Lompat ke konten utama

4,9/5 · 1.200 ulasan · Semua Tingkat

Kursus Esports di Surabaya

Kursus esports privat 1-on-1 di Surabaya. Rating 4,9/5 dari 92+ ulasan. MLBB, Valorant, PUBG Mobile, Dota 2. Coaching personal dan replay analysis. Mulai Rp97.300/sesi.

4,9/5 1.200 ulasan
2.500+ tutor terverifikasi
1.200+ siswa didampingi
1-on-1 satu tutor satu siswa
Kursus Esports di Surabaya

Apa itu Kursus Esports di Surabaya?

Kursus esports privat 1-on-1 di Surabaya. Rating 4,9/5 dari 92+ ulasan. MLBB, Valorant, PUBG Mobile, Dota 2. Coaching personal dan replay analysis. Mulai Rp97.300/sesi.

Konsultasi dan Daftar

Rincian Layanan

Game yang didampingi
Mobile Legends, Valorant, PUBG Mobile, Dota 2, dan Free Fire
Bentuk sesi
Daring lewat panggilan suara berbagi layar, atau coach datang ke rumah peserta
Durasi sesi
90 menit: 30 menit peninjauan rekaman, 45 menit latihan terarah, 15 menit rencana pekan berikutnya
Biaya
Mulai Rp97.300 per sesi, sampai Rp300.000 per sesi bersama coach bekas pemain turnamen
Peserta per sesi
Satu pemain, atau satu regu lima orang dengan hitungan biaya tersendiri
Wilayah layanan
Seluruh kecamatan Surabaya dan Sidoarjo untuk sesi luring, tanpa batas wilayah untuk sesi daring
Peralatan dan bahan
Disiapkan peserta, di luar tarif sesi

Sebelum memutuskan

Kenapa les esports privat terasa lebih terarah?

Tiga hal yang sering ditanyakan wali sebelum sesi esports pertama di Surabaya.

Tutor esports terverifikasi

Berkas, wawancara, dan uji materi dilalui setiap tutor esports sebelum ia masuk ke rumah keluarga di Surabaya.

Perkembangan esports dicatat tiap sesi

Sesudah pertemuan wali menerima catatan singkat: materi yang dibahas, sejauh mana latihannya berjalan, dan sasaran pertemuan berikutnya.

Biaya les esports disepakati di awal

Nominal per sesi dibicarakan terbuka sebelum pertemuan pertama, tanpa tambahan di tengah jalan.

Kelebihan les ini

Kelebihan kelas esports bersama Edubia

Rekaman pertandingan sendiri yang jadi bahan ajar

Coach meminta peserta mengirim tiga rekaman pertandingan terakhir sebelum sesi. Bahan latihan diambil dari keputusan yang benar-benar peserta ambil, sehingga koreksi menempel pada kebiasaan bermainnya dan bukan pada teori umum.

Catatan waktu objektif yang dilatih sampai hafal

Waktu muncul kembali objektif besar, waktu putaran hutan, dan waktu pemulihan kemampuan diuji lisan tiap sesi. Pemain yang hafal jadwal peta berhenti bergerak menebak-nebak dan mulai bergerak berdasarkan hitungan.

Latihan memberi panggilan suara di dalam regu

Coach mendengarkan rekaman komunikasi regu, lalu memangkas kalimat panjang menjadi panggilan pendek yang bisa diikuti empat rekan sekaligus. Regu kampus Surabaya yang mengincar turnamen antar-fakultas paling sering mengambil sesi ini.

Aturan jam bermain yang disepakati bersama wali

Untuk peserta di bawah 17 tahun, coach menyusun jadwal latihan bersama orang tua: berapa jam sehari, hari apa saja, serta kapan berhenti setelah kekalahan beruntun. Kesepakatan itu ditulis dan ditinjau ulang tiap bulan.

Garansi ganti coach bila gaya bimbingannya kurang cocok

Peserta yang merasa nada bicara atau ritme koreksi coach kurang cocok boleh meminta pengganti tanpa biaya tambahan. Daftar kelemahan permainan peserta diwariskan ke coach baru, sehingga sesi berikutnya tidak mengulang pemetaan dari nol.

Fleksibel

Kelas esports di tempat yang nyaman untuk anak

Tutor esports datang ke rumah, co-learning space, atau online. Rencana belajar disusun dari kebutuhan anak.

Ke rumah
Tutor datang, orang tua bisa memantau
Co-learning
2 titik partner di Surabaya
Online
Sesi berbagi layar dua arah, terjadwal seperti sesi tatap muka

Urutan satu pertandingan

Delapan fase pertandingan yang dibedah coach esports Edubia

Pertandingan kompetitif punya urutan yang tetap: pemilihan hero, menit awal, perebutan objektif, perang tim, penutupan, lalu peninjauan rekaman. Delapan baris di bawah mengikuti urutan tersebut, masing-masing memuat salah langkah yang kerap muncul di fase itu.

  1. 1

    Pemilihan hero dan penyusunan komposisi

    Sebelum menit pertama

    Yang dibahas. Membaca komposisi lawan, urutan larangan dan pilihan, penyesuaian susunan barang awal, serta menyiapkan tiga pilihan cadangan untuk satu peran.

    Jebakan umum. Pemain mengambil hero kesayangan tanpa melihat susunan lawan, lalu menghabiskan seluruh pertandingan melawan hero yang memang menyulitkannya. Kekalahan seperti ini sudah ditentukan sebelum menit pertama berjalan.

    Cara tutor. Coach meminta peserta menyiapkan tiga hero yang berbeda cara mainnya untuk satu peran. Latihan berjalan dengan aturan sempit: hero kesayangan dilarang dipakai selama lima pertandingan pertama.

  2. 2

    Menit awal dan pembagian wilayah

    Menit 0 sampai 4

    Yang dibahas. Perpindahan awal, kendali semak, waktu munculnya makhluk hutan pertama, serta pembagian tugas antara pemain lajur dan pemain hutan.

    Jebakan umum. Pemain hutan mengejar korban pertama di lajur atas dan meninggalkan wilayahnya kosong selama satu menit penuh. Lawan mengambil dua kamp sekaligus, dan selisih emas di menit keempat sudah sulit dikejar.

    Cara tutor. Peserta diberi patokan waktu: putaran wajib selesai sebelum detik ke-45, dan penyerangan lajur hanya boleh dilakukan bila kamp berikutnya sudah aman. Patokan itu diuji ulang lewat rekaman pekan berikutnya.

  3. 3

    Perebutan objektif dan penglihatan peta

    Menit 5 sampai 10

    Yang dibahas. Waktu munculnya objektif besar, penempatan penglihatan sebelum objektif muncul, pembagian tugas menahan lajur, serta cara memancing lawan menjauh.

    Jebakan umum. Regu menukar objektif tanpa menghitung waktu munculnya kembali, lalu kehilangan dua objektif berturut-turut karena penglihatan baru dipasang saat objektif sudah diperebutkan.

    Cara tutor. Coach mengajarkan hitungan mundur 30 detik: penglihatan dipasang, lajur dibersihkan, dan posisi regu dikumpulkan sebelum objektif muncul. Peserta menuliskan tiga waktu itu di catatan sampai hafal.

  4. 4

    Perang lima lawan lima

    Fase tengah sampai akhir

    Yang dibahas. Urutan siapa masuk lebih dulu, pemilihan sasaran, waktu melepas kemampuan penyelamat, serta jarak aman bagi pemain penyerang jarak jauh.

    Jebakan umum. Lima pemain masuk bersamaan tanpa satu pun yang membuka jalan, sehingga kemampuan pengendali lawan mengenai seluruh regu sekaligus. Perang berakhir dalam empat detik dengan selisih empat kematian.

    Cara tutor. Latihan memakai aturan urutan: pemain bertahan masuk pertama, pemain pendukung menyusul, penyerang jarak jauh menunggu dua detik. Coach menghentikan rekaman di detik pembuka untuk memperlihatkan urutan yang terjadi.

  5. 5

    Menutup pertandingan saat unggul

    Keadaan memimpin

    Yang dibahas. Menekan markas lawan, memaksa lawan mundur, mengatur waktu pembelian barang, serta menahan diri dari perkelahian yang tak perlu.

    Jebakan umum. Regu yang unggul enam ribu emas memaksa perang di wilayah lawan, kalah sekali, lalu kehilangan seluruh keunggulan dalam dua menit. Kekalahan macam ini menyumbang bagian besar dari pertandingan yang gagal ditutup.

    Cara tutor. Coach menetapkan tiga syarat sebelum menyerang markas: objektif besar sudah diambil, tiga lawan terlihat mati, dan kemampuan penyelamat regu sendiri sudah siap. Kalau salah satu belum terpenuhi, regu menunggu.

  6. 6

    Bertahan saat tertinggal

    Keadaan tertinggal

    Yang dibahas. Bertahan di bawah menara, mencuri objektif, memancing kesalahan lawan, serta memilih sasaran kecil yang bisa dicapai tiap dua menit.

    Jebakan umum. Pemain yang tertinggal mulai bermain sendiri untuk mengejar ketertinggalan, memberi kematian mudah, dan mempercepat kekalahan yang sebenarnya masih bisa ditahan.

    Cara tutor. Peserta dilatih memasang sasaran kecil setiap dua menit: bertahan hidup, membersihkan gelombang pasukan, atau mencuri satu kamp. Rekaman pertandingan yang berhasil dibalik dibedah untuk memperlihatkan pola kesabaran itu.

  7. 7

    Ketenangan dan jeda antar-pertandingan

    Di luar pertandingan

    Yang dibahas. Tanda emosi mulai naik, aturan berhenti setelah kekalahan beruntun, latihan napas singkat, serta pengaturan jumlah pertandingan per hari.

    Jebakan umum. Pemain melanjutkan pertandingan setelah tiga kekalahan beruntun dengan alasan ingin mengembalikan poin. Angka pertandingan berikutnya hampir selalu lebih buruk, dan kebiasaan itu menahan peserta di peringkat yang sama berbulan-bulan.

    Cara tutor. Coach menetapkan aturan berhenti: dua kekalahan beruntun berarti jeda 20 menit, tiga kekalahan berarti selesai untuk hari itu. Peserta mencatat suasana hatinya sebelum bermain, dan catatan itu dibaca bersama tiap sesi.

  8. 8

    Peninjauan rekaman setelah pertandingan

    Sesudah pertandingan

    Yang dibahas. Menandai tiga keputusan penting, membaca peta kecil saat kematian terjadi, membandingkan pilihan barang dengan hasil akhir, serta menuliskan satu perbaikan untuk pekan berikutnya.

    Jebakan umum. Peserta menonton ulang rekaman dari awal sampai akhir tanpa berhenti sekali pun, sehingga yang tersisa hanya perasaan bahwa permainannya kurang bagus tanpa satu pun perbaikan yang jelas.

    Cara tutor. Coach mengajarkan cara berhenti: rekaman dijeda tiga detik sebelum tiap kematian, peserta menyebutkan apa yang terlihat di peta kecil saat itu, lalu menuliskan keputusan pengganti dengan kalimatnya sendiri.

Persiapan peserta

Yang disiapkan peserta sebelum sesi coaching esports dimulai

Tiga rekaman pertandingan terakhir

Rekaman dikirim ke coach sehari sebelum sesi berjalan. Tanpa rekaman, sesi berjalan dari ingatan peserta, dan ingatan pemain hampir selalu memihak keputusannya sendiri.

Perangkat dan sambungan yang layak

Ponsel atau komputer yang sanggup menahan 60 gambar per detik, ditambah sambungan yang jedanya di bawah 80 milidetik. Peserta di Surabaya yang memakai sambungan seluler sebaiknya menguji kecepatannya lebih dulu di jam sesi.

Headset dengan mikrofon

Coaching daring berjalan lewat panggilan suara sambil bermain. Mikrofon menempel amat berpengaruh, karena coach perlu mendengar panggilan peserta di saat yang sama dengan melihat layarnya.

Ruang yang tenang selama 90 menit

Suara latar membuat peserta melewatkan aba-aba coach di saat genting. Kamar dengan pintu tertutup jauh lebih membantu dibanding ruang keluarga yang ramai.

Catatan pertandingan sederhana

Buku kecil atau berkas catatan berisi tanggal, hasil, dan satu keputusan yang disesali. Catatan ini yang dibaca coach untuk mencari pola, dan peserta yang rajin mencatat maju lebih cepat.

Kesepakatan jam bermain bersama wali

Peserta di bawah 17 tahun menyerahkan jadwal harian yang sudah disetujui orang tua: jam belajar, jam latihan, dan jam berhenti. Coach menyusun program latihan di dalam batas itu.

Akun sendiri yang dipakai sepanjang program

Peserta bermain dengan akunnya sendiri dan tidak menyerahkan kata sandi kepada siapa pun. Coach mendampingi lewat berbagi layar, sehingga kemajuan yang tercatat benar-benar hasil tangan peserta.

Dalam Angka

Bentuk kelas esports Edubia dalam angka

5
Judul game kompetitif yang ditangani coach Edubia
90 menit
Durasi satu sesi coaching beserta peninjauan rekaman
3
Keputusan bermain yang dibedah tuntas di tiap sesi
13 tahun
Usia peserta paling awal yang diterima kelas esports

Adu cara belajar

Tiga jalan belajar esports, mana yang cocok untuk Anda?

Pilihan terbaik

Les Esports Privat Edubia

Ke rumah di Surabaya

  • Perhatian tutor saat belajar esports : Penuh, satu untuk satu
  • Materi esports disesuaikan level siswa
  • Assessment kebutuhan esports di awal
  • Bahan dipilih dari perkakas yang sudah dipakai peserta
  • Jadwal menyesuaikan rutinitas di Surabaya
  • Tutor esports bisa diganti tanpa ribet

Bimbel Esports Grup

  • Perhatian tutor saat belajar esports : Terbagi ke banyak siswa
  • Materi esports disesuaikan level siswa
  • Assessment kebutuhan esports di awal
  • Bahan dipilih dari perkakas yang sudah dipakai peserta : Umum
  • Jadwal menyesuaikan rutinitas di Surabaya : Kelas terjadwal
  • Tutor esports bisa diganti tanpa ribet

Belajar Esports Sendiri

  • Perhatian tutor saat belajar esports : Tanpa pendamping
  • Materi esports disesuaikan level siswa
  • Assessment kebutuhan esports di awal
  • Bahan dipilih dari perkakas yang sudah dipakai peserta : Tergantung sendiri
  • Jadwal menyesuaikan rutinitas di Surabaya
  • Tutor esports bisa diganti tanpa ribet

Cocok untuk siapa

Coaching esports ini dibuat untuk pemain seperti ini

Tepat mengambil kelas ini sekarang

  • Pemain yang sudah ratusan pertandingan tertahan di peringkat yang sama dan tak tahu bagian mana yang keliru
  • Regu esports kampus Surabaya yang menyiapkan turnamen antar-fakultas dan perlu rencana larangan serta latih tanding terarah
  • Pelajar SMA yang mengincar jalur pemain profesional dan memerlukan sasaran terukur tiap pekan
  • Pemain yang mekaniknya sudah rapi tetapi sering salah membaca waktu objektif
  • Orang tua di Surabaya yang memilih mengarahkan hobi bermain anaknya lewat jadwal dan aturan yang disepakati
  • Pemain yang ingin belajar meninjau rekaman sendiri supaya latihan tetap jalan di luar jam sesi

Tahap coaching

Lima tahap coaching esports privat di Surabaya

Peringkat naik ketika kebiasaan bermain berubah. Lima tahap berikut memisahkan mekanik, keputusan, dan peran dalam regu, masing-masing dengan penanda yang bisa diperiksa dari rekaman pertandingan peserta sendiri.

  1. 01

    Pemetaan gaya bermain dari rekaman lama

    Sesi 1

    Coach menonton tiga rekaman pertandingan terakhir dan mencatat pola kesalahan yang berulang. Penanda tahap ini: peserta menerima daftar tiga kebiasaan yang paling sering merugikannya, ditulis lengkap dengan menit kejadiannya.

  2. 02

    Memperbaiki mekanik dan penggunaan kemampuan

    Sesi 2 sampai 5

    Latihan berhenti di kendali dasar: penempatan sasaran, urutan tombol, dan waktu melepas kemampuan. Penanda tahap ini: peserta menuntaskan latihan sasaran 15 menit dengan ketepatan yang naik dua pekan berturut-turut, dan jumlah kemampuan yang terbuang turun di rekaman.

  3. 03

    Bergerak berdasarkan hitungan peta

    Sesi 6 sampai 12

    Peserta berhenti bergerak menebak dan mulai bergerak mengikuti waktu objektif. Penanda tahap ini: peserta menyebutkan waktu muncul kembali objektif besar tanpa membuka catatan, dan rata-rata kematiannya per pertandingan turun di bawah empat.

  4. 04

    Mengambil peran memimpin di dalam regu

    Sesi 13 sampai 20

    Latihan berpindah ke komunikasi: kalimat pendek, pembagian tugas, dan keputusan saat regu berselisih pendapat. Penanda tahap ini: peserta memimpin panggilan suara di tiga pertandingan latih tanding, dan rekannya sanggup mengulang isi panggilan itu setelah pertandingan.

  5. 05

    Persiapan turnamen kampus atau komunitas

    Sesi 21 dan seterusnya

    Regu menyiapkan daftar hero andalan, rencana larangan, dan latih tanding terjadwal. Penanda tahap ini: regu menyelesaikan lima latih tanding dengan catatan tertulis per pertandingan, dan menyerahkan rencana larangan untuk lawan yang sudah diketahui.

Kursus Esports Surabaya Terbaik: Tingkatkan Skill Esports Anda

Kursus Esports Surabaya Edubia adalah program coaching privat 1-on-1 untuk meningkatkan skill competitive gaming dari casual hingga level turnamen: Mobile Legends, Valorant, PUBG Mobile, Dota 2, dan game kompetitif lainnya. Rating 4,9/5 dari 92+ ulasan dengan 16+ coach berpengalaman, mantan pemain turnamen dan analyst profesional. Materi mencakup mekanik game, game sense, drafting & strategi, komunikasi tim, mental training, review replay, dan persiapan turnamen. Cocok untuk pemain yang ingin naik rank, persiapan turnamen kampus/kota, atau memulai karir esports. Biaya mulai Rp97.300/sesi dengan garansi ganti coach gratis.

Edubia: Jembatan Menuju Karir E-Sport Gemilang!

Seiring berjalannya waktu, e-sport berkembang pesat dan menjadi salah satu industri dengan pertumbuhan bergegas di dunia. 

Alasan inilah yang membuat banyak orang berambisi untuk menjadi atlet e-Sports profesional.

Namun, sebagai pemula yang ingin terjun ke dunia e-Sport tidaklah mudah. Karena Itu, Edubia hadir menyediakan program les e-Sport Surabaya dengan berbagai keunggulan dan fasilitas modern.

Bukan rahasia lagi, bahwa Surabaya sekarang ini ibarat jantung kota yang tak pernah tidur hingga menjadi rumah bagi para pecinta e-Sport di Indonesia. 

e-Sport adalah kegiatan yang memadukan kecanggihan teknologi dengan semangat kompetisi. 

Namun, ada banyak alasan mengapa para atlet e-Sport pemula mengalami kegagalan atau berhenti di tengah jalan.

Ya, tidak adanya tempat belajar e-Sport yang memadai. Disisi lain beberapa Universitas sudah mulai memasukan kurikulum e-Sport di fakultas-fakultas mereka. 

Adanya pelatihan e-Sport dari Edubia Surabaya memberikan angin segar bagi para gamers pemula yang ingin mengembangkan bakat dan keterampilan mereka di dunia gaming khususnya. 

Dengan harapan agar mereka bisa menjadi seorang atlet e-Sport pro player yang berkualitas.

Menjadi Atlet Esports Bersama Edubia

Mengikuti kursus e-Sport melatih strategi, koordinasi tim, dan mental bertanding. Ini adalah tentang mengasah keterampilan dan ketangkasan. 

Pelatihan e-Sport bersama Edubia memiliki banyak manfaat positif, yaitu untuk meningkatkan konsentrasi, koordinasi tangan-mata, dan kemampuan bekerja dalam tim. 

Tak kalah penting, kursus ini juga membuka peluang karir ke depan, untuk menjadi atlet e-Sport pro player yang menjanjikan di industri kreatif dan teknologi.

Jadi, jangan abaikan kesempatan ini! ayo segera bergabung dengan Edubia dan raih karir e-Sport kamu untuk masa depan.

Biaya kursus esports di Surabaya dan apa saja yang termasuk

Biaya coaching esports privat Edubia mulai Rp97.300 per sesi 90 menit untuk pemain perorangan. Sesi bersama coach yang pernah bermain di turnamen berbayar atau menangani regu kompetitif berada di rentang atas, sampai Rp300.000 per sesi.

Satu sesi sudah mencakup peninjauan tiga rekaman pertandingan, latihan terarah bersama coach, serta rencana latihan mandiri yang dituliskan untuk dijalankan sampai sesi berikutnya. Sesi regu lima orang berjalan 120 menit dengan hitungan tersendiri, dan biayanya dibagi rata antar-anggota sehingga per orang justru lebih ringan dibanding sesi perorangan.

Tagihan pastinya dikabarkan lewat WhatsApp Edubia begitu judul game, peran, dan peringkat peserta diketahui.

Coach mantan pemain turnamen, replay analysis personal, mental training

Enam belas coach yang pernah bermain di turnamen mendampingi peserta lewat panggilan suara berbagi layar, atau datang ke rumah bagi peserta di Surabaya dan Sidoarjo.

Pemain Ranked yang Stuck dan Tidak Naik

Gamer yang sudah bermain ratusan match tapi rank-nya tidak naik-naik: stuck di Epic/Legend (MLBB), Gold/Platinum (Valorant), atau rank serupa di game lain. Mereka bermain berjam-jam setiap hari tapi melakukan kesalahan yang sama berulang-ulang tanpa sadar. Coach menganalisis replay mereka, mengidentifikasi kelemahan spesifik, dan menyusun program latihan yang ditargetkan untuk breakthrough ke rank berikutnya.

Tim Kampus/Komunitas Persiapan Turnamen

Tim esports kampus (ITS, UNAIR, UBAYA, UK Petra, PENS) atau komunitas gaming Surabaya yang akan ikut turnamen: dari turnamen antar-fakultas hingga liga regional seperti IESF dan turnamen PBESI. Mereka punya pemain-pemain yang skill individual-nya bagus tapi belum solid sebagai tim: drafting kacau, komunikasi berantakan, dan tidak punya strategi yang terstruktur. Coach membantu membangun team synergy dan persiapan strategis.

Gamer yang Ingin Jadi Content Creator/Streamer

Gamer di Surabaya yang ingin membangun karir sebagai content creator atau streamer gaming di YouTube, TikTok, atau Twitch. Mereka perlu coaching di dua area: skill in-game yang menarik ditonton (highlight plays, high-rank gameplay) dan dasar-dasar content creation (streaming setup, editing highlight, membangun audience). Monetisasi gaming datang dari hadiah turnamen dan dari konten yang dibangun konsisten.

Rincian

Pembeda les esports Edubia

Orang Tua yang Ingin Anak Bermain Game Secara Produktif

Orang tua di Surabaya yang melihat anak mereka sudah terlanjur hobi gaming dan memilih untuk mengarahkannya secara positif daripada melarang. Dengan kursus esports, anak belajar disiplin latihan, manajemen waktu (gaming vs sekolah), teamwork, dan problem solving: soft skills yang transferable ke kehidupan nyata. Lebih baik anak dibimbing coach profesional daripada main sendiri tanpa arah.

Coach Kursus Esports Surabaya

Kenali coach esports Edubia yang akan mendampingi latihan Anda:

Galeri Kegiatan Kursus Esports Surabaya

Suasana sesi coaching esports Edubia bersama pemain di Surabaya dan Sidoarjo:

Cara Daftar Kursus Esports Surabaya

Empat hal yang perlu Anda kerjakan sebelum sesi coaching pertama dimulai:

Ulasan Kursus Esports Surabaya

Cerita pemain yang sudah menjalani coaching bersama Edubia:

Area Layanan Kursus Esports Surabaya

Coach esports Edubia melayani sesi daring tanpa batas wilayah, dan sesi tatap muka di seluruh Surabaya serta Sidoarjo:

Tiap judul punya cara berlatih sendiri. Peserta dipasangkan dengan coach yang bermain di peran yang sama:

Sorotan

Lima judul game kompetitif yang didampingi coach Edubia

Mobile Legends: Bang Bang

Peran pemain hutan, penyerang emas, penjelajah, dan pendukung. Penekanan pada waktu putaran hutan, kendali objektif tengah, dan panggilan suara regu.

Valorant

Penempatan sasaran, penggunaan perlengkapan, pembagian sudut per peta, serta pembacaan pola serangan lawan dari babak ke babak.

PUBG Mobile

Pemilihan titik turun, perpindahan mengikuti lingkaran aman, pengelolaan perbekalan, dan pengaturan posisi regu di akhir babak.

Dota 2

Pengaturan gelombang pasukan, penempatan penglihatan, waktu munculnya objektif besar, serta pemilihan barang mengikuti keadaan pertandingan.

Free Fire

Kecepatan tangan di menit awal, penggunaan medan terbuka, serta pengambilan keputusan di pertarungan jarak dekat.

Jadwal latihan esports dan kesepakatan dengan orang tua

Jadwal latihan dikunci dua sesi per pekan, ditambah latihan mandiri 30 menit di hari kosong. Untuk peserta di bawah 17 tahun, Edubia menyusun jadwal itu bersama orang tua dalam bentuk tertulis: jam belajar sekolah, jam latihan, dan jam berhenti. Coach menyusun program di dalam batas tersebut, sehingga latihan berjalan tanpa menggeser waktu tidur.

Peserta yang tinggal di Gubeng, Sukolilo, Rungkut, dan Mulyorejo kerap memilih sesi luring di ruang co-learning Edubia karena jaraknya dekat. Peserta di Waru, Gedangan, dan Taman lebih sering mengambil sesi daring pada malam hari. Kalau gaya bimbingan coach terasa kurang cocok, peserta meminta penggantian lewat WhatsApp dan Edubia menyiapkan coach baru tanpa biaya tambahan.

Empat langkah berikut ditempuh lewat WhatsApp, umumnya rampung dalam hitungan jam:

Poin penting

Empat langkah mendaftar kelas esports privat Edubia

Empat langkah sederhana, dari daftar sampai belajar bareng tutor pilihan.

  1. Kirim data pemain

    Nama, usia, judul game, peran yang dimainkan, dan peringkat saat ini dikirim ke nomor WhatsApp Edubia.

  2. Terima pilihan coach

    Balasannya memuat nama coach yang bermain di peran serupa serta sisa jam kosong mereka.

  3. Kirim tiga rekaman pertandingan

    Rekaman terakhir dikirim sebelum sesi pertama supaya coach datang dengan catatan yang sudah siap dibahas.

  4. Jalani sesi pemetaan

    Sesi pertama menghasilkan daftar tiga kebiasaan yang paling sering merugikan peserta, lengkap dengan menit kejadiannya di rekaman.

Tanya jawab

Apa saja yang ditanyakan siswa les esports di Surabaya?

Berapa biaya coaching esports privat di Surabaya?

Biaya mulai Rp97.300 per sesi untuk kelas pemain perorangan. Sesi bersama coach yang pernah bermain di turnamen berbayar atau menangani regu kompetitif berada di rentang atas, sampai Rp300.000 per sesi. Sesi regu lima orang dihitung tersendiri karena durasinya lebih panjang dan peninjauan rekamannya melibatkan lima sudut pandang sekaligus.

Game apa saja yang didampingi coach Edubia?

Mobile Legends, Valorant, PUBG Mobile, Dota 2, dan Free Fire. Judul game dan peran yang dimainkan disebutkan sejak pesan pertama, lalu Edubia mencarikan coach yang memang bermain di peran tersebut. Peran yang berbeda menuntut cara berlatih yang berbeda, jadi kecocokan peran lebih menentukan dibanding jam terbang coach di judul lain.

Sesi coaching berjalan daring atau coach datang ke rumah?

Keduanya tersedia. Sesi daring berjalan lewat panggilan suara dengan berbagi layar, dan bentuk ini yang paling sering dipilih karena coach bisa melihat layar peserta sambil berbicara. Untuk peserta di Surabaya dan Sidoarjo yang ingin bertatap muka, coach datang ke rumah atau ke ruang co-learning Edubia di Tambaksari dan Wonocolo.

Berapa lama satu sesi coaching berlangsung?

Sembilan puluh menit, terbagi menjadi tiga bagian. Tiga puluh menit pertama dipakai membedah rekaman pertandingan peserta, 45 menit berikutnya untuk latihan terarah atau bermain didampingi coach, lalu 15 menit terakhir untuk menyusun rencana latihan mandiri sampai sesi berikutnya.

Apakah coach ikut bermain di dalam regu peserta?

Coach mendampingi dan memberi arahan lewat suara, sementara peserta yang memegang kendali. Sesekali coach masuk ke satu pertandingan untuk memperlihatkan pergerakan tertentu dari dalam, lalu rekamannya dibedah bersama. Peserta tidak pernah menyerahkan akun kepada coach, sehingga kenaikan peringkat tetap tercatat sebagai hasil tangannya sendiri.

Berapa lama sampai peringkat peserta naik?

Peserta yang berlatih dua sesi per pekan dan menjalankan latihan mandiri biasanya melihat perubahan angka kematian per pertandingan dalam tiga sampai empat pekan. Kenaikan tingkat peringkat menuntut jumlah pertandingan yang cukup, jadi waktunya bergantung pada jam bermain peserta. Coach Edubia menyampaikan perkiraan itu di sesi pertama supaya harapan peserta berpijak pada hitungan.

Usia berapa peserta boleh mengikuti kelas esports?

Edubia membuka kelas ini sejak umur tiga belas tahun, menyesuaikan ketentuan usia yang dipasang sebagian judul game kompetitif. Pemain yang belum genap 17 tahun mendaftar dengan sepengetahuan orang tua, dan jadwal latihannya disusun bersama supaya jam sekolah serta waktu tidur tetap utuh.

Apakah satu regu lima orang bisa dilatih bersama?

Bisa, dan regu kampus di Surabaya paling sering mengambil bentuk ini. Sesi regu berjalan 120 menit: peninjauan latih tanding, latihan komunikasi, dan penyusunan rencana larangan. Coach juga mendengarkan rekaman panggilan suara untuk memangkas kalimat yang terlalu panjang. Biaya sesi regu dihitung terpisah dan dibagi rata antar-anggota.

Perangkat seperti apa yang diperlukan peserta?

Untuk game ponsel, perangkat yang sanggup menahan 60 gambar per detik tanpa panas berlebih. Untuk game komputer, kartu grafis yang menjaga gambar tetap stabil di pengaturan sedang. Sambungan dengan jeda di bawah 80 milidetik cukup untuk sebagian besar latihan. Coach menguji kelayakan perangkat di sesi pertama dan menyarankan pengaturan yang meringankan beban.

Bagaimana Edubia menyikapi kekhawatiran orang tua soal jam bermain?

Program latihan disusun bersama orang tua dalam bentuk jadwal tertulis: berapa jam sehari, hari apa saja, serta kapan berhenti setelah kekalahan beruntun. Coach juga melaporkan kemajuan peserta tiap bulan dalam bahasa yang bisa dibaca orang tua. Latihan yang terjadwal justru memperpendek jam bermain acak yang selama ini tak terkendali.

Apa yang dibedah coach dari rekaman pertandingan?

Tiga keputusan yang menggerakkan hasil pertandingan, biasanya di sekitar kematian pertama, perebutan objektif pertama, dan perang tim yang menutup pertandingan. Rekaman dijeda tiga detik sebelum tiap kejadian, lalu peserta menyebutkan apa yang terlihat di peta kecil saat itu. Cara ini melatih peserta meninjau rekamannya sendiri di luar jam sesi.

Apakah program ini menyiapkan peserta masuk turnamen?

Ya, untuk turnamen kampus, komunitas, dan liga daring terbuka. Persiapannya mencakup daftar hero andalan tiap anggota, rencana larangan untuk lawan yang sudah diketahui, jadwal latih tanding, serta latihan menghadapi jeda teknis. Edubia tidak menjanjikan hasil pertandingan, dan yang disiapkan adalah kesiapan regu menghadapi harinya.

Bagaimana kalau peserta merasa kurang cocok dengan coachnya?

Peserta menyampaikannya lewat WhatsApp dan Edubia menyiapkan coach pengganti tanpa biaya tambahan. Daftar kelemahan permainan peserta diwariskan ke coach baru, dan sesi berikutnya bertolak dari catatan itu. Permintaan tukar coach dilayani tanpa tambahan bayaran.

Bagaimana cara mendaftar kelas esports Edubia?

Kirim pesan WhatsApp ke 0821-3617-6381 berisi nama peserta, usia, judul game, peran yang dimainkan, dan peringkat saat ini. Coach yang cocok ditawarkan lewat balasan pesan, lengkap dengan jam luangnya. Sesudah jadwal disepakati, peserta mengirim tiga rekaman pertandingan terakhir sebagai bahan sesi pertama.

Ambil Langkahnya

Sesi esports pertama bisa dijadwalkan minggu ini

Konsultasi dulu tanpa biaya. Tutor esports di Surabaya menyesuaikan dengan jadwal Anda.