Lompat ke konten utama

4,9/5 · 1.200 ulasan · Semua Tingkat

Les Jaranan di Surabaya

Les jaranan di Surabaya melatih anak menari sambil menjepit kuda kepang, anyaman bambu yang mengubah cara badan berputar. Sesi privat 90 menit di halaman rumah, biaya mulai Rp171.500 per sesi, pelatih datang ke alamat Anda.

Les Jaranan di Surabaya

Mengenal Les Jaranan di Surabaya

Les jaranan di Surabaya melatih anak menari sambil menjepit kuda kepang, anyaman bambu yang mengubah cara badan berputar. Sesi privat 90 menit di halaman rumah, biaya mulai Rp171.500 per sesi, pelatih datang ke alamat Anda.

Konsultasi dan Daftar

Data Program

Lembaga penyelenggara
Edubia, les privat dengan pelatih yang mendatangi rumah peserta di Surabaya dan kota tetangganya
Cakupan pelajaran
Ragam gerak jaranan, sikap mendhak, hentakan tumit, putaran membawa kuda kepang, pola lantai, kepekaan pada aba-aba kendang, dan tata pertunjukan
Di luar cakupan
Praktik ritual dan bagian ndadi, yang pengetahuannya berada di tangan paguyuban
Pelatih pengampu
Praktisi tari daerah dan penari jaranan yang terbiasa mendampingi peserta usia sekolah
Jenjang peserta
Anak usia sekitar tujuh tahun ke atas, remaja, dan dewasa
Format Sesi
Privat, satu pelatih mendampingi satu penari
Durasi sesi
90 menit, termasuk sekitar 12 menit pemanasan sendi
Ritme lazim
Satu sesi per pekan, ditambah menjadi dua sesi menjelang pentas atau lomba
Tempat latihan
Halaman, carport, atau ruang keluarga dengan area bebas sekitar 3 x 3 meter; bisa dipindah ke co-learning space Edubia
Perlengkapan
Kuda kepang latihan, sampur, gongseng, dan pakaian longgar disiapkan keluarga di luar tarif sesi; rinciannya disepakati sebelum sesi pertama
Biaya
Mulai Rp171.500 per sesi, sampai Rp303.800 per sesi untuk kelas peserta dewasa
Tambahan venue
Rp15.000 per sesi per orang bila sesi dipindah ke co-learning space
Wilayah layanan
31 kecamatan Kota Surabaya dan 18 kecamatan Kabupaten Sidoarjo
Penanganan risiko
Pelatih bisa diganti tanpa biaya tambahan dan materi dilanjutkan dari tahap terakhir
4,9/5 1.200 ulasan
2.500+ tutor terseleksi
1-on-1 perhatian penuh satu siswa
Ke rumah Surabaya, co-learning, atau online
Ganti tutor kapan saja bila perlu
Assessment mulai dari kebutuhan

Nilai lebih

Yang membuat sesi jaranan terasa beda

Properti dipegang sejak menit pertama

Kuda kepang sudah di tangan anak sebelum ragam gerak diajarkan, sehingga tubuh menyesuaikan diri lebih dulu dan gerak yang dihafal tidak perlu dibongkar ulang.

Latihan mendengar diberi porsi tersendiri

Hitungan gongan dan aba-aba kendang dilatih dalam keadaan duduk sebelum kaki dipakai, sebab di jaranan musik yang memerintah dan penari yang menurut.

Porsi hentakan diatur mengikuti tubuh anak

Gedrug menekan tumit dan tulang kering, jadi jatahnya dinaikkan bertahap dan diturunkan kembali begitu ada keluhan nyeri.

Ukuran properti dibicarakan sebelum sesi pertama

Pelatih menyebutkan panjang kuda kepang yang sesuai tinggi badan anak, sehingga keluarga berbelanja sekali dengan ukuran yang tepat.

Jarak barisan dilatih walau anak berlatih sendiri

Lantai ditandai sebagai posisi penari bayangan, sehingga kebiasaan menjaga jarak sudah terbentuk sebelum anak masuk rombongan.

Batas materi dinyatakan sebelum sesi pertama

Tarian, musik pengiring, dan tata pertunjukan diajarkan; sisi ritual berada di luar cakupan dan hal itu disampaikan terus terang ke keluarga.

Kecocokan program

Peserta yang cocok mengambil les jaranan privat

Peserta yang cocok

  • Anak usia sekolah yang ingin mengenal kesenian daerahnya sebelum masuk ke rombongan besar
  • Anak yang sungkan berlatih di tengah kelompok dan butuh membangun keberanian lebih dulu
  • Siswa yang menyiapkan pentas seni sekolah atau lomba kesenian pelajar dengan tenggat tanggal
  • Anak yang sudah ikut ekstrakurikuler tari dan ingin memperdalam ragam jaranan secara khusus
  • Remaja yang jadwal sekolahnya bentrok dengan malam latihan rombongan di kampungnya
  • Orang dewasa yang dulu pernah menari lalu ingin memulihkan sikap badan dan daya tahannya

Poin utama

Apa yang kami siapkan sebelum sesi jaranan pertama?

Yang sudah kami siapkan begitu keluarga memutuskan mulai les jaranan.

Tutor jaranan datang ke rumah

Sesi berjalan di rumah Anda di Surabaya, di co-learning space partner, atau online bila cuaca dan jadwal menuntut.

Rating tutor Edubia 4,9 dari 1.200 ulasan

Angka itu dihitung dari ulasan wali dan siswa yang sudah menjalani sesi bersama tutor Edubia.

Biaya les jaranan disepakati di awal

Nominal per sesi dibicarakan terbuka sebelum pertemuan pertama, tanpa tambahan di tengah jalan.

Susunan Materi

Susunan materi les privat jaranan di Surabaya

Enam pokok bahasan di bawah disusun mengikuti urutan yang dipakai pelatih di rumah. Tiap pokok disertai kekeliruan yang berulang muncul pada penari baru, sebab kekeliruan itulah yang menghabiskan waktu bila dibiarkan tumbuh menjadi kebiasaan.

  1. 1

    Penguasaan kuda kepang sebagai properti

    Sesi 1 sampai 2

    Yang dibahas. Cara menjepit badan kuda di antara paha, titik genggam pada lehernya, cara menurunkan dan mengangkat kembali tanpa memutus hitungan, serta cara menyimpannya sesudah latihan.

    Jebakan umum. Penari baru menggenggam terlalu erat sehingga bahunya kaku sesudah dua lagu, lalu menurunkan kudanya di luar hitungan begitu lengan mulai perih.

    Cara tutor. Pelatih mengukur kekuatan genggam lewat latihan berjalan tanpa iringan selama satu menit, lalu menetapkan titik genggam yang meringankan lengan sebelum ragam apa pun diajarkan.

  2. 2

    Sikap mendhak dan penopang tubuh bagian bawah

    Sesi 2 sampai 4

    Yang dibahas. Kedalaman tekukan lutut, garis punggung, tumpuan telapak, dan cara menahan sikap itu sepanjang satu putaran gongan penuh tanpa naik turun.

    Jebakan umum. Badan perlahan berdiri tegak tanpa disadari begitu lagu memasuki bagian cepat, dan seluruh tarian kehilangan bentuk khasnya di menit terakhir.

    Cara tutor. Sikap diperiksa memakai cermin atau rekaman ponsel di tiga titik lagu, sehingga anak melihat sendiri kapan tubuhnya mulai naik dan mengembalikannya tanpa diberi tahu.

  3. 3

    Hitungan gongan dan aba-aba kendang

    Sesi 3 sampai 6

    Yang dibahas. Panjang satu putaran gongan, letak ketukan berat, bunyi kendang yang menandai perpindahan ragam, dan tanda yang menutup lagu.

    Jebakan umum. Anak menghafal urutan lagu yang biasa diputar di rumah, lalu kebingungan begitu rekamannya diganti atau tempo dinaikkan pengendang.

    Cara tutor. Rekaman diganti berkala sejak sesi ketiga, dan sesekali pelatih memberi aba-aba dengan suaranya sendiri supaya yang terekam di kepala anak adalah tandanya.

  4. 4

    Ragam gerak dasar dan sambungannya

    Sesi 5 sampai 9

    Yang dibahas. Langkah maju mundur, hentakan tumit, putaran badan, sikap menunggang, turun ke lutut, dan cara menyambung satu ragam ke ragam berikutnya tanpa jeda kosong.

    Jebakan umum. Tiap ragam terlihat rapi bila dilatih sendiri-sendiri, lalu berantakan di sambungannya karena berat badan berpindah ke kaki yang salah.

    Cara tutor. Sambungan dilatih terpisah sebagai potongan pendek dua hitungan sebelum rangkaian penuh dijalankan, dengan kaki tumpuan ditandai di lantai.

  5. 5

    Pola lantai dan jarak antar penari

    Sesi 8 sampai 12

    Yang dibahas. Barisan berbanjar, formasi lingkaran, dua saf berhadapan, cara masuk arena, cara keluar, dan cara mengukur jarak aman memakai lebar properti.

    Jebakan umum. Jarak diukur dari rentangan tangan, padahal kuda kepang menambah panjang di depan dan di belakang badan sehingga penari saling berbenturan saat berputar.

    Cara tutor. Lantai ditandai tali atau kapur sebagai posisi penari bayangan, dan anak berlatih menjaga jarak itu sejak sesi pertama pola lantai diajarkan.

  6. 6

    Daya tahan dan kesiapan tampil

    Sesi 10 ke atas

    Yang dibahas. Membawakan rangkaian utuh dari awal sampai akhir, mengatur napas di bagian cepat, menjaga arah pandang ke penonton, dan mengenali busana yang dipakai saat pentas.

    Jebakan umum. Rangkaian terlihat rapi selama dilatih dalam potongan pendek, lalu tenaga habis di dua pertiga lagu ketika seluruhnya dijalankan berurutan tanpa berhenti.

    Cara tutor. Pelatih menaikkan panjang latihan tanpa jeda secara bertahap dan mengukurnya dengan lagu penuh, sehingga daya tahan tumbuh mengikuti panjang pertunjukan sebenarnya.

Cakupan layanan

Yang peserta terima di tiap sesi les jaranan

Pengukuran kuda kepang yang sesuai tinggi anak

Pelatih mengukur tinggi badan anak lalu menyebutkan panjang properti yang perlu keluarga siapkan sebelum sesi berikutnya.

Pemanasan sendi yang menanggung hentakan

Pergelangan kaki, betis, pinggul, dan bahu penggenggam dibuka lebih dulu sekitar 12 menit sebelum properti disentuh.

Rekaman iringan pada beberapa tingkat tempo

Daftar rekaman gamelan jaranan dibagikan lewat WhatsApp, dari tempo latihan sampai tempo pertunjukan, lalu diputar dari perangkat keluarga.

Catatan perkembangan per tahap materi

Di ujung tiap tahap pelatih merekam satu percobaan singkat, dan rekaman itu dibagikan sebagai bahan bicara dengan orang tua.

Penyesuaian porsi latihan mengikuti keluhan tubuh

Nyeri tumit atau tulang kering membuat porsi hentakan diturunkan pekan berikutnya, dengan ragam tangan diperbanyak sebagai gantinya.

Penandaan lantai untuk latihan pola barisan

Tali atau kapur dipakai menandai posisi penari bayangan supaya jarak antar penari terlatih walau anak berlatih sendirian.

Pendampingan menjelang pentas dan lomba pelajar

Latihan berpindah ke pengulangan rangkaian utuh, pengukuran daya tahan, dan pembiasaan tampil di depan orang asing.

Penggantian pelatih tanpa biaya tambahan

Bila anak merasa sungkan sehingga enggan mencoba di depan pelatihnya, pendampingnya bisa diganti dan materi dilanjutkan dari titik terakhir.

Tahapan

Perjalanan peserta les jaranan dari sesi pertama

Lima tanda di bawah dipakai pelatih untuk memutuskan kapan materi berikutnya dibuka. Tanggalnya berbeda tiap anak, dan yang dijaga urutannya.

  1. 01

    Berjalan membawa kuda kepang tanpa memeriksa kakinya

    Tanda awal

    Pandangan sudah lurus ke depan, properti berhenti membentur lutut, dan badan berdiri seimbang di kedua sisi.

  2. 02

    Menahan sikap mendhak selama satu putaran gongan

    Pekan awal

    Lutut bertahan pada kedalaman yang sama dari awal sampai gong penutup, tanpa naik di bagian cepat.

  3. 03

    Bergerak sesudah kendang berbunyi, tanpa menoleh

    Pertengahan

    Perpindahan ragam terjadi karena aba-aba yang terdengar, bahkan ketika penari di sebelahnya sedang berdiri diam.

  4. 04

    Membawakan rangkaian pendek utuh dengan iringan

    Rangkaian pertama

    Satu rangkaian dijalankan dari masuk arena sampai keluar, pada tempo pertunjukan, tanpa berhenti di tengah.

  5. 05

    Tampil di depan penonton yang belum dikenal

    Kesiapan pentas

    Acara kampung, pentas sekolah, atau lomba pelajar dijalani tanpa hafalan yang hilang karena gugup.

Fleksibel

Kelas jaranan di tempat yang nyaman untuk anak

Tutor jaranan datang ke rumah, co-learning space, atau online. Rencana belajar disusun dari kebutuhan anak.

Les jaranan privat Surabaya dimulai dari kuda kepangnya

Menari jaranan berarti menari sambil membawa sesuatu. Kuda kepang, anyaman bambu pipih berbentuk kuda, dijepit di antara kedua kaki dan digenggam satu tangan pada bagian lehernya. Begitu properti itu masuk, seluruh perhitungan badan berubah. Lebar langkah bertambah karena badan kuda menempel di paha. Putaran menuntut ruang lebih luas daripada perkiraan penari yang baru mulai. Tangan penggenggam berhenti bebas mengayun, sehingga bahu ikut menanggung beban sepanjang tarian berlangsung.

Itu sebabnya sesi pertama di kelas privat Edubia belum menyentuh rangkaian tari. Kuda kepang yang keluarga siapkan diserahkan ke tangan anak Anda lebih dulu, lalu pelatih memintanya berjalan biasa, berhenti, berbalik, dan duduk. Lima menit itu memperlihatkan apa yang tersembunyi di video mana pun: di mana properti membentur lutut, seberapa tinggi kepala kuda menutup pandangan, dan sisi mana yang membuat badan miring tanpa disadari.

Sesudah itu barulah ragam gerak diajarkan. Urutannya sengaja begitu, sebab penari yang menghafal gerak lebih dulu lalu diberi properti hampir selalu mengulang dari awal. Di Surabaya, tempat jaranan hidup di gang kampung dan halaman rumah warga, penyesuaian sekecil ini yang menentukan apakah anak masih betah pada pekan kedua.

Ragam gerak jaranan berjumlah terbatas, dan justru itu yang membuatnya berat. Enam bentuk di bawah diulang ratusan kali dalam satu pertunjukan dengan tempo yang naik menjelang bagian akhir, sehingga kesalahan kecil pada sikap dasar akan terasa di lutut sesudah lagu ketiga.

Pelatih Edubia mengajarkannya satu per satu tanpa iringan lebih dulu, memakai hitungan suara. Baru sesudah bentuknya benar, hitungan diganti rekaman gamelan pada tempo pelan, lalu dinaikkan sedikit demi sedikit. Anak yang langsung berlatih pada tempo pertunjukan biasanya mengorbankan sikap badan demi mengejar ketukan, dan kebiasaan itu berat dibongkar setahun kemudian.

Detail

Ragam gerak yang dilatih di kelas jaranan

Mendhak, sikap dasar berlutut setengah

Lutut menekuk, punggung tegak, dagu sejajar lantai, berat badan jatuh di tengah telapak. Seluruh gerak jaranan berangkat dari sikap ini, dan paha depan yang menanggung berat tubuhnya sepanjang lagu.

Langkah berkuda maju dan mundur

Kaki melangkah pendek mengikuti ketukan sementara badan kuda tetap sejajar arah jalan. Langkah yang terlalu lebar membuat anyaman berayun dan penari keluar dari garis barisan.

Gedrug, hentakan tumit pada ketukan berat

Tumit menekan lantai menandai ketukan berat. Pada kaki yang memakai gongseng, hentakan yang meleset langsung terdengar, sehingga telinga ikut mengoreksi kaki tanpa aba-aba pelatih.

Ubengan, putaran badan membawa properti

Putaran dihitung dari poros pinggul, sedangkan kepala kuda diarahkan lebih dulu supaya lingkarannya berhenti melebar ke penari sebelah.

Sikap menunggang dan arah pandang

Badan condong sedikit ke depan, satu tangan memegang leher kuda, pandangan lurus ke garis penonton. Anak yang menunduk memeriksa kakinya kehilangan sikap ini seketika.

Jengkeng, turun ke lutut sambil menahan kuda

Bagian rendah yang muncul di beberapa ragam. Turun dan bangkitnya diatur supaya anyaman berhenti tertindih dan lutut berhenti membentur lantai keras.

Cara pelatih melatih telinga sebelum kaki bergerak

Di jaranan, musik yang memerintah dan penari yang menurut. Kendang memberi aba-aba perpindahan ragam, gong menandai ujung satu putaran lagu, sementara saron dan kenong memegang kerangka nadanya. Penari yang menunggu sampai melihat teman sebelahnya bergerak akan tertinggal setengah ketukan, dan di panggung sungguhan pengendang kerap menggeser aba-abanya mengikuti suasana, sehingga menonton berhenti menolong.

Latihan telinga karena itu punya porsi sendiri di tiap sesi. Anak Anda diminta duduk dan menghitung satu putaran gongan sampai hafal panjangnya. Sesudah itu ia menepuk lutut tepat pada bunyi kendang yang menandai perpindahan, tanpa berdiri sama sekali. Baru pada tahap ketiga tepukan itu berubah jadi langkah.

Kekeliruan yang berulang saat berlatih sendiri di rumah adalah memutar satu rekaman terus-menerus sampai anak hafal urutan lagunya, sementara bunyi aba-abanya lewat begitu saja. Pelatih Edubia mengganti rekaman secara berkala dan sesekali memberi aba-aba dengan suara sendiri, supaya yang terbentuk kepekaan pada tanda yang berlaku di iringan mana pun.

Ukuran keberhasilannya sederhana dan bisa Anda periksa sendiri dari teras: anak bergerak sepersekian detik sesudah kendang berbunyi, tanpa menoleh ke arah siapa pun.

Lebih dekat

Yang pelatih siapkan sebelum sesi jaranan pertama

Lima hal ini dibereskan lewat percakapan singkat sebelum pelatih berangkat ke alamat rumah.

Ukuran kuda kepang yang muat untuk anak

Panjang badan kuda disesuaikan tinggi penari. Kuda berukuran dewasa yang dipakai anak kelas empat membuat ekornya menyeret lantai dan kepalanya menutup arah pandang.

Luas ruang kosong yang tersedia di rumah

Pelatih menanyakan panjang dan lebar area kosong lebih dulu. Satu putaran sambil membawa properti menuntut lingkaran yang lebih besar daripada rentangan tangan penarinya.

Permukaan lantai tempat berlatih

Keramik licin, paving keras, dan rumput basah masing-masing menuntut penyesuaian. Alas latihan disiapkan keluarga bila lantainya terlalu keras untuk hentakan tumit.

Rekaman iringan yang akan dipakai

Beberapa rekaman gamelan jaranan pada tempo berbeda dipilih bersama, lalu diputar dari perangkat keluarga. Volume disepakati lebih dulu supaya latihan sore di kampung padat berhenti mengganggu tetangga.

Riwayat cedera dan keluhan lutut

Anak yang pernah terkilir atau sedang mengeluh nyeri tumit menerima porsi hentakan yang dikurangi sampai keluhannya reda, dengan ragam tangan diperbanyak sebagai gantinya.

Ruang di rumah yang cukup untuk sesi jaranan

Pertanyaan ruang muncul lebih dulu daripada pertanyaan biaya di hampir semua percakapan awal. Jawabannya berpijak pada properti: penari yang berputar sambil menjepit kuda kepang membutuhkan lingkaran bebas kira-kira 3 x 3 meter, dan itu di luar meja atau motor yang sedang parkir. Rumah deret di Sawahan atau Simokerto jarang punya ruang tamu selebar itu, sementara carport dan halaman samping justru sering cukup.

Permukaannya ikut menentukan. Keramik ruang tamu licin saat kaki telanjang mulai berkeringat, jadi keluarga menyiapkan alas karet tipis untuk bagian hentakan. Paving dan aspal gang keras dan panas di siang hari, sehingga sesi digeser ke sore. Rumput halaman lebih ramah bagi lutut, dengan catatan tidak baru disiram.

Bila rumah benar-benar sempit, dua jalan biasa dipakai keluarga di Surabaya. Pertama, meminjam balai warga atau lapangan kampung yang memang dipakai kegiatan sore. Kedua, memindahkan sesi ke co-learning space Edubia, dengan tambahan Rp15.000 per sesi di luar biaya program. Pilihan kedua ini juga menolong bagi keluarga yang tinggal di apartemen kawasan Wonokromo dan Tegalsari, tempat hentakan tumit sulit dilakukan tanpa terdengar unit sebelah.

Pada pekan-pekan awal, daftar perlengkapannya pendek. Anak memakai kaus dan celana yang longgar di lutut, ditambah satu kuda kepang latihan yang keluarga siapkan sebelum pertemuan pembuka. Barang lainnya menyusul hanya bila anak berjalan terus ke arah pentas.

Yang penting dipahami sejak awal: tiap bagian busana jaranan mengerjakan sesuatu pada tubuh penari, sekaligus menandai peran yang ia bawakan di dalam rombongan. Anyaman bambu sendiri menuntut perawatan yang sering dilupakan. Kuda kepang yang disimpan dalam keadaan tertekuk atau lembap akan retak di lipatan lehernya, dan retakan itu berbahaya karena bagian itulah yang digenggam.

Catatan penting

Perlengkapan yang dipakai selama kursus jaranan

01

Kuda kepang anyaman bambu

Properti utama sekaligus penentu seluruh gerak. Disiapkan keluarga di luar tarif, dan pelatih menemani menentukan ukuran yang sesuai tinggi badan anak sebelum sesi pertama.

02

Sampur atau selendang pinggang

Kain panjang yang diikat di pinggang. Panjangnya menentukan sejauh mana lengan boleh terbuka, dan ujungnya jadi penanda visual saat perpindahan ragam dilihat dari jauh.

03

Gongseng atau klinthing di pergelangan kaki

Rangkaian lonceng kecil yang membunyikan kerja kaki. Hentakan yang rapi terdengar sebagai satu bunyi bulat, sedangkan yang terlambat terdengar sebagai dua bunyi terpisah.

04

Ikat kepala dan penanda peran

Iket menahan rambut supaya lepas dari wajah selama putaran cepat. Warna dan coraknya membedakan peran penari kuda dari peran lain di dalam satu rombongan.

05

Pakaian latihan yang longgar di lutut

Sikap mendhak menuntut lutut menekuk dalam waktu lama. Celana ketat menahan kedalaman tekukan, dan anak akan menaikkan badannya tanpa sadar sepanjang lagu.

06

Rias panggung dan takaran garisnya

Rias jaranan memakai garis tebal supaya wajah tetap terbaca dari jarak penonton dan di bawah lampu terang. Latihannya cukup dua atau tiga kali menjelang pentas.

Latihan tungkai dan pencegahan cedera di kelas privat

Tiga bagian tubuh yang lebih dulu lelah di jaranan mudah ditebak sesudah satu sesi. Paha depan menanggung sikap mendhak. Betis dan tumit menanggung gedrug, terutama di lantai keras. Bahu penggenggam menanggung berat kuda kepang yang tidak pernah diletakkan sepanjang lagu, dan bagian inilah yang kerap luput dari pemanasan.

Pemanasan di kelas privat karena itu tidak berhenti di lari kecil. Pelatih memutar pergelangan kaki ke dua arah, membuka pinggul lewat langkah samping, memanjangkan betis di dinding, lalu memutar bahu dan pergelangan tangan sebelum properti disentuh. Seluruhnya memakan waktu sekitar 12 menit dari sesi 90 menit.

Bagian hentakan diberi jatah tersendiri supaya ia berhenti mengisi seluruh latihan. Anak yang baru memulai menerima porsi gedrug yang pendek, lalu porsi itu ditambah mengikuti kekuatan betisnya. Nyeri di depan tulang kering dan nyeri tumit pagi hari adalah dua tanda yang membuat pelatih menurunkan porsi hentakan pekan berikutnya, tanpa menghentikan sesi.

Penutup sesi diisi pendinginan singkat dan minum. Surabaya panas hampir sepanjang tahun, dan anak yang berlatih sore di halaman terbuka kehilangan cairan lebih cepat daripada dugaan orang tua yang mengawasi dari dalam rumah.

Batas jujur les privat untuk kesenian yang lahir berkelompok

Jaranan tumbuh sebagai kesenian rombongan. Yang menggerakkannya di Surabaya dan Sidoarjo adalah paguyuban kampung: latihan pada malam tertentu di halaman warga, iringan gamelan hidup, dan pentas yang dipesan tetangga sendiri. Les privat berdiri di sebelah kenyataan itu, dan berguna justru karena tidak berpura-pura menggantikannya.

Yang bisa dituntaskan sendirian ternyata banyak. Sikap badan, kekuatan tungkai, hitungan gongan, kepekaan pada aba-aba kendang, hafalan rangkaian, arah pandang, dan kebiasaan masuk serta keluar arena, semuanya urusan satu orang. Anak yang datang ke latihan rombongan dengan tujuh hal itu sudah beres akan menyusul kekompakan dalam hitungan pekan.

Yang menuntut kelompok juga jelas. Jarak antar penari yang diukur dari lebar properti, penyesuaian tempo saat teman di depan tergelincir, perpindahan formasi berbanjar ke lingkaran, dan rasa dilihat orang banyak, keempatnya hanya lahir di barisan sungguhan. Pelatih menyiasatinya dengan menandai lantai memakai tali atau kapur sebagai posisi penari bayangan, sehingga anak berlatih menjaga jarak sejak awal.

Sesudah rangkaian pertama berdiri, banyak keluarga meminta pelatih menemani anak masuk ke kelompok yang ada di lingkungannya. Edubia membantu menyiapkan anak untuk momen itu, sementara keanggotaan dan tata laku di dalam paguyuban tetap urusan kelompoknya sendiri.

Bagian ndadi dan batas materi kelas jaranan Edubia

Sebagian pertunjukan jaranan memuat bagian ndadi, keadaan trans yang dialami penari dan dipandu pawang. Itu kenyataan yang melekat pada sebagian rombongan, punya makna dan tata laku sendiri bagi pelakunya, dan pihak luar sebaiknya menahan diri dari menceritakannya setengah-setengah.

Posisi Edubia dinyatakan terus terang supaya tidak ada salah paham di keluarga mana pun. Program les privat ini mengajarkan tariannya, cara membaca musik pengiringnya, dan tata pertunjukannya. Praktik ritualnya berada di luar cakupan pengajaran, dan pelatih Edubia menahan diri dari memandu maupun menyiapkan anak ke arah itu.

Keluarga yang ingin memahami sisi tersebut lebih jauh sebaiknya berbicara langsung dengan paguyuban di lingkungannya, sebab merekalah yang memegang pengetahuannya. Sementara itu, di kelas privat yang dinilai tetap hal yang bisa diperiksa mata: kerapian sikap, ketepatan pada aba-aba, daya tahan, dan penghayatan gerak.

Batas ini sengaja ditulis di halaman, mendahului percakapan apa pun. Keluarga di Gubeng maupun di Rungkut karena itu bisa membaca cakupan pelajarannya lebih dulu, lalu memutuskan dengan tenang apakah anaknya akan mengenal kesenian tempat ia tumbuh lewat jalur ini.

Pelatih mendatangi rumah di 31 kecamatan Kota Surabaya dan 18 kecamatan Kabupaten Sidoarjo. Yang dihitung tim penjadwalan adalah waktu tempuh pada jam sore, sebab kepadatan jalan Surabaya menggeser lama perjalanan jauh melampaui angka kilometernya.

Satu hal khas jaranan ikut dipertimbangkan: properti sepanjang lebih dari satu meter menuntut tempat simpan di rumah peserta, dan kuda kepang latihan itu disiapkan keluarga sebelum sesi pertama. Rumah di gang sempit yang hanya bisa dimasuki sepeda motor tetap terjangkau, dan jadwalnya disusun mengikuti jam sore yang lalu lintasnya lebih longgar.

Inti bahasan

Wilayah yang dijangkau pelatih jaranan Edubia

Surabaya Timur dan sekitarnya

Gubeng, Sukolilo, Mulyorejo, Tambaksari, Rungkut, Gunung Anyar, dan Tenggilis Mejoyo. Kawasan perumahan di sini banyak menyediakan carport yang cukup untuk satu penari berputar.

Surabaya Selatan

Wonokromo, Wonocolo, Jambangan, Gayungan, Dukuh Pakis, Wiyung, dan Karang Pilang. Sesi sore di sini sering dipindah ke balai warga saat halaman rumah terpakai kendaraan.

Surabaya Utara dan pesisir

Semampir, Pabean Cantian, Krembangan, Kenjeran, dan Bulak. Angin pesisir membuat sesi sore terasa lebih ringan, sekaligus menuntut properti disimpan jauh dari lembap.

Surabaya Barat dan Pusat

Tandes, Benowo, Pakal, Sambikerep, Lakarsantri, Sukomanunggal, Asemrowo, Genteng, Bubutan, Tegalsari, Simokerto, dan Sawahan.

Sidoarjo utara yang berbatasan langsung

Waru, Gedangan, Sedati, Buduran, Taman, dan Sukodono. Waktu tempuh dari Surabaya selatan pendek, sehingga slot sore lebih mudah didapat di wilayah ini.

Sidoarjo tengah dan selatan

Sidoarjo, Candi, Tanggulangin, Porong, Krian, Wonoayu, Tulangan, Krembung, Prambon, Balongbendo, Tarik, dan Jabon. Halaman rumah di wilayah ini umumnya lapang.

Biaya les jaranan per sesi dan yang sudah termasuk

Biaya les jaranan Edubia mulai Rp171.500 per sesi untuk peserta jenjang dasar dengan sesi 90 menit, satu kali dalam sepekan, dan pelatih datang ke alamat rumah. Panjang 90 menit dipilih karena pemanasan sendi penanggung hentakan sendiri memakan sekitar 12 menit.

Perjalanan pelatih menuju alamat rumah sudah duduk di dalam nominal itu, jadi keluarga di Benowo dan keluarga di Gunung Anyar membaca angka yang sama. Kuda kepang latihan, sampur, dan gongseng berada di luar tarif dan disiapkan keluarga, dengan ukuran yang disepakati sebelum sesi pertama. Daftar rekaman iringannya dibagikan lewat WhatsApp tanpa biaya tersendiri.

Tarif bergerak naik untuk jenjang peserta yang lebih tinggi dan untuk sesi yang lebih panjang, dengan batas atas Rp303.800 per sesi pada kelas peserta dewasa. Latihan yang dipindah ke co-learning space Edubia menambah Rp15.000 per sesi per orang di atas tarif program, dan tambahan itu tidak berlaku bila sesi tetap di rumah.

Bila anak mulai enggan mengangkat kuda kepangnya karena sungkan pada pendampingnya, gejala itu terbaca cepat dan layak dikatakan apa adanya. Pelatih bisa diganti tanpa biaya tambahan, dan rangkaian yang sudah dikuasai dilanjutkan dari titik terakhirnya. Untuk kesenian yang menuntut anak berani salah di depan orang lain, kecocokan itu menentukan lebih banyak hal daripada yang terlihat dari luar.

Jadwal sesi jaranan yang muat di pekan sekolah anak

Sebagian besar keluarga memilih satu sesi per pekan pada Sabtu pagi atau sore hari kerja sesudah anak pulang sekolah. Dua pilihan itu punya alasannya masing-masing. Sabtu pagi memberi anak tenaga penuh dan halaman yang belum panas, sementara sore hari kerja menjaga jarak antar sesi tetap rata sehingga hafalan gerak tidak menguap.

Jaranan menuntut satu penyesuaian yang jarang muncul di les lain, yaitu urusan bunyi. Iringan gamelan dari pengeras suara terdengar sampai rumah tetangga, dan di kampung padat seperti Simokerto atau Krembangan, jam latihan yang dipilih ikut menentukan sambutan lingkungan. Sesi menjelang magrib biasanya dihindari, dan pelatih menawarkan iringan bervolume rendah dengan hitungan suara sebagai penggantinya bila diperlukan.

Anak yang sedang menyiapkan pentas sekolah atau lomba kesenian pelajar biasanya menambah menjadi dua sesi per pekan selama satu sampai dua bulan menjelang tanggal tampil, lalu kembali ke ritme semula. Perubahan seperti ini diatur lewat percakapan dengan tim penjadwalan, dan slot yang kosong dicarikan pada pekan yang sama.

Sesi yang batal karena anak sakit atau ada hajatan keluarga dijadwalkan ulang. Kabar yang masuk sehari sebelumnya sangat menolong, sebab jadwal pelatih di hari itu biasanya sudah tersusun berurutan antar alamat.

Tempat anak tampil sesudah kelas jaranan berjalan

Jaranan punya panggung yang nyata dan dekat, dan itu sebabnya anak yang belajar cenderung bertahan lebih lama daripada dugaan orang tuanya. Acara kampung membuka pintunya lebih dahulu: peringatan kemerdekaan, sedekah bumi, karnaval kelurahan, dan hajatan warga. Panggungnya sederhana, penontonnya tetangga sendiri, dan justru di situ anak belajar tampil tanpa gemetar.

Sekolah menyediakan kesempatan kedua. Pentas seni akhir tahun, penyambutan tamu, dan lomba kesenian antar pelajar biasanya membuka kategori tari daerah. Mekanismenya berulang setiap tahun: pendaftaran lewat guru seni, durasi tampil dibatasi, dan penilaian bersandar pada tiga hal yang sudah lama dipakai di tari Jawa, yaitu wiraga untuk gerak tubuh, wirama untuk ketepatan irama, dan wirasa untuk penghayatan.

Pelatih memakai tiga ukuran itu sebagai bahan latihan jauh sebelum ada lomba, sebab ketiganya memang menggambarkan apa yang dilihat penonton. Menjelang tanggal tampil, latihan berpindah dari memperbaiki gerak ke mengulang rangkaian utuh, memeriksa daya tahan sampai lagu terakhir, dan membiasakan anak dilihat orang asing.

Sesudah beberapa kali tampil, sebagian anak memilih bergabung dengan rombongan di lingkungannya dan berlatih dengan gamelan hidup. Pelatih Edubia menyiapkan anak sampai titik itu, lalu melepasnya dengan gerak yang sudah rapi dan telinga yang sudah terbiasa.

Enam tahap di bawah adalah bentuk lazim satu rangkaian belajar. Kecepatan melewatinya berbeda tiap anak, dan pelatih menahan tahap berikutnya sampai tahap sebelumnya berdiri sendiri tanpa diingatkan. Rentang yang biasa terjadi untuk anak usia sekolah adalah 10 sampai 14 sesi sampai satu rangkaian pendek bisa dibawakan utuh dengan iringan.

Susunan ini juga dipakai sebagai bahan laporan ke orang tua. Di ujung tiap tahap pelatih merekam satu percobaan dengan ponsel, dan rekaman itu yang memperlihatkan kemajuan secara jujur, jauh lebih jelas daripada ingatan mingguan.

Selengkapnya

Urutan sesi les jaranan dari pekan pertama

Empat langkah sederhana, dari daftar sampai belajar bareng tutor pilihan.

  1. Mengenali properti dan berjalan membawanya

    Anak memegang kuda kepang sambil berjalan, berhenti, dan berbalik. Pelatih mencatat titik benturan di lutut serta sisi badan yang cenderung miring.

  2. Menyusun sikap mendhak yang tahan lama

    Kedalaman tekukan lutut dicari yang bisa ditahan tanpa gemetar. Sikap ini diulang dalam hitungan pendek supaya tubuh mengingat posisinya.

  3. Menghitung gongan dan mengenali aba-aba kendang

    Latihan duduk tanpa gerak kaki. Anak menepuk lutut pada bunyi kendang yang menandai perpindahan sampai hitungannya jatuh sendiri.

  4. Menyambung dua ragam pada tempo pelan

    Dua bentuk gerak digabung dengan rekaman yang tempo pelan. Sambungannya diperiksa satu per satu sebelum tempo dinaikkan.

  5. Menaikkan tempo sampai kecepatan pertunjukan

    Tempo dinaikkan bertahap dalam beberapa sesi. Sikap badan diperiksa ulang di tiap kenaikan, sebab bagian inilah yang lebih dulu dikorbankan anak demi mengejar ketukan.

  6. Membawakan satu rangkaian utuh berikut arah pandang

    Rangkaian pendek dibawakan penuh dengan arah hadap ke penonton bayangan, lengkap dengan masuk dan keluar arena.

Tanya jawab

Apa saja yang ditanyakan siswa les jaranan di Surabaya?

Apa itu les jaranan di Edubia Surabaya?

Les jaranan Edubia adalah latihan privat menari dengan kuda kepang, dan pelatihnya mendatangi alamat peserta di Surabaya maupun Sidoarjo. Satu sesi berlangsung 90 menit dan berisi pemanasan sendi, latihan ragam gerak, latihan mendengar aba-aba kendang, lalu pengulangan rangkaian. Cakupannya tarian, cara membaca musik pengiring, dan tata pertunjukannya. Biaya mulai Rp171.500 per sesi.

Apa bedanya jaranan dengan jathilan dan kuda lumping?

Ketiganya menari dengan kuda anyaman, dan yang berbeda nama daerah serta gaya penyajiannya. Jaranan adalah sebutan yang lazim di Jawa Timur, dengan iringan bertempo cepat dan gerak yang bertenaga. Jathilan adalah nama yang dipakai di Jawa Tengah dan Yogyakarta dengan gaya yang umumnya lebih halus. Kuda lumping adalah payung istilah yang dipakai orang untuk keseluruhan rumpun ini.

Anak saya belum pernah menari sama sekali, apakah bisa ikut?

Bisa, dan justru begitulah keadaan sebagian besar peserta baru. Jaranan bertumpu pada hitungan langkah dan kepekaan terhadap aba-aba kendang, dua hal yang dilatih dari nol pada sesi awal. Anak yang sudah terbiasa bergerak biasanya lebih cepat menyesuaikan tempo, dan jarak itu menutup sendiri sesudah beberapa sesi karena porsi latihan disusun mengikuti kemampuan masing-masing peserta.

Berapa biaya les jaranan privat di Surabaya?

Mulai Rp171.500 per sesi untuk jenjang dasar dengan sesi 90 menit dan pelatih datang ke rumah. Tarif naik untuk jenjang peserta yang lebih tinggi dan durasi yang lebih panjang, dengan batas atas Rp303.800 per sesi di kelas peserta dewasa. Kuda kepang latihan disiapkan peserta di luar tarif sesi, dan daftar rekaman iringannya dibagikan lewat WhatsApp. Latihan di co-learning space Edubia menambah Rp15.000 per sesi per orang.

Seberapa luas ruang yang dibutuhkan untuk berlatih di rumah?

Sediakan area bebas kira-kira 3 x 3 meter di luar perabot dan kendaraan yang parkir. Ukuran itu ditentukan properti: penari yang berputar sambil menjepit kuda kepang menyapu lingkaran lebih besar daripada rentangan tangannya. Carport, halaman samping, dan ruang tamu yang perabotnya bisa digeser umumnya cukup. Bila rumah terlalu sempit, sesi bisa dipindah ke balai warga atau ke co-learning space Edubia.

Apakah keluarga harus membeli kuda kepang sendiri?

Ya, kuda kepang latihan disiapkan peserta dan berada di luar tarif sesi. Ukurannya disepakati lewat WhatsApp sebelum sesi pertama, sebab panjang badan kuda mengikuti tinggi penarinya dan properti yang kebesaran menutup arah pandang anak. Pelatih menemani keluarga menentukan ukuran itu tanpa biaya tambahan, termasuk ketika anak bertumbuh dan propertinya perlu diganti. Kuda kepang wajib disimpan dalam keadaan lurus dan kering supaya anyaman bambunya tidak retak di bagian leher.

Apakah anak akan diajari bagian trans atau ndadi?

Tidak. Program ini mengajarkan tarian, musik pengiring sebagai aba-aba, dan tata pertunjukannya. Bagian ndadi memang melekat pada sebagian pertunjukan jaranan dan dipandu pawang di dalam paguyuban, dan pengetahuan itu milik kelompoknya sendiri. Pelatih Edubia menahan diri dari memandu maupun menyiapkan peserta ke arah tersebut, dan menyatakan batas ini sejak percakapan pertama dengan keluarga.

Mulai umur berapa anak boleh belajar jaranan?

Anak usia sekitar tujuh tahun ke atas umumnya sudah bisa menahan sikap mendhak dan mengangkat kuda kepang berukuran anak tanpa kesulitan. Kesiapan sebenarnya diukur dari kekuatan tungkai dan panjang perhatian anak, sementara angka umur hanya pegangan kasar. Peserta remaja dan dewasa juga diterima, dengan porsi hentakan dan panjang rangkaian yang disusun mengikuti kondisi lutut masing-masing.

Kapan sesi jaranan biasanya dijadwalkan?

Sabtu pagi dan sore hari kerja sesudah anak pulang sekolah adalah dua pilihan yang banyak diambil keluarga. Sabtu pagi memberi tenaga penuh dan halaman yang belum panas, sementara sore hari kerja menjaga jarak antar sesi tetap rata. Sesi menjelang magrib biasanya dihindari karena iringan bervolume tinggi terdengar sampai rumah tetangga di kampung padat.

Bagaimana anak berlatih pola barisan kalau belajarnya sendirian?

Pelatih menandai lantai dengan tali atau kapur sebagai posisi penari bayangan, lalu anak berlatih masuk arena, menjaga jarak, dan berpindah formasi terhadap tanda itu. Jaraknya diukur memakai lebar kuda kepang, sehingga kebiasaan yang terbentuk langsung cocok begitu anak masuk barisan sungguhan. Kekompakan penuh tetap lahir di rombongan, dan latihan privat menyiapkan anak untuk masuk ke sana.

Apakah pelatih menjangkau alamat di Sidoarjo?

Ya, seluruh 18 kecamatan Kabupaten Sidoarjo masuk wilayah layanan, dari Waru dan Gedangan di utara sampai Porong, Krian, dan Tarik. Yang dihitung tim penjadwalan adalah waktu tempuh pada jam sore, sehingga alamat di Sidoarjo utara umumnya lebih mudah mendapat slot sore. Kuda kepang latihan tersimpan di rumah peserta, jadi yang perlu dipastikan sejak awal adalah ruang kosong dan tempat menyimpan properti itu.

Berapa sesi sampai anak siap membawakan rangkaian jaranan penuh?

Rentang yang lazim untuk anak usia sekolah adalah 10 sampai 14 sesi sampai satu rangkaian pendek dibawakan penuh dengan iringan. Yang menentukan kecepatannya adalah daya tahan paha depan dan bahu penggenggam, dua bagian yang lebih cepat lelah daripada ingatan gerak anak. Pelatih menaikkan panjang latihan tanpa jeda secara bertahap supaya tenaga anak tumbuh mengikuti panjang lagunya.

Bagaimana kalau anak merasa tidak cocok dengan pelatihnya?

Katakan apa adanya kepada tim Edubia, termasuk bila alasannya sesederhana anak segan ditegur soal sikap badannya. Pelatih bisa diganti tanpa biaya tambahan, dan materi dilanjutkan dari tahap terakhir yang sudah dikuasai anak. Untuk kesenian yang menuntut peserta berani terlihat salah di depan orang lain, rasa nyaman dengan pendamping menentukan banyak hal, dan gejalanya terbaca cepat dari keengganan anak mengangkat properti pada awal sesi.

Di mana anak bisa tampil sesudah menguasai rangkaiannya?

Acara kampung membuka pintu lebih dahulu, mulai peringatan kemerdekaan, karnaval kelurahan, sedekah bumi, sampai hajatan warga. Sekolah menyusul lewat pentas seni akhir tahun dan lomba kesenian antar pelajar yang umumnya membuka kategori tari daerah. Penilaian lomba bersandar pada wiraga, wirama, dan wirasa, dan ketiganya sudah dipakai pelatih sebagai ukuran latihan sejak jauh sebelum ada tanggal tampil.

Bagaimana cara mendaftar les jaranan Edubia?

Sampaikan usia peserta, alamat kecamatan, luas ruang yang tersedia di rumah, dan hari yang realistis dipakai berlatih tiap pekan. Tim Edubia mencocokkan pelatih jaranan dengan keadaan tersebut, lalu mengabarkan jadwal sesi pertama beserta perlengkapan yang perlu disiapkan keluarga. Pakaian latihan yang longgar di lutut dan kuda kepang berukuran anak masuk daftar itu, keduanya disiapkan keluarga di luar tarif sesi.

Mulai Sekarang

Mulai les jaranan sekarang

Daftar hari ini, tutor jaranan pilihan siap mengajar dalam 1 sampai 5 hari kerja.

  • 2.500+ tutor terverifikasi
  • 1.200+ siswa didampingi
  • 4,9/5 rating ulasan