4,9/5 · 1.200 ulasan · Semua Tingkat
Kursus Komputer di Surabaya
Kursus komputer privat di Surabaya dan Sidoarjo untuk pemula dewasa: tutor datang ke rumah, toko, atau kantor. Tujuh tingkat kemandirian, dari mengenal perangkat sampai menangani gangguan sendiri. Satu tutor satu peserta, mulai Rp186.500 per sesi 90 menit.
Kursus Komputer di Surabaya, apa saja?
Kursus komputer privat di Surabaya dan Sidoarjo untuk pemula dewasa: tutor datang ke rumah, toko, atau kantor. Tujuh tingkat kemandirian, dari mengenal perangkat sampai menangani gangguan sendiri. Satu tutor satu peserta, mulai Rp186.500 per sesi 90 menit.
Konsultasi dan DaftarSpesifikasi Les
- Sasaran peserta
- Orang dewasa yang belum pernah memakai komputer sampai yang ingin lebih cekatan
- Susunan materi
- Tujuh tingkat kemandirian, ditempuh berurutan sesuai hasil pemeriksaan awal
- Sistem yang didampingi
- Windows 10 dan Windows 11, macOS, serta pengenalan ChromeOS
- Perangkat latihan
- Komputer atau laptop milik peserta sendiri
- Format belajar
- Satu tutor untuk satu peserta, tatap muka atau daring
- Lama satu sesi
- 90 menit, dengan jeda pendek bagi peserta lanjut usia
- Titik belajar
- Rumah, toko, kantor, co-learning space Edubia, atau daring
- Jangkauan tutor
- 31 kecamatan Kota Surabaya dan 18 kecamatan Kabupaten Sidoarjo
- Waktu sesi
- Tiap hari sejak pukul 07.00 sampai pukul 21.00
- Biaya per sesi
- Mulai Rp186.500, tambah Rp15.000 bila sesi digelar di co-learning space Edubia
- Bila tutor kurang klop
- Tutor diganti tanpa biaya tambahan, dan sesi berlanjut dari titik terakhir
- Peralatan dan bahan
- Disiapkan peserta, di luar tarif sesi
Kelebihan les ini
Kenapa memilih les komputer Edubia
Sesi berjalan di komputer milik peserta sendiri
Tata letak papan ketik, versi sistem, dan aplikasi yang terpasang berbeda di tiap perangkat. Belajar di perangkat sendiri membuat langkah yang diajarkan langsung cocok, sehingga peserta bisa mengulanginya sendiri sesudah tutor pulang.
Satu kemampuan diuji tanpa dituntun sebelum materi baru dibuka
Tutor memeriksa satu kemampuan sampai peserta menjalankannya dari awal hingga akhir tanpa dipandu, dan barulah tingkat berikutnya dibuka. Cara ini menahan kebiasaan menumpuk istilah yang tidak pernah dipraktikkan.
Istilah asing diterjemahkan ke pekerjaan yang sudah dikenal
Folder dijelaskan lewat lemari arsip, tembolok lewat laci penampung sementara, dan pembaruan lewat servis berkala. Peserta menghubungkannya ke hal yang sudah dikenal sebelum menghafal namanya.
Catatan langkah ditulis peserta dengan tangannya sendiri
Tiap sesi meninggalkan lembar catatan berisi urutan langkah yang ditulis peserta sendiri. Menuliskannya dengan tangan membuat urutan itu bertahan sampai pertemuan berikutnya, dan lembarnya bisa dibaca ulang tanpa membuka komputer.
Tutor terbiasa mendampingi peserta lanjut usia
Kecepatan bicara, ukuran huruf di layar, dan jeda antar langkah disesuaikan sejak menit pertama. Pengulangan diberikan tanpa nada terburu-buru, dan satu kemampuan boleh dilatih beberapa pertemuan bila memang diperlukan.
Persiapan di rumah
Yang disiapkan sebelum tutor komputer datang
- Komputer atau laptop yang dipakai sehari-hari Sesi berjalan di perangkat itu supaya langkah yang dipelajari langsung cocok. Bila ada dua perangkat, pilih yang lebih sering dipakai peserta.
- Meja dan kursi dengan penerangan cukup Posisi layar sebaiknya sejajar mata dan tidak memantulkan cahaya jendela. Kenyamanan ini berpengaruh besar bagi peserta yang belajar 90 menit tanpa jeda panjang.
- Kabel daya dan pengisi daya yang berfungsi Sesi kerap terputus karena daya menipis di tengah latihan. Pastikan pengisi daya tersedia di dekat meja belajar sejak awal.
- Nama pengguna dan kata sandi perangkat Kata sandi masuk sistem, akun surel, dan sambungan nirkabel di rumah. Bila lupa, sampaikan sejak awal supaya pertemuan pertama dijadwalkan untuk memulihkannya.
- Buku catatan dan pena Langkah yang dipelajari dicatat peserta dengan tangan sendiri. Catatan tulisan tangan lebih mudah dibaca ulang peserta lanjut usia daripada lembar cetakan.
- Daftar pekerjaan yang ingin bisa dikerjakan sendiri Tuliskan tiga sampai lima hal yang konkret, misalnya mengirim lamaran lewat surel atau mengurus dokumen daring. Daftar ini menentukan urutan tingkat yang ditempuh.
- Sambungan internet di rumah bila tersedia Diperlukan mulai tingkat kelima. Bila belum ada, tutor menyiapkan bahan latihan luring sampai sambungannya terpasang.
Susunan Materi
Tujuh tingkat kemandirian pemakai komputer
Tiap tingkat punya satu pekerjaan yang harus bisa diselesaikan peserta tanpa didampingi. Peserta yang sudah menguasai sebagian tingkat masuk di titik yang sesuai sesudah tutor memeriksanya pada pertemuan pertama.
- 1
Mengenali perangkat dan menyalakannya dengan benar
Tingkat 1Yang dibahas. Bagian komputer dan laptop, lubang sambungan beserta fungsinya, cara menyalakan dan mematikan yang benar, membaca tanda lampu, serta menyambungkan pencetak dan penyimpan lepas.
Jebakan umum. Perangkat dimatikan dengan menekan tombol daya sampai layar padam, sebab cara itu terasa lebih cepat. Berkas yang sedang terbuka rusak tanpa peringatan, dan peserta menyimpulkan bahwa komputernya memang sering bermasalah.
Cara tutor. Tutor memperagakan proses mematikan yang benar sambil menerangkan apa yang sedang dikerjakan komputer di layar penutup. Peserta lalu melatihnya beberapa kali sampai urutan itu menjadi kebiasaan.
- 2
Menguasai tetikus, papan ketik, dan pengaturan jendela
Tingkat 2Yang dibahas. Klik kiri dan kanan, klik ganda, seret dan lepas, memilih beberapa berkas sekaligus, memindah jendela, menyusun dua jendela berdampingan, serta pintasan salin, tempel, dan urungkan.
Jebakan umum. Peserta mengeklik dua kali pada tautan yang sebenarnya cukup sekali, sehingga aplikasi terbuka dua kali dan layar dipenuhi jendela bertumpuk. Kebingungan yang muncul kerap ditafsirkan peserta sebagai kegagalannya sendiri.
Cara tutor. Perbedaan sasaran klik tunggal dan klik ganda dilatih pada dua tempat berdampingan, yaitu ikon di layar utama dan tautan di dalam jendela. Peserta juga dilatih menutup jendela berlebih dengan tenang.
- 3
Mengelola berkas, folder, dan ekstensi
Tingkat 3Yang dibahas. Susunan folder yang masuk akal, aturan penamaan berkas, penyimpanan dengan pilihan lokasi, pencarian berkas, pembacaan ekstensi sesudah tampilannya dinyalakan, serta penyalinan cadangan ke penyimpan lepas.
Jebakan umum. Seluruh berkas menumpuk di layar utama dan di folder unduhan, dan peserta mencari dokumen penting dengan menggulir ratusan ikon. Ekstensi yang disembunyikan sistem membuat berkas berbahaya tampil serupa dokumen biasa.
Cara tutor. Tampilan ekstensi dinyalakan lebih dulu, lalu peserta membangun tiga folder induk sesuai urusan hidupnya sendiri. Tiap sesi berikutnya ditutup dengan menyimpan hasil kerja ke folder yang tepat sampai kebiasaannya terbentuk.
- 4
Mengetik, menyusun dokumen, mencetak, dan memindai
Tingkat 4Yang dibahas. Latihan mengetik sepuluh jari secara bertahap dengan pengukuran kata per menit, penyusunan surat sederhana, pengaturan huruf dan paragraf, penyimpanan sebagai PDF, pemindaian dokumen, serta pengaturan cetak.
Jebakan umum. Perataan teks dikerjakan dengan menekan bilah spasi berulang kali, sehingga tata letak berantakan begitu jenis huruf diganti atau dokumen dibuka di komputer lain. Peserta lalu merapikannya lagi dari nol setiap kali.
Cara tutor. Tutor memperlihatkan dokumen yang dirapikan dengan spasi lalu mengganti jenis hurufnya di depan peserta. Sesudah tata letaknya berantakan, cara yang benar berupa perataan dan tabulasi diperkenalkan sebagai penggantinya.
- 5
Menjelajah internet dan berkirim surel
Tingkat 5Yang dibahas. Peramban dan tab, membedakan kotak alamat dari kotak pencarian, menyimpan penanda, mengunduh berkas dengan aman, membuat akun surel, menulis subjek, mengirim lampiran, serta mengisi formulir daring.
Jebakan umum. Alamat situs diketik di kotak pencarian, lalu peserta mengeklik hasil teratas yang ternyata iklan. Situs tiruan yang meminta data pribadi terbuka, dan peserta merasa sudah berada di halaman resmi karena tampilannya serupa.
Cara tutor. Peserta dilatih membedakan kotak alamat dan kotak pencarian secara berulang, lalu membiasakan membaca nama domain sebelum mengisi apa pun. Situs layanan yang sering dipakai disimpan sebagai penanda di peramban.
- 6
Menjaga keamanan akun dan data pribadi
Tingkat 6Yang dibahas. Menyusun kata sandi berbeda tiap layanan, memakai pengelola kata sandi, menyalakan verifikasi dua langkah, mengenali penipuan lewat telepon dan pesan, memilah lampiran yang aman, serta membaca izin aplikasi.
Jebakan umum. Kode sekali pakai dibacakan kepada penelepon yang mengaku petugas bank, sebab nada bicaranya meyakinkan dan menyebut nama peserta dengan benar. Uang di rekening berpindah dalam hitungan menit.
Cara tutor. Tutor memperagakan percakapan penipuan yang lazim beredar, lalu melatih peserta menutup telepon dan memeriksa lewat saluran resmi. Satu aturan tetap ditanamkan, yaitu kode sekali pakai tidak pernah dibacakan kepada siapa pun.
- 7
Merawat perangkat dan menangani gangguan ringan
Tingkat 7Yang dibahas. Membaca pesan galat, membebaskan ruang penyimpanan, memasang pembaruan sistem, menjalankan pemindai virus bawaan, menyambungkan ulang pencetak, memulihkan sambungan jaringan, serta menyalin cadangan berkala.
Jebakan umum. Peserta menekan setiap tombol pada kotak pesan galat tanpa membacanya karena tulisannya berbahasa asing. Pilihan yang diambil kadang justru menghapus berkas atau memasang aplikasi tambahan yang tidak dikehendaki.
Cara tutor. Tutor mengajarkan langkah bertahan yang selalu sama, yaitu membaca pesan, memotret layarnya, lalu memilih tindakan yang aman diambil. Beberapa pesan galat yang lazim diterjemahkan bersama dan dicatat peserta.
Fleksibel
3 format kelas komputer di Edubia
Tutor komputer datang ke tempat pilihan Anda di Surabaya atau via online. Rencana belajar disusun dari kebutuhan Anda.
Tanda kemajuan
Perjalanan peserta dari didampingi sampai mengerjakan sendiri
Kemajuan diukur dari pekerjaan yang bisa diselesaikan peserta tanpa tutor di sampingnya. Tiap tahap ditutup dengan satu pekerjaan yang dikerjakan sendiri sementara tutor hanya mengamati.
- 01
Peserta menyalakan, membuka, dan menutup dengan tenang
Tahap awalPerangkat dinyalakan dan dimatikan dengan urutan yang benar, aplikasi dibuka dan ditutup, dan jendela yang bertumpuk dirapikan sendiri. Tandanya, peserta berhenti bertanya sebelum menekan sesuatu.
- 02
Berkas yang disimpan bisa ditemukan lagi pekan depan
Pengelolaan berkasTutor meminta peserta membuka dokumen yang disimpan pada sesi sebelumnya. Tahap ini lewat ketika peserta menemukannya tanpa memakai pencarian dan tahu di folder mana berkas itu diletakkan.
- 03
Satu dokumen selesai diketik, disimpan, lalu dicetak
DokumenPeserta menyusun surat atau daftar dari awal, menyimpannya sebagai PDF, lalu mencetaknya. Buktinya lembar cetakan yang tata letaknya tetap rapi ketika dokumennya dibuka di perangkat lain.
- 04
Surel berlampiran terkirim tanpa dituntun siapa pun
Internet dan surelSurel dikirim beserta lampiran ke alamat yang benar, dan peserta memeriksa kotak terkirim untuk memastikannya. Sebagian peserta menandai tahap ini sebagai titik ketika ia berhenti meminta bantuan anaknya.
- 05
Gangguan ringan ditangani sendiri lebih dulu
MandiriKetika pencetak tidak terdeteksi atau sambungan putus, peserta menjalankan langkah pemeriksaan yang sudah dicatatnya. Tahap ini lewat ketika sebagian besar gangguan selesai tanpa panggilan telepon kepada siapa pun.
Rekam Jejak
Bentuk program ini dalam angka
- 7 tingkat
- Kemandirian pemakai, dari mengenal perangkat sampai menangani gangguan
- 1:1
- Satu tutor menangani satu peserta tiap pertemuan
- 90 menit
- Durasi satu sesi, dengan jeda menyesuaikan usia peserta
- 49 kecamatan
- Wilayah yang dijangkau tutor komputer Edubia di Jawa Timur
Kesesuaian program
Keadaan yang cocok dengan kursus komputer ini
Peserta yang cocok
- Peserta lanjut usia yang ingin mengurus layanan daring tanpa bergantung pada anak dan cucu
- Pemilik toko atau usaha rumahan yang perlu mencetak nota, menyusun daftar harga, dan mengurus perizinan daring
- Pekerja baru yang diminta mengelola berkas proyek serta penyimpanan awan bersama
- Guru yang tugas administrasinya berpindah ke sistem daring dan perlu mengejar dasarnya lebih dulu
- Peserta yang pernah belajar sebentar lalu berhenti karena merasa tertinggal di kelas ramai
- Peserta yang ingin mengenali penipuan daring dan menata kata sandinya sendiri
Kenapa privat
Tiga jalan belajar komputer, mana yang cocok untuk Anda?
Les Komputer Privat Edubia
Di tempat pilihan Anda, Surabaya
- Perhatian tutor saat belajar komputer : Penuh, satu untuk satu
- Materi komputer disesuaikan level peserta
- Jadwal menyesuaikan rutinitas di Surabaya
- Assessment kebutuhan komputer di awal
- Tutor komputer bisa diganti tanpa ribet
- Pekerjaan peserta diperiksa di layar yang sama
Bimbel Komputer Grup
- Perhatian tutor saat belajar komputer : Terbagi ke banyak peserta
- Materi komputer disesuaikan level peserta
- Jadwal menyesuaikan rutinitas di Surabaya : Kelas terjadwal
- Assessment kebutuhan komputer di awal
- Tutor komputer bisa diganti tanpa ribet
- Pekerjaan peserta diperiksa di layar yang sama : Seragam
Belajar Komputer Sendiri
- Perhatian tutor saat belajar komputer : Tanpa pendamping
- Materi komputer disesuaikan level peserta
- Jadwal menyesuaikan rutinitas di Surabaya
- Assessment kebutuhan komputer di awal
- Tutor komputer bisa diganti tanpa ribet
- Pekerjaan peserta diperiksa di layar yang sama : Cari sendiri
Standar layanan
Apa yang kami siapkan sebelum sesi komputer pertama?
Yang sudah kami siapkan begitu Anda memutuskan mulai belajar komputer.
Satu tutor untuk satu peserta
Seluruh jam sesi komputer tertuju pada satu orang, jadi pertanyaan sekecil apa pun terjawab saat itu juga.
Rating tutor Edubia 4,9 dari 1.200 ulasan
Angka itu dihitung dari ulasan peserta yang sudah menjalani sesi bersama tutor Edubia.
Garansi ganti tutor
Kalau cara mengajarnya belum cocok, tutor komputer diganti tanpa biaya tambahan.
Kursus komputer privat di Surabaya: biaya, cakupan, dan cara memulai
Orang dewasa yang tersendat di depan komputer biasanya berhenti pada satu hal yang sama, yaitu tidak tahu apa yang sedang terjadi di balik layar. Selama itu belum jelas, tiap jendela baru terasa seperti risiko, dan tangan berhenti di atas tetikus menunggu ada orang lain yang mengambil alih. Program ini menyusun ulang urutannya, mulai dari benda fisik di meja sampai kebiasaan yang membuat peserta berani mencoba sendiri.
Edubia mengirim tutor komputer ke rumah, toko, dan kantor di Kota Surabaya maupun Kabupaten Sidoarjo, dengan satu tutor mendampingi satu peserta. Sesi berjalan di perangkat milik peserta sendiri, dan permintaan datang dari Tandes, Sambikerep, Wonokromo, Rungkut, Gubeng, sampai Waru, Sukodono, dan Candi. Biaya mulai Rp186.500 untuk pertemuan 90 menit. Peserta yang merasa kurang klop dengan tutornya berhak meminta pergantian, dan pergantian itu tidak menambah biaya.
Sesi pertama menerangkan apa yang terjadi ketika komputer dinyalakan
Tombol daya mengalirkan listrik, lalu perangkat menjalankan program kecil di papan induk yang memeriksa bagian-bagiannya satu per satu. Sesudah pemeriksaan itu lewat, sistem operasi ditarik dari penyimpanan ke memori, dan barulah layar utama muncul. Urutan ini menjawab dua pertanyaan yang hampir selalu diajukan peserta: kenapa komputer perlu waktu sebelum bisa dipakai, dan kenapa mematikannya dengan menahan tombol daya berbahaya bagi berkas yang sedang terbuka.
Peserta juga dikenalkan pada pembagian tugas di dalam mesinnya. Prosesor mengerjakan hitungan, memori menampung pekerjaan yang sedang berjalan, dan penyimpanan menahan berkas ketika listrik padam. Pembagian itu menerangkan keluhan sehari-hari. Komputer yang berat saat banyak jendela terbuka umumnya kekurangan memori, sedangkan komputer yang lambat sejak menit pertama dinyalakan biasanya masih memakai cakram putar, dan menggantinya dengan penyimpan solid mengubah rasa pemakaian jauh lebih terasa daripada memasang aplikasi pembersih.
Rincian
Bagian perangkat yang dikenali peserta di kelas pengenalan
Prosesor dan memori
Prosesor mengerjakan perhitungan, memori menampung pekerjaan yang sedang dibuka. Peserta belajar membaca keduanya lewat jendela informasi sistem di perangkatnya sendiri.
Penyimpanan berkas
Cakram putar atau penyimpan solid, berikut cara membaca sisa ruangnya. Ruang yang tinggal sedikit adalah sebab tersembunyi di balik banyak keluhan lambat.
Lubang sambungan
USB, HDMI, jek audio, dan pembaca kartu. Peserta mencocokkan bentuk lubang dengan kabel yang dimilikinya sampai hafal tanpa perlu membalik laptop.
Papan ketik dan tetikus
Tombol yang jarang dipakai justru yang menentukan kecepatan, misalnya Ctrl, Alt, Esc, dan Tab. Papan sentuh laptop dilatih terpisah dari tetikus berkabel.
Layar dan pengaturannya
Kecerahan, ukuran huruf, dan penskalaan tampilan. Peserta lanjut usia mengatur bagian ini sejak menit pertama supaya mata tidak lekas lelah.
Materi kursus sistem operasi: cara berpikir tentang berkas dan folder
Sistem operasi adalah perangkat lunak yang mengatur seluruh isi komputer: membuka aplikasi, menyusun jendela, dan menyimpan berkas. Windows, macOS, dan ChromeOS mengerjakan pekerjaan yang sama dengan tampilan berbeda, jadi peserta belajar di sistem yang memang terpasang di perangkatnya supaya istilah yang didengar cocok dengan yang terlihat.
Bagian yang menyita waktu belajar biasanya berkas dan folder. Folder bekerja seperti lemari arsip di kantor: ada laci induk, ada map di dalamnya, dan tiap dokumen punya tempat yang disepakati. Peserta membangun tiga folder induk sesuai urusan hidupnya sendiri, misalnya dokumen keluarga, urusan usaha, dan foto. Sesudah itu tiap sesi ditutup dengan menyimpan hasil kerja ke folder yang benar, sampai kebiasaannya terbentuk.
Aturan penamaan diajarkan pada pertemuan yang sama. Nama berkas yang berguna memuat isi dan tanggal, misalnya nota-toko-2026-08.pdf, sehingga daftar berkas berbaris urut tanpa perlu dirapikan lagi. Peserta juga dilatih memakai pencarian bawaan sistem, dan sekaligus dilatih agar tidak bergantung padanya.
Ekstensi berkas dan celah yang lahir saat ia disembunyikan
Huruf di belakang titik pada nama berkas menyatakan jenisnya: .docx untuk dokumen, .xlsx untuk lembar sebar, .pdf untuk dokumen siap cetak, .jpg untuk foto, dan .exe untuk program yang bisa dijalankan. Windows menyembunyikan ekstensi itu secara bawaan dengan niat merapikan tampilan, dan di situlah letak celahnya.
Berkas bernama undangan.pdf.exe tampil sebagai undangan.pdf ketika ekstensinya disembunyikan. Ikonnya pun bisa dibuat menyerupai berkas dokumen, sehingga peserta merasa sedang membuka undangan padahal sedang menjalankan program. Modus semacam ini beredar lewat pesan berantai dengan berbagai samaran, mulai dari undangan pernikahan sampai resi pengiriman barang.
Karena itu sesi tingkat ketiga selalu dibuka dengan menyalakan tampilan ekstensi di perangkat peserta. Sesudah menyala, peserta dilatih membaca nama berkas dari belakang, lalu menahan diri membuka apa pun yang berakhiran .exe, .apk, atau .scr bila berkas itu datang lewat pesan. Latihannya singkat, dan ia menutup satu jalan masuk penipuan yang kerap dipakai.
Sorotan
Pintasan papan ketik yang dilatih tutor untuk mempercepat kerja
Ctrl + C dan Ctrl + V
Salin dan tempel. Dua pintasan ini memangkas separuh gerakan tetikus pada pekerjaan menyalin data berulang, dan keduanya bekerja sama di hampir semua aplikasi.
Ctrl + Z
Urungkan langkah terakhir. Pemula sering takut mencoba karena merasa kesalahan bersifat tetap, dan pintasan ini mencabut ketakutan itu dalam satu pertemuan.
Ctrl + S
Simpan pekerjaan yang sedang berjalan. Dilatih sampai menjadi gerak refleks tiap kali satu paragraf selesai atau satu baris tabel terisi.
Ctrl + F
Cari kata di dalam halaman atau dokumen panjang. Peserta berhenti menggulir layar demi menemukan satu nama di daftar ratusan baris.
Alt + Tab
Berpindah antar jendela yang terbuka. Menggantikan kebiasaan meminimalkan semua jendela lalu mencari ikonnya di bilah tugas satu per satu.
Ctrl + Shift + T
Mengembalikan tab peramban yang tertutup tanpa sengaja. Pintasan ini biasanya diminta peserta persis sesudah mereka kehilangan halaman formulir yang belum sempat dikirim.
Kelas mengetik sepuluh jari dan pengukuran kata per menit
Mengetik dengan dua jari sambil menatap papan ketik menghabiskan tenaga di tempat yang salah. Mata bergerak naik turun antara papan dan layar, perhatian terputus dari kalimat yang sedang disusun, dan salah ketik baru ketahuan sesudah beberapa baris. Mengetik sepuluh jari memindahkan pekerjaan itu ke ingatan otot, sehingga mata tinggal di layar dan kalimat mengalir lebih utuh.
Latihannya bertahap dan pendek, sekitar sepuluh menit tiap sesi. Peserta mulai dari baris tengah papan ketik tempat delapan jari beristirahat, lalu naik dan turun satu baris tiap beberapa pertemuan. Kecepatan awal dicatat pada pertemuan pertama dan diukur ulang tiap empat pertemuan, sehingga peserta punya angka pembandingnya sendiri.
Ukurannya kata per menit, dan sasaran yang lazim dipakai untuk pekerjaan kantor sehari-hari adalah 40 kata per menit dengan ketepatan di atas sembilan dari sepuluh kata. Tutor menahan laju begitu ketepatan turun, sebab mengetik cepat sambil salah menuntut waktu perbaikan yang lebih panjang daripada waktu yang dihemat.
Biaya kursus komputer di Surabaya dan pilihan tempat belajar
Satu pertemuan berkisar Rp186.500 sampai Rp300.000, ditentukan jarak tempuh tutor dan tingkat materi yang diambil. Peserta di tingkat awal umumnya membayar tarif pembuka, sedangkan materi keamanan akun dan perawatan perangkat menuntut tutor berlatar teknis, dan tarifnya bergerak naik.
Angka Rp186.500 itu mencakup kedatangan tutor ke alamat peserta, satu lembar catatan langkah yang ditulis peserta sendiri, dan satu pekerjaan latihan yang diperiksa pada pertemuan berikutnya. Pertemuan di rumah maupun di tempat usaha tidak dikenai tambahan, dan itu pilihan yang kerap diambil karena perangkatnya memang berada di sana.
Bila rumah terasa ramai, co-learning space Edubia terbuka dengan tambahan Rp15.000 tiap pertemuan. Sesi daring biasanya baru dipakai sesudah peserta melewati tingkat kelima, ketika ia sudah bisa menerima panggilan video dan berbagi layar tanpa dituntun. Penjadwalan ulang tidak menambah biaya, dan itu penting bagi pedagang yang jam sepinya berpindah-pindah.
Kelas peramban: tab, penanda, dan cara mengenali situs palsu
Peramban adalah aplikasi untuk membuka halaman web, dan tab adalah halaman-halaman yang berjajar di dalamnya. Kekeliruan pertama yang hampir selalu muncul: alamat situs diketik di kotak pencarian, lalu peserta mengeklik hasil teratas yang ternyata iklan berbayar. Dua kotak itu dilatih berulang sampai peserta membedakannya tanpa berpikir.
Situs layanan yang sering dipakai disimpan sebagai penanda, sehingga peserta tidak perlu mengetik ulang alamatnya dan tidak berisiko mendarat di tiruan. Warga Surabaya mengurus dokumen kependudukan lewat Klampid New Generation milik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya, yang bisa dibuka lewat peramban maupun aplikasi, dengan pemandu pengisian berupa percakapan bernama Cak Takon. Alamat resminya disimpan sebagai penanda pada pertemuan yang sama.
Cara membaca alamat juga diajarkan dari belakang, yaitu memeriksa nama domain di sebelah kiri garis miring pertama. Situs tiruan biasanya menyisipkan nama lembaga di tempat yang terlihat meyakinkan sementara domainnya milik pihak lain, dan pembacaan dari belakang membongkarnya dalam beberapa detik.
Yang perlu diketahui
Kebiasaan keamanan yang dilatih tutor di tiap sesi
Kata sandi berbeda untuk tiap layanan
Satu kata sandi yang dipakai di banyak tempat membuat satu kebocoran menjalar ke seluruh akun. Peserta menyusun kata sandi panjang berbentuk rangkaian kata yang mudah diingat sendiri.
Pengelola kata sandi
Aplikasi penyimpan kata sandi dipasang dan diisi bersama tutor, sehingga peserta cukup mengingat satu kata sandi induk. Catatan di buku tulis dibahas apa adanya, berikut risikonya.
Verifikasi dua langkah
Akun surel dan akun perbankan dinyalakan verifikasi dua langkahnya. Peserta berlatih memakai aplikasi pembangkit kode, dan memahami kenapa kode lewat pesan singkat lebih rapuh.
Kode sekali pakai tidak pernah dibacakan
Satu aturan tetap yang tidak ditawar: kode yang masuk lewat pesan atau surel tidak dibacakan kepada siapa pun, termasuk kepada penelepon yang menyebut nama peserta dengan benar.
Pengirim diperiksa sebelum tautan ditekan
Nama pengirim dan alamat surel yang sebenarnya dibaca terpisah. Peserta berlatih menahan penunjuk di atas tautan untuk melihat alamat tujuan sebelum membukanya.
Berkas kiriman diperiksa dulu
Lampiran berakhiran .exe, .apk, atau .scr yang datang lewat pesan tidak dibuka. Peserta memindainya lebih dulu, dan menghapusnya bila pengirimnya tidak dikenali.
Materi kursus surel: subjek, lampiran, dan tanda tangan
Surel yang dibuka lebih dulu adalah surel yang subjeknya sudah menyatakan isinya. Peserta berlatih menulis subjek berisi urusan dan nama, misalnya Lamaran Staf Administrasi atas nama Rina, sehingga penerima tahu isinya sebelum membuka. Sapaan pembuka, satu paragraf inti, dan penutup singkat dilatih sebagai satu bentuk tetap yang bisa dipakai berulang.
Perbedaan balas dan balas semua dibahas dengan contoh nyata, sebab keliru menekan balas semua adalah kesalahan kantor yang memalukan dan sulit ditarik kembali. Peserta juga memasang tanda tangan otomatis berisi nama, jabatan, dan nomor yang bisa dihubungi, supaya bagian itu tidak diketik ulang tiap kali.
Lampiran punya bagian tersendiri: memastikan berkas benar-benar terlampir sebelum tombol kirim ditekan, memilih bentuk PDF supaya tata letaknya tidak bergeser di komputer penerima, dan memeriksa kotak terkirim sebagai bukti. Kebiasaan memeriksa kotak terkirim itu menenangkan peserta yang baru pertama kali mengirim dokumen penting.
Sinkronisasi awan dan cadangan berkas adalah dua hal berbeda
Penyimpanan awan menyalin berkas dari komputer ke peladen di internet, lalu menjaga keduanya tetap sama. Kata terakhir itu yang sering disalahpahami. Berkas yang terhapus di komputer ikut terhapus di awan, sebab sinkronisasi memang bertugas menyamakan keadaan di kedua tempat.
Cadangan bekerja dengan cara lain, yaitu menyimpan salinan pada waktu tertentu di tempat terpisah, sehingga keadaan lama masih bisa dipanggil kembali. Peserta yang menyimpan seluruh foto keluarga di satu layanan awan dan merasa sudah aman baru menyadari perbedaan ini ketika satu folder terhapus tanpa sengaja.
Karena itu tiap peserta menyiapkan dua tempat: satu layanan awan untuk berkas yang dipakai sehari-hari, dan satu penyimpan lepas yang disalin sebulan sekali lalu dicabut dan disimpan terpisah dari laptop. Tempat sampah di layanan awan juga diperkenalkan berikut umur simpannya yang terbatas, supaya peserta tahu tenggat memulihkan berkas yang telanjur terhapus.
Kelas mencetak, memindai, dan mengirim berkas berukuran besar
Mencetak terlihat sederhana sampai kotak pengaturannya terbuka. Peserta berlatih memilih pencetak yang benar ketika ada dua yang terdaftar, menentukan halaman tertentu, mencetak bolak-balik, dan melihat pratinjau sebelum kertas terpakai. Pencetak yang tidak terdeteksi ditangani dengan urutan pemeriksaan tetap, mulai dari kabel, daya, sampai antrean cetak yang tersangkut.
Memindai dibahas dalam dua bentuk: memakai pemindai atau pencetak serbaguna, dan memakai kamera ponsel lewat aplikasi pemindai yang merapikan tepi serta warnanya. Hasilnya disimpan sebagai satu berkas PDF, sebab kantor dan sekolah umumnya menolak kiriman berupa lima foto terpisah.
Berkas besar punya jalannya sendiri. Lampiran surel umumnya terbatas di sekitar 25 MB, jadi peserta berlatih memampatkan beberapa berkas menjadi satu arsip zip, lalu memakai tautan berbagi dari layanan awan untuk kiriman yang lebih besar. Pengaturan izin tautan dibahas sekalian, supaya dokumen pribadi tidak terbuka bagi siapa saja yang menerima alamatnya.
Memasang aplikasi tanpa ikut memasang perangkat lunak sampahan
Kebanyakan aplikasi tidak berbahaya. Yang menyusahkan adalah cara sebagian pemasang menitipkan barang lain: bilah alat peramban, pembersih daftar sistem, dan mesin pencari yang mengganti halaman awal. Semuanya masuk lewat kotak centang yang sudah tercentang di layar pemasangan, layar yang biasanya dilewati dengan menekan tombol lanjut berkali-kali.
Peserta dilatih memperlambat diri di layar itu, membaca tiap kotak centang, dan memilih pemasangan tersuai ketika ditawarkan. Sumber unduhan dibahas pada sesi yang sama: mengambil aplikasi dari situs resmi pembuatnya atau dari toko aplikasi bawaan sistem, lalu menjauhi situs pengumpul yang membungkus ulang berkas pemasang.
Aplikasi yang sudah tidak terpakai dicabut secara berkala lewat daftar aplikasi terpasang. Daftar itu sekaligus menjadi bahan pemeriksaan, sebab nama yang tidak dikenali peserta ditelusuri bersama tutor sebelum dihapus. Sebagian bawaan pabrik memang diperlukan sistem, dan menghapusnya tanpa memeriksa justru melahirkan gangguan baru.
Materi kursus pengolah kata dan lembar sebar sebatas tabel sederhana
Program ini memperkenalkan pengolah kata sejauh peserta bisa menyusun surat satu halaman: mengatur jenis dan ukuran huruf, merapikan paragraf, menyisipkan daftar bernomor, lalu menyimpannya sebagai PDF. Satu kebiasaan lama diluruskan di sini, yaitu merapikan teks dengan menekan bilah spasi berulang kali, sebab tata letaknya berantakan begitu jenis hurufnya diganti.
Lembar sebar diperkenalkan sebatas tabel sederhana: memasukkan angka ke kolom, menjumlahkan satu kolom, dan mengurutkan daftar menurut nama atau tanggal. Sebanyak itu sudah memadai bagi pemilik warung yang ingin mencatat penjualan harian tanpa mempelajari rumus lanjutan.
Pendalaman perkantoran berjalan di jalur terpisah. Peserta yang perlu menyusun laporan panjang, mengolah data bertingkat, atau menyiapkan presentasi diarahkan ke kursus Microsoft Office Surabaya, yang menata ketiga aplikasi itu sebagai satu rangkaian utuh dengan latihan tersendiri.
Sesi untuk peserta lanjut usia yang mengurus keperluannya sendiri
Sebagian peserta berusia di atas lima puluh lima tahun dan mendaftar atas keinginan sendiri. Alasannya jarang berhubungan dengan pekerjaan. Yang diinginkan urusan sehari-hari: mengurus dokumen kependudukan tanpa antre, memesan tiket kereta, membaca kabar cucu, dan mengurus keperluan pensiun yang kini berjalan lewat aplikasi.
Di Surabaya, pengajuan dokumen kependudukan berjalan lewat Klampid New Generation, dan kode untuk masuk ke layanan itu tersedia di kantor kelurahan, kantor kecamatan, serta Mal Pelayanan Publik Siola di Genteng. Peserta dilatih menjalankan pengajuannya sendiri dari rumah, lengkap dengan memotret berkas persyaratan, mengunggahnya, dan memantau kemajuan permohonannya.
Sesi untuk kelompok ini berjalan lebih lambat dan lebih berulang. Ukuran huruf diperbesar sejak menit pertama, tiap langkah dicatat peserta dengan tulisan tangan sendiri, dan tutor menahan diri dari mengambil alih tetikus. Kemandirian itu yang sedang dibangun, jadi tangan yang menggerakkan penunjuk di layar harus tangan peserta.
Detail
Pekerjaan sehari-hari yang dijadikan bahan latihan di kelas
Mengisi formulir daring sekolah
Pendaftaran ulang dan pengisian data siswa dipakai sebagai latihan nyata, termasuk mengunggah berkas hasil pindaian dan menyimpan bukti pengisiannya.
Mengirim lamaran kerja lewat surel
Menyusun subjek, melampirkan berkas PDF bernama rapi, lalu memeriksa kotak terkirim. Peserta pencari kerja umumnya menaruh pekerjaan ini di urutan pertama.
Mencetak nota dan daftar harga
Pedagang menyusun daftar harga di lembar sebar sederhana, lalu mencetaknya dalam ukuran huruf yang terbaca dari jarak satu meter.
Memesan tiket dan membayar tagihan
Peserta berlatih membuka situs resmi lewat penanda, mengisi data, dan mengenali halaman pembayaran yang sah sebelum memasukkan apa pun.
Menyusun album foto keluarga
Foto dari ponsel dipindahkan ke folder bertanggal di komputer, dipilih yang layak simpan, lalu disalin ke penyimpan lepas sebagai cadangan.
Sesi di tempat usaha bagi pemilik toko yang mengurus izin daring
Kelompok kedua adalah pemilik toko, warung, dan usaha rumahan di Sidoarjo, Waru, Taman, dan Krian, juga di Rungkut, Tandes, dan Sawahan. Kebutuhannya terhitung dan mendesak: mencetak nota, menyusun daftar harga, mengirim penawaran lewat surel, mengelola foto barang supaya tidak bercampur, dan mengurus perizinan yang kini berjalan lewat sistem daring.
Perizinan berusaha diurus lewat sistem Online Single Submission, dan nomor induk berusaha diterbitkan di sana. Penelitian tentang penerapan sistem itu di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sidoarjo mencatat pelaku usaha berusia lanjut sebagai kelompok yang tersendat mengikuti perkembangan teknologi. Pendampingan satu per satu menjawab persis hambatan itu, dan gerai bantuan pengisian di Mal Pelayanan Publik Sidoarjo dipakai sebagai jalur kedua bila ada berkas yang perlu diperiksa petugas.
Sesi untuk kelompok ini digelar di tempat usaha pada jam sepi. Materinya dipusatkan pada beberapa pekerjaan yang berulang tiap hari, dan pekerjaan itu dilatih sampai tuntas tanpa dituntun.
Karyawan baru dan guru yang mendadak dituntut memakai komputer
Kelompok ketiga datang dari dua arah. Pertama, lulusan sekolah menengah dan pekerja yang berpindah bidang, lalu menemukan bahwa tuntutan di tempat kerja baru terdengar sepele padahal ia menahan banyak orang: menyusun folder proyek, memakai penyimpanan awan bersama, bergabung ke rapat daring, dan mengirim dokumen dalam bentuk yang diminta.
Kedua, guru yang tugas administrasinya berpindah ke sistem daring, mulai dari pengisian data pokok pendidikan sampai penyusunan perangkat ajar dan pengiriman laporan. Bagi kelompok ini, tingkat awal biasanya dilewati cepat, dan sesi terpusat pada pengelolaan berkas, kerja bersama lewat awan, serta kebiasaan keamanan di perangkat kantor yang dipakai bergantian.
Peserta yang sudah lancar dan ingin mendalami aplikasi perkantoran melanjutkan ke kursus Microsoft Office Surabaya. Yang ingin memakai kecerdasan buatan untuk pekerjaan sehari-hari diarahkan ke jalur tersendiri, dan jalur itu menuntut peserta sudah nyaman memakai peramban serta mengelola berkasnya sendiri.
Waktu sesi dan jangkauan tutor komputer ke rumah
Pertemuan berjalan tiap hari sejak pukul 07.00 sampai pukul 21.00. Peserta lanjut usia umumnya memilih pagi menjelang siang ketika daya ingat masih segar, pedagang memilih jam toko sepi, dan pekerja memilih malam hari maupun akhir pekan. Penjadwalan ulang tidak dikenakan biaya tambahan.
Tutor menjangkau 31 kecamatan Kota Surabaya, dari Benowo dan Pakal di sisi barat sampai Gunung Anyar dan Mulyorejo di timur, juga Sukolilo, Tegalsari, Bubutan, Semampir, dan Kenjeran. Di Kabupaten Sidoarjo, layanan menjangkau 18 kecamatan, termasuk Buduran, Gedangan, Sedati, Candi, Sukodono, dan Tanggulangin.
Langkah pertamanya satu pesan WhatsApp berisi kecamatan tempat tinggal, usia peserta, dan hari yang biasanya kosong. Tim menyusun jadwal percobaan lebih dulu, dan bila tutornya terasa kurang klop sesudah beberapa pertemuan, penggantian dijalankan tanpa biaya tambahan sementara materi berlanjut dari titik terakhir.
Poin penting
Cara mendaftar kursus komputer di Edubia
Empat langkah sederhana, dari daftar sampai belajar bareng tutor pilihan.
-
1Kirim pesan WhatsApp berisi keadaan sekarang
Sebutkan usia peserta, perangkat yang dimiliki, dan pekerjaan yang ingin bisa dikerjakan sendiri. Contohnya mengirim lamaran lewat surel, mencetak nota penjualan, atau mengurus dokumen kependudukan.
-
2Sesi pertama dipakai memeriksa perangkat
Sisa ruang penyimpanan, umur sistem, dan aplikasi yang berjalan di latar diperiksa lebih dulu. Perangkat yang terlalu berat kerap menjadi sebab peserta menyerah sebelum sempat belajar.
-
3Tentukan titik mulai dan ritme pertemuan
Dari tujuh tingkat kemandirian, dipilih titik awal yang sesuai hasil pemeriksaan. Peserta lanjut usia umumnya mengambil dua sesi sepekan dengan durasi tetap 90 menit.
-
4Sesi berjalan di rumah, tempat usaha, atau daring
Tutor datang ke alamat peserta, dan sesi daring tersedia begitu peserta sudah bisa menerima panggilan video. Tutor dapat diganti tanpa biaya tambahan bila dirasa kurang klop.
Ringkasnya
Jadwal perawatan berkala yang dikerjakan peserta sebulan sekali
Empat langkah sederhana, dari daftar sampai belajar bareng tutor pilihan.
-
Periksa sisa ruang penyimpanan
Buka jendela penyimpanan, baca sisa ruangnya, lalu kosongkan folder unduhan dan tempat sampah. Ruang tersisa di bawah sepersepuluh kapasitas membuat sistem melambat dan pembaruan gagal terpasang.
-
Pasang pembaruan sistem dan aplikasi
Pembaruan menutup celah keamanan yang sudah diketahui umum. Dukungan Windows 10 berakhir pada 14 Oktober 2025, sehingga perangkat yang masih memakainya perlu ditimbang untuk naik ke Windows 11 atau mengikuti langganan pembaruan keamanan lanjutan.
-
Jalankan pemindai virus bawaan sistem
Pemindai bawaan sudah memadai untuk pemakaian rumahan. Peserta menjalankan pemindaian penuh sekali sebulan, lalu membaca laporannya bersama tutor pada sesi terdekat.
-
Salin berkas penting ke penyimpan lepas
Folder dokumen dan foto disalin ke cakram luar atau flash disk, lalu perangkat penyimpannya dicabut dan disimpan di tempat yang terpisah dari laptop.
Program Terkait
Program lain yang sering diambil bersama les komputer
Tanya jawab
Apa saja yang perlu diketahui soal les komputer di Surabaya?
Daftar Hari Ini
Siap mulai les komputer bulan ini?
Ceritakan target komputer Anda, kami carikan tutor yang pas di Surabaya. Tanpa komitmen di awal.