Lompat ke konten utama

4,9/5 · 1.200 ulasan · Pemula sampai Menengah

Les Bahasa Madura di Surabaya

Les privat bahasa Madura di Surabaya yang melatih telinga lebih dulu sebelum melatih mulut, berikut tingkat tutur dan sapaan kekerabatan. Sesi 60 atau 90 menit di rumah Anda, mulai Rp218.700 per sesi, tutor datang ke seluruh kecamatan.

Les Bahasa Madura di Surabaya

Les Bahasa Madura di Surabaya: gambaran singkatnya

Les privat bahasa Madura di Surabaya yang melatih telinga lebih dulu sebelum melatih mulut, berikut tingkat tutur dan sapaan kekerabatan. Sesi 60 atau 90 menit di rumah Anda, mulai Rp218.700 per sesi, tutor datang ke seluruh kecamatan.

Konsultasi dan Daftar

Yang Perlu Diketahui

Biaya per sesi
Mulai Rp218.700 untuk sesi 60 menit di rumah peserta, Rp298.100 untuk sesi 90 menit
Durasi sesi
60, 90, atau 120 menit; sesi 90 menit yang lazim dipilih peserta bahasa Madura
Ritme yang dianjurkan
Dua sesi per pekan, supaya telinga sempat beristirahat di antara dua latihan simak
Tutor pengampu
Penutur bahasa Madura, asal daerahnya disebutkan sebelum sesi pertama dijadwalkan
Cakupan pelajaran
Latihan simak bunyi berembusan, tingkat tutur, sapaan kekerabatan, urutan kata, kosakata pasar dan pelabuhan
Tempat belajar
Rumah peserta, co-learning space Edubia di Tambaksari atau Wonocolo dengan tambahan Rp15.000 per sesi, atau sesi daring
Wilayah layanan
31 kecamatan di Kota Surabaya dan 18 kecamatan di Kabupaten Sidoarjo
Peralatan dan bahan
Disiapkan peserta, di luar tarif sesi
4,9/5 1.200 ulasan
2.500+ tutor lolos kurasi
1-on-1 satu tutor satu peserta
Ke rumah Surabaya, co-learning, atau online
Ganti tutor tanpa biaya tambahan
Assessment mulai dari kebutuhan

Tahapan program

Perjalanan peserta les bahasa Madura di Surabaya

Tenggat di bawah dihitung untuk ritme dua sesi 90 menit per pekan disertai latihan lapangan singkat di antaranya. Peserta yang mengambil satu sesi per pekan mencapai tahap yang sama dengan jarak waktu kira-kira dua kali lipat.

  1. 01

    Telinga mulai memisahkan dua bunyi berpasangan

    Sesi 4

    Peserta menunjuk dengan benar tanpa melihat wajah tutor. Belum ada kalimat yang bisa dipamerkan kepada siapa pun, dan justru di titik inilah banyak peserta merasa program berjalan lambat.

  2. 02

    Sapaan pertama keluar di tempat sungguhan

    Sesi 8

    Peserta menyapa satu orang dengan sebutan kekerabatan yang benar di pasar atau di warung dekat rumah, lalu melaporkan bagaimana reaksinya di sesi berikutnya.

  3. 03

    Keperluan sehari-hari selesai tanpa berpindah bahasa

    Sesi 16

    Menanyakan harga, memastikan jumlah, dan menutup transaksi berjalan sampai selesai. Kalimatnya masih pendek dan lambat, sementara tingkat tuturnya sudah dipilih dengan sadar.

  4. 04

    Tingkat tutur berpindah sendiri saat lawan bicara berganti

    Sesi 24

    Peserta beralih bentuk tanpa berhenti berpikir ketika orang yang diajak bicara berubah kedudukannya. Pergeseran yang tidak disadari sudah jarang muncul dalam satu permainan peran.

  5. 05

    Percakapan keluarga berjalan tanpa pendamping

    Sesi 32

    Peserta mengikuti pembicaraan keluarga besar yang berlangsung pada kecepatan normal, ikut menyahut di bagian yang ia pahami, dan bertanya ulang dengan bahasa Madura ketika tertinggal.

  6. 06

    Ragam daerah lain mulai terdengar bedanya

    Sesi 40

    Peserta menyadari sendiri bahwa lawan bicaranya berasal dari kabupaten yang berbeda dari tutornya. Kemampuan ini biasanya menjadi tanda bahwa tahap dasar sudah benar-benar selesai.

Kecocokan program

Peserta yang cocok mengambil les bahasa Madura

Peserta yang cocok

  • Menikah ke keluarga Madura dan ingin mengikuti percakapan keluarga besar tanpa pendamping
  • Berdagang atau bekerja di kawasan pasar, pelabuhan, dan pesisir utara Surabaya
  • Bertugas di lapangan dan sering berhadapan dengan warga yang lebih nyaman memakai bahasa daerahnya
  • Tumbuh di keluarga Madura di Surabaya dan hanya memahami sebagian tanpa berani menjawab
  • Menyiapkan keperluan adat dengan tenggat dan butuh tingkat tutur yang halus lebih dulu
  • Sudah berbahasa Jawa dan ingin memakai keuntungan itu tanpa terjebak kata yang artinya bergeser

Sebelum memilih

Kenapa satu tutor bahasa Madura untuk satu peserta lebih unggul?

Pilihan terbaik

Les Bahasa Madura Privat Edubia

Di tempat pilihan Anda, Surabaya

  • Perhatian tutor saat belajar bahasa Madura : Penuh, satu untuk satu
  • Materi bahasa Madura disesuaikan level peserta
  • Belajar bahasa Madura di tempat Anda, Surabaya
  • Selaras kurikulum sekolah di Surabaya
  • Fokus ke bab bahasa Madura yang belum dikuasai
  • Perkembangan dipantau tiap sesi

Bimbel Bahasa Madura Grup

  • Perhatian tutor saat belajar bahasa Madura : Terbagi ke banyak peserta
  • Materi bahasa Madura disesuaikan level peserta
  • Belajar bahasa Madura di tempat Anda, Surabaya
  • Selaras kurikulum sekolah di Surabaya : Umum
  • Fokus ke bab bahasa Madura yang belum dikuasai : Ikut tempo kelas
  • Perkembangan dipantau tiap sesi : Sesekali

Belajar Bahasa Madura Sendiri

  • Perhatian tutor saat belajar bahasa Madura : Tanpa pendamping
  • Materi bahasa Madura disesuaikan level peserta
  • Belajar bahasa Madura di tempat Anda, Surabaya
  • Selaras kurikulum sekolah di Surabaya
  • Fokus ke bab bahasa Madura yang belum dikuasai : Tergantung sendiri
  • Perkembangan dipantau tiap sesi

Fleksibel

Pilih format les bahasa Madura yang cocok dengan rutinitas Anda

Tutor bahasa Madura datang ke tempat pilihan Anda di Surabaya atau via online. Rencana belajar disusun dari kebutuhan Anda.

Ke rumah
Tutor datang ke alamat yang Anda pilih
Co-learning
2 titik partner di Surabaya
Online
Sesi berbagi layar dua arah, terjadwal seperti sesi tatap muka

Susunan materi

Susunan materi les bahasa Madura dari sesi pertama

Urutan di bawah mengikuti satu keputusan yang menentukan seluruh program: telinga dibereskan lebih dulu, mulut menyusul. Sembilan bagian ini tidak berjalan kaku satu per satu; sebagian besar sesi memuat dua sampai tiga bagian sekaligus, dengan porsi yang bergeser mengikuti hasil rekaman pekan sebelumnya.

  1. 1

    Memilah bunyi berpasangan tanpa mengucapkannya

    Sesi 1 sampai 4

    Yang dibahas. Empat pasang konsonan berembusan diperkenalkan lewat pasangan kata, dan peserta hanya diminta menunjuk mana yang barusan terdengar.

    Jebakan umum. Peserta menebak dari gerak bibir dan alis tutor, bukan dari suaranya, lalu mengira dirinya sudah bisa mendengar selisihnya.

    Cara tutor. Tutor memalingkan wajah atau menutup mulut dengan kertas pada separuh putaran latihan, sehingga jawaban yang benar hanya bisa datang dari pendengaran.

  2. 2

    Menamai selisih dua bunyi dengan kalimat sendiri

    Sesi 3 sampai 6

    Yang dibahas. Peserta menjelaskan apa yang membedakan dua bunyi memakai kata-katanya sendiri, tanpa istilah teknis apa pun.

    Jebakan umum. Peserta mengulang istilah yang dipakai tutor tanpa benar-benar mendengar apa yang diistilahkan, dan kemampuannya menguap begitu pasangan katanya diganti.

    Cara tutor. Tutor menolak istilah yang dipinjam dan meminta peserta menjelaskan ulang sampai penjelasannya berasal dari pengamatannya sendiri.

  3. 3

    Panjang konsonan rangkap dan pergeseran vokal

    Sesi 5 sampai 10

    Yang dibahas. Kata dengan konsonan yang ditahan lebih lama dilatih berdampingan dengan kata yang tidak, berikut pergeseran warna vokal yang mengikuti konsonan sebelumnya.

    Jebakan umum. Peserta memperlakukan panjang konsonan sebagai penekanan gaya bicara, seolah bisa dipakai atau tidak dipakai sesuka hati.

    Cara tutor. Latihan berjalan berpasangan dengan ukuran waktu yang terdengar, dan tutor menunjukkan bahwa yang sampai ke lawan bicara adalah kata yang berbeda, sementara gaya bicaranya sendiri tidak ikut berpindah.

  4. 4

    Daftar lawan bicara dan tingkat tutur yang menyertainya

    Sesi 2 dan seterusnya

    Yang dibahas. Peserta menyusun daftar orang yang akan ia ajak bicara, lalu tiap nama diberi tingkat tutur yang sesuai.

    Jebakan umum. Peserta menyalin kebiasaan sopan santun bahasa Indonesia dan menganggap satu bentuk sopan bisa dipakai kepada semua orang.

    Cara tutor. Tutor meminta satu kalimat yang sama diucapkan untuk tiga nama berbeda dalam daftar, dan peserta menyebutkan sendiri alasan bentuknya berganti.

  5. 5

    Kalimat pembuka yang aman dan cara menyamai lawan bicara

    Sesi 6 sampai 12

    Yang dibahas. Satu bentuk pembuka yang bisa dipakai kepada orang yang belum jelas kedudukannya, ditambah kebiasaan menunggu lawan bicara membuka lebih dulu.

    Jebakan umum. Peserta terdiam beberapa detik sambil menghitung kedudukan lawan bicara, dan jeda itu sendiri yang membuat percakapan canggung.

    Cara tutor. Tutor melatih pembukanya sampai keluar tanpa berpikir, lalu menguji dengan lawan bicara yang kedudukannya sengaja dibuat kabur.

  6. 6

    Sebutan kekerabatan untuk keluarga dan orang asing

    Sesi 3 sampai 9

    Yang dibahas. Sebutan yang membedakan urutan usia saudara, sisi keluarga, dan jarak generasi, berikut pemakaiannya untuk menyapa orang yang bukan kerabat.

    Jebakan umum. Peserta menghafal bagan kekerabatan utuh, termasuk sebutan yang tidak akan pernah ia pakai, lalu kelelahan sebelum sampai ke sebutan yang terpakai harian.

    Cara tutor. Tutor memetakan rumah tangga dan lingkungan kerja peserta lebih dulu, lalu memangkas bagan itu jadi daftar pendek yang benar-benar dipakai.

  7. 7

    Kosakata pasar, warung, dan urusan pelabuhan

    Sesi 8 sampai 16

    Yang dibahas. Kata dan bentuk kalimat untuk menawar, memastikan jumlah, menanyakan arah, dan mengurus keperluan dagang harian.

    Jebakan umum. Peserta membawa daftar kosakata umum dari buku dan menemukan separuhnya tidak pernah terdengar di tempat ia berlatih.

    Cara tutor. Daftar disusun dari tugas lapangan peserta sendiri, jadi kata yang masuk selalu kata yang gagal atau berhasil ia pakai pekan itu.

  8. 8

    Potongan kalimat utuh dan urutan kata yang wajar

    Sesi 12 dan seterusnya

    Yang dibahas. Potongan kalimat dihafal apa adanya, lalu satu bagiannya diganti berulang kali sampai peserta merasakan batas yang boleh digeser.

    Jebakan umum. Peserta menyusun kalimat bahasa Indonesia di kepala lalu menukar kata per kata, sehingga semua katanya benar sementara susunannya terdengar asing.

    Cara tutor. Tutor melarang penerjemahan kata demi kata di bagian ini dan hanya menerima potongan yang sudah utuh, sekalipun peserta ingin menyampaikan hal yang lebih rumit.

  9. 9

    Kata yang mirip bahasa Jawa tapi artinya bergeser

    Peserta berlatar bahasa Jawa

    Yang dibahas. Daftar khusus untuk peserta berlatar bahasa Jawa, berisi kata yang terdengar akrab sementara artinya sudah berpindah.

    Jebakan umum. Peserta memakai kata yang di bahasa Jawa terasa halus dan menemukan kata itu menempati kedudukan yang berbeda di bahasa Madura.

    Cara tutor. Daftar dikumpulkan per peserta dari slip yang benar-benar terjadi, dan ditinjau ulang tiap empat sesi bersama catatan kemajuan peserta itu sendiri.

Alasan memilih

Yang membuat sesi bahasa Madura terasa beda

Latihan simak mendahului latihan ucap

Sepanjang bagian awal program peserta menunjuk jawaban dan menahan diri dari menirukan. Tutor menutup latihan simak begitu peserta mulai menebak, sebab tebakan yang diulang justru mengeraskan kesalahan yang sedang diperbaiki.

Tingkat tutur disusun dari daftar lawan bicara Anda

Sesi kedua dibuka dengan mendaftar orang yang benar-benar akan Anda ajak bicara: mertua, pedagang langganan, rekan kerja, tetangga. Daftar itu yang menentukan tingkat tutur mana yang dilatih lebih dulu.

Asal daerah tutor disebutkan sebelum sesi pertama

Bahasa Madura tidak seragam antara Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Edubia menyebutkan asal daerah tutor lebih dulu, jadi Anda tahu ragam mana yang akan Anda dengar tiap pekan.

Rekaman suara peserta jadi bahan koreksi

Sepuluh kata direkam di akhir sesi lalu diputar ulang pada sesi berikutnya. Mendengar suara sendiri dari rekaman terasa berbeda dari mendengarnya sambil mengucapkan, dan selisih itu yang membuat koreksi mandiri mungkin.

Catatan salah kaprah penutur Jawa dikumpulkan per peserta

Peserta yang sudah berbahasa Jawa punya daftar jebakan yang berbeda dari peserta yang hanya berbahasa Indonesia. Tutor menyimpan daftar slip milik peserta itu sendiri dan meninjaunya tiap empat sesi.

Tugas lapangan di pasar dan sekitar pelabuhan

Surabaya menyediakan tempat latihan yang tidak dimiliki kota lain untuk bahasa ini. Tutor memberi satu keperluan kecil yang harus diselesaikan di luar sesi, lalu membahas hasilnya pada pertemuan berikutnya.

Isi program

Yang Anda dapatkan di les privat bahasa Madura

Latihan simak bunyi berembusan yang terpisah dari latihan ucap

Bagian ini berjalan sejak pertemuan pertama dan porsinya menyusut bertahap, tidak pernah dihapus sepenuhnya sampai program selesai.

Peta tingkat tutur yang disusun dari daftar orang milik Anda

Isinya daftar nama yang Anda tulis sendiri di sesi kedua berikut tingkat tutur yang menyertai tiap nama, disusun ulang tiap kali daftar orangnya berubah.

Sebutan kekerabatan yang dipangkas ke yang benar-benar terpakai

Tutor memetakan rumah tangga dan lingkungan kerja Anda lebih dulu, lalu melatih sebutan yang muncul di kedua lingkungan itu saja.

Daftar kata mirip bahasa Jawa yang artinya sudah bergeser

Disusun khusus untuk peserta berlatar bahasa Jawa, dan diisi dari slip yang benar-benar terjadi pada peserta itu sendiri.

Potongan kalimat siap pakai untuk keperluan Anda sendiri

Potongan diambil dari keperluan nyata: berdagang, urusan keluarga pasangan, atau pekerjaan lapangan di kawasan pesisir.

Tugas lapangan berbatas waktu tiap pekan

Satu keperluan kecil yang bisa diselesaikan dalam hitungan menit di pasar, warung, atau kawasan pelabuhan yang Anda lewati sehari-hari.

Empat angka kemajuan yang dicatat tiap empat sesi

Ketepatan memilah bunyi, kemampuan menamai selisih, jumlah pergeseran tingkat tutur, dan tugas lapangan yang selesai tanpa pindah bahasa.

Keterangan asal daerah tutor sebelum jadwal dikunci

Anda tahu ragam mana yang akan Anda dengar tiap pekan, dan boleh meminta pencocokan ulang bila ragamnya tidak sesuai tujuan Anda.

Kenapa kelas bahasa Madura dimulai dari telinga

Bahasa Madura menagih telinga sebelum ia menagih mulut. Ada empat pasang bunyi yang bagi pendengaran orang Indonesia dan orang Jawa terdengar sama persis, sementara di bahasa Madura keduanya memisahkan dua kata yang tidak berhubungan. Selisihnya berupa embusan napas yang menyertai konsonan: b berhadapan dengan bh, d dengan dh, j dengan jh, dan g dengan gh. Telinga yang tumbuh di Surabaya tidak pernah perlu memilah selisih sehalus itu, jadi sejak kecil ia terlatih mengabaikannya.

Akibatnya muncul di kelas pemula mana pun. Peserta yang langsung diminta menirukan akan mengucapkan satu bunyi untuk dua huruf, lalu tidak sanggup mendengar bahwa ucapannya meleset. Kesalahan yang tidak terdengar oleh pemiliknya sendiri akan mengendap jadi kebiasaan, dan membongkar kebiasaan ucap makan waktu berkali lipat dibanding membentuknya benar sejak awal.

Karena itu sesi pertama les bahasa Madura di Edubia hampir tidak berisi berbicara. Tutor mengucapkan dua kata berpasangan, peserta cukup menunjuk mana yang barusan terdengar. Belum ada tuntutan mengucap, belum ada tuntutan menghafal arti. Yang dibangun di tahap itu satu perkara: telinga yang sanggup memisahkan dua bunyi yang selama ini dianggap satu.

Susunan seperti ini terasa lambat di dua pekan pertama, dan kelambatan itu memang harganya. Peserta yang melewatinya mengoreksi dirinya sendiri sepanjang sisa program tanpa menunggu ditegur.

Bagian bunyi adalah bagian yang membuat peserta bertahan atau menyerah, jadi Edubia memecahnya jadi latihan-latihan pendek yang tiap bagiannya punya ukuran keberhasilan sendiri. Tidak ada satu pun di antaranya yang menuntut hafalan arti kata. Semuanya menuntut satu hal: peserta mendengar selisih yang tadinya tidak terdengar, lalu sanggup menyebutkan selisih itu dengan yakin tanpa dibantu isyarat wajah tutor.

Empat latihan pertama berjalan bergantian dalam satu sesi supaya telinga tidak kelelahan pada satu jenis tugas. Latihan kelima berjalan di rumah, di antara dua pertemuan, dan hasilnya dibuka bersama pada sesi berikutnya.

Poin penting

Empat pasang bunyi yang dilatih di les bahasa Madura

Unggulan utama

Embusan napas yang mengubah arti kata

Konsonan b, d, j, dan g masing-masing punya pasangan yang ditulis bh, dh, jh, dan gh. Selisihnya berupa embusan napas yang menyertai bunyi, dan selisih sekecil itu memisahkan dua kata yang artinya tidak bersinggungan. Tutor melatihnya berpasangan, tidak pernah satu per satu, sebab yang sedang dibangun kemampuan membedakan.

Konsonan rangkap yang ditahan lebih lama

Sebagian kata menahan konsonannya lebih panjang daripada kata lain yang ejaannya nyaris sama, dan panjang tahanan itu membawa arti. Peserta yang menyamakan panjangnya akan terdengar menyebut kata lain. Lawan bicara biasanya menebak dari keadaan sekitar, jadi kesalahan ini jarang ditegur dan justru karena itu awet.

Vokal yang bergeser mengikuti tetangganya

Huruf vokal yang sama tidak selalu berbunyi sama. Warnanya bergeser mengikuti jenis konsonan yang mendahuluinya, jadi menghafal bunyi vokal lepas dari kata induknya tidak menolong sama sekali. Latihan karena itu selalu memakai kata utuh sejak pertemuan pertama.

Menyebut selisih dengan kata sendiri

Sesudah peserta sanggup menunjuk dengan benar, tutor meminta ia menjelaskan apa yang membedakan keduanya memakai kalimatnya sendiri. Peserta yang bisa menamai selisihnya akan mempertahankan kemampuan itu jauh lebih lama daripada peserta yang hanya menebak dengan tepat.

Rekaman sepuluh kata untuk dibuka pekan depan

Di akhir sesi peserta merekam sepuluh kata dari daftar hari itu. Rekaman diputar pada pertemuan berikutnya, sebelum materi baru dibuka. Peserta hampir selalu terkejut mendengar suaranya sendiri, dan keterkejutan itu bagian dari cara latihan ini bekerja.

Tingkat tutur yang ditagih tutor sejak sesi kedua

Bahasa Madura punya tingkatan tutur yang berjenjang dari yang dipakai antar teman sebaya sampai yang dipakai kepada orang yang sangat dihormati. Di sini letak taruhannya berbeda dari kesalahan tata bahasa biasa. Salah menyusun kalimat akan dimaafkan sebagai tanda Anda masih belajar. Salah memilih tingkat tutur terhadap orang yang salah tidak terbaca sebagai kekurangan bahasa, tetapi sebagai penghinaan langsung.

Yang membuatnya sulit dihindari, tingkatan itu hidup di dalam kata-katanya sendiri. Kata ganti, kata kerja sehari-hari, dan sebutan untuk lawan bicara berganti seluruhnya mengikuti tingkat yang dipilih. Tidak ada sikap netral yang bisa diambil dengan menambahkan satu kata sopan di ujung kalimat, seperti yang biasa dilakukan penutur bahasa Indonesia. Begitu Anda membuka mulut, pilihan sudah terjadi.

Karena itu sesi kedua les bahasa Madura di Edubia dibuka dengan pekerjaan yang terdengar sederhana: mendaftar orang yang benar-benar akan Anda ajak bicara. Mertua, pedagang di pasar langganan, rekan kerja seumuran, tetangga yang lebih tua, atau tokoh yang dihormati di kampung. Daftar itu memangkas materi jadi seperempatnya dan memutuskan tingkat mana yang dilatih lebih dulu.

Cara tutor melatih tingkat tutur lewat lawan bicara

Latihan tingkat tutur di Edubia disusun menurut siapa yang diajak bicara. Satu kalimat yang sama diminta diucapkan tiga kali untuk tiga orang berbeda, dan peserta menyebutkan sendiri kenapa bentuknya berganti. Temanya boleh apa saja, sebab yang dilatih di sini bukan isi kalimatnya.

Bagian yang tidak boleh dilewati adalah cara keluar dari kebuntuan. Peserta pemula yang bertemu orang yang tidak jelas kedudukannya sering terdiam beberapa detik, dan diam itu sendiri terbaca aneh. Tutor karena itu mengajarkan dua hal berurutan: satu kalimat pembuka yang aman untuk dipakai kepada siapa pun, dan kebiasaan menunggu lawan bicara membuka lebih dulu supaya Anda bisa menyamai tingkat yang ia pakai.

Kebiasaan kedua itu yang biasanya menolong di lapangan. Penutur bahasa Madura di Surabaya terbiasa berhadapan dengan orang yang tidak fasih, dan hampir selalu memberi kesempatan menyesuaikan. Yang mereka perhatikan lebih dulu adalah apakah Anda tahu tingkat tutur itu ada dan berusaha memakainya, sementara kelancaran datang belakangan. Peserta yang menyadari hal ini biasanya berani mencoba lebih cepat.

Jebakan kosakata di kelas peserta berbahasa Jawa

Peserta yang sudah berbahasa Jawa datang membawa keuntungan sekaligus jebakan, dan keduanya berasal dari sumber yang sama. Sebagian kosakata terdengar bertetangga dan sebagian gagasannya memang sejajar, jadi kemajuannya di pekan-pekan awal biasanya lebih cepat. Masalahnya, sejumlah kata yang terdengar akrab sudah bergeser artinya, kadang bergeser cukup jauh sampai terdengar kasar di telinga lawan bicara.

Jebakan kedua lebih halus dan lebih sering terjadi. Penutur bahasa Jawa cenderung memetakan tingkat tutur Madura ke tingkat tutur yang sudah ia kuasai, satu lawan satu. Pemetaan itu tidak berlaku rapi. Kata yang di bahasa Jawa dianggap sopan tidak selalu menempati kedudukan yang sama di bahasa Madura, dan peserta yang menerjemahkan sopan santunnya begitu saja akan meleset justru di kalimat yang ia niatkan hormat.

Tutor menanganinya dengan daftar yang dikumpulkan per peserta. Daftar umum yang sama untuk semua orang tidak menolong di sini, sebab latar bahasa Jawa tiap peserta berbeda dan slip yang muncul karena itu juga berbeda. Kalau Anda memang ingin memperdalam bahasa Jawa sendiri sebagai program terpisah, les bahasa Jawa mengurus itu dan halaman ini tetap fokus ke bahasa Madura.

Sapaan kekerabatan yang dipakai sejak sesi ketiga

Sebutan kekerabatan dalam bahasa Madura tergolong rinci. Ia memisahkan saudara yang lebih tua dari yang lebih muda, membedakan sisi keluarga dari mana seseorang berasal, dan menandai jarak generasi dengan sebutan yang berlainan. Bagi peserta yang datang dari bahasa Indonesia, kerincian ini terasa berlebihan sampai ia menyadari kegunaannya.

Kegunaannya muncul karena sebutan-sebutan itu tidak berhenti di dalam keluarga. Ia dipakai untuk menyapa orang yang tidak ada hubungan darahnya sama sekali: pedagang di pasar, tetangga, penumpang di sebelah, petugas di kantor. Artinya Anda tidak bisa menyapa orang asing tanpa lebih dulu menaksir usianya dibanding usia Anda sendiri, dan taksiran yang meleset terasa canggung bagi kedua pihak.

Di kelas, bagian ini tidak diajarkan sebagai bagan keluarga yang harus dihafal utuh. Tutor memetakan rumah tangga dan lingkungan kerja peserta lebih dulu, lalu melatih hanya sebutan yang benar-benar akan terpakai. Peserta yang menikah ke keluarga Madura biasanya menuntaskan bagian ini dalam beberapa sesi, sebab daftar orangnya jelas. Peserta yang menyiapkan diri untuk berdagang justru butuh bagian penaksiran usia lebih banyak, sebab lawan bicaranya berganti tiap hari.

Urutan kata yang dilatih di kelas tingkat menengah

Kesalahan yang tersisa pada peserta yang sudah lolos bagian bunyi dan tingkat tutur hampir selalu berbentuk sama: kalimat bahasa Indonesia yang kata-katanya diganti kata Madura. Semua katanya benar, susunannya yang membuat kalimat itu terdengar asing. Lawan bicara memahaminya, dan pada saat yang sama langsung tahu bahwa Anda menyusunnya di kepala dari bahasa lain.

Susunan kalimat bahasa Madura punya kecenderungannya sendiri, terutama dalam hal bagian mana yang didahulukan ketika penutur ingin menekankan sesuatu, dan bagaimana pertanyaan dibentuk. Kecenderungan itu tidak bisa dipelajari kata per kata. Ia dipelajari sebagai potongan kalimat utuh yang dihafal apa adanya, lalu satu bagiannya diganti-ganti sampai peserta merasakan sendiri batas mana yang boleh digeser.

Karena itu latihan tingkat menengah di Edubia berhenti memakai daftar kosakata dan berpindah ke potongan kalimat. Peserta menerima sedikit potongan tiap sesi, memakainya di keperluan nyata sepanjang pekan, lalu melaporkan bagian mana yang gagal dipahami lawan bicara. Laporan itu yang menentukan potongan berikutnya, jadi urutan materinya berbeda antara satu peserta dan peserta lain.

Biaya les bahasa Madura di Surabaya per sesi

Biaya les privat bahasa Madura di Surabaya mulai Rp218.700 per sesi untuk format 60 menit yang diambil dua kali sepekan, dengan tutor datang ke rumah peserta. Format 90 menit berada di Rp298.100 per sesi, dan format 120 menit sekali sepekan di Rp374.600 per sesi. Angka itu sudah mencakup kedatangan tutor ke alamat Anda di dalam Kota Surabaya.

Format 90 menit yang lebih banyak dipilih peserta bahasa Madura, dan alasannya berhubungan langsung dengan susunan sesi. Satu pertemuan menampung latihan simak, latihan ucap, dan permainan peran tingkat tutur. Dipadatkan ke 60 menit, salah satu dari ketiganya selalu terpotong, dan yang biasanya terpotong justru permainan peran yang menentukan apakah kemampuan tadi terpakai di luar kelas.

Dihitung per bulan, dua sesi 90 menit tiap pekan berada di Rp2.384.600, sementara dua sesi 60 menit tiap pekan berada di Rp1.749.600, dan sesi 120 menit sekali sepekan berada di Rp1.498.500. Belajar di co-learning space Edubia menambah Rp15.000 per sesi di atas angka itu, dan tambahan tersebut berdiri sendiri, tidak pernah dilebur ke tarif program. Rincian per pilihan durasi bisa Anda hitung sendiri di kalkulator biaya Edubia sebelum menghubungi siapa pun.

Yang perlu diketahui

Yang dikerjakan tutor bahasa Madura di tiap sesi

Satu pertemuan di Surabaya dibagi jadi empat bagian tetap dengan porsi yang bergeser mengikuti kemajuan telinga peserta.

Membuka rekaman pekan lalu

Sepuluh kata yang direkam peserta di akhir pertemuan sebelumnya diputar lebih dulu. Tutor menandai kata yang bunyinya terpisah bersih, lalu porsi latihan hari itu disusun dari sisa kata yang masih menyatu.

Latihan memilah dua bunyi berpasangan

Bagian ini berjalan sepuluh sampai dua puluh menit dan berhenti sebelum peserta lelah. Tutor mengucapkan, peserta menunjuk. Begitu jawaban mulai acak, bagian ini ditutup dan tidak dipaksa dilanjutkan.

Permainan peran menurut lawan bicara

Satu keadaan diambil dari daftar orang yang Anda tulis di sesi kedua. Kalimat yang sama diucapkan untuk dua orang berbeda kedudukan, dan tutor menghentikan latihan tiap kali tingkat tuturnya bergeser tanpa disadari.

Kosakata dari keperluan Anda sendiri

Kata yang masuk daftar hanya kata yang punya alasan masuk: nama barang dagangan Anda, istilah di tempat kerja, sebutan anggota keluarga pasangan. Daftar umum tanpa pemakaian nyata dilewati.

Menutup dengan satu keperluan lapangan

Tutor memberi satu tugas kecil yang harus diselesaikan di luar sesi, di tempat yang Anda lewati sehari-hari. Hasilnya dibahas di pembukaan pertemuan berikutnya, termasuk bagian yang gagal dipahami lawan bicara.

Bahasa Madura tidak seragam. Penuturnya sendiri mengenali selisih antara cara bicara di Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep, mulai dari pengucapan, sebagian kosakata, sampai seberapa ketat tingkat tutur dijalankan sehari-hari. Halaman ini tidak akan berpura-pura mengajarkan sebuah ragam baku yang berlaku di keempatnya sekaligus, sebab ragam yang Anda pelajari pada akhirnya adalah ragam yang dikuasai tutor Anda.

Karena itu Edubia menyebutkan asal daerah tutor sebelum sesi pertama dijadwalkan, dan Anda boleh meminta penyesuaian. Kalau tujuan Anda satu keluarga atau satu kelompok pedagang tertentu, sebutkan kota asal mereka sejak awal supaya pencocokan dilakukan sekali saja.

Ringkasnya

Ragam Bangkalan sampai Sumenep dan cara tutor dipilihkan

Ragam sisi barat yang lazim terdengar di kota ini

Bangkalan berada di seberang Surabaya, dihubungkan Jembatan Suramadu, dan penyeberangan harian membuat cara bicara sisi barat itu yang biasanya lebih dulu Anda temui di pasar dan di sekitar pelabuhan.

Ragam sisi timur yang dianggap lebih halus penuturnya

Sumenep berada di ujung timur pulau. Banyak penutur menganggap cara bicara di sana lebih halus, dan peserta yang menyiapkan keperluan adat biasanya meminta tutor dari sisi ini.

Dua kabupaten tengah yang sering terlewat

Sampang dan Pamekasan berada di antara keduanya, dan ciri bicaranya tidak selalu bisa disamakan dengan salah satu ujung. Kalau keluarga yang Anda tuju berasal dari sana, sebutkan namanya, jangan disamakan begitu saja dengan Bangkalan.

Sebutkan asal keluarga sebelum pencocokan tutor

Satu kalimat di awal percakapan memangkas pekerjaan berbulan-bulan kemudian. Kalau ternyata ragam tutor berbeda jauh dari ragam yang Anda butuhkan, tutor bisa diganti tanpa biaya tambahan.

Wilayah yang didatangi tutor bahasa Madura di Surabaya

Tutor bahasa Madura Edubia menempuh alamat peserta di 31 kecamatan Kota Surabaya. Permintaan terpadat datang dari sisi utara dan timur kota, terutama Kenjeran, Bulak, Semampir, Pabean Cantian, Krembangan, dan Simokerto, yaitu kawasan yang berulang kali disebut peserta sebagai tempat mereka mendengar bahasa ini tiap hari. Permintaan dari Tambaksari, Gubeng, Mulyorejo, Sukolilo, Rungkut, dan Tenggilis Mejoyo umumnya datang dari peserta yang keperluannya berhubungan dengan pekerjaan atau keluarga pasangan.

Sisi barat dan selatan kota juga terlayani, dari Tandes, Sukomanunggal, Benowo, dan Pakal sampai Wonokromo, Jambangan, Wiyung, dan Karang Pilang. Untuk Kabupaten Sidoarjo, kunjungan berjalan ke Waru, Sedati, Gedangan, Buduran, Taman, Krian, dan Candi. Jarak tempuh sudah termasuk di tarif yang tertera, jadi alamat di ujung kota tidak dikenakan tambahan.

Kalau Anda menghendaki tempat yang netral, ada dua co-learning space Edubia di Tambaksari dan Wonocolo yang bisa dipesan dengan tambahan Rp15.000 per sesi; daftar dan alamat lengkapnya ada di halaman ruang belajar Edubia. Sesi daring tersedia untuk peserta yang sedang berada di luar kota, meski bagian latihan simak biasanya berjalan lebih baik saat tutor berada di ruangan yang sama.

Latihan lapangan di pasar dan pesisir utara Surabaya

Ada satu keuntungan yang dimiliki peserta di Surabaya dan tidak dimiliki peserta bahasa daerah lain di kota mana pun: tempat berlatih ada di kota yang sama, dan bisa didatangi pada hari yang sama dengan sesinya. Bahasa Madura terdengar sehari-hari di pasar, di kawasan pelabuhan, dan di permukiman nelayan sepanjang pesisir utara. Kawasan Ampel di Semampir termasuk tempat yang berulang disebut peserta sebagai lokasi mereka mencoba kalimat pertama.

Tugas lapangan yang diberikan tutor sengaja dibuat kecil dan punya batas jelas. Menanyakan harga satu barang, memastikan sebuah arah, menyapa pemilik warung dengan sebutan yang benar. Tugas semacam ini selesai dalam hitungan menit dan hampir tidak mungkin gagal total, sementara yang dibawa pulang peserta berupa pengalaman mendengar kecepatan bicara sungguhan.

Kecepatan itu memang bagian yang mengejutkan bagi hampir semua peserta. Percakapan di kelas berjalan pada tempo yang disesuaikan tutor, sedangkan percakapan di pasar tidak menunggu siapa pun. Peserta yang mencoba sejak dini akan menyesuaikan telinganya bertahap. Peserta yang menunda sampai merasa siap biasanya menemukan kejutan yang sama, hanya lebih lambat dan dengan rasa kecewa yang bisa dihindari.

Bahasa Madura tulis dan kelas aksara yang menyertainya

Bahan tulis di kelas Edubia memakai abjad Latin, sebab itu yang dipakai peserta untuk mencatat, membaca daftar kosakata, dan menandai bunyi berembusan lewat huruf rangkap bh, dh, jh, dan gh. Ejaan Latin karena itu bekerja rangkap di kelas ini: selain menjadi catatan, ia menjadi cara peserta menandai selisih bunyi yang sedang ia latih.

Sebagian peserta datang dengan keperluan berbeda, yaitu membaca naskah lama atau bahan bacaan di lingkungan pesantren yang ditulis dengan huruf Arab. Kemampuan itu terpisah dari kemampuan berbicara dan dilatih dengan cara yang lain sama sekali. Kalau keperluan Anda memang di sana, sebutkan sejak percakapan awal supaya pendampingnya dicocokkan sesuai keahlian; les aksara pegon di Surabaya mengurus keterampilan baca tulis itu secara khusus.

Sebagian peserta lain tertarik pada bahasa daerah Jawa Timur secara lebih luas sesudah menyelesaikan program ini. Untuk mereka, les bahasa Osing menjadi lanjutan yang wajar, dan pengalaman melatih telinga di bahasa Madura biasanya mempersingkat tahap awalnya.

Cara sesi ditunda dan cara tutor diganti tanpa biaya tambahan

Dua hal yang berulang kali ditanyakan sebelum pendaftaran adalah apa yang terjadi ketika jadwal bentrok dan apa yang terjadi ketika tutornya terasa tidak cocok. Keduanya punya jawaban yang tetap, dan keduanya sengaja tidak digantungkan pada kebijaksanaan tutor perorangan.

Untuk penundaan, kabari tim Edubia sehari sebelumnya lewat nomor yang sama dengan nomor pendaftaran. Sesi dipindahkan ke jam kosong pada minggu berjalan, dan jatah pertemuannya tetap utuh. Penundaan mendadak di hari yang sama tetap diusahakan, hanya slot penggantinya bergantung pada jadwal tutor yang sudah terisi.

Untuk pergantian tutor, tutor bisa diganti tanpa biaya tambahan, dan pada program bahasa Madura ada satu alasan tambahan yang sah selain kecocokan cara mengajar: ragam daerah yang tidak sesuai. Kalau ternyata cara bicara tutor berjarak jauh dari cara bicara keluarga atau rekan yang Anda tuju, itu alasan yang cukup untuk meminta pencocokan ulang, dan catatan kemajuan Anda dibawa serta supaya materinya tidak diulang dari awal. Sampaikan lewat WhatsApp Edubia di 0821-3617-6381 dan penggantiannya disiapkan pada pekan yang sama.

Persiapan untuk program ini lebih pendek daripada persiapan untuk kelas bahasa asing, sebab hampir semua bahannya disediakan tutor. Yang diminta dari peserta hanya keterangan yang tidak bisa ditebak siapa pun dari luar, dan satu ruang yang cukup sepi untuk latihan simak.

Detail

Yang disiapkan sebelum sesi les pertama di rumah

Daftar orang yang akan Anda ajak bicara

Tulis lima sampai sepuluh nama beserta kedudukannya terhadap Anda. Daftar ini yang menentukan tingkat tutur mana yang dilatih lebih dulu, dan tanpa daftar tersebut sesi kedua berjalan menebak-nebak.

Kota asal keluarga atau rekan yang Anda tuju

Sebutkan kabupaten asalnya kalau Anda tahu. Keterangan sebaris ini yang dipakai untuk mencocokkan ragam tutor, dan menyampaikannya di awal jauh lebih murah daripada menggantinya di tengah program.

Ruang yang cukup sepi untuk latihan simak

Latihan memilah bunyi berembusan terganggu oleh suara televisi dan kendaraan di depan rumah. Ruang mana pun bisa dipakai asal pintu bisa ditutup selama dua puluh menit pertama.

Ponsel dengan perekam suara sederhana

Perekam bawaan sudah memadai; tidak perlu perangkat tambahan apa pun. Rekaman disimpan peserta sendiri dan dipakai sebagai bahan pembanding di pertemuan berikutnya.

Ukuran kemajuan yang dicatat tutor tiap empat sesi

Kemajuan di bahasa Madura sulit dirasakan peserta sendiri di bulan pertama, sebab yang membaik pada tahap itu adalah pendengaran, dan pendengaran tidak menghasilkan sesuatu yang bisa ditunjukkan kepada orang lain. Peserta yang mengukur dirinya dari jumlah kalimat yang bisa diucapkan akan menyimpulkan program ini berjalan lambat, padahal bagian yang menentukan seluruh sisa program justru sedang selesai.

Karena itu tutor memakai ukuran yang lain. Berapa persen pasangan bunyi yang dipisahkan dengan benar tanpa isyarat wajah tutor. Apakah peserta sanggup menamai selisih dua bunyi memakai kalimatnya sendiri. Berapa kali dalam satu permainan peran tingkat tuturnya bergeser tanpa disadari. Berapa banyak tugas lapangan yang selesai tanpa berpindah ke bahasa Indonesia di tengah jalan.

Keempat angka itu dicatat tiap empat sesi dan dibacakan kepada peserta apa adanya, termasuk saat salah satunya tidak bergerak. Catatan yang sama dibawa serta apabila tutornya berganti. Bagi peserta yang sedang menyiapkan keperluan dengan tenggat, misalnya lamaran adat atau penempatan kerja, catatan ini juga dipakai untuk memperkirakan apakah ritme sesi perlu dinaikkan.

Mulai kelas bahasa Madura pekan ini di Surabaya

Kalau Anda sudah tahu siapa yang ingin diajak bicara dan dari kabupaten mana keluarganya berasal, dua keterangan itu cukup untuk memulai. Tim Edubia mencarikan tutor yang ragamnya berdekatan dengan keperluan tersebut, menyebutkan asal daerahnya lebih dulu, lalu menawarkan jadwal yang cocok dengan hari kerja Anda.

Biayanya mulai Rp218.700 per sesi untuk format 60 menit dan Rp298.100 untuk format 90 menit yang dianjurkan, dengan tutor datang ke alamat Anda di Surabaya maupun Sidoarjo. Isi formulir pendaftaran untuk memulai, atau lihat pilihan program bahasa lain di katalog program Edubia kalau Anda masih menimbang beberapa arah sekaligus.

Pendaftaran berjalan lewat percakapan pendek tanpa pengisian berlembar-lembar keterangan. Yang benar-benar dibutuhkan tim Edubia hanya empat hal, dan semuanya bisa disampaikan dalam satu pesan.

Lebih dekat

Cara mendaftar les bahasa Madura di Surabaya

Empat langkah sederhana, dari daftar sampai belajar bareng tutor pilihan.

  1. 1Sebutkan siapa yang ingin Anda ajak bicara

    Mertua, rekan kerja, pelanggan, atau keluarga besar pasangan. Keterangan ini menentukan tingkat tutur yang didahulukan dan memangkas materi yang tidak akan Anda pakai.

  2. 2Sebutkan kabupaten asal mereka

    Bangkalan, Sampang, Pamekasan, atau Sumenep. Keterangan ini dipakai untuk mencocokkan ragam tutor sejak awal supaya pencocokan cukup dilakukan sekali.

  3. 3Pilih durasi dan ritme sesi

    60, 90, atau 120 menit, dan berapa kali dalam sepekan. Tim Edubia menyebutkan angka biayanya di percakapan yang sama, sebelum jadwal apa pun dikunci.

  4. 4Terima profil tutor berikut asal daerahnya

    Anda menerima keterangan asal daerah tutor sebelum menyetujui jadwal. Kalau ragamnya terasa tidak sesuai dengan tujuan Anda, sampaikan sebelum sesi pertama berjalan.

  5. 5Kunci hari dan jam untuk empat sesi pertama

    Empat pertemuan pertama sebaiknya berjarak rapat supaya latihan simak menumpuk hasilnya. Sesudah itu ritmenya boleh dilonggarkan mengikuti kesibukan Anda.

  6. 6Bahas catatan kemajuan sesudah sesi keempat

    Tutor membacakan empat angka ukuran kemajuan, lalu Anda memutuskan bersama apakah porsi latihan simak dikurangi dan porsi percakapan dinaikkan.

Tanya jawab

Apa saja yang perlu diketahui soal les bahasa Madura di Surabaya?

Saya belum pernah mendengar bahasa Madura sama sekali. Boleh mulai dari nol?

Boleh, dan justru peserta seperti ini yang bagian awalnya berjalan bersih. Peserta tanpa paparan sebelumnya tidak membawa kebiasaan ucap yang salah, jadi tutor tidak perlu membongkar apa pun lebih dulu. Yang dibutuhkan cuma kesediaan melewati beberapa pertemuan pertama yang isinya mendengarkan, menunjuk, dan hampir tidak berbicara.

Berapa biaya les bahasa Madura di Surabaya per sesi?

Mulai Rp218.700 per sesi untuk format 60 menit yang diambil dua kali sepekan, Rp298.100 per sesi untuk format 90 menit, dan Rp374.600 per sesi untuk format 120 menit sekali sepekan. Semuanya sudah mencakup kedatangan tutor ke rumah Anda. Belajar di co-learning space Edubia menambah Rp15.000 per sesi terpisah dari tarif program.

Kenapa sesi awal isinya mendengarkan, sementara saya ingin cepat bisa bicara?

Karena bahasa Madura memisahkan arti kata lewat selisih bunyi yang tidak dipakai bahasa Indonesia maupun bahasa Jawa. Peserta yang langsung berbicara akan mengucapkan satu bunyi untuk dua huruf dan tidak sanggup mendengar bahwa ucapannya meleset. Kesalahan yang tidak terdengar oleh pemiliknya akan mengendap jadi kebiasaan, dan memperbaikinya kemudian menghabiskan waktu jauh lebih banyak daripada empat pertemuan simak di awal.

Saya sudah lancar berbahasa Jawa. Apakah itu mempercepat atau menyulitkan?

Keduanya, dan biasanya dalam urutan itu. Pekan-pekan awal berjalan lebih cepat karena sebagian kosakata terdengar bertetangga. Kesulitannya muncul di dua tempat: kata yang terdengar akrab tapi artinya sudah bergeser, dan kebiasaan memetakan tingkat tutur Madura satu lawan satu ke tingkat tutur Jawa. Pemetaan itu tidak berlaku rapi, jadi tutor menyiapkan daftar khusus untuk peserta berlatar bahasa Jawa.

Ragam Madura mana yang akan saya pelajari?

Ragam yang dikuasai tutor Anda, dan Edubia menyebutkannya sebelum jadwal dikunci. Cara bicara di Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep berbeda dalam pengucapan, sebagian kosakata, dan seberapa ketat tingkat tutur dijalankan. Halaman ini tidak menjanjikan sebuah ragam baku yang berlaku di keempatnya, sebab janji semacam itu tidak bisa dipenuhi tutor mana pun.

Bagaimana kalau ragam tutor berbeda dengan ragam keluarga yang saya tuju?

Sebutkan kabupaten asal keluarga itu sejak percakapan pendaftaran, supaya pencocokan cukup dilakukan sekali. Kalau selisihnya baru terasa sesudah beberapa pertemuan, tutor bisa diganti tanpa biaya tambahan dan catatan kemajuan Anda dibawa serta, jadi materi yang sudah selesai tidak diulang dari awal.

Seberapa berat akibatnya kalau saya salah memilih tingkat tutur?

Lebih berat daripada salah tata bahasa. Kalimat yang berantakan dimaafkan sebagai tanda Anda masih belajar. Tingkat tutur yang terlalu rendah kepada orang yang dihormati terbaca sebagai penghinaan langsung, sementara bentuk yang terlalu halus kepada teman dekat terdengar menyindir. Karena itu bagian ini dilatih menurut daftar lawan bicara Anda sejak sesi kedua.

Apakah saya perlu belajar menulis bahasa Madura juga?

Untuk keperluan percakapan, tulisan Latin sudah memadai dan memang itu yang dipakai di kelas, termasuk huruf rangkap bh, dh, jh, dan gh yang menandai bunyi berembusan. Kalau keperluan Anda membaca naskah lama atau bahan bacaan pesantren beraksara Arab, sampaikan sejak awal: keterampilan itu terpisah dan dilatih di program yang berbeda.

Tutor bahasa Madura Edubia menjangkau kecamatan mana saja?

Seluruh 31 kecamatan Kota Surabaya dan 18 kecamatan Kabupaten Sidoarjo. Permintaan terpadat datang dari Kenjeran, Bulak, Semampir, Pabean Cantian, dan Krembangan di sisi utara, disusul Tambaksari, Gubeng, Sukolilo, dan Rungkut di sisi timur. Untuk Sidoarjo, kunjungan rutin berjalan ke Waru, Sedati, Gedangan, Buduran, dan Taman. Jarak tempuh sudah termasuk di tarif yang tertera.

Anak saya lahir di Surabaya dan hanya mendengar bahasa Madura dari kakek neneknya. Cocok?

Cocok, dan biasanya bagian simaknya lebih pendek. Anak yang tumbuh mendengar bahasa ini di rumah sudah punya telinga yang setengah terlatih, meski hampir selalu belum berani menjawab. Yang perlu digarap pada peserta seperti ini biasanya keberanian dan tingkat tutur; pengenalan bunyi dari nol sudah lewat sendirinya.

Berapa lama sampai saya bisa mengurus keperluan sehari-hari dengan bahasa Madura?

Dengan dua sesi 90 menit tiap pekan disertai tugas lapangan singkat, keperluan sehari-hari seperti menanyakan harga dan memastikan jumlah biasanya selesai tanpa berpindah bahasa di sekitar sesi keenam belas. Kalimatnya masih pendek pada tahap itu. Yang menentukan cepat lambatnya adalah berapa kali Anda benar-benar memakainya di luar kelas.

Bagaimana kalau saya harus membatalkan sesi karena pekerjaan?

Beri tahu tim Edubia sehari di muka, lalu pertemuannya dipindahkan ke jam kosong pada minggu berjalan dengan jatah yang tetap utuh. Pembatalan mendadak di hari yang sama tetap diusahakan, hanya slot penggantinya bergantung pada jadwal tutor yang sudah terisi peserta lain.

Apa yang terjadi kalau saya merasa tidak cocok dengan tutornya?

Sampaikan lewat nomor WhatsApp yang sama dengan nomor pendaftaran, sebutkan bagian mana yang terasa tidak pas, dan tutor bisa diganti tanpa biaya tambahan. Di program bahasa Madura ada satu alasan sah tambahan selain cara mengajar, yaitu ragam daerah yang berjarak jauh dari ragam yang Anda butuhkan.

Bisakah sesi berjalan daring kalau saya sedang berada di luar kota?

Bisa, dan banyak peserta memakainya untuk menambal pekan-pekan sibuk. Perlu diketahui bahwa bagian latihan simak berjalan lebih baik ketika tutor berada di ruangan yang sama, sebab selisih bunyi berembusan mudah hilang di sambungan yang tersendat. Sesi daring karena itu biasanya diisi permainan peran tingkat tutur dan pembahasan tugas lapangan.

Apakah kelas ini mengajarkan bahasa Jawa juga?

Tidak. Bahasa Jawa muncul di sini hanya sebagai pembanding untuk peserta yang sudah menguasainya, dan pembandingan itu dipakai untuk menandai kata yang artinya bergeser. Kalau yang Anda cari memang penguasaan bahasa Jawa, program terpisah mengurusnya dengan tutor dan susunan materinya sendiri.

Waktunya Belajar

Siap mulai les bahasa Madura bulan ini?

Cukup ceritakan kebutuhan Anda, kami rancang jalur belajar bahasa Madura yang tepat sasaran.

  • 2.500+ tutor terverifikasi
  • 1.200+ peserta didampingi
  • 4,9/5 rating ulasan