4,9/5 · 1.200 ulasan · Pemula sampai menengah; pelajar, mahasiswa, dan pekerja
Kursus Bahasa Turki di Surabaya
Kursus bahasa Turki privat di Surabaya, satu pengajar satu peserta, mulai Rp97.300 per sesi 90 menit. Materinya berjalan dari harmoni vokal menuju akhiran bertumpuk, disiapkan untuk pendaftar beasiswa, jamaah, pelancong, dan pekerja. Pengajar datang ke rumah.
Kursus Bahasa Turki di Surabaya itu seperti apa?
Kursus bahasa Turki privat di Surabaya, satu pengajar satu peserta, mulai Rp97.300 per sesi 90 menit. Materinya berjalan dari harmoni vokal menuju akhiran bertumpuk, disiapkan untuk pendaftar beasiswa, jamaah, pelancong, dan pekerja. Pengajar datang ke rumah.
Konsultasi dan DaftarFakta Program
- Durasi satu sesi
- 90 menit, dengan 15 menit penutup dipakai memanjangkan satu kata dasar memakai akhiran yang baru dipelajari
- Format belajar
- Privat, satu pengajar untuk satu peserta, di rumah Anda, di ruang bersama Edubia, atau lewat sambungan daring
- Biaya
- Mulai Rp97.300 tiap sesi. Belajar di NextSpace Kenjeran atau Union Space Sidosermo menambah Rp15.000 tiap sesi
- Sasaran peserta
- Pelajar dan mahasiswa, pendaftar beasiswa ke Turki, jamaah dan pelancong, serta pekerja yang berhubungan dengan mitra Turki
- Wilayah layanan
- Seluruh 31 kecamatan Kota Surabaya. Kabupaten Sidoarjo tercakup penuh sampai 18 kecamatannya
- Penggantian pengajar
- Pengajar bisa diganti tanpa biaya tambahan bila gaya mengajarnya terasa kurang cocok sesudah pertemuan pertama
- Bahan belajar
- Kartu kata dasar dan kartu akhiran berwarna, daftar kosakata yang mencatat vokal terakhir, serta rekaman percakapan untuk latihan menyimak
- Titik mulai
- Pemeriksaan bunyi enam huruf khas Turki di sesi pertama, sebab tiap akhiran memilih bentuknya mengikuti vokal terakhir kata dasar
- Jam layanan
- Tiap hari, dari jam tujuh pagi sampai sembilan malam
Persiapan sebelum sesi pertama
Tujuh hal yang dirapikan sebelum kelas bahasa Turki berjalan
Maksud belajar Anda, cukup sebaris
Beasiswa, perjalanan, kajian, atau pekerjaan. Dari satu baris itu ditentukan kata dasar mana yang menjadi bahan latihan sejak pertemuan pembuka.
Papan ketik yang memuat huruf khas Turki
Enam huruf tambahan Turki tak tersedia di papan ketik bawaan. Memasangnya lebih dulu membuat tugas tertulis Anda tetap utuh bentuknya sewaktu dikirim.
Kartu kosong untuk kata dasar dan akhiran
Kata dasar dan akhirannya dibuat kartu terpisah supaya bisa disambung. Warna yang berlainan dipakai menandai giliran tiap akhiran.
Buku tulis khusus untuk kalimat buatan sendiri
Peserta menyusun kalimatnya sendiri tiap sesi. Buku terpisah membuat kesalahan yang berulang mudah ditemukan kembali sebulan kemudian.
Penyuara telinga untuk latihan menyimak
Selisih bunyi ı dan i, lalu ö dan ü, terdengar amat tipis. Pengeras suara ruangan kerap melenyapkan justru selisih yang sedang dilatih.
Sepuluh menit tiap hari yang dipagari
Membolak-balik kartu kata sepuluh menit saban hari membuahkan kemajuan yang lebih jauh dibandingkan satu pertemuan panjang sekali sepekan.
Jam luang yang benar-benar bisa dipegang
Catat sisa jam Anda seusai sekolah atau bekerja, termasuk hari yang biasanya padat, supaya pertemuannya jarang batal di tengah jalan.
Sebelum Anda mendaftar
Menimbang kursus bahasa Turki privat sebelum sesi pertama
Peserta yang cocok dengan kelas ini
- Anda menyiapkan pendaftaran beasiswa atau kuliah ke Turki dan ingin dasar bahasanya sudah berdiri sebelum keberangkatan.
- Aplikasi belajar mandiri sudah Anda tempuh, lalu langkahnya berhenti di kalimat panjang yang kata-katanya bertumpuk akhiran.
- Perjalanan Anda ke Turki sudah terjadwal dan Anda ingin bertanya arah serta menawar harga tanpa perantara.
- Anda ingin kosakata latihannya diambil dari keperluan Anda sendiri, entah kampus, pasar, atau kantor.
- Rumah Anda ada di salah satu kecamatan Kota Surabaya, dan jam petang di rumah terasa jam yang bisa Anda pegang.
Susunan materi
Delapan lapisan bahasa Turki yang ditempuh berurutan
Susunan di bawah memakai akhiran sebagai pembagi babnya. Bahasa Turki membangun makna dengan menempelkan penanda di belakang kata dasar, dan giliran penanda itu tetap, sehingga tiap lapisan bertumpu pada lapisan sebelumnya.
- 1
Abjad Turki dan enam huruf tambahannya
Sesi pembukaYang dibahas. 29 huruf abjad Turki, hilangnya Q, W, dan X, serta enam huruf tambahan ç, ğ, ı, ö, ş, dan ü beserta bunyi masing-masing.
Jebakan umum. Huruf c Turki dibaca seperti j Indonesia sementara ç mengambil peran c Indonesia, sehingga peserta yang melewati koreksi ini salah membaca ratusan kata sejak pekan pembuka.
Cara tutor. Peserta membaca daftar kata yang sengaja dipenuhi keenam huruf tambahan, dan pengajar menandai bunyi yang meleset saat itu juga, sebelum kebiasaannya sempat mengeras.
- 2
Harmoni vokal dua wajah dan empat wajah
Aturan yang mengatur seluruh akhiranYang dibahas. Delapan vokal Turki, pilahannya menurut letak lidah dan bentuk bibir, serta cara vokal terakhir kata dasar menentukan wajah akhiran yang boleh menempel.
Jebakan umum. Peserta menghafal satu wajah akhiran lalu memakainya untuk semua kata, sehingga separuh kosakatanya terdengar janggal bagi penutur Turki.
Cara tutor. Tiap kata dasar baru dicatat bersama vokal terakhirnya, dan peserta menyebut vokal itu setiap kali kartunya dibalik sampai pemeriksaan tersebut berjalan tanpa dipikir.
- 3
Penanda jamak
Giliran pertama dalam susunan akhiranYang dibahas. Dua wajah penanda jamak, pemilihannya menurut harmoni vokal, serta keadaan ketika penanda ini sengaja ditinggalkan walau bendanya lebih dari satu.
Jebakan umum. Peserta menambahkan penanda jamak sesudah kata bilangan, padahal angka yang berdiri di depannya sudah menyatakan jumlah sehingga penandanya dilepas.
Cara tutor. Latihan memakai pasangan kalimat berangka dan tanpa angka, sehingga peserta melihat sendiri kapan penanda jamak dipakai dan kapan ia ditinggalkan.
- 4
Penanda pemilik dan cara Turki menyatakan kepemilikan
Giliran keduaYang dibahas. Penanda untuk enam pemilik, penyesuaiannya terhadap harmoni vokal, serta susunan var dan yok yang dipakai menyatakan ada dan tiada.
Jebakan umum. Bahasa Turki tak menyediakan kata kerja yang setara dengan punya, sehingga peserta menerjemahkan kalimat kepemilikan kata demi kata dan menghasilkan susunan yang tak berterima.
Cara tutor. Latihan dijalankan dengan benda di ruang belajar: peserta menyebut buku miliknya dan meja miliknya, lalu menyusun kalimat ada dan tiada dari benda yang sama.
- 5
Enam kedudukan kata benda
Giliran ketigaYang dibahas. Penanda untuk penderita, arah tuju, tempat berada, asal gerak, dan pemilik, beserta konsonan penyambung yang muncul di antara dua vokal.
Jebakan umum. Peserta memilih penanda mengikuti terjemahan kata depan Indonesia, padahal sejumlah kata kerja Turki menuntut penanda yang berlainan dari dugaan itu.
Cara tutor. Penanda dilatih berpasangan dengan kata kerjanya, sehingga yang terekam di kepala peserta adalah pasangan kata kerja beserta penandanya.
- 6
Pelunakan dan penyelarasan konsonan
Aturan bunyi yang sering luputYang dibahas. Perubahan p, ç, t, dan k di ujung kata ketika akhiran berawalan vokal menempel, serta perubahan d menjadi t dan c menjadi ç sesudah konsonan tak bersuara.
Jebakan umum. Peserta menempelkan akhiran tanpa mengubah konsonan akhirnya, sehingga kitap yang seharusnya menjadi kitabı tetap ditulis dan dibaca dengan p.
Cara tutor. Kata dasar yang terkena aturan ini dikumpulkan di satu daftar tersendiri, dan tiap tulisan peserta diperiksa khusus pada kata yang berasal dari daftar itu.
- 7
Lima bentuk waktu kata kerja
Lapisan kata kerjaYang dibahas. Bentuk untuk kegiatan yang sedang berjalan, kegiatan lampau yang disaksikan sendiri, kegiatan lampau yang didengar dari orang lain, rencana ke depan, serta kebiasaan.
Jebakan umum. Peserta memakai bentuk lampau yang disaksikan sendiri untuk kejadian yang ia dengar dari orang lain, dan bagi pendengar Turki itu terdengar seperti mengaku menyaksikannya.
Cara tutor. Latihan memakai dua cerita bersanding, satu yang peserta alami sendiri dan satu yang ia dengar dari orang lain, sehingga selisih kedua bentuk itu terasa dari isinya.
- 8
Kalimat majemuk tanpa kata sambung
Lapisan kalimat panjangYang dibahas. Kata kerja yang jatuh di ujung kalimat, letak keterangan, serta cara anak kalimat dibentuk lewat akhiran pada kata kerjanya lalu diletakkan di depan kata benda yang diterangkan.
Jebakan umum. Peserta mencari padanan kata yang dan berhenti ketika mendapati bahwa bahasa Turki menyusun anak kalimatnya dengan cara yang berlainan sama sekali.
Cara tutor. Peserta membalik kalimat Indonesia miliknya sendiri dari belakang ke depan, satu kalimat tiap sesi, sampai susunan Turki itu terasa wajar di tangannya.
Kekuatan program
Yang membuat sesi bahasa Turki terasa beda
Abjad Turki diperiksa huruf demi huruf
Huruf c Turki dibaca seperti j Indonesia, dan huruf ç mengambil peran c Indonesia. Enam huruf tambahan itu dibereskan di sesi pembuka, sebelum kebiasaan membaca yang keliru sempat terbentuk.
Harmoni vokal diperiksa di tiap kata baru
Bentuk akhiran ditentukan oleh vokal terakhir kata dasarnya. Peserta yang melewatkan pemeriksaan ini akan menempelkan bentuk yang meleset pada separuh kosakatanya.
Akhiran dilatih memakai kartu yang disambung
Kata dasar dan akhirannya dibuat kartu terpisah, lalu peserta menyambungnya sendiri. Giliran bakunya terasa langsung di tangan, jauh sebelum ia dihafalkan.
Kalimat dibaca dari ujung ke depan
Kata kerja bahasa Turki jatuh di ujung kalimat. Peserta dilatih membaca ujungnya lebih dulu, sehingga maksud kalimat panjang tertangkap sebelum kalimatnya habis.
Kosakata dipilih dari keperluan peserta
Pendaftar beasiswa berlatih dengan istilah pendaftaran dan asrama, sementara pelancong berlatih dengan penginapan, angkutan, dan pasar.
Pengajar datang ke rumah atau mengajar daring
Tempat belajarnya bisa di rumah Anda, entah di Gubeng, Semampir, Jambangan, atau Tulangan, dan seandainya beralih ke daring, susunan bahannya tetap sama.
Tahap belajar
Lima tahap kursus bahasa Turki dan tanda kemajuannya
Pembagi tahap di bawah adalah panjang susunan akhiran yang sanggup dirakit peserta. Tandanya terlihat langsung di ruang belajar dan bisa diperiksa saat itu juga.
- 01Sesi 1 sampai 8
Bulan pertama: bunyi dan harmoni vokal berdiri
Tanda kemajuannya: peserta membaca kata Turki yang belum pernah dilihatnya dengan bunyi yang benar, termasuk keenam huruf tambahan, lalu menyebut vokal terakhirnya tanpa ragu.
- 02Sesi 9 sampai 16
Bulan kedua: satu akhiran menempel dengan tepat
Tanda kemajuannya: peserta memasang penanda jamak dan penanda pemilik pada dua puluh kata berturut-turut tanpa satu wajah pun yang meleset.
- 03Sesi 17 sampai 28
Bulan ketiga: dua akhiran tersusun berurutan
Tanda kemajuannya: peserta merakit kata dengan penanda pemilik dan penanda kedudukan sekaligus, dalam giliran yang benar, lalu membacanya keras-keras tanpa terputus.
- 04Sesi 29 sampai 48
Bulan keempat sampai keenam: cerita lampau dan rencana
Tanda kemajuannya: peserta menuturkan kegiatan kemarin beserta rencana pekan depan dalam lima kalimat, bentuk waktunya jatuh tepat, dan kata kerjanya duduk di ujung.
- 05Sesi 49 dan seterusnya
Sesudah setengah tahun: kata panjang bisa dibongkar
Tanda kemajuannya: peserta membongkar kata panjang yang belum pernah dilihatnya menjadi kata dasar beserta akhirannya, lalu menerangkan artinya dengan alasan yang bisa diperiksa.
Fleksibel
3 format kelas bahasa Turki di Edubia
Tutor bahasa Turki datang ke rumah, co-learning space, atau online. Rencana belajar disusun dari kebutuhan anak.
Timbang dulu
Menimbang cara belajar bahasa Turki di Surabaya
| Fitur | Pilihan terbaik Les Bahasa Turki Privat Edubia Ke rumah di Surabaya | Bimbel Bahasa Turki Grup | Belajar Bahasa Turki Sendiri |
|---|---|---|---|
| Perhatian tutor saat belajar bahasa Turki | Penuh, satu untuk satu | Terbagi ke banyak siswa | Tanpa pendamping |
| Materi bahasa Turki disesuaikan level siswa | |||
| Belajar bahasa Turki di tempat Anda, Surabaya | |||
| Assessment kebutuhan bahasa Turki di awal | |||
| Tutor bahasa Turki bisa diganti tanpa ribet | |||
| Perkembangan dipantau tiap sesi | Sesekali |
Kursus bahasa Turki privat di Surabaya mulai Rp97.300 per sesi
Satu kata bahasa Turki sanggup memuat isi satu kalimat pendek. Kata ev berarti rumah; tempelkan penanda jamak, penanda pemilik, lalu penanda tempat di belakangnya, dan lahirlah evlerimizde yang berarti di rumah-rumah kami. Empat bagian berdiri di dalam satu kata, dan gilirannya tetap sama di seluruh bahasa itu.
Kelas ini menjadikan giliran tersebut bahan pokoknya. Peserta dilatih memasang penanda satu per satu, lalu membongkar kata panjang menjadi bagian-bagiannya, sampai kata yang belum pernah ia lihat pun bisa diterangkan artinya dengan alasan yang bisa diperiksa.
Belajarnya berdua saja, satu pengajar untuk satu peserta, di ruang tamu rumah Anda di Gubeng, Rungkut, Wiyung, atau Waru, dan sesi juga berjalan penuh lewat sambungan daring. Biayanya mulai Rp97.300 tiap 90 menit. Pengajar bisa diganti tanpa biaya tambahan seandainya gaya mengajarnya terasa kurang cocok sesudah pertemuan pertama.
Abjad Turki: 29 huruf Latin dengan enam huruf tambahan
Bahasa Turki ditulis dengan abjad Latin sejak pembaruan huruf tahun 1928. Jumlahnya 29, yaitu abjad Latin yang Anda pakai sehari-hari dikurangi Q, W, dan X, lalu ditambah ç, ğ, ı, ö, ş, dan ü. Peserta Indonesia karena itu sudah bisa membaca teks Turki di hari pertama, tanpa menghabiskan sepekan menghafal aksara asing.
Kemudahan itu menyimpan satu jebakan yang rapi. Huruf c Turki dibaca seperti j Indonesia, sehingga cami yang berarti masjid terbaca "jami". Huruf ç yang mengambil peran c Indonesia membuat çay terbaca "cay". Peserta yang melewati koreksi ini salah membaca ratusan kata sejak pekan pembuka.
Dua huruf lagi menuntut perhatian tersendiri. Huruf ı tanpa titik dihitung sebagai huruf yang berlainan dari i bertitik, dan keduanya berdiri di baris abjad yang terpisah. Huruf ğ berhenti dibunyikan sebagai konsonan; kerjanya memanjangkan vokal yang berdiri di depannya. Sesi pertama dipakai memeriksa keenamnya satu per satu.
Harmoni vokal, hukum yang menentukan bentuk semua akhiran
Bahasa Turki punya delapan vokal: a, e, ı, i, o, ö, u, dan ü. Kedelapannya dipilah dua kali. Pilahan pertama menurut letak lidah, yang belakang (a, ı, o, u) berhadapan dengan yang depan (e, i, ö, ü). Pilahan kedua menurut bentuk bibir, yang bulat (o, ö, u, ü) berhadapan dengan yang datar (a, e, ı, i).
Dari dua pilahan itu lahir aturan yang mengatur hampir seluruh akhiran. Akhiran bervokal A punya dua wajah, sehingga penanda jamak menjadi -lar sesudah vokal belakang (kitaplar) dan -ler sesudah vokal depan (evler). Akhiran bervokal I punya empat wajah, sebab bentuk bibir ikut menentukan: kitabım, evim, okulum, gözüm.
Peserta yang sudah memegang aturan ini menyelesaikan banyak persoalan sekaligus, sebab yang perlu dihafal cukup satu akhiran beserta cara memilih wajahnya. Karena itu tiap kata dasar baru dicatat bersama vokal terakhirnya, dan pemeriksaan kecil itu diulang sampai berjalan tanpa dipikir lagi.
Lebih dekat
Mereka yang menempuh kursus bahasa Turki di Surabaya
Pendaftar beasiswa kuliah ke Turki
Berkas dan wawancara menuntut kemampuan bahasa, dan tahun persiapan di sana berjalan jauh lebih ringan bila dasarnya sudah berdiri sebelum keberangkatan.
Pelancong dan peserta perjalanan ziarah
Kunjungan ke Istanbul, Bursa, dan Konya terasa berlainan begitu peserta sanggup bertanya arah, menawar harga, dan membaca papan petunjuk sendiri.
Pelajar pesantren dan peminat kajian
Sebagian rujukan keislaman terbit dalam bahasa Turki, dan peserta ingin membacanya langsung tanpa menunggu terjemahan orang lain.
Pekerja di perusahaan berjaringan Turki
Bidang kontraktor, perdagangan, dan tekstil membuka kantor perwakilan yang berhubungan setiap hari dengan kantor pusatnya di sana.
Penonton drama dan pembaca sastra
Peserta yang ingin menangkap dialog aslinya serta membaca novel Turki tanpa bergantung pada teks terjemahan di layar.
Keluarga yang bersiap tinggal sementara
Peserta yang mendampingi pasangan bertugas atau bersekolah di Turki dan memerlukan bahasa untuk urusan keseharian di sana.
Kata kerja Turki duduk di ujung kalimat
Susunan kalimat Turki menempatkan pelaku di depan, penderita di tengah, dan kata kerja di ujung. Ben okula gidiyorum tersusun sebagai "saya ke sekolah pergi". Peserta Indonesia yang menyusun kalimat mengikuti kebiasaan lamanya menaruh kata kerja di tengah, dan pendengar Turki lalu menunggu bagian penutup yang tak pernah datang.
Penanda hubungan pun menempel di belakang kata yang diterangkannya. Benim için berarti untuk saya, dengan için menyusul kata gantinya. Kata sifat justru berdiri di depan kata benda, sehingga rumah besar tersusun sebagai büyük ev. Dua kebiasaan ini dilatih bersamaan supaya peserta berhenti menerjemahkan kata demi kata.
Lompatan yang menuntut latihan panjang ada pada kalimat majemuk. Bahasa Turki tak menyediakan kata sambung yang setara dengan "yang". Anak kalimat dibentuk lewat akhiran pada kata kerjanya, lalu diletakkan di depan kata benda yang diterangkan. "Orang yang membaca buku" tersusun sebagai kitap okuyan adam, harfiah "buku membaca orang".
Kosakata serapan Arab dan Persia yang sudah akrab di telinga
Peserta Indonesia biasanya menemukan kosakata yang sudah dikenalnya lebih cepat dari dugaan sendiri. Bahasa Turki menyerap banyak kata Arab dan Persia, dan bahasa Indonesia menyerap dari sumber yang sama. Kitap, kalem, dünya, hayat, insan, akıl, vakit, cevap, hediye, millet, dan devlet terbaca sendiri bagi telinga yang terbiasa mendengarnya di pengajian.
Dari Persia datang pencere untuk jendela, hafta untuk pekan, şeker untuk gula, dan para untuk uang. Peserta yang pernah menempuh kursus bahasa Arab Surabaya mengenali kelompok pertama sejak pekan pembuka, sementara yang tertarik pada rumpun keduanya bisa melihat les bahasa Persia Surabaya.
Kemiripan itu menyimpan perangkap yang perlu ditandai sejak awal. Kelime berarti kata, sementara kalimat dalam bahasa kita berarti rangkaian kata. Cümle justru berarti kalimat, sedangkan jumlah kita pakai untuk bilangan. Misafir berarti tamu, dan meşgul berarti sibuk. Keempatnya dicatat di lembar tersendiri pada sesi awal.
Isi 90 menit sesi les bahasa Turki
Lima belas menit pembuka dipakai mengulang kata dasar pekan lalu. Kartu dibalik secara acak, dan peserta menyebut artinya sekaligus vokal terakhir kata itu, sebab vokal terakhir yang menentukan bentuk akhiran yang boleh menempel di belakangnya.
Enam puluh menit berikutnya diisi akhiran yang sedang ditempuh. Pengajar memberi contoh, peserta menyambung kartu kata dasar dengan kartu akhiran, lalu membaca hasilnya keras-keras untuk memastikan bunyinya masih selaras. Tiap sambungan yang meleset dibetulkan saat itu juga, sebelum kata itu terlanjur terekam dalam bentuk yang keliru.
Lima belas menit penutup dipakai memanjangkan kata. Peserta mengambil satu kata dasar lalu menambahkan akhiran satu per satu sampai kata itu tumbuh menjadi kalimat pendek. Sesi ditutup dengan tugas rumah berukuran tetap: sepuluh kata dasar baru dan lima kata bersusun yang dirakit sendiri.
TÖMER dan TYS, dua jalur membuktikan kemampuan bahasa Turki
Kampus di Turki menyelenggarakan TÖMER, pusat pengajaran bahasa Turki yang menerbitkan sertifikat berjenjang mengikuti kerangka acuan Eropa, dari A1 sampai C1. Sertifikat inilah yang umumnya diminta ketika seseorang mendaftar program studi yang pengantarnya bahasa Turki.
Jalur kedua bernama TYS, Türkçe Yeterlik Sınavı, ujian kemampuan bahasa Turki yang disusun Yunus Emre Enstitüsü, lembaga kebudayaan pemerintah Turki yang berdiri sejak 2007 dan kini mengelola 58 pusat di 46 negara. Ujian itu memeriksa membaca, menyimak, menulis, dan berbicara, digelar tiga kali setahun serentak di pusat-pusat lembaga tersebut, dengan lama keseluruhan 180 menit yang dibagi menjadi sesi 105 menit, 60 menit, dan 15 menit.
Jalur ketiga, YÖS, adalah ujian masuk bagi calon mahasiswa asing yang diselenggarakan kampus Turki masing-masing. Karena penyelenggaranya berbeda-beda, bentuk soal dan jadwalnya ikut berbeda, jadi peserta memeriksanya di pengumuman resmi kampus tujuannya. Kelas ini menyiapkan sisi bahasanya, dan persyaratan berkas tetap dibaca peserta dari sumber resmi.
Türkiye Bursları dan tahun persiapan bahasa yang menyertainya
Beasiswa pemerintah Turki, Türkiye Bursları, membuka pendaftaran angkatan 2026 pada 10 Januari sampai 20 Februari. Jendela itu jatuh di tengah semester genap sekolah dan kampus di Surabaya, sehingga penyusunan berkasnya kerap berjalan bersamaan dengan ujian tengah semester.
Bagian yang menentukan bagi calon pendaftar ada di sesudahnya. Penerima beasiswa menempuh satu tahun penuh kelas bahasa Turki sebelum masuk program studinya, termasuk mereka yang program studinya berpengantar bahasa Inggris. Tahun persiapan itu berakhir pada syarat kemampuan setara C1, dan yang belum mencapainya menerima satu kesempatan lagi. Pemegang sertifikat C1 yang sah dapat dibebaskan dari tahun persiapan tersebut.
Akibatnya terbaca jelas dari Surabaya. Dasar yang dibangun sebelum berangkat memperingan tahun persiapan di sana, dan yang sudah memegang sertifikat berpeluang memangkas satu tahun penuh dari masa studinya. Peserta yang mengincar program berpengantar bahasa Inggris menyiapkan bukti bahasanya secara terpisah, misalnya lewat les TOEFL Surabaya. Rincian tiap angkatan tetap diperiksa di pengumuman resmi penyelenggara beasiswanya.
Bahasa Turki untuk perjalanan wisata dan ziarah
Peserta yang perjalanannya sudah terjadwal memerlukan satu kemampuan yang jarang memperoleh porsi di buku pelajaran: membaca tulisan yang menempel di dinding. Giriş dan çıkış menandai masuk dan keluar, eczane menunjuk apotek, durak menandai halte, dan cami menunjuk masjid. Jumlah kata semacam ini sedikit, dan ia berulang di seluruh kota.
Daftar menu memperoleh porsi tersendiri sebab susunannya tetap: nama hidangan, bahan, cara masak, lalu ukuran porsi. Peserta yang menguasai empat kolom itu bisa memesan makanan di Istanbul, Bursa, maupun Konya tanpa membuka aplikasi penerjemah. Kosakata harga dan tawar-menawar dilatih bersamaan, sebab keduanya terpakai di tempat yang sama.
Untuk peserta yang perjalanan umrahnya disambung dengan singgah ke Turki, kosakata ibadah ditambahkan lebih awal, seperti namaz untuk salat dan abdest untuk wudu. Latihannya memakai foto papan asli: dibaca, ditandai kata asingnya, lalu dibongkar akhiran yang menempel di belakangnya.
Biaya kursus bahasa Turki Surabaya dan yang termasuk di dalamnya
Satu sesi 90 menit dihargai mulai Rp97.300, dan angkanya sama untuk pengajar yang datang ke rumah maupun untuk sesi lewat sambungan daring. Belajar di ruang bersama Edubia menambah Rp15.000 tiap sesi, yaitu NextSpace Kenjeran di Tambaksari dan Union Space Sidosermo di Wonocolo, dua tempat yang biasa dipilih peserta yang rumahnya kurang tenang untuk latihan menyimak.
Yang sudah masuk hitungan: kartu kata dasar dan kartu akhiran berwarna, daftar kosakata yang mencatat vokal terakhir tiap kata, rekaman percakapan untuk latihan menyimak, serta uji petik tiap delapan pertemuan. Yang berada di luar hitungan: buku tingkat cetakan Turki seandainya peserta ingin memilikinya sendiri, dan biaya pendaftaran ujian bahasa apabila kelak ditempuh.
Perhitungan menurut jumlah pertemuan Anda sendiri terbuka di kalkulator biaya Edubia, dan alamat ruang belajarnya tercatat di halaman lokasi belajar. Jadwal pengajarnya terbuka tiap hari, dari jam tujuh pagi sampai sembilan malam, dan jam petang di Gubeng maupun Wonocolo cepat terisi.
Tiga kekeliruan yang berulang di kelas Turki tingkat awal
Kekeliruan pertama menyangkut harmoni vokal. Peserta menghafal satu wajah akhiran lalu menempelkannya ke semua kata, sehingga separuh kosakatanya terdengar janggal bagi penutur Turki walau maksud kalimatnya masih tertangkap. Koreksinya dijadwalkan tetap, yaitu tiap kata baru disebut bersama vokal terakhirnya.
Kekeliruan kedua menyangkut giliran. Penanda jamak, penanda pemilik, dan penanda kedudukan punya giliran yang tetap, dan menukarnya menghasilkan kata yang tak dikenali lawan bicara. Kartu akhiran karena itu diberi warna berlainan menurut gilirannya, sehingga urutannya terasa di tangan sebelum sempat dihafalkan.
Kekeliruan ketiga sukar ditemukan sendiri. Bahasa Turki menandai penderita yang sudah tertentu dan membiarkan yang masih umum tanpa penanda. Kitap okuyorum berarti saya membaca sebuah buku, sementara kitabı okuyorum berarti saya membaca buku itu. Bahasa Indonesia memisahkan keduanya lewat konteks, jadi peserta cenderung memakai satu bentuk untuk segala keadaan. Latihannya memakai pasangan kalimat bersanding sampai selisihnya terasa.
Jangkauan wilayah dan cara memesan jadwal pengajar Turki
Pengajar untuk kelas ini melayani seluruh 31 kecamatan Kota Surabaya. Permintaan sering datang dari Gubeng, Sukolilo, Mulyorejo, Rungkut, dan Tegalsari, wilayah tempat kampus dan sekolah menengah berkumpul rapat. Di Bubutan, Semampir, dan Krembangan jadwalnya lebih longgar, sehingga peserta di sana lebih leluasa memilih jam.
Ke arah selatan, 18 kecamatan Kabupaten Sidoarjo tercakup penuh, dengan jadwal yang cepat terisi di Waru, Gedangan, Taman, dan Sidoarjo. Peserta di Krian, Balongbendo, dan Prambon umumnya memilih satu pertemuan tatap muka dan satu pertemuan daring tiap pekan, supaya jarak tempuh berhenti memakan jam belajarnya.
Mahasiswa UIN Sunan Ampel yang berkuliah di Wonocolo dan Gunung Anyar, begitu pula mahasiswa ITS di Sukolilo dan Universitas Airlangga, umumnya mengambil jadwal malam sesudah perkuliahan berakhir. Sebutkan tujuan belajar Anda, pengalaman menyentuh bahasa ini, dan kecamatan tempat tinggal Anda, lalu kirimkan ke WhatsApp Edubia di 0821-3617-6381 untuk memperoleh nama pengajar beserta takaran belajarnya.
Catatan penting
Langkah mendaftar kursus bahasa Turki di Edubia
Empat langkah sederhana, dari daftar sampai belajar bareng tutor pilihan.
-
1Sampaikan tujuan belajar dan tenggat Anda
Kirimkan keperluan Anda lewat WhatsApp, apakah beasiswa, perjalanan, kajian, atau pekerjaan, berikut tanggal yang mengikat seandainya sudah ada di tangan.
-
2Pemeriksaan bunyi di pertemuan pembuka
Pengajar memeriksa pengucapan enam huruf khas Turki dan kesanggupan peserta mengenali vokal terakhir sebuah kata dasar.
-
3Terima daftar akhiran beserta takaran latihannya
Satu lembar memuat akhiran yang akan ditempuh, saran kepadatan pertemuan, dan bentuk latihan harian dalam porsi yang masuk akal untuk jadwal Anda.
-
4Hak mengganti pengajar sesudah pertemuan pembuka
Usai pertemuan pembuka Anda boleh meminta pengajar lain, tanpa syarat tambahan dan tanpa biaya tambahan, sehingga nilai tagihan Anda tetap.
-
5Uji petik setiap delapan pertemuan
Tiap kelipatan delapan pertemuan, peserta membaca satu teks pendek berbahasa Turki, lalu memilah lima kata bersusun menjadi unsur-unsurnya.
Program Terkait
Pilihan les lain untuk kebutuhan serupa dengan bahasa Turki
Tanya jawab
Masih ragu soal les bahasa Turki? Ini jawabannya
Langkah Pertama
Siap mulai les bahasa Turki bulan ini?
Tim kami membalas cepat di WhatsApp. Tanyakan apa saja soal les bahasa Turki dulu, keputusan belakangan.