4,9/5 · 1.200 ulasan · Usia dini sampai remaja
Les Senam Artistik di Surabaya
Les senam artistik privat Edubia melatih anak mengenali arah tubuhnya saat terbalik, mulai dari guling depan sampai meroda. Sesi 60 sampai 90 menit berjalan di rumah wilayah Surabaya, biaya mulai Rp112.900 per sesi.
Inti dari Les Senam Artistik di Surabaya
Les senam artistik privat Edubia melatih anak mengenali arah tubuhnya saat terbalik, mulai dari guling depan sampai meroda. Sesi 60 sampai 90 menit berjalan di rumah wilayah Surabaya, biaya mulai Rp112.900 per sesi.
Konsultasi dan DaftarYang Perlu Diketahui
- Lembaga penyelenggara
- Edubia, les privat personal dengan pelatih yang datang ke rumah di Surabaya dan sekitarnya
- Cabang yang diajarkan
- Senam artistik, mencakup senam lantai, tumpuan tangan, keseimbangan, dan pengenalan alat
- Pokok bahasan
- Kesadaran arah tubuh saat terbalik, tiga bentuk badan, guling depan dan belakang, berdiri dengan tangan, meroda, pendaratan, kekuatan bahu dan pergelangan tangan
- Tutor pengampu
- Pelatih terverifikasi berlatar senam, olahraga, atau kepelatihan fisik; dipilihkan tim Edubia sesuai usia anak dan ruang latihan yang tersedia
- Format Sesi
- Satu pelatih satu anak, di rumah, di ruang co-learning Edubia, atau di ruang latihan yang keluarga siapkan sendiri
- Durasi sesi
- 60 menit untuk usia dini, 90 menit untuk anak usia sekolah dan remaja
- Ritme latihan
- Umumnya dua sesi sepekan; satu sesi sepekan berjalan dengan latihan bentuk dan kekuatan yang diulang sendiri di hari lain
- Peserta
- Anak usia empat tahun sampai remaja, termasuk yang belum pernah berlatih senam sama sekali
- Biaya
- Mulai Rp112.900 per sesi untuk usia dini 60 menit, Rp168.400 per sesi untuk sesi 90 menit anak usia sekolah dasar, sampai Rp187.000 per sesi untuk remaja
- Tempat latihan
- Rumah peserta tanpa biaya tambahan, ruang co-learning Edubia dengan tambahan Rp15.000 per sesi, atau studio dan aula yang keluarga sewa sendiri
- Wilayah layanan
- 31 kecamatan di Kota Surabaya, dari Benowo sampai Gunung Anyar, termasuk Gubeng, Sukolilo, Rungkut, dan Wonokromo. Di Kabupaten Sidoarjo, 18 kecamatan tercakup, antara lain Waru, Gedangan, Buduran, dan Sedati.
- Alat yang dipakai
- Matras, garis lantai, tembok sebagai tumpuan, balok rendah atau garis penggantinya, seluruhnya disiapkan keluarga di luar tarif sesi; lantai berpegas dan palang menuntut fasilitas khusus
- Metode
- Pengukuran di sesi pembuka, tahap dibuka satu per satu, pendampingan fisik pelatih di tiap gerakan baru, catatan sesi untuk orang tua
- Hak peserta
- Pelatih bisa diganti tanpa biaya tambahan kalau anak tidak cocok sesudah beberapa sesi berjalan
Sekilas Angka
Angka yang menyusun satu sesi senam artistik
- 3
- bentuk badan yang jadi kosakata
- 6
- tahap sebelum gerak lepas lantai
- Rp112.900
- biaya mulai per sesi
- 90 menit
- sesi untuk anak usia sekolah
Kecocokan program
Peserta yang cocok dengan les senam artistik privat
Peserta yang cocok
- Anak usia empat sampai enam tahun yang suka memanjat, berguling, dan berdiri terbalik di sofa, dan orang tuanya ingin kebiasaan itu diarahkan ke tempat yang aman.
- Anak usia sekolah dasar yang sudah mengenal guling di pelajaran olahraga dan ingin sampai ke meroda serta berdiri dengan tangan.
- Remaja yang baru mulai dan ingin membangun kekuatan bahu, inti tubuh, serta kelenturan yang berguna.
- Anak yang menegang di rombongan besar dan lebih tenang ketika satu pelatih mengawasinya dari awal sampai akhir sesi.
- Peserta cheerleading, tari, atau bela diri yang membutuhkan dasar tumpuan tangan, putaran, dan pendaratan.
- Keluarga di Surabaya dan kota tetangganya yang menginginkan sesi di rumah karena jadwal sekolah anak sudah padat.
Perjalanan latihan
Tahap yang biasa dilalui anak di enam bulan pertama
Rentang waktu di bawah adalah gambaran umum yang bergerak mengikuti usia, ritme sesi, dan ruang latihan yang tersedia. Anak yang berlatih dua kali sepekan di ruang bermatras yang lapang bergerak dengan tempo berbeda dari anak yang berlatih sekali sepekan di ruang keluarga.
- 01Pekan 1
Sesi pembuka
Pemeriksaan ruangan dan permukaan lantai, pengukuran ringan bentuk badan dan jangkauan bahu, lalu pengenalan pertama ke posisi terbalik dengan tangan pelatih menopang.
- 02Pekan 2 sampai 4
Bentuk badan mulai terbaca
Anak sanggup menahan badan lurus dan badan membulat dengan bentuk yang dikenali, dan guling depan berjalan tanpa melenceng. Penyiapan pergelangan tangan sudah menjadi kebiasaan pembuka sesi.
- 03Bulan 2
Bahu mulai menanggung berat
Berdiri dengan tangan bertumpu tembok bertahan lebih lama, siku berhenti menekuk, dan guling belakang berjalan dengan dorongan tangan yang muncul tanpa diingatkan.
- 04Bulan 3
Meroda menemukan garisnya
Irama empat ketukan mulai teratur dan kaki lewat lebih tinggi di atas badan. Di titik ini banyak anak menyadari sendiri kalau ia melenceng, tanpa perlu diberi tahu pelatih.
- 05Bulan 4 sampai 6
Rangkaian pendek dan pendaratan
Dua sampai tiga gerakan disambung tanpa berhenti, dan pendaratan berakhir tanpa melangkah. Kekuatan bahu serta inti tubuh sudah memadai untuk menjaga bentuk sewaktu anak lelah.
- 06Sesudah 6 bulan
Keputusan berikutnya bersama keluarga
Pelatih menyampaikan apa yang bisa dilanjutkan di ruang bermatras dan apa yang menuntut fasilitas berlantai pegas. Keluarga memutuskan meneruskan sesi privat, menambah ritme, atau mencari klub.
Yang kami jaga
Apa yang keluarga dapat dari les senam artistik privat?
Yang sudah kami siapkan begitu keluarga memutuskan mulai les senam artistik.
Satu tutor untuk satu siswa
Seluruh jam sesi senam artistik tertuju pada satu orang, jadi pertanyaan sekecil apa pun terjawab saat itu juga.
Garansi ganti tutor
Kalau cara mengajarnya belum cocok, tutor senam artistik diganti tanpa biaya tambahan.
Rating tutor Edubia 4,9 dari 1.200 ulasan
Angka itu dihitung dari ulasan wali dan siswa yang sudah menjalani sesi bersama tutor Edubia.
Susunan materi
Susunan materi les senam artistik privat Edubia
Dua belas pokok di bawah dipakai pelatih sebagai urutan pemeriksaan. Tiap anak masuk di titik yang berbeda, dan titik itu ditentukan oleh apa yang terlihat di sesi pembuka: berapa lama badan lurus sanggup ditahan, seberapa jauh bahu terbuka, dan bagaimana anak bereaksi ketika kepalanya berada di bawah untuk pertama kali.
- 1
Kesadaran arah saat kepala di bawah
Tahap awalYang dibahas. Pengenalan bertahap ke posisi terbalik, dari berbaring, menempel tembok, sampai bertumpu dua tangan penuh.
Jebakan umum. Anak memejamkan mata begitu kepalanya turun, dan sejak itu ia menebak arah dengan perasaan saja.
Cara tutor. Pelatih menurunkan satu tingkat sudut sampai mata anak kembali terbuka, lalu menahan tingkat itu beberapa sesi sebelum naik lagi.
- 2
Badan lurus sebagai bentuk pertama
Bentuk badanYang dibahas. Menahan garis lurus telentang, telungkup, lalu berdiri, dengan bahu terangkat dan tulang rusuk ditarik masuk.
Jebakan umum. Pinggang melengkung dan perut menyembul begitu lengan diangkat, sehingga garisnya patah di tengah.
Cara tutor. Anak diminta menempelkan pinggang ke lantai lebih dulu, dan pelatih meletakkan tangannya di sana sebagai penanda sentuh.
- 3
Bentuk membulat dan melipat pinggul
Bentuk badanYang dibahas. Bentuk membulat untuk guling dan lompat berputar, bentuk melipat pinggul untuk guling kaki lurus dan angkat kaki.
Jebakan umum. Lutut terbuka dan dagu terangkat pada bentuk membulat, sehingga guling melenceng ke samping.
Cara tutor. Pegangan tangan dipindah ke tulang kering, dan pelatih menyelipkan benda kecil di bawah dagu supaya anak merasakan sendiri kapan dagunya terangkat.
- 4
Dua arah guling di matras
Senam lantaiYang dibahas. Penempatan tangan, arah pandangan, dorongan tangan pada guling belakang, dan bangkit tanpa bertumpu tangan.
Jebakan umum. Berat badan jatuh ke kepala sewaktu guling belakang karena tangan belum mendorong.
Cara tutor. Dorongan tangan dilatih terpisah dari posisi duduk dan di atas bidang miring, sampai gerakannya muncul sendiri tanpa diingatkan.
- 5
Tumpuan tangan di tembok
Tumpuan tanganYang dibahas. Dua arah tumpuan tembok, penempatan telapak, bahu yang terangkat, dan lama tahan yang dinaikkan bertahap.
Jebakan umum. Siku menekuk dan bahu turun, lalu badan runtuh ke arah kepala.
Cara tutor. Waktu tahan dipotong jadi beberapa hitungan pendek dan ditambah sedikit tiap pekan, ditemani latihan dorong bahu di posisi merangkak.
- 6
Meroda di garis lurus
Putaran sampingYang dibahas. Irama tangan-tangan-kaki-kaki, garis lurus di lantai, dan tumpuan telapak yang bergantian.
Jebakan umum. Panggul menekuk dan kaki melewati badan terlalu rendah, sehingga gerakannya berubah jadi lompatan menyamping.
Cara tutor. Garis di lantai dan tumpuan di bidang yang sedikit lebih tinggi dipakai supaya kaki punya ruang untuk lewat di atas.
- 7
Kayang dan jangkauan bahu
KelenturanYang dibahas. Membuka bahu dengan tongkat atau handuk, mendorong panggul dari posisi berlutut, dan melengkungkan punggung atas.
Jebakan umum. Lengan menekuk dan panggul tertinggal di belakang, sehingga lengkungan diambil dari ruas pinggang.
Cara tutor. Ukuran keberhasilan dipindah ke posisi bahu di atas telapak tangan, dan jumlah pengulangan melengkung dibatasi tiap sesi.
- 8
Kekuatan bahu dan inti tubuh
KekuatanYang dibahas. Dorong bahu di posisi merangkak, tahan badan lurus telentang dan telungkup, angkat kaki sambil bergantung.
Jebakan umum. Latihan dikejar jumlahnya sampai bentuknya rusak di ulangan terakhir.
Cara tutor. Pelatih menghentikan satu seri begitu bentuknya berubah, dan mencatat angka itu sebagai batas hari itu.
- 9
Pergelangan tangan yang menanggung berat
Pencegahan cederaYang dibahas. Penyiapan pergelangan di awal sesi, penambahan porsi tumpuan bertahap, dan tumpuan di atas kepalan.
Jebakan umum. Rasa perih dianggap pegal biasa, lalu porsi tumpuan diteruskan sampai sesi berakhir.
Cara tutor. Anak diajari menyebut bedanya dengan kata sendiri, dan bagian tumpuan hari itu dihentikan begitu kata perih muncul.
- 10
Berhenti di pendaratan
KeselamatanYang dibahas. Kaki rapat, lutut menekuk searah ujung kaki, dada tegak, lengan ke depan, dari lompat di tempat sampai turun dari ketinggian rendah.
Jebakan umum. Lutut dikunci lurus sewaktu menyentuh matras, dan benturan berpindah ke pergelangan kaki serta pinggang.
Cara tutor. Pendaratan dilatih sebagai gerakan tersendiri di awal sesi, dan pelatih menghitung berapa kali anak berhasil berhenti tanpa melangkah.
- 11
Keseimbangan di garis dan balok rendah
BalokYang dibahas. Berjalan, berputar setengah, dan menahan sikap kaki tunggal di garis lantai lalu di balok rendah.
Jebakan umum. Pandangan jatuh ke kaki sendiri, dan badan ikut condong mengikuti arah pandangan.
Cara tutor. Titik pandang dipindah ke ujung garis, dan pelatih berdiri di sisi seberang supaya anak punya alasan melihat lurus ke depan.
- 12
Gerak melayang dan pendampingan fisik
Tahap lanjutYang dibahas. Lompat lurus, lompat dengan badan membulat, dan gerak berputar yang dibuka hanya dengan pendampingan fisik.
Jebakan umum. Gerak berputar ke belakang dicoba sebelum kayang dan tumpuan tangan rapi, lalu lengkungan diambil dari pinggang.
Cara tutor. Pelatih menahan pembukaannya sampai dua tahap sebelumnya lulus, dan gerakan ini tidak pernah masuk daftar latihan mandiri.
Nilai lebih
Keunggulan les senam artistik di Surabaya
Satu pelatih membaca satu anak
Tanda kesiapan di senam artistik berupa hal kecil: napas yang ditahan, siku yang mulai menekuk, mata yang terpejam sepersekian detik. Tanda seperti itu hanya terlihat kalau seorang pelatih mengawasi satu anak sepanjang sesi.
Tahap dibuka satu per satu
Gerakan berikutnya menunggu sampai gerakan sebelumnya rapi bentuknya, dan bukan menunggu bulan berganti. Susunan itu yang mencegah tubuh meminjam punggung bawah untuk menutupi kemampuan yang belum ada.
Tangan pelatih dalam jangkauan
Setiap gerakan baru dicoba dengan pelatih berada cukup dekat untuk menopang pinggang, paha, atau punggung bawah. Titik pegangannya berbeda tiap gerakan, dan pelatih menyebutkannya lebih dulu supaya anak tahu ia akan dipegang di mana.
Rasa takut dibaca sebagai keterangan
Anak yang menegang di posisi terbalik sedang menunjukkan bahwa tahapnya terlalu jauh. Pelatih menurunkan satu tingkat, mengulang sampai napasnya kembali tenang, lalu naik lagi. Cara itu berjalan lebih cepat daripada memaksa.
Latihan mandiri yang punya batas jelas
Orang tua menerima daftar tertulis berisi gerakan yang boleh diulang anak sendirian dan gerakan yang menunggu pelatih. Daftarnya diperbarui tiap kali tahap baru dibuka, jadi batasnya tidak pernah menggantung.
Fleksibel
3 format kelas senam artistik di Edubia
Sesi senam artistik berjalan di lapangan yang disepakati di Surabaya, dengan porsi latihan penunjang yang bisa dikerjakan di rumah peserta.
Yang didapat
Yang masuk dalam satu paket sesi les senam artistik
- Pengukuran awal di tempat latihan · Lama tahan badan lurus, jangkauan bahu, kelenturan panggul, dan reaksi pertama terhadap posisi terbalik dicatat di sesi pembuka sebagai titik berangkat.
- Susunan tahap yang ditulis untuk satu anak · Urutan dua belas pokok materi dipotong dan diurutkan ulang menurut hasil pengukuran, jadi anak tidak mengulang yang sudah rapi dan tidak melompati yang belum.
- Penyiapan pergelangan dan pemanasan khas cabang ini · Pemanasan diisi tekanan telapak, goyangan maju mundur, dan pembukaan bahu, tiga hal yang jarang masuk pemanasan olahraga lain padahal justru dipakai senam artistik.
- Pendampingan fisik di tiap gerakan baru · Titik pegangan disebutkan lebih dulu kepada anak, lalu pelatih memegang pinggang, paha, atau punggung bawah sesuai gerakan yang sedang dicoba.
- Daftar latihan mandiri yang aman · Gerakan yang boleh diulang sendiri dan gerakan yang menunggu pelatih ditulis terpisah, dan daftarnya diperbarui setiap kali tahap baru dibuka.
- Catatan sesi untuk orang tua · Tahap yang sedang dikerjakan, apa yang membaik, dan apa yang ditahan sementara disampaikan sesudah sesi, jadi kemajuannya bisa diikuti tanpa menebak.
- Pemeriksaan ruang tiap kali pindah tempat · Permukaan lantai, tinggi ruangan, panjang lajur bebas, dan benda bersudut di sekitar area latihan diperiksa ulang sebelum gerakan dimulai.
- Penggantian pelatih tanpa biaya tambahan · Kalau anak tidak nyaman didampingi pelatihnya, tim Edubia menyiapkan pengganti dan tahap terakhir yang sudah dilewati diteruskan tanpa mengulang dari awal.
Timbang dulu
Cara belajar senam artistik mana yang cocok untuk Anda di Surabaya?
Les Senam Artistik Privat Edubia
Ke rumah di Surabaya
- Perhatian tutor saat belajar senam artistik : Penuh, satu untuk satu
- Materi senam artistik disesuaikan level siswa
- Perbaikan langsung saat gerakan salah
- Perkembangan dipantau tiap sesi
- Belajar senam artistik di tempat Anda, Surabaya
- Tutor senam artistik bisa diganti tanpa ribet
Bimbel Senam Artistik Grup
- Perhatian tutor saat belajar senam artistik : Terbagi ke banyak siswa
- Materi senam artistik disesuaikan level siswa
- Perbaikan langsung saat gerakan salah : Menunggu giliran
- Perkembangan dipantau tiap sesi : Sesekali
- Belajar senam artistik di tempat Anda, Surabaya
- Tutor senam artistik bisa diganti tanpa ribet
Belajar Senam Artistik Sendiri
- Perhatian tutor saat belajar senam artistik : Tanpa pendamping
- Materi senam artistik disesuaikan level siswa
- Perbaikan langsung saat gerakan salah : Tak ada yang mengoreksi
- Perkembangan dipantau tiap sesi
- Belajar senam artistik di tempat Anda, Surabaya
- Tutor senam artistik bisa diganti tanpa ribet
Les senam artistik privat di Surabaya untuk tubuh yang tahu arahnya
Anak yang belum pernah berdiri dengan tangan tidak punya acuan arah begitu kepalanya berada di bawah. Kemampuan mengenali posisi tubuh dalam keadaan terbalik itu dilatih, dan itulah pekerjaan pertama les senam artistik privat Edubia di Surabaya. Sesi berjalan 60 sampai 90 menit, biaya mulai Rp112.900 per sesi, dan satu pelatih menemani satu anak dari awal sampai akhir latihan.
Senam artistik memindahkan tubuh lewat posisi yang jarang dipakai sehari-hari: menggantung, terbalik, berputar, lalu mendarat. Otak menyusun acuan arah dari mata dan dari organ keseimbangan di telinga bagian dalam, dan kedua sumber itu memberi laporan yang asing ketika kepala berpindah ke bawah. Anak yang didorong mencoba gerakan besar sebelum acuan itu terbentuk biasanya menutup mata, dan tubuh yang matanya terpejam kehilangan penunjuk arah yang selama ini ia percayai.
Karena itu urutan latihan di program ini disusun mundur dari gerakan yang ingin dicapai. Guling depan mengenalkan punggung yang membulat dan dagu yang menempel dada. Berdiri dengan tangan bertumpu tembok mengenalkan bahu yang menahan berat badan. Meroda mengenalkan putaran ke samping dengan tangan bergantian. Baru sesudah ketiganya rapi, pelatih membuka gerak yang meninggalkan lantai, dan itu pun dengan tangan pelatih berada dalam jangkauan.
Hampir semua gerak senam artistik adalah perpindahan di antara tiga bentuk badan. Pelatih menyebutnya kosakata karena setiap gerakan besar tersusun dari bentuk-bentuk ini, persis seperti kalimat tersusun dari kata. Anak yang bentuknya lembek kehilangan tenaga di tiap sambungan: tubuh yang longgar menyerap putaran, dan gerakan berhenti di tengah jalan. Bentuk yang rapat membuat massa tubuh berkumpul dekat sumbu putarnya, sehingga putaran yang sama berjalan lebih cepat tanpa tenaga tambahan.
Ringkasnya
Tiga bentuk badan yang dipakai pelatih sebagai kosakata sesi
Badan lurus dan tegang
Bahu terangkat menempel telinga, tulang rusuk ditarik masuk, kaki rapat, ujung kaki lurus. Bentuk ini dipakai saat berdiri dengan tangan, saat melompat, dan saat mendarat. Anak diminta menahannya sambil berbaring lebih dulu supaya ia mengenali rasanya sebelum memakainya dalam posisi terbalik.
Badan membulat
Lutut ditarik ke dada, dagu menempel, dua tangan memegang tulang kering. Bentuk ini yang membuat guling depan, guling belakang, dan lompatan berputar bisa berjalan. Bentuk membulat yang longgar adalah sebab guling berhenti separuh jalan lalu jatuh ke samping.
Badan melipat di pinggul
Kaki lurus, pinggul melipat, dada mendekat ke paha. Bentuk ini menuntut belakang paha yang lentur dan perut yang kuat sekaligus. Ia muncul di guling kaki lurus, di duduk kangkang, dan di hampir semua latihan angkat kaki.
Kenapa kelas senam artistik memulai dari kesadaran posisi tubuh
Kesadaran posisi tubuh dilatih dengan cara yang terlihat membosankan kalau dilihat sekilas: menahan bentuk, mengulang bentuk, lalu memindahkan bentuk itu sedikit demi sedikit ke posisi yang lebih terbalik. Pelatih menaikkan sudutnya bertahap. Anak berbaring dan menahan badan lurus. Anak menempelkan panggul ke tembok dan berjalan naik dengan kaki. Anak menendang satu kaki ke atas sambil dua telapak tangan sudah menapak lantai. Setiap tahap menambah sedikit rasa terbalik tanpa menghilangkan pijakan.
Penandanya sederhana dan bisa dilihat orang tua dari pinggir ruangan. Anak yang acuannya sudah terbentuk mendarat lalu langsung tahu ia menghadap ke mana. Anak yang belum, mendarat lalu berputar mencari titik yang ia kenal. Pelatih memakai penanda itu untuk memutuskan gerakan berikutnya boleh dibuka atau belum, dan keputusan itu diambil untuk tiap anak secara terpisah, lepas dari sudah berapa lama ia berlatih.
Rasa takut ikut dihitung sebagai keterangan yang berguna. Anak yang menahan napas, menegangkan leher, atau memejamkan mata sedang memberi tahu pelatih bahwa tahapnya terlalu jauh. Menurunkan satu tingkat lalu mengulangnya sampai napas kembali tenang biasanya berjalan lebih cepat daripada memaksa terus, dan jauh lebih aman untuk leher.
Kekuatan penunjang yang dilatih di sesi privat senam artistik
Tiga bagian tubuh menanggung beban yang khas cabang ini, dan ketiganya jarang dipakai dengan cara itu di kegiatan lain. Bahu menahan seluruh berat badan dalam posisi terbalik. Inti tubuh menjaga garis supaya panggul tidak jatuh mendahului dada. Pergelangan tangan menanggung berat penuh sambil tertekuk ke belakang, posisi yang di kehidupan sehari-hari hampir tak pernah terjadi.
Latihan bahu berjalan dari posisi merangkak, lalu berjalan naik ke tembok, lalu menahan berdiri dengan tangan. Yang dilatih di dalamnya adalah mengangkat bahu ke arah telinga sewaktu badan terbalik: bahu yang turun membuat siku menekuk, dan siku yang menekuk menjatuhkan badan lebih cepat daripada anak sempat bereaksi. Anak juga dilatih menahan badan lurus sambil telentang dan telungkup, dua bentuk yang isinya persis sama dengan garis yang ia butuhkan saat terbalik.
Pergelangan tangan disiapkan di awal tiap sesi, dan bagian ini sering dilewati orang yang berlatih sendiri. Telapak menekan lantai lalu badan digoyang maju mundur, jari menekan bergantian, punggung tangan ikut dipakai menahan sebentar. Bebannya dinaikkan pelan karena sendi ini menyesuaikan diri lebih lambat daripada otot. Keluhan pergelangan yang terasa perih menandakan porsi tumpuan hari itu perlu diturunkan, dan rasa pegal biasa sesudah latihan berbeda dari itu.
Kelenturan yang berguna dan punggung bawah yang dijaga pelatih
Kelenturan di senam artistik punya alamat yang jelas. Yang dibutuhkan adalah panggul yang terbuka, bahu yang bisa membuka penuh sampai lengan lurus di samping telinga, punggung atas yang mau melengkung, dan pergelangan kaki yang bisa lurus penuh. Empat bagian itu yang membuat bentuk badan terlihat rapi sekaligus membuat gerakan berjalan tanpa tersendat.
Yang sering terjadi adalah jalan pintas. Ketika bahu masih kaku dan panggul masih rapat, tubuh tetap ingin melengkung, dan ia mengambilnya dari punggung bawah. Kayang yang kepalanya menyentuh lantai sementara lengan menekuk dan panggul tertinggal di belakang adalah contoh yang sering terlihat. Bentuk itu terasa berhasil bagi anak, sedangkan beban yang seharusnya tersebar ke bahu dan panggul menumpuk di ruas pinggang.
Karena itu kayang di program ini dinilai dari tempat lain: apakah bahu sudah berada di atas telapak tangan, apakah lengan lurus, dan apakah panggul terdorong ke depan. Seberapa rendah kepala turun sengaja tidak dijadikan ukuran. Latihan pendukungnya berupa membuka bahu dengan tongkat atau handuk, mendorong panggul dari posisi berlutut, dan melengkungkan punggung atas di atas guling busa.
Kelenturan yang dikejar pelatih juga kelenturan aktif. Kaki yang bisa diangkat sendiri sampai sejajar bahu berguna untuk gerakan; kaki yang hanya naik ketika ditarik orang lain tidak. Menekan tubuh anak dari atas supaya sudutnya bertambah dihindari, sebab tekanan luar melewati batas yang sanggup ditahan ototnya sendiri.
Pendampingan fisik pelatih dan gerak yang tidak dicoba sendirian
Pendampingan fisik, yang di ruang latihan disebut spotting, adalah bagian dari metode mengajar. Tangan pelatih yang berada di titik yang benar mengubah gerakan menakutkan menjadi gerakan yang bisa dicoba, dan satu kali pengalaman mencoba dengan aman menghapus lebih banyak rasa takut daripada penjelasan sepanjang apa pun.
Titiknya berbeda tiap gerakan. Saat anak berdiri dengan tangan, satu tangan pelatih memegang pinggang dan satu lagi menahan paha supaya kaki berhenti di garis lurus. Saat meroda, pelatih berdiri di belakang anak dan memegang pinggang menyilang, sehingga putaran badan ikut diarahkan. Untuk gerak yang berputar ke belakang, tangan pelatih menopang punggung bawah dan belakang paha supaya panggul terangkat ke atas dan tidak melorot ke bawah.
Dari situ lahir garis yang jelas soal latihan mandiri di rumah. Menahan bentuk badan, berdiri dengan tangan bertumpu tembok, kayang dari posisi berbaring, latihan kekuatan, dan peregangan boleh diulang sendiri kapan saja. Gerak yang memutar badan ke belakang tanpa telapak tangan menapak lebih dulu, salto dalam bentuk apa pun, dan turun dari ketinggian tidak boleh dicoba tanpa pelatih berada dalam jangkauan tangan. Aturan itu disampaikan kepada anak dan kepada orang tua di sesi pertama, lalu diulang setiap kali gerakan baru dibuka.
Empat alat menjadi ciri senam artistik: lantai berpegas, matras, palang, dan balok keseimbangan. Masing-masing menentukan gerak apa yang bisa dilatih, dan perbedaannya nyata. Menyamakan matras dengan lantai berpegas adalah salah paham yang membuat orang memaksakan gerakan di permukaan yang tidak menyediakan tenaga baliknya.
Lebih dekat
Alat senam artistik dan apa yang bisa dilatih pelatih di rumah
Lantai berpegas
Lapisan kayu dan busa yang dipasang di atas pegas. Ia mengembalikan sebagian tenaga tolakan dan meredam beban di pergelangan kaki serta pinggang, dan itulah yang membuat rangkaian salto beruntun bisa dilakukan. Di Surabaya, ruangan berlantai seperti ini jumlahnya sedikit.
Matras
Matras menyerap benturan tanpa mengembalikan tenaga. Gerakan yang dipelajari di atasnya menuntut tolakan lebih besar dan menyisakan benturan yang lebih terasa, jadi porsi gerak melayang dibatasi. Untuk guling, bentuk badan, meroda, dan latihan kekuatan, matras sudah memadai.
Palang
Palang menuntut ruang berlangit tinggi dan tiang yang tertanam kuat, jadi ia jarang tersedia di luar fasilitas khusus. Yang bisa disiapkan lebih dulu adalah kekuatan genggam dan gantung: bergantung di palang rendah, menarik badan, dan mengayun kecil dengan bahu tetap aktif.
Balok keseimbangan
Balok pertandingan lebarnya sekitar 10 sentimeter. Bagian berjalan, berputar setengah, dan menahan sikap kaki tunggal bisa dilatih di garis lantai atau di balok rendah lebih dulu, dan itu memindahkan sebagian besar kesulitannya ke tempat yang aman.
Ruang latihan di Surabaya dan pengaruhnya pada isi sesi
Fasilitas berlantai pegas dengan palang lengkap jumlahnya terbatas di Surabaya, dan yang ada biasanya dipakai klub dengan jadwal yang sudah penuh. Akibatnya sesi privat senam artistik di kota ini sebagian besar berlangsung di ruang bermatras: ruang keluarga yang dikosongkan, aula sekolah, atau studio sewa di sekitar Gubeng, Wonokromo, dan Sukolilo.
Pengaruhnya pada isi latihan perlu dikatakan terus terang. Porsi kekuatan, bentuk badan, kelenturan, guling, meroda, dan keseimbangan bisa berjalan penuh. Porsi gerak melayang yang menuntut tolakan besar dan pendaratan berulang dipangkas, dan gerak berayun di palang praktis tidak masuk. Anak yang mengarah ke jalur klub tetap membutuhkan fasilitas, dan pelatih akan mengatakannya begitu waktunya tiba.
Permukaan lantai rumah ikut menentukan. Keramik dan granit keras sekaligus licin, terlebih di kota yang lembap seperti Surabaya: telapak tangan berkeringat lalu tergelincir sewaktu menapak. Pelatih memeriksa permukaan di sesi pertama, menentukan bagian mana yang boleh berjalan di situ, dan memindahkan sisanya ke atas matras. Handuk kecil dan jeda minum masuk ke susunan sesi karena alasan yang sama.
Ukuran ruangan diperiksa dengan cara sederhana. Untuk berdiri dengan tangan, anak diminta berdiri lalu mengangkat dua lengan lurus ke atas; kalau ujung jarinya masih jauh dari kipas dan lampu, tingginya memadai. Untuk meroda, panjang lajur bebas diukur dua kali panjang badan anak sewaktu ia berbaring.
Cedera khas senam artistik dan cara pelatih mencegahnya
Tiga tempat yang sering bermasalah di cabang ini adalah pergelangan tangan, punggung bawah, dan pergelangan kaki. Ketiganya bisa ditelusuri ke beban yang memang khas senam artistik, jadi pencegahannya pun diturunkan dari beban itu dan tidak disamakan dengan pemanasan olahraga lain.
Pergelangan tangan menanggung berat penuh dalam posisi tertekuk ke belakang, sesuatu yang tidak dialami sendi itu di luar latihan. Pencegahannya berupa penyiapan pergelangan di awal tiap sesi, penambahan porsi tumpuan yang bertahap, dan menghentikan bagian tumpuan hari itu begitu muncul rasa perih. Alas tangan yang sedikit miring atau tumpuan di atas kepalan sesekali dipakai untuk mengurangi sudut tekukan.
Punggung bawah menerima beban ketika lengkungan diambil dari ruas pinggang, dan itu terjadi karena bahu serta panggul belum terbuka. Pencegahannya membangun jangkauan bahu dan panggul lebih dulu, membatasi jumlah pengulangan gerak melengkung dalam satu sesi, dan melatih badan lurus supaya anak bisa mengendalikan lengkungannya sendiri.
Pergelangan kaki bermasalah di pendaratan, terutama pendaratan di permukaan keras atau dengan lutut yang kaku. Pencegahannya melatih bentuk pendaratan sebagai gerakan tersendiri dan menjaga semua pendaratan tetap jatuh di atas matras. Di masa anak bertumbuh cepat, kelenturan dan koordinasinya menurun sementara waktu; porsi gerakan baru dikurangi dan porsi kekuatan ditahan sampai tubuhnya menyesuaikan. Keluhan yang menetap sesudah sesi diserahkan ke dokter, dan pelatih tidak menebak-nebak penyebabnya.
Catatan penting
Usia mulai les senam artistik dan janji yang dipegang Edubia
Senam artistik memang menerima peserta sejak usia dini, dan halaman ini menyebutkan batasnya terus terang.
Usia empat sampai enam tahun
Porsi besar diisi permainan bentuk badan, guling, keseimbangan, dan pengenalan tumpuan tangan yang singkat. Sesi dipatok 60 menit karena pergelangan tangan di usia ini belum tahan menanggung beban lama, dan rentang perhatiannya juga masih pendek.
Usia tujuh sampai dua belas tahun
Rentang usia yang mengisi sebagian besar program ini. Bentuk badan sudah bisa dituntut rapi, kekuatan naik cepat, dan meroda sampai rangkaian pendek biasanya masuk di masa ini. Sesi 90 menit mulai masuk akal di rentang ini.
Remaja yang baru mengenal senam
Remaja pemula tetap bisa membangun kekuatan, bentuk badan, berdiri dengan tangan, guling, dan meroda, dan kekuatannya justru naik lebih cepat. Gerak melayang butuh waktu lebih panjang serta bergantung pada fasilitas yang tersedia, dan itu disampaikan sejak awal.
Yang tidak dijanjikan halaman ini
Program ini tidak menjanjikan jalur prestasi, seleksi klub, atau tiket kompetisi kepada siapa pun. Yang disiapkan adalah dasar yang aman: kekuatan, kelenturan, bentuk badan, kesadaran arah tubuh, dan pendaratan, yang berguna di pelajaran olahraga sekolah, tari, dan bela diri.
Biaya les senam artistik privat per sesi dan penentunya
Biaya les senam artistik privat Edubia mulai Rp112.900 per sesi. Nominal itu berlaku untuk peserta usia dini dengan sesi 60 menit dan ritme delapan sesi sebulan, dan panjang 60 menit dipilih justru karena pergelangan tangan anak seusia itu belum tahan menumpu berat badan dalam waktu lama.
Untuk anak usia sekolah dasar dengan sesi 90 menit dan ritme yang sama, biayanya Rp168.400 per sesi. Tambahan 30 menit itu dipakai untuk penyiapan pergelangan, latihan kekuatan bahu, dan rangkaian gerak yang disambung, tiga bagian yang tidak cukup waktunya di sesi 60 menit. Untuk peserta remaja, nominalnya sampai Rp187.000 per sesi.
Latihan di rumah tidak menambah biaya. Kalau keluarga memilih ruang co-learning Edubia, ada tambahan Rp15.000 per sesi, dan ruang itu cocok untuk bagian latihan yang tidak menuntut lajur matras panjang: penguatan bahu, inti tubuh, dan peregangan. Sewa studio atau aula yang keluarga atur sendiri berada di luar tarif ini.
Angka di atas adalah perkiraan yang dihitung dari jenjang usia, panjang sesi, ritme sebulan, dan wilayah. Rincian untuk kebutuhan keluarga Anda dikirim tim Edubia sesudah ketiga hal itu diketahui. Kalau anak dan pelatihnya tidak cocok sesudah beberapa sesi, pelatih bisa diganti tanpa biaya tambahan.
Senam artistik menuntut pengulangan yang teratur karena yang dilatih adalah kebiasaan gerak, dan kebiasaan gerak memudar kalau jarak antar pertemuan terlalu jauh. Empat hal di bawah biasanya ditanyakan keluarga sebelum sesi pembuka dijadwalkan.
Selengkapnya
Jadwal sesi, wilayah layanan, dan cara memulai kelas pertama
Ritme dan panjang sesi
Dua sesi sepekan adalah ritme yang umum diambil. Satu sesi sepekan tetap berjalan, dengan catatan latihan bentuk dan kekuatan diulang sendiri di hari lain supaya jarak antar pertemuan tidak menghapus kemajuan. Panjang sesi 60 menit untuk usia dini dan 90 menit untuk anak yang lebih besar.
Jam yang masuk akal di Surabaya
Pagi sebelum matahari tinggi dan sore menjelang malam adalah jam yang nyaman untuk berlatih di ruangan tanpa pendingin. Slot dikunci lewat percakapan WhatsApp sebelum sesi pembuka, dan perubahan jadwal disampaikan lebih awal supaya pelatih sempat menggeser rutenya.
Wilayah yang dijangkau
Kecamatan di Kota Surabaya seperti Gubeng, Sukolilo, Rungkut, Mulyorejo, Tambaksari, Wonokromo, Tegalsari, Wiyung, dan Dukuh Pakis. Di kota tetangga, Waru, Gedangan, Buduran, Taman, dan Sedati termasuk di dalamnya.
Isi sesi perkenalan
Diawali pemeriksaan ruangan dan permukaan lantai, lalu pengukuran ringan: berapa lama anak sanggup menahan badan lurus, seberapa jauh bahu terbuka, dan bagaimana ia bereaksi ketika kepalanya di bawah untuk pertama kali. Hasilnya menentukan tahap mana yang dibuka lebih dulu.
Beda les senam artistik dengan senam lantai di pelajaran sekolah
Di pelajaran olahraga sekolah, anak biasanya bertemu senam lantai dalam porsi kecil: guling depan, guling belakang, kadang meroda, dengan matras seadanya dan satu guru untuk satu rombongan. Yang dinilai di situ umumnya berani atau belum berani, dan urutan pengajarannya mengikuti waktu semester.
Sebagai cabang, senam artistik punya susunan yang lebih panjang dan lebih ketat soal bentuk. Guling yang sama dinilai dari bentuk badannya, dari dagu yang menempel, dari kaki yang rapat, dan dari apakah anak bisa berdiri kembali tanpa bertumpu tangan. Perbedaannya terletak pada urutan yang menjaga sendi dan pada waktu yang disediakan untuk tiap tahap.
Karena itu anak yang sudah bisa berguling di sekolah tetap mengulang guling di sesi pembuka. Pengulangan itu dipakai untuk memeriksa bentuknya, dan biasanya ada satu atau dua bagian yang perlu dirapikan sebelum tahap berikutnya dibuka. Yang sering ditemukan berupa dagu yang terangkat, lutut yang terbuka, dan tangan yang menumpu saat bangkit.
Program privat ini juga menyediakan hal yang sulit didapat di rombongan besar: tangan pelatih yang selalu berada dalam jangkauan ketika gerakan baru dicoba, dan mata yang mengawasi satu anak dari awal sampai akhir sesi.
Cara mendaftar les senam artistik privat di Edubia
Pendaftaran dimulai dengan tiga keterangan: usia anak, wilayah tempat sesi akan berjalan, dan ruang seperti apa yang tersedia di rumah. Ketiganya menentukan pelatih mana yang cocok, sebab sebagian pelatih terbiasa menangani usia dini sementara sebagian lagi lebih banyak mendampingi anak usia sekolah dan remaja. Tim Edubia memilihkan pelatihnya, dan keluarga tidak perlu menyeleksi sendiri.
Sesudah itu tim mengirim rincian biaya sesuai panjang sesi dan ritme sebulan yang dipilih, lalu jadwal sesi pembuka dikunci. Sesi pembuka dipakai untuk memeriksa ruangan, mengukur kesiapan tubuh, dan menyusun tahap awal, jadi keluarga sudah punya gambaran nyata sebelum memutuskan ritme jangka panjang.
Formulir pendaftaran di situs Edubia dan percakapan WhatsApp sama-sama bisa dipakai sebagai pintu masuk. Kalau Anda masih menimbang, tanyakan lebih dulu ruang seperti apa yang dibutuhkan untuk tahap awal; jawabannya sering membuat keputusan jadi lebih mudah, sebab tahap pembuka senam artistik menuntut ruang yang jauh lebih kecil daripada yang orang bayangkan.
Melompati satu tahap adalah sebab cedera yang sering ditemui di cabang ini. Tubuh yang belum punya kemampuan tertentu akan meminjam sendi lain untuk menggantikannya, dan sendi yang dipinjam itu hampir selalu punggung bawah. Enam tahap di bawah dipakai pelatih Edubia supaya tiap tahap sudah menyiapkan dasar untuk tahap sesudahnya.
Detail
Urutan latihan yang disusun pelatih dari guling depan sampai gerak lepas lantai
Empat langkah sederhana, dari daftar sampai belajar bareng tutor pilihan.
-
Guling depan dan guling belakang
Tahap ini mengajarkan punggung yang membulat, dagu yang menempel dada, dan dorongan dua tangan saat berguling ke belakang. Dorongan tangan itulah yang menjaga leher, dan ia dilatih terpisah dari posisi duduk sebelum guling belakang utuh dicoba.
-
Berdiri dengan tangan bertumpu tembok
Dua arah dipakai bergantian: perut menghadap tembok dengan kaki berjalan naik, dan punggung menghadap tembok dengan tendangan masuk. Yang pertama memaksa badan lurus, yang kedua melatih keberanian menendang. Pelatih menghitung berapa lama anak sanggup menahan, lalu menambahnya sedikit tiap pekan.
-
Meroda
Gerakan pertama yang menuntut telapak tangan menapak bergantian sambil badan berputar ke samping. Iramanya empat ketukan: tangan, tangan, kaki, kaki. Garis lurus di lantai dipakai supaya anak melihat sendiri kalau ia melenceng, dan koreksi berjalan tanpa pelatih perlu banyak bicara.
-
Rangkaian pendek di lantai
Dua sampai tiga gerakan disambung tanpa berhenti, misalnya meroda lalu guling depan lalu lompat lurus. Sambungan inilah yang membedakan senam artistik dari kumpulan gerakan lepas, dan ia juga yang memaksa bentuk badan tetap rapi ketika anak sudah mulai lelah.
-
Pendaratan
Kaki rapat, lutut menekuk mengikuti arah ujung kaki, dada tetap tegak, dua lengan ke depan. Pendaratan dilatih sebagai gerakan tersendiri, dari lompat di tempat lalu turun dari ketinggian rendah di atas matras. Pergelangan kaki yang mendarat kaku adalah cedera yang bisa dicegah di tahap ini.
-
Gerak yang meninggalkan lantai
Baru dibuka sesudah lima tahap sebelumnya rapi, dan hanya dengan tangan pelatih berada dalam jangkauan. Di ruang bermatras tanpa lantai berpegas, pelatih memilih gerak yang lompatannya rendah dan tenaganya datang dari dorongan kaki, sementara punggung tinggal menjaga garis.
Program Terkait
Peserta les senam artistik juga menanyakan program ini
Tanya jawab
Apa saja yang perlu diketahui soal les senam artistik di Surabaya?
Ayo Bergabung
Mulai les senam artistik sekarang
Konsultasi dulu tanpa biaya. Tutor senam artistik di Surabaya menyesuaikan dengan jadwal Anda.