah warna sesudah ujian, dan ujian itu menimbang teknik sekaligus sikap selama latihan.

Berapa lama sampai naik satu tingkat? Untuk tingkat awal, murid yang latihan dua sesi sepekan lazimnya siap diuji sesudah empat hingga enam bulan. Angka itu bergerak menurut kehadiran, usia, dan seberapa rajin ukemi diulang di rumah. Pelatih Edubia menyusun materi mengikuti tuntutan ujian, sehingga murid selalu tahu teknik mana yang sedang ia kumpulkan.

Judogi dan Cara Merawatnya Supaya Awet Dipakai Latihan

Judogi terdiri dari tiga bagian: uwagi alias jaket, zubon alias celana, dan obi alias sabuk. Bahannya katun tebal beranyam, sebab jaket judo dipakai sebagai pegangan sekaligus alat mengangkat. Anyaman tunggal terasa ringan dan cocok untuk latihan harian; anyaman ganda lebih tebal, lebih tahan tarikan, dan biasanya dipakai peserta yang sudah rutin bertanding.

Ukurannya mengikuti tinggi badan, jadi anak setinggi 140 sentimeter memakai judogi ukuran 140. Longgar sedikit masih aman karena katun menyusut sesudah beberapa kali cuci. Lengan yang menutup pergelangan justru menyulitkan pegangan partner, dan celana yang terlalu panjang gampang terinjak saat sapuan kaki.

Perawatannya sederhana dan berpengaruh besar pada umur pakainya:

  • Cuci sesudah tiap sesi memakai air dingin, sebab keringat yang mengendap membuat serat cepat menguning dan berbau.
  • Jemur di tempat teduh dan berangin, jangan di mesin pengering. Panas tinggi membuat katun menyusut satu ukuran.
  • Lewati pemutih. Ia melemahkan serat di bagian bahu dan kerah, dua tempat yang menanggung tarikan partner sepanjang sesi.
  • Potong kuku tangan dan kaki sebelum latihan. Kuku panjang merobek jahitan judogi partner dan menggores kulit.

Judo Anak di Surabaya: Berani Jatuh dan Sabar Menunggu Giliran

Anak biasanya sudah siap mengikuti pola latihan judo begitu ia mampu menuruti aba-aba, menunggu giliran, dan menahan diri saat gemas ingin mendorong duluan. Di banyak klub, usia enam sampai tujuh tahun jadi titik mulai yang lazim. Sebelum umur itu, porsi latihannya lebih banyak permainan gerak: berguling, merangkak melewati rintangan, dan mengenal matras sebagai tempat aman.

Yang berubah pada anak sesudah beberapa bulan latihan biasanya terlihat di luar matras. Ia lebih berani mencoba gerakan baru di pelajaran olahraga sekolah, sebab jatuh berhenti menjadi hal yang menakutkan. Ia juga terbiasa memberi salam sebelum dan sesudah berlatih, menaruh sandal dengan rapi, dan menerima koreksi tanpa merajuk. Guru olahraga di sekolah negeri sekitar Genteng, Gayungan, dan Tenggilis Mejoyo umumnya mengenali murid yang punya latar bela diri dari cara ia mendarat saat terjatuh di lapangan.

Untuk peserta usia muda, cekikan dan kuncian sendi ditahan dari latihan bebas maupun pertandingan kelompok umur, dan yang dilatih penuh adalah bantingan terkendali serta kerja bawah. Kalau kamu sedang menimbang sekolah lanjutan untuk anak, profil sekolah negeri Surabaya beserta jalur masuknya bisa dibaca di halaman direktori sekolah Edubia.

PJSI: Induk Judo Indonesia dan Jalur Pertandingannya

Judo di Indonesia bernaung di bawah Persatuan Judo Seluruh Indonesia, disingkat PJSI, yang dibentuk pada 25 Desember 1955 dan sejak itu menjadi anggota Federasi Judo Internasional. PJSI berada di dalam Komite Olahraga Nasional Indonesia, dan kepengurusannya bercabang sampai tingkat provinsi. Untuk peserta di Surabaya, urusan ujian kenaikan tingkat dan pendaftaran kejuaraan berjalan lewat pengurus provinsi Jawa Timur beserta klub yang terdaftar di sana.

Jalur pertandingannya bertingkat dan cukup mudah diikuti dari rumah. Peserta usia sekolah mulai dari kejuaraan kelompok umur dan pekan olahraga pelajar di tingkat daerah, lalu naik ke kejuaraan provinsi dan pekan olahraga provinsi Jawa Timur. Dari sana, atlet yang lolos masuk ke kejuaraan nasional, dan puncaknya Pekan Olahraga Nasional.

Peserta les privat tetap bisa masuk jalur ini. Yang perlu disiapkan tiga hal: keanggotaan lewat klub yang terdaftar, tingkat sabuk yang sesuai kelompok pertandingan, dan jam randori yang cukup dengan lawan sungguhan. Pelatih Edubia menyusun program berat badan serta rencana randori menjelang kejuaraan, lalu menghubungkan murid ke klub tempat randori bersama bisa dijalani.

Kelas Berat dan Aturan Ippon yang Dipakai Wasit

Pertandingan judo dipisah menurut jenis kelamin, kelompok umur, dan berat badan. Di kelompok senior, putra bertanding di kelas 60, 66, 73, 81, 90, dan 100 kilogram, ditambah kelas di atas 100 kilogram. Putri bertanding di kelas 48, 52, 57, 63, 70, dan 78 kilogram, ditambah kelas di atas 78 kilogram. Kelompok kadet dan junior memakai pembagian yang lebih rapat, dan rinciannya mengikuti pengumuman resmi tiap kejuaraan.

Nilainya sekarang tinggal dua, dan itu memudahkan penonton baru. Ippon mengakhiri pertandingan seketika. Ia diberikan ketika lawan mendarat sebagian besar di punggung dengan kecepatan dan kendali, ketika tahanan bawah bertahan 20 detik, atau ketika lawan menepuk tanda menyerah pada cekikan maupun kuncian siku. Waza-ari adalah nilai di bawahnya, termasuk untuk tahanan bawah yang bertahan 10 detik sampai kurang dari 20 detik. Dua waza-ari di satu pertandingan berlaku sama dengan ippon.

Pelanggaran dicatat sebagai shido. Tiga shido membuat peserta dinyatakan kalah lewat hansoku-make. Kalau waktu normal habis tanpa nilai, pertandingan lanjut ke golden score, dan angka pertama yang jatuh langsung menutup laga.

Lebih dekat

Istilah Wasit yang Perlu Dikenal Sebelum Naik ke Matras

Hajime

Aba-aba mulai. Waktu berjalan dan dua peserta boleh saling memegang judogi.

Matte

Aba-aba berhenti sementara. Peserta kembali ke posisi awal dan jam ikut berhenti.

Osaekomi

Wasit menyatakan tahanan bawah sudah sah, dan hitungan detik dimulai sejak saat itu.

Toketa

Tahanan bawah lepas sebelum hitungannya penuh, jadi angka batal dan hitungan berhenti.

Ippon

Nilai penuh yang menutup pertandingan seketika, termasuk dari tahanan 20 detik.

Waza-ari

Nilai di bawah ippon. Dua waza-ari di satu laga berlaku setara dengan ippon.

Shido

Catatan pelanggaran. Shido ketiga membuat peserta kalah lewat hansoku-make.

Sore-made

Aba-aba selesai. Wasit menunjuk pemenang dan kedua peserta memberi hormat.

Ruang Latihan Judo di Rumah: Ukuran Alas dan Keamanannya

Judo menuntut ruang yang lapang di bawah, dan kabar baiknya rumah tapak di Surabaya umumnya sudah cukup. Yang dicari pelatih pada sesi kenalan cuma empat hal.

  • Lantai kosong sekitar 3 x 3 meter untuk satu pasang berlatih ukemi dan uchi-komi dengan nyaman.
  • Alas matras setebal empat sentimeter atau lebih. Matras susun model puzzle sudah memadai untuk latihan harian di rumah. Keramik telanjang dan karpet tipis berada di luar pertimbangan.
  • Perabot keras yang bisa digeser: meja kaca, rak roda, dan pot berat dipindahkan dulu, sekurangnya satu meter dari tepi matras.
  • Udara yang bergerak dan air minum di dekat area. Sore hari di Surabaya panasnya menempel, dan murid yang kepanasan cenderung terburu-buru menyelesaikan pengulangan.

Satu hal yang selalu dilarang pelatih: berlatih ukemi di atas kasur. Permukaan yang memantul mengacaukan waktu pukulan telapak, dan kebiasaan yang terbentuk di sana justru menyulitkan saat murid pindah ke matras sungguhan. Kalau ruang di rumah belum memungkinkan, sesi teori dan bedah video bisa berjalan di co-learning space Edubia dengan tambahan Rp15.000 per sesi.

Biaya Les Judo Privat Edubia dan Isi Tiap Sesinya

Biayanya mulai Rp97.300 per sesi untuk latihan di rumah. Angka itu berlaku untuk sesi 90 menit, panjang yang dipakai supaya pemanasan leher, pengulangan ukemi, uchi-komi, dan randori ringan muat dalam satu pertemuan tanpa ada bagian yang dipotong tergesa-gesa. Sesi yang lebih pendek biasanya memakan porsi randori lebih dulu, dan justru bagian itu yang membuat teknik nempel.

Beberapa catatan supaya perhitunganmu utuh sejak awal. Latihan di rumah tidak menambah biaya perjalanan pelatih. Sesi teori atau bedah video yang digelar di co-learning space Edubia menambah Rp15.000 per sesi. Judogi dibeli terpisah dan baru dibutuhkan sekitar bulan kedua, dan pelatih membantu memilih ukuran serta jenis anyamannya supaya uangnya tidak terbuang untuk ukuran yang salah.

Mau menghitung sendiri sebelum bertanya? Susun perkiraannya lewat kalkulator biaya Edubia, lalu cocokkan hasilnya dengan jadwal yang kamu inginkan.

Jangkauan Pelatih Judo Edubia di Surabaya dan Sekitarnya

Pelatih judo Edubia menjangkau 31 kecamatan di Kota Surabaya. Permintaan menumpuk di kawasan timur dan selatan, di antaranya Gubeng, Sukolilo, Mulyorejo, Rungkut, Tenggilis Mejoyo, Gunung Anyar, dan Wonocolo. Sisi barat seperti Wiyung, Lakarsantri, Sambikerep, dan Tandes juga terlayani, dengan jadwal yang biasanya diambil sore menjelang magrib atau pagi di akhir pekan.

Di kawasan tengah, murid dari Genteng, Tegalsari, Sawahan, dan Bubutan sering memilih sesi pagi karena jalanan mulai padat sesudah pukul empat sore. Wilayah utara seperti Kenjeran, Bulak, dan Semampir dilayani dengan penyesuaian jam, mengikuti jarak tempuh pelatih.

Untuk keluarga di Kabupaten Sidoarjo, sesi berjalan di kawasan yang berbatasan langsung dengan Surabaya: Waru, Gedangan, Taman, Buduran, dan Sedati. Peserta dari Krian, Sukodono, serta Candi tetap dilayani dengan jadwal yang disepakati lebih dulu supaya perjalanan pelatih tidak memotong waktu latihan. Jam layanan berjalan tujuh hari sepekan, tiap hari, dari jam 07.00 pagi sampai 21.00 malam.

Mulai Les Judo Bareng Pelatih Edubia Pekan Ini

Kalau kamu sudah membaca sampai sini, kemungkinan besar pertanyaannya tinggal satu: kapan mulainya. Jawaban yang masuk akal adalah pekan ini, sebab pelajaran pertamanya cuma cara jatuh, dan itu bisa dilatih di ruang keluarga sendiri dengan matras susun sederhana.

Sampaikan usia peserta, kecamatan tempat tinggal, dan jam yang longgar di keluargamu lewat halaman pendaftaran Edubia atau tombol WhatsApp di halaman ini. Tim kami mencocokkan pelatih judo yang jam terbangnya sesuai dengan usia dan tujuan peserta, lalu mengatur sesi kenalan di rumah.

Catatan penting

Cara Memulai Les Judo Privat di Rumah Anda

Empat langkah sederhana, dari daftar sampai belajar bareng tutor pilihan.

  1. Ceritakan usia dan tujuan latihan

    Isi formulir di halaman daftar dengan usia peserta, kecamatan, dan tujuannya: kebugaran, keberanian anak, bela diri praktis, atau jalur pertandingan.

  2. Sesi kenalan dan pemeriksaan ruang

    Pelatih mengukur ruang latihan, memeriksa alas, dan menanyakan riwayat cedera bahu, lutut, atau leher sebelum menyusun program.

  3. Sesi pertama fokus ke ukemi

    Pertemuan pembuka dipakai untuk empat bentuk jatuh dari posisi duduk lalu berdiri, ditambah pengenalan sikap berdiri shizentai dan jigotai.

  4. Catatan pekanan dan rencana tingkat

    Orang tua menerima ringkasan pendek tiap pekan, lengkap dengan teknik yang sedang dikumpulkan untuk ujian kenaikan tingkat berikutnya.

  5. Evaluasi di bulan ketiga

    Tiga bulan cukup untuk menilai kecocokan. Kalau gaya melatihnya kurang klop, tim Edubia menyiapkan pelatih pengganti tanpa biaya tambahan.

Tanya jawab

Sebelum daftar les judo privat, apa yang perlu ditanyakan?

Berapa biaya les judo privat di Surabaya?

Mulai Rp97.300 per sesi untuk latihan 90 menit di rumahmu, sudah termasuk kedatangan pelatih ke lokasi. Sesi teori atau bedah video yang digelar di co-learning space Edubia menambah Rp15.000 per sesi. Judogi dibeli terpisah dan baru diperlukan sekitar bulan kedua. Perkiraan menurut jadwal dan durasi yang kamu pilih bisa disusun sendiri lewat halaman kalkulator biaya.

Anak umur berapa sudah boleh mulai belajar judo?

Di banyak klub, usia enam sampai tujuh tahun jadi titik mulai yang lazim, dan patokannya kesiapan sikap: anak mampu menuruti aba-aba, menunggu giliran, dan menahan diri untuk tidak mendorong duluan. Untuk usia di bawah itu, porsi sesi lebih banyak permainan gerak seperti berguling dan merangkak, dengan tujuan mengenalkan matras sebagai tempat yang aman.

Judo untuk anak aman nggak, sih?

Pelajaran pertamanya justru cara jatuh, dan pelajaran itu sendiri yang menurunkan sebagian besar risikonya. Selain itu, sesi privat berjalan satu pelatih satu murid sehingga tiap pengulangan terawasi, ruang latihan diperiksa sebelum sesi pertama, kuku dipotong sebelum mulai, dan untuk peserta usia muda cekikan serta kuncian sendi ditahan dari latihan bebas maupun pertandingan kelompok umur.

Anak saya takut jatuh, apa masih bisa ikut judo?

Bisa, dan itu justru alasan yang bagus untuk mulai. Ukemi dilatih bertahap: mula-mula dari posisi duduk dengan jarak jatuh beberapa sentimeter, lalu dari jongkok, baru dari berdiri. Anak biasanya butuh dua sampai empat pekan untuk sampai ke tahap berdiri, dan rasa takutnya turun seiring badannya menemukan bahwa mendarat terasa aman.

Perlu beli judogi sejak sesi pertama?

Belum perlu. Sesi awal cukup memakai kaus berbahan menyerap keringat dan celana olahraga panjang tanpa resleting atau kancing logam. Judogi biasanya mulai dibutuhkan sekitar bulan kedua, saat latihan pegangan kerah dan lengan masuk ke porsi tetap. Ukurannya mengikuti tinggi badan, dan pelatih membantu memilih supaya kamu tidak salah beli.

Di rumah saya belum ada matras, latihannya bagaimana?

Matras susun model puzzle setebal empat sentimeter sudah memadai untuk latihan harian, dipasang di lantai kosong sekitar 3 x 3 meter. Kasur, karpet tipis, dan keramik telanjang berada di luar pertimbangan: permukaan memantul mengacaukan waktu pukulan telapak, sedangkan permukaan keras berbahaya untuk ukemi. Pelatih memeriksa ruangmu di sesi kenalan dan memberi saran sebelum kamu membeli apa pun.

Berapa lama sampai bisa naik sabuk?

Untuk tingkat awal, murid yang berlatih dua sesi sepekan lazimnya siap diuji sesudah empat sampai enam bulan. Yang menggeser angka itu kehadiran, usia, dan seberapa rajin ukemi diulang di rumah. Ujiannya digelar penguji di bawah pengurus provinsi PJSI, dan yang dinilai mencakup peragaan teknik, istilah, randori singkat, serta sikap selama latihan.

Umur 30-an baru mau mulai judo, telat nggak?

Tenang saja, banyak yang memulai di usia itu dan berjalan lancar. Ukemi bisa dipelajari pada usia berapa pun karena ia soal urutan gerak, dan porsi randori disesuaikan dengan kondisi tubuh. Yang perlu diperhatikan cuma pemanasan leher serta punggung yang lebih panjang, dan riwayat cedera lama disampaikan ke pelatih sebelum program disusun.

Bedanya judo dengan karate atau taekwondo apa?

Judo bekerja pada jarak pegangan: dua peserta saling memegang judogi, lalu memakai keseimbangan untuk melempar dan melanjutkannya di lantai. Pukulan dan tendangan berada di luar pertandingan judo. Karate dan taekwondo bekerja pada jarak yang lebih jauh dengan pukulan serta tendangan sebagai isi utamanya. Karena itu, judo terasa lebih dekat ke gulat berpakaian daripada ke bela diri pukul.

Anak perempuan cocok ikut judo?

Cocok, dan pertandingan judo memang punya kelas putri sendiri di semua kelompok umur, dari 48 kilogram sampai di atas 78 kilogram di tingkat senior. Teknik judo bertumpu pada keseimbangan dan waktu masuk, sehingga peserta bertubuh lebih kecil bisa melempar lawan yang lebih besar. Kalau kamu ingin pelatih perempuan, sampaikan saat mendaftar dan tim akan mencocokkan sesuai ketersediaan.

Bisa nggak les judonya online saja?

Bagian geraknya butuh tatap muka, sebab pegangan, sapuan, dan ukemi menuntut koreksi sentuh yang tidak tergantikan layar. Yang berjalan baik secara online adalah bedah video randori, hafalan istilah dan nama teknik, serta program penguatan leher, punggung, dan pergelangan. Banyak murid memakai kombinasi ini di pekan yang jadwalnya padat.

Sebaiknya latihan berapa kali dalam sepekan?

Dua sesi per pekan adalah ritme yang biasa dipakai pemula, ditambah 15 menit pengulangan ukemi mandiri di hari lain. Untuk peserta yang menuju kejuaraan kelompok umur, porsinya naik ke tiga sesi dengan tambahan randori bersama lawan yang berganti-ganti. Latihan satu kali sepekan tetap berjalan, dan kemajuannya bergerak lebih pelan karena jarak antar sesi terlalu lebar.

Kalau pelatihnya kurang cocok dengan anak saya, gimana?

Sampaikan ke tim Edubia dan pelatih pengganti akan dicarikan tanpa biaya tambahan. Catatan latihan ikut berpindah, jadi pelatih baru meneruskan dari teknik terakhir yang sudah dikuasai. Evaluasi terjadwal juga digelar di bulan ketiga, sebab tiga bulan cukup untuk menilai apakah gaya melatih dan tempo bicara pelatih nyambung dengan anak.

Anak saya ingin ikut kejuaraan judo, jalurnya lewat mana?

Jalurnya lewat klub yang terdaftar di pengurus provinsi PJSI Jawa Timur. Dari sana peserta masuk ke kejuaraan kelompok umur dan pekan olahraga pelajar tingkat daerah, lalu naik ke kejuaraan provinsi dan pekan olahraga provinsi. Pelatih Edubia menyiapkan teknik, program berat badan, serta rencana randori menjelang pertandingan, dan membantu menghubungkan murid ke klub tempat randori bersama bisa dijalani.

Wilayah mana saja yang dijangkau pelatih judo Edubia?

Seluruh 31 kecamatan Kota Surabaya, dengan permintaan yang menumpuk di Gubeng, Sukolilo, Rungkut, Tenggilis Mejoyo, dan Wiyung. Untuk Kabupaten Sidoarjo, sesi berjalan di kawasan berbatasan seperti Waru, Gedangan, Taman, Buduran, dan Sedati, sedangkan Krian serta Candi dilayani dengan jadwal yang disepakati lebih dulu. Jam layanan berjalan tujuh hari sepekan, pagi 07.00 hingga malam 21.00 WIB.

Siap Bergabung

Mulai les judo privat sekarang

Rating 4,9/5 dari 1.200 ulasan. Mulai dari konsultasi kebutuhan judo privat, tanpa komitmen. Setiap sesi judo privat di Surabaya bergaransi: tutornya bisa diganti tanpa tambahan biaya.

4,9/5 · 1.200 ulasan wali di Surabaya