Lompat ke konten utama

4,9/5 · 1.200 ulasan · Pemula sampai menengah, anak sekolah hingga pekerja

Kursus Bahasa Jepang di Surabaya

Kursus bahasa Jepang privat satu guru satu peserta di Surabaya dan Sidoarjo. Materi disusun mengikuti urutan penutur Jepang membangun kalimat: aksara, partikel, bentuk kata kerja, lalu ragam hormat. Mulai Rp97.300 per sesi.

4,9/5 1.200 ulasan
2.500+ tutor terverifikasi
1.200+ siswa didampingi
1-on-1 satu tutor satu siswa
Kursus Bahasa Jepang di Surabaya

Apa itu Kursus Bahasa Jepang di Surabaya?

Kursus bahasa Jepang privat satu guru satu peserta di Surabaya dan Sidoarjo. Materi disusun mengikuti urutan penutur Jepang membangun kalimat: aksara, partikel, bentuk kata kerja, lalu ragam hormat. Mulai Rp97.300 per sesi.

Konsultasi dan Daftar

Yang Perlu Diketahui

Durasi satu sesi
90 menit, dengan 10 menit pertama selalu dipakai membaca aksara tanpa bantuan huruf Latin
Format belajar
Privat satu guru satu peserta, di rumah, di ruang belajar Edubia, atau online
Biaya
Mulai Rp97.300 per sesi. Sesi di NextSpace Kenjeran atau Union Space Sidosermo menambah Rp15.000 per sesi
Sasaran peserta
Pelajar, mahasiswa, pekerja perusahaan Jepang, dan peserta yang menyiapkan magang serta kerja ke Jepang
Wilayah layanan
31 kecamatan Kota Surabaya dan 18 kecamatan Kabupaten Sidoarjo
Garansi ganti tutor
Garansi ganti tutor bila gaya mengajar tidak cocok setelah sesi pertama
Bahan belajar
Lembar latihan menulis aksara, kartu kanji dengan cara baca ganda, dan rekaman percakapan penutur asli
Titik mulai
Pemeriksaan bacaan aksara di sesi pertama untuk menentukan lapisan mana yang belum tuntas

Timbang dulu

Kenapa les privat bahasa Jepang lebih efektif di Surabaya?

Pilihan terbaik

Les Bahasa Jepang Privat Edubia

Ke rumah di Surabaya

  • Perhatian tutor saat belajar bahasa Jepang : Penuh, satu untuk satu
  • Materi bahasa Jepang disesuaikan level siswa
  • Tutor bahasa Jepang bisa diganti tanpa ribet
  • Fokus ke bab bahasa Jepang yang belum dikuasai
  • Perkembangan dipantau tiap sesi
  • Belajar bahasa Jepang di tempat Anda, Surabaya

Bimbel Bahasa Jepang Grup

  • Perhatian tutor saat belajar bahasa Jepang : Terbagi ke banyak siswa
  • Materi bahasa Jepang disesuaikan level siswa
  • Tutor bahasa Jepang bisa diganti tanpa ribet
  • Fokus ke bab bahasa Jepang yang belum dikuasai : Ikut tempo kelas
  • Perkembangan dipantau tiap sesi : Sesekali
  • Belajar bahasa Jepang di tempat Anda, Surabaya

Belajar Bahasa Jepang Sendiri

  • Perhatian tutor saat belajar bahasa Jepang : Tanpa pendamping
  • Materi bahasa Jepang disesuaikan level siswa
  • Tutor bahasa Jepang bisa diganti tanpa ribet
  • Fokus ke bab bahasa Jepang yang belum dikuasai : Tergantung sendiri
  • Perkembangan dipantau tiap sesi
  • Belajar bahasa Jepang di tempat Anda, Surabaya

Keunggulan kelas ini

Pembeda les bahasa Jepang Edubia

Aksara ditulis tangan, tidak sekadar dikenali

Urutan goresan dilatih dengan pensil di kertas. Peserta yang hanya mengenali bentuk aksara akan tersendat saat menulis, dan menulis itulah yang mengunci ingatannya.

Huruf Latin dilepas sejak pekan ketiga

Bahan berhuruf Latin dipakai hanya di awal. Sesudah itu semua kalimat latihan ditulis dengan aksara Jepang, sebab bantuan Latin yang dipakai terlalu lama menunda kelancaran membaca.

Kanji dipelajari lewat bagian penyusunnya

Setiap kanji diurai menjadi potongan yang muncul lagi di kanji berikutnya. Dari situ peserta memperoleh pegangan untuk menerka arti sekaligus bunyinya, sehingga hafalannya saling menopang.

Ragam bahasa disesuaikan dengan lawan bicara

Peserta berlatih mengucapkan satu maksud yang sama dalam dua ragam: santai untuk teman, dan sopan untuk atasan atau pelanggan.

Guru datang ke rumah atau mengajar online

Tempat belajar bisa di rumah Anda, entah di Mulyorejo, Bulak, Simokerto, atau Gedangan, dan pindah ke daring pun urutan bahannya tetap sama.

Tahap belajar

Lima tahap kursus bahasa Jepang dan tanda kemajuannya

Pembagi tahap di bawah adalah kemampuan membaca dan menyusun kalimat. Semua tandanya kasatmata di ruang belajar, sehingga posisi peserta terbaca tanpa satu ujian pun.

  1. 01

    Pekan pertama sampai keenam: dua aksara suku kata tuntas

    Sesi 1 sampai 12

    Tanda kemajuannya: peserta membaca satu kalimat pendek berhuruf Jepang tanpa bantuan huruf Latin, dan menuliskan namanya sendiri dengan aksara yang tepat.

  2. 02

    Bulan kedua: partikel berdiri dan kalimat pendek tersusun

    Sesi 13 sampai 20

    Tanda kemajuannya: peserta menyusun sepuluh kalimat berturut-turut dengan partikel yang benar dan kata kerja duduk di ujung kalimat.

  3. 03

    Bulan ketiga sampai keempat: kegiatan harian bisa diceritakan

    Sesi 21 sampai 32

    Tanda kemajuannya: peserta menceritakan kegiatan kemarin dalam lima kalimat dengan bentuk waktu yang tepat, tanpa membaca catatan.

  4. 04

    Bulan kelima sampai keenam: kalimat panjang tersambung

    Sesi 33 sampai 48

    Tanda kemajuannya: peserta menyambung dua kegiatan dalam satu kalimat, meminta izin, dan menyatakan larangan dengan bentuk yang tepat.

  5. 05

    Sesudah setengah tahun: ragam sopan dipakai dengan sadar

    Sesi 49 dan seterusnya

    Tanda kemajuannya: peserta mengucapkan satu maksud dalam dua ragam, santai dan sopan, lalu menyebut sendiri kapan masing-masing pantas dipakai.

Persiapan sebelum sesi pertama

Tujuh bekal yang dirapikan sebelum kelas bahasa Jepang dibuka

Satu kalimat yang menyebut maksud Anda belajar

Pekerjaan, magang, pertukaran pelajar, atau kesenangan pribadi. Maksud itu memutuskan ragam bahasa mana yang didahulukan sekaligus kanji mana yang muncul lebih awal.

Buku tulis berkotak untuk aksara

Aksara Jepang menuntut ukuran dan perbandingan bagian yang tetap. Kotak pada kertas menjaga ukuran kana tetap seragam sejak minggu pertama.

Pensil dan penghapus untuk latihan goresan

Urutan goresan sering perlu diulang. Pensil membuat perbaikan berjalan cepat tanpa halaman menjadi penuh coretan.

Kartu kosong untuk kanji dan kosakata

Tiap kanji dicatat bersama dua kata contoh dengan cara baca berbeda, sehingga satu kartu memuat lebih dari satu keterangan.

Penyuara telinga untuk rekaman percakapan

Bunyi akhir kata dalam bahasa Jepang sering pendek. Pengeras suara ruangan kerap menghilangkannya, dan justru bagian itu yang membedakan bentuk kata.

Sepuluh menit tiap hari yang dijaga

Kartu aksara sepuluh menit saban hari mengalahkan satu sesi panjang sekali sepekan.

Jam senggang yang benar-benar bisa dipegang

Tuliskan sisa waktu Anda sesudah sekolah atau pekerjaan, termasuk hari yang biasanya menumpuk, agar pertemuan jarang dibatalkan.

Sebelum Anda mendaftar

Kelas bahasa Jepang privat Edubia menjawab keperluan Anda bila

Program ini cocok dengan keperluan Anda bila

  • Anda ingin membaca aksara Jepang sungguhan dan siap melepas bahan berhuruf Latin sejak pekan ketiga.
  • Anda bekerja di lingkungan yang memakai ragam sopan dan perlu memakainya dengan tepat.
  • Belajar mandiri lewat aplikasi sudah Anda jalani, dan partikel di kalimat Anda masih kerap tertukar.
  • Anda ingin kanji diperkenalkan menurut kegunaan di pekerjaan atau perjalanan Anda sendiri.
  • Rumah Anda berada di Surabaya atau Sidoarjo, dan belajar di sana terasa lebih ringan bagi Anda daripada berangkat ke kelas.

Isi program

Delapan lapisan bahasa Jepang dan jebakan khas masing-masing

Susunan di bawah mengikuti urutan penutur Jepang membangun kalimat, dari aksara sampai ragam hormat. Lapisan yang dilewati akan menuntut pengulangan di kemudian hari.

  1. 1

    Aksara suku kata pertama

    Pekan pertama sampai ketiga

    Yang dibahas. Sekitar 46 tanda dasar, tanda pengubah bunyi, gabungan dua tanda, serta urutan goresan yang benar saat menulis tangan.

    Jebakan umum. Peserta hanya mengenali bentuk aksara tanpa pernah menuliskannya, sehingga bacaannya lambat dan tulisannya berhenti di tanda yang bentuknya mirip.

    Cara tutor. Latihan menulis dibatasi lima tanda per sesi, dengan pengulangan tertulis di rumah. Kartu yang tersendat dipisahkan dan diulang pada sesi berikutnya.

  2. 2

    Aksara suku kata kedua dan kata serapan

    Pekan keempat sampai keenam

    Yang dibahas. Tanda untuk kata serapan, pemanjangan bunyi, dan cara kata asing diubah bentuknya agar sesuai bunyi bahasa Jepang.

    Jebakan umum. Peserta membaca kata serapan memakai bunyi asalnya, sehingga kata yang sebenarnya ia kenal justru tidak dikenali ketika ditulis dengan aksara ini.

    Cara tutor. Latihan memakai daftar kata serapan yang sudah dikenal peserta, misalnya nama makanan dan alat, supaya perubahan bunyinya terasa langsung.

  3. 3

    Partikel penanda kedudukan kata

    Lapisan penentu makna

    Yang dibahas. Penanda pokok pembicaraan, pelaku, penderita, tempat, arah, dan alat, beserta perbedaan halus antara dua penanda yang sering tertukar.

    Jebakan umum. Peserta menghafal terjemahan partikel ke bahasa Indonesia, padahal satu partikel bisa berpindah arti mengikuti kata kerjanya.

    Cara tutor. Partikel dilatih berpasangan dengan kata kerja tertentu, sehingga yang terekam adalah pasangannya, dan bukan terjemahan tunggal yang menyesatkan.

  4. 4

    Bentuk sopan dan bentuk kamus kata kerja

    Lapisan pertama kata kerja

    Yang dibahas. Perbedaan bentuk yang dipakai di percakapan sopan dan bentuk yang tercatat di kamus, serta cara mengubah satu bentuk ke bentuk lain.

    Jebakan umum. Peserta menghafal kata kerja hanya dalam satu bentuk, lalu kebingungan mencarinya di kamus karena kamus memakai bentuk yang berbeda.

    Cara tutor. Setiap kata kerja baru dicatat dalam dua bentuk sekaligus di kartu yang sama, dan peserta menyebut keduanya saat kartu dibalik.

  5. 5

    Bentuk penyambung dan rangkaiannya

    Lapisan yang membuka kalimat panjang

    Yang dibahas. Bentuk yang dipakai untuk menyambung dua kegiatan, meminta izin, menyatakan larangan, dan menyatakan kegiatan yang sedang berlangsung.

    Jebakan umum. Perubahan bentuk ini punya beberapa pola, dan peserta yang menghafalnya sebagai daftar akan tersendat saat harus memakainya secara langsung dalam percakapan.

    Cara tutor. Pola perubahan dilatih dengan pengelompokan kata kerja, lalu diuji lisan cepat di awal tiap sesi sampai perubahannya berjalan tanpa jeda berpikir.

  6. 6

    Kanji dan dua jenis cara bacanya

    Berjalan sepanjang program

    Yang dibahas. Bagian penyusun yang berulang, cara baca serapan Tiongkok, cara baca asli Jepang, dan aturan kasar kapan masing-masing dipakai.

    Jebakan umum. Peserta menghafal satu cara baca per kanji, lalu gagal mengenali kanji yang sama di kata gabungan karena di sana ia dibaca dengan cara yang lain.

    Cara tutor. Tiap kanji diperkenalkan bersama dua kata contoh yang memakai cara baca berbeda, sehingga kedua bacaan masuk bersamaan sejak awal.

  7. 7

    Kata penggolong bilangan

    Sering diabaikan pemula

    Yang dibahas. Kata penggolong untuk benda panjang, benda pipih, orang, hewan kecil, dan benda umum, beserta perubahan bunyi yang menyertainya.

    Jebakan umum. Peserta memakai satu kata penggolong umum untuk segala benda. Maksudnya tetap terpahami, dan telinga penutur langsung menangkapnya sebagai kekeliruan.

    Cara tutor. Lima kata penggolong yang paling sering dipakai dilatih lebih dulu memakai barang yang kebetulan ada di meja, sisanya ditambahkan bertahap.

  8. 8

    Ragam hormat untuk atasan dan pelanggan

    Lapisan untuk dunia kerja

    Yang dibahas. Bentuk yang meninggikan lawan bicara, bentuk yang merendahkan diri sendiri, serta pilihan kata yang berubah seluruhnya pada beberapa kata kerja.

    Jebakan umum. Peserta memakai bentuk yang meninggikan untuk perbuatan dirinya sendiri, dan kekeliruan itu terdengar janggal di telinga lawan bicara Jepang.

    Cara tutor. Latihan berpasangan: satu maksud diucapkan dua kali, sekali untuk teman dan sekali untuk atasan, sampai peserta merasakan sendiri selisih nadanya.

Pengalaman Nyata

Yang dirasakan siswa dan wali selama les bahasa Jepang

Cerita di bawah berasal dari catatan peserta Edubia. Nama disamarkan menjadi nama panggilan dan inisial.

“Percakapan harian yang dituju Rizka, sehingga sesinya jarang dimulai dari daftar tata bahasa. Tutor membuka dengan situasi: menyapa, bertanya harga, menjelaskan keperluan singkat. Kanji yang muncul dibatasi pada yang benar-benar terpakai di kalimat hari itu. Sesi dikerjakan di rumahnya, kawasan Sukolilo, mengikuti tempo yang ia atur sendiri.”

Rizka I. Peserta kelas percakapan Jepang, Sukolilo
Steven L. Peserta kelas Jepang untuk kebutuhan kerja, Gayungan

“Perjalanan ke Jepang sudah jadi bagian rutin pekerjaan Steven, dan bahasa Jepangnya ingin ia bawa sampai tingkat yang cukup untuk urusan bisnis. Ketiga kemampuan diminta sekaligus: membaca, menulis, berbicara. Pertemuan di Gayungan memuat huruf kana dan kanji dasar sejak awal, sebab dokumen yang ia temui di sana ditulis dengan itu. Bagian bicaranya dilatih memakai perkenalan diri dan pembukaan rapat, ragam yang paling sering ia pakai di perusahaan tempatnya bekerja.”

Fleksibel

3 format kelas bahasa Jepang di Edubia

Tutor bahasa Jepang datang ke rumah, co-learning space, atau online. Rencana belajar disusun dari kebutuhan anak.

Ke rumah
Tutor datang, orang tua bisa memantau
Co-learning
2 titik partner di Surabaya
Online
Sesi berbagi layar dua arah, terjadwal seperti sesi tatap muka

Kursus bahasa Jepang privat di Surabaya, mulai Rp97.300 per sesi

Bahasa Jepang memakai tiga sistem aksara sekaligus di satu kalimat: dua aksara suku kata dan satu aksara asal Tiongkok yang membawa arti. Susunan kalimatnya menempatkan kata kerja di ujung, dan tiap kalimat menandai kedudukan katanya dengan partikel. Ketiga hal itu yang menentukan cepat lambatnya peserta bergerak.

Pembelajarannya bersifat perseorangan, seorang pengajar mendampingi seorang peserta, dan tempatnya di rumah Anda sendiri, entah di Mulyorejo, Kenjeran, Simokerto, atau Taman, dan sewaktu-waktu bisa beralih daring. Titik mulai biayanya Rp97.300 tiap 90 menit, dilengkapi garansi ganti tutor sesudah pertemuan perdana.

berjalan khusus untuk Surabaya, Edubia kini memegang 2.500+ tutor terverifikasi dengan rating 4,9 dari 1.200 ulasan. Pengajar yang ditempatkan di kelas ini menguasai ketiga sistem aksara sekaligus, dan terbiasa menemani peserta yang belum pernah menuliskan satu huruf Jepang pun.

Kenapa materi les ini disusun mengikuti lapisan bahasanya

Banyak peserta memulai bahasa Jepang dari daftar kosakata dan dialog. Cara itu memberi rasa maju yang cepat, dan ia menyimpan satu masalah: begitu kalimat menjadi lebih panjang, peserta kehilangan pegangan karena partikel dan bentuk kata kerjanya belum pernah ditata.

Bahasa Jepang bergerak berlapis. Aksara menentukan apa yang bisa dibaca, partikel menentukan siapa berbuat apa, bentuk kata kerja menentukan waktu dan maksud, dan ragam kesopanan menentukan kepada siapa kalimat itu pantas diucapkan. Lapisan yang dilewati akan menuntut pengulangan di kemudian hari.

Urutan lapisan itulah yang dipakai Edubia menata bahannya. Peserta bebas memilih tema latihan, dari percakapan wisata sampai istilah lantai pabrik, sedangkan giliran lapisan yang menentukan bahan hari itu.

Catatan penting

Siapa saja yang mengisi kelas bahasa Jepang di Surabaya

01

Pekerja perusahaan Jepang di Jawa Timur

Pabrik dan kantor perwakilan di kawasan industri memakai istilah Jepang di lantai produksi, dan pertemuan dengan pimpinan berjalan dalam ragam sopan.

02

Calon peserta magang dan kerja ke Jepang

Program penempatan menuntut kemampuan bahasa pada tingkat tertentu, dan tenggatnya biasanya pendek.

03

Pelajar penyuka budaya populer

Pembaca komik dan penonton animasi yang ingin memahami dialognya langsung tanpa terjemahan.

04

Mahasiswa yang menyiapkan pertukaran pelajar

Kampus di Surabaya punya kerja sama dengan kampus Jepang, dan berkasnya kerap meminta bukti kemampuan bahasa.

05

Pelaku usaha yang berhubungan dengan pembeli Jepang

Pemilik usaha ekspor dan perdagangan yang berkirim surat serta menerima kunjungan mitra.

06

Peserta yang menyiapkan perjalanan sendiri

Pelancong yang ingin memesan penginapan, membaca papan petunjuk, dan bertanya arah tanpa bergantung pada aplikasi.

Yang dikerjakan guru di 90 menit sesi bahasa Jepang

Sepuluh menit pertama dipakai membaca aksara tanpa bantuan huruf Latin. Guru menyodorkan kartu, peserta membacanya keras-keras, dan kartu yang tersendat dipisahkan untuk diulang pekan depan.

Lima puluh menit sesudahnya menjadi milik lapisan yang sedang digarap. Kalau giliran hari itu jatuh pada bentuk kata kerja, sepuluh kata kerja diubah bentuknya oleh peserta, lantas dipakai menyusun kalimat tentang kegiatannya sendiri.

Tiga puluh menit terakhir dipakai berbicara dan menulis. Peserta menyusun lima kalimat dengan aksara Jepang di buku tulisnya, lalu membacakannya. Penutupnya berupa pekerjaan rumah berisi sepuluh kata baru dan satu lembar latihan menulis kana.

Berapa aksara dan kanji yang dilatih lebih dulu di kelas?

Dua aksara suku kata masing-masing berisi sekitar 46 tanda dasar, ditambah tanda ubah bunyi dan gabungan dua tanda. Peserta yang berlatih menulis harian umumnya menuntaskan aksara pertama dalam dua sampai tiga pekan, dan aksara kedua dalam waktu yang serupa.

Kanji jumlahnya jauh lebih banyak. Daftar kanji yang dipakai dalam tulisan umum di Jepang berisi 2.136 tanda, dan tidak seorang pun menghafalnya sekaligus. Peserta pemula biasanya memulai dari kisaran seratus kanji yang paling sering muncul di papan petunjuk dan formulir.

Karena itu urutan pengenalan kanji di Edubia mengikuti kegunaannya bagi peserta, sementara urutan buku dikesampingkan. Peserta yang bekerja di pabrik mendapat kanji keselamatan kerja lebih dulu, peserta yang menyiapkan perjalanan mendapat kanji stasiun dan arah.

Tiga kekeliruan yang berulang di kelas Jepang tingkat awal

Kesalahan pertama adalah bertahan pada huruf Latin. Bahan berhuruf Latin memang memudahkan pekan pertama, dan peserta yang memakainya sampai bulan ketiga hampir selalu kesulitan membaca kalimat asli sesudahnya.

Kesalahan kedua adalah menerjemahkan susunan kalimat Indonesia kata per kata. Kata kerja dalam bahasa Jepang jatuh di ujung, sehingga kalimat yang mengikuti urutan Indonesia terdengar terpotong di telinga lawan bicara.

Kesalahan ketiga adalah memakai ragam santai kepada orang yang seharusnya disapa dengan ragam sopan. Kesalahan ini jarang menghambat pemahaman, dan justru itu yang membuatnya bertahan lama tanpa disadari peserta.

Les bahasa Jepang untuk kerja dan untuk kesenangan

Peserta yang belajar untuk pekerjaan menuntut ragam sopan sejak awal. Perkenalan diri, pembukaan rapat, permintaan maaf, dan permohonan bantuan adalah empat bentuk yang paling sering ia pakai, dan keempatnya memakai ragam yang sama.

Peserta yang belajar karena senang menonton dan membaca justru bertemu ragam santai lebih dulu, sebab itulah yang dipakai di dialog. Untuk kelompok ini, ragam sopan diperkenalkan belakangan agar minatnya tidak padam di pekan pertama.

Kedua jalur tadi bertemu pada lapisan yang sama, yakni partikel dan bentuk kata kerja. Selisihnya cuma urutan masuk, dan urutan itu ditetapkan pada pertemuan pembuka begitu maksud peserta terbaca.

Tarif kursus bahasa Jepang Surabaya dan isi paketnya

Satu pertemuan berdurasi 90 menit berbiaya mulai Rp97.300, tanpa selisih antara belajar di rumah dan belajar daring. Ruang belajar Edubia, yakni NextSpace Kenjeran di Tambaksari serta Union Space Sidosermo di Wonocolo, menambahkan Rp15.000 pada tiap pertemuan.

Sudah masuk di dalamnya: lembar latihan menulis aksara, kartu kanji berisi dua cara baca, rekaman percakapan penutur asli, serta penilaian berkala pada tiap pertemuan kedelapan. Di luar hitungan itu ada buku tingkat, bila Anda hendak menyimpannya sendiri, dan biaya pendaftaran ujian kemampuan bahasa seandainya kelak ditempuh.

Program lain di Edubia berbiaya antara Rp75.000 dan Rp300.000 tiap pertemuan. Simulasi menurut jumlah pertemuan Anda tersedia di kalkulator biaya Edubia.

Les bahasa Jepang umum atau persiapan ujian kemampuan?

Kelas ini menyesuaikan diri dengan keperluan pesertanya, dan kosakatanya diambil dari pekerjaan atau kegemaran peserta sendiri. Urutan lapisannya tetap, sedangkan temanya bebas dipilih.

Bila tanggal ujian kemampuan bahasa Jepang sudah Anda pegang, jalur yang lebih tepat adalah les tes JLPT Surabaya, sebab di sana latihannya ditata dari bentuk soal berikut pembagian waktunya.

Banyak peserta menempuh keduanya berurutan: membangun aksara dan partikel di kursus umum, lalu berpindah ke persiapan ujian saat tanggalnya sudah dipegang. Peserta yang tertarik pada aksara Tiongkok juga kerap menanyakan kursus bahasa Mandarin Surabaya sebagai bahasa berikutnya.

Kanji yang didahulukan menurut tempat peserta memakainya

Urutan pengenalan kanji di kelas ini ditentukan tempat peserta akan menemuinya. Peserta yang bersiap bekerja di lantai produksi menerima kanji peringatan keselamatan lebih dahulu: dilarang masuk, awas mesin berjalan, jalur keluar darurat.

Peserta yang menyiapkan perjalanan menerima kanji stasiun, arah, pintu masuk, pintu keluar, tarif, dan hari libur. Enam kelompok itu menutup hampir seluruh papan yang akan ia baca di jalan.

Peserta yang membaca komik dan menonton animasi masuk lewat pintu lain: kanji nama diri, angka, dan kata sapaan yang muncul di balon percakapan. Ketiganya membuat halaman komik terbaca lebih cepat, dan bacaan yang mengalir menjaga minat peserta tetap hidup sampai bab yang lebih berat.

Wilayah layanan dan cara memesan jadwal guru Jepang

Pengajar bahasa Jepang Edubia menempuh 31 kecamatan di Kota Surabaya serta 18 kecamatan di Kabupaten Sidoarjo. Mulyorejo, Sukolilo, Kenjeran, Bulak, dan Simokerto termasuk pemesan teratas; ke arah selatan, Gedangan, Taman, Waru, dan Sukodono terpadat jadwalnya. Alamat di luar itu tetap terlayani penuh secara daring.

Musim pendaftaran magang dan pembukaan kelas pertukaran pelajar selalu menarik banyak pendaftar sekaligus. Sampaikan tujuan belajar Anda, jejak belajar sebelumnya bila ada, dan kecamatan tempat berdiam ke WhatsApp Edubia di 0821-3617-6381, lalu nama pengajar beserta usulan kepadatan belajarnya kami sodorkan.

Selengkapnya

Cara mendaftar kursus bahasa Jepang di Edubia

Empat langkah sederhana, dari daftar sampai belajar bareng tutor pilihan.

  1. Sampaikan tujuan dan tenggat Anda

    Kirim lewat WhatsApp keperluan Anda: kerja, magang, pertukaran pelajar, atau kesenangan pribadi, beserta tanggal yang mengikatnya bila ada.

  2. Pemeriksaan bacaan aksara di sesi pertama

    Guru memeriksa aksara mana yang sudah terbaca lancar, sebab lapisan itu menentukan dari mana bahan dimulai.

  3. Terima peta lapisan berikut tugas hariannya

    Anda memperoleh daftar lapisan yang akan ditempuh, usulan banyaknya pertemuan, serta bentuk latihan harian dengan takaran yang wajar.

  4. Pengajar boleh ditukar sesudah pertemuan pembuka

    Selesai pertemuan pembuka, Anda bebas meminta pengajar lain. Garansi ganti tutor menanggungnya, dan tagihan Anda tetap.

  5. Penilaian berkala pada pertemuan kedelapan

    Pada tiap pertemuan kedelapan, satu teks pendek berhuruf Jepang dibaca peserta dan lima kalimat disusunnya, lalu lapisan berikutnya ditata ulang.

Tanya jawab

Bagaimana les bahasa Jepang berjalan sehari-hari?

Berapa biaya kursus bahasa Jepang privat di Surabaya?

Bermula dari Rp97.300 untuk 90 menit belajar, tanpa selisih antara pengajar yang datang ke rumah dan yang mengajar daring. Ruang belajar NextSpace Kenjeran maupun Union Space Sidosermo membebankan Rp15.000 lagi. Lembar latihan aksara, kartu kanji, serta rekaman percakapan sudah masuk hitungan.

Berapa lama sampai bisa membaca aksara Jepang?

Peserta yang berlatih menulis harian umumnya menuntaskan aksara suku kata pertama dalam dua sampai tiga pekan, dan aksara kedua dalam waktu yang serupa. Sesudah itu bahan berhuruf Latin dilepas, sebab bantuan Latin yang dipakai terlalu lama menunda kelancaran membaca.

Apakah saya harus menghafal ribuan kanji?

Tidak sekaligus. Daftar kanji yang dipakai dalam tulisan umum di Jepang berisi 2.136 tanda, dan pemula memulai dari kisaran seratus kanji yang paling sering muncul di papan petunjuk serta formulir. Urutannya mengikuti kegunaan bagi peserta.

Kenapa satu kanji punya lebih dari satu cara baca?

Karena bahasa Jepang menyerap aksara ini dari Tiongkok sambil tetap memakai kata aslinya sendiri. Satu tanda karena itu punya cara baca serapan dan cara baca asli. Di Edubia tiap kanji diperkenalkan bersama dua kata contoh supaya kedua bacaan masuk bersamaan.

Apa kesalahan yang paling sering muncul pada pemula?

Bertahan pada huruf Latin sampai bulan ketiga, menerjemahkan susunan kalimat Indonesia kata per kata sehingga kata kerja tidak jatuh di ujung, dan memakai ragam santai kepada orang yang seharusnya disapa dengan ragam sopan.

Apakah gurunya penutur asli bahasa Jepang?

Pengajar Edubia di kelas ini orang Indonesia yang menguasai ketiga sistem aksara berikut ragam sopannya, dan sudah biasa menemani peserta yang berangkat dari nol. Saat peserta tersendat, partikel dan bentuk kata kerja bisa diterangkan memakai bahasa Indonesia.

Bisakah kosakatanya disesuaikan dengan pekerjaan saya?

Bisa. Peserta di pabrik mendapat kanji keselamatan kerja dan istilah lantai produksi lebih dulu, peserta yang menyiapkan perjalanan mendapat kanji stasiun dan arah. Lapisan dasarnya tetap sama, hanya tema latihannya yang berubah.

Apa bedanya program ini dengan persiapan ujian kemampuan bahasa?

Program ini mengikuti keperluan peserta dan menata lapisan bahasanya berurutan. Persiapan ujian disusun dari bentuk soal berikut pembagian waktunya, sehingga lebih tepat bagi peserta yang sudah memegang tanggal ujian.

Apakah guru datang ke rumah di Sidoarjo?

Ya. Delapan belas kecamatan Kabupaten Sidoarjo masuk wilayah kerja pengajar kami, dan jadwal terpadat jatuh di Gedangan, Taman, Waru, serta Sukodono. Malam hari menjadi waktu favorit peserta yang bekerja di kawasan pabrik.

Bagaimana bila gaya mengajar pengajarnya terasa kurang cocok?

Selesai pertemuan pembuka, permintaan pengajar lain bisa Anda ajukan dan ditanggung garansi ganti tutor tanpa tagihan baru. Ceritakan apa yang terasa janggal kepada tim Edubia, karena keterangan itulah dasar pemilihan berikutnya.

Apakah pelajar sekolah bisa ikut kelas ini?

Bisa. Pelajar biasanya masuk lewat minat pada komik dan animasi, sehingga ragam santai diperkenalkan lebih dulu dan ragam sopan menyusul. Latihan menulis aksara dibuat pendek dan sering agar ketekunannya terjaga.

Berapa kali sebaiknya bertemu dalam sepekan?

Kebanyakan orang memilih dua kali seminggu, ditambah sepuluh menit membolak-balik kartu aksara saban hari. Bagi yang tenggat magang atau keberangkatannya mepet, jumlahnya dinaikkan jadi tiga kali seminggu sejak awal.

Apakah sesi online sama efektifnya?

Lembar latihan, kartu kanji, dan rekaman percakapannya berjalan utuh. Selisihnya ada pada cara pengajar memeriksa tulisan tangan, jadi peserta memotret buku tulisnya sebelum pertemuan mulai supaya urutan goresan tetap terkoreksi.

Berapa peserta dalam satu sesi?

Hanya satu orang. Sembilan puluh menit itu seluruhnya milik lapisan yang sedang menahan Anda. Kalau aksara Anda sudah lancar, porsi membaca kartu boleh dikecilkan dan waktu berbicara ditambah, dan tidak ada siapa pun yang tertahan karenanya.

Saatnya Bertindak

Satu konsultasi, rencana les bahasa Jepang yang jelas

Ribuan keluarga Surabaya sudah memulai. Kini giliran Anda mencoba sesi bahasa Jepang pertama.