4,9/5 · 1.200 ulasan · Semua Tingkat
Les Gulat di Surabaya
Gulat dipelajari pada jarak nol di atas matras: pegangan tangan, perubahan level, lalu penguasaan posisi. Edubia memilihkan pelatih privat yang datang ke rumah bermatras di Surabaya, untuk peserta anak sampai dewasa. Sesi 90 menit, mulai Rp126.100 per sesi.
Ringkasan gulat privat di Surabaya
Gulat dipelajari pada jarak nol di atas matras: pegangan tangan, perubahan level, lalu penguasaan posisi. Edubia memilihkan pelatih privat yang datang ke rumah bermatras di Surabaya, untuk peserta anak sampai dewasa. Sesi 90 menit, mulai Rp126.100 per sesi.
Konsultasi dan DaftarDetail Program
- Lembaga penyelenggara
- Edubia, les privat personal untuk Surabaya dan kota tetangganya
- Bentuk latihan
- Privat, satu pelatih untuk satu peserta, seluruhnya di atas matras
- Gaya yang dilatih
- Gaya bebas dan gaya Yunani-Romawi, ditetapkan sesudah tiga sesi awal
- Peserta
- Anak SD, pelajar SMP dan SMA, serta orang dewasa yang ingin kembali berlatih
- Durasi sesi
- 60 menit untuk pemula usia sekolah, 90 menit untuk latihan bermatras penuh
- Ritme yang lazim
- Dua sesi per pekan, naik ke tiga sesi bagi peserta yang menyiapkan pertandingan
- Biaya
- Mulai Rp126.100 per sesi di rumah, tambah Rp15.000 per sesi bila memakai ruang belajar Edubia
- Tempat latihan
- Rumah peserta yang bermatras, atau tempat berlatih bermatras yang disepakati sebelum sesi pertama
- Wilayah layanan
- 31 kecamatan Surabaya, dari Benowo sampai Gunung Anyar, ditambah Waru, Gedangan, dan Buduran
- Perlengkapan peserta
- Pakaian olahraga yang lekat badan, pelindung kepala, handuk sendiri, dan botol minum pribadi
- Catatan latihan
- Ditulis pelatih di tiap akhir sesi lalu dibagikan kepada keluarga peserta
- Penggantian pengajar
- Tutor bisa diganti tanpa biaya tambahan bila pendekatannya terasa tidak cocok
Susunan Materi
Susunan materi les gulat privat Edubia
Delapan bahan berikut dipakai pelatih sebagai urutan dasar, lalu ditata ulang mengikuti usia, panjang sesi, dan gaya yang dipilih peserta. Tiap bahan disertai kesalahan yang berulang kali muncul di matras dan cara pelatih menanganinya.
- 1
Sikap berdiri dan langkah
Sesi 1 sampai 3Yang dibahas. Kaki selebar bahu, lutut ditekuk, punggung tegak, berat badan bertumpu di telapak depan. Peserta berlatih maju, mundur, dan menyamping sambil menjaga jarak tetap dari pasangannya.
Jebakan umum. Peserta baru membungkuk dari pinggang supaya tampak rendah, dan posisi itu membuat kepalanya mudah ditarik turun oleh lawan.
Cara tutor. Pelatih menaruh telapak tangan di punggung peserta sebagai penanda, lalu memintanya turun dari lutut dan pinggul dengan sudut punggung yang tidak berubah.
- 2
Pegangan tangan
Dasar untuk dua gayaYang dibahas. Menguasai pergelangan, kaitan lengan dari bawah, kaitan dari atas, pegangan di tengkuk, serta cara melepaskan diri ketika lawan lebih dulu memegang.
Jebakan umum. Tangan digenggam sekuat tenaga sejak detik pertama, sehingga lengan bawah kehabisan tenaga sebelum menit ketiga berjalan.
Cara tutor. Latihan berpasangan memakai hitungan: sepuluh detik menekan, lima detik mengendur, sambil pelatih mengingatkan peserta bernapas lewat hidung.
- 3
Pendaratan dan berguling
Syarat sebelum lemparanYang dibahas. Mendarat ke belakang dan ke samping sambil menepuk matras, guling depan, guling belakang, dan bangkit tanpa menumpu telapak tangan terbuka.
Jebakan umum. Refleks menahan badan dengan siku atau telapak tangan, dan dari situlah cedera pergelangan serta bahu bermula pada peserta baru.
Cara tutor. Dimulai dari posisi duduk, naik ke jongkok, baru ke berdiri. Peserta tidak naik tingkat sebelum sepuluh pendaratan berturut-turut berjalan bersih.
- 4
Perubahan level tubuh
Penentu masuk yang rapiYang dibahas. Menurunkan pinggul tanpa membungkuk lalu kembali naik, dengan langkah masuk yang menjaga kepala tetap tegak dan dagu tetap turun.
Jebakan umum. Turun dengan menekuk pinggang, sehingga berat badan jatuh ke depan dan keseimbangan hilang sebelum tangan menyentuh sasaran.
Cara tutor. Dilatih tanpa pasangan lebih dulu, dengan tanda di lantai untuk mengukur jauh langkah masuknya, baru dilanjutkan berpasangan pada sesi berikutnya.
- 5
Masuk ke tungkai pada gaya bebas
Gaya bebasYang dibahas. Serangan satu tungkai dan dua tungkai, cara menyudutkan lutut lawan, mengangkat, lalu membawanya ke matras dengan kendali yang terjaga.
Jebakan umum. Kepala tertinggal di sisi yang keliru, sehingga lawan tinggal menahan bahu dan seluruh usaha berbalik merugikan peserta sendiri.
Cara tutor. Pelatih memecah gerakan menjadi tiga hitungan lalu menghentikan peserta di hitungan kedua untuk memeriksa letak kepala, siku, dan lutut.
- 6
Lemparan pinggul
Berlaku di dua gayaYang dibahas. Memutar badan, merapatkan pinggul di bawah titik berat lawan, lalu memutar bersama tarikan lengan yang searah dengan putaran badan.
Jebakan umum. Pinggul terlalu tinggi atau kaki belum masuk penuh, dan lemparan berubah menjadi tarikan yang membebani pinggang peserta sendiri.
Cara tutor. Diajarkan pelan bersama pasangan yang menahan diri, di atas matras yang memadai, dan diulang beberapa kali saja per sesi supaya pinggang tidak dipaksa.
- 7
Bertahan dengan pinggul rendah
Porsi tetap tiap sesiYang dibahas. Menurunkan pinggul ke belakang supaya tungkai menjauh, memakai kaitan atas untuk menahan lengan lawan, menjaga siku rapat, dan memutar keluar dari pegangan.
Jebakan umum. Bertahan dengan mundur lurus, yang justru memberi lawan waktu tambahan untuk masuk lebih dalam pada langkah berikutnya.
Cara tutor. Latihan bereaksi: pelatih memberi aba-aba acak, peserta menjatuhkan pinggul ke belakang dalam satu hitungan, diulang sampai gerakannya menjadi refleks.
- 8
Penguasaan posisi bawah
Sumber angka yang sering luputYang dibahas. Menahan bahu lawan di matras, memutar badannya dari sisi perut, dan bangkit kembali ketika posisinya justru terbalik merugikan peserta.
Jebakan umum. Menumpu seluruh berat di lengan, sehingga tenaga habis lebih cepat sementara lawan masih leluasa bergerak di bawahnya.
Cara tutor. Pelatih memindahkan titik tumpu ke dada dan pinggul peserta, lalu menghitung berapa detik penguasaan bertahan sebelum lawan berhasil bergerak.
Kecocokan Program
Untuk siapa les gulat privat ini disiapkan
Peserta yang cocok
- Anak SD yang butuh kegiatan fisik teratur dan sudah bisa mengikuti aba-aba sederhana
- Pelajar SMP dan SMA yang ingin masuk tim sekolah atau memperbaiki satu bagian teknik
- Peserta yang rumahnya sudah bermatras, atau bersedia berlatih di tempat bermatras yang disepakati
- Orang dewasa yang pernah berlatih bertahun lalu dan ingin kembali dengan beban yang ditakar ulang
- Keluarga yang menerima urutan belajar bertahap, dengan pendaratan diajarkan sebelum lemparan
Nilai lebih
Yang membuat sesi gulat terasa beda
Pelatih datang ke rumah yang bermatras
Sesi berjalan di ruang milik peserta sendiri, sehingga waktu di jalan berkurang dan matras yang dipakai adalah matras yang dirawat keluarga.
Program disusun ulang tiap delapan sesi
Panjang sesi, gaya utama, dan frekuensi latihan ditinjau bersama, jadi program tidak berjalan dengan bentuk yang sama sepanjang tahun.
Tiga sesi pertama untuk cara mendarat
Tiga sesi pertama habis untuk cara mendarat dan berguling, sebab sebagian besar cedera pemula lahir dari cara jatuh yang salah.
Dua gaya resmi tersedia sejak awal
Peserta mencoba gaya bebas dan gaya Yunani-Romawi lebih dulu, baru menetapkan satu gaya utama bersama pelatihnya.
Catatan latihan tertulis tiap sesi
Berisi teknik yang dilatih, bagian yang perlu diulang, dan keluhan badan yang muncul, sehingga keluarga bisa mengikuti tanpa hadir di matras.
Tutor bisa diganti tanpa biaya tambahan
Permintaan ganti tidak menuntut alasan panjang, dan catatan latihan ikut berpindah supaya peserta melanjutkan dari titik terakhir.
Yang Didapat
Yang tercakup dalam biaya les gulat
Program latihan tertulis
Disusun dari hasil pemeriksaan gerak di sesi pertama, lalu ditinjau ulang bersama keluarga tiap delapan sesi.
Catatan di tiap akhir sesi
Berisi teknik yang dilatih, bagian yang perlu diulang, dan keluhan badan yang muncul selama latihan berlangsung.
Pemeriksaan gerak berkala
Jangkauan leher, bahu, pinggul, dan lutut diperiksa ulang tiap dua bulan supaya beban latihan menyesuaikan kondisi terbaru.
Rekaman singkat untuk perbaikan
Satu putaran teknik direkam supaya peserta melihat sendiri letak bahu, kepala, dan pinggulnya saat gerakan berjalan.
Perjalanan pelatih ke rumah
Sudah termasuk untuk wilayah di dalam Surabaya, tanpa tambahan biaya perjalanan yang dihitung terpisah.
Panduan memilih matras dan pelindung kepala
Pelatih menyebutkan ukuran, ketebalan, dan hal yang perlu dihindari sebelum keluarga membeli perlengkapannya.
Aturan kebersihan matras
Ditunjukkan pada sesi pertama, termasuk cara melap, mengeringkan, dan menyimpan matras di rumah peserta.
Penggantian tutor tanpa biaya tambahan
Berlaku kapan pun pendekatan pelatih terasa tidak cocok dengan peserta maupun dengan keluarganya.
Enam Bulan Pertama
Enam bulan pertama les gulat privat
Tanda kemajuan di bawah dipakai pelatih dan keluarga sebagai bahan pembicaraan, dan waktunya bergeser mengikuti usia serta frekuensi sesi tiap peserta.
- 01
Bulan pertama: mendarat tanpa ragu
Dasar keselamatanPeserta mendarat ke belakang dan ke samping, berguling, lalu bangkit tanpa menahan diri dengan telapak tangan. Sikap berdirinya bertahan stabil selama satu menit penuh.
- 02
Bulan kedua: tangan mulai bekerja
GenggamanPegangan pergelangan, kaitan bawah, dan kaitan atas dijalankan tanpa berpikir lama. Peserta bertahan lebih lama sebelum lengan bawahnya kehabisan tenaga.
- 03
Bulan ketiga: satu teknik utama tuntas
Teknik pertamaSatu teknik membawa lawan ke matras berjalan bersih dari pegangan sampai penguasaan, bersama pasangan yang sudah memberi perlawanan ringan.
- 04
Bulan keempat: bertahan menjadi refleks
PertahananMenjatuhkan pinggul ke belakang dan menahan lengan lawan berjalan tanpa aba-aba. Napas peserta kembali tenang lebih cepat daripada bulan pertama.
- 05
Bulan keenam: gaya utama ditetapkan
Penetapan gayaPeserta dan pelatih memilih gaya bebas atau gaya Yunani-Romawi sebagai jalur utama, lalu program berikutnya disusun mengikuti pilihan tersebut.
- 06
Sesudah setengah tahun: latih tanding teratur
Ritme lanjutanLatih tanding singkat masuk ke jadwal tetap, dengan pelatih mencatat pola yang berulang lalu memperbaikinya pada sesi berikutnya.
Poin utama
Apa yang kami siapkan sebelum sesi gulat pertama?
Ringkasan singkat sebelum Anda menanyakan jadwal dan biaya les gulat.
Tutor gulat terverifikasi
Berkas, wawancara, dan uji praktik dilalui setiap pelatih gulat sebelum ia mendampingi peserta di Surabaya.
Biaya les gulat disepakati di awal
Nominal per sesi dibicarakan terbuka sebelum pertemuan pertama, tanpa tambahan di tengah jalan.
Rating tutor Edubia 4,9 dari 1.200 ulasan
Angka itu dihitung dari ulasan wali dan siswa yang sudah menjalani sesi bersama tutor Edubia.
Fleksibel
Kelas gulat di tempat yang nyaman untuk anak
Sesi gulat berjalan di lapangan yang disepakati di Surabaya, dengan porsi latihan penunjang yang bisa dikerjakan di rumah peserta.
Yang dipelajari di kelas gulat privat Edubia Surabaya
Gulat berlangsung pada jarak nol. Dua orang berdiri saling berhadapan, tangan bertemu tangan, dan seluruh perkara diselesaikan lewat pegangan, letak tubuh, serta tumpuan kaki. Tak ada alat yang menengahi keduanya, dan itu membuat urutan belajarnya berbeda dari cabang olahraga lain: peserta lebih dulu diajari cara mendarat dengan aman, baru diajari cara membawa orang lain ke matras.
Satu sesi 90 menit terbagi rapi. Pemanasan leher, bahu, dan pinggul; latihan pendaratan serta berguling; latihan pegangan tangan; satu atau dua teknik utama hari itu; lalu pendinginan dan tanya jawab singkat. Pelatih menulis catatan di tiap akhir sesi, sehingga peserta tahu bagian mana yang diulang pekan depan dan bagian mana yang sudah boleh ditinggalkan.
Peserta yang datang biasanya tiga rupa. Anak SD dan SMP yang ingin punya kegiatan fisik teratur di luar jam sekolah. Pelajar SMA yang sudah masuk tim sekolah dan ingin memperbaiki satu bagian teknik yang selalu gagal. Serta orang dewasa di Gubeng atau Wonokromo yang pernah berlatih bertahun lalu, lalu ingin kembali dengan beban yang ditakar ulang mengikuti kondisi badannya sekarang.
Selengkapnya
Dua gaya gulat yang disiapkan pelatih Edubia
Gaya bebas: tungkai ikut dipegang
Seluruh tubuh boleh dipegang, termasuk paha dan betis. Latihannya karena itu banyak berisi perubahan level tubuh, masuk ke satu tungkai atau dua tungkai, serta cara bertahan dengan menurunkan pinggul ke belakang supaya tungkai berada di luar jangkauan lawan.
Gaya Yunani-Romawi: pegangan di atas pinggang
Tangan dilarang menyentuh tungkai lawan sama sekali, dan tungkai sendiri dilarang dipakai mengait. Yang tersisa adalah lemparan serta angkatan dari badan atas, sehingga kekuatan punggung, letak siku, dan rapatnya pelukan menjadi bahan latihan harian.
Kenapa gaya utama ditetapkan lebih dulu
Hampir seluruh teknik berubah mengikuti gaya. Pelatih menanyakan tujuan peserta di sesi pertama, mencoba dua gaya pada sesi kedua dan ketiga, lalu menetapkan satu gaya utama dengan sisanya dipakai sebagai variasi latihan.
Peserta yang belum ingin memilih gaya
Anak usia SD umumnya diberi dasar yang sama untuk keduanya: sikap berdiri, langkah, pegangan tangan, dan pendaratan. Pemilihan gaya ditunda sampai badannya cukup kuat menahan lemparan berulang tanpa mengeluh nyeri esok harinya.
Cara angka diperoleh, dan artinya bagi isi sesi latihan
Angka dalam gulat datang dari empat perbuatan yang berbeda, dan tiap perbuatan punya latihannya sendiri. Yang pertama menjatuhkan lawan ke matras dari posisi berdiri lalu menguasainya di sana. Yang kedua membalik punggung lawan sampai menghadap matras ketika pertandingan sudah berjalan di posisi bawah. Yang ketiga mempertahankan penguasaan posisi, termasuk saat lawan berusaha berdiri kembali. Yang keempat kemenangan mutlak, yaitu kedua bahu lawan menempel matras dalam waktu yang cukup, dan pertandingan selesai saat itu juga.
Urutan itu menjelaskan kenapa sesi Edubia tidak dimulai dari teknik yang tampak megah. Peserta yang mahir menjatuhkan lawan namun belum bisa menahan penguasaan akan kehilangan angka yang baru saja diperolehnya. Karena itu porsi besar diberikan pada bagian bawah: cara menahan bahu, cara memutar badan lawan tanpa kehilangan tumpuan sendiri, dan cara bangkit kembali ketika posisinya terbalik.
Pertandingan resmi berjalan dalam dua babak pendek yang dipisahkan jeda singkat, sehingga pemulihan napas ikut menentukan. Peserta yang unggul di babak pertama bisa kehilangan seluruh keunggulannya di menit terakhir ketika napasnya habis lebih dulu daripada tenaganya.
Kondisi fisik yang disiapkan sebelum jadwal latihan ditambah
Empat hal menentukan seberapa lama peserta bertahan di atas matras, dan keempatnya dilatih terpisah dari teknik. Kekuatan genggaman datang lebih dulu. Tangan yang lepas membuat seluruh teknik gagal sebelum sempat dimulai, jadi pelatih menyisipkan gantung di palang, berjalan sambil menjinjing beban, dan tarik handuk berpasangan pada tiap sesi.
Daya tahan leher dibangun perlahan dengan aturan yang ketat. Untuk peserta usia sekolah, latihannya berhenti pada tahanan isometrik ringan: menahan tekanan telapak tangan sendiri dari empat arah, tanpa beban tambahan dan tanpa menumpu seluruh berat badan di kepala. Keseimbangan dilatih dari posisi rendah, dengan peserta berdiri di atas satu kaki sambil didorong pelan, lalu memindahkan berat badan tanpa mengangkat tumit.
Pemulihan napas antar ronde adalah bagian yang biasanya luput. Latihannya sederhana: dua menit kerja berat, tiga puluh detik berhenti, diulang beberapa putaran, sementara pelatih menghitung berapa cepat napas peserta kembali tenang. Angka itu dicatat sebulan sekali, dan hampir selalu membaik lebih dulu daripada angka kekuatannya.
Garis besar
Aturan keamanan yang dipegang pelatih di tiap sesi
Enam aturan berikut berlaku sama di rumah peserta maupun di tempat berlatih bermatras yang disepakati.
Matras lebih dulu, teknik menyusul
Sesi tidak berjalan tanpa matras yang cukup tebal dan cukup luas. Bila matras belum tersedia, sesi diisi latihan yang tidak menuntut pendaratan, dan pilihan tempat dibicarakan sebelum pertemuan berikutnya.
Pendaratan diajarkan sebelum lemparan
Tak satu pun teknik membawa lawan ke matras diajarkan sebelum peserta bisa mendarat ke belakang dan ke samping tanpa menahan diri memakai siku atau telapak tangan terbuka.
Telinga dan leher dijaga sejak awal
Gesekan berulang pada daun telinga bisa membuatnya bengkak lalu mengeras. Pelindung kepala dipakai sejak sesi pertama, dan latihan dihentikan begitu peserta mengeluh nyeri di leher.
Kuku pendek dan tanpa perhiasan
Kuku tangan serta kaki dipotong sebelum sesi, anting dan gelang dilepas, dan kacamata diganti lensa kontak atau disimpan selama latihan berlangsung.
Luka terbuka berarti sesi digeser
Peserta dengan luka terbuka, ruam, atau kulit gatal menunda sesi kontak sampai kulitnya pulih. Penundaan karena alasan ini menggeser jadwal dan tidak mengurangi jatah sesi yang sudah dibayar.
Berhenti sebelum lelah berlebihan
Bentuk teknik memburuk ketika lelah, dan cedera hampir selalu datang di menit terakhir. Porsi latihan berpasangan dipotong begitu gerakan peserta mulai kehilangan bentuknya.
Matras di rumah, dan yang bisa dilatih tutor tanpa matras
Sesi di rumah menuntut dua hal: matras dan ruang di atas kepala. Matras gulat yang layak berlapis busa padat dan cukup luas untuk dua orang bergerak berpasangan tanpa keluar tepi. Banyak keluarga di Rungkut dan Sukolilo memakai matras sambung setebal 4 sentimeter yang disusun di ruang tengah, dan ketebalan itu memadai untuk pendaratan pelan serta latihan posisi bawah. Untuk lemparan penuh, ketebalannya kurang.
Langit-langit ikut menentukan. Lemparan pinggul menuntut ruang untuk mengangkat, sehingga rumah dengan langit-langit rendah membuat teknik itu ditunda sampai sesi berpindah ke tempat bermatras. Pelatih mengukurnya di kunjungan pertama, lalu menyampaikan apa yang bisa dan belum bisa dijalankan di ruangan tersebut.
Tanpa matras, sesi tetap berjalan dan isinya tidak sedikit. Pegangan tangan, sikap berdiri, langkah, perubahan level, penguatan genggaman, tahanan leher isometrik, kelenturan pinggul, serta pembacaan rekaman pertandingan semuanya berjalan di lantai berkarpet. Yang ditunda sampai matras tersedia adalah seluruh lemparan, pendaratan berulang, dan latihan berpasangan dengan perlawanan penuh. Pembagian ini disebutkan di sesi pertama supaya keluarga tahu apa yang sedang dibelinya.
Uraian
Wilayah Surabaya dan sekitarnya yang dijangkau pelatih gulat
Timur kota
Gubeng, Sukolilo, Mulyorejo, Rungkut, dan Tenggilis Mejoyo. Jadwal di wilayah ini cepat penuh karena pesertanya banyak berstatus pelajar, dan slot sore pukul 16.00 biasanya dipesan lebih dulu.
Barat kota
Wiyung, Lakarsantri, Sambikerep, Pakal, Benowo, dan Tandes. Jarak antar rumah lebih panjang di sini, jadi pelatih menyusun jadwal berurutan supaya perjalanan tidak memotong jam latihan.
Utara dan pusat kota
Kenjeran, Bulak, Semampir, Krembangan, Bubutan, dan Tegalsari. Sebagian peserta memilih memakai ruang belajar Edubia di Tambaksari untuk bagian sesi yang tidak menuntut matras.
Selatan kota
Wonokromo, Wonocolo, Gayungan, Jambangan, Dukuh Pakis, dan Karang Pilang. Ruang belajar kedua berada di Wonocolo, dan pembacaan rekaman pertandingan kerap dijadwalkan di sana.
Wilayah Sidoarjo
Waru, Gedangan, Buduran, Sedati, Sukodono, dan Krian. Pelatih berangkat dari Surabaya, jadi jadwalnya disusun berpasangan dalam satu hari supaya waktu di jalan tidak memakan waktu di matras.
Kelas berat dan sikap pelatih terhadap peserta usia sekolah
Gulat mempertandingkan peserta menurut berat badan, dan pembagian kelasnya berbeda antar kelompok usia. Bagi pelajar, kenyataan itu sering disalahpahami menjadi izin untuk menurunkan berat badan menjelang lomba.
Sikap Edubia pada perkara ini tunggal: pertumbuhan didahulukan. Peserta usia sekolah dilatih pada berat badan yang datang dengan sendirinya, dan kelas yang diambil adalah kelas terdekat dengan berat itu. Nol program penurunan berat cepat, nol pembatasan minum, nol saran berpuasa menjelang penimbangan.
Alasannya bisa diperiksa. Badan yang sedang tumbuh membutuhkan pemasukan tetap untuk tinggi badan dan kepadatan tulang, sementara penurunan berat yang tergesa menurunkan kekuatan genggaman, memperlambat pemulihan, dan memperbesar peluang cedera pada sesi berikutnya. Peserta yang kuat di kelas sedikit lebih berat hampir selalu berjalan lebih baik daripada peserta lemas di kelas yang lebih ringan.
Yang dikerjakan pelatih justru arah sebaliknya: menaikkan kekuatan pada berat yang ada sekarang, dan mencatat berat badan sebulan sekali sebagai informasi, tanpa menjadikannya sasaran yang dikejar.
Kebersihan matras dan kulit di setiap sesi les
Cabang olahraga yang tubuhnya bersentuhan sepanjang latihan menanggung satu risiko yang jarang dibahas: penularan lewat kulit. Kurap, koreng, dan infeksi jamur berpindah lewat permukaan matras serta lewat sentuhan langsung, dan pada kelembapan udara Surabaya keduanya betah bertahan.
Aturan yang dipakai sederhana dan dijalankan tiap sesi. Matras dilap memakai cairan pembersih sebelum dan sesudah latihan. Peserta berlatih dengan pakaian bersih dan kering, membawa handuk sendiri, lalu mandi segera sesudah sesi berakhir. Botol minum tidak dipakai bergantian, sekalipun yang berlatih kakak dan adik sendiri.
Bila muncul bercak merah melingkar, luka basah, atau gatal yang menetap, sesi kontak ditunda dan peserta diarahkan memeriksakan diri. Sesi yang tertunda karena alasan ini digeser ke hari lain dan tidak hangus.
Bagi keluarga yang sesinya berjalan di rumah, pelatih menunjukkan cara merawat matras pada sesi pertama: dilap searah, dikeringkan sampai betul-betul kering sebelum disimpan, dan tidak ditumpuk menempel dinding yang lembap. Matras lembap adalah sumber masalah yang kerap luput dari perhatian keluarga.
Biaya les gulat privat per sesi dan yang tercakup
Tarif dihitung per sesi, mengikuti jenjang peserta dan panjang sesinya. Sesi 60 menit untuk jenjang SD mulai Rp126.100 per sesi pada ritme dua kali sepekan, sementara sesi 90 menit untuk jenjang SMA berada di sekitar Rp205.500 per sesi pada ritme yang sama. Perjalanan pelatih ke rumah di dalam Surabaya sudah termasuk di dalam angka tersebut.
Yang tercakup: penyusunan program latihan, catatan di tiap akhir sesi, pemeriksaan gerak berkala, dan rekaman singkat untuk peserta yang sedang memperbaiki satu teknik tertentu. Matras serta pelindung kepala adalah milik peserta, dan pelatih membantu memilih ukuran serta ketebalannya sebelum keluarga membeli.
Bila sesi memakai ruang belajar Edubia di Tambaksari atau Wonocolo, ada tambahan Rp15.000 per sesi untuk ruangnya, dan tambahan itu hanya berlaku pada hari sesi tersebut. Belajar di rumah tidak menanggung tambahan ini sama sekali.
Peserta yang ingin menghitung sendiri bisa membuka kalkulator biaya Edubia, yang memakai angka yang sama dengan corong pendaftaran, lalu menyesuaikan jenjang, panjang sesi, dan jumlah sesi per bulan.
Jalur pertandingan pelajar dan peran pelatih di dalamnya
Sebagian peserta datang untuk kebugaran, sebagian ingin bertanding. Untuk yang kedua, jalurnya berjenjang: pertandingan tingkat kota lebih dulu, lalu tingkat provinsi bagi yang lolos. Nama ajang, kelas berat yang dipertandingkan, dan syarat usianya berubah dari tahun ke tahun, jadi rincian tahunan wajib dicek ke pengumuman resmi pengurus cabang olahraga setempat dan ke sekolah masing-masing.
Yang bisa dikerjakan pelatih hanyalah persiapannya. Peserta yang membidik pertandingan berlatih dengan ritme berbeda: porsi latih tanding bertambah, satu gaya ditetapkan sebagai gaya utama, dan pelatih membantu membaca rekaman lawan bila rekamannya tersedia. Menjelang hari pertandingan, beban latihan diturunkan supaya peserta datang dalam keadaan segar.
Yang tidak dijanjikan siapa pun di Edubia adalah kemenangan pertandingan atau lolos seleksi. Hasil di atas matras ditentukan lawan, undian, kondisi badan hari itu, dan puluhan hal di luar kendali pelatih. Yang bisa diatur adalah kesiapannya: teknik yang bersih, napas yang cukup, berat badan yang stabil, serta kepala yang tenang ketika namanya dipanggil.
Penggantian tutor dan pengaturan ulang jadwal sesi
Kecocokan antara pelatih dan peserta lebih menentukan di olahraga sentuh daripada di mata pelajaran biasa. Peserta menyerahkan badannya untuk dipegang, dijatuhkan pelan, dan diperbaiki letak posisinya, sehingga rasa aman datang lebih dulu sebelum satu pun teknik bisa masuk.
Karena itu tutor bisa diganti tanpa biaya tambahan bila pendekatannya terasa tidak cocok, dan permintaan tersebut tidak perlu disertai alasan panjang. Cukup sampaikan lewat WhatsApp, lalu tim Edubia menyiapkan pengganti berikut catatan latihan yang sudah berjalan, sehingga peserta melanjutkan dari titik terakhir tanpa mengulang dari sesi pertama.
Jadwal pun bisa digeser. Sesi yang bertabrakan dengan ujian sekolah, acara keluarga, atau kondisi badan yang belum pulih dipindahkan bila dikabarkan sebelum hari sesi. Sesi yang tertunda karena luka kulit atau cedera ringan digeser tanpa hangus, sebab memaksakan sesi sentuh dalam keadaan itu memperpanjang masa pemulihan.
Selama masa pemulihan, sebagian peserta memilih tetap berlatih dengan porsi yang tidak menuntut sentuhan: penguatan genggaman, kelenturan pinggul, tahanan leher ringan, dan pembacaan rekaman. Pilihan itu dibicarakan bersama, lalu ditulis di catatan sesi supaya pelatih penggantinya membaca hal yang sama.
Inti bahasan
Urutan delapan sesi pertama les gulat
Empat langkah sederhana, dari daftar sampai belajar bareng tutor pilihan.
-
Sesi 1: pemeriksaan gerak dan pendaratan
Pelatih memeriksa jangkauan leher, bahu, pinggul, dan lutut, menanyakan riwayat cedera, lalu mengajarkan cara mendarat ke belakang dan ke samping. Nol lemparan diajarkan pada hari ini.
-
Sesi 2: berguling dan bangkit kembali
Guling depan, guling belakang, dan cara berdiri tanpa menumpu telapak tangan terbuka. Bagian inilah yang menahan cedera pergelangan pada bulan-bulan berikutnya.
-
Sesi 3: sikap berdiri dan langkah
Kaki selebar bahu, lutut ditekuk, punggung tegak, dagu turun sedikit. Peserta berlatih maju, mundur, dan menyamping sambil menjaga jarak tetap dari pelatih.
-
Sesi 4: pegangan tangan
Menguasai pergelangan, mengaitkan lengan dari bawah, mengaitkan dari atas, dan melepaskan diri dari pegangan lawan. Sesi ini melelahkan lengan bawah jauh lebih cepat daripada dugaan peserta baru.
-
Sesi 5: perubahan level tubuh
Menurunkan pinggul tanpa membungkuk, lalu kembali naik. Gerakan inilah yang membedakan langkah masuk yang rapi dari langkah masuk yang membuat peserta kehilangan keseimbangan sendiri.
-
Sesi 6: teknik pertama membawa lawan ke matras
Untuk gaya bebas, masuk ke satu tungkai. Untuk gaya Yunani-Romawi, lemparan pinggul dari pegangan badan atas. Keduanya diulang pelan bersama pasangan yang menahan diri.
-
Sesi 7: bertahan dan menjaga pinggul rendah
Menurunkan pinggul ke belakang supaya tungkai menjauh, menahan lengan lawan dengan kaitan atas, dan menjaga siku tetap rapat ke badan sepanjang perlawanan berlangsung.
-
Sesi 8: menyambung dua gerakan
Pegangan, perubahan level, langkah masuk, lalu penguasaan di posisi bawah dijalankan berurutan. Pelatih merekam satu putaran singkat supaya peserta melihat sendiri di mana bahunya terangkat.
Rincian
Cara mendaftar les gulat dan menyiapkan sesi pertama
Empat langkah sederhana, dari daftar sampai belajar bareng tutor pilihan.
-
Kirim kebutuhan lewat formulir pendaftaran
Sebutkan usia peserta, pengalaman olahraga sebelumnya, riwayat cedera, wilayah rumah, dan hari yang memungkinkan. Data inilah yang dipakai tim Edubia memilihkan pelatih.
-
Percakapan singkat soal matras dan ruang
Tim menanyakan apakah rumah sudah memiliki matras, berapa luas ruang yang bisa dipakai, dan berapa tinggi langit-langitnya. Jawabannya menentukan sesi pertama diisi apa saja.
-
Penetapan pelatih dan jadwal
Edubia memilihkan pelatih yang cocok dengan usia serta tujuan peserta, lalu mengirim usulan jadwal. Peserta tidak menyeleksi sendiri dari daftar nama.
-
Sesi pemeriksaan gerak
Sesi pertama berisi pemeriksaan jangkauan sendi, uji keseimbangan sederhana, dan latihan pendaratan. Hasilnya menjadi dasar program dua bulan pertama.
-
Peninjauan pada sesi kedelapan
Pelatih dan keluarga menimbang ulang bersama: apakah panjang sesi ditambah, apakah gaya utama berganti, dan apakah frekuensi latihan dinaikkan.
Program Terkait
Setelah les gulat, peserta biasanya melanjutkan ke sini
Tanya jawab
Sebelum daftar les gulat, apa yang perlu ditanyakan?
Berapa biaya les gulat privat di Surabaya?
Tarif dihitung per sesi dan mengikuti jenjang peserta serta panjang sesinya. Sesi 60 menit untuk jenjang SD mulai Rp126.100 per sesi pada ritme dua kali sepekan, sementara sesi 90 menit untuk jenjang SMA berada di sekitar Rp205.500 per sesi. Perjalanan pelatih ke rumah di dalam Surabaya sudah termasuk. Memakai ruang belajar Edubia menambah Rp15.000 per sesi.
Anak saya belum pernah ikut olahraga sentuh. Amankah mulai dari nol?
Aman selama urutannya dijaga. Tiga sesi pertama hanya berisi pemeriksaan gerak, cara mendarat, dan berguling; tak satu pun lemparan diajarkan sebelum peserta bisa mendarat tanpa menahan diri memakai siku. Pelindung kepala dipakai sejak awal, dan pelatih menakar beban latihan dari usia serta riwayat cedera yang disampaikan keluarga.
Rumah kami belum punya matras. Apakah lesnya tetap bisa berjalan?
Bisa, dengan isi yang menyesuaikan. Sesi tanpa matras diisi pegangan tangan, sikap berdiri, langkah, perubahan level tubuh, penguatan genggaman, dan tahanan leher isometrik. Lemparan serta latihan berpasangan dengan perlawanan menunggu sampai matras tersedia, atau sampai sesi dipindahkan ke tempat bermatras yang disepakati bersama.
Matras seperti apa yang perlu disiapkan di rumah?
Matras berbusa padat yang cukup luas untuk dua orang bergerak berpasangan tanpa keluar tepi. Matras sambung setebal 4 sentimeter memadai untuk pendaratan pelan dan latihan posisi bawah. Untuk lemparan penuh diperlukan matras yang lebih tebal. Pelatih membantu memilih ukuran serta ketebalannya sebelum keluarga membeli.
Apa beda gaya bebas dan gaya Yunani-Romawi?
Pada gaya bebas seluruh tubuh boleh dipegang, termasuk tungkai, sehingga masuk ke satu atau dua tungkai menjadi teknik utama. Pada gaya Yunani-Romawi tangan dilarang menyentuh tungkai lawan dan tungkai sendiri dilarang dipakai mengait, sehingga latihannya bertumpu pada lemparan serta angkatan dari badan atas.
Umur berapa anak boleh mulai belajar gulat?
Anak kelas awal SD sudah bisa mulai dengan porsi yang berbeda: sikap berdiri, langkah, pendaratan, guling, dan permainan keseimbangan, tanpa latih tanding. Latihan berpasangan dengan perlawanan menunggu sampai penguasaan pendaratannya rapi, dan bagian itu biasanya menuntut beberapa bulan latihan teratur.
Apakah anak harus menurunkan berat badan supaya masuk kelas tertentu?
Tidak di Edubia. Peserta usia sekolah dilatih pada berat badan yang datang dengan sendirinya, dan kelas yang diambil adalah kelas terdekat dengan berat tersebut. Berat badan dicatat sebulan sekali sebagai informasi. Nol program penurunan berat cepat, dan nol pembatasan minum menjelang penimbangan.
Bagaimana Edubia menjaga telinga dan leher peserta?
Pelindung kepala dipakai sejak sesi pertama, sebab gesekan berulang pada daun telinga bisa membuatnya bengkak lalu mengeras. Penguatan leher berhenti pada tahanan isometrik ringan untuk usia sekolah, tanpa beban tambahan dan tanpa menumpu berat badan di kepala. Latihan berhenti begitu peserta mengeluh nyeri leher.
Kami tinggal di Lakarsantri. Apakah pelatih menjangkau sisi barat kota?
Ya. Sesi berjalan di 31 kecamatan Surabaya, dari Benowo dan Pakal di barat sampai Gunung Anyar dan Rungkut di timur, serta menjangkau Waru, Gedangan, Buduran, Sedati, dan Sukodono. Untuk wilayah barat, pelatih menyusun jadwal berurutan dalam satu hari supaya waktu di jalan tidak memotong jam latihan.
Berapa kali sepekan latihan gulat sebaiknya dijalankan?
Dua sesi per pekan adalah ritme yang lazim bagi pelajar, cukup untuk membentuk kebiasaan gerak tanpa mengganggu jadwal sekolah. Peserta yang menyiapkan pertandingan biasanya naik ke tiga sesi, dengan satu sesi ringan berisi kelenturan dan pemulihan. Frekuensinya ditinjau ulang tiap delapan sesi bersama keluarga.
Apakah gulat membuat anak jadi suka berkelahi?
Latihan justru berjalan ke arah sebaliknya. Peserta belajar bahwa teknik hanya bekerja di atas matras, bersama pasangan yang siap dan aturan yang jelas. Pelatih menghentikan sesi bila peserta memakai teknik di luar latihan, dan syarat itu disampaikan kepada keluarga sejak sesi pertama sebagai dasar program berlanjut.
Bagaimana kalau peserta merasa tidak cocok dengan pelatihnya?
Tutor bisa diganti tanpa biaya tambahan, dan permintaannya tidak perlu disertai alasan panjang. Kabari lewat WhatsApp, lalu tim Edubia menyiapkan pengganti berikut catatan latihan yang sudah berjalan, sehingga peserta melanjutkan dari titik terakhir tanpa mengulang materi dari sesi pertama.
Sesi tertunda karena luka di kulit. Apakah jatah sesinya hangus?
Tidak hangus, sesinya digeser ke hari lain. Peserta dengan luka terbuka, ruam, atau gatal yang menetap menunda sesi sentuh sampai kulitnya pulih, sebab memaksakannya memperpanjang pemulihan dan berisiko menular lewat matras. Selama masa itu, latihan tanpa sentuhan tetap bisa berjalan seperti biasa.
Apakah peserta bisa menyeleksi sendiri pelatihnya?
Pemilihan dikerjakan tim Edubia. Data yang dikirim saat pendaftaran, yaitu usia, pengalaman, riwayat cedera, wilayah rumah, dan hari yang memungkinkan, dipakai untuk memilihkan pelatih yang cocok. Bila pilihan pertama terasa tidak pas, tutor bisa diganti tanpa biaya tambahan dan catatan latihannya ikut berpindah.
Apakah Edubia menyiapkan peserta untuk pertandingan pelajar?
Ya, dengan ritme latihan yang berbeda. Porsi latih tanding bertambah, satu gaya ditetapkan sebagai gaya utama, dan beban diturunkan menjelang hari pertandingan supaya peserta datang segar. Jalur pertandingan pelajar berjenjang dari tingkat kota ke provinsi, dan rincian tahunannya wajib dicek ke pengumuman resmi.
Yuk Kita Mulai
Sesi gulat pertama bisa dijadwalkan minggu ini
Ceritakan target gulat Anda, kami carikan tutor yang pas di Surabaya. Tanpa komitmen di awal.