4,9/5 · 1.200 ulasan · Dewasa dan Mahasiswa
Kursus UI/UX Design Privat di Surabaya
Kursus UI/UX Design privat di Surabaya, satu tutor satu peserta, mulai Rp97.300 per sesi 90 menit. Riset pengguna, alur, wireframe, design system Figma, uji lima orang, sampai tiga studi kasus portofolio yang memperlihatkan proses kerja Anda.
Kenalan dulu dengan Kursus UI/UX Design Privat di Surabaya
Kursus UI/UX Design privat di Surabaya, satu tutor satu peserta, mulai Rp97.300 per sesi 90 menit. Riset pengguna, alur, wireframe, design system Figma, uji lima orang, sampai tiga studi kasus portofolio yang memperlihatkan proses kerja Anda.
Konsultasi dan DaftarData Program
- Perangkat lunak
- Figma di dalam peramban, ditambah FigJam untuk menempel dan mengelompokkan temuan riset
- Panjang program
- 20 sampai 26 pertemuan bagi peserta yang menyiapkan perpindahan karier
- Bahan garapan
- satu produk nyata pilihan peserta, dari aplikasi kasir warung sampai situs klinik
- Tempat belajar
- rumah, kantor, co-learning space Edubia, atau sesi daring lewat berkas bersama
- Jam sesi
- buka tiap hari termasuk akhir pekan, jam sesi 07.00 sampai 21.00 WIB
- Biaya
- mulai Rp97.300 per sesi; pendamping spesialis mulai Rp186.500 per sesi
- Keluaran akhir
- tiga studi kasus siap tayang beserta dokumen serah terima untuk pengembang
Titik pemeriksaan
Lima titik pemeriksaan sepanjang kelas UI/UX
Kemajuan di bidang ini sulit diukur dari banyaknya materi yang sudah dilewati. Tutor Edubia memakai lima titik pemeriksaan berikut, dan tiap titik punya bukti yang bisa dilihat berdua.
- 01
Wawancara berjalan tanpa dituntun tutor
Pertemuan 1 sampai 4Bukti lolos: tiga wawancara tiga puluh menit tuntas dijalankan sendiri, dan pada rekaman terakhir tak ada satu pun pertanyaan yang menyodorkan jawaban kepada narasumber.
- 02
Pernyataan masalah berpijak pada kutipan
Pertemuan 5 sampai 8Bukti lolos: satu kalimat masalah yang tiap bagiannya bisa ditunjuk ke kutipan bernomor, dan tutor gagal menemukan bagian yang berasal dari dugaan.
- 03
Alur memendek dan rangka terbaca orang awam
Pertemuan 9 sampai 13Bukti lolos: jumlah langkah pada alur utama turun dibanding keadaan awal, dan lima orang bisa menyebutkan tujuan tiap halaman hanya dari rangka abu-abunya.
- 04
Satu perubahan komponen menjalar ke semua halaman
Pertemuan 14 sampai 19Bukti lolos: mengubah komponen induk sekali mengubah seluruh halaman dalam satu tarikan, dan tak ada satu tombol pun yang tertinggal dalam bentuk lama.
- 05
Studi kasus tuntas diceritakan dalam tujuh menit
Pertemuan 20 sampai 26Bukti selesai: peserta menuturkan satu studi kasus tanpa membaca catatan dan sanggup menjawab alasan di balik tiap keputusan yang ditanyakan.
Fleksibel
Pilih format les UI/UX design privat yang cocok dengan rutinitas Anda
Tutor UI/UX design privat datang ke tempat pilihan Anda di Surabaya atau via online. Rencana belajar disusun dari kebutuhan Anda.
Susunan materi
Delapan tahap kerja perancang produk di kelas privat
Materi kelas UI/UX Edubia disusun mengikuti urutan kerja perancang produk, dari mendengarkan pengguna sampai menyerahkan berkas ke pengembang. Tiap tahap membawa satu kekeliruan khas yang berulang ditemui tutor ketika memeriksa karya peserta baru.
- 1
Wawancara pengguna dan cara mencatatnya
Tahap 1Yang dibahas. Menyusun pertanyaan terbuka, memandu wawancara tiga puluh menit, merekam dengan izin, lalu menyaring kutipan yang berguna dari basa-basi.
Jebakan umum. Pertanyaan disusun berbentuk ajakan setuju, misalnya menanyakan apakah sebuah fitur terdengar berguna. Narasumber menjawab sopan, dan jawaban sopan itu naik pangkat menjadi bukti kebutuhan.
Cara tutor. Tutor mencoret pertanyaan yang memuat penilaian, lalu melatih peserta bertanya tentang kejadian terakhir yang benar-benar dialami narasumber, sebab peristiwa lebih sulit dikarang daripada pendapat.
- 2
Merumuskan masalah dan gambaran pengguna
Tahap 2Yang dibahas. Mengelompokkan temuan, menarik pola yang berulang, menulis pernyataan masalah satu kalimat, dan menyusun gambaran pengguna yang tiap barisnya berpijak pada kutipan.
Jebakan umum. Gambaran pengguna dikarang dari dugaan tim, lengkap dengan nama, usia, dan foto orang asing. Dokumen itu terlihat meyakinkan dan menyesatkan seluruh keputusan sesudahnya.
Cara tutor. Setiap baris wajib menunjuk nomor kutipan wawancara. Baris tanpa penunjuk dicoret di depan peserta pada sesi yang sama, dan peserta menutup lubangnya lewat wawancara tambahan.
- 3
Arsitektur informasi dan penamaan menu
Tahap 3Yang dibahas. Pengelompokan kartu bersama pengguna, penamaan menu, penyusunan alur tugas utama, dan penghitungan jumlah langkah sampai tujuan tercapai.
Jebakan umum. Menu disusun mengikuti bagan organisasi perusahaan. Pengguna yang mencari satu hal harus menebak departemen mana yang mengurusnya, dan kegagalan pencarian naik tanpa ada yang tahu sebabnya.
Cara tutor. Peserta menjalankan pengelompokan kartu bersama lima orang di luar timnya, lalu menamai menu memakai kata yang keluar dari mulut peserta uji, tanpa menggantinya dengan istilah internal.
- 4
Rangka halaman berkesetiaan rendah
Tahap 4Yang dibahas. Rangka tiga tingkat abu, hierarki isi, penempatan tindakan utama, dan uji baca lima detik sebelum satu warna pun dipilih.
Jebakan umum. Peserta melompat ke warna, bayangan, dan foto sejak layar pertama. Diskusi dengan klien berpindah ke selera warna, dan susunan halaman lolos tanpa pernah diperiksa siapa pun.
Cara tutor. Palet dibatasi tiga tingkat abu sepanjang tahap ini. Warna baru dibuka sesudah lima orang sanggup menyebutkan tujuan tiap halaman hanya dari rangkanya.
- 5
Tipografi, jarak, dan kontras
Tahap 5Yang dibahas. Skala ukuran huruf, jarak berbasis kelipatan empat, kontras 4,5 banding 1 untuk teks biasa, keadaan tombol, serta tampilan kosong dan tampilan galat.
Jebakan umum. Jarak ditentukan menurut perasaan sehingga tak ada dua bagian yang benar-benar sejajar, dan teks abu muda di latar putih lolos begitu saja karena hanya diperiksa di layar mahal dalam ruang gelap.
Cara tutor. Skala huruf dan daftar jarak disimpan sebagai gaya sejak awal tahap. Tiap warna teks diperiksa dengan pengukur kontras di Figma, dan yang gagal diganti di tempat.
- 6
Design system dan komponen di Figma
Tahap 6Yang dibahas. Komponen beserta variannya, auto layout bersarang, variabel warna dan jarak, penamaan yang bisa dicari, serta berkas pustaka yang dipakai banyak halaman.
Jebakan umum. Tombol disalin dan ditempel ke tiga puluh halaman. Begitu permintaan mengubah sudut lengkung datang, peserta menyunting satu per satu dan beberapa halaman selalu tertinggal.
Cara tutor. Tutor meminta peserta mengubah satu properti komponen induk di depan mata sebagai uji. Kalau perubahannya tak menjalar ke seluruh halaman, strukturnya dibongkar pada sesi itu juga.
- 7
Prototipe dan uji kegunaan lima orang
Tahap 7Yang dibahas. Menyambungkan halaman menjadi prototipe yang bisa diklik, menyusun tugas uji, memandu peserta uji tanpa memberi petunjuk, mencatat waktu, dan merangkum titik kebingungan.
Jebakan umum. Pengujian dijalankan bersama teman sendiri yang sudah paham maksud produknya. Semua tugas selesai lancar, dan laporannya menutup mata atas masalah yang benar-benar ada.
Cara tutor. Peserta mencari lima orang di luar lingkarannya, misalnya penjaga toko atau tetangga, lalu diam sepanjang pengujian kecuali menanyakan apa yang sedang dipikirkan saat kursor berhenti.
- 8
Serah terima rancangan ke pengembang
Tahap 8Yang dibahas. Catatan perilaku komponen, aturan pada layar sempit, penyiapan aset, penamaan variabel, dan cara menjawab pertanyaan pengembang selama pembangunan berjalan.
Jebakan umum. Berkas diserahkan mentah dengan nama lapisan bawaan dan tanpa keterangan apa pun soal perilaku responsif. Pengembang menebak, dan yang jadi menyimpang dari rancangan.
Cara tutor. Tutor berperan sebagai pengembang yang membaca berkas itu untuk pertama kali, mencatat tiap pertanyaan yang muncul, lalu meminta peserta menutup celahnya di dokumen serah terima.
Kekuatan program
Yang membuat sesi UI/UX design privat terasa beda
Pemetaan kemampuan Figma di sesi pembuka
Pertemuan pertama menguji sejauh mana Anda menguasai bingkai, komponen, dan auto layout, supaya materi tak mengulang yang sudah Anda bisa.
Daftar pertanyaan wawancara yang disaring tutor
Anda menyusun daftarnya sendiri, lalu tutor menandai pertanyaan yang menyodorkan jawaban kepada narasumber.
Rapat tinjauan rancangan seperti di kantor
Satu pertemuan khusus dijalankan menyerupai design review, lengkap dengan catatan tindak lanjut yang harus Anda tutup.
Latihan serah terima ke pengembang
Anda menulis catatan perilaku komponen dan aturan jarak yang benar-benar dibaca pengembang saat membangun.
Simulasi wawancara kerja di dua sesi penutup
Dua pertemuan terakhir dipakai menuturkan studi kasus di bawah pertanyaan yang menekan, dan jawabannya direkam untuk ditinjau bersama.
Penggantian tutor tanpa biaya tambahan
Kalau ritme mengajar tutor pertama kurang cocok, Edubia menyiapkan penggantinya tanpa syarat tambahan.
Persiapan awal
Yang perlu Anda siapkan sebelum sesi pertama
- Laptop dengan memori 8 GB Figma berjalan di peramban, dan papan kerja berisi puluhan bingkai mulai terasa berat di bawah angka itu.
- Akun Figma gratis Draf pribadi tak dibatasi jumlahnya, dan seluruh pekerjaan kelas berjalan di sana tanpa perlu langganan.
- Satu produk nyata untuk digarap Aplikasi kasir warung keluarga, situs klinik, atau layanan antar. Produk yang penggunanya mudah ditemui membuat riset jauh lebih ringan.
- Akses ke lima calon narasumber Pengguna sungguhan di luar lingkaran pertemanan Anda, sebab teman dekat cenderung menjawab sesuai harapan Anda.
- Alat perekam suara Ponsel sudah memadai. Wawancara tanpa rekaman menyusut menjadi ingatan yang membenarkan dugaan awal.
- Empat jam kerja mandiri sepekan Riset dan revisi berjalan di luar pertemuan. Peserta yang melewatkannya tertahan di tahap yang sama.
- Tetikus dengan roda gulir Menggeser papan kerja besar memakai trackpad memakan waktu tiap pertemuan dan melelahkan pergelangan.
- Tujuan yang sudah Anda putuskan Pindah karier, menambah layanan lepas, atau memahami kerja tim. Ketiganya menghasilkan panjang program yang berbeda.
Kecocokan
Peserta yang cocok dan yang sebaiknya menunggu
Peserta yang cocok
- Anda menyiapkan perpindahan karier ke perancangan produk dan perlu portofolio yang isinya bisa dipertanggungjawabkan.
- Anda pengembang antarmuka yang ingin memutuskan tata letak sendiri tanpa menunggu perancang.
- Anda desainer grafis yang mulai menerima pekerjaan produk digital dan perlu terbiasa berpikir soal alur pemakaian.
- Anda manajer produk atau pemilik usaha yang ingin memberi masukan yang cukup jelas untuk dikerjakan tim desain.
- Anda mahasiswa tingkat akhir yang perlu pendampingan dekat karena kelas kampus terlalu ramai untuk membedah karya satu per satu.
Kursus UI/UX Design privat Surabaya: isi materi dan biayanya
UX dan UI hampir selalu disebut dalam satu tarikan napas, padahal keduanya mengurus urusan yang berlainan. UX menata urutan: apa yang dicari orang, langkah mana yang dilewatinya, dan di titik mana dia menyerah. UI menata benda yang disentuhnya: ukuran huruf, jarak antar unsur, warna tombol, serta tampilannya saat ditekan. Kursus UI/UX Design Edubia mengajarkan keduanya dalam urutan yang benar, satu tutor untuk satu peserta, di Surabaya maupun di Sidoarjo, mulai Rp97.300 per pertemuan berdurasi 90 menit.
Pendampingan berjalan di atas satu produk nyata yang Anda pilih sendiri sejak pertemuan kedua, misalnya aplikasi kasir warung keluarga atau situs klinik gigi langganan. Delapan tahap kerja perancang produk dijalani berurutan di atas produk itu, dari mendengarkan calon pengguna sampai menyerahkan berkas ke pengembang. Peserta yang menyiapkan perpindahan karier umumnya menempuh 20 sampai 26 pertemuan dan pulang membawa tiga studi kasus. Kalau ritme mengajar tutor pertama terasa kurang klop, tutor bisa diganti tanpa biaya tambahan.
Beda UX dan UI dilihat dari satu layar kasir
Ambil satu layar yang Anda temui hampir tiap hari: kasir minimarket yang memindai belanjaan lalu menghitung kembalian. Pertanyaan UX di layar itu berbunyi begini. Berapa kali kasir menekan sebelum satu transaksi tuntas, apa yang terjadi ketika pembeli membatalkan satu barang di detik terakhir, dan seberapa cepat layar itu dituntut bekerja saat antrean memanjang di belakang. Jawabannya berujung pada urutan langkah dan pembagian isi layar.
Pertanyaan UI datang sesudahnya dan menyentuh benda. Seberapa besar tombol bayar supaya jari yang terburu-buru tetap mengenainya, seberapa tebal angka total supaya terbaca dari sudut mata, warna apa yang menandai barang yang gagal terpindai. Keduanya bertemu di layar yang sama, dan kekeliruan di lapis pertama tak pernah bisa ditolong lapis kedua. Urutan langkah yang salah tetap salah walau tombolnya cantik. Karena itu tutor Edubia menahan peserta di tahap urutan sampai urutannya bersih, baru membuka pembicaraan soal warna dan tipografi. Peserta yang datang dari desain grafis biasanya merasa tahap ini lambat, lalu berterima kasih di studi kasus kedua.
Detail
Yang berubah ketika kelas UI/UX berjalan satu lawan satu
Empat hal yang sulit didapat di kelas berisi puluhan orang.
Kritik jatuh pada berkas Anda sendiri
Tutor menelusuri rancangan Anda layar demi layar dan menandai titik yang membingungkan pembaca baru.
Wawancara pertama Anda disimak tutor
Rekamannya dibedah bersama untuk menemukan pertanyaan yang menyodorkan jawaban kepada narasumber.
Berkas Figma diperiksa sampai ke lapisannya
Penamaan lapisan, auto layout, dan struktur komponen ikut dinilai, sebab perekrut membuka berkas mentah Anda.
Latihan menuturkan alasan rancangan
Tiap studi kasus dilatih ceritanya secara lisan, karena wawancara kerja menguji alasan di balik keputusan.
Biaya kursus UI/UX Design Surabaya dan lama programnya
Rp97.300 per sesi berlaku untuk pertemuan 90 menit, panjang yang dipakai supaya satu tahap kerja tuntas dibahas berikut revisinya di tempat. Peserta yang meminta pendamping dengan jam terbang perusahaan produk, misalnya perancang yang pernah mengurus aplikasi berpengguna besar, masuk ke lapis tarif mulai Rp186.500 per sesi.
Total biaya mengikuti panjang program, dan panjangnya ditentukan tujuan Anda. Peserta yang ingin membaca rancangan tim desainnya sendiri biasanya cukup dengan 8 sampai 10 pertemuan. Peserta yang menyiapkan perpindahan karier menempuh 20 sampai 26 pertemuan, sebab tiga studi kasus menuntut riset, revisi, dan pengujian yang sungguh dijalankan. Sesi di rumah maupun di kantor tak dikenai tambahan di seluruh wilayah Surabaya, dan hal yang sama berlaku di Sidoarjo. Belajar di co-learning space Edubia di kawasan Tambaksari atau Wonocolo menambah Rp15.000 per sesi, dan tambahan itu berdiri terpisah dari tarif program supaya Anda bisa menimbangnya sendiri.
Riset pengguna sederhana yang tetap berguna
Riset yang berguna tidak menuntut laboratorium. Lima wawancara berdurasi tiga puluh menit dengan orang yang benar-benar memakai produk sejenis sudah cukup untuk menggeser keputusan rancangan Anda, asal pertanyaannya disusun dengan benar. Kekeliruan yang berulang muncul di kelas: peserta bertanya apakah sebuah fitur terdengar berguna. Narasumber di Indonesia cenderung menjawab sopan, lalu jawaban sopan itu naik pangkat menjadi bukti kebutuhan.
Yang dilatih tutor adalah bertanya tentang kejadian, sebab ingatan atas peristiwa lebih sulit dikarang daripada pendapat. Coba ceritakan terakhir kali Anda memesan galon lewat aplikasi; apa yang Anda kerjakan sebelum membuka aplikasinya; di bagian mana Anda berhenti lalu bertanya ke orang rumah. Jawaban semacam itu keluar berisi angka, waktu, dan nama benda, dan tiga hal itulah yang bisa ditunjuk ulang ketika rancangan Anda dipertanyakan klien. Tiap kutipan diberi nomor, lalu tiap baris pada gambaran pengguna wajib menunjuk nomornya. Baris tanpa penunjuk dicoret di depan peserta pada sesi itu juga.
Alur pengguna dan wireframe sebelum warna dipilih
Sebelum satu warna dipilih, ada dua hal yang harus selesai: alur pengguna dan rangka halaman. Alur pengguna menghitung langkah. Kalau memesan ulang barang langganan menuntut tujuh ketukan, tulis angka tujuh itu, lalu cari susunan yang menurunkannya. Perbaikan yang terbaca sebagai angka jauh lebih mudah dipertahankan di depan klien daripada perbaikan yang sekadar terasa lebih rapi.
Rangka halaman dikerjakan dalam tiga tingkat abu saja. Pembatasan itu disengaja: begitu warna, bayangan, dan foto masuk terlalu awal, percakapan berpindah ke selera dan susunan halaman lolos tanpa pernah diperiksa. Peserta menguji rangkanya dengan cara sederhana, memperlihatkan satu layar selama lima detik lalu menanyakan apa yang tadi terlihat dan apa yang bisa dikerjakan di halaman itu. Kalau lima orang menyebut hal yang berbeda-beda, hierarkinya belum bekerja, dan warna secantik apa pun tak akan menolongnya. Nama menu pun disusun dari kata yang keluar dari mulut peserta uji, tanpa diterjemahkan lebih dulu ke istilah internal perusahaan.
Lebih dekat
Enam bagian yang disusun di dalam satu studi kasus
Pernyataan masalah
Satu kalimat yang menyebut siapa yang kesulitan, sedang mengerjakan apa, dan hambatan mana yang menghentikannya.
Bukti dari lapangan
Kutipan wawancara bernomor, catatan pengamatan, atau angka pemakaian yang menopang keputusan sesudahnya.
Alur sebelum dan sesudah
Perbandingan jumlah langkah yang dilalui pengguna, sehingga perbaikannya terbaca sebagai angka.
Alasan di balik tampilan
Penjelasan mengapa tombol berada di posisi itu, mengapa ukuran hurufnya sekian, dan aturan apa yang dipakai.
Catatan hasil pengujian
Titik tempat lima peserta uji tertahan, beserta perubahan yang menyusul sesudahnya.
Dokumen serah terima
Komponen bernama rapi, aturan jarak, dan catatan perilaku pada layar sempit yang siap dibaca pengembang.
Design system dan komponen di dalam berkas Figma
Design system dimulai dari pekerjaan yang membosankan: memberi nama. Warna dinamai menurut tugasnya, misalnya warna untuk tindakan utama dan warna untuk peringatan, sehingga mengganti satu nilai cukup dikerjakan di satu tempat. Jarak disusun dari kelipatan empat supaya tiap bagian sejajar tanpa perlu ditimbang perasaan. Ukuran huruf dipilih beberapa tingkat saja, dan tingkat itulah yang dipakai di seluruh halaman.
Komponen menyusul sesudahnya. Tombol dibuat sekali, lalu variannya diatur lewat properti: ukuran, keadaan tertekan, keadaan tidak aktif, dan keadaan sedang memuat. Uji yang dipakai tutor selalu sama dan hasilnya langsung terlihat. Ubah satu properti pada komponen induk di depan mata, lalu perhatikan apakah seluruh halaman ikut berubah dalam satu tarikan. Kalau ada tombol yang tertinggal dalam bentuk lama, strukturnya dibongkar ulang pada sesi itu juga. Peserta yang melompati tahap ini biasanya menyalin dan menempel tombol ke tiga puluh halaman, lalu kehilangan setengah hari kerja begitu permintaan mengubah sudut lengkung datang dari klien.
Figma sebagai alat kerja bersama dan batas paket gratisnya
Figma berjalan di dalam peramban, jadi laptop kelas menengah dengan memori 8 GB sudah cukup nyaman selama sambungan internetnya stabil. Yang membuatnya menjadi alat kerja bersama ada tiga: dua orang bisa menyunting berkas yang sama pada saat yang sama, komentar menempel di titik tertentu pada layar dan tetap tersimpan sesudah pertemuan usai, serta prototipe bisa dibagikan lewat tautan tanpa penerimanya perlu memasang apa pun.
Batas paket gratisnya perlu Anda ketahui sejak awal supaya tidak kaget di tengah jalan. Draf pribadi tak dibatasi jumlahnya, sementara berkas di dalam satu tim gratis dibatasi tiga. Untuk program ini jumlah itu memadai, sebab satu studi kasus hidup di satu berkas dan pekerjaan Anda berjalan di draf pribadi. Yang memang terkunci di paket berbayar adalah fitur serah terima yang lengkap; inspeksi dasar oleh pengembang tetap tersedia di paket gratis. Tutor menunjukkan cara menutup celah itu lewat dokumen serah terima tertulis, cara yang lazim dipakai perancang lepas ketika kliennya belum berlangganan.
Uji kegunaan dengan lima orang dan alasan angkanya
Angka lima punya dasar yang bisa ditelusuri. Jakob Nielsen menerbitkan hitungannya pada tahun 2000: dengan lima peserta uji, sekitar delapan puluh lima persen masalah kegunaan sudah muncul ke permukaan, sementara peserta keenam ke atas kebanyakan mengulang temuan yang sama. Waktu dan uang lebih berguna dipakai memperbaiki temuan itu lalu menguji ulang bersama lima orang baru.
Yang menentukan mutu pengujian adalah cara memandunya. Peserta uji diberi tugas, misalnya memesan ulang barang yang pernah dibelinya, lalu dibiarkan mengerjakan sendiri. Perancang yang karyanya sedang diuji cenderung menolong terlalu cepat, dan pertolongan itu menghapus temuan yang justru dicari. Tutor melatih peserta untuk diam, mencatat waktu, dan hanya menanyakan apa yang sedang dipikirkan ketika kursor berhenti bergerak. Satu larangan lagi berlaku di kelas: pengujian bersama teman dekat yang sudah paham maksud produknya menghasilkan lima orang yang lulus semua tugas dan nol temuan yang berguna.
Aksesibilitas: kontras teks dan ukuran daerah sentuh
Aksesibilitas di kelas ini diperlakukan sebagai ukuran teknis yang bisa dicek, jadi perdebatan selera berhenti di situ. Untuk teks berukuran biasa, perbandingan kontras terhadap latarnya minimal 4,5 banding 1. Teks besar dan tebal boleh turun ke 3 banding 1. Angka itu diperiksa dengan pengukur kontras di dalam Figma sebelum warna diterima, dan teks abu muda di latar putih hampir selalu gagal di sana. Ia terlihat elegan di ruang ber-AC, lalu hilang terbaca di area terminal Bungurasih pada siang hari.
Ukuran daerah sentuh mengikuti aturan serupa. WCAG versi 2.2 menetapkan 24 piksel sebagai batas bawah, sementara panduan Apple menyebut 44 titik dan panduan Material menyebut 48 dp sebagai ukuran yang nyaman bagi ibu jari. Daerah sentuh boleh dibuat lebih besar daripada ikon yang terlihat, dan peserta belajar melebarkannya lewat padding pada komponen. Jarak antar tombol ikut diperiksa, sebab dua tombol berdempetan menghasilkan salah tekan yang mahal ketika salah satunya menghapus data.
Jalannya satu pertemuan bersama tutor UI/UX
Pertemuan dibuka dengan tutor membaca berkas Anda sebagai orang yang baru pertama kali melihatnya. Dia menelusuri halaman demi halaman sambil menyuarakan apa yang terbaca olehnya, dan Anda mencatat tiap titik yang membuatnya ragu. Posisi mendengar seperti ini melatih hal yang sama dengan yang dituntut nanti, ketika produk Anda diuji orang lain.
Bagian tengah dipakai mengerjakan tahap yang sedang berjalan, misalnya menyusun ulang menu atau membangun komponen tombol dengan auto layout. Kursor tetap di tangan Anda. Tutor mengambil alih hanya ketika sebuah teknik lebih cepat diperagakan daripada diterangkan, lalu mengembalikannya supaya gerakan itu menempel di jari Anda sendiri. Sepuluh menit terakhir dipakai menyepakati satu tugas antar sesi, dan tugas itu selalu berbentuk keputusan yang harus Anda ambil, misalnya memilih dua dari lima susunan menu lalu menuliskan alasannya. Pada sesi daring keduanya membuka berkas yang sama dan saling melihat pergerakan kursor, sehingga bentuk pertemuannya nyaris tidak berubah.
Wilayah jangkauan tutor UI/UX dan pilihan sesi daring
Perancang produk di Jawa Timur berkumpul di sekitar kampus dan kawasan perkantoran, sehingga sebagian besar tutor UI/UX Edubia berdomisili di Sukolilo, Gubeng, Tegalsari, dan Wonokromo. Peserta dari Rungkut dan Tenggilis Mejoyo umumnya mengambil jam malam sesudah jam kantor, sementara peserta dari Lakarsantri dan Sambikerep lebih sering memilih akhir pekan karena jarak tempuhnya.
Di Sidoarjo, permintaan datang dari Waru, Gedangan, Taman, dan Buduran, sebagian besar dari karyawan yang menyiapkan perpindahan karier sambil tetap bekerja. Untuk mereka, dua pertemuan sepekan pada malam hari dengan pekerjaan riset disimpan ke akhir pekan terbukti sebagai ritme yang tahan lama. Karena seluruh pekerjaan berlangsung di dalam satu berkas Figma, sesi daring pada program ini kehilangan sangat sedikit dibanding tatap muka. Peserta di Krian dan Sedati yang jam kerjanya padat sering memilih jalur daring sejak pertemuan pertama, lalu menyisakan tatap muka untuk sesi tinjauan rancangan saja.
Cara Edubia menyaring tutor UI/UX yang mengajar Anda
Edubia mulai beroperasi khusus di Surabaya dan hari ini menaungi ribuan tutor terverifikasi. Untuk bidang perancangan produk, penyaringannya bertumpu pada dua hal yang sulit dipalsukan. Yang pertama berkas Figma mentah yang boleh dibuka isinya sampai ke lapisan; yang kedua cerita tentang satu proyek yang gagal beserta alasan kegagalannya. Perancang yang hanya menyimpan gambar akhir tanpa jejak proses berhenti di tahap ini.
Sebagian tutor bekerja di perusahaan produk digital dan agensi di Surabaya, sebagian lain lepas dengan klien dari luar kota. Latar pendidikannya beragam, dari Teknik Informatika dan Desain Komunikasi Visual di kampus Surabaya seperti Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Kristen Petra, dan Universitas Airlangga, sampai jurusan yang jauh berbeda seperti psikologi. Yang terakhir ini kerap unggul di tahap riset karena terlatih mendengarkan tanpa memotong. Profil ringkas calon tutor dikirim ke Anda sebelum jadwal disepakati, dan penggantian tutor tetap terbuka tanpa biaya tambahan bila cara mengajarnya kurang cocok.
Portofolio yang memperlihatkan proses kerja Anda
Perekrut di bidang ini membuka portofolio dengan satu pertanyaan di kepala: apa yang orang ini kerjakan sendiri, dan bagaimana dia sampai ke keputusan itu. Halaman berisi deretan gambar cantik menjawab pertanyaan kedua dengan diam, dan diam itulah yang membuat lamaran berhenti di tahap awal. Studi kasus yang bekerja menceritakan urutannya: masalah yang ditemukan, cara menemukannya, pilihan yang sempat ditimbang, alasan satu pilihan diambil, lalu apa yang terjadi ketika rancangan itu diuji.
Bagian yang sering dilewatkan justru bagian yang dicari pembaca berpengalaman, yaitu revisi. Perlihatkan susunan pertama yang gagal di uji lima detik, lalu susunan kedua yang lolos, beserta alasan perubahannya. Perlihatkan pula satu keputusan yang Anda sesali sesudah melihat hasil pengujian. Kejujuran semacam itu terbaca sebagai kematangan, dan ia sulit dipalsukan orang yang belum pernah menjalani prosesnya. Di kelas, tiap studi kasus disusun dalam satu halaman daring dengan berkas Figma yang boleh dibuka umum, sebab kerapian lapisan ikut dinilai.
Keadaan pasar kerja desain produk di Indonesia hari ini
Bagian ini ditulis apa adanya supaya Anda bisa menghitung sebelum mendaftar. Lowongan untuk perancang produk pemula terpusat di Jakarta, dengan sebagian membuka kerja jarak jauh yang bisa diambil dari Surabaya. Jumlah pelamar untuk satu lowongan pemula tergolong banyak, sebab kelas daring dan program pelatihan singkat meluluskan orang dalam jumlah besar tiap tahun, dan sebagian besar dari mereka membawa portofolio berisi latihan yang mirip satu sama lain.
Ada dua hal yang membedakan pelamar di tumpukan itu. Pertama, studi kasus yang berpijak pada pengguna nyata, sebab latihan mendesain ulang aplikasi terkenal sudah dilihat perekrut ratusan kali. Kedua, kemampuan menjalani alur kerja utuh dari riset sampai serah terima, karena iklan lowongan hari ini menuntut keduanya sekaligus dari satu orang. Edubia tidak menjanjikan penempatan kerja dan tidak memasang angka kelulusan. Yang disiapkan program ini adalah bahan yang diminta perekrut serta latihan menuturkannya, sedangkan keputusan akhir seleksi berada di luar kendali lembaga pelatihan mana pun.
Yang Anda pegang setelah kursus UI/UX selesai
Keluaran yang bisa ditunjukkan berupa tiga studi kasus, masing-masing memuat rekaman riset, alur tugas, tampilan akhir, dan catatan hasil pengujian, ditambah satu halaman portofolio daring serta berkas Figma yang tertata. Berkas itu sering dibuka lebih dulu daripada halaman portofolionya, jadi kerapiannya dijaga sejak pertemuan awal.
Dua kebiasaan kerja ikut terbawa pulang, dan keduanya bertahan jauh lebih lama daripada berkas mana pun: menuliskan masalah sebelum menggambar apa pun, dan menguji rancangan ke lima orang di luar lingkaran sendiri sebelum menyerahkannya. Keduanya terpakai di pekerjaan apa pun yang menyentuh produk digital. Untuk peserta yang tetap berada di jalur lamanya, misalnya pemilik usaha atau manajer produk, bentuk keluarannya berbeda. Mereka pulang membawa kemampuan membaca rancangan tim dan memberi masukan yang cukup jelas untuk dikerjakan, sehingga rapat tinjauan rancangan berhenti berputar di soal selera warna.
Catatan penting
Empat langkah memulai kursus UI/UX di Surabaya
Empat langkah sederhana, dari daftar sampai belajar bareng tutor pilihan.
-
Sampaikan tujuan Anda lewat WhatsApp
Sebutkan apakah Anda menyiapkan perpindahan karier, menambah layanan lepas, atau ingin memahami cara kerja tim desain.
-
Terima rancangan program beserta biayanya
Edubia mengirim urutan tahap, jumlah pertemuan, dan biaya yang menyesuaikan tujuan yang Anda sebutkan.
-
Tetapkan produk garapan bersama tutor
Anda dan tutor memilih satu produk nyata yang menemani seluruh tahap sampai studi kasusnya selesai.
-
Jalani sesi pembuka di tempat pilihan Anda
Pertemuan pertama memetakan kemampuan Figma Anda dan menyusun jadwal wawancara pengguna pertama.
Program Terkait
Masih menimbang UI/UX design privat? Bandingkan dengan program berikut
Tanya jawab
Apa saja yang perlu diketahui soal les UI/UX design privat di Surabaya?
Berapa biaya kursus UI/UX Design privat di Surabaya?
Kelas dimulai dari Rp97.300 per pertemuan berdurasi 90 menit. Pendamping dengan pengalaman perusahaan produk berada di lapis mulai Rp186.500 per pertemuan. Sesi di rumah maupun di kantor tak dikenai tambahan, sedangkan belajar di co-learning space Edubia menambah Rp15.000 per sesi di luar tarif program.
Berapa pertemuan sampai portofolio saya siap dikirim?
Peserta yang menyiapkan perpindahan karier umumnya menempuh 20 sampai 26 pertemuan untuk tiga studi kasus. Studi kasus pertama berjalan lambat, sekitar 10 pertemuan, sebab semua tahap masih baru bagi Anda. Studi kasus kedua dan ketiga berjalan lebih cepat karena kebiasaan kerjanya sudah terbentuk.
Saya belum bisa menulis kode, apakah tetap bisa masuk kelas ini?
Bisa. Perancang antarmuka tak dituntut menulis kode. Yang perlu Anda kuasai adalah batas teknisnya, misalnya mengapa animasi tertentu mahal dan mengapa layar sempit menuntut susunan berbeda. Materi serah terima di tahap kedelapan justru menyiapkan Anda berbicara dengan pengembang tanpa harus menjadi salah satunya.
Apakah saya perlu berlangganan Figma berbayar?
Untuk program ini tidak. Draf pribadi di paket gratis tak dibatasi jumlahnya, sementara berkas dalam satu tim gratis dibatasi tiga, dan pekerjaan kelas berjalan di draf pribadi. Yang terkunci di paket berbayar adalah fitur serah terima yang lengkap; inspeksi dasar oleh pengembang tetap tersedia gratis, dan tutor menunjukkan cara menutup celahnya lewat dokumen tertulis.
Produk apa yang saya garap selama program?
Anda memilihnya sendiri pada pertemuan kedua, dan tutor membantu menimbang. Pilihan yang sering berhasil adalah produk yang penggunanya mudah Anda temui, misalnya aplikasi kasir warung keluarga, situs klinik gigi langganan, atau layanan antar air minum di kompleks tempat tinggal Anda.
Bagaimana kalau saya kesulitan mencari orang untuk diwawancarai?
Tutor membantu menyusun cara mendekati calon narasumber, termasuk naskah pesan pembuka dan tawaran waktu yang wajar. Untuk peserta yang aksesnya benar-benar tertutup, garapan dialihkan ke produk publik yang penggunanya mudah ditemui di Surabaya, misalnya aplikasi pembayaran parkir atau layanan pemesanan lapangan olahraga.
Bisakah sesi diadakan di kantor saya saat jam istirahat?
Bisa, dan cukup banyak peserta memilih jalur itu. Tutor menjangkau 31 kecamatan di Kota Surabaya serta 18 kecamatan di Kabupaten Sidoarjo. Karena seluruh pekerjaan berlangsung di dalam Figma, sesi daring pada program ini hampir tak berbeda hasilnya dengan tatap muka bila jadwal Anda mendadak berubah.
Apakah program ini membahas riset kuantitatif dan angka pemakaian?
Sebagian. Peserta belajar membaca angka dasar seperti tingkat penyelesaian tugas dan titik pengguna berhenti di tengah alur, lalu memakainya sebagai penopang keputusan. Analisis statistik yang lebih dalam berada di luar cakupan program ini dan biasanya menjadi pekerjaan tim data di perusahaan.
Ada latihan menghadapi wawancara kerja desain?
Dua pertemuan terakhir dipakai untuk itu. Anda menuturkan satu studi kasus dalam tujuh menit, tutor mengajukan pertanyaan yang biasa dilontarkan pewawancara, dan jawaban Anda direkam untuk ditinjau bersama. Latihan ini sering menjadi bagian yang mengubah kesiapan peserta menghadapi seleksi.
Bagaimana kalau saya merasa kurang cocok dengan tutornya?
Kabari lewat WhatsApp dan Edubia menyiapkan tutor pengganti tanpa biaya tambahan. Di bidang ini kecocokan sangat menentukan, sebab hampir tiap pertemuan berisi kritik atas karya Anda, dan kritik hanya berguna ketika cara penyampaiannya bisa Anda terima.
Apakah lulusan program ini langsung mendapat pekerjaan?
Edubia tidak menjanjikan penempatan kerja. Yang disiapkan program ini adalah tiga studi kasus dengan jejak proses yang bisa ditelusuri, berkas Figma yang rapi, dan kemampuan menceritakan keputusan rancangan. Ketiganya yang biasanya diminta perekrut, sedangkan keputusan akhir seleksi berada di luar kendali lembaga mana pun.
Bolehkah saya mengikuti kelas berdua dengan rekan kerja?
Boleh, dalam bentuk kelas semiprivat. Bidang ini cukup nyaman dipelajari berdua karena diskusi rancangan jadi lebih hidup. Syaratnya kemampuan awal keduanya berdekatan supaya tak ada yang menunggu terlalu lama di tiap tahap. Susunan biayanya dihitung terpisah dan dikirim tim Edubia lewat WhatsApp.
Jam berapa saja sesi bisa dijadwalkan?
Jadwal buka tiap hari termasuk Sabtu dan Minggu, dengan jam sesi 07.00 sampai 21.00 WIB. Peserta yang bekerja penuh waktu umumnya mengambil dua pertemuan sepekan pada malam hari, lalu menyimpan pekerjaan riset dan revisi untuk akhir pekan.
Apa beda kelas ini dengan kursus UI/UX daring yang direkam?
Kelas rekaman menerangkan cara memakai perkakas, dan itu memang bisa dipelajari sendiri. Yang sulit didapat dari rekaman adalah orang yang membaca rancangan Anda dan menunjukkan letak kekeliruannya. Di kelas privat, sebagian besar waktu justru habis untuk membedah berkas milik Anda sendiri, tahap demi tahap, sampai studi kasusnya layak dikirim.
Daftar Hari Ini
Satu konsultasi, rencana les UI/UX design privat yang jelas
2.500+ tutor terverifikasi siap mendampingi di Surabaya. Mulai dari konsultasi kebutuhan belajar Anda, tanpa komitmen.
- 2.500+ tutor terverifikasi
- 1.200+ peserta didampingi
- 4,9/5 rating ulasan