4,9/5 · 1.200 ulasan · Semua Tingkat
Kursus Membatik Tulis Privat di Surabaya
Kursus membatik privat di Surabaya: canting dan malam dibawa tutor ke rumah, satu tutor satu peserta, 120 menit per pertemuan. Tujuh tahap dari nyorek sampai nglorod dikerjakan sendiri sampai kain jadi. Mulai Rp186.500 per sesi.
Mengenal Kursus Membatik Tulis Privat di Surabaya
Kursus membatik privat di Surabaya: canting dan malam dibawa tutor ke rumah, satu tutor satu peserta, 120 menit per pertemuan. Tujuh tahap dari nyorek sampai nglorod dikerjakan sendiri sampai kain jadi. Mulai Rp186.500 per sesi.
Konsultasi dan DaftarSerba-serbi Program
- Format sesi
- Satu tutor menemani satu peserta, 120 menit tiap pertemuan
- Tahap yang dilatih
- Nyorek, nglowong, isen-isen, nembok, nyelup, nglorod, lalu perawatan kain
- Alat bawaan tutor
- Canting cucuk halus, canting cecek, canting tembokan, wajan malam, kompor listrik kecil, gawangan lipat
- Kain praktik
- Mori primisima dan mori prima, dihitung per lembar di luar biaya sesi
- Pewarna
- Napthol, indigosol, remasol, serta warna alam dari mangrove, indigofera, secang, dan kulit jolawe
- Jam sesi
- Tiap hari sepanjang pekan, jam mulai sedini 07.00 dan sesi malam berakhir 21.00
- Wilayah Kota Surabaya
- Seluruh 31 kecamatan, dari Benowo di barat sampai Gunung Anyar di timur
- Wilayah Kabupaten Sidoarjo
- Sidoarjo, Tulangan, Candi, Buduran, Waru, Krian, Taman, dan Gedangan
- Biaya
- Mulai Rp186.500 per sesi, bahan habis pakai dirinci terbuka sejak pertemuan pembuka
- Penggantian tutor
- Tutor bisa diganti tanpa biaya tambahan, catatan kemajuan diteruskan ke penggantinya
Kenapa Edubia
Bagaimana les membatik tulis privat di Surabaya berjalan tenang?
Yang sudah kami siapkan begitu keluarga memutuskan mulai les membatik tulis privat.
Satu tutor untuk satu siswa
Seluruh jam sesi membatik tulis privat tertuju pada satu orang, jadi pertanyaan sekecil apa pun terjawab saat itu juga.
Tutor kelas membatik tulis privat datang ke rumah
Sesi berjalan di rumah Anda di Surabaya, di co-learning space partner, atau online bila cuaca dan jadwal menuntut.
Garansi ganti tutor
Kalau cara mengajarnya belum cocok, tutor membatik tulis privat diganti tanpa biaya tambahan.
Urutan produksi
Tujuh Tahap Produksi Selembar Kain Batik Tulis
Batik tulis dikerjakan menurut urutan yang tidak bisa ditukar. Satu tahap yang dilewati akan terbaca di kain jadi, dan hampir semua kegagalan pemula bersumber dari langkah sebelumnya di rangkaian itu. Kelas ini karena itu disusun mengikuti perjalanan selembar kain, dari mori polos sampai kain yang siap dipakai.
- 1
Nyorek: menyiapkan mori dan memindahkan pola
Tahap 1Yang dibahas. Mengenali mori primisima, prima, dan biru; mencuci kain untuk melepas kanji pabrik; menyusun pola di kertas; lalu memindahkannya ke kain dengan pensil lunak di atas meja berlampu.
Jebakan umum. Pola dijiplak memakai spidol atau pulpen. Tintanya tetap tinggal sesudah malam dilepas, dan garis gelap itu muncul di kain jadi sebagai bayangan yang menetap.
Cara tutor. Tutor membawa pensil 2B dan kertas pola, lalu melatih peserta menekan tipis. Garis yang terlalu samar dibaca ulang dengan lampu di bawah meja, sehingga pensilnya tetap tipis sampai tahap mencanting.
- 2
Nglowong: menggores kerangka motif
Tahap 2Yang dibahas. Memegang canting cucuk sedang, mengatur sudut cucuk terhadap kain, meniup ujung canting sebelum menggores, menjaga kecepatan tangan, serta memeriksa tembusnya malam di sisi belakang kain.
Jebakan umum. Malam dipanaskan sampai berasap. Cairannya menjadi terlalu encer, merembes melewati garis pola, dan bidang yang direncanakan berwarna ikut tertutup sehingga motif melebar tak beraturan.
Cara tutor. Peserta menguji suhu pada potongan mori sisa sebelum menyentuh kain utama, dan mengenali malam siap pakai dari warnanya yang jernih tanpa asap.
- 3
Isen-isen: mengisi bidang di dalam motif
Tahap 3Yang dibahas. Cecek titik, sawut garis rapat, ukel melingkar, dan ragam isen lain yang mengisi bidang kosong. Termasuk mengatur jarak antartitik supaya bidangnya terbaca rata dari jarak satu meter.
Jebakan umum. Cecek dibuat dengan menekan canting ke kain. Lubang cucuk melebar, titik berubah menjadi noda bulat, dan barisan cecek kehilangan keteraturan yang menjadi ciri isen tangan.
Cara tutor. Tutor melatih gerak menyentuh sekejap dengan pergelangan bertumpu pada gawangan, lalu meminta peserta membuat seratus cecek di kain latihan sebelum menyentuh kain utama.
- 4
Nembok: menutup bidang yang tetap putih
Tahap 4Yang dibahas. Memilih malam tembokan yang lebih liat, memakai kuas dan canting cucuk besar, menutup bidang lebar secara merata, serta menutup sisi belakang kain agar pewarna tertahan dari bawah.
Jebakan umum. Lapisan malam dioles tipis supaya cepat selesai. Pewarna menembus dari sisi bawah saat kain dicelup, dan bidang yang direncanakan putih berubah menjadi bercak warna samar.
Cara tutor. Peserta memeriksa hasil nembok dengan mengangkat kain menghadap cahaya. Bagian yang masih tembus pandang ditutup ulang sebelum kain masuk ke bak celup.
- 5
Nyelup: pewarnaan dan pilihan warna alam
Tahap 5Yang dibahas. Meracik napthol dengan garam diazo, memakai indigosol yang perlu sinar matahari, mencolet dengan remasol, serta mengekstrak warna alam dari mangrove Wonorejo, indigofera, secang, dan kulit jolawe.
Jebakan umum. Kain yang masih basah air langsung dimasukkan ke larutan warna. Air di dalam serat mengencerkan pewarna secara timpang, dan hasilnya belang dengan batas yang tak berhubungan dengan motif.
Cara tutor. Tutor mengajarkan urutan tiris, angin-angin, lalu celup, sambil mencatat lama rendam tiap warna di lembar catatan peserta supaya takarannya bisa diulang persis.
- 6
Nglorod: melepas malam dari kain
Tahap 6Yang dibahas. Merebus air sampai mendidih penuh, menambahkan soda abu, mencelup kain dengan gerakan naik turun, mengulang bila masih ada sisa malam, lalu membilas dengan air dingin mengalir.
Jebakan umum. Kain dimasukkan ketika air baru hangat. Malam meleleh separuh lalu menempel kembali saat kain diangkat, meninggalkan lapisan lilin tipis yang membuat kain kaku dan warnanya kusam.
Cara tutor. Peserta menunggu gelembung besar muncul di seluruh permukaan air sebelum kain masuk, dan tutor menyiapkan panci kedua berisi air dingin untuk membilas seketika.
- 7
Finishing dan perawatan kain batik
Tahap 7Yang dibahas. Mengangin-anginkan kain di tempat teduh, menyetrika dengan alas, mencuci memakai lerak atau sabun lembut, menyimpan dengan cara digulung, serta memperbaiki warna yang memudar sebagian.
Jebakan umum. Kain dijemur di bawah matahari langsung dan disetrika tanpa alas. Warna napthol memudar secara timpang, dan panas setrika meninggalkan bekas mengilap di permukaan kain.
Cara tutor. Tutor menutup rangkaian sesi dengan praktik mencuci memakai lerak, lalu menyetrika di balik kain lain, sehingga peserta melihat sendiri selisih hasilnya.
Dari garis pertama
Lima Tahap Kelas Membatik dari Garis Latihan sampai Kain Pakai
Kemajuan peserta membatik terbaca pada kain, sehingga tiap tahap punya benda nyata yang bisa dipegang, dibalik, dan dibandingkan dengan pekerjaan sebelumnya.
- 01Pertemuan 1 dan 2
Menguasai garis lurus dan lengkung sepanjang satu meter
Peserta menggores garis di kain latihan sampai lebarnya seragam dan malamnya tembus ke sisi belakang. Tanda kemajuannya terlihat saat kain dibalik: garis di belakang mengikuti garis di depan tanpa putus.
- 02Pertemuan 3 sampai 5
Menyelesaikan satu saputangan bermotif utuh
Kain berukuran 50 sentimeter dikerjakan dari nyorek sampai nglorod dalam satu rangkaian. Tanda kemajuannya adalah bidang putih yang tetap putih dan warna yang berhenti tepat di garis malam.
- 03Pertemuan 6 sampai 9
Mengerjakan isen-isen rapat pada bidang lebar
Peserta mengisi bidang selebar telapak tangan dengan cecek dan sawut. Tanda kemajuannya adalah bidang yang terbaca rata dari jarak satu meter, tanpa area yang tampak lebih gelap karena titiknya menumpuk.
- 04Pertemuan 10 sampai 14
Menyelesaikan selendang dua warna dengan tahap nembok
Kain sepanjang dua meter dikerjakan dengan dua kali celup dan satu tahap nembok. Tanda kemajuannya adalah batas antarwarna yang jatuh tepat di garis motif, tetap rapi sekalipun kain sempat terlipat selama dicelup.
- 05Pertemuan 15 dan seterusnya
Merancang motif sendiri dan menghitung biaya produksinya
Peserta menyusun motif dari unsur lokal pilihannya, memperkirakan jam kerja, lalu menghitung biaya kain, malam, dan pewarna per lembar. Tanda kemajuannya adalah rancangan itu selesai dikerjakan sesuai perkiraan waktu yang ia tulis sendiri.
Fleksibel
Membatik Tulis Privat yang menyesuaikan jadwal anak
Tutor kelas membatik tulis privat datang ke rumah, co-learning space, atau online. Rencana belajar disusun dari kebutuhan anak.
Nilai lebih
Pembeda les membatik tulis privat Edubia
Canting dan malam datang bersama tutor
Canting cucuk halus, canting cecek, canting tembokan, wajan malam, kompor listrik kecil, dan gawangan lipat dibawa tutor tiap pertemuan. Peserta menyiapkan meja lapang dan pakaian yang boleh terkena malam, lalu sesi pembuka langsung dipakai menggores garis.
Motif Jawa Timur dipakai sebagai bahan latihan
Kelopak bungur, daun semanggi, dan stilasi Suro dan Boyo menjadi pola latihan pertama. Peserta belajar menyusun ulang unsurnya menjadi rancangan sendiri, sehingga tiap bentuk di kainnya punya alasan yang bisa ia jelaskan kepada orang lain.
Suhu malam dijaga kompor listrik bersuhu tetap
Malam yang terlalu panas merembes melewati garis pola, sementara malam yang dingin berhenti di permukaan dan gagal menembus ke sisi belakang kain. Kompor listrik menahan suhu di kisaran kerja, dan peserta dilatih membaca kesiapan malam dari kejernihannya.
Pewarna sintetis dan warna alam dicoba berdampingan
Dua potong kain uji dicelup dengan bahan berbeda pada pertemuan yang sama. Selisih ketajaman warna, ketahanan cuci, dan lama kerjanya terlihat langsung, sehingga pilihan pewarna berikutnya diambil peserta berdasar pengalaman tangannya sendiri.
Tutor bisa diganti tanpa biaya tambahan
Gaya mengajar perajin batik berbeda-beda. Sebagian menuntut ketelitian garis sejak hari pertama, sebagian membiarkan peserta bermain lebih dulu dengan malam. Peserta yang merasa iramanya tak cocok cukup mengabari Edubia, dan penggantinya menerima catatan kemajuan yang sudah berjalan.
Sebelum sesi pertama
Perlengkapan Rumah untuk Sesi Membatik Perdana
- Meja lapang selebar satu meter Permukaan datar untuk membentang kain dan menaruh wajan malam. Meja makan yang dilapisi kardus tebal sudah memadai, sebab gawangan lipat dibawa tutor.
- Pakaian yang boleh terkena malam Tetesan malam panas sulit hilang dari kain sintetis. Kaus katun lama dan celana panjang adalah pilihan yang aman untuk sesi menggores.
- Stopkontak yang dekat dengan meja kerja Kompor listrik pemanas malam memerlukan daya sekitar 300 watt. Letaknya perlu dekat supaya kabel berhenti melintang di jalur orang berjalan.
- Ember atau baskom besar Dipakai membilas kain sesudah dicelup. Satu baskom berdiameter 40 sentimeter cukup untuk ukuran saputangan sampai selendang.
- Sarung tangan karet Napthol dan indigosol menempel di kulit selama beberapa hari. Sepasang sarung tangan karet untuk cuci piring sudah memadai di seluruh tahap celup.
- Ruang jemur yang teduh Kain basah perlu diangin-anginkan tanpa terkena matahari langsung. Teras beratap atau ruang cuci berventilasi adalah tempat yang tepat.
- Gambar atau foto motif yang disukai Dikirim ke tutor sebelum pertemuan pembuka. Pola latihan disusun dari bentuk yang benar-benar ingin dikerjakan peserta, sehingga latihan garis terasa berguna sejak hari pertama.
- Tempat menyimpan kain selama jeda Kain yang sudah dicelup perlu kering betul sebelum tahap berikutnya. Jarak antarpertemuan biasanya tiga sampai tujuh hari, dan kain digantung terbuka selama masa itu.
Peserta yang cocok
Peserta yang Terbantu oleh Kelas Membatik Privat
Saat yang pas memulai kelas membatik
- Peserta yang pernah mencoba membatik di kelas rombongan dan pulang tanpa kain jadi karena waktunya habis di antrean canting
- Guru seni budaya di Surabaya yang perlu menguasai tahap penuh sebelum memandu kegiatan membatik di sekolahnya
- Perajin kain di sekitar Jetis, Tulangan, atau Rungkut yang ingin menambah keterampilan batik tulis di luar batik cap
- Peserta yang menyiapkan usaha kain bermotif dan perlu menghitung jam kerja serta biaya bahan per lembar
- Orang dewasa yang mencari kegiatan tangan bertempo lambat dengan hasil berupa benda yang bisa dipakai sehari-hari
Kursus Membatik Tulis Privat di Kota Surabaya
Dua benda menentukan hampir segalanya di kelas membatik: canting dan malam. Canting adalah pena bercucuk tembaga dengan mangkuk kecil penampung lilin cair, dan malam adalah lilin batik yang dipanaskan sampai encer lalu digoreskan ke kain untuk menahan warna. Seluruh keterampilan membatik tulis berputar di sekitar keduanya, yaitu seberapa panas malamnya, seberapa tenang tangan bergerak, dan seberapa dalam lilin itu meresap ke serat kain.
Kursus membatik Edubia mengantar peserta menempuh perjalanan penuh selembar kain: memindahkan pola, menggores kerangka motif, mengisi bidangnya dengan cecek, menutup bagian yang tetap putih, mencelup warna, merebus malam sampai lepas, lalu merawat kainnya agar warnanya bertahan. Tujuh tahap itu dikerjakan berurutan, sebab satu langkah yang dilewati selalu terbaca pada kain yang sudah jadi.
Satu tutor menemani satu peserta selama 120 menit tiap pertemuan. Canting, wajan malam, kompor listrik kecil, dan gawangan lipat dibawa tutor, jadi peserta cukup menyiapkan meja lapang dan pakaian yang boleh terkena tetesan. Biaya bermula di Rp186.500 per sesi untuk wilayah Surabaya maupun Sidoarjo, dengan bahan habis pakai dihitung terbuka sejak awal.
Poin penting
Tiga Cara Motif Sampai ke Selembar Kain
Batik tulis dikerjakan garis demi garis
Malam dialirkan lewat cucuk canting mengikuti pola yang digambar tangan. Lilinnya meresap ke dua sisi kain, sehingga motif terbaca sama kuat di depan dan di belakang, dan garisnya bergetar halus mengikuti napas orang yang menggoresnya.
Batik cap ditekan dengan stempel tembaga
Cap tembaga seukuran telapak tangan dicelup ke malam panas lalu ditekan berulang ke kain. Satu lembar rampung dalam hitungan hari dengan pengulangan yang seragam, dan sambungan antarcap terbaca kalau kainnya diperhatikan dari dekat.
Kain bermotif cetak keluar dari mesin tekstil
Motifnya disablon atau dicetak rotari memakai zat warna yang langsung menempel di permukaan kain. Warnanya duduk di satu sisi dengan sisi belakang yang lebih pucat, dan satu mesin sanggup mengeluarkan ratusan meter dalam sehari.
Kelas Batik Privat Menjawab Keluhan Peserta Kelas Rombongan
Kelas membatik massal biasanya berjalan tiga jam dan berhenti di tahap nglowong. Peserta pulang membawa kain bermalam, sementara pencelupan dan nglorod dikerjakan panitia di tempat lain. Bagian yang justru menentukan rupa akhir kain karena itu tak pernah dijalani sendiri, dan peserta pulang tanpa gambaran cara mengulangnya di rumah.
Format satu tutor satu peserta membalik urutan itu. Kain yang dipegang peserta ditemani sampai selesai, termasuk kegagalan yang muncul di tengah jalan. Malam yang merembes, celupan yang belang, dan lilin yang menempel kembali sesudah nglorod dibahas ketika kejadiannya masih hangat, sehingga hubungan sebab akibat antartahap terlihat langsung di kain yang sedang dipegang.
Kecepatan belajar pun mengikuti tangan peserta sendiri. Peserta yang cepat menguasai garis boleh melompat ke isen rapat pada pertemuan ketiga, sementara peserta yang menikmati tempo lambat bisa menghabiskan dua pertemuan penuh hanya untuk melatih lengkung. Keduanya berjalan di kelas yang sama tanpa saling menunggu.
Yang perlu diketahui
Empat Kegagalan Batik Pemula dan Letak Sebabnya
Garis malam putus di sisi belakang kain
Malam kurang panas atau tangan bergerak terlalu cepat. Warna akan menerobos lewat celah itu begitu kain masuk bak celup.
Bidang putih berubah berbercak
Lapisan nembok terlalu tipis. Pewarna masuk dari sisi bawah kain dan meninggalkan bayangan warna yang samar di bidang yang direncanakan bersih.
Warna kedua menutupi warna pertama
Urutan celup dibalik. Warna gelap yang didahulukan akan menahan warna terang yang ditimpakan di atasnya, sehingga rencana gradasi hilang.
Kain kaku sesudah nglorod
Air perebusan belum mendidih penuh. Malam yang meleleh separuh menempel kembali ke serat kain pada saat kain diangkat.
Enam Motif Batik Khas Kota Surabaya sebagai Bahan Latihan
Pemerintah Kota Surabaya mematenkan enam motif batik khas kota ini sesudah Lomba Desain Batik Surabaya 2022: Sparkling, Kintir-Kintiran, Abhi Boyo, Gembili Wonokromo, Kembang Bungur, dan Remo Surabayan. Motif Abhi Boyo membawa stilasi Suro dan Boyo sebagai lambang arek Surabaya, dilengkapi daun semanggi yang mewakili kesetiaan dan perjuangan. Motif Kembang Bungur berangkat dari bunga bungur yang sedang mekar, pohon yang berjajar di banyak ruas jalan kota.
Keenamnya menjadi persediaan bentuk yang dekat dengan keseharian peserta. Kelopak bungur berjumlah lima memberi latihan lengkung berulang dengan jarak yang harus dijaga tetap. Daun semanggi menyediakan tiga helai simetris, ujian bagus untuk tangan yang baru belajar mengulang bentuk yang sama tiga kali berturut-turut. Stilasi ikan dan buaya melatih peserta menyederhanakan tubuh hewan menjadi bidang datar yang tetap terbaca dari jarak jauh.
Kampung batik di Gundih, Bubutan, dan di Putat Jaya, Sawahan, menunjukkan bahwa membatik hidup sebagai kegiatan warga di kota ini. Peserta yang tinggal berdekatan dengan kampung-kampung itu sering datang membawa contoh kain yang ia lihat sendiri, dan pola latihannya disusun dari situ.
Warna Berani Jetis dan Batik Pesisir Jawa Timur
Kampung Batik Jetis di Kecamatan Sidoarjo mengerjakan batik tulis sejak sekitar 1675, keterampilan yang menurun sampai tujuh keturunan perajin. Cirinya terletak pada warna yang berani, dengan merah, biru, dan hitam yang dipakai berdampingan dalam satu lembar. Motif Beras Utah menggambarkan butir beras yang tertumpah sebagai harapan panen berlimpah, sementara motif Kembang Tebu berangkat dari masa Sidoarjo dikenal sebagai penghasil gula di Jawa Timur.
Menyeberang ke utara, Tanjungbumi di Bangkalan mengerjakan batik gentongan dengan warna alam. Merahnya diambil dari kulit mengkudu, dan satu warna saja menuntut perendaman sekurang-kurangnya enam minggu di dalam gentong. Satu lembar kain penuh bisa menghabiskan berbulan-bulan sampai setahun, dan warnanya bertahan puluhan tahun sesudah itu.
Dua arah itu dipakai di kelas untuk menjelaskan sebuah pilihan yang harus diambil tiap peserta: warna sintetis memberi hasil tajam dalam satu pertemuan, sedangkan warna alam menuntut kesabaran dengan imbalan warna yang lebih dalam. Peserta dari Rungkut sering memilih arah ketiga, yaitu batik mangrove Wonorejo, yang warnanya diambil dari kulit dan buah tanaman pesisir di dekat rumah mereka sendiri.
Ringkasnya
Yang Membedakan Kelas Membatik Privat Edubia
Keempat butir di bawah dikumpulkan dari alasan yang sering membuat peserta berhenti sebelum kain pertamanya rampung.
Kain latihan terpisah
Setiap teknik baru dicoba dulu di potongan mori sisa. Kain utama disentuh sesudah tangan peserta stabil, sehingga kegagalan berhenti di kain kecil dan pekerjaan berminggu-minggu tetap selamat.
Catatan resep warna
Takaran pewarna dan lama rendam ditulis di lembar milik peserta. Warna yang disukai bisa diulang persis pada kain berikutnya, dan warna yang meleset bisa ditelusuri sebabnya.
Jeda proses dihitung
Jadwal disusun mengikuti waktu kering kain, jadi peserta datang tepat ketika kainnya siap masuk tahap berikutnya.
Hitungan biaya per lembar
Kain, malam, pewarna, dan jam kerja dijumlahkan bersama peserta yang berniat menjual hasil karyanya.
Menangani Malam Panas di Meja Rumah Peserta
Malam batik mencair di kisaran 60 sampai 70 derajat Celsius, suhu yang jauh di bawah minyak goreng dan tetap sanggup melepuhkan kulit bila tumpah. Karena itu tiap sesi dibuka dengan penataan meja: wajan kecil diletakkan di atas alas tahan panas, kompor listrik didorong sejengkal dari tepi meja, dan kabelnya dirapikan menjauh dari jalur orang berjalan. Segelas air dingin dan lap basah disiapkan di sisi meja sepanjang pertemuan.
Peserta dilatih meniup ujung cucuk sebelum menggores untuk melancarkan lubang yang tersumbat, dengan cucuk menghadap menjauh dari wajah. Canting yang baru diangkat dari wajan diseka sebentar di bibir wajan agar tetesan panas berhenti di situ. Bila kulit terkena tetesan, air mengalir selama beberapa menit adalah penanganan yang tepat; pasta gigi dan mentega justru menahan panas di dalam kulit.
Jendela dibuka sepanjang sesi supaya uap lilin mengalir keluar, dan larutan pewarna dikerjakan di dekat saluran air dengan sarung tangan karet. Anak kecil serta hewan peliharaan diminta menjauh dari meja kerja selama kompor menyala. Aturan sederhana ini berlaku di seluruh sesi, dari Wiyung sampai Mulyorejo, sebab bahayanya sama di rumah mana pun.
Berapa Lama Satu Lembar Kain Selesai Dikerjakan
Pertanyaan ini datang hampir di tiap percakapan pembuka, dan jawabannya berpijak pada ukuran kain serta kerapatan motifnya. Saputangan 50 sentimeter dengan motif sedang rampung dalam tiga sampai lima pertemuan, kira-kira enam sampai sepuluh jam kerja tangan. Selendang dua meter dengan dua warna menghabiskan sepuluh sampai empat belas pertemuan. Kain panjang 2,5 meter dengan isen rapat di seluruh permukaan menuntut waktu berkali lipat, dan perajin berpengalaman pun mengerjakannya berminggu-minggu.
Sebagian besar waktu itu habis di tahap isen-isen. Satu bidang selebar telapak tangan yang diisi cecek rapat bisa memakan satu pertemuan penuh, sementara bidang polos seukuran sama selesai dalam sepuluh menit. Jeda kering menambah panjang kalendernya: kain yang dicelup perlu tiga sampai tujuh hari sebelum masuk tahap berikutnya, dan warna alam menuntut jeda yang lebih panjang lagi.
Ukuran pembandingnya membantu menempatkan angka-angka itu. Batik cap menyelesaikan satu lembar dalam hitungan hari, dan batik gentongan Madura menghabiskan berbulan-bulan untuk satu kain. Peserta yang memahami rentang ini berhenti membandingkan harga batik tulis dengan kain bermotif cetak di pasar.
Rincian Biaya Kursus Membatik dan Bahan Habis Pakai
Tarif satu sesi 120 menit berangkat dari Rp186.500, mencakup kedatangan tutor beserta seluruh alat yang ia bawa. Bahan habis pakai dihitung terpisah supaya peserta tahu persis uangnya mengalir ke mana: mori primisima ukuran saputangan berkisar Rp15.000, mori selendang dua meter sekitar Rp60.000, malam sekitar Rp25.000 per setengah kilogram, dan pewarna Rp20.000 sampai Rp45.000 untuk tiap warna.
Berlatih di co-learning space Edubia dikenakan Rp15.000 tambahan tiap kali datang, dan tarif itu menutup pemakaian ruang celup berikut salurannya. Pembayaran berjalan per pertemuan, jadi peserta boleh berhenti sesudah satu kain rampung lalu kembali pada bulan berikutnya. Bahan yang tersisa tetap menjadi milik peserta dan dipakai lagi di rangkaian sesi berikutnya.
Perkiraan untuk paket yang lebih panjang bisa dihitung sendiri lewat kalkulator biaya Edubia sebelum menghubungi tim. Angka yang keluar dari sana memakai rumus yang sama dengan yang dipakai saat pendaftaran.
Lebih dekat
Lima Jalur Peserta Kursus Membatik Edubia
Pemula tanpa pengalaman sama sekali
Mulai dari cara memegang canting dan mengenali suhu malam, dengan kain latihan kecil sampai tangan terbiasa menahan sudut cucuk.
Guru dan pendamping kegiatan sekolah
Pengajar seni budaya yang perlu menguasai tahap penuh sebelum memandu siswa dalam kegiatan membatik di sekolahnya.
Perajin yang menambah keterampilan
Pelaku batik cap atau penjahit kain yang ingin menguasai batik tulis untuk menaikkan nilai produk dan melayani pesanan khusus.
Perintis usaha kain bermotif
Peserta yang menghitung jam kerja dan biaya bahan per lembar sebelum menerima pesanan seragam kantor atau suvenir acara.
Peminat kegiatan tangan bertempo lambat
Orang dewasa yang mencari kegiatan tenang di akhir pekan dengan hasil berupa kain yang benar-benar dipakai sehari-hari.
Area Layanan Tutor Membatik di Kota Surabaya
Tiga hal ikut masuk rumah begitu kelas membatik dimulai: kompor kecil pemanas malam, larutan pewarna, dan jemuran kain yang menuntut angin. Tutor meminta foto ruang kerja Anda sebelum pertemuan pembuka, lalu memilih teknik yang muat di situ. Seluruh 31 kecamatan Kota Surabaya masuk jangkauan, dengan peminat yang sering datang dari Gubeng, Wonokromo, Tambaksari, dan Rungkut.
Jadwal peserta Lakarsantri, Sambikerep, dan Benowo umumnya jatuh di akhir pekan mengikuti waktu tempuh tutor. Sesi bisa diambil tiap hari sepanjang pekan, dengan jam mulai sedini 07.00 dan sesi malam yang berakhir 21.00. Wilayah Kabupaten Sidoarjo menyumbang peminat dari Sidoarjo, Tulangan, Candi, Buduran, dan Waru, sebagian di antaranya bertetangga dengan sentra batik yang sudah lama hidup di sana.
Pencelupan dan penjemuran yang tak muat di rumah dipindahkan ke co-learning space Edubia di Tambaksari atau Wonocolo, dengan biaya ruang Rp15.000 sekali datang. Kain mori, malam, dan canting termasuk paket bahan yang disepakati pada pertemuan pembuka.
Bagaimana Tutor Membaca Kemajuan Peserta Membatik
Penilaian dilakukan atas kain yang sudah selesai dikerjakan. Tiga hal diperiksa di setiap tahap: keseragaman lebar garis, tembusnya malam ke sisi belakang, dan kerapian batas antara bidang berwarna dengan bidang yang tertutup lilin. Ketiganya kasat mata dan bisa dibandingkan langsung dengan hasil pertemuan sebelumnya.
Kain latihan pertama sengaja disimpan sampai program berjalan sepuluh pertemuan, lalu diletakkan bersebelahan dengan pekerjaan terbaru. Perbandingan dua kain itu menjelaskan kemajuan dengan lebih jujur daripada penilaian berupa angka. Tutor juga menuliskan satu hal yang perlu diulang di rumah sesudah tiap pertemuan, biasanya latihan garis sepuluh menit yang bisa dikerjakan tanpa pendampingan.
Peserta yang ingin menempuh keterampilan tangan lain sesudah kain pertamanya rampung dapat melihat pilihan yang tersedia di katalog program Edubia, dan tutor membantu menimbang mana yang menyambung baik dengan kemampuan membatik yang sudah terbentuk.
Detail
Empat Langkah Memulai Kursus Membatik di Surabaya
Empat langkah sederhana, dari daftar sampai belajar bareng tutor pilihan.
-
Hubungi Edubia lewat WhatsApp
Sebutkan wilayah tempat tinggal, pengalaman membatik sejauh ini, dan hari yang biasanya lowong untuk pertemuan dua jam.
-
Kirim gambar motif yang disukai
Foto kain, tangkapan layar, atau coretan tangan sama-sama berguna. Pola latihan disusun dari bentuk yang benar-benar ingin dikerjakan peserta.
-
Pilih tutor dan jadwal pertemuan
Beberapa nama tutor dikirimkan lengkap dengan riwayat kerjanya, mulai perajin batik tulis sampai pengajar seni rupa, lalu peserta menetapkan hari dan jamnya.
-
Jalani sesi pertama di rumah sendiri
Tutor datang membawa canting, wajan malam, kompor, dan gawangan. Pertemuan pembuka dipakai memindahkan pola serta menggores garis latihan pertama.
Program Terkait
Masih menimbang membatik tulis privat? Bandingkan dengan program berikut
Tanya jawab
Apa saja yang perlu diketahui soal les membatik tulis privat di Surabaya?
Berapa biaya kursus membatik privat di Surabaya?
Angkanya berangkat dari Rp186.500 untuk satu sesi 120 menit, mencakup kedatangan tutor berikut canting, wajan malam, kompor listrik, dan gawangan yang ia bawa. Kain mori, malam, dan pewarna dihitung terpisah serta dirinci terbuka sejak pertemuan pembuka, umumnya Rp35.000 sampai Rp90.000 untuk satu lembar kain latihan. Perkiraan per paket bisa dihitung sendiri lewat halaman kalkulator biaya Edubia.
Apa bedanya batik tulis, batik cap, dan kain bermotif cetak?
Batik tulis digores tangan satu garis demi satu garis memakai canting, sehingga malam meresap ke dua sisi kain dan motifnya terbaca sama kuat di depan maupun di belakang. Batik cap memakai stempel tembaga seukuran telapak tangan yang dicelup malam lalu ditekan berulang, jadi satu lembar rampung dalam hitungan hari dengan pengulangan yang rapi. Kain bermotif cetak menempuh jalur produksi tekstil: motifnya disablon atau dicetak mesin dengan zat warna langsung, warnanya duduk di satu permukaan, dan mesinnya sanggup mengeluarkan ratusan meter sehari. Kelas ini melatih jalur pertama.
Apakah peserta perlu membeli canting dan kompor sendiri?
Belum perlu pada tahap awal. Tutor membawa canting cucuk halus, canting cecek, canting tembokan, wajan malam, dan kompor listrik kecil di setiap pertemuan. Sesudah tahap nglowong dikuasai, banyak peserta membeli seperangkat sendiri untuk berlatih di sela pertemuan, dan tutor bersedia menemani berbelanja di toko bahan batik di sekitar Surabaya.
Berapa lama sampai peserta bisa menyelesaikan satu kain utuh?
Saputangan berukuran 50 sentimeter umumnya rampung dalam tiga sampai lima pertemuan, setara enam sampai sepuluh jam kerja. Selendang dua meter dengan dua warna memerlukan sekitar sepuluh sampai empat belas pertemuan. Lamanya ditentukan kerapatan motif, sebab isen-isen rapat menghabiskan waktu jauh lebih banyak daripada bidang polos berukuran sama.
Apakah malam panas aman dikerjakan di meja rumah?
Malam batik mencair di kisaran 60 sampai 70 derajat Celsius, jauh di bawah suhu minyak goreng saat menggoreng. Risiko yang nyata berupa tetesan panas di kulit dan kain, sehingga penanganannya berpusat pada kestabilan wajan dan jarak tangan. Tutor memasang alas tahan panas di bawah wajan, menaruh kompor sejengkal dari tepi meja, menyiapkan lap basah sepanjang sesi, dan membuka jendela supaya uap malam mengalir keluar.
Motif batik apa saja yang dipelajari di kelas ini?
Latihan dimulai dari bentuk geometris sederhana berupa garis, titik, dan lengkung berulang. Sesudah tangan stabil, peserta beralih ke unsur lokal seperti kelopak bungur, daun semanggi, dan stilasi Suro dan Boyo yang menjadi lambang arek Surabaya. Peserta yang tertarik pada motif pesisiran Jawa Timur atau motif klasik Jawa Tengah dapat mengajukannya, dan tutor menyesuaikan urutan latihannya.
Bisakah peserta memakai pewarna alam saja?
Bisa. Warna alam dari mangrove, indigofera, secang, dan kulit jolawe dibahas sebagai jalur tersendiri. Perlu diketahui bahwa warna alam menuntut pencelupan berulang, kadang sampai delapan kali untuk satu warna, dan hasilnya lebih lembut daripada napthol. Peserta yang memilih jalur ini menyiapkan jeda antarpertemuan yang lebih panjang.
Apakah kain hasil praktik menjadi milik peserta?
Ya, seluruh kain yang dikerjakan peserta dibawa pulang, termasuk kain latihan garis yang biasanya disimpan sebagai catatan kemajuan. Sebagian peserta menjahit kain latihannya menjadi sarung bantal, sebagian lagi menyimpannya untuk membandingkan garis pertemuan pertama dengan garis sesudah sepuluh pertemuan.
Bisakah sesi membatik berjalan daring?
Tahap nyorek, rancangan motif, dan pembahasan warna berjalan baik lewat layar. Tahap nglowong, nembok, dan nglorod disarankan tatap muka, sebab tutor perlu melihat sudut canting dari dekat serta menilai kekentalan malam dengan matanya sendiri. Banyak peserta menggabungkan keduanya untuk menghemat waktu perjalanan pada pekan yang padat.
Apakah kelas ini bisa diikuti berdua dengan teman?
Format bakunya satu tutor satu peserta supaya koreksi gerakan tangan berjalan seketika. Peserta yang ingin belajar berdua dapat meminta format berpasangan, dengan biaya per orang lebih ringan dan durasi sesi ditambah 30 menit agar keduanya tetap mendapat perhatian yang cukup pada tahap menggores.
Bagaimana kalau hasil celupan warnanya belang?
Belang hampir selalu berasal dari kain yang masih menyimpan air atau dari lapisan malam yang terlalu tipis. Tutor mengajarkan cara membaca pola belang untuk menemukan sebabnya, lalu memperbaikinya lewat celup ulang atau penutupan bagian tertentu. Kain yang gagal tetap dipakai sebagai bahan latihan tahap berikutnya, biasanya untuk mencoba isen baru.
Apakah rumah jadi berbau malam sesudah sesi berakhir?
Malam batik berbau lilin hangat yang cukup tajam selama kompor menyala, dan baunya hilang dalam satu sampai dua jam bila jendela dibuka. Tutor mengerjakan tahap celup di dekat saluran air, membawa pulang sisa larutan pewarna, dan mengelap meja dengan air panas sebelum pamit, sehingga ruangan kembali seperti semula pada sore yang sama.
Bagaimana kalau peserta merasa tidak cocok dengan tutornya?
Peserta cukup mengabari Edubia lewat WhatsApp, dan tutor bisa diganti tanpa biaya tambahan. Catatan kemajuan diteruskan ke tutor baru, termasuk tahap yang sudah dikuasai dan kain yang sedang dikerjakan, sehingga pekerjaan pada kain itu berlanjut dari titik terakhir tanpa diulang dari awal.
Kecamatan mana saja yang didatangi tutor membatik?
Seluruh 31 kecamatan Kota Surabaya masuk jangkauan, dengan permintaan yang sering datang dari Gubeng, Rungkut, Wonokromo, Tambaksari, dan Lakarsantri. Di Kabupaten Sidoarjo, sesi kerap berjalan di Sidoarjo, Tulangan, Buduran, Waru, dan Candi. Wilayah di luar daftar itu tetap dilayani, dan jam pertemuannya ditetapkan mengikuti lama perjalanan tutor.
Apakah Edubia menerbitkan sertifikat sesudah kelas selesai?
Edubia mengeluarkan keterangan penyelesaian program yang menyebut jumlah pertemuan dan tahap yang dikuasai peserta. Keterangan itu berlaku sebagai catatan belajar. Sertifikat kompetensi kerja diterbitkan lembaga sertifikasi profesi lewat uji tersendiri, dan peserta yang membutuhkannya biasanya melampirkan catatan ini sebagai riwayat latihan.
Siap Bergabung
Siap mulai les membatik tulis privat bulan ini?
Tim kami membalas cepat di WhatsApp. Tanyakan apa saja soal les membatik tulis privat dulu, keputusan belakangan.